Anda di halaman 1dari 15

Evolusi Tumbuhan

Berbiji

Evolusi adalah Proses perubahan secara


berangsur-angsur dalam jangka waktu yang lama
dimana sesuatu berubah menjadi bentuk lain
menjadi lebih kompleks ataupun berubah
menjadi bentuk yang lebih baik..

AWAL MULA TUMBUHAN BERBIJI


Awal mula tumbuhan darat dikarenakan adanya
tumbuhan air yang disebut alga hijau.
Tumbuhan paku juga menjadi awal dari tumbuhan yang
menghasilkan biji, sekarang sudah 90% dari seluruh
jenis tumbuhan yang ad merupakan tumbuhan berbiji.

Kemunculan biji, yaitu suatu truktur


yang mempercepat kolonisasi daratan
dengan cara melindungi embrio
tumbuhan dari kekeringan dan
ancaman lainnya. Biji juga
menggantikan spora sebagai cara
utama penyebaran keturunan

Gymnospermae (berbiji
terbuka)
Kelompok tumbuhan dimana bijinya
tidak dilindungi oleh daun buah,
sehingga biji kelihatan langsung
seperti kita lihat pada biji tumbuhan
hias pakis haji.

Biji terdiri dari embrio sporofit yang terbungkus


bersama dengan cadangan makanan di dalam
lapisan pelindung
Evolusi biji dikaitkan dengan megasporangium.
megasporangium bukanlah suatu ruangan, tetapi
merupakan struktur berdaging padat yang
disebut nusellus

Tumbuhan Gimnospermae memiliki


empat divisi, yaitu
1.
2.
3.
4.

Cycadophyta,
Ginkophyta,
Gnetophyta dan
Coniferophyta

Cycadophyta

Ginkophyta

Gnetophyta

Coniferophyta

Gimnospermae terlihat dalam catatan


fosil jauh lebih awal dibandingkan
angiospermae.

ANGIOSPERMAE (tumbuhan berbiji tertutup)

Angispermae lebih banyak dibandingkan


dengan Gymnospermae, karena
angiospermae lebih menarik memiliki bunga
dan sebagian juga memiliki bunga yang
akan menarik perhatian lebah, kupu-kupu
ataupun hewan lain yang dapat membantu
proses penyerbukan tanaman tersebut
Angiospermae yang ditemui sekarang
dianggap sebagai penerus dari salah satu
kelompok Gymnospermae purba yang telah
punah (paku biji).

Semua Angiospermae ditempatkan


dalam sebuah divisi tunggal yaitu
Anthphyta