Anda di halaman 1dari 12

TUGAS KHUSUS

INDUSTRI PEMBUATAN CUKA APEL DI DUNIA


1.

Bragg Live Food Products


Bragg Apple Cider Vinegar (Cuka Sari Apel) adalah cuka apel terbaik yang

diimpor dari California USA, dihasilkan dari buah apel organik dengan tingkat
keasaman (asam asetat) 5%. Bragg Apple Cider Vinegar terbuat dari apel organik
dengan kualitas terbaik, diproses secara alami tanpa disaring (unfiltered) dan
tanpa menggunakan zat kimia. Cocok untuk minuman kesehatan, campuran salad,
dan bumbu masak. Cuka apel bragg telah mendapat sertifikasi organik dari
Departemen Pertanian Amerika. Bragg sari cuka apel merupakan cairan berwarna
coklat yang terbuat dari fermentasi buah apel. Selain itu cuka apel sudah
digunakan sejak ribuan tahun yang lalu karena sifat-sifatnya yang dapat
menyembuhkan berbagai macam penyakit dan infeksi, seperti sinusitis, demam,
dan flu sejak tahun 400 SM. Meminum cuka apel setiap hari akan membantu
memperbaiki pencernaan dan menyembuhkan banyak penyakit kronis, seperti
depresi, kelelahan, arthritis, serta dapat menurunkan tekanan darah, dan kadar
kolesterol. Cuka apel juga digunakan oleh tentara romawi dan para pendekar
samurai jepang sebagai ramuan untuk kesehatan, kekuatan, dan vitalitas. Cuka
apel juga digunakan pada perang saudara amerika sebagai antiseptik untuk
membersihkan luka tentara dan terus digunakan pada perang dunia I.
Cuka apel bragg masih mengandung biang cuka (The mother) sehingga
kandungan nutrisinya sangat tinggi. Cuka apel ini juga rendah kalori dan
karbohidrat. Cuka apel dari bragg adalah salah satu pilihan tepat untuk menu diet
anda karena dapat membantu proses pembakaran lemak dengan sangat efektif.
Cuka apel bragg juga banyak dimanfaatkan dalam program penurunan berat
badan bagi penderita obesitas. Manfaat cuka apel.untuk rambut, wajah dan asam
urat. Asam asetat dalam cuka apel bermanfaat menekan akumulasi lemak tubuh
dari oksidasi enzim asam lemak dalam lever. Cuka apel berkhasiat untuk diet,
kulit, rambut, batu empedu, wajah, jantung, asam lambung, jerawat, bau ketiak,
campuran

minumaan

binatang

peliharaan,

dan

sebagainya.

