Anda di halaman 1dari 3

Deskripsi Naskah Suluk Bok Donya-Rjki

Deskripsi naskah ialah uraian atau gambaran

ringkas tentang naskah. Uraian

mengenai naskah ini dideskripsikan atau dipaparkan secara apa adanya. Dekripsi naskah
mempunyai tujuan untuk memberikan gambaran naskah kepada orang lain jika ingin
mengkaji naskah lebih lanjut.
a. Judul
Suluk Bok Donya-Rjki
Judul naskah tidak tertera di halaman depan, awal bait, maupun akhir bait.
Pemberian judul berdasarkan nama-nama tokoh utama dalam naskah yaitu Bok Donya
dan Bok Rjki.
b. Penyalin
Widasupama, yang tertera didalam teks SBDR pada bagian kolofon bendel.

c. Nomor naskah
Nomor KS 513.8 (214Na) SMP 154/3 dengan judul Suluk Bok Donya-Rjki (Nancy
K. Florida, 1996:299).
d. Tempat penyimpanan naskah
Perpustakaan Sasana Pustaka Keraton Surakarta.
e. Asal naskah
f. Keadaan naskah
Masih utuh dan baik, dijilid dengan sampul berwarnabiru tua dengan ukuran naskah
folio.
g. Ukuran naskah
34 x 21,5 cm.
h. Ukuran teks
29,2 x 17,1 cm.
i. Tebal naskah
24 halaman.
j. Jumlah lembar pelindung
2 lembar di depan, 1 lembar di belakang (naskah bendel).
k. Jumlah baris per halaman
17 baris per halaman.
l. Huruf, aksara, tulisan
1) Jenis tulisan
: aksara Jawa carik.
2) Ukuran huruf/aksara
: sedang, sesuai jarak baris dan konsisten.
3) Bentuk huruf
: miring ke kanan mbata sarimbag.
4) Keadaan tulisan
: mudah dibaca, sangat rapih dan ajeg.
5) Jarak antar huruf
: rapat.
6) Bekas pena
: tebal.

7) Warna tinta
8) Pemakaian tanda

: hitam.
:

m. Bentuk
Suluk Bok Donya-Rjki ditulis dengan bentuk puisi berupa tmbang macapat yang
teridiri dari 8 pupuh dalam 114 bait yaitu Asmarandana (10 bait), Dhandhanggula (15
bait), mijil (21 bait), Kinanthi (18 bait), Dhandhanggula (9 bait), Armarandana (10
bait), Dhandhanggula (12 bait), Asmarandana (19 bait).
n. Umur

Sampun rampung: panurunirng pustaka, nuju ari Jumngah Lgi, patlikur kang
tanggal Besar ing wulanira, sngkalannya nunggal warsi, tinuding nurat pun
Jayayuda ping dwi. Titi rampung, panyrat pandhakipun nng Sanapustaka, ping
nmlikur Sawal warsi, Wawu swu astha tus sawidak gangsal. Widasupama.
Terjemahan
Sudah selesai: penyalinan buku, sewaktu hari Jumat Legi, tanggal duapuluh empat
bulan Besar, sengkalannya bersamaan tahun satu awal, dipertahankan menulis pun
Jayayuda kedua. Waktu selesai, penulisan penyalinan, di Sanapustaka, tanggal 26
(duapuluh enam) Sawal saat tahun Wawu, 1865. Widasupama.
Berdasarkan keterangan di atas, naskah SBDR ditulis pada 1865 tahun Jawa,
namun ditahun Masehi Suluk Bok Donya-Rjki ditulis pada 1934 tahun Masehi,
berarti Suluk Bok Donya-Rjki berumur kurang lebih 81.
o. Fungsi sosial naskah
Suluk Bok Donya-Rjki merupakan naskah yang berhubungan dengan
ketuhanan. Ketuhanan berhubungan dengan rohani berupa hakikat hidup. Pencapaian
hakekat hidup pada dasarnya ditempuh melalui ajaran moral. Ajaran moral yang
tertera dalam Suluk Bok Donya-Rjki adalah ajaran budi pekerti. Ajaran budi pekerti
dalam Suluk Bok Donya-Rjki sangat relevan dengan kehidupan pada masyarakat

saat ini. Jadi isi Suluk Bok Donya-Rjki ini sering dibaca dan diterapkan di
masyarakat. Namun, fungsi naskah itu sendiri tidak digunakan dalam acara-acara
tertentu yang biasanya diadakan oleh masyarakat.