Anda di halaman 1dari 31

SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN

INFEKSI UNTUK STAF

RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA JAMBI


2015

SOSIALISASI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN INFEKSI


UNTUK STAF
A. LATAR BELAKANG
Peningkatan mutu pelayanan di Rumah Sakit Royal Prima Jambi harus
didukung dengan upaya pencegahan dan pengendalian infeksi yang terlaksana
dengan baik. Pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi harus didukung
oleh sumber daya manusia/staf yang berkualitas dalam pelaksanaan pencegahan
dan pengendalian infeksi.

Staf yang berkualitas harus memiliki modal

pengetahuan tentang pencegahan dan pengendalian infeksi untuk itu diperlukan


adanya sosialisasi pencegahan dan pengendalian infeksi untuk staf.
B. TUJUAN

TUJUAN UMUM
Setelah mengikuti sosialisasi peserta dapat melakukan melakukan
fungsinya sebagai bagian dari Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi.
TUJUAN KHUSUS
Setelah mengikuti sosialisasi peserta diharapkan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Mengetahui pengertian HAIs


Mengetahui Memahami struktur organisasi PPI
Menjelaskan peran IPCN
Menjelaskan peran IPCLN
Mengetahui dan memahami uraian tugas unit terkait dalam PPIRS
Memahami program PPI RS

C. MATERI SOSIALISASI
1.
2.
3.
4.
5.

Pengertian HAIs (Healthcare Associated Infections)


Program PPI
Faktor-faktor yang Mendukung Keberhasilan Program PPI
Struktur Organisasi PPI
Uraian Tugas Staf PPI

D. RENCANA PELAKSANAAN

1. Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan sosialisasi dilakukan pada tanggal 07,08,15 Oktober 2015
2. Tempat Pelaksanaan
Pelaksanaan sosialisasi dilakukan di auditorium lantai 6
3. Peserta
Peserta terdiri dari Staf PPI yang termasuk dalam struktur organisasi
PPI.
E. NARA SUMBER
Narasumber yang akan memberikan sosialisasi Cara adalah Perawat PPI
F. METODE SOSIALISASI
Ceramah, tanya jawab, diskusi.
G. EVALUASI
Untuk evaluasi dilakukan dengan monitoring dan audit

Jambi , 01 Juli 2015

Era Opdinawaty,Am.Kep
Perawat PPI

SOSIALISASI PENGELOLAAN LIMBAH

BAGIAN PENDIDIKAN DAN SOSIALISASI


RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA JAMBI
PEKANBARU
2012

SOSIALISASI PENGELOLAAN LIMBAH

.
A. LATAR BELAKANG
Rumah

Sakit

sebagai

pelayanan

jasa

yang

dalam

pelaksanaan

pelayanannya selalu menghasilkan limbah harus memperhatikan pengelolaannya


secara benar, karena jika tidak dikelola dengan benar dapat menyebarkan penyakit
ke diri petugas, pasien, keluarga pasien, bahkan masyarakat sekitar.
Pengelolaan limbah yang benar harus dimulai dengan peningkatan
pengetahuan sumberdaya manusia yang mengelola limbah tersebut, untuk itu
diadakan SOSIALISASI Pengelolaan Limbah oleh Diklat dan Tim PPI.
B. TUJUAN

TUJUAN UMUM
Setelah mengikuti

SOSIALISASI

peserta

diharapkan

mampu

melaksanakan pengelolaan limbah dengan benar.

TUJUAN KHUSUS
Setelah mengikuti SOSIALISASI peserta diharapkan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Mengetahui pengertian limbah


Mengetahui tujuan pengelolaan limbah
Mengetahui jenis-jenis limbah
Mengetahui cara pemberian tanda pada tempat pembuangan limbah
Mengetahui Waktu Pengangkutan Limbah Padat
Mengetahui cara penanganan limbah benda tajam
Mengetahui cara penanganan pecahan kaca
Mengetahui carapembersihan tumpahan cairan tubuh/darah.

C. MATERI SOSIALISASI
1.
2.
3.
4.

Pengertian Limbah
Tujuan Pengelolaan Limbah
Jenis-jenis Limbah
Cara Pemberian Tanda pada Tempat Pembuangan Limbah

5.
6.
7.
8.