Cuka

apel

mengandung rasa asam dari cuka apel membuatnya memiliki sifat membersihkan

dan dapat digunakan sebagai antiseptik. Cuka apel mengandung asam asetat yang
membantu menyingkirkan bakteri berbahaya dan jamur pada saluran pencernaan.
Hal ini membantu kerja pencernaan dan penyerapan nutrisi dari makanan oleh
usus. Cuka apel juga mengandung pektin, merupakan serat yang larut dalam air,
sehingga membantu menyerap air, lemak, racun, dan kolesterol dari saluran
pencernaan dan membuangnya keluar dari tubuh. Cuka apel banyak sekali
kegunaannya. Cuka apel memiliki sifat pembersih yang kuat dan membantu
penyembuhan banyak penyakit. Cuka apel dapat digunakan untuk membersihkan
usus dan saluran pencernaan. Cuka apel juga memiliki kemampuan menurunkan
tekanan darah dan kolesterol, serta mampu membuang lemak dan racun keluar
dari tubuh. Penggunaan yang lain dari cuka apel adalah untuk membersihkan kulit
dan memerangi jerawat. Cuka apel diketahui memiliki sifat antibakteri dan bisa
mengurangi gejala dan tingkat keparahan demam, flu, sinusitis, dan infeksi.
Manfaat cuka apel yaitu cuka apel yang dikonsumsi setiap pagi saat perut masih
kosong dapat meningkatkan energi, vitalitas, dan kesehatan secara umum. Rasa
sakit akibat penyakit kronis bisa berkurang bahkan hilang sama sekali. Dengan
cuka apel, kulit akan lebih bersih, pencernaan menjadi lebih lancar, kesehatan
jantung, kesehatan sistem saraf, sehingga taraf kesehatan secar\a keseluruhan akan
meningkat. Cuka apel bisa dikonsumsi setiap hari. Dua sampai empat sendok
makan cuka apel setiap hari akan meningkatkan vitalitas dan kesehatan. Jika
mengonsumsi cuka apel pertama kali di pagi hari, maka cuka apel akan memiliki
efek membersihkan yang kuat pada tubuh. Bila ingin menggunakan cuka apel
untuk menurunkan berat badan, ambilah tiga sendok makan cuka apel dan campur
dengan segelas air, minum tiga kali sehari.Cara yang populer mengonsumsi cuka
apel adalah meminum satu sendok makan cuka apel yang dicampur ke dalam satu
gelas air putih ditambah dengan madu dan air perasan lemon.
2. PT. Tirta Sarana Sukses
Cuka apel tahesta merupakan minuman kesehatan hasil proses fermentasi
alami buah apel anna asal batu, malang, yang diproduksi oleh PT. Tirta Sarana
Sukses, Pandaan Pasuruan, Jawa Timur. Buah apel yang menjadi kebanggaan

warga jawa timur ini bentuk dan warnanya mirip apel impor. Oleh karena itu,
pedagang sering memperlakukannya sebagai apel impor yang harganya mahal.
Padahal buah ini asli hasil petani lokal yang di budidayakan dengan cara organik
didataran tinggi batu, jawa timur. Aman dari bakteri listeria monocytogenes
seperti yang santer diberitakan di berbagai media. Karena hanya apel asal negara
amerika saja yang terdeteksi bakteri tersebut. Bentuk buah apel ini lonjong seperti
trapesium terbalik dengan pangkal berlekuk dalam dan ujung berlekuk dangkal.
Warna kulitnya merah kekuningan sangat menarik. Daging buah yang baru dipetik
rasanya asam dan aromanya kurang tajam. Namun, setelah buahnya diperam
selama 3-4 hari, rasanya menjadi manis dan aromanya menjadi tajam. Daging
buah yang berwarna kuning ini mengandung banyak air. Pada umur tujuh tahun
apel ini mampu menghasilkan buah antara 15-20 kg per pohon per tahun.
Apel jenis anna adalah hasil budidaya petani apel di daerah batu-malang dan
menurut beberapa ahli apel jenis ini paling baik dibudidayakan didataran tinggi
dan berhawa dingin, seperti daerah batu, jawa timur.
Dalam memilih bahan baku untuk pembuatan cuka apel PT. Tirta Sarana
Sukses menggunakan apel jenis ini dan sejak awal bekerja sama dengan petani
apel anna di daerah batu, jawa timur untuk menjaga kualitas produk. Cuka apel
tahesta merupakan minuman kesehatan yang diperoleh dari hasil fermentasi buah
apel asli yang berjenis Anna. Buah apel yang di fermentasikan dalam bentuk
cairan cuka apel memiliki manfaat dan fungsi yang sangat baik bagi kesehatan
dan pemeliharaan tubuh secara menyeluruh. Penyajian buah apel dalam bentuk
cuka apel semakin besar tanpa mengurangi rasa, kandungan, dan unsur vitamin
penting dalam buah apel yang difermentasikan terutama pada kandungan enzim
dan asam amino. Cuka apel yang juga mengandung asam asetat yang membantu
membunuh bakteri dan jamur yang bersarang pada saluran pencernaan, sehingga
membantu proses pencernaan menjadi lebih optimal dan penyerapan nutrisi
makanan oleh usus. Selain itu, cuka apel juga mengandung pektin yang merupkan
jenis serat yang baik yang mudah larut dalam air, sehingga membantu penyerapan
air, lemak, racun dan kolesterol dari saluran pencernaan, dan juga membuang sisa

