Anda di halaman 1dari 6

ASUHAN KEBIDANAN IBU NIFAS FISIOLOGI PADANY.

NANI
DI PUSKESMAS NAMBO

No. Reg
Hari.tanggal
Nama pengkaji
Waktu pengkajian
Tempat pengakajian

: 019
: Jumat, 14-05-2015
: Erniati
: 09.00 WITA
: Poli KIA PUSKESMAS NAMBO

I. PENGKAJIAN
1. DATA SUBJEKTIF
A.
Identitas
Nama
: Ny. Nani
Umur
Pekerjaan
Agama
Pendidikan
Suku/Bangsa
Alamat
Alamat Kantor

Nama Suami

: 27 Tahun
: IRT
: Islam
: SMP
: Muna/Indonesia
: Kel. Nambo
:-

Umur
Pekerjaan
Agama
Pendidikan
Suku/Bangsa
Alamat
Alamat Kantor

: Tn. Samuri
: 32 Tahun
: Swasta
: Islam
: SMP
: Muna/Indonesia
: Kel. Nambo
:-

Anamnese pada tanggal: 14-05-2015 Pukul : 10.30 WITA Oleh : Erniati


B.
Quick check
Ibu tidak mengalami sakit kepala hebat, pandangan mata kabur, sakit pada betis.

C.

Keluhan Utama : Ibu mengatakan payudaranya agak bengkak


D. Pola Menyusui
Ibu telah menyusui bayinya sesering mungkin namun ASI belum lancar
E. Pola Eliminasi
o
o

BAK
BAB

: Buang air kecil 4-5 kali sehari


: belum buang air besar

F. Pola Istirahat
Ibu belum bisa tidur dengan nyenyak
G. Pola nutrisi
* Frekuensi
* Pantangan

: Makan 3 kali sehari


: Tidak makan-makanan yang pedas.

2. DATA OBJEKTIF
Pemeriksaan umum
Tekanan Darah
Nadi
Pernapasan
Suhu

: 110/70 mmHg
: 78 x/menit
: 16 x/menit
: 36,8oC

Pemeriksaan Sistematis
1. Kepala
Rambut
Muka
: Cloasma
Mata
: Konjungtiva
Sclera

: Hitam, lurus tidak berketombe dan tidak rontok.


: Tidak ada cloasma, Oedema: Tidak ada oedema
: Tidak pucat
: Tidak ikterus

:
Hidung
Mulut/gigi
Telinga

-Pengeluaran
-Polip
: Kebersihan
: Stomatitis
Gusi
Caries

2. Leher
Pembesaran kelenjar tyroid
Vena Jugularis
Pembesaran kelenjar getah bening
3. Dada dan Axilla (ketiak)
Mammae
membesar
Areola
Puting susu
Axilla: Pembesaran getah bening
Pengeluaran

: tidak ada pengeluaran secret


: tidak ada polip
: Bersih, tidak ada secret
: Tidak ada stomatitis
: Tidak ada sariawan, warna merah muda, bibir
lembab
: Tidak ada caries pada gigi

: Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid


: Tidak ada pembesaran kelenjar getah bening
: Tidak ada pelebaran vena jugularis

:
: Mammae agak membesar, benjolan:tidak ada
benjolan. Simetris kiri dan kanan
: Hiperpigmentasi
: Menonjol
: Colostrum
: Tidak ada pembesaran kelenjar getah bening,
nyeri: tidak ada nyeri tekan pada axilla.

