Anda di halaman 1dari 82

RENCANA STRATEGIS

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN


DAERAH
TAHUN 2011-2016

PEMERINTAH KABUPATEN BANJARNEGARA


TAHUN 2012

RENCANA STRATEGIS
SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH
(RENSTRA SKPD))
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
KABUPATEN BANJARNEGARA
TAHUN 2011-2016
2016

BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH


KABUPATEN BANJARNEGARA
TAHUN 2012

DAFTAR ISI

DAFTAR TABEL

iii

DAFTAR GAMBAR

iii

BAB I

BAB II

PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

1.2. Landasan Hukum

1.3. Maksud dan Tujuan

1.4. Sistematika Penulisan

GAMBARAN

PELAYANAN

BADAN

PERENCANAAN

PEMBANGUNAN DAERAH

2.1. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Bappeda

2.2. Sumber Daya Bappeda

15

2.3. Kinerja Pelayanan Bappeda

18

2.4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan


Bappeda

BAB III

22

ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN


FUNGSI

24

3.1. Identifikasi Permasalahan Berdasarkan Tugas dan


Fungsi Pelayanan Bappeda

24

3.2. Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan


Wakil Kepala Daerah Terpilih
3.3. Telaahan

Renstra

K/L

dan

25
Renstra

Bappeda

Provinsi

28

3.4. Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian


Lingkungan Hidup Strategis

31

3.5. Penentuan Isu-isu Strategis

63

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

BAB IV

BAB V

VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN


KEBIJAKAN

66

4.1. Visi dan Misi Bappeda

66

4.2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Bappeda

67

4.3. Strategi dan Kebijakan Bappeda

70

RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR


KINERJA, KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN
INDIKATIF

BAB VI

INDIKATOR

73

KINERJA

BADAN

PERENCANAAN

PEMBANGUNAN DAERAH YANG MENGACU PADA


TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

BAB VII PENUTUP

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

76

78

ii

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1.

Profil Pegawai Menurut Golongan (orang)

15

Tabel 2.2.

Profil Pegawai Menurut Tingkat Pendidikan (orang)

16

Tabel 2.3.

Distribusi Pegawai per Bagian (orang)

16

Tabel 2.4.

Aset/Modal

17

Tabel 2.5.

Pencapaian Kinerja Pelayanan Badan Perencanaan


Pembangunan Daerah Kabupaten Banjarnegara

Tabel 3.1.

Rencana

Sistem

Perwilayahan

Kabupaten

Banjarnegara
Tabel 3.2.

33

Arahan

Pemanfaatan

Jangka

Menengah

(5

Ruang
Tahun

(Indikasi

Program)

Pertama)

RTRW

Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2031


Tabel 5.1.

36

Rencana Program dan Kegiatan, Indikator Kinerja,


Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif

Tabel 6.1.

19

74

Indikator Kinerja yang Mengacu pada Tujuan dan


Sasaran RPJMD

76

DAFTAR GAMBAR

Gambar 1.1. Keterhubungan Renstra SKPD dengan RPJMD

Gambar 2.1. Bagan Struktur Organisasi Badan Perencanaan


Pembangunan Daerah

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

10

iii

BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Perencanaan menjadi sesuatu yang absolut ketika dikaitkan
dengan pencapaian visi. Keakuratan dalam penentuan parameter
seperti penetapan target capaian dan indikator kinerja menjadi hal
yang sangat strategis untuk dilakukan, mengingat perencanaan
adalah pijakan awal dalam keseluruhan proses tata kelola.
Undang-undang

Nomor

25

Tahun

2004

tentang

Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional dan Undang-undang Nomor 32


tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah mengamanatkan untuk
disusunnya dokumen perencanaan SKPD untuk periode 5 (lima)
tahun dalam bentuk Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat
Daerah

(Renstra-SKPD).

perencanaan

SKPD

yang

Renstra-SKPD
memuat

visi,

merupakan
misi,

tujuan,

dokumen
strategi,

kebijakan, program, dan kegiatan yang disusun sesuai dengan tugas


dan fungsi Satuan Kerja Perangkat Daerah.
Perencanaan strategis merupakan proses secara sistematis dan
berkelanjutan dari keputusan yang berisiko, dengan memanfaatkan
sebanyak-banyaknya pengetahuan antisipatif, mengorganisasi secara
sistematis usaha-usaha melaksanakan keputusan tersebut dan
mengukur hasilnya melalui umpan balik yang terorganisasi dan
sistematis. Framework rencana strategis dimulai dengan penetapan
visi organisasi yang akan menjadi organization values hingga pada
penetapan instrumen kebijakan untuk mewujudkan visi tersebut.
Rencana strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (RenstraSKPD) disusun dengan berpedoman pada Rencana Pembangunan
Jangka Menengah (RPJM) Daerah yang nantinya dijadikan pedoman
dalam penyusunan rencana kerja masing-masing Satuan Kerja
Perangkat Daerah selama 5 (lima) tahun. Renstra-SKPD memberi
kontribusi dalam pencapaian target RPJMD melalui pelaksanaan
program dan kegiatan yang selaras dengan strategi dan arah
kebijakan RPJMD.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

Renstra
SKPD

RPJMD

- Visi dan Misi


- Tujuan dan Sasaran
- Strategi dan Arah
Kebijakan

Perencanaan
Strategik

- Visi dan Misi


- Tujuan dan Sasaran
- Strategi dan Arah Kebijakan
Program Pembangunan
Daerah

Program Pembangunan
Daerah

Program Prioritas

Program Prioritas

Kegiatan Prioritas

Penyelenggaraan Urusan
Pemerintahan

Perencanaan
Operasional

Penyelenggaraan Urusan
Pemerintahan
Program Prioritas

Program Prioritas

Kegiatan Prioritas

Gambar I.1. Keterhubungan Renstra SKPD dengan RPJMD

Rencana strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


disusun untuk memberikan arah kebijakan lima tahun mendatang
sesuai

tugas

pokoknya

yaitu

melaksanakan

penyusunan

dan

pelaksanaan kebijakan daerah di bidang perencanaan pembangunan


daerah dan penanaman modal. Renstra-SKPD disusun berdasarkan
pada RPJMD Kabupaten Banjarnegara tahun 2012-2016 dan menjadi
acuan bagi program dan kegiatan selama lima tahun yang bersifat
indikatif dengan tetap responsif dalam mengantisipasi perubahan.

1.2. Landasan Hukum


Penyusunan

rencana

strategis

Bappeda

didasarkan

pada

peraturan perundang-undangan yang berlaku, antara lain:


1. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1950 tentang Pembentukan
Daerah-daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Provinsi Jawa
Tengah;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan


Negara;
3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan
Negara;
4. Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan
Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara;
5. Undang-Undang

Nomor

25

Tahun

2004

tentang

Sistem

Perencanaan Pembangunan Nasional;


6. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan
Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali, diubah terakhir
dengan

Undang-Undang

Nomor

12

Tahun

2008

tentang

Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004


tentang Pemerintahan Daerah;
7. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan
Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah;
8. Undang-Undang

Nomor

17

Tahun

2007

tentang

Rencana

Pembangunan Jangka Panjang Nasional Tahun 2005-2025;


9. Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang;
10. Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah;
11. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian
Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah
Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota;
12. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi
Perangkat Daerah;
13. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman
Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah;
14. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan,
Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan
Rencana Pembangunan Daerah;
15. Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2010 tentang Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 20102014;
16. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 8 Tahun 2006
tentang Tata Cara

Penyusunan Perencanaan Pembangunan

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

Daerah

dan

Pelaksanaan

Musyawarah

Perencanaan

Pembangunan Provinsi Jawa Tengah;


17. Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 3 Tahun 2008
tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi
Jawa Tengah Tahun 2005-2025;
18. Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 14 Tahun
2008 tentang Urusan Pemerintahan Yang Menjadi Kewenangan
Pemerintahan Daerah Kabupaten Banjarnegara;
19. Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 17 Tahun
2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah
Kabupaten Banjarnegara;
20. Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 3 Tahun 2009
tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Daerah
Kabupaten Banjarnegara Tahun 2005-2025;
21. Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 15 Tahun
2010 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan
Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;
22. Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 11 Tahun
2011

tentang

Rencana

Tata

Ruang

Wilayah

Kabupaten

Banjarnegara;
23. Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 2 Tahun 2012
tentang

Rencana

Pembangunan

Jangka

Menengah

Daerah

Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016;


24. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah
diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun
2011 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam
Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan
Keuangan Daerah;
25. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang
Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang
Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi
Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

26. Peraturan Bupati Banjarnegara Nomor 1281 Tahun 2011 tentang


Penjabaran

Tugas

Pokok,

Fungsi

dan

Tata

Kerja

Badan

Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Banjarnegara.

1.3. Maksud dan Tujuan


Penyusunan Rencana Strategis Bappeda Tahun 2011-2016
mempunyai maksud untuk menjabarkan Rencana Pembangunan
Jangka Menengah (RPJM) Daerah Kabupaten Banjarnegara Tahun
2011-2016 ke dalam suatu perencanaan jangka menengah Bappeda
yang bersifat operatif guna menjadi acuan dalam pencapaian visi
RPJMD secara optimal.
Tujuan disusunnya Rencana Strategis Bappeda tahun 20112016 adalah:
1. Menyelaraskan

program

dan

kegiatan

Bappeda

untuk

mendukung terwujudnya visi dan misi RPJMD;


2. Sebagai acuan dalam penyusunan Rencana Kerja Satuan Kerja
Perangkat Daerah (Renja-SKPD) sehingga perencanaan menjadi
terarah, terukur, tepat waktu, dan tepat sasaran;
3. Menjamin keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan,
penganggaran, pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan;
4. Menjamin tercapainya penggunaan sumberdaya secara efisien
dan efektif;
5. Memberi gambaran tentang kapasitas dan potensi institusi dalam
pelaksanaan tugas pokok dan fungsi dalam rangka mewujudkan
visi dan misi RPJMD.

1.4. Sistematika Penulisan


Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Kabupaten

Banjarnegara

Tahun

2011-2016

disusun

dengan

sistematika sebagai berikut:


Bab I

Pendahuluan
Memuat latar belakang penyusunan renstra, landasan
hukum, maksud dan tujuan penyusunan renstra, dan
sistematika penulisan.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

Bab II

Gambaran Pelayanan Badan Perencanaan Pembangunan


Daerah
Memuat

informasi

tentang

peran

Bappeda

dalam

penyelenggaraan urusan pemerintahan daerah, ulasan


mengenai

sumber

daya

yang

dimiliki

dalam

penyelenggaraan tugas dan fungsinya, capaian-capaian


penting yang telah dihasilkan oleh pelaksanaan renstra
periode sebelumnya, capaian program prioritas Bappeda
yang telah dihasilkan melalui pelaksanaan RPJMD periode
sebelumnya, dan analisis mengenai hambatan utama yang
perlu diatasi melalui penyusunan renstra.
Bab III

Isu-isu Strategis Berdasarkan Tugas dan Fungsi


Memuat

identifikasi

permasalahan

dalam

pelayanan

beserta faktor-faktor yang mempengaruhinya, telaah visi,


misi, dan program kepala daerah dan wakil kepala daerah
terpilih,

renstra

K/L,

renstra

provinsi,

RTRW,

dan

penentuan isu-isu strategis.


Bab IV

Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran, Strategi dan Kebijakan


Memuat visi dan

misi, tujuan dan sasaran jangka

menengah Bappeda, dan strategi dan kebijakan dalam


lima tahun mendatang.
Bab V

Rencana Program dan Kegiatan, Indikator Kinerja,


Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif
Memuat program, kegiatan, indikator kinerja, kelompok
sasaran, dan pendanaan indikatif.

Bab VI

Indikator Kinerja Badan Perencanaan Pembangunan


Daerah yang Mengacu pada Tujuan dan Sasaran RPJMD
Memuat

indikator

kinerja

yang

secara

langsung

menunjukkan kinerja yang akan dicapai dalam lima tahun


mendatang

sebagai

komitmen

untuk

mendukung

pencapaian tujuan dan sasaran RPJMD.


Bab VII

Penutup
Memuat

harapan

dukungan

dari

para

pemangku

kepentingan dalam pelaksanaan Renstra SKPD.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

BAB II
GAMBARAN PELAYANAN
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH

2. 1. Tugas, Fungsi, dan Struktur Organisasi Bappeda


Badan

Perencanaan

Pembangunan

Daerah

(Bappeda)

Kabupaten Banjarnegara dibentuk berdasarkan Peraturan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Nomor 17 tahun 2008 tentang Organisasi
dan Tata Kerja Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Banjarnegara.
Berdasarkan Peraturan Bupati Banjarnegara Nomor 1281
Tahun 2011 Tentang Penjabaran Tugas Pokok, Fungsi dan Tata Kerja
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Banjarnegara,
Bappeda mempunyai tugas pokok melaksanakan penyusunan dan
pelaksanaan kebijakan daerah di bidang perencanaan pembangunan
daerah dan penanaman modal.
Untuk melaksanakan tugas pokoknya, Bappeda memiliki
fungsi sebagai berikut:
a. perumusan kebijakan teknis bidang perencanaan pembangunan;
b. pemberian dukungan atas penyelenggaranan pemerintahan dan
pelayanan umum di bidang perencanaan pembangunan;
c. pembinaan dan fasilitasi di bidang perencanaan pembangunan;
d. pengkoordinasian,

pelaksanaan

tugas

bidang

perencanaan

pembangunan;
e. pelaksanaan tugas bidang ekonomi dan penanaman modal,
pemerintahan dan sosial budaya, prasaran dan pengembangan
wilayah, statistik, monitoring dan evaluasi;
f.

pengawasan intern penyelenggaraan tugas bidang perencanaan


pembangunan;

g. pemantauan,

evaluasi

dan

pelaporan

bidang

perencanaan

pembangunan;
h. pelaksanaan kesekretariatan BAPPEDA; dan
i.

pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh Bupati


sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

Bappeda

Kabupaten

Banjarnegara

dipimpin

oleh

seorang

Kepala Badan. Kepala Badan dalam memimpin pelaksanaan tugas


pokok dan fungsi, membawahi :
a. Sekretariat;
b. Bidang Ekonomi dan Penanaman Modal;
c. Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya;
d. Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah;
e. Bidang Statistik, Monitoring dan Evaluasi; dan
f.

