Anda di halaman 1dari 18

Tugas 1

Pemilihan bahan dan Proses


PISAU

Di susun oleh:
Dimas Arya Kurniawan
121.03.1048
Kelas B

JURUSAN TEKNIK MESIN


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT SAINS & TEKNOLOGI AKPRIND
YOGYAKARTA
2016

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah
memberikan rahmatnya sehingga saya bisa menyelesaikan membuat makalah ini
dengan baik. Tidak lupa kami ucapkan terimakasih kepada Ibu Nidia Lestari,
ST.,M.Eng. Selaku dosen pengampun PEMILIHAN BAHAN DAN PROSES
yang membimbing kita dalam tugas makalah ini.
Dalam makalah ini saya menjelaskan tentang PISAU (Knife). Makalah ini
disusun dengan tujuan memenuhi syarat nilai mata kuliah PEMILIHAN BAHAN
DAN PROSES dan juga menambah wawasan kita semua. Mungkin dalam
pembuatan makalah ini terdapat kesalahan yang belum kami ketahui, maka dari
itu kami mohon saran & kritik demi tercapainya makalah yang sempurna.

Yogyakarta, 10 april 2016

Dimas Arya Kurniawan

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR..........................................................................2
DAFTAR ISI.....................................................................................ii
DAFTAR GAMBAR...........................................................................ii
DAFTAR TABEL...............................................................................ii
BAB 1 RINGKASAN TAHAPAN PELAKSANAAN..................................1
BAB 2 PENDAHULUAN....................................................................2
2.1. Latar belakang..........................................................................2
2.2. Fungsi produk...........................................................................2
2.3. Komponen-komponen penyusun produk.........................................2
BAB 3 KUALIFIKASI PRIMER DARI MASING-MASING KOMPONEN.....4
3.1. Sifat-Sifat Bahan......................................................................4
3.2. Persyaratan fungsional (fungsi, batasan, dan tujuan)..........................4
3.3. Persyaratan kemampuan proses, kehandalan, ketahanan pemakaian.......5
BAB 4 ANALISIS TERPERINCI PEMILIHAN BAHAN DAN PROSES.........6
4.1. pemilihan bahan untuk setiap komponen pemilihan bahan (5 kandidat)....6
a) Kandidat pada bilah pisau..............................................................6
b) Kandidat bahan gagang pisau.........................................................7
4.2. pemilihan proses untuk masing-masing komponen..............................9
1. Pengertian dari kandidat proses komponen bilah pisau..........................9
2. Pengertian dan Kandidat proses gagang pisau...................................11
KESIMPULAN.................................................................................1
Daftar Pustaka...................................................................................2

DAFTAR GAMBAR

gambar 1 pisau ........................................................................................................ 2


gambar 2 forging .....................................................................................................9
gambar 3 die casting.............................................................................................. 10
gambar 4 rolling.................................................................................................... 10
gambar 5 injection molding .................................................................................. 11
gambar 6 blow molding ........................................................................................ 11
gambar 7 thermoforming....................................................................................... 12

DAFTAR TABEL

Table 1 metode weight factor bilah pisau ............................................................... 6


Table 2 metode digital logic ....................................................................................
7
Table 3 metode weight factor bilah pisau ............................................................... 8
Table 4 metode digital logic pada gagang pisau ..................................................... 8

BAB 1
RINGKASAN TAHAPAN PELAKSANAAN

Dalam menulis laporan pemilihan bahan dan proses penulis mengangkat sebuah
peralatan yang kita gunakan sehari-hari yaitu PISAU. Pisau di sini adalah pisau
yang digunakan untuk memotong mulai dari sayur ataupun daging (keperluan
rumah tangga). Psau ini dipilih karena memiliki 2 buah bahan dalam 1 benda yaitu
mata pisau yang terbuat dari bahan logam dan pegangan pisau. Pisau ini harus
memenuhi syarat seperti kuat, keras, tajam, tahan terhadap korosi dan ringan.
Penilis disini akan menggunakan metode metode weight factor, performance
index, dan Digital logic. Sehingga di dapatkan bahan dan proses yang dapat
digunakan untuk membuat pisau tersebut dimana penulis akan memilih 5 bahan
dan 3 proses yang digunakan sebagai acuan untuk membuat kesimpilan.

BAB 2
PENDAHULUAN

2.1. Latar belakang

gambar 1 pisau
Sudah sejak lama manusia mengenal pisau. Pisau tercipta karena adanya
desakan kebutuhan dari manusia untuk membantu dalam hal memenuhi kehidupan
sehari-hari yaitu intuk memotong, mengiris, maupun mencintang.
Zaman dulu pisau terbuat dari bahan batu yang keras dan di buat pipih dan
tajam di pinggirnya. Pada era sekarang banyak pisau yang terbuat dari bahan
logam keras Karena lebih mudah dalam pembuatan dan mudah dalam pengasahan
atau mempertajamnya. Dengan demikian semakin maju suatu zaman maka
semakin maju pula bahan dalam pembuatan pisau dengan adanya teknologi yang
semakin berkembang.

