Anda di halaman 1dari 17

DASAR-DASAR

PHANTOM

A. MELAKUKAN
ANAMNESA
Tanya keluhan pasien
Riwayat kehamilan
yang lalu atau obstetrik
Tanya keluhan

Penyerta

Riwayat penyakit yang

diderita
Tanya riwayat haid
Riwayat ANC

Riwayat pernikahan
Riwayat KB
2

B. Pemeriksaan Fisik
Umum
Keadaan fisik umum
Tanda vital
Konjungtiva palpebra
Toraks Jantung, Paru-paru
Abdomen Membujur, membuncit, massa lain?
Extremitas
3

Pemeriksaan
panggul luar
C. PEMERIKSAAN FISIK
OBSTETRIK
5.

Pemeriksaan Leopold:
1. Leopold I
2. Leopold II
3. Leopold III
4. Leopold IV
.Pemeriksaan DJJ

a)

b)

1. Punctum maksimum
2. 5 detik pertama, ketiga,

kelima
.Pemeriksaan HIS
1. Belum ada
2. Positif jarang
3. HIS adekuat: 5-6 (45-60)
4. Pemeriksaan panggul luar

c)

Pintu atas panggul (PAP)


Promontorium tidak
teraba
Linea inominata teraba
/ 1/3
Pintu tengah panggul (PTP)
Dinding samping pelvis
sejajar
Kelengkungan sacrum
cukup
Spina ischiadica tidak
menonjol
Pintu bawah panggul
Arcus pubis >90
Mobilitas os cocygius
cukup

D. MENENTUKAN
DIAGNOSIS
6. Jumlah anak .

1. Gravida .
7. Keadaan anak hidup

2. Para .
3. Abortus .
4. Umur ibu .
5. Umur kehamilan .

atau mati .
8. Presentasi .
9. Tentukan inpartu yang

belum, kala I/II/III .


10. Keadaan patologis .
5

E. MENENTUKAN SIKAP/TINDAKAN
1. Tunggu dan evaluasi
a) Lama menunggu sesuai partograf (4 jam)
b) Lama menunggu sesuai Kurva Friedman untuk
mencapai pembukaan lengkap
Primi : T = (9 N) x + 1 jam
Multi : T = (9 N) x + jam
Keterangan: T = Waktu tunggu
N = Pembukaan (cm), N >3 cm
Lama Kala I rata-rata:
Primi 13,5 jam (8,6 jam fase laten + 4,9 jam fase aktif)
Multi 7,5 jam (5,3 jam fase laten + 2,2 jam fase aktif)
6

E. MENENTUKAN SIKAP/TINDAKAN
2. VT (Vaginal

Toucher)
a) Harus dilakukan

atas indikasi yang


tepat karena:
. Risiko infeksi
. Tidak nyaman
. Tidak selalu
memberi informasi
yang lebih baik

Indikasi VT

b)

1) Dalam kehamilan

Primi 3 minggu
kepala belum
masuk PAP (multi)
b. Riwayat obstetri
jelek
a.

E. MENENTUKAN SIKAP/TINDAKAN
2. VT (Vaginal Toucher)
a) Harus dilakukan atas indikasi yang tepat karena:
b) Indikasi VT:
1.

2.

Dalam kehamilan
a)
Primi 3 minggu kepala belum masuk PAP (Multi)
b)
Riwayat obstetri jelek
c)
Pemeriksaan luar tidak jelas
Dalam persalinan
a)
Kelainan letak
b)
KK pecah kepala masih tinggi
c)
Pemeriksaan luar tidak jelas
d)
Akan mengambil tindakan
e)
Partus tidak berjalan sebagaimana diharapkan
8

E. MENENTUKAN SIKAP/TINDAKAN
Yang dinilai sewaktu VT:

3.
a)
b)

c)
d)
e)

f)

g)
1)
2)
3)
4)

Vagina
Jaringan otot vagina
dan sekitarnya
Serviks
Kulit ketuban
Presentasi,
penurunan/stasion
Titik penunjuk (point of
direction)
Ukuran panggul dalam
PAP
PTP
PBP
VU/rektum

Indikasi VT: vulva dan


introitus vagina tidak
ada infeksi, teknik
aseptik dan antiseptik
Kontraindikasi VT:
plasenta previa,
pasien dengan
kemungkinan besar
akan dilakukan seksio
9

E. MENENTUKAN SIKAP/TINDAKAN
4.

3.

Turunnya bagian bawah janin:


a)
Bidang Hodge I, II, III, IV
b)
Stasion (pelvis station)
c)
Bidang-bidang di bawah
stasion

Pimpin mengejan
Cara:
a) Pimpin mengejan saat ada HIS
b) Setelah subocciput di bawah
simfisis jangan mengejan
Lama:
a) Primi 1 jam, maksimal 2,5 jam
b) Multi 30 menit, maksimal 1 jam
c) Bila selama memimpin
persalinan ada indikasi
mengakhiri persalinan, pimpinan
persalinan harus dihentikan

4. Akhiri persalinan
a) Indikasi ibu
1) Ruptur uteri iminens (RUI)
2) Ibu kelelahan
b) Indikasi anak
1) Fetal distress (DJJ<100
atau >160, dll)
2) Tali pusat membumbung
pada letak kepala
3) Coumpun presentation
4) Letak dahi, letak muka
dagu belakang
10