Kelompok Jabatan Fungsional.


Sekretariat dipimpin oleh Sekretaris, masing-masing bidang

dipimpin oleh seorang Kepala Bidang, dan kelompok jabatan


fungsional dipimpin oleh seorang Tenaga Fungsional senior sebagai
koordinator kelompok. Setiap bidang memiliki subbidang yang
dipimpin

oleh

kepala

subbidang

yang

berada

di

bawah

dan

bertanggung jawab kepada kepala bidang.


Struktur

organisasi

Bappeda

selengkapnya

dapat

dirinci

sebagai berikut:
1. Kepala Badan
2. Sekretaris, membawahi:
a. Subbagian Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan
b. Subbagian Keuangan
c. Subbagian Umum dan Kepegawaian
3. Bidang Ekonomi dan Penanaman Modal, membawahi:
a. Subbidang Pertanian dan Kehutanan
b. Subbidang Penanaman Modal, Pengembangan Dunia Usaha
dan Pariwisata
4. Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya, membawahi:
a. Subbidang Pendidikan Mental Spiritual dan Budaya
b. Subbidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

5. Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah, membawahi:


a. Subbidang Perhubungan dan Prasarana Wilayah
b. Subbidang Tata Ruang, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan
Hidup
6. Bidang Statistik, Monitoring dan Evaluasi, membawahi:
a. Subbidang Statistik, Penelitian, dan Pengembangan
b. Subbidang Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan
7. Kelompok Jabatan Fungsional
Kelompok jabatan fungsional terdiri dari sejumlah pejabat
fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan
keahliannya
Bagan struktur organisasi Badan Perencanaan Pembangunan
Daerah disajikan pada gambar di bawah ini:

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

KEPALA BAPPEDA

SEKRETARIS

SUBBAGIAN
PERENCANAAN,
EVALUASI, DAN
PELAPORAN

SUBBAGIAN
KEUANGAN

SUBBAGIAN
UMUM DAN
KEPEGAWAIAN

KELOMPOK
JABATAN
FUNGSIONAL

BIDANG EKONOMI
DAN PENANAMAN
MODAL

BIDANG
PEMERINTAHAN
DAN SOSIAL
BUDAYA

BIDANG
PRASARANA DAN
PENGEMBANGAN
WILAYAH

BIDANG STATISTIK,
MONITORING DAN
EVALUASI

SUBBIDANG
PERTANIAN DAN
KEHUTANAN

SUBBIDANG
PENDIDIKAN
MENTAL SPIRITUAL
DAN BUDAYA

SUBBIDANG
PERHUBUNGAN
DAN PRASARANA
WILAYAH

SUBBIDANG
STATISTIK,
PENELITIAN, DAN
PENGEMBANGAN

SUBBIDANG
PENANAMAN
MODAL,
PENGEMBANGAN
DUNIA USAHA DAN
PARIWISATA

SUBBIDANG
PEMERINTAHAN
DAN
KESEJAHTERAAN
SOSIAL

SUBBIDANG TATA
RUANG, SUMBER
DAYA ALAM, DAN
LINGKUNGAN HIDUP

SUBBIDANG
MONITORING,
EVALUASI, DAN
PELAPORAN

Gambar 2.1. Bagan Struktur Organisasi


Badan Perencanaan Pembangunan Daerah

1. Sekretariat
Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris, sekretariat
mempunyai tugas pokok melaksanakan penyiapan perumusan
kebijakan teknis, pembinaan, pengkoordinasian penyelenggaraan
Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

10

tugas secara terpadu, pelayanan administrasi, dan pelaksanaan


tugas di bidang perencanaan, evaluasi dan pelaporan, keuangan,
umum dan kepegawaian.
Dalam melaksanakan tugas pokok, sekretariat mempunyai
fungsi :
a. penyiapan

perumusan

pengkoordinasian

kebijakan

penyelenggaraan

teknis,
tugas

pembinaan,
secara

terpadu,

pelayanan administrasi, dan pelaksanaan tugas di bidang


perencanaan, evaluasi dan pelaporan;
b. penyiapan

perumusan

pengkoordinasian

kebijakan

penyelenggaraan

teknis,
tugas

pembinaan,
secara

terpadu,

pelayanan administrasi, dan pelaksanaan tugas di bidang


keuangan:
c. penyiapan

perumusan

pengkoordinasian

kebijakan

penyelenggaraan

teknis,
tugas

pembinaan,
secara

terpadu,

pelayanan administrasi, dan pelaksanaan tugas di bidang


umum dan kepegawaian;
d. pengawasan

intern

penyelenggaraan

tugas

bidang

kesekretariatan;dan
e. pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan pimpinan
secara berjenjang.
Sekretaris memimpin pelaksanaan tugas pokok dan fungsi,
membawahi Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi dan Pelaporan;
Sub Bagian Keuangan; dan Sub Bagian Umum dan Kepegawaian.
Sub Bagian-Sub Bagian masing-masing dipimpin oleh seorang
Kepala Sub Bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab
kepada Sekretaris.

2. Bidang Ekonomi dan Penanaman Modal


Bidang Ekonomi dan Penanaman Modal mempunyai tugas pokok
melaksanakan

penyiapan

pengkoordinasian,

perumusan

pembinaan,

kebijakan

pelaksanaan,

teknis,

pengendalian,

pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang pertanian dan

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

11

kehutanan, penanaman modal, pengembangan dunia usaha dan


pariwisata.
Untuk

melaksanakan

tugas

pokok,

Bidang

Ekonomi

dan

Penanaman Modal mempunyai fungsi :


a. penyiapan

bahan

perumusan

kebijakan

teknis,

pengkoordinasian, pembinaan, pelaksanaan, pengendalian,


pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang pertanian
tanaman pangan, peternakan, perikanan, perkebunan dan
kehutanan;
b. penyiapan

bahan

perumusan

kebijakan

teknis,

pengkoordinasian, pembinaan, pelaksanaan, pengendalian,


pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang Penanaman
Modal, Pengembangan Dunia Usaha dan Pariwisata;
c.

pengawasan intern penyelenggaraan tugas bidang Ekonomi


dan Penanaman Modal; dan

d. pelaksanaan tugas kedinasan lain yang diberikan oleh


pimpinan secara berjenjang.
Kepala

Bidang

Ekonomi

dan

Penanaman

Modal

memimpin

pelaksanaan tugas pokok dan fungsi membawahi Sub Bidang


Pertanian dan Kehutanan dan Sub Bidang Penanaman Modal,
Pengembangan Dunia Usaha dan Pariwisata. Masing-masing Sub
Bidang dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang.

3. Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya


Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya mempunyai tugas pokok
melaksanakan

penyiapan

pengkoordinasian,

perumusan

pembinaan,

kebijakan

pelaksanaan,

teknis,

pengendalian,

pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang pendidikan mental


spiritual dan budaya, pemerintahan dan kesejahteraan sosial.
Untuk melaksanakan tugas pokok, Bidang Pemerintahan dan
Sosial Budaya mempunyai fungsi :
a. penyiapan

perumusan

kebijakan,

pengkoordinasian,

pengendalian, pemantauan, evaluasi dan

pelaporan di

bidang pendidikan mental spiritual dan budaya;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

12

b. penyiapan

perumusan

kebijakan,

pengkoordinasian,

pengendalian, pemantauan, evaluasi dan pelaporan di bidang


pemerintahan dan kesejahteraan sosial;
c. pengawasan

intern

penyelenggaraan

tugas

bidang

Pemerintahan dan Sosial Budaya


d. pelaksanaan

tugas

kedinasan

lain

yang

diberikan

oleh

pimpinan secara berjenjang.


Kepala Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya memimpin
pelaksanaan tugas pokok dan fungsi membawahi Sub Bidang
Pendidikan

Mental

Spiritual

dan

Budaya,

Sub

Bidang

Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial. Masing-masing Sub


Bidang dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang yang berada di
bawah

dan

bertanggung

jawab

kepada

Kepala

Bidang

Pemerintahan dan Sosial Budaya.

4. Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah


Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah mempunyai tugas
pokok melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan teknis,
pengkoordinasian,

pembinaan,

pelaksanaan,

pengendalian,

pemantauan, evaluasi dan pelaporan bidang prasarana dan


pengembangan wilayah.
Untuk

melaksanakan

tugas

pokok,

Bidang

Prasarana

dan

Pengembangan Wilayah mempunyai fungsi :


a. penyiapan

perumusan

kebijakan,

pengkoordinasian

pengendalian, pemantauan, evaluasi dan pelaporan bidang


perhubungan dan prasarana wilayah;
b. penyiapan

perumusan

kebijakan,

pengkoordinasian

pengendalian, pemantauan, evaluasi dan pelaporan bidang


Tata Ruang, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup;
c. pengawasan intern penyelenggaraan tugas bidang Prasarana
dan Pengembangan Wilayah;
d. pelaksanaan

tugas

kedinasan

lain

yang

diberikan

oleh

pimpinan secara berjenjang.


Kepala Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah memimpin
pelaksanaan tugas pokok dan fungsi membawahi Sub Bidang
Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

13

Perhubungan dan Prasarana Wilayah dan Sub Bidang Tata


Ruang, Sumber Daya Alam dan Lingkungan Hidup.
Masing-masing

Sub Bidang dipimpin oleh seorang Kepala Sub

Bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada


Kepala Bidang Prasarana dan Pengembangan Wilayah.

5. Bidang Statistik, Monitoring dan Evaluasi


Bidang Statistik, Monitoring dan Evaluasi mempunyai tugas
pokok melaksanakan penyiapan perumusan kebijakan teknis,
pengkoordinasian,

pembinaan,

pelaksanaan,

pengendalian,

pemantauan, evaluasi dan pelaporan bidang statistik, penelitian


dan

pengembangan,

kerjasama

antar

lembaga,

monitoring,

evaluasi dan pelaporan.


Untuk melaksanakan tugas pokok Bidang Statistik, Monitoring
dan Evaluasi mempunyai fungsi :
a. penyiapan

perumusan

kebijakan,

pengkoordinasian,

pengendalian, pemantauan, evaluasi dan pelaporan di sub


bidang statistik, penelitian dan pengembangan;
b. penyiapan

perumusan

kebijakan,

pengkoordinasian,

pengendalian, pemantauan, evaluasi dan pelaporan di sub


bidang monitoring, evaluasi,dan pelaporan;
c. pengawasan intern penyelenggaraan tugas bidang Statistik,
Monitoring dan Evaluasi;
d. pelaksanaan

tugas

kedinasan

lain

yang

diberikan

oleh

pimpinan secara berjenjang.


Kepala Bidang Statistik, Monitoring dan Evaluasi memimpin
pelaksanaan tugas pokok dan fungsi, membawahi Sub Bidang
Statistik, Penelitian dan Pengembangan, Sub Bidang Monitoring,
Evaluasi dan Pelaporan. Masing-masing Sub Bidang-Sub Bidang
dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bidang yang berada di bawah
dan

bertanggung

jawab

kepada

Kepala

Bidang

Statistik,

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

14

Monitoring dan Evaluasi.

6. Kelompok Jabatan Fungsional

Kelompok Jabatan Fungsional mempunyai tugas melakukan


kegiatan dalam menunjang tugas pokok Bappeda.
Kelompok Jabatan Fungsional terdiri dari sejumlah pejabat
fungsional yang terbagi dalam berbagai kelompok sesuai dengan
keahliannya.

2. 2. Sumber Daya Bappeda


A. Sumber Daya Manusia
Untuk mendukung tugas pokok dan fungsinya, saat ini
Bappeda memiliki pegawai sejumlah 50 orang, yang terdiri dari 44
orang PNS, 4 orang CPNS, dan 2 orang PTT. Profil pegawai
Bappeda dapat dirinci sebagai berikut:
1. Menurut Golongan
Profil pegawai berdasarkan golongan dapat dilihat pada tabel
berikut ini:
Tabel 2.1.
Profil Pegawai Menurut Golongan (Orang)
Golongan

Jumlah

Golongan IV

Golongan III

33

66

Golongan II

10

20

Golongan I

PTT

Sumber: DUK Bappeda Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011

2. Menurut Tingkat Pendidikan


Profil pegawai berdasarkan tingkat pendidikan dapat dilihat
pada tabel berikut ini:

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

15

Tabel 2.2.
Profil Pegawai Menurut Tingkat Pendidikan (Orang)
Tingkat Pendidikan

Jumlah

Strata 2/S2

12

Strata 1/S1

26

52

SLTA

14

28

SLTP

SD

Sumber: DUK Bappeda Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011

3. Menurut Status Pendidikan


Pegawai Bappeda dalam status tugas belajar untuk jenjang
Strata 2 (S2) terdiri 1 (satu) orang pegawai.