makanan dan zat yang tidak dibutuhkan keluar dari tubuh. Secara umum buah apel
sendiri memiliki manfaat yang sangat baik bagi tubuh dan kesahatan serta buah
yang dapat dijadikan sebagai penangkal dari risiko kanker, yakni Menurunkan dan
mengendalikan kadar kolesterol dalam darah, Menurunkan tekanan darah tinggi,
Menstabilkan kadar gula darah, Mengurangi nafsu makan berlebih (terutama bagi
mereka yang dalam program diet, karena kandungan serat dalam apel mampu
memberikan efek mengenyangkan lebih lama), Membunuh bakteri, virus
penghambat sistem metabolisme tubuh terhadap saluran pencernaan, Menjaga
organ kerja dan fungsi usus sebagai penyerapan sari nutrisi makana,
Meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menekan produksi kolesterol
jahat, Memperlancar sistem pencernaan (karena membuang zat yang tidak
berguna), Mempertahankan kesehatan urat syaraf, Sebagai antikanker, Sebagai
obat penyakit jantung dan mampu menjaga fungsi organ jantung, Sebagai
suplemen atau multivitamin yang sangat baik bagi kesehatan kulit, rambut dan
kuku, Mengobati dan mencegah sembelit atua konstipasi, Serta mencegah risiko
kanker usus. Selain manfaat-manfaat diatas masih banyak lagi manfaat dari buah
apel secara umum yang lainnya. Manfaat-manfaat terebut antara lain:
a) Zat phloridzin yang dapat memperkuat tulang terutama pada mereka yang
mengalami sindrom atau gejala dari osteoporosis terutama pada wanita yang
cepat memasuki masa menopause sangat membutuhkan jenis zat ini untuk
memperkuat tulang tubuh dengan mengkonsumsi minimal 1-2 buah apel setiap
harinya.
b) Apel yang dibuat jus juga disarankan dikonsumsi oleh mereka yang memiliki
penyakit diabetes mellitus untuk menekan produksi dari insulin yang berlebih
penyebab dari penyakit diabetes mellitus mudah meningkat. Selain itu jus apel
juga dapat membantu mengendalikan kadar gula dalam darah.
c) Menurut sebuah penelitian di Rusia dengan mengkonsumsi jus apel setiap
harinya mampu mencegah dan meringankan penyakit asma terutama pada
anak-anak.
d) Apel juga merupakan bagian dari menu sehat untuk mereka yang dalam
program diet dan menurunkan berat badan berlebih. Kandungan tinggi serat

