Anda di halaman 1dari 2

HUBUNGAN ILMU DENGAN PERADABAN MANUSIA

Oleh:
Rifki Hubaib

Ilmu merupakan salah satu hasil budaya manusia dimana lebih mengutamakan
kuantitas yang objektif dan mengesampingkan kuantitas subjektif yang berhubungan dengan
hasrat personal. Dengan ilmu, manusia tidak akan mementingkan dirinya sendiri. Sekalipun
kebenaran ilmu tidak pernah mencapai kebenaran mutlak Ilmu dengan batas-batas tertentu
telah banyak membantu manusia dalam mencapai tujuan hidup dan kehidupannya, yaitu
kehidupan yang lebih baik. Dengan keterbatasannya ilmu membantu kehidupan dan
kepentingan manusia didunia. Sesuai dengan bidang masing-masing.
Ilmu juga merupakan eliminater dan perubah kebudayaan manusia karena dengan
ilmu, manusia dapat pegangan terhadap kehidupannya, menentukan mana yang baik dan
buruk, bermanfaat dan tidak bermanfaat. Pada dasarnya perkembangan ilmu dan teknologi
semata-mata untuk meningkatkan kesejahteraan hidup umat manusia.
Peradaban merupakan manifestasi ilmu terapan dan teknologi. Peradaban meliputi
semua pengalaman praktis yang diwarisi dari generasi kegenerasi lain. Peradaban
berkembang dalam bidang kimia, fisika, kedokteran,ekonomi, politik praktis, astronomi, fiqih
dan semua yang berkaitan dengan penggunaan ilmu terapan dan teknologi. Semakin tinggi
peradaban yang dimiliki manusia, semakin tinggi pula penggunaan ilmu terapan dan
teknologi dalam kehidupan manusia. Sebagai contoh berkembangnya ilmu astronomi, yang
dahulu manusia hanya dapat melihat matahari, bulan dan benda-benda langit lainnya di bumi.
Dengan berkembangnya ilmu, telah membawa membangun peradaban baruyang lebih maju
yaitu manusia sudah dapat menginjakkan kaki di bulan maupun benda-benda langit lainnya.
Masyarakat yang berperdaban dan berkembang memiliki arti masyarakat yang selalu berfikir
untuk maju dan menghasilkan ilmu-ilmu baru yang dapat memudahkan dan membantu
manusia dalam memecahkan permasalahan kehidupan. Sehingga dapat diartikan ilmu sebagai
pendorong peradaban manusiake arah yang lebih baik. Ibnu Khaldun menjelaskan Ilmu hanya
dapat maju apabila masyarakat berkembang dan berperadaban. Salah satu bukti hubungan
perkembangan ilmu dengan peradaban adalah sebuah pohon ilmu. Dimana setiap dari
bagiannya memiliki filsafat tentang ilmu pengetahuan.

Akar : Filsafat
Batang: Ilmu Alam dan Ilmu Sosial
Ranting: Merupakan cabang-cabang dari ilmu alam dan ilmu sosial
Akar pohon ilmu adalah filsafat, adapun batang pohon ilmu terdiri dari dua kelompok
yaitu filsafat alam dan filsafat moral. Filsafat alam kemudian berkembang menjadi rumpun
ilmu-ilmu alam. Ilmu-ilmu alam membagi diri kepada dua kelompok lagi yaitu ilmu alam dan
ilmu hayat. Filsafat moral yang kemudian berkembang kedalam cabang-cabang ilmu sosial.
Setiap dari cabang kemudian membentuk ranting-ranting baru seperti fisika berkembang
menjadi cahaya, hidrodinamika, bunyi, panas, kelistrikan, magnetisme, kimia fisik, dan fisika
nuklir.
Sedangkan filsafat moral bersemi menjadi ranting-ranting seperti, antropologi budaya,
kesusastraan, teologi, sejarah, manajemen, statistik, pengetahuan hukum,antropologi sosial,
sosiologi, komunikasi, sosiologi hukum, ekonomi, demografi, politik dan psikologi.