Sesuai beban kerja pada tiap bagian, maka dilakukan


distribusi pegawai agar setiap bagian dapat melakukan pekerjaan
dan tugas sesuai bidangnya. Distribusi pegawai Bappeda untuk
masing-masing

bagian

berdasarkan

tingkat

pendidikan

digambarkan pada tabel berikut ini:


Tabel 2.3.
Distribusi Pegawai per Bagian (Orang)
Bagian

S2

S1

SLTA

SLTP

SD

Sekretariat

Bidang Ekonomi dan

Penanaman Modal
Bidang Pemerintahan
dan Sosial Budaya
Bidang Prasarana dan
Pengembangan Wilayah
Bidang Statistik,
Monitoring dan Evaluasi
Sumber: DUK Bappeda Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

16

B. Aset/Modal
Berikut disajikan daftar aset yang dimiliki Bappeda untuk
menunjang tugas pokok dan fungsinya:

Tabel 2.4.
Aset/Modal
Jenis

Satuan

Jumlah

Tanah

M2

1.478

Gedung Kantor

M2

754

Gedung Garasi

M2

36

Ruang Rapat

Ruang

Mobil

Unit

Sepeda Motor

Unit

26

Kursi Rapat

Buah

80

Meja Rapat

Buah

30

Kursi Putar

Buah

48

Kursi Kerja

Buah

20

Meja Kerja

Buah

36

Meja Tulis

Buah

22

Meja Komputer

Buah

Filing Cabinet

Unit

26

Lemari Arsip untuk Arsip

Unit

16

Mesin Ketik

Unit

11

GPS

Unit

Personal Computer

Unit

19

Laptop

Unit

20

Printer

Unit

20

Mesin Fotokopi

Unit

Camera

Unit

18

Layar Film

Unit

Handycam

Unit

Band Kas

Unit

Dinamis

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

17

Air Conditioner

Unit

Kipas Angin

Unit

Televisi

Unit

Faksimili

Unit

Wireless Microphone

Unit

Sumber: LKPJ Bappeda Tahun 2010 dan Kartu Inventaris Barang 2011

2. 3. Kinerja Pelayanan Bappeda


Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Banjarnegara
menangani tugas pelayanan kesekretariatan dan 4 (empat) urusan
wajib kepemerintahan, yaitu urusan perencanaan pembangunan,
urusan penataan ruang, urusan statistik dan urusan penanaman
modal.
Tugas pelayanan kesekretariatan

meliputi penanganan tugas

administrasi perencanaan, evaluasi dan pelaporan, administrasi


keuangan, administrasi umum dan kepegawaian.
Urusan

perencanaan

pembangunan

diantaranya

meliputi

pelaksanaan program perencanaan pembangunan daerah, program


perencanaan

pembangunan

ekonomi,

perencanaan

sosial

dan

budaya, perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam.


Urusan penataan ruang meliputi program perancanaan tata
ruang berupa kegiatan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah
tentang Rencana Tata Ruang Wilayah. Sedangkan urusan statistik
meliputi program pengembangan data/informasi, diantaranya melalui
kegiatan penerbitan buku Kabupaten Banjarnegara Dalam Angka dan
buku PDRB Kabupaten Banjarnegara.
Tabel berikut menampilkan pencapaian kinerja Bappeda dalam
kurun waktu 2006-2010:

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

18

Tabel 2.5. Pencapaian Kinerja Pelayanan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara
Anggaran

Realisasi

Rata-rata

Rasio (%)

Pertumbuhan

Uraian

Angg

Reali

aran

sasi

88,51

35,37

34,76

97,28

97,25

51,30

51,24

100,00

87,57

0,00

-80,00

-82,49

99,55

92,02

98,58

98,88

18,41

16,69

58.015.500

0,00

0,00

100,00

96,69

140,00

132,06

197.370.600

430.514.600

97,93

99,75

98,69

96,74

91,25

88,71

284.488.000

139.230.500

69.982.500

99,29

94,83

92,82

99,98

-34,44

-35,10

77.697.500

75.975.000

0,00

0,00

91,41

94,97

-5,88

-2,22

109.584.900

85.246.000

64.668.000

19.367.500

95,29

94,72

92,38

64,56

-33,70

-38,80

2007

2008

2009

2010

2007

2008

2009

2010

213.221.150

234.614.000

257.810.000

479.984.000

191.620.145

195.299.593

230.479.727

424.849.669

221.230.600

186.600.000

146.600.000

426.600.000

215.650.650

183.073.950

142.609.300

75.000.000

15.000.000

74.999.000

260.000.000

410.000.000

370.000.000

397.000.000

258.837.500

25.000.000

60.000.000

Perencanaan Tata Ruang

335.000.000

60.000.000

200.000.000

Kerjasama Pembangunan

300.000.000

300.000.000

115.000.000

Pelayanan Administrasi

2007

2008

2009

2010

89,87

83,24

89,40

414.875.550

97,48

98,11

13.136.000

0,00

377.265.900

364.745.000

392.548.100

25.000.000

445.000.000

328.052.500

59.850.000

150.000.000

70.000.000

297.867.400

85.000.000

80.000.000

90.000.000

70.000.000

30.000.000

Perkantoran
Peningkatan Sarpras
Aparatur
Peningkatan Pengembangan
Sistem Pelaporan Capaian
Kinerja dan Keuangan
Pengembangan Data
Informasi
Peningkatan Promosi dan
Kerjasama Investasi

Peningkatan Iklim Investasi


dan Realisasi Investasi
Perencanaan Pengembangan
Kota-Kota Menengah dan
Besar

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

19

Anggaran

Realisasi

Rata-rata

Rasio (%)

Pertumbuhan

Uraian
2007
Peningkatan Kapasitas

2008

2009

2010

2007

2008

2009

2010

2007

2008

2009

2010

Angg

Reali

aran

sasi

1.100.000.000

775.000.000

535.000.000

940.000.000

578.688.350

161.955.000

511.820.252

815.399.857

52,61

20,90

95,67

86,74

5,06

67,78

785.000.000

930.000.000

800.000.000

1.075.000.000

740.191.600

878.777.950

727.851.900

1.014.533.05

94,29

94,49

90,98

94,38

12,96

13,65

Kelembagaan Perencanaan
Pembangunan Daerah
Perencanaan Pembangunan

Daerah
Perencanaan Pembangunan

585.000.000

250.000.000

275.000.000

780.000.000

580.058.500

246.812.500

255.262.000

752.527.500

99,16

98,73

92,82

96,48

45,46

46,93

375.000.000

625.000.000

200.000.000

520.000.000

355.923.500

599.440.000

194.052.200

500.737.700

94,91

95,91

97,03

96,30

52,89

52,94

115.000.000

265.000.000

95.000.000

90.000.000

111.296.500

263.910.000

92.617.500

86.397.500

96,78

99,59

97,49

96,00

20,34

21,83

120.000.000

120.000.000

100,00

0,00

0,00

0,00

-100

-100

40.000.000

40.000.000

0,00

100,00

0,00

0,00

-100

-100

25.000.000

24.890.000

0,00

99,56

0,00

0,00

-100

-100

50.000.000

48.231.000

0,00

0,00

96,46

0,00

-100

-100

Ekonomi
Perencanaan Sosial dan
Budaya
Perencanaan Prasarana
Wilayah dan Sumber Daya
Alam
Perencanaan Pembangunan
Daerah Rawan Bencana
Peningkatan Keberdayaan
Masyarakat Perdesaan
Upaya Kesehatan
Masyarakat
Peningkatan Penerapan
Teknologi
Pertanian/Perkebunan

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

20

Anggaran

Realisasi

Rata-rata

Rasio (%)

Pertumbuhan

Uraian
2007
Pembangunan Infrastruktur

2008

2009

2010

2007

2008

2009

20.000.000

4.524.451.750

4.266.214.000

3.294.410.000

5.393.584.000

3.887.771.545

3.476.007.893

20.000.000

2010

2007

2008

2009

2010

Angg

Reali

aran

sasi

0,00

0,00

100

0,00

-100

-100

3.104.771.479 5.055.724.026

85,93

81,48

94,24

93,74

11,74

13,86

Perdesaan
JUMLAH

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

21

2. 4. Tantangan dan Peluang Pengembangan Pelayanan Bappeda


Dalam penyelenggaraan kepemerintahan, tugas pokok Bappeda
adalah

melaksanakan

penyusunan

dan

pelaksanaan

kebijakan

daerah di bidang perencanaan pembangunan daerah dan penanaman


modal.
Dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya, Bappeda
memiliki kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan dalam
pengembangan pelayanannya.
1) Kekuatan (Strength)
a. Adanya Peraturan Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 17
tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga
Teknis Daerah Kabupaten Banjarnegara;
b. Adanya Peraturan Bupati Nomor 169 Tahun 2009 tentang
Tugas Pokok dan Fungsi serta Uraian Tugas Jabatan pada
Badan

Perencanaan

Pembangunan

Daerah

Kabupaten

Banjarnegara;
c. Adanya Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2010 Tentang
Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan evaluasi
Perencanaan Pembangunan Daerah;
d. Sudah adanya Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2011
Tentang Rencana Tata Ruang Wilayah yang dapat dijadikan
dasar pelaksanaan tugas pelayanan Bappeda.

2)

Kelemahan (Weakness)
a. Masih kurangnya aparatur perencana yang memiliki kapasitas
dan

kompetensi

dan

belum

adanya

tenaga

fungsional

perencana sehingga pelaksanaan tugas perencanaan belum


optimal;
b. Masih kurangnya dukungan data yang valid, akurat dan
terintegrasi

dalam

penyusunan

dokumen

perencanaan

pembangunan daerah;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

22

3) Peluang (Opportunities)
a. Kebijakan desentralisasi memberikan keluasan bagi daerah
dalam menentukan arah perencanaan pembangunan sesuai
potensi dan keunikan daerahnya;
b. Adanya

peraturan

perundang-undangan

yang

mengatur

Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional sebagai pedoman


perencanaan pembangunan di daerah;
c. Berkembangnya tehnologi informasi yang dapat di gunakan
untuk mendukung penyediaan data dan informasi.

4) Tantangan (Threat)
a. Banyaknya

peraturan

yang

harus

dipedomani

dalam

penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah;


b. Adanya tuntutan penyediaan dokumen perencanaan yang
inovatif, kreatif dan aplikatif untuk mendukung pelaksanaan
pembangunan daerah;
c. Banyaknya tuntutan masyarakat untuk lebih terlibat dan
mendapatkan akses terhadap informasi pembangunan daerah;
d. Adanya persaingan antar daerah baik regional maupun
nasional dalam mengembangkan potensi daerah.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

23

BAB III
ISU-ISU STRATEGIS BERDASARKAN TUGAS DAN FUNGSI

3. 1.Identifikasi

Permasalahan

Berdasarkan

Tugas

dan

Fungsi

Pelayanan Bappeda
Berdasarkan

Peraturan

Daerah

Kabupaten

Banjarnegara

Nomor 17 tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Lembaga


Teknis

Daerah

Kabupaten

Banjarnegara,

Bappeda

Kabupaten

Banjarnegara mempunyai tugas pokok dan fungsi melaksanakan


penyusunan, pelaksanaan dan pembinaan kebijakan daerah di
bidang perencanaan pembangunan daerah dan penanaman modal.
Dalam menjalankan pelayanan, Bappeda menghadapi beberapa
permasalahan yang diidentifikasi sesuai dengan tugas pokok dan
fungsi sebagai berikut :
1. Pelayanan administrasi, dan pelaksanaan tugas

di bidang

perencanaan, evaluasi dan pelaporan, keuangan, umum dan


kepegawaian yang menjadi tugas pokok sekretariat belum dapat
dilaksanakan secara optimal;
2. Urusan wajib Tata Ruang yang dilaksanakan oleh Bappeda,
masih adanya pemanfaatan ruang yang belum sesuai dengan
ketentuan pemanfaatan ruang yang disebabkan masih kurangnya
kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan ruang sebagai akibat
dari kurangnya kesadaran dan pengetahuan tentang pemanfaatan
ruang;
3. Permasalahan lain yang berkaitan dengan tata ruang adalah
belum optimalnya peran Badan Koordinasi Pemanfaatan Ruang
Daerah (BKPRD) dan implementasi Peraturan Daerah Nomor 11
Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang
perlu penyusunan Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan;
4. Masih kurangnya kapasitas dan kompetensi aparatur perencana
pembangunan daerah dan belum adanya tenaga fungsional
perencana

sehingga berpengaruh dalam penyusunan dokumen

perencanaan daerah;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

24

5. Belum

optimalnya

dukungan

data

dan

informasi

penyusunan dokumen perencanaan pembangunan

dalam

sehingga

dokumen perencanaan yang ada baik perencanaan bidang


ekonomi, sosial budaya

dan kesejahteraan sosial dan bidang

prasarana wilayah belum optimal;


6. Belum

optimalnya

pelaksanaan
kebijakan

pelaksanaan

pembangunan
perencanaan

monitoring

sehingga

dan

konsistensi

pembangunan

evaluasi
antara

daerah

dengan

Manajemen

untuk

modal

dalam

implementasi kebijakan belum terwujud;


7. Masih

kurangnya

Sistem

Informasi

mendukung perencanaan pembangunan;


8

Masih

rendahnya

realisasi

penanaman

pengembangan potensi di Banjarnegara;


9

Belum lengkapnya kajian pengembangan penanaman modal;

10 Belum optimalnya promosi dan kerjasama antar daerah dalam


penanaman modal;
11 Masih terbatasnya sarana dan prasarana pendukung investasi
daerah;
12 Belum terpadunya penanganan bidang penanaman modal karena
masih ditangani oleh beberapa institusi;
13 Belum

optimalnya

penyediaan

data

untuk

mendukung

perencanaan pembangunan daerah.