4. Abdomen
TFU
Kandung kemih

: 3 jari bawah pusat, Kontraksi: baik


: Kosong

5. Ektremitas
Tungkai
Edema

: Tidak nyeri pada tungkai


: Tidak ada edema

6. Anogenital
Lochea
Vulva
Perineum
Penyembuhan luka

: Rubra
: Tidak edema
: Sedikit edema
: Masih basah

7. Pemeriksaan Penunjang
Laboratorium

: Tidak dilakukan pemeriksaan laboratorium

Merah : tidak merah

II. ANALISA
P1 A0 Nifas 1 hari
III. PENATALAKSANAAN (RENCANA, TINDAKAN, EVALUASI)
1.
Menjelaskan hasil pemeriksaan yaitu TD; 110/70 mmHg, P; 78x/menit,
S; 36,8oC, R; 16x/menit dan ibu dalam keadaan baik. Ibu mengerti dengan penjelasan yang
diberikan.
2.
Menganjurkan pada ibu untuk melakukan perawatan payudara yaitu
dengan dikompres dengan air hangat dan dingin secara bergantian dan sebelum menyusui puting
susu harus dioles ASI untuk mencegah lecet pada puting susu. Ibu mengerti dengan penjelasan
yang diberikan.
3.
Menganjurkan pada ibu agar menjaga kebersiahan diri terutama daerah
vagina dengan cebok yang bersih setelah buang air, dijaga agar tetap kering dan mengganti
pembalut 3-4 kali dalam sehari. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan.
4.
Menganjurkan pada ibu agar menyusui bayinya sesering mungkin sesuai
kebutuhan dan bemberikan ASI sampai dengan usia bayi 6 bulan tanpa memberikan makanan dan
minuman tambahan (ASI esklusif).
5.
Menganjurkan pada ibu agar banyak mengkonsumsi sayuran hijau seperti
bayam, daun katup dan kelor, serta mengkonsumsi makanan yang mengandung protein yaitu ikan,
tahu, tempe telur dan daging ditambah susu. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan.
6.
Menjelaskan pada ibu cara menyususi yang benar yaitu gendong bayi
dengan posisi perut bayi menempel pada perut ibu bagian atas lalu bayi disusui dengan mulut
menempel dipayudara ibu sampai menutupi areola. Ibu mengerti dengan penjelasan yang
diberikan.
7.
Menganjurkan pada ibu agar istirahat yang cukup terutama waktu tidur
yaitu tidur pada saat bayinya tidur. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan dan akan
berusaha untuk istirahat.
8.
Menganjurkan pada ibu agar berKB setelah selesai masa nifas. Ibu
mengerti dengan anjuran yang diberikan.
masa nifas
9.
Memberikan tablet fe 60 mg 1x1, diminum 2 jam setelah makan,
paracetamol 500 mg 3x1 diminum setelah makan dan vitamin C 50 mg 3x1.
10.
Menganjurkan pada ibu agar kembali lagi satu minggu kemudian atau
jika ada keluhan. Ibu men gerti dengan penjelasan yang diberikan.

ASUHAN KEBIDANAN IBU NIFAS PATOLOGI PADANY. TANTI


DENGAN PREEKLAMSIA BERAT
DI PUSKESMAS NAMBO

No. Reg
Hari.tanggal
Nama pengkaji
Waktu pengkajian
Tempat pengakajian
I.

: 031
: Rabu,16-05-2015
: Erniati
: 09.00 WITA
: PUSKESMAS NAMBO

PENGKAJIAN
1. DATA SUBJEKTIF
A. Identitas
Nama
: Ny. Tanti
Umur
: 26 Tahun
Pekerjaan
: IRT
Agama
: Islam
Pendidikan
: SD
Suku/Bangsa : Bugis/Indonesia
Alamat
: Kel. Petoaha

Nama Suami : Tn. Marno


Umur
: 30 Tahun
Pekerjaan
: Swasta
Agama
: Islam
Pendidikan
: SMP
Suku/Bangsa : Tolaki/Indonesia
Alamat
: Kel. Petoaha

Alamat Kantor :

Alamat Kantor

Anamnese pada tanggal: 16-05-2015 Pukul : 09.00 WITA Oleh : Erniati


B. Quick check
Ibu mengalami sakit kepala hebat, mengalami penglihatan kabur, nyeri epigastrium dan tidak
sakit pada betis.
C. Keluhan Utama : Ibu mengatakan Sakit kepala hebat
D. Pola Menyusui
Ibu telah menyusui bayinya sesering mungkin namun ASI belum lancar
E. Pola Eliminasi
o
o

BAK
BAB

: Buang air kecil 4-5 kali sehari


: 1 kali dalam sehari

F. Pola Istirahat
Ibu belum bisa tidur dengan nyenyak
G. Pola nutrisi
* Frekuensi
* Pantangan

: Makan 3 kali sehari


: Tidak ada makanan pantang.

