Anda di halaman 1dari 15

MODIFIKASI LIPID:

INTERESTERIFIKASI ENZIMATIS
Interesterifikasi Enzimatis Minyak Sawit Fraksi Tengah
sebagai Cocoa Butter Equivalen (CBE)

EGDP KELOMPOK LIPID

Khairunnisyah Nasution
Natalia Datik S

Nidya Desy K

Nindya Kirana D

Nur Aisyah

MODIFIKASI LIPID
Bertujuan: memperluas penggunaan minyak nabati
untuk memperoleh sifat-sifat yang diinginkan.
Dapat
menyebabkan
perubahan
komposisi
dan
distribusi asam lemak dalam molekul trigliserida,
sehingga sifat-sifat sebelumnya, dapat mengalami
perubahan.
Contoh Metode : Hidrogenasi, Interesterifikasi dan
Blending

INTERESTERIFIKASI
Esterifikasi Inter
Esterifikasi : reaksi antara asam karboksilat
alkohol untuk membentuk ester secara umum.
Interesterifikasi :

dan

reaksi dimana ester trigliserida diubah menjadi ester lain


melalui reaksi dengan suatu alkohol (alkoholisis), asam lemak
(asidolisis) dan transesterifikasi.
Interesterifikasi merupakan reaksi suatu ester dengan ester
lainnya atau ester interchange.

EFEK INTERESTERIFIKASI
Interesterifikasi tidak mempengaruhi derajat
kejenuhan asam lemak atau menyebabkan
terjadinya isomerisasi asam lemak yang memiliki
ikatan ganda
Reaksi interesterifikasi tidak akan mengubah
sifat dan profil asam lemak yang ada, tetapi
mengubah profil lemak atau minyak karena
memiliki susunan trigliserida yang berbeda.

INTERESTERIFIKASI ENZIMATIS
Penggunaan enzim untuk memproduksi struktur
lemak, adalah karena asam lemak tertentu pada
posisi tertentu dari bagian gliserol dapat
diproduksi, memberikan lemak dengan gizi yang
maksimal dan sifat fungsional.
Tidak menghasilkan asam lemak trans.
Enzim Lipase

Enzymatic Interesterifacation
of Palm Products for Products
for Producing Low Calorie
Cocoa Butter Substitutes

CBS (Cocoa Butter Substitutes)


Cocoa Butter sangat dibutuhkan serta menjaga
mutu pada produksi confectionery pasokan tak
menentu dan mahal Dibutuhkan lipid pengganti
dengan fungsi dan karakteristik yang mirip
dengan cocoa butter CBS (Cocoa Butter
Substitutes) Interesterifikasi Long Chain
Triacylglycerol dan Medium Chain Triacylglycerol.

PMF (Palm Mid Fraction)


Fraksi tengah dari fraksinasi ganda oleoresin minyak sawit, yang
kaya akan POP (1,3-dipalmitoil-2-oleoil-Sn-gliserol)
Dapat dijadikan sebagai bahan substitusi lemak kakao dalam
industri confectionery dengan harga yg lebih murah

PKS (Palm Kernel Stearin)


Minyak inti sawit yang telah mengalami proses Refining,
Bleaching, dan Deodorizing .
Dijadikan sebagai lemak berkualitas tinggi dalam industri
confectionery

Material
Palm Mid Fraksi (PMF)
Palm Kernel Stearin (PKS)
Medium Chain
Triacylglycerol (MCT)
Enzim lipase (Rhizomucor
miehei)

Analyze!
Kandungan Lemak Padat
SMP (Slip Melting Point)
Triasilgliserol (TAG)
Komposisi asam lemak
(FAC)

RESULT

SMP (Slip Melting Point)


suhu penentu aktivitas pengkristalan dan pencairan.
minyak Inti sawit (memiliki kisaran titik leleh yang lebar)
cocok untuk memproduksi produk-produkspecial fats (terutama
confectionery).
Minyak inti sawit mengandung 48% asam lemak laurat.

Kandungan Lemak Padat (SFC)


Dipengaruhi oleh kandungan asam
lemak dan triasilgliserol yang diperoleh
selama proses yang dialamainya.
Apabila terdapat 2 substansi yang
dileburkan bersamaan, campurannya
bisa jadi akan memiliki kecenderungan
untuk memadat pada suhu yang lebih
rendah dari pada kandungan
kandungan didalamnya efek
eutektik
Hasilnya Interesterifikasi
menurunkan presentase SFC pada
masing masing campuran dan juga
menurunkan SMP pada tiap campuran

Kandungan Triasilgliserol (TAG)


TS hasil modifikasi lemak yang
menyebabkan peningkatan karakteristik
fisik ataupun nutrisi suatu lemak minyak
melalui interesterifikasi sehingga
terbentuk asam lemak baru atau terjadi
perubahan susunannya.
Merupakan asam lemak yang bernutrisi
dan dapat dimanfaatkan untuk tujuan
kesehatan, serta digunakan untuk
menargetkan suatu penyakit spesifik
tertentu serta kondisi metabolic tertentu.
TG terstruktur dapat diakibatkan oleh
penataan ulang asam lemak yang acak
yang merupakan akibat dari proses
interesterifikasi