alami mampu memberikan rasa kenyang lebih lama dan menunda rasa lapar
datang lebih awal.
e) Kandungan zat quercetin membantu melindungi otak dari radikal bebas serta
mencegah dari penyakit Alzheimer yakni penyakit kemerosotan fungsi otak.
f) Konsumsi apel setiap harinya juga dapat membantu mengurangi risiko dari
penyakit kanker usus sebanyak 45 %.
g) Selain melindungi usus pada saluran pencernaan, apel juga dapat mencegah
dari risiko penyakit kanker hati dan meningkatkan kemampuan fungsi hati
untuk menetralisir dan membuang racun dalam organ hati.
h) Membantu pencegahan dari penyakit kanker paru-paru dan meringankan
penderita dari kanker paru-paru sebanyak 50% terutama yang disebabkan oleh
rokok.
Umumnya apel dikonsumsi sebagai buah segar, tetapi juga bisa diolah
menjadi cuka, keripik, minuman atau berbagai hidangan penutup. Selain rasanya
enak, apel juga memiliki banyak manfaat seperti, Kulit apel mengandung pektin
yang dapat membersihkan racun dari dalam tubuh, menyerap kelebihan air dalam
usus, serta memperlunak feses. Pektin termasuk serat makanan yang bisa larut
dalam air, Menurunkan tekanan darah, Membantu mencegah terjadinya karises
gigi dan penyakit gusi. Hal ini disebabkan zat dalam apel dapat membersihkan
makanan yang tersembunyi di belakang gigi dan gusi, Menurunkan kadar
kolesterol, Meningkatkan kolesterol baik (HDL), Berperan sebagai antikanker
karena kandungan quercetin yang bisa memberikan efek perlindungan dalam
melawan kanker, Quercetin juga bisa mengurangi oksidasi lemak sehingga
melindungi hati dari keruskan oksidatif, Mencegah tumor karena kandungan
catechin yang bisa mencegah pembentukan tumor usus dan menunda serangan
tumor, Memperkuat ginjal, Membantu menurunkan berat badan karena bisa
mengurangi nafsu makan, Bisa digunakan untuk terapi diabetes mellitus karena
mampu menstabilkan gula darah atau mengontrol insulin agar tidak berlebihan,
Bisa digunakan untuk terapi kecantikan, Sebagai obat jantung, Buah yang baik
untuk kulit, rambut dan kuku, Mencegah konstipasi dan kanker usus. Apel
merupakan buah terbaik yang diciptakan untuk kepentingan umat manusia,

dilengkapi dengan gizi dan mafaat terbaik. Beberapa unsur gizi yang baik dari
apel, seperti Quercetin yang memiliki anti oksidan yang sangat baik bagi
kesehatan tubuh dan penangkal radikal bebas penyebab kanker. Kandungan serat
pectin di dalam apel berfungsi sebagai anti kolesterol juga efektif untuk
menurunkan kadar gula darah, membersihkan lemak dan dapat mencegah
terjadinya gangguan pada fungsi saluran cerna. Kini buah apel yang nikmat telah
dikemas dalam bentuk Cuka Apel Tahesta yang dewasa ini merupakan minuman
kesehatan yang dihasilkan dari fermentasi buah apel pilihan asli Indonesia.
Fermentasi buah apel dalam bentuk cuka ini tidak mengurangi fungsi,
manfaat dan kandungan asli dari buah apel itu sendiri. Cuka Apel Tahesta sudah
terbukti memiliki kemampuan untuk menjaga, melindungi, mengoptimalkan dan
mengaktifkan fungsi kesehatan tubuh dalam jangka panjang. Cuka Apel Tahesta
dilengkapi dengan segudang unsur vitamin, gizi, mineral dan 93 komponen
sumber gizi lainnya yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia. Sari cuka
apel, Cuka Apel Tahesta memiliki keunggulan berbeda bila dibandingkan dengan
produk minuman kesehatan sejenis lainnya. Keunggulan dan keistimewaan Cuka
Apel Tahesta, adalah Banyak mengandung asam organik yang berfungsi sebagai
penetral racun, anti kanker, membantu metabolisme tubuh dan mengurangi
peningkatan kadar gula saat proses pemecahan karbohidrat, Kaya mineral, seperti
kalium yang membuat denyut jantung berdetak lebih teratur, menjaga elastisitas
pembuluh darah agar tetap lentur, mencegah viskositas (kekentalan darah),
membantu membersihkan endapan lemak dan kolesterol dari pembuluh darah
sehingga sangat cocok dikonsumsi bagi penderita jantung koroner, stroke dan
hipertensi, Banyak mengandung serat, baik serat larut maupun tak larut yang
membantu untuk mencegah sembelit, kanker usus besar, wasir dan sangat baik
dikonsumsi penderita obesitas, kolesterol tinggi dan kencing manis,, Cuka Apel
Tahesta juga dikenal sebagai antiseptik dan antibiotik alamiah. Jadi, jika ada luka
karena benda tajam atau tergores, maka cuka apel bisa dioleskan sebagai obat luar
yang sangat efektif menghentikan pendarahan dan mencegah infeksi, Cuka apel
juga bisa dipergunakan untuk perawatan kecantikan seperti untuk menghilangkan
ketombe, masker kulit, jerawat serta menjadikan kulit kencang dan awet muda,