Waktu Pengangkutan Limbah Padat


Cara Penanganan Limbah Benda Tajam
Cara Penanganan Pecahan Kaca
Cara Penanganan Tumpahan Cairan Tubuh/Darah

D. RENCANA PELAKSANAAN
1. Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan SOSIALISASI dilakukan pada tanggal 10 Oktober 2012
dan 12 Oktober 2012 pukul 12.00 WIB sampai dengan selesai
2. Tempat Pelaksanaan
Pelaksanaan SOSIALISASI dilakukan di auditorium lantai 6
3. Peserta
Peserta terdiri dari Petugas Kebersihan termasuk karyawan
outsourcing, petugas pengangkut sampah.
E. NARA SUMBER
Narasumber yang akan memberikan SOSIALISASI adalah Laurensia
Atiek. S, SKep dari Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi.
F. METODE SOSIALISASI
Ceramah, tanya jawab, diskusi dan simulasi
G. EVALUASI
Untuk evaluasi dilakukan dengan post test. Peserta dinyatakan lulus bila
mencapai nilai 65.

Pekanbaru, 6 Oktober 2012

Donna Farida Elisabet, SKp


Koordinator Diklat

LAPORAN KEGIATAN

SOSIALISASI SOSIALISASI PENGELOLAAN LIMBAH

A. Pelaksanaan SOSIALISASI
SOSIALISASI dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan yaitu
tanggal 10 Oktober 2012 pukul 12.15 WIB, 12 Oktober 2012 dilaksanakan pukul
12.10 WIB.

SOSIALISASI

dilaksanakan di auditorium lantai 6.

Secara

keseluruhan SOSIALISASI berjalan lancar.

B. Peserta SOSIALISASI
Peserta SOSIALISASI sesuai dengan yang direncanakan yaitu :
Tanggal 10 Oktober 2012 SOSIALISASI diikuti oleh petugas kebersihan dan
petugas pengangkut sampah sebanyak 25 orang (daftar hadir terlampir).
Tanggal 12 Oktober 2012 SOSIALISASI diikuti oleh petugas kebersihan dan
petugas pengangkut sampah sebanyak 19 orang (daftar hadir terlampir).

C. Fasilitas/sarana
Selama pelaksanaan SOSIALISASI berlangsung menggunakan beberapa
fasilitas rumah sakit yang tersedia seperti auditorium, LCD, Laptop, tempat
sampah dan plastik berwarna, sarung tangan, skort. Selama pelaksanaan
SOSIALISASI
penyediaannya.

D. Materi

berlangsung

tidak

menemukan

hambatan/kendala

dalam

Dalam SOSIALISASI disampaikan materi-materi antara lain :


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Pengertian Limbah
Tujuan Pengelolaan Limbah
Jenis-jenis Limbah
Cara Pemberian Tanda pada Tempat Pembuangan Limbah
Waktu Pengangkutan Limbah Padat
Cara Penanganan Limbah Benda Tajam
Cara Penanganan Pecahan Kaca
Cara Penanganan Tumpahan Cairan Tubuh/Darah

E. Metode SOSIALISASI
Metode SOSIALISASI yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab,
diskusi dan simulasi cara pembuangan limbah padat sesuai dengan jenisnya.

F. Evaluasi SOSIALISASI
Dari evaluasi yang diakukan dengan post test, hasilnya adalah sebagai
berikut :
1. 80 % peserta mampu mengetahui tentang pengertian limbah rumah
sakit
2. 75 % peserta mampu menyebutkan kembali jenis sampah
3. 78,9 % peserta mampu menyebutkan jenis sampah yang termasuk
limbah padat rumah sakit
4. 90 % peserta mampu menyebutkan 4 warna kantong plastic yang
digunakan dalam penanganan limbah padat
5. 68,4 % peserta dapat menyebutkan tahapan pembersihan lantai dari
tumpahan darah
6. 85 % peserta dapat mendemonstrasikan cara mencuci tangan 6 langkah
dengan benar
7. 80 % peserta dapat mendemonstrasikan dengan benar cara
pembuangan sampah pada tempat yang sesuai.

G. Rencana Tindak Lanjut


SOSIALISASI pengelolaan limbah harus dilakukan rutin untuk memberi
penyegaran pada karyawan agar dapat melakukan penanganan terhadap limbah
yang ada di rumah sakit secara tepat.