3. 2.Telaahan Visi, Misi, dan Program Kepala Daerah dan Wakil Kepala
Daerah Terpilih
Visi

Bupati

Banjarnegara

periode

2011-2016

adalah

Terwujudnya Banjarnegara yang mandiri dan berdaya saing, menuju


masyarakat sejahtera yang berakhlak mulia. Dari visi tersebut,
terlihat bahwa kondisi masyarakat yang ingin dicapai pada akhir
periode yaitu masyarakat sejahtera yang berakhlak mulia. Kondisi
tersebut akan dicapai melalui instrumen pembangunan, kerjasama
dan partisipasi seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan
Kabupaten Banjarnegara menjadi kabupaten yang mandiri dan
memiliki daya saing.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

25

Sejahtera

dapat

diartikan

sebagai

perwujudan

keadaan

masyarakat yang tercukupi kebutuhan lahiriah dan batiniah yang


ditandai dengan meningkatnya kualitas kehidupan yang layak dan
bermartabat karena terpenuhinya kebutuhan ekonomi, sosial dan
religius. Kondisi masyarakat yang berakhlak mulia, akan terwujud
ketika kebutuhan religius berinteraksi dengan kesadaran individu
yang bersifat transedental. Jadi kondisi masyarakat yang berakhlak
mulia merupakan added value dari kondisi masyarakat yang
sejahtera.
Visi untuk mewujudkan masyarakat sejahtera yang berakhlak
mulia akan dicapai melalui pembangunan elemen di Kabupaten
Banjarnegara agar tercipta elemen yang mandiri dan berdaya saing.
Mandiri didefinisikan sebagai suatu kondisi daerah yang mampu
memenuhi kebutuhan dasar dan mengambil keputusan sendiri tanpa
bergantung kepada daerah lain. Oleh karena itu, semua aktivitas
daerah perlu didasarkan atas kemampuan dan inisiatif masyarakat,
baik perencanaan, pembiayaan, pelaksanaan maupun evaluasi hasil,
dalam menentukan apa yang terbaik bagi daerahnya, yang tercermin
dalam aspek kehidupan (nilai sosial budaya, ekonomi, taat azas,
kelembagaan) sehingga sejajar dan sederajat dengan masyarakat dan
bangsa lain yang telah maju dengan mengandalkan kemampuan dan
kekuatan sendiri. Dalam konteks ini, konsep kemandirian yang
dimaksud bukan merupakan sebuah kondisi suatu daerah yang tidak
menjalin hubungan dengan daerah lain, namun sebuah konsep
dinamis

yang

tetap

mengenal

saling

ketergantungan.

Konsep

kemandirian akan sangat tergantung dengan konsep daya saing,


karena kunci utama dalam mencapai kemandirian daerah adalah
keunggulan

daya

saing

dari

daerah

lain.

Daya

saing

dapat

didefinisikan sebagai keunggulan yang memiliki nilai lebih, baik


secara komparatif maupun kompetitif dari daerah lain. Daya saing
yang tinggi akan secara langsung menunjang kemandirian daerah,
karena daya saing yang tinggi akan mewujudkan kondisi daerah yang
mampu mengambil keputusan dengan mengandalkan kemampuan
dan kekuatan sendiri.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

26

Visi Bupati diturunkan menjadi 6 (enam) misi, sebagai berikut:


1. Mewujudkan penyelenggaraan tata kelola pemerintahan yang baik;
2. Mewujudkan kondisi aman, damai, dan religius;
3. Mewujudkan peningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui
pembangunan berbasis pertanian.;
4. Terwujudnya pembangunan lingkungan hidup yang berkelanjutan
di segala bidang kegiatan;
5. Terwujudnya

penegakkan

hukum,

penghargaan

hak

asasi

manusia, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak; dan


6. Terwujudnya

pembangunan

karakter

bangsa

melalui

pengembangan seni budaya, penghargaan tradisi, dan kearifan


lokal (local wisdom).
Misi tersebut menjadikan bidang kepemerintahan, pertanian, dan
sumber daya manusia sebagai fokus utama.
Program utama bupati menjadikan pembangunan bidang
pertanian dan pariwisata
multiplier effect

yang diarahkan untuk memberikan

bagi pembangunan bidang lain. Pembangunan

bidang pertanian meliputi tanaman pangan, peternakan, perikanan,


perkebunan dan kehutanan.
Pembangunan bidang pemerintahan dengan penerapan nilainilai good governance difokuskan pada peningkatan pelayanan
publik, peningkatan akses bagi masyarakat terhadap pemanfaatan
kekayaan daerah, dan pemberdayaan masyarakat dalam percepatan
pemerataan
pengembangan

kesejahteraan.
infrastruktur

Bidang

infrastruktur

pariwisata,

meliputi

infrastruktur

jalan,

jembatan, dan irigasi. Bidang sumber daya manusia meliputi


peningkatan sarana dan prasarana pendidikan serta kesejahteraan
tenaga pendidik, pengembangan kebudayaan dan kesenian, dan
pemberdayaan pemuda dan perempuan dalam industri kreatif.
Pembangunan di Kabupaten Banjarnegara berorientasi pada
konsep pembangunan yang berkelanjutan dengan memperhatikan
daya dukung lingkungan hidup yang lestari.
Visi, misi, dan program bupati menunjukkan adanya sinergi
dengan visi dan misi RPJPD Kabupaten Banjarnegara. Sektor
pertanian masih menjadi basis bagi pertumbuhan ekonomi dengan
Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

27

memperhatikan peningkatan kesejahteraan bagi para petani dan


pembangunan infrastruktur penunjang pertanian.

3. 3.Telaahan Renstra K/L dan Renstra Bappeda Provinsi


1. Renstra K/L
Visi

Kementerian

PPN/Bappenas

adalah

Mewujudkan

Kementerian PPN/Bappenas yang andal, kredibel dan proaktif


untuk mendukung pencapaian tujuan berbangsa dan bernegara.
Andal didefinisikan sebagai kemampuan melakukan koordinasi,
integrasi dan sinkronisasi rencana pembangunan sesuai dengan
tujuan

pembangunan

diimplementasikan.
menerapkan

yang

akan

dicapai

serta

dapat

Kredibel didefinisikan sebagai kemampuan

prinsip-prinsip

good

governance, yang meliputi

antara lain transparansi, taat hukum, partisipatif, keterbukaan,


dan akuntabilitas. Sedangkan proaktif adalah antisipatif dan aktif
dalam turut menentukan arah tujuan berbangsa dan bernegara,
serta

mampu

dengan

cepat

menyelesaikan

dan

atau

memberikan kontribusi secara signifikan dalam penyelesaian


permasalahan pembangunan nasional.
Untuk

mewujudkan

visi

tersebut

di

atas,

Bappenas

menentukan 3 (tiga) misi sebagai berikut:


1. Menyusun rencana pembangunan nasional yang berkualitas
dalam rangka:
a. mengintegrasikan,

memadukan

(sinkronisasi),

dan

mensinergikan baik antardaerah, antarruang, antarwaktu,


dan antarfungsi pemerintah, maupun antara pusat dengan
daerah;
b. mewujudkan
perencanaan,

keterkaitan

dan konsistensi

penganggaran,

pelaksanaan

antara
dan

pengawasan;
c. mengoptimalkan partisipasi masyarakat;
d. menggunakan

sumber

daya

secara

efisien,

efektif,

berkeadilan dan berkelanjutan.


2. Melakukan pemantauan dan evaluasi kinerja pelaksanaan
rencana

pembangunan

nasional,

kajian

dan

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

evaluasi
28

kebijakan

yang

berkualitas

terhadap

pembangunan, sebagai masukan


berikutnya

dan

atau

bagi

untuk

permasalahan

proses perencanaan

perumusan

kebijakan

pembangunan di berbagai bidang.


3. Melakukan koordinasi

yang

efektif

dalam pelaksanaan

tugas-tugas Kementerian PPN/Bappenas.


Kementerian
menghasilkan

PPN/Bappenas

rencana

bertanggungjawab

pembangunan

nasional

untuk

berdasarkan

proses perencanaan sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor


25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan
Nasional,

yang

dimulai dari daerah hingga tingkat nasional,

melibatkan para pemangku kepentingan (stakeholders) dan dalam


rangka

mengintegrasikan,

mensinergikan baik

memadukan

(sinkronisasi),

dan

antardaerah, antarruang, antarwaktu, dan

antarfungsi pemerintah, maupun antara pusat dan daerah;


mewujudkan keterkaitan dan konsistensi antara perencanaan,
penganggaran, pelaksanaan dan pengawasan; mengoptimalkan
partisipasi masyarakat; serta menggunakan sumber daya secara
efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan. Misi pertama ini
sebagai

bagian

dari

pelaksanaan

peran

Kementerian

PPN/Bappenas sebagai pengambil kebijakan (policy maker).


Agar penyusunan rencana dapat dilaksanakan dengan baik
dan menghasilkan rencana pembangunan yang berkualitas, maka
diperlukan masukan dari hasil pemantauan, evaluasi, dan kajian
atau evaluasi kebijakan.
dan

Pemanfaatan hasil-hasil pemantauan

evaluasi terhadap pelaksanaan rencana serta hasil kajian

atau evaluasi kebijakan,

tidak hanya terbatas untuk proses

perencanaan pembangunan saja, tetapi juga dapat menjadi


masukan untuk perumusan kebijakan pembangunan di berbagai
bidang. Misi kedua ini merupakan pelaksanaan peran sebagai
think tank yang strategis, mengingat hasil evaluasi terhadap
pelaksanaan rencana pembangunan, kajian, evaluasi kebijakan
dan rekomendasinya dapat digunakan sebagai masukan strategis
kepada

Presiden,

kementerian/lembaga

ataupun

pemerintah

daerah dalam menyelesaikan permasalahan pembangunan.


Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

29

Kemudian, agar semua tugas tersebut dapat berjalan


efisien dan efektif, maka diperlukan pelaksanaan koordinasi
(peran sebagai koordinator)

yang lebih baik, lebih berkualitas

dengan para pemangku kepentingan (stakehoders) baik instansi


pemerintah pusat dan daerah

maupun

lembaga atau institusi

nonpemerintah dan masyarakat pada umumnya.

2. Renstra Bappeda Provinsi


Visi

Bappeda

Provinsi

Jawa

Tengah

adalah

Motor

pembangunan daerah di Jawa Tengah melalui perencanaan yang


inovatif, profesional dan partisipatif yang berorientasi pada
pemberdayaan masyarakat yang dilandasi nilai-nilai ketaqwaan
pada Tuhan Yang Maha Esa. Visi tersebut mengarah pada peran
yang akan diambil Bappeda Provinsi yaitu sebagai penggerak
pembangunan dengan instrumen perencanaan yang partisipatif.
Misi Bappeda Provinsi Jawa Tengah adalah sebagai berikut:
1. Meningkatkan kualitas sumber daya dari segenap aparatur
perencana;
2. Meningkatkan

koordinasi

perencanaan,

monitoring

dan

evaluasi berdasarkan prinsip Good Governance;


3. Merumuskan

kebijakan

pembangunan

dalam

dan

mewujudkan

strategi

perencanaan

konsistensi

kegiatan

pembangunan;
4. Menyusun

perencanaan

pembangunan

yang

inovatif,

responsif, partisipasif, berdasarkan penelitian evaluatif dan


pemberdayaan masyarakat yang dilandasi oleh etika dan
moral;
5. Mewujudkan produk perencanaan dengan anggaran yang
efisien dan sasaran yang efektif.
Dalam rangka pencapaian visi, 5 (lima) misi dijabarkan dengan
fokus pada peningkatan sumber daya manusia, peningkatan pada
pelaksanaan sistem perencanaan pembangunan, dan efisiensi
anggaran.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

30

3. 4.Telaahan Rencana Tata Ruang Wilayah dan Kajian Lingkungan


Hidup Strategis
Rencana Tata Ruang Wilayah di tetapkan dalam Peraturan
Daerah Kabupaten Banjarnegara Nomor 12 Tahun 2011 tentang
Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banjarnegara. Secara
umum Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Kajian Lingkungan
Hidup Strategis (KLHS) telah mengakomodir kebutuhan ruang untuk
pembangunan.

RTRW

menjadikan pertanian

Kabupaten

Banjarnegara

bertujuan

dan pariwisata menjadi basis sektor yang

unggul. Perencanaan tata ruang untuk pengembangan kegiatan


ekonomi masyarakat diimbangi dengan perencanaan tata ruang
untuk pembangunan lingkungan hidup yang berkelanjutan.
Sedangkan

Kajian

Lingkungan

Hidup

Strategis

(KLHS)

Kabupaten Banjarnegara merekomendasikan untuk membagi wilayah


fungsional kabupaten berdasarkan morfologi dan potensi wilayah,
mengembangkan

pusat

pertumbuhan

ekonomi

baru,

dan

mengoptimalkan peran ibukota kecamatan sebagai Pusat Pelayanan


Kawasan. Pemanfaatan daerah rawan bencana sebagai kawasan budi
daya

akan

dipantau

untuk

mencegah

meningkatnya

tingkat

kerawanan.
Berikut ini gambaran singkat mengenai RTRW dan KLHS
Kabupaten Banjarnegara:
1. Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW)

a. Tujuan dan Sasaran Rencana Tata Ruang Wilayah


Tujuan penataan ruang wilayah Kabupaten Banjarnegara
adalah mewujudkan ruang Kabupaten berbasis pertanian dan
pariwisata yang unggul dalam sistem wilayah terpadu dan
berkelanjutan.
Perwujudan
mewujudkan
dengan

tujuan

wilayah

ini

merupakan

pembangunan

mempertimbangkan

yang

potensi

upaya

untuk

berkembangan

daerah

dengan

memperhatikan kelestarian alamnya. Terdapat 4 (empat) kunci


dalam tujuan diatas, yaitu :
1. Pengembangan pertanian
Sektor pertanian merupakan sektor yang paling penting di
31
Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

Kabupaten Banjarnegara, pengembangan sektor ini harus


dioptimalkan

agar

dapat

meningkatkan

kesejahteraan

penduduk.
2. Pengembangan pariwisata.
Potensi

pariwisata

di

Kabupaten

Banjarnegara

sangat

beragam dan potensial dikembangkan sebagai ikon daerah.


