Anda di halaman 1dari 89

PEMBAHASAN CBT BLOK 16 2013 ALADIN

Sarah Ummah Muslimah (1-7)


Kategori: Yakin
1. Seseorang yang bekerja di pabrik pembuatan senjata terkena penyakit
o Asbestosis
o Berylliosis
o Pneumonicosis
Pembahasan :

IT Penyakit paru kerja dan lingkungan slide 32

Kategori: Yakin
2. Yang ada asbes nya
o Asbestosis
Pembahasan :

Kategori: Yakin
3. Anak 4th dada retraksi, expirasi memanjang, wheezing. Diagnosa? Etiologi?
Jawaban : Asma Bronkial

IT Asma Bronkial slide 6 dan 9

Kategori: Yakin
4. Nilai ambang batas debu asbestosis diudara
o 2 serabut/3cm/bb/8jam

Kategori: Yakin
5. Seorang laki-laki menderita demam tidak begitu tinggi, berkeringat pada malam hari dan
BB turun, hemoptoe. Meninggal karena gangguan nafas dan hipoemia. Mikroorganisme
yang ditemukan
o M.tb
Pembahasan : Berdasarkan gejala klinis diatas, dapat disimpulkan laki-laki tersebut
menderita TB

IT-Chronic Pulmonary Infection slide 5

Kategori: Yakin
6. Imunisasi untuk bayi agar tidak terkena tbc
o DPT (DipteriPertusisTetanus)
o BCG (Bacillus CalmetteGurin)
o Influenza
o Hemo...
Jawaban : B. BCG

Kategori: Yakin
7. Nilai ambang batas debu asbesitosis di udara
o 1 serabut/cm3/bb/8jam
o 2 serabut/cm3/bb/8jam

o 3 serabut/cm3/bb/8jam
o 4serabur/cm3/bb/8jam
Jawaban
IT Penyakit paru kerja dan lingkungan slide 20

Murti Ningsih (8-14)


Kategori : Yakin
8. Seorang laki-laki sesak napas, pemeriksaan fisis ditemukan kelopak mata jatuh,
fvc<80%.Kelainan restriktif jenis apa?
o Ekstrinstik
o Instrinstik
o Campuran
o Didapat
Jawab :
Berdasarkan pemeriksaan fisik ditemukan kelopak mata jatuh menunjukkan gejala
khas dari Miastenia Gravis yang merupakan salah satu penyakit Neuromuscular
Disorders. Neuromuscular Disorders termasuk penyakit restriktif jenis ekstrinsik.
Berikut penjelasannya :
IT dr. ROU Restrictive Pulmonary Disease Slide ke-39 2013/2014

Miastenia Gravis adalah suatu penyakit autoimun dimana persambungan otot


dan saraf atau neuromuscular junction berfungsi secara tidak normal dan
menyebabkan kelemahan otot menahun.

Strabismus dan ptosis pada penderita dengan myasthenia gravis mencoba membuka mata.
Blepharoptosis pada mata.
Tanda Dan Gejala
Myasthenia Gravis ditandai dengan kelemahan pada otot, yang memburuk ketika
digerakkan dan membaik ketika beristirahat. Karakteristik yang lain adalah sebagai
berikut

Kelemahan

otot

ekstra

okular

(Extra

Ocular

Muscle) atau

biasa

disebut Ptosis. Kondisi ini terjadi pada lebih dari 50% pasien. Gejala ini seringkali
menjadi gejala awal dr Myasthenia Gravis, walaupun hal ini masih belum diketahui
penyebabnya. Kelemahan otot menjalar ke otot-otot okular, fascial dan otot-otot bulbar
dalam rentang minggu sampai bulan. Pada kasus tertentu kelemahan EOM bisa tetap
bertahan selama bertahun-tahun Sebagian besar mengalami kelemahan. Perbaikan secara
spontan sangat jarang terjadi, sedangkan perbaikan total hampir tidak pernah ditemukan.
Gejala-gejala miastenia gravis pada pasein usia produktif antara lain :

Kelopak mata turun sebelah atau layu (asimetrik ptosis)

Penglihatan ganda

Kelemahan otot pada jari-jari, tangan dan kaki (seperti gejala stroke tapi tidak disertai
gejala stroke lainnya)

Gangguan menelan

Gangguan bicara

Dan gejala berat berupa melemahnya otot pernapasan (respiratory paralysis), yang
biasanya menyerang bayi yang baru lahir

Sumber : https://allergycliniconline.com/2012/03/17/penyakit-autoimun-miastenia-gravismanifestasi-klinis-dan-pengobatan/ diakses pada 14 Maret 2016

Kategori : Ragu
9. Anak prempuan, 5 tahun, datang dengan kelainan telinga sejak 5 hari yang lalu. Batuk,
demam dan pilek sejak 1 minggu yang lalu. Pemeriksaan telinga kanan dan kiri intak,
hiperemis, tidak ada sekret di liang telinga. Pemeriksaan rhinoskopi anterior: konka
inferior edema, hiperemis, sekret di kanan dan kiri septum nasi. Farmakologi untuk kasus
ini?
o Dekongestan
o Anti Inflamasi
o Mukolitik
o Antibiotik
o Steroid
Jawab :

Sumber : Kertas Panduan Tutor Skenario B Blok 16 2016

Kategori : Tidak Tahu


10. Adenosarcoma pada pemeriksaan radiologi?
o Multiplikasi, nodul berbatas tegas
Jawab:
IT dr RYD "Lung & Mediastinal cancer"

Kalau adenocarcinoma dari pemeriksaan radiologi itu berbatas tegas, putih, dan ada
penonjolan.

Kategori : Yakin
11. Pasien diberikan obat antikoagulasi. Diagnosis penyakit?
o Penyakit vascular disease
Jawab :

Kategori : Yakin
12. Amir didiagnosis Tb, blm mendapatkan terapi OAT sebelumnya. Jenis terapinya
o Kategori 1
o Kategori 2
o Kategori 3
o Antibiotik 14 hari
o Sesuai dengan kuman

Jawab :
IT dr. ZEN Pertanyaan Tentang Tuberkulosis Slide ke-31

Kategori : Yakin
13. Pada efusi pleura kiri posisi photo rontgen adalah
o PA dan AP
o PA dan LLD (Left Lateral Decubitus)
o PA dan RLD
o AP dan RLD
o AP dan lateral
Jawab :
EFUSI PLEURA
Efusi pleura adalah suatu keadaan dimana terdapat penumpukan cairan dari dalam
kavum pleura diantara pleura parietalis dan pleura viseralis dapat berupa cairan transudat
atau cairan eksudat. Cairan pada efusi pleura dapat bebas yg generalized atau setempat
(circumscribed) dan encapsulated (terbungkus kapsul).
Pada keadaan normal rongga pleura hanya mengandung cairan sebanyak 10 - 20 ml,
cairan pleura komposisinya sama dengan cairan plasma, kecuali pada cairan pleura
mempunyai kadar protein lebih rendah yaitu < 1,5 gr/dl.
Pemeriksaan Penunjang
Pemeriksaan radiologi
a. Rontgen thorak

Jumlah cairan minimal yang terdapat pada thoraks tegak adalah 250 - 300 ml. Bila
cairan kurang dari 250 ml (100 - 200 ml), dapat ditemukan pengisian cairan di sudut
costofrenikus posterior pada foto thorak lateral tegak. Cairan yang kurang dari 100
ml (50-100 ml), dapat diperlihatkan dengan posisi lateral dekubitus dan arah sinar
horizontal dimana cairan akan berkumpul disisi samping bawah.
-

Posisi tegak posteroanterior (PA)


Pada pemeriksaan foto thorak rutin tegak, cairan pleura tampak berupa
perselubungan homogeny menutupi struktur paru bawah yang biasanya relative
radioopak dengan permukaan atas cekung berjalan dari lateral atas ke medial
bawah. Karena cairan mengisi ruang hemithorak sehingga jaringan paru akan
terdorong ke arah sentral / hilus, dan kadang-kadang mendorong mediastinum
kearah kontralateral.

Gambar. Efusi pleura sinistra. Sudut Costophrenicus yang tumpul karena efusi pleura

Posisi Lateral Decubitus


Radiografi

dada lateral decubitus digunakan selama bertahun-tahun untuk

mendiagnosis efusi pleura yang sedikit. Cairan yang kurang dari 100ml (50100ml), dapat diperlihatkan dengan posisi lateral dekubitus dan arah sinar
horizontal dimana caran akan berkumpul disisi samping bawah.

Gambar 8. Efusi pleura pada posisi left lateral decubitus

Sumber

https://www.scribd.com/doc/135698628/referat-radiologi-Efusi-Pleura

diakses pada 14 Maret 2016

Kategori : Yakin
14. Penularan tb melalui
o Air bourne
Jawab :
IT YJT Tuberculosis in Children Slide ke-7

Bima Indra (15-21)


15. Patchy infiltrat
o M.pneumoniae
Jawab: Patchy infiltrat merupakan gambaran radiologis pada atipikal pneumonia,
sehingga salah satu penyebab yang sering menyebabkan atipikal pneumonia adalah M.
pneumonia. (IT dr ZEN-ACUTE PULMONARY INFECTION 1 )

16. Perawat, merawat pasien h5n1, pengobatannya apa


o Oseltamivir 175 dlm 7 hari
Jawab: bila kontak dengan pasien yang diduga atau didiagnosis avian influenza, gunakan
profilaksis oseltamivir 1x75mg dalam 7-10 hari

ZEN-AVIAN INFLUENZA

17. Seorang anak laki2 8 tahun mengalami sesak napas ringan dan memiliki alergi terhadap
bulu kucing dan wool. Pemeriksaan fisik didapati wheezing ekperatorial, pada perkusi
didapatkan suara timpani, diagnosis kasus ini adalah
o Asma bronkhiale
o Bronkitis akut
o Bronkiolitis akut
o Bronkopneumonia
Jawab: riwayat alergi, wheezing ekspirasi mengarahkan diagnosis ke asma bronkial.

18. Laki2 65 tahun dirawat di ruang intensif rumah sakit, lalu mengeluh demam. Diagnosis
kasus
o Hospital acquired pneumonia
o Ventilator acquired pneumonia
o Nosocomial acquired pneumonia
o CAP
Jawab : kalo gejala terjadi lebih dari atau sama dengan 48 jam setelah masuk RS, itu
Hospital acquired, TAPI, kalo gejala muncul sebelum 48 jam setelah dirawat di RS, itu
community associated pneumonia.

19. Seorang muda terkena trauma tumpul dan tajam. lalu diradiologi. apakah radiologi paling
memungkinkan?
o fraktur costae dan radiolusen vaskular di hemi torak
o fraktur costae dan radiooklip...
Jawab: Trauma dada ddapat menyebabkan pneumothorax yang akan menghasilkan
gambaran radiolusen pada hemitorak yang terkena.