Termasuk untuk urusan memasak, cuka apel bisa digunakan sebagai penyedap
masakan, agar masakan lebih beraroma, segar dan tidak bau amis seperti acar,
ikan, daging dan salad, Memiliki kombinasi nutrisi yang lengkap dan berimbang
sehingga mampu membantu atasi berbagai gangguan kesehatan seperti jantung,
stroke, diabetes, hipertensi, kolesterol, batu ginjal, batu emepedu, maag, rematik,
asma, alergi, flu, liver, prostat, sakit kepala, sembelit, wasir, kista, kanker serta
bisa mempercepat pemulihan kondisi tubuh pasca sakit, Yang pasti, Tahesta bisa
dikonsumsi segala usia, mudah dan cepat diserap tubuh, serta tanpa efek samping.
Manfaat apel yang dibuat menjadi cuka apel dengan proses fermentasi tidak
akan menimbulkan efek samping negatif bagi tubuh bila dikonsumsi dalam
jangaka panjang. Dalam proses fermentasi itu tetap menjaga kandungan enzim
dan asam amino yang memang banyak terdapat dalam buah apel. Sementara itu
kemampuan tubuh menghasilkan zat asam akan menurun sejalan dengan
bertambahnya usia. Padahal kekurangan zat asam seperti, asam karbonik, asam
laktik, asam sulfur dan asam fosfor akan menyebabkan tingginya kadar sodium
bikarbonat dalam darah. Akibatnya darah menjadi terlalu basa (hyperalkaline) dari
basa yang seharusnya. Darah yang normal mempunyai reaksi basa (alkaline) yang
lemah. Dalam keadaan terlalu basa (hyperalkaline) inilah gangguan kesehatan
seperti rematik, asam urat, pengapuran sendi, rapuh tulang, tekanan darah,
kolesterol, batu ginjal, jantung, diabetes dan lain-lain akan muncul. Kandungan
nutrisi dan mineral yang sangat komplek dan berimbang merupakan kunci
kesehatan yang mengagumkan dari Cuka Apel Tahesta sebagai minuman
kesehatan. Mengandung mineral dalam jumlah seimbang, termasuk kalium/
potassium, fosfor, chlor, natrium, magnesium, kalsium, sulfur, besi dan silikon.
Selain itu masih ada serat pectin yang berguna untuk kesehatan system
pencernaan. Mineral lain, yaitu asam maltat juga berguna untuk menstimulasi
pencernaan dalam tubuh. A.P John Institute for Cancer Research, pada april 2005
memberikan pernyataan pada pers bahwa asam asetat dalam cuka apel memiliki
dampak mematikan pada sel kanker, karena dapat menghambat suplai energi yang
dibutuhkan sel kanker. Dr. Jarvis, dalam bukunya itu khasiat cuka apel dan madu
serta buku obat penyembuh di rumah, menjelaskan banyak kegunaan cuka apel
untuk kesehatan antara lain, untuk mengatasi keracunan makanan, luka bakar,

varises, impetigo (penyakit kulit bernanah), infeksi bakteri, hipertensi, rematik,