3. Sistem wilayah terpadu.
Pengembangan wilayah Kabupaten Banjarnegara dilakukan
melalui keterpaduan kawasan perdesaan dan perkotaan.
4. Berkelanjutan.
Karakter wilayah Kabupaten Banjarnegara yang terdiri atas
hulu (kawasan bagian Utara) dan hilir (kawasan bagian
tengah-selatan)

membutuhkan

penanganan

alam

yang

tepadu dengan prinsip kelestarian lingkungan.


b. Struktur dan Pola Ruang
b.1. Struktur Ruang
1. Rencana Sistem Perkotaan
Struktur perkotaan wilayah Kabupaten Banjarnegara
direncanakan
perkembangan

mengikuti
wilayah

konsep

Kabupaten

dan

skenario

Banjarnegara

yaitu

perkembangan Banjarnegara bagian utara, selatan dan


tengah.
Rencana struktur perkotaan Kabupaten Banjarnegara
terbagi menjadi 3 (tiga) yaitu: 1). Pusat Kegiatan Lokal (PKL)
yang terdiri dari kawasan Perkotaan Banjarnegara dan
Purworejo Klampok; 2). Pusat Kegiatan Lokal Promosi
(PKLP) yang terdiri dari kawasan Perkotaan Karangkobar;
dan 3). Pusat Pelayanan Kawasan (PPK) terdiri dari kawasan
Perkotaan Sigaluh, Pagedongan, Bawang, Purwonegoro,
Susukan, Rakit, Madukara, Banjarmangu , Wanadadi,
Pagentan, Punggelan, Pandanarum, Wanayasa, Pejawaran,
Batur, Mandiraja, dan Kalibening.
2. Rencana Sistem Perdesaan
Pengembangan sistem perdesaan dilakukan melalui
pengembangan

PPL

(Pusat

Pelayanan

Lokal)

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

dan
32

pengembangan kawasan agropolitan. Pengembangan PPL di


Kabupaten

Banjarnegara

direncanakan

melalui

pengembangan pusat desa yang akan menjadi pusat


kawasan agropolitan yang meliputi: Desa Pekikiran Desa
Purwasaba, Merden, Wanadri, Kebutuhduwur, Tunggara,
Kaliurip, Kendaga, Beji, Medayu, Lengkong, Punggelan,
Petuguran,

Ambal,

Pagergunung,

Sokaraja,

Jatilawang,

Tegaljeruk,

Dieng

Kulon,

Sidongok,
Pringamba,

Kertasari, dan Lawen. Sedangkan pengembangan kawasan


minapolitan

di

Kabupaten

Banjarnegara

dilakukan

di

Kecamatan Rakit, Mandiraja, Purwanegara, Bawang, dan


Wanadadi.
3. Rencana Sistem Wilayah
Rencana

Pengembangan

wilayah

Kabupaten

Banjarnegara disajikan pada tabel di bawah ini:


Tabel 3.1.
Rencana Sistem Perwilayahan Kabupaten Banjarnegara
Satuan
Wilayah
Pembangunan

Wilayah
Pengembanga
nI

Pusat
Pelayanan

Wilayah Pelayanan

Kawasan
Perkotaan
Karangkoba
r

Kecamatan Batur
Kecamatan Pagentan
Kecamatan Pejawaran
Kecamatan Wanayasa
Kecamatan Kalibening
Kecamatan
Pandanarum
Kecamatan
Karangkobar

Rencana Fungsi
Penopang Kegiatan
Wilayah
-

pariwisata;
pertanian;
agropolitan;
konservasi
lingkungan;
- sumberdaya
energi; dan
- sumberdaya
mineral.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

33

Satuan
Wilayah
Pembangunan

Wilayah
Pengembanga
n II

Pusat
Pelayanan

Wilayah Pelayanan

Rencana Fungsi
Penopang Kegiatan
Wilayah

Kawasan
Perkotaan
Banjarnega
ra

Kecamatan Madukara
Kecamatan
Banjarmangu
Kecamatan Punggelan
Kecamatan Wanadadi
Kecamatan
Banjarnegara
Kecamatan Bawang
Kecamatan
Pagedongan
Kecamatan Sigaluh

- perdagangan dan
jasa;
- industri;
- pendidikan;
- pariwisata;
- pertanian;
- sumberdaya
energi; dan
- sumberdaya
mineral.

Kecamatan Rakit
Kecamatan
Purwonegoro
Kecamatan Mandiraja
Kecamatan Purworejo
Klampok
Kecamatan Susukan

- perdagangan dan
jasa;
- hasil kerajinan;
- pertanian;
- sumberdaya
energi;
- industri;
- perikanan darat;
dan
- sumberdaya
mineral.

Kawasan
Perkotaan
Purworejo
Klampok

Wilayah
Pengembanga
n III

b.2. PolaRuang
Pola ruang secara umum terbagi menjadi kawasan
lindung

dan

kawasan

budidaya.

Kawasan

lindung

merupakan kawasan yang berfungsi utama melindungi


kelestarian sumberdaya alam, sumber daya buatan, serta
nilai budaya dan sejarah bangsa. Di dalam kawasan ini
tidak

diperkenankan

adanya

aktifitas

atau

kegiatan

budidaya, yang dapat mengurangi atau merusak fungsi


lindungnya, kecuali digunakan untuk meningkatkan fungsi
lindungnya. Kawasan lindung yang terdapat di Kabupaten
Banjarnegara adalah: kawasan hutan lindung; kawasan
yang

memberikan

perlindungan

terhadap

kawasan

bawahannya; kawasan perlindungan setempat; kawasan


suaka alam, pelestarian alam dan cagar budaya; kawasan
rawan bencana alam; dan kawasan lindung geologi.
Kawasan

budidaya

didefinisikan

sebagai

bagian

wilayah yang secara langsung digunakan atau diambil


manfaatnya

untuk

memenuhi

kebutuhan

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

manusia.
34

Pengelolaan

kawasan

budidaya

bertujuan

untuk

meningkatkan daya guna dan hasil guna sumberdaya serta


untuk

menghindari

konflik

kelestarian lingkungan hidup.

pemanfaatan

ruang

dan

Sedangkan sasaran yang

diinginkan dari pengelolaan kawasan budidaya adalah:


1. Terselenggaranya pemanfaatan ruang dan sumberdaya
alam untuk kesejahteraan masyarakat dengan tetap
memperhatikan kelestarian lingkungan; dan
2. Terhindarinya konflik pemanfaatan sumberdaya dengan
pengertian pemanfaatan ruang yang berdasarkan pada
prioritas pemanfaatan bagi kegiatan yang memberikan
keuntungan terbesar pada masyarakat.
Kawasan

budidaya

yang

dikelola

pemanfaatan

ruangnya terdiri dari kawasan peruntukan hutan produksi,


pertanian, perikanan, pertambangan, industri, pariwisata,
dan permukiman.

c. Indikasi Program Pemanfaatan Ruang Jangka Menengah


Arahan pemanfaatan ruang jangka menengah Rencana
Tata Ruang Wilayah Kabupaten Banjarnegara Tahun 20112031 ditampilkan pada tabel di bawah ini:

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

35

PENYUSUNAN & LEGALISASI PERDA RTRW

B
I

PERWUJUDAN STRUKTUR RUANG


Perwujudan Pusat Kegiatan
a. Perwujudan sistem perkotaan dilakukan
melalui program:

2016

2015

2014

2013

2011

NO

2012

TABEL 3.2. ARAHAN PEMANFAATAN RUANG (INDIKASI PROGRAM)


JANGKA MENENGAH (5 TAHUN PERTAMA) RTRW KABUPATEN BANJARNEGARA TAHUN 2011-2031
WAKTU
PELAKSANAAN
SUMBER
PROGRAM UTAMA
LOKASI
DANA

INSTANSI PELAKSANA

Setda
Bappeda dan seluruh
SKPD

1. Program pengembangan Pusat Kegiatan Lokal


-

Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang


Kawasan Perkotaan.
- Penyusunan Peraturan Zonasi.
- Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan
Lingkungan.
- Penyusunan Panduan Rancang Kawasan
Perkotaan.
kegiatan
komersial/
- Pengendalian
perdagangan, mencakup pertokoan, pusat
belanja, dan sejenisnya.
2. Program
pengembangan
Pusat
Pelayanan
Kawasan
- Penyusunan Rencana Detail Tata Ruang
Kawasan Perkotaan.
- Penyusunan Peraturan Zonasi
- Penyusunan Rencana Tata Bangunan dan
Lingkungan.
- Pengendalian
kegiatan

PKL :
Kaw. Perkotaan Banjarnegara
PKLp:
Kaw. Perkotaan Karangkobar
Kaw. Perkotaan Purworejo
Klampok

Kaw.
Kaw.
Kaw.
Kaw.
Kaw.
Kaw.
Kaw.
Kaw.

Perkotaan
Perkotaan
Perkotaan
Perkotaan
Perkotaan
Perkotaan
Perkotaan
Perkotaan

Sigaluh
Pagedongan
Bawang
Purwonegoro
Mandiraja
Susukan
Madukara
Wanadadi

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

36

APBD

Bappeda

APBD

Dinas Pekerjaan Umum

APBD

Dinas Pekerjaan Umum

APBD

Dinas Pekerjaan Umum

APBD

Dinas Pekerjaan Umum

APBD

Bappeda

APBD

Dinas Pekerjaan Umum

APBD

Dinas Pekerjaan Umum

APBD

Dinas Pekerjaan Umum

komersial/perdagangan,
mencakup
pertokoan, pusat belanja, dan sejenisnya.

3. Program
pengembangan
Lingkungan :
- Penyusunan Rencana
Kawasan Perkotaan.
-

Pusat
Detail

Pelayanan
Tata

Ruang

Penyusunan Peraturan Zonasi.

Kaw.
Kaw.
Kaw.
Kaw.
Kaw.
Kaw.
Kaw.
Kaw.
Kaw.
Desa
Desa
Desa
Desa
Desa
Desa

Perkotaan Rakit
Perkotaan Punggelan
Perkotaan Banjarmangu
Perkotaan Pagentan
Perkotaan Batur
Perkotaan Pejawaran
Perkotaan Wanayasa
Perkotaan Kalibening
Perkotaan Pandanarum
Sumberrejo
Ratamba
Pekasiran
Biting
Slatri
Sampang

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

APBD

INSTANSI PELAKSANA

Bappeda

APBD

Dinas Pekerjaan Umum

APBD

Bappeda
Dinas Pekerjaan Umum

APBN

Kementerian Pekerjaan
Umum

b.

II
2.1

Perwujudan sistem perdesaan dilakukan


melalui program:
1. Penyusunan KTP2D
2. Pengembangan pusat pelayanan perdesaan
Perwujudan Sistem Prasarana
Sistem Jaringan Transportasi
a. Program pengembangan sistem jaringan jalan
1. Peningkatan prasarana jalan nasional meliputi
:
peningkatan ruas jalan ruas batas
Banyumas Tengah - Klampok
ruas Klampok batas Kota Banjarnegara
meliputi Jalan Suprapto dan Jalan

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

37

Pemuda;
ruas batas Kota Banjarnegara - batas
Kabupaten Wonosobo meliputi Jalan S.
Parman dan Jalan Tentara Pelajar;
ruas batas Kabupaten Banjarnegara
Selokromo.
pembangunan jalan lingkar di Kawasan
Perkotaan Banjarnegara.
Peningkatan prasarana jalan provinsi meliputi
:
peningkatan jalan kolektor primer yang
menghubungkan
Kabupaten
dengan
Kabupaten Kebumen melalui Kecamatan
Mandiraja;
peningkatan jalan kolektor primer yang
menghubungkan
Kabupaten
dengan
Kabupaten Kebumen melalui Kecamatan
Pagendongan;
peningkatan jalan kolektor primer jalan
yang menghubungkan Kawasan Perkotaan
Banjarnegara
dengan
Kabupaten
Pekalongan
melalui
Kecamatan
Banjarmangu, Karangkobar, Wanayasa,
dan Kalibening;
peningkatan
kolektor
primer
jalan
Kecamatan Batur dengan Kabupaten
Wonosobo; dan
peningkatan jalan kolektor primer yang
menghubungkan
Kecamatan
Batur

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

INSTANSI PELAKSANA

2.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

APBN
APBD
Provinsi

38

Kementerian Pekerjaan
Umum
Dinas PU Prov Jateng

dengan Kabupaten Batang.


3. Peningkatan jalur jalan lokal primer, meliputi:
jalan Kawasan Perkotaan Batur Kawasan
Perkotaan Pagentan;
jalan Kawasan Perkotaan Pejawaran
Kawasan Perkotaan Pagentan;
jalan Kawasan Perkotaan Pagentan
Kawasan Perkotaan Madukara;
jalan Desa Legoksayem Desa Jatilawang
Kabupaten Pekalongan;
jalan Kawasan Perkotaan Banjarmangu
Kawasan Perkotaan Wanadadi - Kawasan
Perkotaan Rakit;
jalan Desa Glempang Desa Srikandi
Desa Derik Desa Gumelan Wetan; dan
jalan Kawasan Perkotaan Karangkobar
Desa Biting - Kawasan Perkotaan Batur.
b. Pengembangan angkutan umum

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

APBN
APBD
Provinsi
APBD

1.