20. Ambang batas ukuran serabut asbes?


o 2serabut/cm3/berat badan/8jam

PENYAKIT PARU-PARU LINGKUNGAN-DIAH

21. Seseorang kena lupus pilihan obatnya


o Corticosteroid
Jawab: Lupus merupakan penyakit autoimun, sehingga pengobatannya ialah menekan
aktifitas dari imun tersebut, menggunakan kortikosteroid

Adinda Kinanti (22-28)


Kategori: Tidak tahu
22. Seseorang batuk sudah minum obat batuk bebas keluhan batuk tidak hilang ada riwayat
hipertensi dan diberi obat linapril tatalaksana
o Ganti/stop obat linapril

Kategori: Ragu
23. Seorang perawat rsmh, merawat pasien yang positif h5n1.Pengobatan untuk perawat tsb?
o Oseltamivir 275 mg 5 hari
o Oseltamivir 275 mg 7 hari
o Oseltamivir 275 mg 10 hari
o Oseltamivir 275 mg 1x 75 mg 5 hari
o Oseltamivir 275 mg 1x 75 mg 7 hari
Jawab: Untuk perawat atau petugas kesehatan layanan primer maka digunakan antibiotik
profilaksis

Kategori: Yakin
24. Kemoreseptor perifer yg sensitif pO2
o Aortic bodies
o Bronkial C reseptor
o Carotid bodies
o Saraf aferen
o Safar eferen
Jawab: Pembahasan berdasarkan buku fisiologi guyton halaman 543, Oksigen,
sebaliknya, tidak memiliki efek langsung yang bermakna terhadap pusat pernafasan di
otak dalam pengendalian pernapasan. Justru, oksigen bekerja hampir seluruhnya pada
kemoreseptor perifer yang terletak di badan-badan karotis dan aorta, dan kemudian
mengirimkan sinyal saraf yang sesuai ke pusat pernapasan untuk pengendalian
pernapasan.
Dari kutipan di atas kita dapati bahwa kemoreseptor perifer yang sensitif terhadap
pO2 adalah badan karotis dan badan aorta, di pilihan ada keduanya, lalu ada kutipan

selanjutnya yang menyatakan bahwa kemoreseptor sebagian besar terletak di badan


karotis hanya sejulah kecil di badan aorta.
Jadi, saya lebih memilih badan karotis deh hehehe

Kategori: Ragu
25. Seorang pria eksaserbasi akut ppok. Saat akan pulang tiba-tiba sesak lagi, hasil foto
menunjukkan pneomothorax luas. Tindakan yang tepat kita lakukan?
o Rawat dan foto serial
o Rawat dan pasang WSD
o Rujuk
Jawab: sepertinya Rujuk ._.
Pneumothorax dan pemasangan WSD merupakan Kompetensi 3 untuk dokter umum

Kategori: Yakin
26. BACA PENJELASAN, JANGAN LANGSUNG LIAT SLIDE
Seseorang 3 hari lalu sesak hebat, lalu meninggal tanpa sebab jelas, alloanamnesis pasien
kontak dgn orang positif h5n1.Kasus itu termasuk
o Probable case
o Confirm
o Suspek
o Penelitian
Jawab:
IT ZEN Acute Pultmonary Infection slide ke 15
Seharusnya investigation case, tapi pada slide tertulis suspect case, kata dokternya salah
ketik.

Kategori: Ragu
27. Seseorang tertelan kancing, tindakan?
o Dikeluarkan menggunakan Flexible bronkoskopi
o Dikeluarkan menggunakan operatif
o Memakai rigid bronkoskopi untuk melihat lokasi
Jawab: Kata dr. ...... yg menggantikan dr. ... untuk mengeluarkan kancing yang tertelan
ialah dengan menggunakan bronkoskopi rigid, tapi ada suatu gambar di slide yang
menunjukkan kalo untuk mengambil kancing dengan

menggunakan bronkoskopi

fleksibel tapi katanya kalo pake yang fleksibel itu nanti gerak-gerak dan lebih susah.

28. Pencegahann TB anak memakai


o INH
o INH + RFM
o INH + RFM + Z
o H RZE
Jawab: Isoniazid digunakan untuk pencegahan TB pada anak

Syah Fitri (29-35)


29. Limfadenitis tb stage hiv berapa?
o 1
o 2
o 3
o 4
o Suspek hiv

Sumber : healthe.foundation.eu

30. Cara penularan tb melalui


o Waterborne disease
o Airborne disease

IT TUBERCULOSIS IN PEDIATRICS - YTJ

31. Kompleks ghon


o Hipersensitif tipe 1
o Tipe 2
o Tipe 3
o Tipe 4

sumber : http://www.tbonline.info/posts/2011/5/31/how-tb-infects-body-tubercle/

32. Penyakit obstruksi saluran pernafasan


o Asma bronkitis dan bronkitis akut
o Emfisema dan bronkitis akut
o Emfisema paru, bronkitis kronik, penyakit saluran nafas perifer
o Tuberkulosis dan emfisema

o
IT OBSTRUKTIF AIRWAY AND PULMONARY DISEASE - RYD

33. Score pneumonia 115 diberi antibiotik apa

IT ACUTE PULMONARY INFECTIONS 1 - ZEN

34. Obat tb yang tidak boleh dikasih orang hamil


Streptomisin

IT CHRONIC
PULMONARY DISEASE
- ZEN

35. Mrs x baru saja kontak dg penderita avian influeza. pemberian obat yg harus diberikan
adalah
o 2x75mg 5hari
o 2x75mg 7 hari
o 2x75mg 10hari
o 1x75mg 5hari
o 1x75mg 7hari

IT ACUTE PULMONARY DISEASE 2 - ZEN

Elisabeth Stefanny (36-42)


Kategori: Yakin
36. Ditemukan wheezing ekspektoriat, ekspirasi memanjang,ada dermatitis atopi itu diagnosis
nya
o Asma bronkial
Pembahasan: IT Asma Bronkhiale-YUS slide 6

Kategori: Yakin
37. Kontraindikasi absolut WSD adalah
o Tidak ada

Pembahasan: IT WSD-Sudarto slide 10

Kategori: Yakin
38. Orang yang sering menghirup asbes diagnosisnya
o Asbestosis
Sumber: https://www.nhlbi.nih.gov/health/health-topics/topics/asb

Kategori: Yakin
39. Orang yang bekerja di pertambangan nodul>1cm
o Simplex coal worker
o Complicated coal worker
Sumber: IT Penyakit Paru dan Lingkungan DIA

Kategori: Yakin
40. Dia ada manifestasi tb,terus 1tahun yang lalu pernah berobat sembuh, saat diperiksa oleh
dokter sekarang BTA positif. apa diagnosisnya
o Kasus kambuh tb paru
Sumber: Pedoman Nasional Penanganan TB tahun 2014 (Yakin)

Kategori: Yakin
41. Apa obat yang tidak boleh diberikan pada ibu hamil? (yakin)
Sumber: http://www.healthline.com/health/pregnancy/category-c-drugs#2
http://www.drugs.com/pregnancy-categories.html
Obat-obat yang beredar dapat diklasifikasikan ke dalam 5 kategori menurut efeknya
terhadap ibu hamil: (yang boleh untuk ibu hamil kategori A dan B)

Tambahan obat-obatan yang termasuk kategori C:

Kemudian untuk obat anti tuberkulosis (OAT) : Menurut WHO, hampir semua OAT
aman untuk kehamilan, kecuali golongan Aminoglikosida seperti streptomisin atau
kanamisin karena dapat menimbulkan ototoksik pada bayi (permanent ototoxic) dan dapat

menembus barier placenta. Keadaan ini dapat mengakibatkan terjadinya gangguan


pendengaran dan keseimbangan yang menetap pada bayi yang akan dilahirkan.

42. Ada orang yang kerja di pabrik asbes, kira-kira apa diagnosis penyakitnya?
Asbestosis
Sumber: https://www.nhlbi.nih.gov/health/health-topics/topics/asb (Yakin)

Siti Thania Luthfyah (43-49)


43. Mr.X 60 thun mempunyai riwayat konsumsi rokok 2 bungkus per hari selama 40 thun.
Setahun yg lalu dia berhenti merokok karena batuk berdahak dan bercak-bercak merah.
Hasil

anamnesa

dan

pem

fisik,

beliau

didiagnoais

mengalami

penyakit

penyempitan(obstructive) saluran napas. Apakah diagnosis pasien ini:


o Bronkitis kronik dan emfisema paru
o Bronkitis kronik dan asma bronkhiale
o Bronkitis kronik,emfisema paru,dan penyakit jalur nafas perifer
o Emfisema dan asma bronkhiale
o Tubercolosis dan asma bronkhiale
Pembahasan : IT Obstructive Airway & Pulmonary Disease RYD slide 51-62

Jadi, dari gejala yang disebutkan di soal itu adalah COPD (Chronic Obstructive
Pulmonary Disease) dan penyakitnya yang paling mungkin adalah emfisema &
bronkitis kronik

44. Seorang pemuda umur 30 tahun datang ke igd dgn keluhan batuk berdahak dn berdarah ,
demam kadang-kadang , pkoknya diagnosis tb paru, pemriksaan bta (++) pernah oat
slama 2 minggu tapi dihentikan karena berasa keluhan sudah mendingan: apa dianosis
pasien ini?
o Kasus baru tb paru bta postif
o Kasus baru tb paru bta negatif
o Kasus lalai tb paru bta positif
o Kasus lalai tb paru bta negatif
o Kasus gagal tb paru bta positif
Pembahasan : Pedoman Nasional Penanggulangan Tuberkulosis 2014

45. Yang disebut hemoptoe masif


o <1000ml/24jam
o <600ml/24 jam
o >600ml/24jam
o >1000ml/24jam

46. Batuk-batuk tidak sembuh sesudah minum berbagi obat batuk, ada hipertensi , minum
obat isinopril. tindakan yang tepat
o diberi antibiotik
o diberi mukolitik
o hentikan isinopril ganti obat lain

47. Batuk-batuk tidak sembuh sesudah minum berbagi obat batuk, ada hipertensi , minum
obat isinopril. Batuk-batuk yang diderita pasien akibat? Bradikinin

48. KontraIndikasi absolut WSD? Tidak ada


Pembahasan : IT Intervention Treatment of respiratory disease 2013

49. Tertelan kancing baju, tindakan yang dilakukan? Bronkoskopi


Pembahasan : IT Intervention Treatment of respiratory disease 2013

Archita Wicesa Saraswati (50-56)


Kategori: Tidak tahu
50. Keuntungan utama bronkoskopi flexible dibanding rigid?
Kategori: Yakin
51. Anak sakit telinga 3 hari yg lalu, membran timpani intak, hiperemis, post nasal drip. Apa
diagnosis?
OMA akut
Sumber: IT Infeksi Telinga Tengah dr Abla tahun 2015

Kategori: Yakin
52. Anak sakit telinga 3 hari yg lalu, membran timpani intak, hiperemis, post nasal drip. Fase
OMA?
Hiperemis
Sumber: IT Infeksi Telinga Tengah dr Abla tahun 2015

Kategori: Yakin
53. Anak sakit telinga 3 hari yg lalu, membran timpani intak, hiperemis, post nasal drip.
Tindakan yg dilakukan?
Fase hiperemis: dekongestan dan analgetik
Sumber: IT Infeksi Telinga Tengah dr Abla tahun 2015

Kategori: Yakin
54. Anak sakit telinga 3 hari yg lalu, membran timpani intak, hiperemis, post nasal drip.
OMA terjadi karena apa?
o Sumbatan tuba eustachius
Sumber: IT Infeksi Telinga Tengah dr Abla tahun 2015

Kategori: Yakin
55. Wanita pekerja seks didiagnosis HIV, TB, limfadenitis TB. Stage HIV jika ada
limfadenitis TB adalah...
a. Stage 1
b. Stage 2
c. Stage 3
d. Stage 4
Sumber: http://www.who.int/hiv/pub/guidelines/clinicalstaging.pdf
Limfadenitis TB termasuk dalam extrapulmonary TB

Kategori: Tidak yakin


56. Terapi suportif pada penderita pneumonia
Oksigen
Sumber: http://www.klikpdpi.com/konsensus/konsensus-pneumoniakom/pnkomuniti.pdf

M. Farhan Habiburrahman (57-63)


Kategori : Yakin
57. Kemoreseptor perifer utama yang sensitif terhadap perubahan PO2 adalah
a. Aortic bodi
b. Carotid bodi
c. Serabut afferent
d. Serabut
e. Bronchial C reseptor
Pembahasan :

Sumber:
https://wisuda.unud.ac.id/pdf/1302315022-3-BAB%202.pdf
Kategori : Yakin
58. Anak umur 10th mengalami batuk sejak 2 minggu yang lalu. Nafsu makan menurun,
demam tidak terlalu tinggi, Hasil tes tuberculin 12mm. Ayah nya penderita TB paru
dengan sputum BTA positif dan mendapatkan pengobatan. Berapa lama pengobatan
yang di berikan pada anak tersebut?
a. 3 bulan
b. 6 bulan
c. 9 bulan
d. 12 bulan
e. 18 bulan
Pembahasan: Pada kasus ini kemungkinan besar pasien termasuk penderita TB kasus
baru, pengobatannya mengikuti aturan OAT Kategori 1 dengan lama pengobatan 6
bulan, yaitu 2 bulan fase intensif dan 4 bulan fase lanjutan.

