Anda di halaman 1dari 2

SKMT dan SKBK

Untuk sekolah yang berada di bawah naungan Kemenag saat ini sedang disibukan dengan
agenda SIMPATIKA, yakni SKMT, SKBK, S25, Verval Inpasing, Verval NRG, Pengisian
Jadwal, dan agenda lainnya. Data-data tersebut saling berhubungan satu dengan lainnya,
sehingga jika 1 data belum dikerjakan maka akan berpengaruh pada data lain. Prosedurnya
sebelum Anda mencetak SKMT dan SKBK, Anda harus mengerjakan ajuan S25 terlebih dahulu.
Dari informasi yang beredar, SKMT dan SKBK Program Simpatika akan dijadikan sebagai
Syarat Pencairan Tunjangan Profesi mulai tahun pelajaran 2016/2017.

Agar SKMT dan SKBK bisa diterbikan maka tahapannya adalah sebagai berikut :
1. Input semua data siswa. Ini penting karena tanpa data siswa yang lengkap maka semua
program simpatika tidak akan valid. karena jumlah siswa akan digunakan untuk perbandingan
atau
rasio
jam
mengajar
masing-masing
guru.
2. Input jadwal mingguan. Tanpa jadwal mingguan tiada artinya SKMT dan SKBK karena dari
jadwal inilah akan diproses dan terhitung secara otomatis mata pelajaran yang diampu masingmasing
guru
beserta
jumlah
jam
mengajarnya.
3. Verval NRG untuk masing-masing PTK yang sudah sertifikasi.Jika anda tidak melakukan
verval NRG atau NRG anda belum terekam di simpatika maka status mata pelajaran yang anda
ampu
tidak
akan
bisa
linier.
4. Ajukan S25. Jika ketiga langkah diatas sudah terselesaikan maka anda sudah bisa mengajukan
S25
ke
admin
Kabupaten/Kota.
5. Cetak ajuan SKMT dan SKBK, jika anda sudah berhasil menyelesaikan tahapan ajuan S25
maka sudah waktunya anda bisa mencetak dan mengajukan SKMT dan SKBK simpatika yang
konon katanya akan menjadi syarat pencairan tunjangan profesi guru.
Selanjutnya ketentuan Cetak SKMT dan SKBK melalui program simpatika adalah sebagai
berikut :

1. SKMT dapat dicetak setelah proses isian jadwal kelas dan keaktifan kolektif (S25a) disetujui
oleh admin kemenag kabupaten/kota (S25b). Pada SKMT akan memuat informasi semua mapel
yang diampu oleh guru bersangkutan termasuk status mapel yang linier dengan sertifikat
pendidiknya.
2. Proses keaktifan kolektif (S25a) dan cetak SKMT hanya bisa dilakukan oleh akun kepala
madrasah dengan melakukan persetujuan atas ajuan dari setiap individu guru di madrasah yang
dipimpinya.
3. SKMT guru diproses oleh masing-masing akun kepala madrasah satminkal dan atau non
satminkal tempat guru mengajar. oleh karena itu setiap madrasah wajib memiliki akun kepala
madrasah yang aktif yang telah diregistrasikan secara resmi oleh admin kemenag
kabupaten/kota.
4. pencetakan SBK dilakukan oleh pihak kemenag kabupaten/kota. syarat penerbitan SKBK
berupa penyerahan berkas SKMT dari setiap individu guru baik yang berasal dari madrasah
satminkal maupun non satminkal ke pihak kemenag kabupaten / kota.
5. SKBK dan SKMT akan dijadikan sebagai salah satu syarat pemberkasan untuk program
sertifikasi guru yang meliputi pembayaran tunjangan dan lain-lain, efektif dan diterapkan mulai
tahun pelajaran 2016/2017.
6. Selama bulan maret-juni 2016 merupakan periode transisi (perpanjangan setelah periode
oktober-desember 2015). Bagi seluruh guru madrasah untuk memastikan identitas dirinya
terdaftar didalam program simpatika. belajar mandiri dalam mengakses data melalui sistem
informasi berbasis online sekaligus menyesuaikan diri dengan wujud kinerja yang dilakukan per
individu untuk persiapan persiapan program yang akan ditetapkan.