Studi kelayakan sistem angkutan

APBD

2.

Penyediaan pemberhentian untuk angkutan


umum bus maupun non-bus yang memadai

APBD

3.

Penataan ulang dan pengembangan fungsi


terminal serta fungsi pelayanan terminal.

APBD

c. Pengembangan sarana transportasi:


1. Peningkatan terminal tipe A;

Kaw. Perkotaan Banjarnegara

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

39

APBN

INSTANSI PELAKSANA

Kementerian Pekerjaan
Umum
Dinas PU Prov Jateng
Dinas PU Kabupaten

Dinas Perhubungan,
Komunikasi dan
Informatika
Dinas Perhubungan,
Komunikasi dan
Informatika
Dinas Perhubungan,
Komunikasi dan
Informatika
Kementerian Perhubungan

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA
APBD
Provinsi
APBD

2.

2.2

Peningkatan terminal tipe C;

Kaw. Perkotaan
Klampok
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan
Kaw. Perkotaan

INSTANSI PELAKSANA

Dinas Perhubungan,
Komunikasi dan
Informatika Provinsi
Dinas Perhubungan,
Komunikasi dan
Informatika

Purworejo
Karangkobar
Sigaluh,
Pagedongan,
Bawang,
Purwonegoro,
Mandiraja,
Susukan,
Madukara,
Wanadadi,
Rakit,
Punggelan,
Banjarmangu,
Pagentan,
Batur,
Pejawaran,
Wanayasa,
Kalibening
Pandanarum

Sistem Jaringan Transportasi Kereta Api


1. Pengembangan jalur kereta api

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

APBN
APBD
Provinsi
APBD

APBN

40

Kementerian Perhubungan
Dinas Perhubungan,
Komunikasi dan
Informatika Provinsi
Dinas Perhubungan,
Komunikasi dan
Informatika

Dept.Perhubungan
PT.KAI

2.
3.

III

IV

Penetapan
pengamanan
sempadan
perlintasan kereta api
pembangunan stasiun kereta api.

dan

Perwujudan Sistem Prasarana Energi


- peningkatan kualitas pelayanan jaringan listrik
di setiap Kecamatan
- pembangunan prasarana listrik yang bersumber
dari energi alternatif
Perwujudan Sistem Prasarana Telekomunikasi
- peningkatan kualitas pelayanan telepon di setiap
kecamatan
- pembangunan instalasi baru dan pengoperasian
instalasi penyaluran
- peningkatan sistem hubungan telepon otomatis,
termasuk telepon umum
- pengembangan menara telekomunikasi di setiap
kecamatan
Perwujudan Sistem Prasarana Sumber Daya Air
- peningkatan pengelolaan DAS;
- normalisasi sungai dan saluran irigasi;

pembangunan dan perbaikan operasional


prasarana jaringan irigasi

2016

2015

SUMBER
DANA

APBN
APBN

INSTANSI PELAKSANA

Kementerian.Perhubungan
PT.KAI
Dept.Perhubungan
PT.KAI

Seluruh Kabupaten

Swasta

PT. PLN, Swasta

Seluruh Kabupaten

Swasta

PT. PLN, Swasta

Seluruh Kabupaten

Swasta

PT. Telkom, Swasta

Seluruh Kabupaten

Swasta

PT. Telkom, Swasta

Seluruh Kabupaten

Swasta

PT. Telkom, Swasta

Seluruh Kabupaten

Swasta

PT. Telkom, Swasta

DAS Serayu
Seluruh sungai dan 262 D.I

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

262 D.I

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

41

APBN
APBD
Prov
APBD
APBN
APBD

Dinas Pekerjaan Umum


Kantor Lingkungan Hidup
Dinas Pekerjaan Umum
Kantor Lingkungan Hidup

pembangunan embung;

VI

pelestarian sumber mata air dan konservasi


daerah resapan air

pengawasan dan penertiban sumber air yang


berasal dari sumber air tanah dalam.

Perwujudan Sistem Prasarana Lingkungan


a. Sistem Persampahan
- peningkatan dan pengembangan TPA

peningkatan dan pengembangan TPS dan/atau


TPST
program pengelolaan sampah 3R;
penyediaan tempat sampah terpisah untuk
sampah organik dan non-organik di kawasan
perkotaan;
studi kelayakan manajemen pengelolaan sampah
terpadu; dan

2016

2015

SUMBER
DANA
Prov
APBD
APBN
APBD
Prov
APBD

Seluruh Kecamatan
-

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

INSTANSI PELAKSANA

Dinas Pekerjaan Umum


Kantor Lingkungan Hidup
Dinas Pekerjaan Umum
Kantor Lingkungan Hidup
PDAM

Seluruh Kecamatan

APBD

Seluruh Kecamatan

APBD

Kecamatan Banjarnegara
Kecamatan Purwarejo Klampok
Kecamatan Karangkobar

APBN
APBD

Seluruh Kabupaten

APBD

Seluruh Kabupaten

APBD

Seluruh Kawasan Perkotaan

APBD

Dinas Pekerjaan Umum


Kantor Lingkungan Hidup

Seluruh Kabupaten

APBD

Dinas Pekerjaan Umum


Kantor Lingkungan Hidup

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

42

Dinas Pekerjaan Umum


Kantor Lingkungan Hidup
PDAM

Kementrian Pekerjaan
Umum
Dinas Pekerjaan Umum
Kantor Lingkungan Hidup
Dinas Pekerjaan Umum
Kantor Lingkungan Hidup
Dinas Pekerjaan Umum
Kantor Lingkungan Hidup

usaha reduksi melalui pengomposan, daur ulang


dan pemilahan antara sampah organik dan nonorganik
b. Air Bersih
- penambahan kapasitas dan revitalisasi
sambungan rumah (SR);
- pengembangan jaringan distribusi utama;
- penambahan kapasitas dan revitalisasi jaringan
perdesaan diseluruh kecamatan.

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

INSTANSI PELAKSANA

APBD

Dinas Pekerjaan Umum


Kantor Lingkungan Hidup

Pembangunan reservoir

c. Air Limbah
- pembangunan instalasi pengolahan limbah pada
kawasan industri
- pemantapan instalasi pengolahan limbah tinja;

pengembangan sistem pengolahan dan


pengangkutan limbah tinja berbasis masyarakat
(sanimas) dan rumah tangga perkotaan;

pengembangan sistem pengolahan limbah


kotoran hewan dan limbah rumah tangga
perdesaan.

APBD

Seluruh Kabupaten
Seluruh Kabupaten

APBD
APBD

Seluruh Kabupaten
Kaw. Perkotaan Banjarnegara
Kaw. Perkotaan Purworejo
Klampok
Kaw. Perkotaan Karangkobar
Kecamatan Sigaluh
Kecamatan Susukan
Kaw. Perkotaan Banjarnegara
Kaw. Perkotaan Purworejo
Klampok
Kaw. Perkotaan Karangkobar

Seluruh kawasan perkotaan

Seluruh Kabupaten

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

43

PDAM
PDAM
PDAM

APBD
PDAM

APBD

Dinas Pekerjaan Umum


Kantor Lingkungan Hidup

APBD

Dinas Pekerjaan Umum


Kantor Lingkungan Hidup

APBD
Provinsi
APBD

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Dinas Pekerjaan Umum
Kantor Lingkungan Hidup

APBD

Dinas Pekerjaan Umum


Kantor Lingkungan Hidup

d. Air Hujan dan Drainase


- pembangunan dan peningkatan saluran drainase
perkotaan;
- normalisasi peningkatan saluran primer dan
sekunder;
- normalisasi saluran sungai; dan
memantapkan rencana pengembangan dan
pengelolaan saluran drainase diseluruh kawasan
perkotaan
Perwujudan Sistem Prasarana Lainnya
- pengembangan jalur evakuasi bencana

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

INSTANSI PELAKSANA

Seluruh Kabupaten

APBD

Dinas Pekerjaan Umum

Seluruh Kabupaten

APBD

Dinas Pekerjaan Umum

Seluruh Kabupaten

APBN
APBD

Kementerian PU
Dinas Pekerjaan Umum

Seluruh Kawasan Perkotaan

APBD

Dinas Pekerjaan Umum

Seluruh Kabupaten

APBD

Seluruh Kabupaten

APBD

VI

C
I

pengembangan ruang evakuasi bencana

PERWUJUDAN POLA RUANG


Perwujudan Kawasan Lindung
a. Kawasan Hutan Lindung
- pengawasan dan pemantauan untuk
pelestarian kawasan hutan lindung;

APBN
APBD
Prov
APBD

penetapan larangan untuk melakukan


berbagai usaha dan/atau kegiatan;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

APBN
APBD
Prov
APBD

44

Dinas Pekerjaan Umum


Kantor Lingkungan Hidup
Dinas Pekerjaan Umum
Kantor Lingkungan Hidup

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi

pelestarian keanekaragaman hayati dan


ekosistemnya;

2016

2015

SUMBER
DANA

APBN
APBD
Prov
APBD

percepatan reboisasi kawasan hutan lindung


dengan tanaman yang sesuai dengan fungsi
lindung; dan

APBN
APBD
Prov
APBD

melakukan program pembinaan, penyuluhan


kepada masyarakat dalam upaya pelestarian
kawasan.

APBN
APBD
Prov
APBD

b. kawasan yang memberikan perlindungan


terhadap kawasan bawahannya
- pengendalian kegiatan atau hal-hal yang
bersifat menghalangi masuknya air hujan ke
dalam tanah;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

APBN
APBD
Prov

45

INSTANSI PELAKSANA

Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA
APBD

pengaturan berbagai usaha dan/atau


kegiatan lahan di kawasan yang memberikan
perlindungan terhadap kawasan bawahannya
yang dimiliki masyarakat; dan

APBN
APBD
Prov
APBD

melakukan program pembinaan, penyuluhan


kepada masyarakat dalam upaya pelestarian
kawasan.

APBN
APBD
Prov
APBD

- penghijauan.
c. kawasan perlindungan setempat
1. arahan perlindungan sempadan sungai dan
saluran dilakukan melalui program :
- penetapan sempadan sungai dan irigasi di
kawasan perkotaan dan perdesaan;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

APBN
APBD
Prov
APBD

46

INSTANSI PELAKSANA

Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

penetapan pemanfaatan ruang sempadan


sungai dan irigasi;

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

APBN
APBD
Prov
APBD

penertiban bangunan diatas saluran


irigasi; dan

APBN
APBD
Prov
APBD

penghijauan
APBN
APBD
Prov
APBD

2.

arahan perlindungan kawasan sekitar waduk


dilakukan melalui program :
- penetapan batas kawasan waduk dan
sempadannya; dan

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

APBN
APBD
Prov
APBD

47

INSTANSI PELAKSANA

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

penetapan batas kawasan pasang surut;


APBN
APBD
Prov
APBD

penghijauan
APBN
APBD
Prov
APBD

3.

arahan perlindungan kawasan sekitar mata


air dilakukan melalui program :
- penetapan batas sempadan masingmasing sumber air;

APBN
APBD
Prov
APBD

melakukan program pembinaan,


penyuluhan kepada masyarakat dalam
upaya pelestarian kawasan;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

APBN
APBD
Prov
APBD

48

INSTANSI PELAKSANA

Kantor Lingkungan Hiduo


Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

penghijauan
APBN
APBD
Prov
APBD

d. kawasan suaka alam, pelestarian alam dan cagar


budaya
1. arahan perlindungan cagar alam dilakukan
melalui program :
- pengawasan dan pemantauan untuk
pelestarian kawasan cagar alam;

APBN
APBD
Prov
APBD

penetapan larangan untuk melakukan


berbagai usaha dan/atau kegiatan;

APBN
APBD
Prov
APBD

pelestarian keanekaragaman hayati dan


ekosistemnya;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

APBN
APBD

49

INSTANSI PELAKSANA

Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA
Prov
APBD

2.

percepatan reboisasi kawasan cagar alam


yang telah rusak; dan

APBN
APBD
Prov
APBD

melakukan program pembinaan,


penyuluhan kepada masyarakat dalam
upaya pelestarian kawasan.

APBN
APBD
Prov
APBD

arahan perlindungan cagar budaya dan ilmu


pengetahuan dilakukan melalui program :
- pelestarian bangunan cagar budaya; dan
APBN
APBD
Prov
APBD
-

penetapan kawasan inti dan kawasan

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

APBN

50

INSTANSI PELAKSANA

Badan Lingkungan Hidup


Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan

penyangga.

f.

2016

2015

APBN
APBD
Prov
APBD

melakukan program pembinaan, penyuluhan


kepada masyarakat dalam upaya pelestarian
kawasan.

APBN
APBD
Prov
APBD

kawasan bencana alam


1. arahan perlindungan kawasan rawan banjir
dilakukan melalui program:
- pengendalian pembangunan kawasan
permukiman dan fasilitas pendukungnya;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

SUMBER
DANA
APBD
Prov
APBD

e. kawasan lindung geologi


- perlindungan jenis batuan dan tanah yang
berpengaruh terhadap kesimbangan
lingkungan kawasan; dan

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

APBN
APBD
Prov
APBD

51

INSTANSI PELAKSANA

Tata Ruang Provinsi


Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

INSTANSI PELAKSANA

Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

2.

pengembangan jalur ruang evakuasi; dan

melakukan program pembinaan,


penyuluhan kepada masyarakat di
kawasan rawan banjir.