Pekanbaru, 15 Oktober 2012

Donna Farida Elisabet, SKp


Koordinator Diklat

SOSIALISASI PENGELOLAAN LINEN

BAGIAN PENDIDIKAN DAN SOSIALISASI


RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA JAMBI
PEKANBARU
2012

SOSIALISASI PENGELOLAAN LINEN

.
A. LATAR BELAKANG
Linen merupakan bagian dari pelayanan yang ada di Rumah Sakit,
penanganan linen yang baik akan membuat pasien nyaman dan terhindar dari
infeksi

sedangkan

penanganan

linen

yang

buruk

dapat

menyebabkan

ketidaknyamanan bagi penggunanya dan bahkan dapat menyebabkan infeksi


nosokomial karena pada linen terdapat mikroorganisme patogen dalam jumlah
besar.
Mengingat pentingnya pengelolaan linen yang benar maka RS Royal
Prima Jambi mengadakan SOSIALISASI pengelolaan linen
B. TUJUAN

TUJUAN UMUM

Setelah

mengikuti

SOSIALISASI

peserta

diharapkan

mampu

melaksanakan pengelolaan linen dengan benar.

TUJUAN KHUSUS
Setelah mengikuti SOSIALISASI peserta diharapkan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Mengetahui tujuan pengelolaan linen


Mengetahui standar linen
Dapat membedakan linen infeksius dan non infeksius
Mengetahui penanganan linen di ruangan
Mengetahui cara transportasi linen
Mengetahui penanganan linen di Laundry
Mengetahui cara penyimpanan linen bersih
Mengetahui cara distribusi linen bersih
Mengetahui standarisasi laundry

C. MATERI SOSIALISASI
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Tujuan Pengelolaan Linen


Standar Linen
Pembagian Linen
Penanganan Linen di Ruangan
Transportasi Linen
Penanganan Linen di Lundry
Penyimpanan Linen Bersih
Distribusi Linen Bersih
Standarisasi Linen

D. RENCANA PELAKSANAAN
1. Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan SOSIALISASI dilakukan pada tanggal 24 Agustus 2012
dan 25 Agustus 2012 pukul 11.00 WIB
2. Tempat Pelaksanaan
Pelaksanaan SOSIALISASI dilakukan di auditorium lantai 6
3. Peserta

Peserta terdiri dari Petugas Laundry dan Pramu Keperawatan


E. NARA SUMBER
Narasumber yang akan memberikan SOSIALISASI adalah Laurensia
Atiek. S, SKep dari Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi.
F. METODE SOSIALISASI
Ceramah, tanya jawab, diskusi dan simulasi
G. EVALUASI
Untuk evaluasi dilakukan dengan post test. Peserta dinyatakan lulus bila
mencapai nilai 65.
Pekanbaru, 22 Agustus 2012

Donna Farida Elisabet, SKp


Koordinator Diklat
LAPORAN KEGIATAN
SOSIALISASI SOSIALISASI PENGELOLAAN LINEN

A. Pelaksanaan SOSIALISASI
SOSIALISASI dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan yaitu
tanggal 24 Agustus 2012 dan 25 Agustus 2012 dilaksanakan pukul 11.15 WIB.
PelaksanaanSOSIALISASI agar mundur dari waktu yang direncanakan karena
menunggu peserta yang belum hadir. SOSIALISASI dilaksanakan di auditorium
lantai 6. Secara keseluruhan SOSIALISASI berjalan lancar. Peserta aktif dalam
menanya maupun menjawab pertanyaan.

B. Peserta SOSIALISASI
Peserta SOSIALISASI sesuai dengan yang direncanakan yaitu :
Tanggal 24 Agustus 2012 dan 25 Agustus 2012 berjumlah 30 orang (daftar hadir
telampir).

C. Fasilitas/sarana
Selama pelaksanaan SOSIALISASI berlangsung menggunakan beberapa
fasilitas rumah sakit yang tersedia seperti auditorium, LCD, Laptop, pengeras
suara. Selama pelaksanaan SOSIALISASI berlangsung tidak menemukan
hambatan/kendala dalam penyediaannya.

D. Materi
Dalam SOSIALISASI disampaikan materi-materi antara lain :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Tujuan Pengelolaan Linen


Standar Linen
Pembagian Linen
Penanganan Linen di Ruangan
Transportasi Linen
Penanganan Linen di Lundry
Penyimpanan Linen Bersih
Distribusi Linen Bersih
Standarisasi Linen

E. Metode SOSIALISASI
Metode SOSIALISASI yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab, dan
diskusi.
G. Evaluasi SOSIALISASI

Dari evaluasi yang diakukan dengan post test, hasilnya adalah sebagai
berikut :
1. 70 % peserta mampu mengetahui tentang pengertian linen infeksius
2. 80 % peserta mampu menjelaskan penanganan linen di ruangan
3. 90% peserta mampu menyebutkan hal yang harus dilakukan ptugas
laundry sebelum dan sesudah melakukkan setiap kegiatan di ruang
laundry
4. 70 % peserta mampu menyebutkan 2 tujuan diadakannya penanganan
linen dan laundry di rumah sakit.
G. Rencana Tindak Lanjut
SOSIALISASI pengelolaan limbah harus dilakukan rutin untuk memberi
penyegaran pada karyawan agar dapat melakukan penanganan terhadap limbah
yang ada di rumah sakit secara tepat.

