Anda di halaman 1dari 19

FLAVONOID

PIGMENT
OLEH :
SAHATI 2013 39 006
FELIX M. MERABANO 2013 39 017
JURUSAN KIMIA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS PAPUA
MANOKWARI

Senyawa Flavonoid
Flavonoid

merupakan pigmen tumbuhan kelompok


fenol terbesar di alam.

Senyawa-senyawa

ini merupakan zat warna merah,


kuning, ungu, dan biru.

Warna-warna

pada flavonoid ditimbulkan oleh


sistem konjugasi elektron dalam senyawa aromatik
tersebut.

Flavonoid mempunyai kerangka dasar


karbon yang terdiri dari 15 atom karbon,
dimana dua cincin benzena (C6) terikat
pada suatu rantai propane (C3) sehingga
membentuk suatu susunan C6-C3-C6.

Flavonoid merupakan golongan filifenol


sehingga memiliki sifat kimia senyawa
fenol, yaitu:
Bersifat asam sehingga dapat larut dalam basa.
Merupaka senyawa polar karena memiliki sejumlah gugus hidroksil.
Sebagai antibakteri karena flavonoid sebagai derivat dari fenol dapat
menyebabkan rusaknya susunan dan perubahan mekanisme
permeabilitas dari dinding sel bakteri.
Sebagai antioksidan yaitu kemampuan flavonoid untuk menjalankan
fungsi antioksidan, bergantung pada struktur molekulnya, posisi
gugus hidroksil memiliki peranan dalam fungsi antioksidan dan
aktivitas menyingkirkan radikal bebas.

Sumber Flavonoid
Flavonoid

adalah salah satu kelompok metabolit


sekunder dan merupakan salah satu golongan
senyawa fenol terbesar yang dihasilkan secara alami
oleh tumbuh-tumbuhan.

Flavonoid

terdapat di dalam semua tumbuhan darat,


tetapi tidak ditemukan pada tumbuhan laut (alga),
mikroorganisme, bakteri, jamur dan lumut.

Kebanyakan

flavonoid.

warna tumbuhan disebabkan oleh

Penggolongan
senyawa flavonoid

Berdasarkan Harbone (1987), penggolongan jenis flavonoid


dalam jaringan tumbuhan mula-mula didasarkan pada sifat
kelarutan dan reaksi warna.

Struktur berbagai tipe atau golongan flavonoid bervariasi sesuai


dengan kerangka dasar heterosiklik beroksigen yang dapat
berupa gama piron, piran atau pirilium.

Perbedaan di bagian rantai karbon nomor 3 menentukan


klasifikasi dari senyawa flavonoid yaitu flavon, flavonol,
flavanon, flavanonol, isoflavon, auron dan khalkon.

1. Antosianin

Antosianin adalah senyawa pigmen yang larut dalam air,


berwarna merah sampai biru dan tersebar luas pada tanaman.

Antosianin berbentuk glikosida dan menjadi penyebab warna


merah, biru, dan violet yang banyak terdapat pada buah dan
sayur.

Warna dan stabilitas pigmen antosianin tergantung pada struktur


molekul secara keseluruhan.

Contoh tumbuhan yang mengandung pigmen antosianin yaitu


mawar merah, anggur, bunga rosella, dll.

2. Flavonol
Flavonol tersebar luas dalam tumbuhan, baik sebagai
kopigmen antosianin dalam daun, bunga maupun dalam
daun tumbuhan tinggi.
Glikosida flavonol yang paling umum ditemukan yaitu
3-glikosida dan aglikon flavonol yang umum yaitu
kamferol, kuersetin, dan mirisetin yang berkhasiat
sebagai antioksidan dan antiinflamasi.
Contoh tanaman penghasil flavonol yaitu apel, brokoli,
daun bawang, dll.

3. Flavon
Flavon

terdapat sebagai glikosida tetapi jenis


glikosidanya lebih sedikit daripada jenis
glikosida pada flavonol.

Untuk

flavon jenis yang paling umum ialah 7glikosida, contohnya luteon 7-glukosida.

Contoh

tumbuhan yang mengandung flavon


yaitu seledri, cabai, dll

4. Isoflavon
Isoflavon merupakan isomer flavon, tetapi jumlahnya
sangat sedikit. Isofalvon sukar dicirikan karena reaksinya
tidak khas dengan pereaksi warna manapun.
Kebanyakan isoflavon bila disinari dengan sinar UV akan
menunjukkan warna merah senduduk tua dan bila diuapi
dengan amonia warnanya akan berubah jadi coklat,
sedangkan beberapa isoflavon misalnya daidzein
memberikan warna biru kuat dengan sinar UV bila diuapi
amonia.

5. Khalkon
Khalkon merupakan antoklor yaitu pigmen fenol
kuning. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan bila
daun bunga berwarna kuning akan berubah menjadi
merah atau jingga bila diuapi oleh asap basa atau
asap amonia.

6. Auron
Auron sama halnya dengan khalkon yang merupakan
antoklor. Auron berupa pigmen kuning emas yang
terdapat dalam bentuk bunga tertentu dan briofita. Dalam
larutan basa senyawa ini berwarna merah ros dan tampak
pada kromatografi kertas berupa bercak kuning, dengan
sinar UV warna kuning kuat berubah menjadi merah
jingga bila diberi uap amonia.

7. Flavanon
Flavanon merupakan isomer khalkon. Flavanon
terdistribusi luas di alam seperti terdapat di dalam
kayu, daun dan bunga. Flavanon glikosida merupakan
konstituen utama dari tanaman genus prenus dan buah
jeruk, dua glikosida yang paling lazim adalah
neringenin dan hesperitin, terdapat dalam buah anggur
dan jeruk.

8. Flavanonol
Senyawa ini berkhasiat sebagai antioksidan
dan hanya terdapat sedikit sekali jika
dibandingkan dengan flavonoid lain. Sebagian
besar senyawa ini diabaikan karena
konsentrasinya rendah dan tidak berwarna.

9. Katekin
Katekin terdapat pada seluruh dunia tumbuhan,
terutama pada tumbuhan berkayu. Senyawa ini
mudah diperoleh dalam jumlah besar dari ekstrak
kental Uncaria gambir dan daun teh kering yang
mengandung kira-kira 30% senyawa ini. Katekin
berkhasiat sebagai antioksida. (Doloksaribu,
2009)

10. Flavolan
Flavolan atau yang dulu disebut
Leukoantosianidin merupakan senyawa
tanwarna. Terutama terdapat pada tumbuhan
berkayu. Senyawa ini jarang terdapat
sebagai glikosida, contohnya melaksidin,
apiferol.

Kesimpulan
Flavonoid merupakan pigmen tumbuhan kelompok fenol yang
terdiri dari 15 atom karbon dengan warna kuning dan merah yang
dapat ditemukan pada tumbuhan seperti buah, sayuran, kacang,
biji, batang, bunga, herbal, rempah-rempah, serta produk pangan
dan obat dari tumbuhan seperti minyak zaitun, teh, cokelat,
anggur merah, dan obat herbal. Flavonoid adalah salah satu
golongan senyawa fenol terbesar yang dihasilkan secara alami
oleh tumbuh-tumbuhan.

SEKIAN
DAN
TERIMA KASIH