asam urat, diabetes, kelelahan kronis, gangguan pencernaan sampai untuk
meningkatakan vitalitas dan kekebalan tubuh. An Apple a Days, Keeps The
Doctor Away, (makanlah satu buah apel tiap hari, niscaya Anda tak akan gampang
jatuh sakit) menggambarkan manfaat apel untuk menjaga kesehatan dan
keseimbangan tubuh. Cuka apel adalah pengolahan buah apel melalui proses
fermentasi alami. Proses fermentasi mengaktifkan dan mengoptimalkan
kandungan nutrisi, vitamin, mineral, serat, enzim, asam amino dan anti oksidan.
Berikut ini petunjuk atau Cara memilih dan membeli cuka apel terbaik yaitu
Pastikan cuka apel berwarna keruh kecoklatan. Menunjukkan benar-benar terbuat
dari buah apel murni yang matang pohon, yang besar pengaruhnya terhadap
manfaat dan khasiatnya. Jika cuka apel berwarna bening berarti kandungan
apelnya sedikit dan manfaatnya tentu kurang optimal, Memiliki aroma khas apel
dan berbau seperti tape. Menunjukkan proses fermentasi berjalan alami, dengan
jangka waktu yang tepat. Jika cuka apel berbau pecing, agak busuk atau aroma
apelnya kurang terasa, itu berarti proses fermentasi yang terjadi kurang sempurna,
Terdapat endapan di bawah botol. Endapan atau mother ini adalah biang cuka
apel. Disinilah terkandung unsur sehat yang sangat bermanfaat. Jika endapan ini
tidak ada, maka cuka apel pantas dipertanyakan, Bersifat pekat dan tidak bisa
diminum langsung. Jadi, cara minumnya harus diencerkan dulu dengan air
matang. Cuka apel yang siap saji boleh saja dikonsumsi, tapi tentu berbeda
manfaatnya dengan yang murni. Cuka Apel Tahesta bermanfaat untuk
menyeimbangkan zat asam basa dalam tubuh. Karena kemampuan tubuh untuk
menghasilkan zat basa akan menurun sejalan dengan bertambahnya usia. Ketika
tubuh kita terlalu asam akan mempercepat kematian sel, pengentalan darah,
penyerapan nutrisi terganggu, meningkatkan risiko penyakit kanker. Selain itu,
tubuh terlalu asam akan mudah mengundang berbagai penyakit misalnya rematik,
asam urat, pengapuran sendi, rapuh tulang, tekanan darah, kolesterol, batu ginjal,
jantung, diabetes dan lain-lain. Dalam cuka apel memiliki kandungan nutrisi dan
mineral yang lengkap dan berimbang. Misalnya kalium/potasium, fosfor, chlor,
natrium, magnesium, kalsium, sulfur, besi dan silikon. Ada juga serat pectin yang
berguna untuk kesehatan system pencernaan. Dengan kombinasi mineral seperti

ini, Cuka Apel Tahesta mampu mengatasi berbagai macam masalah kesehatan dan
penyakit. Mineral lain, yaitu asam maltat juga berguna untuk menstimulasi
pencernaan dalam tubuh. Konsumsi cuka apel tahesta secara rutin dapat
membersihkan kolon dari toksin (racun) dan bakteri jahat dalam kolon, sehingga
dapat memperlancar sistem pencernaan, mengatasi selulit dan membantu
memperlancar peredaran darah. Sama halnya seperti membersihkan pipa saluran
air dan mampu menghilangkan kerak serta kotoran yang menempel pada pipa
saluran air tersebut tanpa merusaknya sedikitpun.
Adapun manfaat cuka apel tahesta adalah darah yang terlalu asam,
memungkinkan kalsium akan mengendap di persendian tertentu yang merupakan
penyebab timbulnya rematik. Mungkin juga mengendap di dinding pembuluh
darah menyebabkan timbulnya berbagai gangguan kesehatan seperti jantung
koroner, stroke dan gangguan degeneratif lainnya. Dan mungkin juga membentuk
batu di ginjal atau kantung kemih. Cuka Apel Tahesta memiliki kandungan nutrisi
dan elemen alami yang kompleks dan berimbang, yang berperan penting dalam
upaya pencegahan dan perawatan bagi kesehatan diantaranya adalah Kolesterol,
Hipertensi, Jantung Koroner dan Stroke, Diabetes Mellitus, Rematik dan Asam
Urat, Ginjal, Kanker usus Besar, Asma, Bronkhitis, Osteoporosis, Lupus, Angin
Duduk, Batu Empedu, Pembesaran Prostat, Maag Cuka Apel Tahesta untuk asam
urat, Tak dapat dipungkiri, bahwa makanan memegang peranan penting dalam hal
kesehatan manusia. Sejak 2000 tahun lalu, Bapak ilmu kedokteran Barat,
Hipocrates berujar, Let Your Food be Your Medicine and Medicine be Your Food.
Artinya pola makan yang sehat dan seimbang dapat menunjang kesehatan secara
optimal, sehingga terhindar dari penyakit. Dan salah satu sumber makanan
kesehatan yang banyak dimanfaatkan oleh Hipocrates untuk mengobati para
pasiennya adalah cuka apel. Termasuk untuk mengusir serangan asam urat dan
kolesterol, cuka apel Tahesta adalah pilihan yang tepat dan alami. Senyawa fenol
yang terdapat pada cuka apel bersifat anti radang dan mampu menghilangkan rasa
sakit. Begitu juga quercetin, sejenis flavonoid yang bersifat antioksidan, yang
mampu menghambat pembentukan asam urat. Apalagi quercetin ini memiliki
kemampun antioksidan empat kali lipat lebih kuat daripada vitamin C. Mineral
kalium pada cuka kesehatan ini juga berfungsi melancarakan peredaran darah,