Pekanbaru, 27 Agustus 2012

Donna Farida Elisabet, SKp


Koordinator Diklat

SOSIALISASI PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI

BAGIAN PENDIDIKAN DAN SOSIALISASI


RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA JAMBI
2015

SOSIALISASI ALAT PELINDUNG DIRI

.
A. LATAR BELAKANG
Dalam memberikan pelayanan, sering kali pemberi pelayanan harus
berhubungan dengan cairan tubuh dan darah, untuk menghindari penularan
melalui cairan tubuh dan darah diperlukan alat pelindung diri dalam melakukan
pelayanan tersebut. Ketersediaan alat pelindung diri tidak menjadi patokan untuk
menggunakan alat pelindung diri dengan tepat, untuk itu karyawan dibekali
dengan SOSIALISASI penggunaa Alat Plindung Diri.

B. TUJUAN

TUJUAN UMUM
Setelah mengikuti SOSIALISASI peserta diharapkan mampu menggunaka
Alat Pelindung Diri (APD) dengan benar..

TUJUAN KHUSUS
Setelah mengikuti SOSIALISASI peserta diharapkan :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

70 % peserta mengetahui pengertian alat pelindung diri (APD)


70 % peserta mengetahui syarat-syarat APD
70 % peserta mengetahui tiga saat memakai sarung tangan
70 % peserta mengetahui alur pemilihan jenis sarung tangan
70 % peserta mengetahui jenis masker dan kegunaannya
70 % peserta mengetahui jenis dan kegunaan gaun pelindung diri
70 % peserta mengetahui kegunaan Apron
70 % peserta mengetahui kegunaan pelindung kaki
70 % peserta megetahui cara mengenakan dan melepas APD

C. MATERI SOSIALISASI

1. Pengertian Alat Pelindung Diri (APD)


2. Syarat-syarat APD
3. Jenis-jenis sarung tangan
4. Tiga saat memakai sarung tangan
5. Bagan alur pemilihan jenis sarung tangan
6. Jenis masker dan kegunaannya
7. Kegunaan alat pelindung mata
8. Kegunaan topi
9. Kegunaan gaun pelindung
10. Kegunaan Apron
11. Kegunaan alat plindung Kaki
12. Cara mengenakan dan melepas APD

D. RENCANA PELAKSANAAN
1. Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan SOSIALISASI dilakukan pada tanggal 1 November 2012
pukul 14.00 WIB, tanggal 2 November 2012 pukul 11.00 WIB dan
14.00 WIB
2. Tempat Pelaksanaan
Pelaksanaan SOSIALISASI dilakukan di auditorium lantai 6
3. Peserta
Peserta tanggal 1 November 2012 terdiri dari Petugas Kebersihan
Peserta tanggal 2 November 2012 terdiri dari perawat dan bidan

E. NARA SUMBER
Narasumber yang akan memberikan SOSIALISASI adalah Merry Silvya
dari Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi.

F. METODE SOSIALISASI

Ceramah, tanya jawab, diskusi dan simulasi

G. EVALUASI
Untuk evaluasi dilakukan dengan post test. Peserta dinyatakan lulus bila
mencapai nilai 70.
Pekanbaru, 29 Oktober 2012

Donna Farida Elisabet, SKp


Koordinator Diklat

LAPORAN KEGIATAN
SOSIALISASI SOSIALISASI PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI

A. Pelaksanaan SOSIALISASI
SOSIALISASI dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan yaitu
tanggal 1 November 2012 pukul 12.15 WIB, 2 November 2012 dilaksanakan
pukul 11.20 WIB dan pukul 14.30 WIB.

SOSIALISASI

dilaksanakan di

auditorium lantai 6. Secara keseluruhan SOSIALISASI berjalan lancar.

B. Peserta SOSIALISASI
Peserta SOSIALISASI sesuai dengan yang direncanakan yaitu :
Tanggal 1 November 2012 SOSIALISASI diikuti oleh petugas kebersihan dan
petugas pengangkut sampah sebanyak 26 orang (daftar hadir terlampir).
Tanggal

2 November 2012 SOSIALISASI diikuti oleh perawat dan bidan

sebanyak 86 orang (daftar hadir terlampir).