2.2. Fungsi produk


Fungsi dari pisau adalah untuk memudahkan dalam pekerjaan sehari-hari
dalam memotong, mengiris, mencincang suatu benda yang terbilang lunak.
Di sini yang di maksud dari bendanya adalah seperti tanaman, daging.

2.3.Komponen-komponen penyusun produk


Dalam produk yang di bahas adalah pisau maka terdapat dua buah komponen
utama yaitu :
a. Bilah pisau.
Bilah pisau adalah bagian yang terbuat dari logam pipih yang di bagian
tepinya di buat tajam.. bagian inilah yang disebut mata pisau. Bilah pisau
berfungsi sebagai bagian yang digunakan untuk melakukan pemotongan,
mengiris dan mencincang. Bagian ini sangat tajam dan keras. Bilah pisau
ini adalah bagian terpenting dari sebuah pisau.
b. Gagang atau pegangan pisau.
Gagang pisau adalah bagian yang terbuat dari bahan kelompok polimer
atau bahan kayu. Gagang pisau ini berfungsi sebagai pegangan tangan saat
mengunakan pisau. Umumnya berbentuk memanjang.

BAB 3
KUALIFIKASI PRIMER DARI MASING-MASING KOMPONEN

3.1. Sifat-Sifat Bahan


Sifat-sifat bahan pisau ini adalah
1. Bilah pisau
a) Keras dan kuat
b) Tahan korosi
c) Mudah di proses
d) Ringan
2. Gagang Pisau
a) Kuat
b) Ringan
c) Tahan terhadap panas
d) Mudah di bentuk

3.2. Persyaratan fungsional (fungsi, batasan, dan tujuan)


Dalam persyaratan fungsional ini pisau memiliki fungsi dan tujuan untuk
memudahkan pekerjaan dalam kehidupan sehari-hari yaitu untuk memotong,
mengiris dan mencincang bahan-bahan yang bias di bilang lunak seperti sayur,
buah dan daging.
Karena memiliki fungsi tersebut maka kita dapat memberi batasan kalo pisau
hanya digunakan pada bahan yang lunak saja. Jika digunakan untuk memotong
bahan yang lebih keras seperti kayu. Disa di gunakan tapi bukan itu fungsi dan
tujuan utama nya karena melebihi kekuatan penggunaannya. Jika untuk memotong
bahan yang terbuat dari logam fungsi pisau tidak berkerja karena bahan yang
digunakan terlalu keras. Butuh pisau khusus dalam pemotongan logam seperti
pada mesun bubut.
3.3.Persyaratan kemampuan proses, kehandalan, ketahanan pemakaian
4

Dalam persyaratan kemampuan proses, kehandalan, ketahanan pemakaian


pisau harus memenuhi syarat seperti harus tajam, kuat, tahan terhadap panas,
tahan terhadap korosi. Dengan syarat tersebut pisau yang di gunakan terbuat dari
logam yang tergolong kuat dengan adanya lapisan Chromium di dalam pisau
maka membuat pisau tersebut tahan terhadap karat. Sedangkan adanya carbon
yang terkandung pada pisau maka pisau tersebut menjadi kuat dank keras karena
semakin tunggi nilai suatu carbon dalam logam maka semakin tinggi pula nilai
kekerasan pisau tersebut.
Dalam masalah kehandalan dan ketahanan pemakaian pisau harus di buat
dengan bahan telah memenuhi syarat di atas maka diharapkan pisau tersebut
memiliki masa pakai yang panjang. Dengan demikian proses pembentukan pisau
yang tepat harus di gunakan karena mengingat adanya masa pakai yang harus
panjang dalam ketahanan pakai pisau tersebut.