Kategori-1 (2HRZE/ 4H3R3)


Paduan OAT ini diberikan untuk pasien baru:
Pasien baru TB paru BTA positif.
Pasien TB paru BTA negatif foto toraks positif
Pasien TB ekstra paru
Sumber :
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2007. Pedoman Nasional Penanggulangan
Tuberkulosis. Ed. 2. Jakarta

Kategori : Yakin
59. Anak yang hasil pemeriksaan otoskopi telinga hiperemis, ada yang nonjol, rinoskopinya
juga hiperemis. Terapi farmakologi?
a. Dekongestan
b. Antiinflamasi
c. Antibiotik
d. Steroid
Pembahasan :
Penatalaksanaan OMA di bagian THT-KL RSUP Dr.M.Djamil Padang tergantung pada
stadium penyakit yaitu:
1. Stadium Oklusi : diberikan obat tetes hidung HCL efedrin 0,5%, dan pemberian
antibiotik.
2. Stadium Presupurasi : analgetika, antibiotika (biasanya golongan ampicillin atau
penisilin) dan obat tetes hidung.
3. Stadium Supurasi : diberikan antibiotika dan obat-obat simptomatik. Dapat
juga dilakukan miringotomi bila membran timpani menonjol dan masih utuh
untuk mencegah perforasi.
4. Stadium Perforasi : Diberikan H2O2 3% selama 3-5 hari dan diberikan antibiotika
yang adekuat.
Sumber :
http://repository.unand.ac.id/18807/1/Penatalaksanaan%20otitis%20media%20akut_repo
sitori.pdf

Kategori : Yakin
60. Anak yang hasil pemeriksaan otoskopi telinga hiperemis, ada yang nonjol, rinoskopinya
juga hiperemis. Stadium otitis medianya?
a. Oklusi tuba
b. Hiperemis
c. Supurasi
d. Perforasi
e. Resolusi
Pembahasan :
Stadium Supurasi

Gambar 1. Membran Timpani Bulging dengan Pus Purulen

Stadium supurasi ditandai oleh terbentuknya sekret eksudat purulen atau bernanah
di telinga tengah dan juga di sel-sel mastoid. Selain itu edema pada mukosa telinga
tengah menjadi makin hebat dan sel epitel superfisial terhancur. Terbentuknya eksudat
yang purulen di kavum timpani menyebabkan membran timpani menonjol atau
bulging ke arah liang telinga luar.
Pada keadaan ini, pasien akan tampak sangat sakit, nadi dan suhu meningkat serta
rasa nyeri di telinga bertambah hebat. Pasien selalu gelisah dan tidak dapat tidur
nyenyak.Dapat disertai dengan gangguan pendengaran konduktif. Pada bayi demam
tinggi dapat disertai muntah dan kejang. Stadium supurasi yang berlanjut dan tidak
ditangani dengan baik akan menimbulkan iskemia membran timpani, akibat timbulnya
nekrosis mukosa dan submukosa membran timpani.
Terjadi penumpukan nanah yang terus berlangsung di kavum timpani dan akibat
tromboflebitis vena-vena kecil, sehingga tekanan kapiler membran timpani meningkat,
lalu menimbulkan nekrosis. Daerah nekrosis terasa lebih lembek dan berwarna
kekuningan atau yellow spot.

Keadaan stadium supurasi dapat ditangani dengan melakukan miringotomi. Bedah


kecil ini kita lakukan dengan menjalankan insisi pada membran timpani sehingga nanah
akan keluar dari telinga tengah menuju liang telinga luar. Luka insisi pada membran
timpani akan menutup kembali, sedangkan apabila terjadi ruptur, lubang tempat perforasi
lebih sulit menutup kembali. Membran timpani mungkin tidak menutup kembali jikanya
tidak utuh lagi (Djaafar, 2007; Dhingra, 2007).
Sumber : http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/25640/4/Chapter%20II.pdf

Kategori : Yakin
61. Tn B. Hasil bta: +/+/+. Dari anamnesis, pernah didiagnosis Tb paru dengan riwayat OAT
6 bulan kemudian dinyatakan sembuh. Ini merupakan kasus?
a. Kasus baru
b. Kasus gagal
c. Kasus kambuh
d. Kasus lalai
e. Kasus definit
Pembahasan :
o Kasus baru
Kasus baru adalah penderita yang belum pernah mendapat pengobatan dengan
OAT (Obat anti tuberculosis) atau sudah pernah mengkonsumsi OAT kurang dari satu
bulan.
o Kasus kambuh (relaps)
Kasus kambuh adalah penderita TB Paru yang sebelumnya pernah
mendapat pengobatan TB Paru dan telah dinyatakan sembuh atau pengobatan
lengkap, kemudian kembali lagi berobat dengan hasil pemeriksaan dahak BTA
positif.
o Kasus defaulted atau drop out
Kasus drop out adalah penderita yang telah menjalani pengobatan 1 bulan dan
tidak mengambil obat 2 bulan berturut-turut atau lebih sebelum masa pengobatannya
selesai.
o Kasus gagal
Kasus gagal adalah penderita BTA positif yang masih tetap positif atau kembali
menjadi positif pada akhir bulan ke-5 (satu bulan sebelum akhir pengobatan) atau
akhir pengobatan.

o Kasus kronik
Kasus kronik adalah penderita dengan hasil pemeriksaan BTA masih positif sete
lah selesai pengobatan ulang dengan pengobatan ulang dengan pengobatan kategori II
dengan pengawasan yang baik.
Sumber : IT Chronic Pulmonary Infection ZEN dan IPDL FK UI

Kategori : Ragu
62. Tn. A telah diberikan berbagai antibiotik oleh dokter namun selama 2 minggu batuk tak
kunjung sembuh. Pemeriksaan yang selanjutnya dilakukan?
a. Sitologi sputum
b. BTA sputum
c. Kultur mikroorganisme sputum
d. CT thoraks
Pembahasan :

Sumber :
Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2007. Pedoman Nasional Penanggulangan
Tuberkulosis. Ed. 2. Jakarta

Kategori : Ragu
63. Seorang ibu usia 50 tahun, datang dengan keluhan batuk berdarah sejak 3 hari/jam yg
lalu ( lupa hari/jam), pasien ini menderita hiperkoagulitas, dan dikasih antikoagulan. Apa
diagnosis untuk kasus ini?
a. Tbc
b. Pulmonary vascular disease
c. Bronkiektasis
Pembahasan :
Penyebab batuk darah sangat beragam antara lain :
- Infeksi : tuberculosis, staphylococcus, klebsiella, legionella, jamur, virus
- Kelainan paru : bronchitis, bronkiektasis, emboli paru, kistik fibrosis, emfisema
bulosa
- Neoplasma : kanker paru, adenoma bronchial, tumor metastasis
- Kelainan

hematologi

disfungsi

trombosit,

trombositopenia,

disseminated

intravascular coagulation (DIC)


- Kelainan jantung : mitral stenosis, endokarditis trikuspid
- Kelainan pembuluh darah : hipertensi pulmoner, malformasi arterivena, aneurisma
aorta
- Trauma : jejas toraks, ruptur bronkus, emboli lemak
- Iatrogenik : akibat tindakan bronkoskopi, biopsi paru, kateterisasi swan-ganz,
limfangiografi
- Kelainan sistemik : sindrom goodpasture, idiopathic pulmonary hemosiderosis,
systemic lupus erytematosus, vaskulitis (granulomatosis wagener, purpura henoch
schoenlein, sindrom chrug-strauss)
- Obat / toksin : aspirin, antikoagulan, penisilamin, kokain
Lain-lain : endometriosis, bronkiolitiasis, fistula bronkopleura, benda asing, hemoptisis
kriptogenik, amiloidosis.
Laju endap darah (LED) sering meningkat pada proses aktif, tetapi laju endap
darah yang normal tidak dapat mengesampingkan proses tuberculosis aktif. Peningkatan
laju endap darah karena ada peningkatan jumlah fibrinogen dan plasma dalam darah
akibat jumlah eritrosit yang rendah, selain itu didukung oleh infeksi yang menigkatkan
proporsi sel darah putih dalam darah.

Perlu pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan jenis penyakit yang


diderita oleh ibu 50 tahun tersebut, karena hanya melalui gejala batuk darah dan
hiperkoagulasi masih memiliki banyak diagnosis banding.

Fitria Masturah (64-70)


Kategori: Yakin
64. Seorang laki-laki datang dengan keluhan batuk dan sesak nafas, dia bekerja dipabrik
senjata. Apa diagnosis kasus ini?
o Coal workers Pneumoconiosis
o Beriliosis
o Asbestosis
o Silikosis
o black lung
Jawaban: Beriliosis (Sumber: Penyakit Paru Kerja dan Lingkungan, DIA)

Kategori: Yakin
65. Obat tb yg tidak boleh untuk ibu hamil?
o INH
o Ripamfisin
o Streptomisin
o Etambutol
o Levodloxacin
o Pirazinamid
Jawaban: Streptomisin (Sumber: http://www.webmd.com/baby/tc/treating-tuberculosisin-pregnant-women-topic-overview )

Semua obat di atas aman bagi ibu hamil kecuali streptomisin. Streptomisin tidak
digunakan untuk terapi TB pada ibu hamil karena dapat menyebabkan kecacatan pada
janin.

Kategori: Ragu
66. Pneumonia score 115 diberi obat?
Jawaban: (sumber:
https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=3&ved=0ahUKE
wjCjZimvsbLAhWGuo4KHfqKCpIQFggsMAI&url=http%3A%2F%2Fwww.klikpdpi.co
m%2Fkonsensus%2Fkonsensuspneumoniakom%2Fpnkomuniti.pdf&usg=AFQjCNHL_i_0jzL7mz7yzLbkADo9A3zGg&sig2=BkzflFkklulSvmQliMuaRA dan Acute Resporatory Disease, ZEN)

*skor 115 kemungkinan masuk dalam kategori inpatient non-ICU atau Penderita rawat
inap di ruang rawat biasa

Penatalaksanaan pneumionia komuniti dibagi menjadi:


a. Penderita rawat jalan

Pengobatan suportif / simptomatik


- Istirahat di tempat tidur
- Minum secukupnya untuk mengatasi dehidrasi
- Bila panas tinggi perlu dikompres atau minum obat penurun panas
- Bila perlu dapat diberikan mukolitik dan ekspektoran

Pemberian antiblotik harus diberikan (sesuai bagan) kurang dari 8 jam

b. Penderita rawat inap di ruang rawat biasa

Pengobatan suportif / simptomatik


- Pemberian terapi oksigen
- Pemasangan infus untuk rehidrasi dan koreksi kalori dan elektrolit
- Pemberian obat simptomatik antara lain antipiretik, mukolitik

Pengobatan antibiotik harus diberikan (sesuai bagan) kurang dari 8 jam

c. Penderita rawat inap di Ruang Rawat Intensif

Pengobatan suportif / simptomatik


- Pemberian terapi oksigen
- Pemasangan infus untuk rehidrasi dan koreksi kalori dan elektrolit
- Pemberian obat simptomatik antara lain antipiretik, mukolitik

Pengobatan antibiotik (sesuai bagan.) kurang dari 8 jam

Bila ada indikasi penderita dipasang ventilator mekanik

Kategori: Yakin
67. Etiologi pneumonia pada anak umur 4 tahun
Jawaban: (Sumber: ARI (Pediatric), FIF)

Kategori: Yakin
68. Seorang laki2 demam tidak begitu tinggi, berkeringat malam berat badan turun, pada
otopsi ada cavitas dan granuloma putih kecoklatan. Mikroorganisme yang dpt di temukan
pada lesi
o Klebsiella pneumonia
o H. influenza
o M. pneumonia
o M. Tuberculosis
Jawaban:

M.

tuberculosis

(Sumber, Chronic Resporatory System,

Histopathology of respiratory diseases, ZUM *yakin)

Clinical symptoms
Respiratory symptoms
Cough 2 weeks (dry, sputum, haemoptysis)
Breathlessness