C. Fasilitas/sarana

Selama pelaksanaan SOSIALISASI berlangsung menggunakan beberapa


fasilitas rumah sakit yang tersedia seperti auditorium, LCD, Laptop, sarung
tangan, skort, masker, pelindung kaki, kacamata. Selama pelaksanaan
SOSIALISASI

berlangsung

tidak

menemukan

hambatan/kendala

dalam

penyediaannya.

D. Materi
Dalam SOSIALISASI disampaikan materi-materi antara lain :
1. Pengertian Alat Pelindung Diri (APD)
2. Syarat-syarat APD
3. Jenis-jenis sarung tangan
4. Tiga saat memakai sarung tangan
5. Bagan alur pemilihan jenis sarung tangan
6. Jenis masker dan kegunaannya
7. Kegunaan alat pelindung mata
8. Kegunaan topi
9. Kegunaan gaun pelindung
10. Kegunaan Apron
11. Kegunaan alat plindung Kaki
12. Cara mengenakan dan melepas APD

E. Metode SOSIALISASI
Metode SOSIALISASI yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab,
diskusi dan simulasi cara memakai dan melepas APD

H. Evaluasi SOSIALISASI
Dari evaluasi yang diakukan dengan post test, hasilnya adalah sebagai
berikut :
1. 70 % peserta mengetahui syarat-syarat APD
2. 80 % peserta mengetahui tiga saat memakai sarung tangan
3. 90 % peserta megetahui cara mengenakan dan melepas APD

G. Rencana Tindak Lanjut


SOSIALISASI penggunaan APD harus dilaksanakan lagi untuk karyawan
yang belum ikut pada SOSIALISASI ini.

Pekanbaru,

5 November

2012

Donna Farida Elisabet, SKp


Koordinator Diklat

SOSIALISASI KEWASPADAAN ISOLASI

BAGIAN PENDIDIKAN DAN SOSIALISASI


RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA JAMBI
PEKANBARU
2012

SOSIALISASI KEWASPADAAN ISOLASI

.
A. LATAR BELAKANG
Berkembangnya penyakit infeksi dan pasien yang rentan terhadap infeksi
membuat Rumah Sakit harus mempersiapkan sumberdaya yang ada untuk siap
melakukan kewaspadaan isolasi. Untuk itu diperlukan adanya SOSIALISASI
tentang kewaspadaan isolasi untuk perawat dan bidan.
B. TUJUAN

TUJUAN UMUM

Setelah mengikuti SOSIALISASI peserta diharapkan mampu melakukan

kewaspadaan isolasi
TUJUAN KHUSUS
Setelah mengikuti SOSIALISASI peserta diharapkan :
1.
2.
3.
4.

80 % peserta mengetahui pengertian isolasi


80 % peserta mengetahui tujuan isolasi
80 % peserta mengetahui kategori pasien yang dirawat di kamar isolasi
80 % peserta mengetahui penanganan pasien isolasi

C. MATERI SOSIALISASI
1.
2.
3.
4.

Pengertian Isolasi
Tujuan Isolasi
Kategori pasien yang dirawat di kamar isolasi
Penanganan pasien isolasi

D. RENCANA PELAKSANAAN
1. Waktu Pelaksanaan
Pelaksanaan SOSIALISASI dilakukan pada tanggal 3 November 2012
pukul 11.00 WIB dan 14.00 WIB

2. Tempat Pelaksanaan
Pelaksanaan SOSIALISASI dilakukan di auditorium lantai 6
3. Peserta
Peserta adalah perawat dan bidan, diutamakan yang bertugas di kamar
isolasi

E. NARA SUMBER

Narasumber yang akan memberikan SOSIALISASI adalah Merry Silvya


dari Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi.

F. METODE SOSIALISASI
Ceramah, tanya jawab, diskusi dan simulasi

G. EVALUASI
Untuk evaluasi dilakukan dengan post test. Peserta dinyatakan lulus bila
mencapai nilai 70.
Pekanbaru, 29 Oktober 2012

Donna Farida Elisabet, SKp


Koordinator Diklat

SOSIALISASI CUCI TANGAN


Untuk Dokter

BAGIAN PENDIDIKAN DAN SOSIALISASI


RUMAH SAKIT ROYAL PRIMA JAMBI
PEKANBARU
2012

SOSIALISASI CUCI TANGAN


UNTUK DOKTER

.
A. LATAR BELAKANG
Cuci tangan merupakan kegiatan dasar untuk pencegahan dan
pengendalian infeksi baik bagi pasien maupun tenaga kesehatan.