APBN
APBD
Prov
APBD
APBN
APBD
Prov
APBD

arahan perlindungan kawasan rawan longsor


dilakukan melalui program:
- pengendalian pembangunan kawasan
permukiman dan fasilitas pendukungnya;

APBN
APBD
Prov
APBD

pengembangan jalur ruang evakuasi; dan


APBN
APBD
Prov
APBD

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

52

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

3.

melakukan program pembinaan,


penyuluhan kepada masyarakat di
kawasan rawan longsor.

arahan perlindungan kawasan rawan letusan


gunung berapi dilakukan melalui program:
- pengendalian pembangunan kawasan
permukiman dan fasilitas pendukungnya;

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

INSTANSI PELAKSANA

APBN
APBD
Prov
APBD

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

APBN
APBD
Prov
APBD

pengembangan jalur ruang evakuasi; dan


APBN
APBD
Prov
APBD

melakukan program pembinaan,


penyuluhan kepada masyarakat di
kawasan rawan letusan gunung berapi.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

APBN
APBD
Prov
APBD

53

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

INSTANSI PELAKSANA

Kantor Lingkungan Hiduo


4.

arahan perlindungan kawasan rawan


kekeringan dilakukan melalui program:
- pembangunan sumur dalam;
APBN
APBD
Prov
APBD
-

II

pengembangan bangunan penyimpan air;


dan

APBN
APBD
Prov
APBD

pengembangan kegiatan dan/atau


komoditas pertanian hemat air.

Perwujudan Kawasan Budidaya


a. Perwujudan kawasan hutan produksi
1. Penetapan kawasan dan strategi penanganan
kawasan
hutan
produksi
berdasarkan
kesesuaian tanahnya

APBN
APBD
Prov
APBD

Kecamatan yang terdapat


kawasan hutan produksi

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

APBD

54

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang Provinsi
Badan Lingkungan Hidup
Provinsi
Bappeda
Dinas Kehutanan
Kantor Lingkungan Hiduo

Dinas Pertanian dan


Kehutanan

Pemberian bantuan bibit tanaman tahunan


pada lahan yang berkelerengan 25-40% yang
dikuasai masyarakat;
b. Perwujudan kawasan pertanian
1. Penetapan kawasan lahan pertanian pangan
berkelanjutan untuk mendukung program
ketahanan pangan nasional;

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

2.

Seluruh Kabupaten

APBD

APBD
Provinsi
APBD

2. pengembangan tanaman semusim produktif di

kawasan pertanian hortikultura;

APBD
Provinsi
APBD

3. peningkatan produksi tanaman perkebunan;

dan

4. pengembangan

peternakan
kecil dan ternak besar.

APBD
Provinsi
APBD
unggas,

ternak

c. Perwujudan kawasan pertambangan


1. Identifikasi potensi tambang
2. Penetapan kawasan pertambangan yang dapat
dieksplorasi.
d. Perwujudan kawasan Industri

APBD
Provinsi
APBD

INSTANSI PELAKSANA

Dinas Pertanian dan


Kehutanan

Dinas Pertanian, Tanaman


Pangan dan Hortikultura
Provinsi
Dinas Pertanian dan
Kehutanan
Dinas Pertanian, Tanaman
Pangan dan Hortikultura
Provinsi
Dinas Pertanian dan
Kehutanan
Dinas Pertanian, Tanaman
Pangan dan Hortikultura
Provinsi
Dinas Pertanian dan
Kehutanan
Dinas Pertanian, Tanaman
Pangan dan Hortikultura
Provinsi
Dinas Pertanian dan
Kehutanan

Seluruh Kabupaten

APBD

Dinas ESDM

Seluruh Kabupaten

APBD

Dinas ESDM

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

55

1. Mengarahkan kegiatan industri ke kawasan

industri
2. Identifikasi

dampak

lingkungan

kegiatan

industri;
3. Peningkatan kawasan industri;
4. Peningkatan
kualitas SDM

lokal untuk
mendukung penyediaan tenaga kerja.
e. Perwujudan kawasan pariwisata
1. pengembangan atraksi wisata;
2. pengembangan pusat informasi wisata; dan
3. peningkatan dan pengembangan objek wisata

f.

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

Seluruh Kabupaten

KPPT

Seluruh Kabupaten

APBD

Seluruh Kabupaten

APBD

Seluruh Kabupaten

APBD
APBD
APBD
APBD
Provinsi
APBD
APBD

Perwujudan kawasan permukiman perkotaan


Seluruh Kabupaten

APBD
Provinsi
APBD

2. Mengembangkan fasilitas ruang publik dan


ruang terbuka hijau kota;

Seluruh Kabupaten

APBD

3. Penyediaan berbagai fasilitas sosial ekonomi


yang mampu mendorong perkembangan
kawasan perkotaan.

Seluruh Kabupaten

APBD
Provinsi
APBD

Seluruh Kabupaten

APBD

1. Penyediaaan
Sarana
permukiman perkotaan;

dan

prasarana

g. Perwujudan kawasan permukiman perdesaan


1. Pengembangkan
kawasan
permukiman

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

INSTANSI PELAKSANA

56

Dinas Koperasi, Usaha


Kecil Menengah,
Perindustrian dan
Perdagangan
Kantor Lingkungan Hidup
Bappeda
Dinas Kependudukan dan
Catatan Sipil
Dinas Pariwisata
Dinas Pariwisata
Dinas Pariwisata

Dinas Cipta Karya dan


Tata Ruang
Dinas Pekerjaan Umum
Bappeda
Dinas Pekerjaan Umum
Bappeda
Dinas Cipta Karya dan
Tata Ruang
Dinas Pekerjaan Umum
Bappeda
Bappeda

perdesaan yang terpadu dengan tempat usaha


pertanian.
2. Pengembangan kawasan perdesaan melalui :
pembentukan PPL; dan
pengembangan keterkaitan sosial ekonomi
antara
PPL
dengan
wilayah
pelayanannya
3. Penyediaan berbagai fasilitas sosial ekonomi
yang mampu mendorong perkembangan
kawasan perdesaan.
H. Perwujudan kawasan peruntukan lainnya (RTH)
Ruang terbuka hijau wilayah perkotaan
1. pengembangan taman lingkungan

2.

3.

4.

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

Dinas Pekerjaan Umum


Distanak

Seluruh Kabupaten

APBD

Bappeda
Dinas Pekerjaan Umum
Distanak

Seluruh Kabupaten

APBD

Bappeda
Dinas Pekerjaan Umum
Distanak

Seluruh Kawasan Perkotaan

APBD

Seluruh Kawasan Perkotaan

APBD

Seluruh Kawasan Perkotaan

APBD

Seluruh Kawasan Perkotaan

APBD

pengembangan jalur hijau

pengembangan ruang terbuka hijau pengaman


lingkungan
penghijauan makam

PERWUJUDAN KAWASAN STRATEGIS

a. Program kawasan sepanjang koridor jalan nasional Kecamatan Sigaluh, Kecamatan


kolektor primer yang melewati Kecamatan Sigaluh,
Kecamatan Banjarnegara, Kecamatan Bawang,

INSTANSI PELAKSANA

Banjarnegara, Kecamatan
Bawang, Kecamatan Rakit,

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

57

Bappeda
Dinas Pekerjaan Umum
Kantor Lingkungan Hidup
Bappeda
Dinas Pekerjaan Umum
Kantor Lingkungan Hidup
Bappeda
Dinas Pekerjaan Umum
Kantor Lingkungan Hidup
Bappeda
Dinas Pekerjaan Umum
Kantor Lingkungan Hidup

Kecamatan
Rakit,
Kecamatan
Purwonegoro,
Kecamatan Mandiraja, Kecamatan Purworejo
Klampok, dan Kecamatan Susukan :
- pengaturan pengembangan pengendalian
pemanfaatan ruang;
- penyediaan fasilitas dan prasarana perkotaan;
dan
- pengembangan sektor ekonomi perkotaan baik
formal dan informal dalam satu kesatuan
pengembangan.
b. Program kawasan strategis Sentra Produksi (KSP)
Agropolitan JAKABAYA meliputi :
- pengembangan komoditas pertanian yang
memiliki nilai ekonomi tinggi;
-

pengembangan kawasan produksi pertanian dan


kota tani;
pengembangan kawasan kawasan agro industri;

Kecamatan Purwonegoro,
Kecamatan Mandiraja,
Kecamatan Purworejo Klampok,
dan Kecamatan Susukan

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

APBD
APBD
APBD

APBD
Kecamatan
Kecamatan
Kecamatan
Kecamatan

Pejawaran,
Karangkobar,
Batur,
Wanayasa

APBD

APBD
-

peningkatan sistem pemasaran hasil produksi


pertanian.

c. Program kawasan strategis Sentra Produksi (KSP)


Perikanan/ Minapolitan RAJAPURBAWA meliputi :
- peningkatan budidaya pengelolaan ikan air
tawar;
- pengembangan UMKM pengolah hasil perikanan;

APBD
Kecamatan Rakit, Kecamatan
Mandiraja, Kecamatan
Purwonegoro, Kecamatan
Bawang, Kecamatan Wanadadi.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

58

APBD
APBD

INSTANSI PELAKSANA

Bappeda
Dinas Pekerjaan Umum
Bappeda
Dinas Pekerjaan Umum
Bappeda
Dinas Pekerjaan Umum

Bappeda
Dinas Pertanian
perkebunan
Bappeda
Dinas Pertanian
perkebunan
Bappeda
Dinas Pertanian
perkebunan
Bappeda
Dinas Pertanian
perkebunan
Dinas Pertanian
perkebunan
Dinas Pertanian
perkebunan
Dinas Pertanian

dan

dan

dan

dan
dan
dan
dan

peningkatan fasilitas dan prasarana pemasaran.

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

APBD

INSTANSI PELAKSANA

perkebunan
Dinas Pertanian dan
perkebunan

d. Program kawasan strategis pembangkit listrik


tenaga panas bumi Dieng di Kecamatan Batur
meliputi :
- pemeliharaan prasarana pembangkit listrik;
APBN

Kecamatan Batur
-

peningkatan akses menuju lokasi;

pemanfaatan limbah.

APBN
APBN

Kementrian ESDM
Dinas ESDM Provinsi
PLN
Kementrian Pekerjaan
Umum
Kementrian ESDM
Dinas ESDM Provinsi
Kementrian LH

e. Program kawasan strategis pembangkit listrik


tenaga mikro hidro (PLTMH) di Kawasan
Kecamatan Karangkobar meliputi :
- pemeliharaan prasarana pembangkit listrik;

peningkatan akses menuju lokasi; dan

peningkatan daya listrik.

Kecamatan Karangkobar

APBN
APBN
APBN

Kementrian ESDM
Dinas ESDM Provinsi
PLN
Kementrian Pekerjaan
Umum
Kementrian ESDM
Dinas ESDM Provinsi
PLN

f. Program kawasan strategis pembangkit listrik


tenaga air (PLTA) di kawasan Waduk Mrica
meliputi :
- pemeliharaan prasarana pembangkit listrik;

Kecamatan Rakit

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

APBN

59

Kementrian ESDM

peningkatan akses menuju lokasi;

peningkatan daya listrik.

2016

2015

2014

LOKASI

2013

PROGRAM UTAMA

2011

NO

2012

WAKTU
PELAKSANAAN

SUMBER
DANA

APBN
APBN

INSTANSI PELAKSANA

Dinas ESDM Provinsi


PLN
Kementrian Pekerjaan
Umum
Kementrian ESDM
Dinas ESDM Provinsi
PLN

g. Program kawasan strategis DAS Serayu Hulu


meliputi :
- identifikasi karakteritik dan kerusakan
lingkungan kawasan DAS Serayu;
-

pengendalian perkembangan kegiatan yang


dapat menganggu kawasan DAS;

APBN

APBN

Kawasan DAS Serayu

memperbaiki kualitas tutupan vegetasi kawasan


DAS; dan

APBN

bekerja sama dengan pemerintah dan pemeritah


provinsi pengelolaan DAS melalui pendekatan
one river one plan - one integrated management.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

APBN

60

Kementrian Pekerjaan
Umum
Dinas SDA Provinsi
Kementrian Pekerjaan
Umum
Dinas SDA Provinsi
Kementrian Pekerjaan
Umum
Dinas SDA Provinsi
Kementrian Pekerjaan
Umum
Dinas SDA Provinsi

2. Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS)

Undang-undang No. 32 Tahun 2009 tentang perlindungan


dan pengelolaan lingkungan hidup mengamanatkan Pemerintah
dan Pemerintah Daerah wajib menyusun Kajian Lingkungan
Hidup

strategis

(KLHS)

untuk

memastikan

bahwa

prinsip

pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi


dalam pembangunan suatu wilayah dan/atau kebijakan, rencana,
dan/atau program.
Pembangunan

Kabupaten

Banjarnegara

mendapatkan

pengaruh pembangunan tidak hanya dari internal Kabupaten


Banjarnegara sendiri, tetapi juga akan mendapatkan pengaruh
pembangunan dari kebijakan yang lebih luas yaitu dalam skala
nasional dan provinsi yang dilokasikan di daerah ini. Faktor
internal yang mendorong perkembangan wilayah Kabupaten
Banjarnegara adalah:
1. Kebijakan Pembangunan;
2. Kedudukan strategis wilayah Kabupaten Banjarnegara;
3. Sumber Daya Alam dan Fisik Lingkungan;
4. Penggunaan Lahan;
5. Perkembangan jumlah penduduk dari tahun ke tahun yang
semakin meningkat;
6. Perkembangan sektor ekonomi;
7. Fasilitas pelayanan telah tersedia di wilayah Kabupaten
Banjarnegara;
8. Kondisi Transportasi;
9. Ketersediaan prasarana wilayah;
KLHS membahas isu pembangunan yang terdiri dari
kebijakan

pembangunan

pengembangan

pariwisata

sumber

energi,

alam

maupun

pengembangan

buatan,
kawasan

agropolitan JAKABAYA, dan pengembangan kawasan minapolitan


RAJAPURBAWA.
keterhubungan

KLHS
kawasan

juga

membahas

peningkatan

perkotaan-perdesaan

dengan

mendasarkan pengembangan pada potensi yang dimiliki dan


pelibatan

partisipasi

masyarakat

dalam

pelaksanaannya.

