Anda di halaman 1dari 1

GURU BANGSA TJOKROAMINOTO

1. Scene: Tjokroaminoto memikirkan bagaimana cara agar organisasi dapat memajukan


perdagangan bangsa Indonesia, memajukan kecerdasan rakyat, hidup menurut
perintah agama dan bergerak dalam bidang politik yaitu dengan mengubah Sarekat
Dagang Islam (SDI) menjadi Sarekat Islam (SI)
Teori: High effort Thinking
Penjelasan: Proses berpikir yang panjang dengan teliti dan seksama
2. Scene: Orang Indonesia (sebagai pesuruh) memberikan minuman kepada Belanda
(sebagai atasan) dan orang Belanda marah karena pesuruhnya tidak menggunakan
sarung tangan pada saat memegang pocinya. Lalu orang Belanda marah kepada orang
Indonesia dan menyuruh memegang pocinya yang masih panas sebagai hukuman.
Teori: Obedience
Penjelasan: Karena seseorang harus menaati dan mematuhi perintah orang lain untuk
melakukan tingkah laku tertentu karena adanya unsur power.
3. Scene: Pada saat Tjokro
berbicara dengan Stella bahwa Tjokro akan
memperjuangkan orang-orang seperti Stella yang tidak mengetahui identitas mereka
sebagai apakah orang pribumi atau orang Belanda?
Teori: Gaya kepemimpinan transformasional
Penjelasan: Seorang pemimpin harus mampu berada di depan menjadi teladan, berada
di tengah-tengah pengikutnya menghimpun kekuatan bersama dan berada di belakang
untuk selalu memotivasi pengikutnya dan mengarahkan ke tujuan yang tepat.
4. Scene: Pada saat Tjokroaminoto mengobati pekerja yang kakinya terluka parah karena
terjepit kayu besar.
Teori: Empati dan Altruisme (Hipotesis Empati-Altruisme)
Penjelasan: Ini teori Empati dan Altruisme karena melihat penderitaan orang lain,
maka muncul perasaan empati yang mendorong diri untuk menolong.
5. Scene: Suharsikin sebagai istri tjokroaminoto tetap setia walaupun orang tua
menyuruhnya untuk bercerai.
Teori: Cinta yang termasuk dalam komitmen
Penjelasan: Seseorang berkeputusan untuk tetap bersama dengan pasangan dalam
hidupnya dan menjaga hubungan tetap langgeng.
6. Scene: Ketika salah satu anggota kelompok Sarekat Islam yang menggunakan dasi
kupu-kupu bewarna hitam dan dia berkata kepada orang tuanya bahwa semua anggota
harus menggunakan dasi kupu-kupu bewarna hitam karena Sarekat Islam sendiri
memiliki semboyan Semua sama rasa dan sama rata
Teori: Kohesivitas kelompok
Penjelasan: faktor-faktor yang dimiliki kelompok yang membuat anggota kelompok
tetap menjadi anggota sehingga terbentuknya kelompok. Menjadi sangat penting
karena kohesivitas dapat menyatukan beragam anggota menjadi satu kelompok.