Dokter

merupakan tenaga kesehatan yang kontak langsung dengan pasien tentunya


sangat berisiko menularkan dan rentan terhadap infeksi, untuk itu barrier
paling mudah dan efektif untuk pencegahan infeksi adalah cuci tangan.
Untuk itu Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi bekerjasama
dengan Bagian Pendidikan dan SOSIALISASI mengadakan SOSIALISASI
Cuci Tangan.
B. TUJUAN

TUJUAN UMUM
Meningkatkan motivasi dan kemampuan Dokter Rumah Sakit Royal Prima
Jambi mencuci tangan.

TUJUAN KHUSUS

Setelah mengikuti SOSIALISASI peserta diharapkan :


1. 100 % peserta SOSIALISASI mengetahui 5 saat cuci tangan
2. 100 % peserta SOSIALISASI melakukan 6 langkah cuci tangan dengan
benar.
C. MATERI SOSIALISASI
1.
2.
3.
4.
5.

Pengertian HAIs
Pengertian Cuci Tangan
Tujuan Cuci Tangan
5 Saat Cuci Tangan
6 Langkah Cuci Tangan

D. RENCANA PELAKSANAAN
1.

Waktu Pelaksanaan

Pelaksanaan SOSIALISASI dilakukan pada tanggal 11 Oktober 2012


pukul 13.30 WIB
2.

Tempat Pelaksanaan
Pelaksanaan SOSIALISASI dilakukan di auditorium lantai 6

3.

Peserta
Peserta adalah seluruh dokter baik umum maupun spesialis yang
melayani di Rumah Sakit Royal Prima Jambi.

E. NARA SUMBER
Narasumber yang akan memberikan SOSIALISASI adalah dr. Ronald
Jeckson Sinaga dari Tim Pencegahan dan Pengendalian Infeksi

F. METODE SOSIALISASI

Ceramah, tanya jawab, diskusi dan praktek cuci tangan.

G. EVALUASI
Untuk evaluasi dilakukan dengan praktek satu per satu.

Peserta

dinyatakan lulus jika dapat melakukan cuci tangan dengan benar.

Pekanbaru, 1 Oktober 2012

Donna Farida Elisabet, SKp


Koordinator Diklat
LAPORAN KEGIATAN
SOSIALISASI CUCI TANGN

A. Pelaksanaan SOSIALISASI
SOSIALISASI dilaksanakan sesuai dengan yang direncanakan yaitu
tanggal 11 Oktober 2012 pukul 14.00 WIB. SOSIALISASI dilaksanakan di
auditorium lantai 6. Secara keseluruhan SOSIALISASI berjalan lancar.

B. Peserta SOSIALISASI
Peserta SOSIALISASI sesuai dengan yang direncanakan yaitu :

Tanggal 11 Oktober 2012, pukul 14.00 WIB SOSIALISASI diikuti oleh dokter
umum, dokter gigi, dan dokter spesialis sebanyak 45 orang (daftar hadir
terlampir).

C. Fasilitas/sarana
Selama pelaksanaan SOSIALISASI berlangsung menggunakan beberapa
fasilitas rumah sakit yang tersedia seperti auditorium, LCD, Laptop, Alkohol
handsrub. Selama pelaksanaan SOSIALISASI berlangsung tidak menemukan
hambatan/kendala dalam penyediaannya.

D. Materi
Dalam SOSIALISASI disampaikan materi-materi antara lain :
1.
2.
3.
4.
5.

Pengertian HAIs
Pengertian Cuci Tangan
Tujuan Cuci Tangan
5 Saat Cuci Tangan
6 Langkah Cuci Tangan

E. Metode SOSIALISASI
Metode SOSIALISASI yang digunakan adalah ceramah, tanya jawab,
diskusi dan praktek.

F. Evaluasi SOSIALISASI
Dari evaluasi yang dilakukan dengan praktek cuci tangan 100 % peserta
dapat melakukan cuci tangan dengan benar.
G. Rencana Tindak Lanjut

SOSIALISASI cuci tangan harus dilakukan secara rutin untuk


mengingatkan kembali dokter untuk cuci tangan.

Pekanbaru, 13 Oktober 2012

Donna Farida Elisabet, SKp


Koordinator Diklat