Anda di halaman 1dari 24

PERSAMAAN MIKROSKOPIK

KEADAAN TAK-TUNAK DAN DENGAN


GENERASI

Aliran Laminar Tidak Tunak


di Dalam Tube
vz vz t , r
vr 0
v 0

Satu-satunya komponen shear stress bernilai


tak-nol adalah rz

rz rz vz vr
z z vz v 0

zz zz v z vz vz2

v z
r

Aliran Laminar Tidak Tunak


di Dalam Tube
Laju momentum Laju momentum Laju generasi Laju akumulasi

masuk
keluar
momentum
momentum

Gaya - gaya yang

bekerja
pada
sistem

Tekanan di dalam pipa hanya tergantung pada z


Komponen persamaan gerakan ke arah z dipertimbangkan
Komponen persamaan gerakan ke arah r diabaikan
Komponen persamaan gerakan ke arah diabaikan

Aliran Laminar Tidak Tunak


di Dalam Tube

Bagi dengan 2rz dan limitkan sebagai r 0 dan z 0

Aliran Laminar Tidak Tunak


di Dalam Tube
Substitusi: rz rz v z vr

z z vz v

v z
r

zz zz v z vz vz2
ke

menghasilkan

Persamaan perubahan (persamaan gerakan)

Aliran Laminar Tidak Tunak


di Dalam Tube
Solusi?

Kondisi batas:
at z = 0 P = a
at z = L

Solusi eksak (hal 475)

P=b

ABSORPSI GAS KE DALAM


TETESAN CAIR DENGAN REAKSI
Setetes cairan (B) dengan jari-jari R awalnya tidak
mengandung A. pada t = 0 tetesan ini dikelilingi oleh
gas. Saat spesi A berdifusi ke dalam B, ia mengalami
reaksi kimia irreversible dengan B membentuk AB,

Laju reaksi

B
Asumsi:
Fluks konveksi diabaikan.
Konsentrasi total konstan.
Sifat pseudobiner.

ABSORPSI GAS KE DALAM


TETESAN CAIR DENGAN REAKSI

CA CA t , r

Satu-satunya komponen fluks molar bernilai tak-nol adalah NAr

Laju spesi A Laju spesi A Laju generasi Laju akumulasi

masuk
keluar
spesi A
spesi A

ABSORPSI GAS KE DALAM


TETESAN CAIR DENGAN REAKSI
Laju spesi A Laju spesi A Laju generasi Laju akumulasi

masuk
keluar
spesi
A
spesi
A

Bagi dengan 4r dan limitkan sebagai r 0

Substitusi:

ABSORPSI GAS KE DALAM


TETESAN CAIR DENGAN REAKSI
Solusi?
Kondisi batas:

LATIHAN
Spesi A dan B masuk ke dalam sebuah kolom
berbentuk silinder dengan jari-jari R dan panjang
L dengan kecepatan aliran gas ke arah aksial vz
konstan. Komponen kecepatan ke arah lainnya =
0. Koefisien difusi A adalah DA. Di dalam kolom, A
bereaksi dengan B menghasilkan AB dengan laju
reaksi r = kCA. Pada saat t = 0, konsentrasi A di
dalam kolom = 0. Konsentrasi A masuk kolom =
CA0. Kembangkan persamaan perubahan massa
spesi A pada sistem tersebut. Tentukan kondisi
batasnya.

LATIHAN
CA
2C
CA
DA 2 v z
kCA
t
z
z
CA
2C DA CA
CA
DA 2
kCA
r
vz
t
z
r r
r
z

LATIHAN
CA
2C
CA
DA 2 v z
kCA
t
z
z
t0

CA 0

z0

C A C A0

zL

C A
C A
DA
0 atau
0
z
z

LATIHAN
CA
2C DA CA
CA
DA 2
kCA
r
vz
t
z
r r
r
z
t0

CA 0

z0

C A C A0

zL
r0
rR

C A
C A
DA
0 atau
0
z
z
C A
C A
DA
0 atau
0
r
r
C A
C A
DA
0 atau
0
r
r

SOLUSI PROBLEM REKAYASA PROSES


KIMIA DENGAN PERISTIWA
PERPINDAHAN LEVEL MIKROSKOPIS

1. Reaktor kolom gelembung produksi


alga:

SOLUSI PROBLEM REKAYASA PROSES


KIMIA DENGAN PERISTIWA
PERPINDAHAN LEVEL MIKROSKOPIS

1. Reaktor kolom gelembung produksi


alga:

SOLUSI PROBLEM REKAYASA PROSES


KIMIA DENGAN PERISTIWA
PERPINDAHAN LEVEL MIKROSKOPIS

2. Catalytic converter

SOLUSI PROBLEM REKAYASA PROSES


KIMIA DENGAN PERISTIWA
PERPINDAHAN LEVEL MIKROSKOPIS

3. Burner

SOLUSI PROBLEM REKAYASA PROSES


KIMIA DENGAN PERISTIWA
PERPINDAHAN LEVEL MIKROSKOPIS

4. Dapur

SOLUSI PROBLEM REKAYASA PROSES


KIMIA DENGAN PERISTIWA
PERPINDAHAN LEVEL MIKROSKOPIS

4. Dapur

Profil Penyebaran Metana

SOLUSI PROBLEM REKAYASA PROSES


KIMIA DENGAN PERISTIWA
PERPINDAHAN LEVEL MIKROSKOPIS

5. Paking

SOLUSI PROBLEM REKAYASA PROSES


KIMIA DENGAN PERISTIWA
PERPINDAHAN LEVEL MIKROSKOPIS

6. Reaktor pelat sejajar

SOLUSI PROBLEM REKAYASA PROSES


KIMIA DENGAN PERISTIWA
PERPINDAHAN LEVEL MIKROSKOPIS

7. Fermentor produksi bioetanol

SOLUSI PROBLEM REKAYASA PROSES


KIMIA DENGAN PERISTIWA
PERPINDAHAN LEVEL MIKROSKOPIS
7.

Fermentor produksi bioetanol