Anda di halaman 1dari 2

PATOFISIOLOGI VERUKA VULGARIS

Kontak langsung dengan orang/permukaan


benda yang tercemar HPV tipe 1, 2, atau 4

Kelainan/gangguan permukaan epitel


(lecet, mikroabrasi, dan lain-lain

Infeksi HPV tipe 1, 2, atau 4

Penetrasi virus ke sel


basal epitel kulit/mukosa

Virion masuk ke dalam


nukleus sel host

Genom virus sebagai episom

Genom virus berintegrasi dengan DNA host

Ekspresi gen E1
dan E2 virus

Merangsang gen E2
tidak aktif/tdk
berfungsi

Ekspresi gen E5
virus
Protein E5

Replikasiekspresi
DNA
Menekan
(virus)
gen
E6 dan E7 virus
ekstrakromosomal

Ekspresi gen L1 dan


L2 virus
Pembentukan
kapsid virus
Perakitan virus
Release virus baru

Ekspresi gen E6 dan


E7 virus

Protein E6

Mengurangi
ekspresi MHC
kelas I

Protein E7
Mengurangi
eliminasi
oleh
Inaktifasi
protein
selRb
T CD 8+

Degradasi
protein p53
Gagal
apoptosis/repair
DNA yang rusak

Gagal berikatan
dengan E2F
E2F menstimulasi
proliferasi sel host

Infeksi baru
Replikasi sel basal yang mengandung salinan DNA virus
autoinokulasi
Sel anakan mulai
bermigrasi ke permukaan

Proliferasi yang terus


berlanjut

Perbanyakan
sel di stratum
spinosum

Akantosis
(penebalan
stratum
spinosum)

Kelebihan
sintesis
keratin

Hiperkeratosis
(penebalan S.
korneum

Papil
memanjang
melampaui
batas
permukaan
kulit

papilomatosis

Pembuluh
darah dekat
permukaan
kulit
kemerahan

Terkumpulnya
protein virus
di nukleus

Sel koilosit

Diferensiasi sel
tidak sempurna
Masih terdapat inti
di stratum korneum
Parakeratosis