mengikis kristal asam urat yang tumbuh disekitar persendian serta meningkatkan
sistem kekebalan tubuh sehingga reaksi radang pada rematik berkurang.
Tingginya kandungan serat larut, yaitu pektin juga turut membantu
menyerap dan membuang lemak maupun kolesterol sehingga kelebihan produksi
purin (penyebab asam urat) dapat dicegah. Selain itu pectin juga memperlunak
feses serta mengikat dan menghilangkan racun dalam isi usus yang bisa memicu
timbulnya beragam penyakit berbahaya seperti kanker usus. Untuk mendapatkan
hasil maksimal dalam terapi ini dianjurkan minum cuka apel Tahesta secara rutin
sehari tiga kali. Caranya, dua sendok makan cuka apel Tahesta diencerkan
kedalam segelas air putih. Untuk mengurangi rasa asam bisa ditambah pemanis
(madu, sirup, gula, dll), kecuali penderita diabetes disarankan memakai gula
rendah kalori atau tanpa pemanis sama. Cuka Apel Tahesta untuk maag, untuk
memiliki tubuh yang sehat, berstamina dan tak mudah terserang penyakit, tubuh
harus memiliki kadar asam basa seimbang. Gemar melahap makanan berminyak,
stress, dan bertambahnya umur bisa meningkatkan keasaman tubuh. Keasaman
tubuh berlebih bisa merusak sel, meningkatkan kekentalan darah, mempercepat
tumbuhnya bakteri dan virus, merusak jaringan sendi, organ dan kelenjar, serta
mengganggu kerja ginjal untuk membuang racun, dan bisa meningkatkan penyakit
kronis. Buah apel adalah salah satu makanan pembentuk basa. Kandungan nutrisi,
mineral dan unsur penting lainya sangat baik untuk tubuh. Sehingga bila kita
makan apel setiap hari layaknya dijaga oleh dokter ahli. Artinya, apel benar-benar
memiliki manfaat yang luar biasa terhadap kesehatan. Sama halnya dengan
mengonsumsi buah apel, Anda juga bisa memenuhinya dengan minum cuka apel
Tahesta setiap hari. Sehingga kadar asam basa dalam tubuh seimbang. Akibatnya
beberapa penyakit seperti asam urat, kolesterol, nyeri sendi/rematik, penumpukan
lemak berlebih, wasir, alergi, asma, jantung koroner, stroke dan diabetes, akan
lebih mudah untuk diatasi. Maag terjadi karena lambung sudah tidak bisa
memproduksi asam hydrocloride, sehingga makan yang tersimpan di lambung
akan mengalami fermentasi, akibatnya lambung akan merasa perih, kembung,
melilit dan sering bersendawa. Maag sangat sensitif terhadap jenis makanan pedas
dan asam. Dengan mengonsumsi cuka apel Tahesta kebutuhan zat asam