Chest pain

General symptoms
Night sweats

Fever
Tiredness
Loss of appetite, decrease of body weight

ZEN dan

Kategori: Yakin
69. Nilai ambang batas debu asbestosis di udara adalah
o 1 serabut/cm3/berat badan/8 jam
o 2 serabut/cm3/berat badan/8 jam
o 3 serabut/cm3/berat badan/8 jam
o 4 serabut/cm3/berat badan/8 jam
Jawaban: 2 serabut/cm3/berat badan/8 jam (Sumber: Penyakit Paru Kerja dan
Lingkungan, DIA. *yakin)

Nilai ambang batas debu asbestosis di udara:


2 serabut/cm3/berat badan/8 jam
Patogenesis:
debu asbes terhirup terdeposisi di dinding bronkus
makrofag memfagositosis debu asbestosis bila
pembersihannya tidak sempurna akan timbul fibrosis
di dinding bronkus tingkatan fibrosis tergantung
pada banyaknya debu yang terpapar timbul
penyakit paru kronis progresif

Kategori: Yakin
70. Untuk memastikan kelainan paru restriktif dapat dilakukan pemeriksaan
o Fototoraks
o High resolution CT scan

o Analisis gas darah


o Spirometri
Jawaban: Spirometri (Sumber: Buku Ajar Fisiologi Guyton dan Restrictive Pulmobnary
Disease, ROU)
Penyakit paru rstriktif dicirikan dengan berkurangnya total lung capacity, vital capacity
dan functional residual capacity, tetapi dengan aliran yang normal. Spirometri adalah tes
fisiologis untuk mengukur volume dan kapasitas dinamis paru-paru ini

Ira Yunita (71-77)


Kategori: Yakin
71. Nilai ambang batas debu asbetosis di udara?
o 1 serabut/cm3/berat badan/8 jam
o 2 serabut/cm3/berat badan/8 jam
o 3 serabut/cm3/berat badan/8 jam
o 4 serabut/cm3/berat badan/8 jam
Pembahasan: http://web.ipb.ac.id/~tml_atsp/test/SNI%2019-0232-2005.pdf

Debu atau partikel yang telah tertampung selama 8 jam tersebut dilihat dibawah
mikroskop dan dihitung jumlah serat asbesnya. Sehingga diperoleh jumlah serat asbes per
1000 cm3. Menurut standar baku dari SNI untuk asbestos jenis krisotil sebesar 2
serat/cm3 maka dalam ruangan dengan volume sebesar 1 m3 batas minimal asbes yang
boleh beterbangan diudara sebesar 2.000.000 serat.

Kategori: Yakin
72. Perempuan dtng ke dokter dgn keluhan sesak dan memburuk 2 bln terakhir. PF suhu 36.9.
Ada ronki seluruh lapang pari. Foto thorax efusi pleura. Ada cairan.Penyebab efusi pleura
adalah?
Pembahasan: IT dr. Joni Pleura Diseases
Kecepatan filtrasi > reabsorbsi. Cairan dapat berupa transudat maupun eksudat, untuk
membedakannya dilakukan pemeriksaan :
1. Protein (Ratio) > 0,5

2. LDH

> 200

3. LDH (Ratio) > 0,6


Cairan disebut eksudat jika terdapat salah satu kriteria diatas (Kriteria Light)
Transudat (Pleuritis transudativa)

CHF

Hipoalbumin

Urotoraks

Iatrogenik

Komplikasi CVP

Dialisis peritoneal

Ex-Vacuo

Efusi pleura eksudatif (pleuritis eksudatif)


1. Para pneumonia

11. Kilotoraks

2. Tuberkulosa

12. Efusi kolesterol

3.

13. Reaksi obat

Infeksi cairan (jamur, parasit)

4. Malignancy

14.Dresslers syndrome

5. Emboli paru

15. Sindrome meigs

6. Penyakit kolagen

16. Uremia

7. Penyakit abdomen

17. Sarkoidosis

8. ARDS

18. Yellow nail syndrome

9. Asbestosis

19. Radiasi

10. Hemotoraks

20. Hipertiroid

Kategori: Yakin
73. Vaksin untuk tbc?
o BCG
Pembahasan: IT YTJ Tuberculosis in Children
BCG (bacille Calmette-Gurin)
Not used widely in the United States, but given to infants and children in
countries where TB is most prevalent
Can react badly with skin tests, and skin tests may come up positive whether a
person has TB or not
Does not always protect people

Kategori: Yakin
74. Seorang pemuda dibawa keruang ICU, dada kanan mengembang dan suara nafas tidak
terdengar. Apa keluhan pada tuan diatas?
o Pneumothorax
Pembahasan:
Pemeriksaan Fisik:
Inspeksi: dada cembung pada sisi yang sakit
Palpasi: Fremitus turun sampai hilang
Perkusi: Hipersonor
Auskultasi: Suara napas lemah sampai hilang
Temuan Awal: Nyeri dada, sesak napas, cemas, takikardia, takipneu, hipersonor
pada dada yang sakit, suara napas yang mlemah sampai menghilang
Temuan lanjut: Penurunan kesadaran, deviasi trakea ke arah kontralateral, hipotensi,
distensi vena leher, sianosis.

Kategori: Yakin
75. Seorang pemuda dibawa keruang ICU, dada kanan mengembang dan suara nafas tidak
terdengar. Tatalaksananya ?
o needle dekompresi
Pembahasan:

https://imathreeana.wordpress.com/2010/10/04/penatalaksanaan-

pneumothorax/
Tindakan pengobatan pneumothorak tergantung beratnya, jika pasien dengan
pneumothorak ukuran kecil dan stabil, biasanya hanya diobservasi dalam beberapa
hari ( minggu ) dengan foto dada serial tanpa harus dirawat inap di rumah sakit.
Pada prinsipnya diupayakan pengembangan paru sesegera mungkin antara lain
dengan pemasangan water sealed drainage ( WSD ). Pasien pneumothorak dengan
klinis tidak sesak dan luas pneumothorak < 15 % cukup dilakukan observasi.

Namun bila didapatkan penyakit paru yang mendasarinya perlu dipasang WSD (
tindakan dekompresi ). Apabila ada batuk dan nyeri dada, diobati secara
simtomatis. Selanjutnya evaluasi foto dada setiap 12 24 jam selama 2 hari.
Tindakan dekompresi yaitu membuat hubungan rongga pleura dengan udara luar,
ada beberapa cara :
a.

Menusukkan jarum melalui dinding dada sampai masuk rongga pleura,


sehingga tekanan udara positif akan keluar melalui jarum tersebut.

b.

Membuat hubungan dengan udara luar melalui kontra ventil, yaitu dengan:
i.

Jarum infus set ditusukkan ke dinding dada sampai masuk rongga


pleura, kemudian pipa plastik /slang dipangkal saringan tetesan
dipotong dan dimasukkan ke dalam botol berisi air dan klem
dibuka, akan timbul gelembung-gelembung udara dalam botol.

ii.

Abbocath : jarum abbocath no. 14 ditusukkan ke rongga pleura


dan setelah mandrin dicabut, dihubungkan dengan pipa infus set,
selanjutnya dikerjakan seperti sebelumnya.

iii.

WSD : pipa khusus ( catheter urine ) yang steril dimasukkan ke


rongga pleura dengan perantaraan troker atau klem penjepit
bedah. Sebelum trokar yang dimasukkan ke rongga pleura,
terlebih dulu kulit dada tempat trokar akan dimasukkan
didesinfektan, ditutup duk penutup dan diberikan anastesi lokal
dengan xilokain atau prokain, 2 % secukupnya. Lokasi insisi kulit
dapat di ruang antar iga VI mid axillar line/dorsal axillar line
ataupun dapat juga di ruang antar iga II di garis midclavicula.
Setelah trokar masuk ke rongga pleura, busi penusuk dicabut dan
tinggal selontongan pipa. Drain dimasukkan melalui selontongan
tersebut. Pemasukan drain diarahkan ke atas apabila masuknya di
ruang antar iga VI. Bila masuknya di ruang antar iga II di arahkan
ke bawah. Pipa khusus atau kateter tersebut kemudian
dihubungkan dengan pipa lebih panjang dan terakhir dengan pipa
kaca yang dimasukkan ke dalam air di dalam botol. Masuknya
pipa kaca ke dalam air, sebaiknya 2 cm dari permukaan air,
supaya gelembung udara mudah keluar.

Kategori: Yakin
76. Laki-laki bta + pernah berobat 2 minggu lalu berhenti karena keluhan sudah ringan
o Kasus baru bta +
o Kasus baru bta
o Kasus lalai bta +
o Kasus lalai bta
o Kasus gagal
Pembahasan: Pednas Penanggulangan TB 2014
a. Klasifikasi berdasarkan riwayat pengobatan sebelumnya:
1) Pasien baru TB: adalah pasien yang belum pernah mendapatkan pengobatan

TB sebelumnya atau sudah pernah menelan OAT namun kurang dari 1 bulan (
dari 28 dosis).
2) Pasien yang pernah diobati TB: adalah pasien yang sebelumnya pernah

menelan
OAT selama 1 bulan atau lebih ( dari 28 dosis).
Pasien ini selanjutnya diklasifikasikan berdasarkan hasil pengobatan TB
terakhir, yaitu:

Pasien kambuh: adalah pasien TB yang pernah dinyatakan sembuh atau


pengobatan lengkap dan saat ini didiagnosis TB berdasarkan hasil
pemeriksaan bakteriologis atau klinis (baik karena benar-benar kambuh atau
karena reinfeksi).

Pasien yang diobati kembali setelah gagal: adalah pasien TB yang pernah

diobati dan dinyatakan gagal pada pengobatan terakhir.

Pasien yang diobati kembali setelah putus berobat (lost to follow-up):


adalah pasien yang pernah diobati dan dinyatakan lost to follow up
(klasifikasi ini sebelumnya dikenal sebagai pengobatan pasien setelah putus
berobat /default).

Lain-lain: adalah pasien TB yang pernah diobati namun hasil akhir


pengobatan sebelumnya tidak diketahui.

3) Pasien yang riwayat pengobatan sebelumnya tidak diketahui.

Kategori: Yakin
77. Ada orang kerja di pabrik senjata batuk-batuk?
o Berylliosis
Pembahasan: Widowati, Wahyu, dkk. Efek Toksis Logam. Yogyakarta : Andi
Yogyakatrta, 2008.
Masuknya berillium (Be) dalam tubuh bisa melalui penghirupan asap atau
kontak langsung antara Be dengan kulit yang terluka. Berillium yang terhirup bisa
mengakibatkan 2 gejala paru-paru, yakni pneumonitis kimia akut dan penyakit paru
granulomatosa yang disebut penyakit berilium kronis atau beriliosis.
Beriliosis berbeda dengan penyakit yang disebabkan pekerjaan dimana
gangguan pada paru-paru hanya muncul pada orang yang sensitif dengan berillium,
yakni sekitar 25 persen dari mereka yang kontak dengan berilium.
Bahkan terpapar berillium dalam waktu yang singkat saja bisa menimbulkan penyakit
ini, namun gejalanya akan muncul setelah 10-20 tahun.
Be banyak digunakan di berbagai industri, antara lain:
1. Industri pesawat terbang yang menggunakan alloy dengan agen Be.
2. Industri keramik, yaitu sebagai semi-conductor chip, igniation module, jet angine
blade, dan roket cover.
3. Industri elektronik untuk heat sink, komputer, dan lat telekomunikasi, serta alat
automotif.
4. Energi atom dan industri pertahanan untuk heat shield serta komponen senjata
nuklir.
5. Peralatan, pengembangan, dan penelitian laboratorium, yaitu pada bidang metalurgi
dan kimia.
6. Ekstraksi mineral dari bebatuan.

7. Bidang kedokteran gigi, yaitu untuk dental plate, mahkota gigi (dental crown), dan
jembatan gigi (dental bridge).
8. Peralatan olahraga, khususnya peralatan golf dan sepeda.
9. Industri lampu fluorescence, tetapi sejak tahun 1951 penggunaan Be untuk lampu
fluorescence dilarang.
Sekitar 20% produksi Be dunia digunakan untuk x-ray, space optic, missile fuel, dan
space vehicle, giroskop, berbagai alat komputer, pegas jam tangan dan peralatan yang
memerlukan keringanan, ketegaran serta kestabilan dimensi, brake system dan
komponen spce shuttle, reaktor nuklir, peralatan elektronik, yaitu sebagai transistor,
silicon chip, coil core, tabung laser, peralatan navigasi, bagian roket, dan komponen
pelindung panas.

