Anda di halaman 1dari 2

Rencana Studi

Sejak SMA, saya telah menyukai mata pelajaran eksakta seperti Matematika, Fisika, Kimia, dan
Biologi. Karena mata pelajaran tersebut merupakan mata pelajaran yang mudah dipahami dan
tidak perlu menghabiskan banyak waktu untuk menghafal seperti mata pelajaran lain. Setelah
tamat SMA, saya melanjutkan kuliah di Universitas Sumatera Utara dan mengambil jurusan
Teknik Kimia. Saya memilih jurusan tersebut atas dasar saya menyukai pelajaran eksak serta
berkeinginan untuk bekerja di sektor industri.

Ketika kuliah, saya menjadi tertarik dengan mata kuliah di bidang lingkungan hidup dan
pengolahan limbah cair karena terinspirasi oleh kuliah dosen saya yang menyebutkan bahwa
limbah industri disebut waste hanya karena ketidakmampuan kita untuk mengolahnya menjadi
renewable. Saya pun mengambil penelitian yang berjudul Efektivitas Penggunaan Ampas
Teh Menjadi Adsorben Dalam Pengolahan Limbah Cair. Walaupun hasil efektivitas ampas teh
tidak terlalu baik, namun penelitian tersebut menjadi bukti bahwa waste tetap dapat diolah
menjadi bermanfaat walaupun hasilnya belum begitu menjanjikan.

Indonesia sendiri merupakan negara yang memiliki banyak industri dengan beranekaragam
limbah dan tentu saja pengolahannya juga bakal berbeda beda. Masalah masalah pengolahan
limbah tersebut membuat Indonesia membutuhkan tenaga ahli yang handal dalam pengolahan
limbah cair industri tersebut. Karena kerugian yang ditimbulkan dari kelalaian pengolahan
limbah industri sangat besar seperti yang terjadi di Sidoarjo, dan masyarakat yang menjadi
korban.

Hal tersebut mendorong saya untuk melanjutkan studi S-2 (Master) di University of Sydney di
Australia dengan mengambil jurusan Chemical & Biomolecular Engineering. Program studi
tersebut berlangsung selama 1,5 tahun dengan total 72 Credit Points dan bersifat Coursework.
Kuliah ini dibagi menjadi 24 CP mata kuliah wajib, 36 mata kuliah spesialis, dan 12 mata kuliah
riset. Di mata kuliah spesialis, saya sendiri akan mengambil mata kuliah :

Wastewater Engineering

Advanced Wastewater Engineeering

Renewable Energy

Green Energy

Nanotechnology in Chemical Engineering

Process System Engineering

Mata kuliah Wastewater dan Advanced Wastewater Engieering merupakan mata kuliah favorit
saya yang dapat diaplikasikan ke Indonesia karena akan memberikan keahlian kepada saya
dalam manajemen dan teknologi pengolahan limbah cair dari berbagai sudut pandang, seperti
ekonomis. Selain itu, dengan mata kuliah Renewable Energy, akan memberikan keahlian di
sektor energi dari renewable sources dan biofuel. Mata kuliah tersebut juga memberikan efek
efek power plant tersebut terhadap lingkungan sekitar. Selain itu, mata kuliah Green Engineering
juga memberikan keahlian dalam memanfaatkan eco-technology untuk efisiensi energi, namun
tidak menimbulkan efek negatif pada lingkungan. Inovasi inovasi teknologi dari Australia
tersebut tentu akan sangat memberikan bermanfaat bagi Indonesia. Mata kuliah Nanotechnology
akan memberikan dimensi baru dalam penggunaan teknologi nano dalam pengolahan limbah,
serta Process System Engineering akan memberikan kemampuan mempelajari simulasi, desain,
optimasi proses dalam suatu sistem.

Di akhir mata kuliah, saya diwajibkan untuk mengambil research unit. Saya tentu saja akan
mengambil riset di bidang Wastewater ataupun Renewable sehingga hasil dari riset tersebut
dapat memberikan manfaat bagi pengolahan limbah industri di Indonesia. Dan tentu saja, riset
tersebut akan sejalan dengan mata kuliah di University of Sydney yaitu Wastewater Engineering
dan Renewable Energy.

Reputasi University of Sydney juga sangat bagus di Australia dan dunia. University of Austrlia
menempati Top 50 secara overall dan di bidang Engineering and Technology. Selain itu,
University of Sydney merupakan salah satu universitas terbaik di Australia dan termasuk dalam
GO8 (Group of Eight) Australia dimana penilaiannya didasarkan kepada hasil penetilian, alumni,
dan keahlian staf akademik.