hydrocloride akan terpenuhi. Selain itu cairan cuka apel berfungsi secara efektif
menghentikan dan mematikan bakteri pylori (kuman) penyebab luka pada
lambung sehingga maag berangsur-angsur pulih. Bagi penderita maag disarankan
minum dengan takaran terkecil lebih dahulu. Yakni dimulai dengan satu sendok
teh diencerkan dalam segelas 200 cc dan ditambah dengan madu. Ukuran bisa
ditingkatkan menjadi satu sendok makan setelah lambung sudah tidak merasakan
perih. Cuka apel tahesta untuk menyembuhkan luka, ketika terdapat luka di tubuh
kita pasti ingin segera untuk mengobatinya.
Salah satu manfaat lain dari cuka apel tahesta adalah dapat digunakan untuk
menyembuhkan luka di tubuh. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, cuka
apel tahesta mengandung asam asetat yang membantu membunuh bakteri. Pada
saat kita teluka akan terdapat banyak bakteri di luka dan bisa menyebabkan
infeksi yang berbahaya. Dengan menggunakan cuka apel dengan cara
mengoleskannya di bagian yang terluka, cuka apel tahesta ini dapat membantu
luka untuk lebih cepat sembuh dan kering. Manfaat lainnya yaitu dapat membantu
mengurangi rasa gatal yang terdapat di luka tersebut dan dapat mempercepat
proses penyembuhan luka tersebut. Jadi manfaat cuka apel tak hanya digunakan
untuk minuman saja tapi juga dapat difungsikan sebagai obat luar atau obat
penyembuh luka seperti betadin. Cuka apel tahesta untuk perawatan wajah,
biasanya untuk merawat wajah kita dapat menggunakan bengkoang, buah
bengkoang sangat bagus untuk membuat kulit menjadi lebih putih alami. Tetapi
tak hanya buah bengkoang yang dapat digunakan untuk merawat wajah kita. Cuka
apel tahesta juga dapat digunakan untuk merawat wajah kita.
Dengan menggunakan cuka apel tahesta akan membantu menyeimbangkan
kadar PH pada bagian kulit wajah. Kita dapat mengoleskan cuka apel pada pagi
dan malam hari. Untuk anda yang memiliki flek hitam di wajah dan ingin
menghilangkannya, kita bisa mencoba mengoleskan cuka apel tahesta dua kali
sehari secara teratur. Tetapi ketika sedang mengoleskan di wajah jangan langsung
dioleskan mentah-mentah tetapi ditambahkan air terlebih dahulu. Karenakan
kandungan asam pada cuka apel tahesta sangat tinggi.

DAFTAR PUSTAKA
Anonim. 2014. Manfaat Cuka Apel Tahesta. (Online) http://www.tahesta.com
/manfaat-cuka-apel/. (Diakses tanggal 26 Maret 2016).
Firas. 2015. Kebaikan Apple Cider Vinegar. (Online) http://mummyfiras.blog
spot.co.id/2015/05/kebaikan-apple-cider-vinegar-yang.html. (Diakses pada
tanggal 26 Maret 2016).
Hedzir, Annisa. 2013. Kelebihan Cuka Apel. (Online) http://www.annehedzir.
com/2013/03/kelebihan-cuka-epal-apple-cider-vinegar.html. (Diakses pada
tanggal 26 Maret 2016).
Suriawiria, U. 1995. Pengantar Mikrobiologi Umum. Bandung: Angkasa.
Waluyo, S. 1984. Beberapa aspek Tentang Pengolahan Vinegar. Jakarta: Dewa
Rucipress,