BAB 4
ANALISIS TERPERINCI PEMILIHAN BAHAN DAN PROSES

4.1. pemilihan bahan untuk setiap komponen pemilihan bahan (5 kandidat)


a) Kandidat pada bilah pisau
Dalam pemilihan kandidat bilah pisau ini kita memilih 5 buah bahan yang akan di
d pilih berdasarkan kualitas rangking sehingga di temukan bahan yang memenuhi
kriteria dengan metode weight factor, performance index dan digital logic.
Berikut ini matrial yang di pilih dalam pembuatan bilah pisau :
1. Aluminium alloy (AA 2024)
2. Baja AISI 4130
3. Baja ASTM A756
4. Baja ATS-34
5. Ceramik Si3N4
Dengan demikian kita harus menentukan metode weight factor.
property
1/2
1/3
1/4
1/5
Ratio
kuat

50

Keras

50

Tahan Korosi

Ringan

Harga

60

70

90

40
30
10
Total

Weight

0.313

0.313

0.66

0.206

0.42

0.131

0.11

0.034

3.19

0.997

Table 1 metode weight factor bilah pisau


Dari table di atas di dapatkan nilai weight adalah 0.997 yang dapat kita bulatkan
menjadi 1. Dengan demikian kuat dan keras bahan pisau menjadi prioritas dalam
matrial yang kemudian ketahanan terhadap korosi, ringan dan yang terakhir
harganya.

Dengan metode digital logic


6

goals

Number of positive decision N=n(n-1)/2

positive

relative

10

decision

emphasis

1/2

1/3

1/4

1/5

2/3

2/4

2/5

3/4

3/5

4/5

(m)

Coefficient

Keras

0.4

Kuat

0.2

0.3

0.1

10

=1.0

Tahan
korosi

Ringan

1
0

harga

1
0

Total number of positive decisions (N)

Table 2 metode digital logic


Dalam metode digital logic kekerasan mendapat nilai 4, tahan korosi
mendapat nilai 3, kekuatan matrial mendapat nilai 2. Harga mendapat nilai 1 dan
ringan bahan tidak mendapatkan nilai. Dengan demikian sifat bahan matrial
harusnya yang keras dan tahan korosi yang utama.
Dengan demikian bahan yang cocok untuk pembuatan bilah pisau ini adalah
dari bahan baja ATS-34 karena karbon tinggi, khromiumnya tinggi, bebas karat
dan kekerasan max 60-61 Hrc.

b) Kandidat bahan gagang pisau


Dalam pemilihan kandidat gagang pisau ini kita memilih 5 buah bahan yang akan
di d pilih berdasarkan kualitas rangking sehingga di temukan bahan yang
memenuhi kriteria dengan metode weight factor, performance index dan digital
logic.
Berikut ini matrial yang di pilih dalam pembuatan gagang pisau yang termasuk ke
dalam bahan polimer :
1. Polietana
2. Polipropena
3. Pvc
4. Polistirena
5. Bakelit
7

Dengan demikian kita harus menentukan metode weight factor.


property
1/2
1/3
1/4
1/5
Ratio
Kuat

60

Tahan panas

40

Mudah

50

65

70

50

Weight

0.43

0.28

0.14

0.53

0.076

0.42

0.060

6.95

0.9

dibentuk
Ringan

harga

35
30
Total

Table 3 metode weight factor bilah pisau


Dari table di atas di dapatkan nilai weight adalah 0.9 yang dapat kita bulaykan
menjadi 1. Dengan demikian kuat dan tahan panas menjadi prioritas utama dalam
pembentukan gagang pisau, yang kemudian di ikuti mudah dibentuk, ringan dan
harganya.
Dengan metode digital logic
goals
Number of positive decision N=n(n-1)/2

positive

relative

10

decision

emphasis

1/2

1/3

1/4

1/5

2/3

2/4

2/5

3/4

3/5

4/5

(m)

Coefficient

kuat

0.3

Tahan
panas

0.3

0.2

0.1

0.1

10

=1.0

Mudah

1
0

dibentuk
ringan

harga

Total number of positive decisions (N)


Table 4 metode digital logic pada gagang pisau

Dalam metode digital logic pada gagang pisau matrial yang bersifat kuat dan
tahan terhadap panas menjadi matrial yang utama dalam pembentukan gagang
pisau yang kemudian diikuti dengan mudah dalam pembentukan, ringan dan
harganya.
8

Dengan demikian bahan yang cocok untuk pembuatan gagang pisau adalah
polimer jenis Polipropena karena kekuatan dan ketahanan terhadap panas lebih
tinggi dibandingkan yang lain.

4.2. pemilihan proses untuk masing-masing komponen


Dalam pemilihan proses kita dapat lihat berdasarkan kuantitas rangking sehingga
menemukan proses yang memenuhi kriteria dengan menggunakan metode weight
factor, performance index, dan Digital logic . dengan demikian pemilihan proses
di setiap masing-masing komponen kita pilih seperti berikut ini :
1. Kandidat Proses Untuk komponen bilah pisau

a. Forging
b. Die Casting
c. Rolling
2. Kandidat proses untuk komponen gagang pisau

