Anda di halaman 1dari 10

A Trial of Treatment for

Acute Ottorhea in
Children with
Tympanostomy Tubes
Mariska Vanessa Cambey
0961050182
JOURNAL READING

PENDAHULUAN

Tympanoplasty tubes ?

Ottorhea ?

LATAR BELAKANG
Merupakan tindakan operasi yang paling
sering dilakukan pada anak
Pedoman terapi terbaru untuk ottorhea akut
pada pasien anak dengan tindakan
tympanoplastomy tubes menggunakan
penelitian berbasis bukti dengan
membandingkan keberhasilan antibiotik oral
dengan antibiotik topikal serta tanpa terapi
pada golongan pasien tertentu

METODE
Open label
Pragmatic
Randomized Controlled Trial

METODE (1)
Pasien umur 1 1o tahun dengan gejala
otorrhea pasca tympanoplasty tubes yang
datang pada kontrol setelah 1 minggu pasca
operasi.
Perekrutan pasien untuk uji coba ini
dilakukan dari Juni 2009 hingga Mei 2010

METODE (2)

Pada penilaian dasar, penguji memberikan


informasi yang jelas pada pasien tentang
prosedur uji coba, membuktikan benar adanya
ottorhea pada pasien dengan otoscop sebelum
dilakukan uji coba, mengambil sample ottorhea
pasien untuk kultur bakteri serta meminta orang
tua pasien untuk mengisi kuisoner yang dapat
mengukur kualitas hidup sang anak.

METODE (3)
Penilaian pada uji coba ini dibagi pada 3 kelompok uji
coba, yaitu :

Hydrocortisone bacitracin colistin ear drops


Bacicoline-B (daleco pharma) dengan aturan pakai 3 x 5
tetes/hari selama 7 hari pada telinga yang keluar ottorhea
maupun tidak
Amoxicillin clavulanate suspensi syrup
Dengan dosis 30mg amoxicillin dan 75mg asam
clavulanate per kg bb dibagi dalam 3 kali pemberian
selama 7 hari
Pantau keadaan tanpa terapi apapun selama 2 minggu

RESULT

RESULT (1)
Primary Analysis

Setelah 2 minggu keluhan dan terapi selama 1 minggu


didapatkan 4% pasien masih mengalami ottorhea
dengan terapi topikal sedangkan pada terapi oral
didapatkan 44% pasien masih mengalami ottorhea pada
minggu kedua

Secondary Analysis

Didapatkan 45 % pasien masih mengalami ottorhea


pada kelompok tanpa terapi dan hanya dipantau.
Perbedaan keberhasilannya terapi oral hanya berbeda
sedikit dan tidak signifikan. Sehingga disarankan untuk
tidak menggunakan terapi ini karena tidak adekuat.