Evlin Kohar (78-84)


78. Ibu hamil dengan tungkai odem mau dilakukan pemeriksaan radiologi, sebaiknya?
Sinar X (rontgen) yang diberikan selama usia kehamilan kurang dari 4 bulan, dapat
menimbulkan cacat pada janin. Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, risiko cacat
pada janin juga semakin berkurang. Tetapi apabila pemeriksaan radiologis tidak dapat
terelakkan, sebaiknya dipertimbangkan modalitas lain yang lebih aman dan tidak
menimbulkan

ionisasi

seperti

sinar

X,

misalnya

dengan

Ultrasonografi

(menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi) ataupun MRI (Magnetic


Resonance Imaging) sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi ibu dan juga
meminimalkan dampak negatif bagi janin.
Sumber: (https://www.tanyadok.com/tekno/rontgen-saat-kehamilan-dapat-menyebabkancacat-pada-bayi-benarkah)

79. Setelah pemberian OAT, pasien mengeluh mual. Tindakan yang harus dilakukan?
Jawaban: Obat diberikan pada malam hari

(IT Tuberculosis DIA slide 48 of 53)


80. Anak perempuan 10 tahun. Gejala seperti asma, ada riwayat dermatitis atopik. Apa
tatalaksana awal?
Jawab: Nebulisasi agonis 1-2x selang 20 menit, nebulisasi kedua + antikolinergik

IT Asma Anak 2015 slide 23 of 38

81. Anak perempuan 10 tahun. Gejala seperti asma, ada riwayat dermatitis atopik. Obat yang
harus ada di rumah?
Jawab: Nebulizer albuterol

IT Asma Anak 2015 slide 23 of 38


82. Anak perempuan 10 tahun. Gejala seperti asma, ada riwayat dermatitis atopik. Apa
diagnosisnya?
Jawab: serangan asma dengan alergi

83. Anak kecil datang dengan sesak nafas. Ada riwayat dermatitis atopik. Pemfis ada ronki.
Obat untuk pencegahan tb pada anak?
o Isoniazid
o Isoniazid, pirazinamid
o Isoniazid, pirazinamid, rifampisin
o Isoniazid, pirazinamid, rifampisin, ethambutol
o Isoniazid, pirazinamid, rifampisin, ethambutol, streptomisin
Jawab: INH dapat dilakukan sebagai profilaksis

(http://www.tbindonesia.or.id/tb-anak/)

84. Anak kecil datang dengan sesak nafas. Ada riwayat dermatitis atopik. Pemfis ada ronki.
Obat untuk pencegahan tb pada anak?
o Isoniazid
o Isoniazid, pirazinamid
o Isoniazid, pirazinamid, rifampisin
o Isoniazid, pirazinamid, rifampisin, ethambutol
o Isoniazid, pirazinamid, rifampisin, ethambutol, streptomisin

Muhammad Arma (85-91)


85. Laki-laki (anak-anak kalau gak salah) didiagnosis Tb, belum mendapatkan terapi OAT
sebelumnya. Jenis terapinya
o Kategori 1
o Kategori 2
o kategori 3
o Antibiotik 14 hari
o Sesuai dengan kuman

IT ZEN Chronic Pulmonary Disease

86. Pada efusi pleura kiri posisi photo rongten adalah


o PA dan AP
o PA dan LLD
o PA dan RLD
o AP dan RLD
o AP dan lateral
Pemeriksaan penunjang Efusi Pleura : X-Ray
Pemeriksaan X-ray dada dengan pasien dalam posisi tegak dan dalam dekubitus lateral
(berbaring) posisi di sisi mana efusi terletak untuk mendapatkan perkiraan visual dari
jumlah cairan saat ini.

http://documents.tips/documents/efusi-pleura-560803f1d84d1.html

Yang ini masih bingung jg, mohon koreksi kalo salah, terimakasih.

87. Pada efusi pleura kiri posisi photo rongten adalah


o PA dan AP
o PA dan LLD
o PA dan RLD
o AP dan RLD
o AP dan lateral

88. Amir didiagnosis Tb, belum mendapatkan terapi OAT sebelumnya. Jenis terapinya
o Kategori 1
o Kategori 2
o Kategori 3
o Antibiotik 14 hari
o Sesuai dengan kuman

89. Obat sisipan Tb adalah?


o RHZE selama 1 bulan
o RHZES selama 1 bulan
Kategori 1 : 2(HRZE)/4(HR)3
Kategori 2 : 2(HRZE)S/(HRZE)/5(HR)3E3
Disamping kedua kategori ini, disediakan paduan obat sisipan (HRZE)
Kategori Anak: 2HRZ/4HR
http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/27940/4/Chapter%20II.pdf

90. Hemoptosis masif?


A. Darah <200/24jam
B. Darah>200/24 jam
C. Darah <600/24 jam
D. Darah >600/24 jam
E.Darah >1000/24 jam

Bercak (streaking), volume darah 15-20 ml dalam 24 jam, bercampur dengan sputum,
biasanya pada bronkitis,

Hemoptisis, volume darah 20-600 ml dalam 24 jam, biasanya karena kanker paru,
necrotizing pneumonia, TB, atau emboli paru,

Hemoptisis masif, volume darah lebih dari 600 mL dalam 24 jam, umumnya karena
kanker paru, kavitas TB, atau bronkiektasis,

Pseudohemoptisis, luka terletak di saluran napas atas atau saluran cerna.1


http://www.medicinesia.com/kedokteran-klinis/respirasi-kedokteran-klinis/batukberdarah-hemoptisis/

91. Anak tbc mengkonsumsi OAT pagi hari, tapi mual.. Apa yangg harus di lakukan?
A. Di ganti waktu pemberiannya jadi malam hari sebelum tidur

IT ZEN Chronic Pulmonary Disease


Gwendolyn Sharon (92-98)
92. Demam tidak tinggi ada kompleks ghon pada biopsi. Cara agar hasil pemeriksaan positif.
?
A. Tes tuberkulin
Pembahasan : Kompleks Ghon ditemukan pada Kompleks primer (Ranke) TB paru (IT R
adiologi - YSR) Tes Tuberkulin untuk membuktikan orang tersebut terinfeksi TB jika (+)
Kategori: Ragu
93. Ibu hamil. Edema tungkai. Sasak. Apakah boleh di lakukan foto rontgen? Boleh
American College of Obstetricians and Gynecologists mengatakan bahwa wanita yang
akan melakukan pemeriksaan radiologi ketika sedang hamil sebaiknya berkonsultasi
terlebih dahulu dengan dokter mereka, Namun yang perlu diketahui adalah pajanan radiasi
kurang dari 5 rad tidak akan menyebabkan gangguan atau kelainan pada janin maupun
keguguran.

Kategori: Ragu
94. Pasien batuk-batuk. Minum obat tidak sembuh-sembuh. Ada hipertensi.Ada konsumsi ob
at lisonopril. Apa penyebab batuk?
A. Pneumoniae
B. Efek samping lisonopril

95. Kasus di atas. Cara penanganannya?


A. Hentikan konsumsi obat / di ganti
Jawab: Melakukan penggantian/ dihentikan konsumsi obat karena efek samping dari obat
nya menimbulkan batuk.
Kategori: Yakin
96. Kontraindikasi absolut WSD..?
A. Tidak ada
Pembahasan : IT dr. Sudarto - WSD

Kategori: Yakin
97. Nilai ambang batas asbes di udara?
A. 2 Serabut/cm3/bb/8jam

IT dr DIAH - penyakit paru kerja dan lingkungan

Kategori: Tidak tahu


98. Hiv positif, pembesaran kelenjar entah bening. BTA negatif. Limfadenitis. CXR ada berc
ak putih di paru kanan atas. Apa diagnosis dari kasus di atas?
A. Hiv tb paru dan extra paru
B. Tb paru
C. Hiv
D. Pneumoniae
IT Radiologi - YSR
Pembagian TBC dibagi menjadi TB Primer dan post primer. TB kompleks primer (Ranke) ter
dapat fokal subpleura alveolitis/fokus primer (Ghon), limfadenitis regional, limfangits. Pada
post primer tbc terdapat tbc eksudatif, tbc produktif, tbc cavitas, dan tbc fibro-sirotik
Jesslyn Juanti (99-105)
99. Bakteri yg menyebabkan lesi warna putih kecoklatan?
A. E. Coli
B. M.tb
C. S. Pneumoniae

100. Waktu pemberian sisipan??

101. Anak positif M.Tb. Bapak positif tb. Obat yg di berikan kepada anak?
(IT chronic pulmonary infection-zen)

102. Kasus di atas. Obat pencegahan?


(IT chronic pulmonary infection-zen)

103. Obat yg di berikan pada pasien AI ? (avian influenza)


A. 2X75 mg selama 5 hari

(IT AI- slide 30)


104. Pak hasan meriksa swap perempuan yang positif AI. Batasan dalam kasus, pak asan ter
masuk
A. H5N1 dalam penelitian
B. konfirmed H5N1
(IT AI- slide 18)

105. Asma. Disuruh pulang, dengan syarat ada obat??


2-agonis dan steroid oral

Dani Gemilang Kusuma (106-112)


Kategori: Tidak yakin
106. Kakek 66 tahun, compos mentis. Lainnya batas normal. Diagnosis pneumonia. Apa yan
g dilakukan?
A. suruh pulang
B. observasi 24 jam
C. observasi 12 jam
D. rawat inap

IT ACUTE PULMONARY INFECTION ZEN


Jawab: Umur perlu diketahui untuk menghitung point agar pasien dapat dimasukkan dal
am kategori yang mana, dan apakah perlu rawat inap atau tidak dan perlu observasi lanj
utan. Yang diketahui hanya umur maka : <70 (outpatient / rawat jalan).
Kategori: Yakin
107. Hiperkoagulasi sehingga diberi antikoagulan. Apa penyakitnya? Pulmonal vesicular di
sease

IT PENYAKIT PARU KERJA DAN LINGKUNGAN DIA

Kategori: Tidak yakin


108. Hiperemis, edema, karakteristik klinis dr otitis media akut lupo apo be
A. Stadium oklusi tuba
B.
C.
D.
E.

Stadium hiperemis
Stadium supurasi
Stadium perforasi
Stadium resolusi
Belum yakin, soal tidak terlalu lengkap

IT infeksi telinga tengah ALB


Kategori: Tidak yakin
109. Jika pasien terkena limfadenitis TB, HIV stadium brp?
A. Stadium 1
B. Stadium 2
C. Stadium 3
D. Stadium 4
E. Tersangka HIV
Sumber: (repository usu)

110. Batuk darah masif


A. <200ml
B. >200ml
C. >600ml
D. <600ml
E. >1000ml
https://www.scribd.com/doc/134482574/Hemoptisis-Masif
111. Tuan a datang dengan keluhan batuk, di pemeriksaan bta +/+/+ didiagnosis tb paru dan
belom mendapat terapi apapun
112. Apa paduan oat yg tepat pada tuan A?
A. OAT Kategori 1
B. Kategori 2
C. Kategori 3
D. Antibiotik non oat selama 14 hari
E. Sesuai uji kepekaan kuman

Radhiyatul Husna (113-119)


Kategori: Yakin
113. Seorang laki2 60 thn dtg ke rsmh dengan keluhan batuk sejak 1 minggu yg lalu, keluhan
timbul sejak 2 bulan yg lalu disertai demam penurunan berat badan dan nafsu makan tur
un. Ronki basah pada paru. Setahun yg lalu sudah pernah minum oat selama 6 bulan da
n sampai sembuh. Bta +/+/+ dan ada infiltrat di paru. Apa terapinya?
A. 2rhze/4r3h3
B. 2rhzes/6r3h3
C. 2rhze/5r3h3
D. 2rhzes/1rhze/5r3h3e3

Jawab:
TB kasus kambuh adalah: (kapita selekta ed. 4 jilid 2 hal 828)

Pasien yang sebelumnya pernah mendapatkan OAT dan telah selesai pengobatan ser
ta telah dinyatakan sembuh. Namun, didapatkan BTA (+) atau kultur (+) kembali da
n kembali diharuskan meminum OAT.

Pasien yang sebelumnya pernah mendapatkan OAT dan telah selesai pengobatan ser
ta telah dinyatakan sembuh. Hasil pemeriksaan BTA (-), tetapi radiologi menunjukk
an lesi aktif/perburukan dengan gejala klinis (+). Hal ini bisa diakibatkan oleh TB p
aru relaps yang harus ditentukan spesialis atau disebabkan oleh lesi non-TB (pneum
onia, bronkiestasis,dll).
IT ZEN- Chronic Pulmonary Infection

Kategori: Yakin
114. OAT yang tidak boleh diberikan saat hamil
A. INH
B. Streptomisin
C. Rifampisin
D. Etambutol
E. Fla...
Jawab: pedoman TB nasional 2014

Kategori: Ragu
115. Kasus hiv dan limfadenitis tb
A. Stadium 1
B. Stadium 2
C. Stadium 3
D. Stadium 4
E. Tersangka HIV
Jawab: Limfadenitis TB merupakan salah salah satu TB diluar paru atau ekstra paru tub
erkulosis yang disebabkan peradangan pada kelenjar getah bening regional pada lesi pri
mer. limfadenitis mikobakterium telah meningkat secara sehubungan dengan peningkat
an kejadian infeksi mikobakteri di seluruh dunia. Terdapat sekitar 35 persen limfadeniti
s TB dari keseluruhan kasus TB. Pada pasien HIV- positif, TB diluar paru mempunyai i
nsiden yang tinggi dengan jumlah hingga sekitar 53-62 persen dari kasus TB dibanding
kan dengan pasien dengan HIV- negatif.
Kategori: Yakin
116. Laki2 bta + pernah oat 2 minggu tapi berenti, kasus apa?
A. Kasus lalai bta B. Kasus lalai bta +
C. Kasus baru bta D. Kasus baru bta +
E. Kasus gagal
Jawab: kapita selekta ed. 4 jilid 2 hal 828
Kasus baru adalah pasien yang belum pernah mendapatkan OAT sebelumnya atau perna
h mengonsumsi OAT kurang dari 1 bulan.
117. Tn amir batuk berdarah 2 bulan. Bta + belum pernah minun oat. Terapinya?
A. Oat kategori 1
B. Oat kategori 2
C. Oat lini 2
D. Antibiotik 14 hari
E. Lupa
Jawab:
Kasus ini masuk kasus baru, baca penjelasan soal sebelumnya
IT ZEN- Chronic Pulmonary Infection

Kategori: Ragu
118. Anak perempuan 5th dibawa ibunya ke poliklinik sakit telinga 3hr. Batuk, demam pilek
5hr yg lalu. Otoskopi hiperemis tp tdk ada sekret. Rinoskopi hiperemis konka inferior e
dema ada pus. Terapi farnakologi yg tepat :
A. Mukolitik
B. Analgetik
C. Antiinflamasi
D. Antibiotik
Jawab: kmrn sudah nanya sama mb mut dan ayik, katany antibiotik, alasanny karena ad
a pus. Kalau ada teman2 yg lbh yakin tlg kasih tau y
Kategori: Ragu
119. Bapak2 60thn efusi pleura 6x . Wsd dilakukan. Foto torax gambaran putih pada paru. T
erapi selanjutnya adalah...
A. Wsd lagi
B. Dekongestan
Jawab: kalau di IT WSD - efusi pleura maligna ataupun rekurren sebenarnya masuk dal
am indikasi penggunaan WSD non emergensi. Trus kmrn dapat indikasi pengangkatan
WSD ini:

Di soal kita bisa liat kalau CXR nya masih ada gambaran putih di paru, artinya
cairannya masih ada, jadi mungkin tetap lakukan WSD sampai efusi pleura nya habis.

Amanda Nathania (120-126)


120. Anak 3 thn, BB 11 kg, sebelumnya 13 kg, batuk 2 minggu, nafsu makan turun, sering
demam. Tes tuberkulin 12 mm. Ayahnya TB dgn sputum BTA positif.
1) Diagnosis?
Tuberculosis

Ukuran tes Mantoux ini sebesar 5 mm diinterpretasikan positif pada kasus-kasus:

Individu

yang

memiliki

atau

dicurigai

terinfeksi

HIV

(Human

Immunodeficiency Virus).

Memiliki kontak yang erat dengan penderita TB yang infeksius.

Individu dengan rontgen dada yang abnormal yang mengindikasikan gambaran


proses penyembuhan TB yang lama, yang sebelumnya tidak mendapatkan terapi
OAT yang adekuat.

Individu yang menggunakan narkoba dan status HIV yang tidak diketahui.

Ukuran 10 mm uji tuberkulin, dianggap positif biasanya pada kasus-kasus seperti :

Individu dengan kondisi kesehatan tertentu kecuali penderita HIV.

Individu yang menggunakan narkoba (jika status HIV negatif).

Tidak mendapatkan pelayanan kesehatan, populasi dengan pendapatan yang


rendah, termasuk kelompok ras dan etnik yang berisiko tinggi.

Anak kecil yang berusia kurang dari 4 tahun.

Uji ini sekarang sudah tidak dianjurkan dipakai karena uji ini hanya menunjukkan
ada tidaknya antibodi anti TB pada seseorang, sedangkan menurut penelitian, 80%
penduduk Indonesia sudah pernah terpapar antigen TB, walaupun tidak
bermanifestasi, sehingga akan banyak memberikan false positif.

2) Pengobatan?

Keterangan :
H : Isoniazid , R : Rimfapicin, Z : Pirazinamid , E : Etambutol

3) Pengobatan brp lama?

2 RHZE : Rifampicin, Isoniazid, Pirazinamid, Etambutol selama 2 bulan


4 R3H3 : Rifampicin dan Isoniazid 3x1minggu selama 4 bulan
4) Imunisasi?
Vaksin BCG
BCG merupakan kependekan dari Bacillus CalmetteGurin, sesuai dengan namany
a penemunya. Vaksin BCG mengandung kuman Baccile calmette Guerin yang dibua
t dari bibit penyakit/ kuman hidup yang sudah dilemahkan. Manfaat imunisasi Vaksi
n BCG adalah untuk mencegah seseorang terkena penyakit tuberkulosis (TB). Imuni
sasi BCG merupakan salah satu jenis imunisasi yang wajib diberikan kepada bayi. T
ujuan imunisasi BCG tidak untuk mencegah TBC tetapi mengurangi risiko TBC ber

at seperti TBC meningitis dan TBC miliar.


Bakteri penyebab tuberculosis ini sangat mudah menular melalui udara pernafasan.
Penyakit ini menimbulkan gejala antara lain batuk yang sulit sembuh disertai kesulit
an bernafas, demam tinggi, berkeringat dan nafsu makan sangat rendah. Tuberkulosi
s dapat menyebabkan kematian.

Dosis BCG yang diberikan


Vaksin BCG diberikan pada bayi berumur kurang dari atau sama 2 bulan secara sunt
ik intrakutan di daerah insersio muskulus deltoideus kanan, dosis untuk bayi umur k
urang 1 th 0,05 ml dan anak umur 5 th dosisnya 0,10 ml. Efek proteksi terjadi 8-12
minggu setelah penyuntikan dan vaksin ini tidak boleh terkena sinar matahari disimp
an pada suhu 2-8 C, tidak boleh beku serta vaksin yang telah diencerkan harus dibua
ng dalam 8 jam.
Sebelum penyuntikan vaksin ini harus dilarutkan terlebih dahulu dengan 4cc pelarut/
NaCl 0,9%.sudah terjangkit penyakit TBC atau tidak, apabila positif (+) tidak perlu
diberikan inumisasi karena kekebalan yang diperoleh anak tidak 100 %. Imunisasi B
CG tidak dapat menjamin 100% anak akan terhindar penyakit TBC. Tetapi, seandain
ya bayi yang telah diimunisasi BCG terjangkit TBC, maka ia hanya akan menderita
penyakit TBC ringan ,tidak TBC berat seperti TBC tulang dan TBC selaput otak.
Imunisasi yang diberikan pada anak umur diatas 2 bulan harus dilakukan tes mantou
k terlebih dahulu , untuk mengetahui apakah anak sudah menderita TBC apa tidak. P
ada imunisasi BCG, umumnya jarang dijumpai efek samping. Memang, kadang terja
di pembengkakan kelenjar getah bening setempat yang terbatas, tapi biasanya sembu
h dengan sendirinya walaupun lambat.

Kategori: Yakin
121. Efek dari obat TB yang dikhwatirkan?
A. Mual
B. hepatotoksis
C. Gatal di kulit
D. Ruam

Kategori: Yakin
122. Tertelan kancing baju, maka penatalaksanaan :
A. Rigid bronkoskopi
B. Fleksibel bronkoskopi
Jawab: Berdasarkan bentuk dan sifat alat bronkoskopi, saat ini dikenal dua macam bro
nkoskopi, yaitu Rigid Bronkoskopi (Pipa Kaku) dan Fiber Optik Bronkhoskopi (Serat
Optik)
a. Rigid Bronkoskopi (Pipa Kaku)
Bronkoskopi rigid merupakan alat yang berbentuk tabung lurus terbuat dari bahan stai
nless steel. Panjang dan lebar bervariasi, tetapi bronkoskopi untuk dewasa biasanya be
rukuran panjang 40 cm dan diameter berkisar 9-13,5 mm, tebal dinding bronkoskop b
erkisar 2-3 mm. Bronkoskopi rigid biasanya dilakukan dengan penderita di bawah ane
stesi umum. Tindakan ini harus dilakukan oleh bronchoscopist yang berpengalaman d
i ruang operasi. Bronkoskopi rigid diindikasikan pada penderita dengan obstruksi sal
uran nafas besar dimana dengan FOB tidak dapat dilakukan. Indikasi umum lainnya a
dalah:
1) Mengontrol dan penanganan batuk darah massif
2) Mengeluarkan benda asing dari saluran trakeobronkial
3) Penanganan stenosis saluran nafas
4) Penanganan obstruksi saluran nafas akibat neoplasma
5) Pemasangan sten bronkus
6) Laser bronkoskopi

b. Fiber Optic Bronkhoskopi (Serat Optik)


Fiber Optic Bronkhoskopi sangat membantu dalam menegakkan diagnosis pada kelai
nan yang dijumpai di paru-paru, dan berkembang sebagai suatu prosedur diagnostik i
nvasif paru. FOB berupa tabung tipis panjang dengan diameter 5-6 mm, merupakan s
aluran untuk tempat penyisipan peralatan tambahan yang digunakan untuk mendapatk
an sampel dahak ataupun jaringan. Biasanya 55 cm dari total panjang tabung FOB me
ngandung serat optik yang memancarkan cahaya. Ujung distal FOB memiliki sumber
cahaya yang dapat memperbesar 120o dari 100o lapangan pandang yang diproyeksika
n ke layar video atau kamera. Tabungnya sangat fleksibel sehingga memungkinkan op
erator untuk melihat sudut 160o-180o keatas dan 100o-130o ke bawah. Hal ini memu
ngkinkan bronchoscopist FOB untuk melihat ke segmen yang lebih kecil dan segmen
sub cabang bronkus ke atas dan ke bawah dari bronkus utama, dan juga ke depan bela
kang (anterior dan superior).

Kategori: Yakin
123. Batuk masif
A. >200ml
B. <200ml
C. >600ml
D. <600ml
E. >1000ml
Jawab: Jika hemoptisis berlanjut terus, harus ditentukan apakah telah termasuk batuk
darah masif dan apakah telah memerlukan tindakan operasi cito. Hemoptisis yang dig
olongkan sebagai batuk darah masif adalah batuk darah lebih dari 600 ml dalam 24 j
am, atau batuk darah lebih dari 200-240 ml dalam sekali pengamatan dan dalam pe
ngamatan tersebut batuk darah cenderung tidak segera berhenti. Penggolongan atau ba
tasan untuk perdarahan masif tidak sama antara satu rumah sakit dengan rumah sakit l
ainnya. Kematian pada hemoptisis masif biasanya disebabkan oleh penyumbatan salur
an napas oleh gumpalan darah (suffocation).
SUMBER : RESPIROLOGI DARMANTO

Kategori: Ragu
124. Kelopak mata jatuh, fvc < 80% retriksi
A. Instrinsik
B. Ekstrinsik
C. Campuran
D. Didapat
Jawab: Kelainan ventilasi dapat digambarkan oleh nilai FEV1 dan FVC. Nilai abnormal
dapat menggambarkan kelainan dasar fungsi paru. Melalui spirometer, bisa diketahui ga
ngguan obstruksi, sumbatan dan restriksi atau pengembangan paru. Klasifikasi kelainan
fungsi paru dapat dilihat sebagai berikut: (Castile, 2006).
a. Normal: FVC 80% nilai prediksi, FEV1/FVC 75% nilai prediksi
b. Gangguan Obstruksi : FEV1 < 80% nilai prediksi, FEV1/FVC < 70% nilai prediksi
c. Gangguan Restriksi : Kapasitas Vital (KV) < 80% nilai prediksi, FVC < 80% nilai
prediksi.
d. Gangguan Campuran : FVC < 80% nilai prediksi, FEV1/FVC < 75% nilai prediksi

125. Tn amir datang dengan keluhan batuk berdahak. Hemoptoe. Dokter mendiagnosis tn
amir tbc. Tn amir belum pernah mendapat pengobatan sebelumnya. Pengobatan yang
sesuai untuk kasus tn amir adalah .... (Tb paru kasus baru) a. Kategori 1
Pembahasan :
Pada kasus Tn. Amir termasuk tipe pasien kasus baru karena belumm pernah mendapat
pengobatan sebelumnya. Berdasarkan informasi tersebut, maka dilakukan pemberian
obat kategori 1. Pemberian obat disesuaikan dengan berat badan pasien, yaitu 4 tablet
RHZE (Rifampicin, Isoniazid, Pirazinamid, dan Etambutol) selama 56 hari (2 bulan),
lalu diikuti 4 tablet RH (Rifampicin, Isoniazid) 3x1 minggu selama 16 minggu (4
bulan).

Regina Astra Kirana (127-133)


Kategori: Yakin
127. Bapak bapak diadiagnosis CHF. Gambaran radiologi yg sesuaibpada kasus itu ... B. Pen
ingkatan corakan bronkovaskular dan perbesaran jantung kiri

Berdasarkan it dr.ysr tahun lalu-punya kating 2013


Bisa kita lihat imaging radiologi dari gambar CHF bahwa ventrikel kirinya membesar
dan paru-parunya hyperplasia edema.
Kategori: Yakin
128. Seorang anak perempuan 3 tahun, batuk 2 minggu hasil tes tuberculin 12 mm ayah posit
if tbc. Pengobatan apa yg diberikan?
Sumber dari IT dr. Yantjik tuberkulosis anak
Berdasarkan kasus merupakan kasus tb paru pasien baru.
Nah di slide it beliau. Nah darisana ada banyak combinasi apa yang digunakan.

Kategori: Yakin
129. Perawat setelah kontak dgn pasien positif flu burung h5n1 diberikan obat apa untuk pen
cegahan?
Sumber dari it acute pulmonary infecion 2 dr zen

Kategori: Yakin
130. Wanita 21 th, mengeluh adanya benjolan di leher, memiliki riwayat kontak dg penderita
tb...setelah di biopsi didapatkan gambaran lesi granulasi.... Diagnosis?
A. Tb paru bta +
B. B tb paru
C. C tb dg hiv
D. Limfadenitis tb ( TB KELENJAR )

kecelakaan, tiba tiba sesak nafas.


Sumber dari internet

131. Seorang laki laki kecelakaan, tiba tiba sesak nafas....kemungkinan diagnosis
A. Penumuthorac
B. Pneumonia
C. Empiema
132. Seorang anak perempuan umur 5 th dtg ke poliklinik brsm ibunya dgnkeluhan telinga sa
kit sejak 3 hr yg lalu. Pasien jg mengeluh demam, batuk, pilek sejak 1 minggy yg lalu. P
emeriksaan otoskopi membran timpani kanan dan kiri intek, hiperemis, sekret tidak dite
mukan. Rinoskopi anterior konka inferior ...., hiperemis, sekret di septum nasi. Pada oro
faring hiperemis di dinding faring posterior....... Apa faktor utama yg menyebabkan ker
usakan telinga?
A. Sekret di septum nasi
B. Hiperemis di dinding posterior orofaring
C. Sumbatan tuba eustachius
D. D sama e lupaa

Kategori: Yakin
133. Seorang laki2 dtg dg keluhan sesak. Pd pemeriksaan fisik kelopak mata jatuh dan FVC
< 80%. Retriksi jenis apa?
A. Instrinsik
B. Ekstrinsik
C. Campuran
D. Didapat
E. Didapat
Sumber dari it dr. Rouly Restrictive Pulmonary Disease

Kemala Andini (134-140)


Kategori: Tahu
134. Anak perempuan tahun 3, berat badan 11kg mengeluh sesak nafas , nafsu makan
menurun, keringat malam hari sejak 2 minggu lalu, berat badan sebelumnya 13 kg, Di
duga ayah menderita TbC dengan basil tahan asam dan sudah diberikan obat dari
puskemas. Diagnosis penyakit anak tersebut... TB Paru
Pembahasan: Diagnosis anak tersebut adalah TB Paru yang mungkin di tularkan dari
ayah ke si anak. Si anak juga mengalami penurunan nafsu makan dan berat badan yg
sebelumnya 13kg menjadi 11kg. Gejala lain menunjukkan si anak berkeringat
malam sejak 2 minggu lalu. Hal ini sudah menunjukkan si anak memiliki gejala
sistemik TB Paru.

Sumber: Werdhani, RA. PATOFISIOLOGI, DIAGNOSIS, DAN KLAFISIKASI


TUBERKULOSIS.
http://staff.ui.ac.id/system/files/users/retno.asti/material/patodiagklas.pdf

Kategori: Yakin
135. Kriteria pendarahan masif...
A. <200ml/hari
B. >200ml/hari
C. <600ml/hari
D. >600ml/hari
E. >1000ml/hari
Pembahasan:
Tabel 2. Klasifikasi Hemoptoe
Assessment

Amount of Blood Lost

Mild

< 5cc in 24 Hr

Moderate

5 - 600cc in 24 Hr

Massive

600cc in 24 Hr
100cc < 24 Hr to 1000cc over
several days
> 50cc in single expectoration

Sumber: https://www.scribd.com/doc/134482574/Hemoptisis-Masif

Kategori: Yakin
136. Nilai ambang batas debu asbestosis di udara...
A. 1 serabut/cm3/berat badan/8 jam
B. 2 serabut/cm3/berat badan/8 jam

C. 3 serabut/cm3/berat badan/8 jam


D. 4 serabut/cm3/berat badan/8 jam
E. 5 serabut/cm3/berat badan/8 jam
Pembahasan:

Sumber: IT Penyakit Paru Kerja dan Lingkungan DIA, slide 20 dan http:/
/web.ipb.ac.id/~tml_atsp/test/SNI%2019-0232-2005.pdf
Kategori: Tidak tahu
137. Seorang laki-laki sesak napas, pemeriksaan fisis ditemukan kelopak mata jatuh, fvc<80
%. Kelainan restriktif jenis apa?
A. Ekstrinstik
B. Instrinstik
C. Campuran
D. Didapat
E. Didapat
138. Anak prempuan, 5 tahun, datang dengan kelainan telinga sejak 5 hari yang lalu. Batuk,
demam dan pilek sejak 1 minggu yang lalu. Pemeriksaan telinga kanan dan kiri intak, hi
peremis, tidak ada sekret di liang telinga. Pemeriksaan rhinoskopi anterior: konka infer
ior edema, hiperemis, sekret di kanan dan kiri septum nasi. Farmakologi untuk kasu
s ini?
A. Dekongestan
B. Anti inflamasi

C. Mukolitik
D. Antibiotik
E. Steroid
Kategori: Yakin
139. Pasien batuk dan sesak napas. Bekerja d pabrik senjata. Diagnosis...
A. asbestosis
B. silikosis
C. berylliosis
D. coal worker
E. black lung
Jawab:

Sumber: IT Penyakit Paru Kerja dan Lingkungan DIA, slide 32


Kategori: Tahu
140. Pasien efusi pleura sebelah kiri. Cara melakukan radiologi foto thorax....
A. ap dan lateral
B. pa dan LLD
C. pa dan RLD
Pembahasan: Pada efusi pleura, cara melakukan radiologi foto thorax adalah dengan fot
o berdisi (PA) dan foto lateral dekubitus kanan

Gambar 1,2 = PA dan Lateral Dekubitus Kanan


Sumber: Respirologi Darmanto, halaman 88, IT Radio Imaging of Pulmonary Disease
s FAI, slide 4,7
Melva Yohana Sianipar (141-147)
Kategori : Yakin
141. Seorang pasien menderita batuk, telah minum obat dan berobat kedokter tapi tidak semb
uh sembuh, pasien juga menderita hipertensi dan mengonsumsi lisinopril. Apa sebaikny
a yang di lakukan pada pasien?
a. Menghentikan atau mengganti obat lisinopril
Pembahasan:
Lisinopril adalah salah satu golongan obat Ace inhibitor yang merupakan turunan dari l
isin enalaprilat.
Efek samping umum bagi semua Ace inhibitor adalah : gagal ginjal akut( terutama pada
pasien dengan stenosis arteri renalis bilateral atau stenosis arteri renalis ginjal tunggal),
hiperkalemia, batuk kering yang kadang disertai mengi, dan angiodema.
Jadi kemungkinan pasien ini menderita batuk yang tidak sembuh sembuh karena konsu
msi obat ace inhibitor yang efek sampingnya juga batuk kering , jadi sebaiknya menghe
ntikan atau ganti dengan obat antihipertensi yang lain ...
Sumber : Buku Farmakologi Katzung Vol 1 halaman 205

Kategori : Yakin
142. Penyebab batuk pada kasus diatas adalah?
A. Efek samping linapril
Pembahasan : Kayaknya masih berhubungan sama soal diatas deh yaa( no. 141) kasusn
ya efek samping Lisinopril bisa menyebabkan batuk.
Sumber : Buku Farmakologi Katzung Vol 1 halaman 205

143. Kasus seorang anak ayahnya penderita tb positif. Dari hasil anamnesis anak itu demam
batuk bla bla. Hasil tuberkulin anak itu positif. Soal
1) Apa tatalaksana yang harus diberikan?
2) Apa pencegahan yang harus dilakukan pada anak ini? Pilihannnya sama2 obat yg ha
rus dipakai
Pembahasan : untuk tatalaksana digunakan OAT Kategori 1 dan untuk pencegahan digu

nakan profilaksis isoniazid 6 bln


A. Isoniazid
B. Isoniazid rifampisin
C. isoniazid rifampicin pirazinamid
D. Isoniazid rifampisin pirazinamid ethambutol
E. Isoniazid rifampisin pirazinamid ethambutol streptomisin

Kategori : Ragu
144. Kasus anak 10 th ada riwayat atopi dg wheezing ekspiratori, retraksi intrakostal dan sub
kostal
1) Diagnosis? Croup
2) Penatalaksanaan awal?
3) 3 obat yg harus ada?
4) 4 penatalaksanaan suportif
Pembahasan :ada riwayat atopi dengan retraksi intrakostal kemungkinan diagnosis Cro
up.

TATALAKSANA

Sumber : IT acute respiratory infection.

Kategori : Ragu
145. Anak umur 9 bulan dg retraksi intrakostal dan subkostal dan wheezing ekspetorial
Diagnosis kasus?
Pembahasan : Bronchiolitis

Sumber : IT Acute Respiratory Infection slide 28

Kategori: Sama seperti soal nomor 143


146. Anak 12 tahun dg batuk dan penurunan berat badan. Bapaknya bta positif aktif dan dika
sih obat.
1) Pentalaksanaan utk pasien?
2) Preventif?
3) Diagnosis?