E. MENENTUKAN SIKAP/TINDAKAN
5) Transverse arrest:

pembukaan lengkap, sutura


sagitalis melintang, kepala
turun Hodge III+, dipimpin
mengejan 1 jam tetap
melintang
6) Deep Transverse Arrest:
pembukaan lengkap, sutura
sagitalis melintang, kepala H
III+, telah dipimpin mengejan
1 jam tetap melintang
7) Presentation occiput posterior
directa (POPD): pembukaan
lengkap, kepala masih di atas
PAP, UUK di posterior

8) Presenation occiput anterior

directa (POAD): pembukaan


lengkap, kepala masih di
atas PAP, UUK di posterior
9) Posisio occipitalis posterior
persisten: kepala di dasar
panggul, UUK di belakang
dasar panggul, dipimpin
mengejan 1 jam tidak lahir
10) Occiput transverse Position:
kepala di dasar panggul
UUK melintang, dipimpin
mengejan 1 jam tidak lahir
11

E. MENENTUKAN SIKAP/TINDAKAN
Indikasi waktu

c)
1)

2)

3)

4)

5)

Partus tak maju: tidak ada kemajuan kala I pada waktu yang
ditentukan
Partus macet: tidak ada kemajuan kala II pada waktu yang
ditentukan
Partus lama: partus >18 jam (WHO) atau >24 jam (beberapa
kepustakaan)
Indikasi pinard: letak belakang kepala, pembukaan lengkap UUK di
bawah simfisis (kepala di dasar panggul), 2 jam
Macam-macam bentuk pengakhiran persalinan:
a)
Pervaginam, ekstraksi bokong dan kaki, versi ekstraksi, ekstraksi
forcep/vacum, embriotomi
b)
Perabdominal, Section Caesaria

Penentuan/pemilihan cara pengakhiran persalinan harus


syarat dan kontraindikasi

memperhatikan

12

E. MENENTUKAN SIKAP/TINDAKAN
5. Ambil tindakan:
a) Pecah kulit ketuban

c.

d.

Indikasi

1)
a.

b.

c.

d.

2)
a.
b.

Indikasi partus
(menimbulkan HIS)
Memperbaiki HIS
(pembukaan >6 jam)
Masuk kala II (akan dipimpin
menejan)
Akan melakukan tindakan
obstetrik (forcep esktraksi,
versi ekstraksi, vacum
ekstraksi dan lain-lain)
Teknik memecah ketuban
Penderita Litotomi
Vulva toilet, operator siap
secara aseptik

e.

f.

g.

Tangan kanan masuk ke jalan


lahir antara KK dan jalan lahir
Pegang koucher dengan
tangan kiri menghadap ke
dalam
Tunggu sampai ada HIS,
ujung runcing koucher dibalik
dan ditusukkan pada KK
sehingga KK pecah dan keluar
dari tuban, dinilai jumlah,
warna, bau dan
kekeruhannya
kouher dikeluarkan dengan
ujung runcing menghadap ke
dalam menyusur tangan
kanan
VT untuk menilai adalkah
penumbungan
13

E. MENENTUKAN SIKAP/TINDAKAN
b) Provilaksis pinard

penurunan kaki pada letak sungsang dengan tujuan


untuk mempermudah persalinan, misalnya pada ibu
asma, decomp cordis, eklamsia, dan lain-lain
Syarat-syarat:
1)
2)

3)

Pembukaan 4 cm atau 2 jari


Keuntungan: bila sewaktu-waktu diperlukan pengakhiran
persalinan/peringanan kala II akan lebih mudah dilakukan
Kerugian: dengan presentasi kaki akan sulit mencapai
pembukaan sempurna, kemungkinan infeksi, menyebabkan
rangsangan pada janin seperti kemungkinan aspirasi cairan
amnion sehingga janin lahir dengan apgar score rendah

14

E. MENENTUKAN SIKAP/TINDAKAN
c)

Peringan kala II
1)
Indikasi:
keadaan-keadaan yang
dapat membahayakan
ibu bila ibu mengejan:
a.
Decompensasio cordis
b.
Preeklamsia/Eklamsia
c.
Asma bronchiale
d.
Bekas SC
2)
Macam tindakan
a.
Forsceps Extracti
b.
Vaccum extracti
c.
Ekstraksi bokong/kaki
d.
Versi ekstraksi

d)

Perbaikan HIS
Dimulai dari yang teringan
1)
Kosongkan VU, rectum,
penderita disuruh berjalanjalan
2)
Pech KK (bila pembukaan >6
cm)
3)
Oksitosin drip 5 U dalam 500
cc dextrose 5% mulai 8 tetes
dinaikkan 4 tetes setiap 15
menit sampai HIS adekuat,
maks 40 tetes per menit
HIS yang adekuat:
1) Kekuatan kontraksi
sedemikian hinga bagian
janin tak teraba waktu HIS
15

E. MENENTUKAN SIKAP/TINDAKAN
2)

3)

e)

Frekuensi dan lamanya:


a)
Kala I awal (fase laten): 6-7 (23-30)
b)
Kala I akhir/kala II: 2-3 (40-60)
Relaksasi cukup

Versi luar
Lihat bagian versi

16

TERIMA KASIH

17