Anda di halaman 1dari 14

DISKUSI ILMIAH : HEPATOMA

Pembimbing
Oleh

: dr dadang H, Sp. PD
: Ana fauziah fitri ajei

Kepaniteraan Klinik Stase Ilmu Penyakit Dalam


BLUD Sekarwangi
Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Jakarta
Periode 02 Juni 2014 10 Agustus 2014

DEFINISI
KANKER
: Proses penyakit yang bermula ketika sel abnormal diubah
oleh mutasi genetik dari DNA seluler (Smeltzer, 2001)
HEPATOMA
sel-sel hati

: Karsinoma hepatoselular adalah kanker yang berasal dari

KARSINOMA HEPATOSELULAR: merupakan


menimbulkan stenosis (Isselbacher, 2000)

salah

satu

tumor

yang

STADIUM TMN UNTUK


HEPATOMA

ANATOMI

ANATOMI

ETIOLOGI
Infeksi kronik virus hepatitits B
Infeksi kronik virus hepatitis C
Kontak dengan toxic kimia tertentu (mis ; vinil, klorida, arsen)
Defisiensi alfa-1 antitripsin, hemokromasitis dan tirosemia
Permberian jangka panjang steroid adrenogenik

PATOFISIOLOGI
INVASI VIRUS

Inflamasi

Kerusakan sel hati & duktuli


empedu intrahepatik

fungsi penyimpanan vit. &


mineral, def. Zat besi, vit. A, K, D,
E

Empedu Empedu tersumbat Kesukaran


Gangguan
Penurunan sintesa gg. Metabolisme
membesa
nodul maligna
pengangkutan sintesa albumin
fibrinogen
KH, lemak dan
r
pada hilus hati
pada proses
bilirubin
prothrombin
protein
metabolisme
protein
Nervus
Penurunan faktor glikogenesis &
Sumbatan
Regurgitas
vagus
glukoneogenesis
pembekuan
intrahepatik
i
dan
teregang
Penurunan
darah
retensi
tekanan osmotik
glikogen hepar
Hambatan
dan penimbunan
Mual & nyeri
aliran portal
Ikterus
Perdarahan
cairan rongga
ulu hati
pritonium
glukosa darah
Hipertensi
Asites
portal
Keletihan

MANIFESTASI KLINIK
Gangguan nutrisi dan penurunan
berat badan
Kehilangan kekuatan

Anoreksia dan anemia

Asites yang timbul setelah nodul menyumbat vena porta atau bila jarinan
tumor tertanam dalam rongga peritoneal

Peningkatan kadar fosfatase alkali dan alfa lipoprotein (AFP) serum.

Sindroma paraneoplastik

Hiperkolesterolemia

Hipoglikemia

Porfiria didapat

Disfibrinogenemia

kriofibrinogenemia

Nyeri abdomen
Pembesaran hati yang cepat
dengan perabaan permukaan
yang iregular pada palpasi
Ikterus jika saluran empedu
besar tersumbat oleh tekanan
nodul maligna dalam hilus hati

PEMERIKSAAN FISIK
Tekanan darah meningkat
Nadi bradikardi
Suhu meningkat
Pernapasan meningkat
Sklera ikterik
Mukosa kering
Bibir pucat

Nyeri tekan kuadran kanan atas

Pembesaran hati

Asites

Permukaan hati iregular

Kulit pruritus dan ikterik

Kelemahan ekstremitas

Edema tungkai

PEMERIKSAAN PENUNJANG
DPL : Leukositosis
Fungsi hati : peningkatan kadar bilirubin, alkali fosfatase, SGPT, SGOT
Peningkatan LDH dan hiperkolesterolemia
Hiperkalsemia, hipoglikemi
USG abdomen : mendeteksi tumor hati
Biopsi hati
Laparoskopi

KOMPLIKASI
Hipertensi
Hiperbilirubinemia
Ensefalopathi hepatik
Kerusakan parenkim hati yang meluas menjadi sirosis hepatis

TATA LAKSANA
Terapi Radiasi : tujuan memberikan radiasi langsung kepada sel-sel tumor
agar tidak menyebar bertambah besar, nyeri, dan gangguan rasa nyaman
dapat dikurangi secara efektif dengan terapi radiasi pada 70 90 %
penderita.
Mencakup :
Penyuntukan antibodi berlabel isotop radioaktif secara IV yang secara
spesifik akan menyerang antigen tumor
Penempatan sumber radiasi perkutan integritas tinggi untuk terapi radiasi
intertitial

Kemoterapi sistemik dan infus regional untuk memberikan preparat


antineoplastik kepada pasien tumor primer dan metastasis hati untuk
memberikan kemoterapi dengan konsentrasi tinggi melalui arteri
hepatika.
Drainase bilier atau drainase transhepatik digunakan untuk melakukan
pintasan seluruh empedu yang tersumbat oleh tumor hati, pankreas atau
saluran empedu pada pasien tumor yang tidak dapat dioperasi.
Hipertermia untuk me-nekrosis sel tumor
Cryosurgery dan bedah laser
Embolisasi untuk mengganggu aliran darah arterial ke dalam jaringan
tumor
imunoterapi

TERIMA KASIH