Kawasan pertanian lahan pertanian pangan berkelanjutan tetap


Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

61

dipertahankan guna mendukung program ketahanan pangan


nasional. Fungsi pendistribusian produk pedesaan direncanakan
akan dilakukan oleh PPL dan PPK dan pendistibusian produk
perdesaan ke luar daerah akan dilakukan oleh PKL dan PKLp.

3. 5.Penentuan Isu-isu Strategis


Berdasarkan

hasil

analisis

mengenai

tugas

dan

fungsi

Bappeda, Renstra Kementerian PPN/Bappenas, Renstra Bappeda


Provinsi Jawa Tengah, telaah RTRW, dan telaah KLHS maka
didapatkan isu-isu strategis sebagai berikut:

a. Tata Ruang
Isu-isu yang strategis yang terkait dengan urusan Tata Ruang
adalah sebagai berikut.
1) Masih adanya pemanfaatan ruang yang belum sesuai dengan
ketentuan

pemanfaatan

ruang.dan

masih

kurangnya

kesadaran masyarakat dalam pemanfaatan ruang sesuai


dengan rencana tata ruang wilayah.
Semakin

berkembangnya

pembangunan

di

Banjarnegara

mendorong masyarakat untuk memanfaatkan ruang sesuai


dengan

kebutuhan

kesadaran

nya,

masyarakat

menyebabkan

kurangnya
tentang

pemanfaatan

pengetahuan

pemanfaatan

ruang

belum

dan
ruang
sesuai

peruntukkannya.
2) Belum tersusunnya rencana detail tata ruang.
Implementasi RTRW yang sudah ditetapkan dalam Peraturan
Daerah Nomor 11 Tahun 2011 perlu di tindaklanjuti dengan
Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan (RDTRK) maupun
rencana rinci.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

62

b. Perencanaan Pembangunan
1)

Masih

kurangnya

kapasitas

dan

kompetensi

aparatur

perencana pembangunan daerah dan belum adanya tenaga


fungsional

perencana

sehingga

berpengaruh

dalam

penyusunan dokumen perencanaan daerah;


2)

Belum optimalnya dukungan data dan informasi dalam


penyusunan dokumen perencanaan pembangunan

sehingga

dokumen perencanaan yang ada baik perencanaan bidang


ekonomi, sosial budaya dan kesejahteraan sosial dan bidang
prasarana wilayah belum optimal;
3)

Belum

optimalnya

pelaksanaan
kebijakan

pelaksanaan

pembangunan
perencanaan

monitoring

sehingga

dan

konsistensi

pembangunan

daerah

evaluasi
antara
dengan

implementasi kebijakan belum terwujud;


4)

Masih

kurangnya

Sistem

Informasi

Manajemen

untuk

mendukung perencanaan pembangunan.

c. Penanaman Modal
1) Masih

rendahnya

realisasi

penanaman

modal

dalam

pengembangan potensi di Banjarnegara;


2) Belum lengkapnya kajian pengembangan penanaman modal;
3) Belum optimalnya promosi dan kerjasama antar daerah dalam
penanaman modal;
4) Masih terbatasnya sarana dan prasarana pendukung investasi
daerah;
5) Belum terpadunya penanganan bidang penanaman modal
karena masih ditangani oleh beberapa institusi.

d. Statistik
1) Belum

optimalnya

penyediaan

data

untuk

mendukung

bagi

penyusunan

perencanaan pembangunan daerah.


Penyediaan

data

yang

digunakan

perencanaan pembangunan daerah hingga saat ini belum


optimal, karena masih rendahnya kemampuan SDM aparatur
perencana sebagai penyedia dan pengelola data sesuai dengan
Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

63

urusan kewenangannya dan belum optimalnya koordinasi


antar SKPD dalam mengelola data statistik untuk mendukung
perencanaan pembangunan daerah.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

64

BAB IV
VISI, MISI, TUJUAN DAN SASARAN, STRATEGI DAN KEBIJAKAN

4. 1. Visi dan Misi Bappeda


Bappeda Kabupaten Banjarnegara sebagai Satuan Perangkat
Kerja Daerah harus memberikan kontribusi yang signifikan bagi
keberhasilan

pelaksanaan RPJMD Kabupaten Banjarnegara 2011-

2016.

Bappeda

Peran

pencapaian

visi

misi

dalam

memberikan

daerah

adalah

kontribusi

penyusunan

dalam

dokumen

perencanaan daerah yang berkualitas dan mengawal integrasi


(keterkaitan) dan konsistensi antara pencapaian tujuan perencanaan
pembangunan daerah yang dituangkan dalam RPJMD dan RKPD
dengan tujuan pembangunan yang dilaksanakan oleh masing-masing
fungsi pemerintahan yang dituangkan dalam Renstra SKPD dan
Renja SKPD.
Visi didefinisikan sebagai rumusan umum mengenai keadaan
yang ingin dicapai pada suatu akhir periode perencanaan. Visi
merupakan

suatu

nilai

yang

inspiratif

bagi

suatu

organisasi

(organization values). Sedangkan misi merupakan instrumen bagi


organisasi dalam pencapaian visi. Dari hasil telaah mengenai
permasalahan dan isu strategis, maka diturunkan visi dan misi
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Banjarnegara
yaitu:
a. Visi
Visi Bappeda adalah Terwujudnya Lembaga Perencana
Pembangunan Daerah yang andal, inovatif, dan profesional.
Andal didefinisikan sebagai dapat dipercaya dan konsisten.
Secara operasional didefinisikan sebagai suatu kemampuan
integratif

dalam

mengsinkronkan

mengkoordinasikan,
program

perencanaan

mengsinergikan,

dan

pembangunan

demi

tercapainya tujuan pembangunan.


Inovatif didefinisikan sebagai bersifat memperkenalkan
sesuatu yang baru. Secara operasional didefinisikan sebagai
suatu kemampuan dan kemauan dalam melihat permasalahan
Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

66

pembangunan

dengan

perspektif

yang

baru

dan

mampu

memberikan solusi dengan cara-cara yang baru yang lebih efektif


dan efisien.
Profesional didefinisikan sebagai sesuatu yang memerlukan
kepandaian khusus untuk menjalankannya. Secara operasional
didefinisikan sebagai kemampuan dalam menjalankan tugas dan
wewenangnya sesuai standar kerja yang baik menurut standar
kecakapan yang dibutuhkan.

b. M i s i
Misi adalah rumusan umum mengenai upaya-upaya yang
akan dilaksanakan dalam mewujudkan visi. Misi Bappeda adalah
sebagai berikut:
1. Mewujudkan organisasi dan sumberdaya aparatur perencana
pembangunan daerah yang kapabel;
2. Mewujudkan

perencanaan

pembangunan

daerah

yang

inovatif, kreatif dan aplikatif dengan pendekatan Politik,


Teknokratik, Partisipatif, Bottom Up dan Top Down;
3. Mewujudkan

akuntabilitas

dan

konsistensi

kebijakan

perencanaan pembangunan daerah dengan implementasi


kebijakan;
4. Mewujudkan data base perencanaan pembangunan daerah
yang valid, akurat dan terintegrasi;
5. Mewujudkan kerjasama, penelitian dan pengembangan untuk
mendukung pembangunan daerah.

4. 2. Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Bappeda


Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan
dalam jangka waktu 5 (lima) tahun. Tujuan ditetapkan dengan
mengacu pada penciptaan visi dan misi serta didasarkan pada isuisu strategis dan analisis strategis, yang mengarah pada perumusan
sasaran,

kebijakan,

program

dan

kegiatan

dalam

rangka

merealisasikan misi.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

67

Sedangkan Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara


nyata, terukur dan diupayakan untuk dicapai dalam kurun waktu
tertentu/ tahunan secara berkesinambungan sejalan dengan tujuan
yang ditetapkan dalam Renstra Bappeda.
Selanjutnya

tujuan

pelayanan

Badan

Perencanaan

Pembangunan Daerah dalam jangka menengah diarahkan untuk


mencapai hal sebagai berikut :
Tujuan 1

: Meningkatkan kualitas administrasi dan pelayanan

Tujuan 2

: Meningkatkan

kapasitas

Aparatur

perencana

Pembangunan Daerah;
Tujuan 3

: Meningkatkan kualitas dokumen perencanaan untuk


merumuskan

strategi

dan

kebijakan

pembangunan

daerah;
Tujuan 4

: Meningkatkan koordinasi dan pelaksanaan monitoring


dan evaluasi pembangunan;

Tujuan 5

: Meningkatkan validitas, akurasi dan integrasi data


pembangunan daerah;

Tujuan 6

: Meningkatkan kerjasama antar daerah dan kerjasama


Penelitian dan pengembangan pembangunan daerah;

Tujuan 7

: Mewujudkan

penataan

ruang

yang

memperhatikan

keberlanjutan sumber daya wilayah.

Sasaran dari tujuan yang telah ditetapkan adalah:


Sasaran Tujuan 1:
1. Tersedianya administrasi keuangan yang akuntabel;
2. Tersedianya administrasi kepegawaian dan asset yang tertib serta
pemberian pelayanan yang prima;
3. Terlaksananya perencanaan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan
program dan kegiatan;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

68

Sasaran Tujuan 2 ;
1. Terlaksananya peningkatan kapasitas aparatur perencana;

Sasaran Tujuan 3 :
1. Tersedianya dokumen rencana pembangunan daerah jangka
menengah, tahunan, serta kebijakan umum APBD dan PPAS;
2. Meningkatnya kualitas perencanaan, pengendalian, dan evaluasi
pelaksanaan program, kegiatan, dan anggaran SKPD;
3. Tersedianya

dokumen

perencanaan

bidang

ekonomi

dan

investasi;
4. Tersedianya dokumen perencanaan bidang pemerintahan dan
sosial budaya;
5. Tersedianya

dokumen

perencanaan

bidang

prasarana

dan

pengembangan wilayah.

Sasaran Tujuan 4 :
1. Tersedianya laporan hasil monitoring pelaksanaan pembangunan;
2. Tersedianya laporan evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah.

Sasaran Tujuan 5 :
1. Tersedianya data perencanaan pembangunan daerah;
2. Teroptimalkannya pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen
Perencanaan

Pembangunan

Daerah

dan

Sistem

Informasi

Geografis.

Sasaran Tujuan 6
1. Terjalinnya koordinasi dan kerjasama pembangunan daerah.

Sasaran Tujuan 7
1. Terwujudnya

tata

ruang

yang

sinergis

dan

berwawasan

lingkungan.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

69

4. 3. Strategi dan Kebijakan Bappeda


Strategi adalah cara mencapai tujuan dan sasaran, strategi yang
akan ditempuh untuk mencapai tujuan dan sasaran adalah sebagai
berikut :

Stategi

untuk

mencapai

tujuan

(Meningkatkan

kualitas

administrasi dan pelayanan).


1. Melaksanakan administrasi keuangan secara rutin sesuai dengan
prosedur;
2. Melaksanakan administrasi kepegawaian secara rutin sesuai
dengan ketentuan yang berlaku;
3. Melaksanakan administrasi asset secara rutin sesuai dengan
ketentuan yang berlaku;
4. Menyusun perencanaan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan
program dan kegiatan organisasi secara tertib dan tepat waktu.

Stategi

untuk

mencapai

tujuan

(Meningkatkan

kapasitas

aparatur perencana pembangunan daerah).


1. Menyelenggarakan bimtek dan menyusun kerangka acuan kerja
sebagai pedoman penyelenggaraan bimtek;
2. Mengirimkan

peserta

diklat,

bimtek,

workshop,

lokakarya,

sosialisasi dan seminar.

Stategi untuk mencapai tujuan 3 (Meningkatkan kualitas dokumen


perencanaan

untuk

merumuskan

strategi

dan

kebijakan

penyusunan

dokumen

pembangunan daerah).
1. Melaksanakan

koordinasi

dalam

perencanaan pembangunan daerah;


2. Menyusun dokumen rencana pembangunan daerah berbasis data
sesuai dengan visi misi Kepala Daerah.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

70

Stategi untuk mencapai tujuan 4 (Meningkatkan koordinasi dan


pelaksanaan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan).
1. Menyusun laporan hasil monitoring pelaksanaan pembangunan;
2. Menyusun laporan hasil evaluasi pelaksanaan pembangunan
daerah.

Stategi untuk mencapai tujuan 5 (Meningkatkan Validasi, akurasi


dan integrasi data pembangunan daerah).
1. Menyusun data perencanaan pembangunan yang berkualitas;
2. Mengembangkan

Sistem

Informasi

Manajemen

Perencanaan

Pembangunan Daerah dan Sistem Informasi Geografis sesuai


dengan kebutuhan.

Stategi untuk mencapai tujuan 6 (Meningkatkan kerjasama antar


daerah

dan

kerjasama

penelitian

dan

pengembangan

pembangunan daerah).
1. