Anda di halaman 1dari 19

Campak Morbili

Definisi Campak

Penyakit menular akut

Disebabkan oleh virus

Khasnya: terdiri dari 3 stadium :

Stadium prodormal
Stadium erupsi
Stadium konvalesens

Sangat mudah menular

Epidemiologi

Menurut survey kesehatan rumah tangga,


Morbili menduduki tempat ke 5 dalam urutan
10 macam penyakit utama pada usia 1-4
tahun

Hampir semua anak Indonesia yang mencapai


usia 5 tahun pernah terserang campak

KLB lebih sering terjadi di daerah pedesaan


terutama daerag yang sulit dijangkau oleh
pelayanan kesehatan

Etiologi

Disebabkan oleh virus campak


dari famili Paramyxovirus genus
Morbilivirus

Virus RNA yang bernvelop,


berbentuk bulat dgn tepi kasar,
dibungkus oleh selubung lemak
dan protein

Nukleokapsid (+)

Virus campak berada di sekret


nasofaring dan di dalam darah,
selama masa tunas & sesudah
timbulnya ruam

Patofisiologi

Manifestasi Klinis

Masa inkubasi 10-20 hari

Stadium kataral (prodormal) 4-5 hari

Stadium erupsi

Demam, malaise, batuk, fotofobia, konjungtivitis & pilek

Batuk pilek bertambah, timbul bercak merah di palatum, bercak koplik


Eritem makulopapuler muncul mula2 di belakang telinga,lalu
menyebar ke wajah dan badan, demam

Stadium konvalesen

Erupsi berkurang hiperpigmentasi

Pemeriksaan Fisik

Terdapat ruam papulomakuler menyeluruh (3


hari/ lebih)

Demam >38oC

Terdapat salah satu gejala: batuk, pilek, atau


konjungtivitis

Pemeriksaan
Penunjang

Darah rutin leukositosis

Deteksi virus

Sitologi melihat sel raksasa & deteksi antigen


PCR

Deteksi antibody

Serologi sampel saliva atau serum


IgM meningkat bersamaan dgn munculnya ruam
Menurun setelah 4-12 minggu

Diagnosis Banding

Rubella

Eksantema subitum

Ruam karena alergi

Penyakit kawasaki

Penyakit rikets

Meningococcemia

Tatalaksana

Pengobatan bersifat suportif

Indikasi rawat inap : hiperpireksia (suhu > >39.0 0),


dehidrasi, kejang, intake kurang, atau adanya komplikasi

Tanpa komplikasi

Pasien dirawat di ruang isolasi


Tirah baring ditempat tidur
Vitamin A 100000 IU, apabila disertai malnutrisi
dilanjutkan 1500 IU tiap hari.
Diet makanan cukup cairan, kalori yang memadai

Tatalaksana dengan
Komplikasi
Ensefalopati

Kloramfenikol dosis 75 mg/kgbb/hari/ dan ampisillin


100 mg/kgbb/hari selama 7-10 hari

Kortikosteroid : deksamethason 1mg/kgbb/hari


sebagai dosis awal dilanjutkan 0,5 g/kgbb/hari dibagi
dalam 3 dosis sampai kesadaran membaik (bila
pemberian lebih dari 5 hari dilakukan tapering off)

koreksi terhadap gangguan elektrolit.

Bronkopneumonia

Kloramfenikol 75 mg/kgbb/hari dan ampisillin 100


mg/kgbb/hari selama 7-10 hari.

Oksigen 2 liter/menit

Koreksi gangguan analisis gas darah dan elektrolit.

Enteritis: Lakukan koreksi dehidrasi sesuai derajat


dehidrasi.

Pencegahan

Imunisasi Aktif

Vaksin campak usia 9 bln & 6 th

Imunisasi Pasif (imunoglobulin)

Usia > 12 bulan dgn immunocompromised blm


mendapat imunisasi
Bayi < 12 bulan yg terpapar langsung dgn
pasien campak

Komplikasi

Bronkopneumonia

Encephalitis

Konjungtivitis

Otisis media

Diare

Miokarditis dan perikarditis

Black measles

Prognosis

Tanpa komplikasi : ad bonam

Dengan komplikasi : dubia ad malam

Kesimpulan

Campak ialah penyakit infeksi virus akut

Menular

penyebab utama kematian terbesar pada anak

disebabkan oleh virus RNA dari famili paramixoviridae,


genus Morbillivirus, yang ditularkan secara droplet

Gejala klinis campak terdiri dari 3 stadium: kataral, erupsi


dan konvalesensi.

Campak dapat dicegah dengan melakukan imunisasi secara


aktif, pasif dan isolasi penderita.