1. DATA OBJEKTIF
Pemeriksaan umum
Tekanan Darah
Nadi
Pernapasan
Suhu

: 180/110 mmHg
: 80 x/menit
: 20 x/menit
: 37,0oC

Pemeriksaan Sistematis
a. Kepala
Rambut
: Hitam, lurus tidak berketombe dan tidak rontok.
Muka
: Cloasma
: Tidak ada cloasma, Oedema: Tidak ada oedema
Mata
: Konjungtiva : Tidak pucat
Sclera
: Tidak ikterus
Hidung
: Pengeluaran : Tidak ada pengeluaran secret

Telinga
Mulut/gigi

Polip
: Kebersihan
: Stomatitis
Gusi
Caries

: Tidak ada polip


: Bersih, tidak ada secret
: Tidak ada stomatitis
: Tidak ada sariawan, warna merah muda, bibir lembab
: Tidak ada caries pada gigi

b. Leher
Pembesaran kelenjar tyroid
: Tidak ada pembesaran kelenjar tyroid
Pembesaran kelenjar getah bening : Tidak ada pembesaran kelenjar getah bening
Vena Jugularis
: Tidak ada pelebaran vena jugularis
c. Dada dan Axilla (ketiak)
Mammae
membesar
Areola
Puting susu
Pengeluaran
Axilla: Pembesaran getah bening

d. Abdomen
TFU
Kandung kemih
e.
Tungkai
Edema
Anogenital
o
Lochea
o
Vulva
o
Perineum
Penyembuhan luka
g. Pemeriksaan Penunjang
Laboratorium

:
: Mammae agak membesar, benjolan:tidak ada benjolan.
Simetris kiri dan kanan
: Hiperpigmentasi
: Menonjol
: Colostrum
: Tidak ada pembesaran kelenjar getah bening, nyeri:
tidak ada nyeri tekan pada axilla.

: 3 jari bawah pusat, Kontraksi: baik


: Kosong
Ektremitas
: Tidak nyeri pada tungkai
Merah : tidak merah
: Tidak ada edema

f.

: Rubra
: Tidak edema
: Tidak edema
: Tidak ada luka perineum
: Protein Urine : Positif (++)

D. ANALISA
Diagnosa ibu : P2 A0 Nifas 3 hari dengan preeklamsi berat
Diagnosa potensial : Eklamsi
Kebutuhan tindakan segera : Kolaborasi, rujuk
E. PENATALAKSANAAN (RENCANA, TINDAKAN, EVALUASI)
1. Menjelaskan hasil pemeriksaan yaitu TD; 180/110 mmHg, P; 80x/menit, S; 37,0oC, R; 20x/menit
dan ibu dalam keadaan tidak baik. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan.
2. Menjelaskan pada ibu bahwa sekarang ibu mengalami keracunan paska salin atau preeklamsia
berat pada masa nifas. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan dan ibu merasa khawatir.
3. Menjelaskan pada ibu tanda bahaya yang biasa terjadi setelah melahirkan yaitu sakit kepala yang
hebat, nyeri epigastrium, penglihatan kabur, pengeluaran pada vagina berbau busuk, rasa sakit,
merah pada betis dan bengkak pada payudara. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan
4. Menjelaskan pada ibu agar tidak khawatir karena akan ditangani oleh tenaga kesehatan yang telah
berpengalaman. Ibu mengerti dengan penjelasan yang diberikan dan merasa sedikit legah.
5. Melakukan kolaborasi dengan dokter untuk pemasangan infus RL 500 ml. Infus telah terpasang.
6. Menjelaskan pada ibu dan keluarga bahwa ibu akan dirujuk ke rumah sakit Abunawas. Ibu dan
keluarga menyetujuinya.
7. Menyediakan surat rujukan dan hasil pemeriksaan. Surat rujukan telah disiapkan.
8. Merujuk ibu ke rumah sakit Abunawas. Ibu telah dirujuk.