a. Injection Molding
b. Blow molding
c. Thermoforming

1. Pengertian dari kandidat proses komponen bilah pisau


a. Forging

gambar 2 forging
Forging

adalah

proses

pembentukan

logam

secara

plastis

dengan

mempergunakan gaya tekan untuk mengubah bentuk atau ukuran dari logam yang
dikerjakan. Proses tempa bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu pengerjaan panas(hot
working) dan pengerjaan dingin(cold working). Penempaan(forging) bisa
dilakukan dengan manual atau dengan mesin hidrolis karena bisa membuat
9

tekanan yang tinggi dan membutuhkan tenaga yang besar pula. Tetapi jika
menggunakan tenaga pneumatik, tenaga yang dihasilkan lebih kecil.
b. Die Casting

gambar 3 die casting


Die casting adalah sebuah proses pada industri pembuatan mesin di mana baja
cair dicetak/dicor menggunakan tekanan tingkat tinggi ke dalam mold/dies
(semacam rongga untuk cetakan). Rongga cetakan yang pada industri mesin
dikenal dengan nama Dies tersebut dapat digunakan berulang-ulang. Proses DieCasting ini merupakan salah metode paling cepat, efisien dan ekonomis dalam
proses produksi bermacam komponen mesin. Mesin Die Casting terdiri dari
beberapa tonase drari yg kecil hingga yg besar.
c. Rolling

gambar 4 rolling
Rolling adalah proses reduksi atau pengurangan luas penampang atau
pengurangan ketebalan atau proses deformasi dimana ketebalan benda kerja
direduksi dengan menggunakan gaya tekan dan menggunakan dua buah roll atau
lebih. Roll berputar untuk menarik dan menekan secara simultan benda kerja yang
berada diantaranya
2. Pengertian dan Kandidat proses gagang pisau
a. Injection Molding
10

gambar 5 injection molding


Injection molding adalah metode material termoplastik dimana material yang
meleleh karena pemanasan diinjeksikan oleh plunger ke dalam cetakan yang
didinginkan oleh air dimana material tersebut akan menjadi dingin dan mengeras
sehingga bisa dikeluarkan dari cetakan
b. Blow molding

gambar 6 blow molding


Blow molding merupakan suatu metode mencetak benda kerja berongga
dengan cara meniupkan atau menghembuskan udara kedalam material/bahan yang
menggunakan cetakan yang terdiri dari dua belahan mold yang tidak
menggunakan inti (core) sebagai pembentuk rongga tersebut
c. Thermoforming

11

gambar 7 thermoforming
Thermoforming adalah salah satu metode dan banyak dipakai dalam
memproses material plastik. Thermoforming adalah pembentukan lembaran
plastik menjadi bagian-bagian melalui aplikasi panas dan tekanan. Tooling untuk
proses ini adalah yang paling murah dibandingkan dengan proses plastik lainnya

Dalam pemilihan proses di atas dapat kita lihat bahwa untuk proses
pembuatan bilah pisau dapat kita gunakan yang forging karena dengan forging ini
kita dapat mendapatkan bahan yang kuat kan kemudian dengan adanya heat
treatment menjadikan logam menjadi kuat dan jika di asah menjadi pisau akan
mendapatkan ketajaman yang tahan lama.
Selain it dalam proses pembentukan gagang pisau dapat digunakan proses
injection molding karena cara ini cepat dalam pengerjaan nya karena adanya
pendinginan air dapat lebih cepat.

KESIMPULAN

Dari data dan analysis di atas dapat di simpulkan bahwa dalam pembuatan
pisau harus memenuhi fungsi yaitu bias memotong mengiris dan mencincang
sehingga bahan yang di gunakan untuk bilah pisau adalah dari baja ATS-34 karena
baja tersebut kuat dan tahan terhadap korosi dan dengan cara pemrosesan forging
dan di tambah dengan heat treatment kualitas pisau akan bertambah karena adanya
perlakuan panas di bilah pisau tersebut sehingga menjadikannya semakin keras
dan untuk ketajamannya lebih lama.
12

Sedangkan untuk pembuatan gagang pisau dapat digunakan bahan dari


Polipropena karena termasuk ke dalam jenis polimer yang kuat dan tahan terhadap
panas sehingga cocok untuk gagang pisau. Sedangkan untuk prosesnya dapat
digunakan injection molding karena proses ini cepat dalam pengerjaanya.

Daftar Pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Pisau

di

akses

april

2015

http://alfaprimadianto.blogspot.com/2013/07/jenis-jenis-polimerdankegunaanny.html

di

akses

april

2015

http://www.golokpusakacibatu.com/2010/06/bahan-yang-digunakanuntukpisau.html

di

akses

april

2015

http://sujawanlongerindi.blogspot.com/2011/12/heat-treatment.html di akses 6
april

2015

http://www.slideshare.net/auliarahman98478672/unit-pemrosesan-

polimer-kel-8 di akses 6 april 2015