Anda di halaman 1dari 7

Gangguan Kepribadian

Narsisistik

Anggota Kelompok :
Winno Margi Rezkinda (5120196)
Mikael Edo Imantaka (5120202)

Gangguan Kepribadian
Narsisistik
Definisi

:
berasal dari mitologi Yunani, yaitu
Narkissos. Narkissos diceritakan
merupakan seorang pemuda
tampan yang jatuh cinta
terhadap bayangannya sendiri.
Karena tingkat mencintai diri
sendiri yang terlalu parah,
akhirnya ia diubah oleh para
dewa menjadi bunga yang
dikenal sebagai narcissus.

Orang

yang mengalami gangguan


kepribadian narsisistik memiliki pola
pemikiran dan perilaku yang ingin
menunjukkan kehebatan mereka.
Mereka memiliki kebanggaan dan
keyakinan terhadap diri mereka, serta
haus akan pemujaan dan pengakuan dari
orang lain. Orang yang mengalami
gangguan kepribadian narsisistik
cenderung kurang memiliki empati
terhadap orang lain. (APA, 2000)
Gangguan ini bermula pada masa dewasa
awal dan muncul dalam konteks yang
bervariasi

Kriteria Diagnosis
Menurut DSM-V, individu dikatakan
mengalami gangguan kepribadian
narsistik apabila paling tidak memiliki
lima atau lebih kriteria :
1. Punya rasa self-importance yang hebat
2. Disibukkan dengan fantasi atas
kesuksesan, kekuasaan, kecerdasan,
kecantikan, dll
3. Percaya bahwa dia merupakan orang
yg spesial atau unik

4.
5.
6.
7.
8.

9.

Membutuhkan pujian yang


sangat berlebihan
Merasa memiliki hak istimewa
Mengeksploitasi orang lain
Kurang memiliki rasa empati
Iri terhadap kesuksesan / harta
orang lain atau merasa orang
lain iri dengan mereka
Menunjukkan sikap arogan,
angkuh, dan merendahkan orang
lain

Penanganan
Menurut

Kohut (dalam Adler,


1986) Gangguan kepribadian
narsisistik dapat ditangani
dengan pendekatan
psikodinamika.

Daftar pustaka
Adler,

G. (1986) Psychotherapy of the Narcissistic


Personality Disorder Patient: Two Contrasting
Approaches. American Journal Psychiatry, 143:430436
American Psychiatric Association (2013) Diagnostic
and Statistical Manual of Mental Disorders, Fifth
Edition. Arlington, VA: American Psychiatric
Association
Nevid, J. S., Rathus, S. A., & Greene, B. (2005).
Psikologi Abnormal. Jakarta: Erlangga
Nurawlia (2009). Gangguan Kepribadian
Narsisistik. Diakses pada tanggal 12 Mei 2015, dari
https://nurawlia.wordpress.com/2009/11/21/ganggua
n-kepribadian-narsistik-2/