147. 3 kasus mr.x, y, z. Dengan penyakit penumonia, dll. Itu masuk penyakit restriktif apa?
Pembahasan : Pneumonia adalah acute pulmonary infection pada parenkim paru.

Sumber : IT dr. Rou slide 41.

Sumber : IT dr. Zen slide 11


Rati Amira Lekabreda (148-154)
148. Skenario bapaknya batuk karena lisonopril.
Jawab:

ACE INHIBITOR merupakan obat anti hipertensi yang dapat menyebabkan efek
samping berupa batuk kering karena terbentuknya zat bradikinin
1) Diagnosisnya?
Bapak tua tersebut menderita hipertensi yang diberikan terapi medikamentosa
berupa pemberian obat golongan ACE inhibitor (Lisinopril)
2) Apa yg harus dilakukan? Ganti obatnya biasanya ACE inhibitor diganti dengan
ARB (angiotensin reseptor blocker) seperti losartan, valsartan, dsb., atau dengan
obat lainnya yang sesuai indikasi.

Sumber:http://www.alodokter.com/lisinopril http://jantungsehat.web.id/?p=367

Oleh: dr.

Bagus H. Kuncahyo

149. Pemeriksaan pasti utk mendiagnosis tb? Pemeriksaan sputum /pemeriksaan BTA
(Ziehl Neelsen)

150. Skenario bapaknua batuk karena lisonopril.


A. Diagnosisnya?
B. Apa yg harus dilakukan? Ganti obatnya
Jawab: sama seperti yang normor 148

151. Pemeriksaan pasti utk mendiagnosis tb? Pemeriksaan sputum(sama seperti no.149)

152. Orangnya sakit tlinga. Ada hiperemis d tlinga tengah. Ga ad pusnya. Trus
konkaoedema. Apa stadium dari omany?
a. A.oklusi tuba retraksi M. Timpani (MT), otalgia, pdengaran menurun, MT pucat
b. Hiperemis
c. Supurasi ada pus, ada bulging, edema hebat, demam, muntah, kejang, vertigo
d. Preforasi MT perforasi (robek), otorea (cairan yang keluar dr liang telinga dan
berbau busuk)
Jawab:
Karena manifestasi klinis dari OMA satdium hiperemis adalah:
1. Hiperemis membran timpani
2. Edema membran timpani
3. Otalgia (nyeri telinga)
4. Pendengaran menurun

153. Apa obatnya untuk orang itu?


A. Denkogestan
Jawab:
Tatalaksana pada stadium hiperemis adalah:

Dekongestan

Antibiotik empirik minimal 7 hari ampisilin, amoksisilin, penicilin,

kombinasi trimetroprim dan sulfametoksazol, dsb.

Analgesik

Sumber: Kapita Selekta Kedokteran I


154. Cerita: anak 10 tahun berat30 kg. Dtg dgn keluhan batuk pilek sejak tiga hari. Satu hari
lalu keluhan menjadi jadi disertai sesak nafas. Sejak bayi ada riwayat atopi dermatitis.
Pemfis napas cuping hidung, retraksi interkostal dan subkostal, saturasi oksigen
Jawab: Kemungkinan ASMA
Pada asma gejala yang dapat timbul berupa batuk, sesak, wheezing, ekspirasi
memanjang. Tanda alergi: > dematitis atopik, rinitis alergi > allergic shiners,
geographic tongue
Sumber: Asma bronchiale -YUS

Nyimas Shafira (155-161)


155. Mr.x 60thn merokok sudah 40thn, berhenti merokok 1thn terakhir karena batuk dan ses
ak. penyakit obstruksi yg dialami mr.x?
a. emfisema, bronkitis kronik dan penyakit saluran napas perifer
jawab:
obstruksi : gangguan ekspirasi memanjang, saluran napas bawah
restriksi : gangguan inhalasi, saluran napas atas
156. seorang ... menderita batuk sejak 3minggu, dengan dahak dan bercak darah, sesak napas
, dan nafsu makan menurun. dulu pernah makan OAT sudah 2 minggu tapi berhenti kar
ena gejala sudah berkurang. tipe penderita?
a. kasus baru
b. kasus lalai
c. kasus kambuh
157. Penyebaran tuberculosis melewati apa ? Airborne
90 % melalui inhalasi droplet nuclei penderita tuberculosis -> TB paru
Inokulasi langsung melalui kulit -> TB kulit
Susu yang tidak disterilkan -> pada Mycobacterium Bovis
Sumber : IPDL FKUI Jilid 1 Ba Tuberculosis
158. Bakteri yg menginfeksi tb ?
Kebanyakan Mycobacterium Tuberculosis. Kuman TB diklasifikasikan menjadi 5
- M. Tubrculosis

Varian asia
Varian afrika I
Varian afrika II
M. Bovis
Sumber = IPDL FKUI Jilid 1 bab Tuberculosis

159. Seorang wanita usia 30 tahun, hamil 16 minggu mengeluh batuk kering disertai sesak n
afas, dan nafsu makan menurun. Hasil BTA ++/++/++. Belum pernah menderita tb. Oba
t?
A. Kategori 1
B. kategori 2
C. Lini kedua
D. Ditunda sampai os melahirkan
E. MDR Tb
Jawab:
pengobatan
TB pada umumnya. Hanya saja, streptomisin TIDAK BOlEH diberikan karena
dapat menyebabkan cacat bawaan pada janin.
orang pengawas
minum obat (PMO) yang dapat memantau dan mendorong kepatuhan pasien
berobat.

BTA negatif foto toraks positif), ibu diberikan rifampisin, INH, pirazinamid, dan
etambutol setiap hari selama 2 bulan, dilanjutkan rifampisin dan INH 3 kali
seminggu (intermiten) selama 4 bulan. Dosis yang diberikan adalah sebagai
berikut.
INH

dosis 5 mg/kgBB/hari (untuk pemberian setiap hari) atau 10 mg/kgBB/hari

(untuk pemberian 3 kali seminggu); maksimum 300 mg/hari


Rifampisin

10 mg/kgBB/hari; maksimum 600 mg/hari

Pirazinamid
Etambutol

25 mg/kgBB/hari; maksimum 2000 mg/hari

15 mg/kgBB

Sumber : http://www.edukia.org/web/kbibu/7-5-3-tuberkulosis/

160. Seorang pria datang ke puskesmas dengan keluhan wheezing di basal paru. Dokter mem
utuskan melakukan pemeriksaan dengan fleksibel brokoskopi. Apa kelebihan fleksibel
bronkospi dari rigit broskoskopi :
a. Lapangan padang lebih luas
b. Harganya lebih murah.
c. Dapat digunakan untuk mengangkat benda yng tersumbat dlm paru
d. Dapat dinggunakan untuk bronkus
e. Dapat di gunakan untuk melihan saluran napas dari hidung sampai bronkus
fleksibel fibiroptc broncoscopy yang bersifat lentur yang dapat mencapai percabanga
n bronkus yang lebih perifer
161. Seorang pria 40 tahun bekerja di badan lembaga laboratorium RSMH. 8 hari yng lalu ia
melakukan swab tenggorok pada pasien yng dicurigai avian influenza. Hasil nya memp
erlihatkan peningkatan 4 x peningkatan titer imunitas pada H5. batasan pada kasus, apa
peran pasien?
a. Kasus dalam penelitian
b. Kasus sufektif
c. Kasus probable
d. Kasus confirm
e. Kasus definit
Jawab:

IT ZEN Acute Pulmonary Infection

Eka Yulizar (162-168)


162. Trauma bisa dari benda tumpul maupun benda tajam. Bagaimana gambaran radiologisn
ya... (Pilihannya lupa)
Jawaban :

Kategori: Yakin
163. Ukuran ambang dari asbes brp? (Pilihannya lupa)
o Jawaban : 2 serabut/3cm/bb/8jam
Sumber : http://repository.usu.ac.id
Kategori: Yakin
164. Apa reseptor pada perifer? Jawabannyo carotid bodies
Kategori: Yakin
165. Seorang bapa bekerja di pabrik senjata. Apa diagnosis?
A. Asbesitosis
B. Silikosis
C. Berylliosis
Penjelasan : ..beberapa senjata juga yang tebuat dari asbes. Seseorang yang terpapar
debu asbes dalam jangka panjang akan menyebabkan asbesitosis
Kategori: Yakin
166. ke puskes, Leukosit 8000 blablabla intinya didiagnosis influenza, maka dikasih :
A. Oseltamivir
B. Zanamivir
C. Rujuk ke rumah sakit
Penjelasan : oseltamivir dan zanamivir adalah inhibitor neuraminidase antivirus yang di
gunakan untuk kemoprofilaksis dan pengobatan influenza A dan B.
Sumber : www.medscape.com

167. Seorang anak ..tahun berat badan 11kg datang dengan keluhan batuk tidak berdahak sel
ama 3 minggu. berat sebepumnya 13kg. setelah dilakukan tuberkulin test didapat kan ha
sil 12mm. ayah anak tersebut menderita tbc.
Jawab: Untuk soal ini, mungkin ditanya diagnosisnya apa, dan jawabannya pastinya TB
C..
Kategori: Yakin
168. Berapa lama pemberian obat yang diberikan kepada anak tersebut?
a. 2 bulan
b. 6 bulan
c. 8 bulan
d. 12 bulan
Penjelasan : pengobatan TBC pada anak dengan kombinasi 3-4 macam obat TB memb
utuhkan waktu 6 bulan.
Annisa Nabila A.S (169-176)
169. Obat apa saja yang diberikan pada anak tersebut?
a. INH
b. INH, Pirazinamid,
c. INH, Rimfapisin, Pirazinamid
d. INH, Pirazinamid, Rimfapisin, Etambutol
e. INH, Pirazinamid, Rimfapisin, Etambutol, Atreptomisin
Pembahasan : Tuberculosis in Pediatric- YTJ

170. Bagaimana tatalaksana pada kasus?


a. R.... (tetes telingo)
b. Anti inflamasi
c. Antibiotik

171. Ibu membawa anaknya dengan keluhan sakit telinga 3 hari. Ditemukan granul pada
faring, hidung hiperemis, banyak sekret, konka inferior hipertrofi, pada telinga terlihat
membran timfani hiperemis, intak, menonjol keluar, dan tidak ada sekret.

172. Apa diagnosis pada kasus?


a. Otitis media akut hiperemis
b. Otitis media akut supuratif
c. Otitis media akut perforasi
d. Otitis media adesiva
Pembahasan :
Maksudnya di soal itu cirinya ada sekret atau ngga ada yaa?

Pada Kapita Selekta

Oklusi tuba : Retraksi membran timpani, membran timpani normal/ keruh pucat,
telinga terasa penuh, otalgia, pendengaran menurun.

Hiperemis : Membran timpani hiperemis sebagian, edema membran timpani, telinga


terasa penuh, otalgia, pendengaran menurun

Supurasi : Edema hebat pada mukosa telinga tengah, sekret berupa eksudat purulen,
membran timpani menonjol kearah luar, otalgia berat, demam, muntah, gelisah,
diare, kejang, vertigo, paralisis saraf fasialis, pembengkakan area postauricular

Perforasi : Otorea, demam turun, keadaan umum tenang

Resolusi : Otorea berkugang kering

173. Amir didiagnosis TB, belum mendapatkan terapi OAT sebelumnya. Jenis terapinya ..
a. Kategori 1
b. Kategori 2
c. Kategori 3
d. Antibiotik 14 hari
e. Sesuai dengan kuman
Pembahasan :
Pada IT Chronic Pulmonary Infection- ZEN

174. Pada efusi pleura kiri posisi photo rontgen adalah....


a. PA dan AP
b. PA dan LLD
c. PA dam RLD
d. AP dan RLD
e. AP dan Lateral

Pembahasan : Pada Buku Respirologi ECG halaman 178-179 Jika pada foto PA efusi
pleura tampak tidak jelas, dapat dilakukan foto lateral dekubitus- PA dan LD

175. FVC <80% kelainan paru apa? Intrinsik atau Ekstrinsik

176. Pneumonia, TB, tumor itu kelainan apa?


a. Parenkim paru
b. Kediaman dinding dada
c. Efusi pleura
d. Neuromuskular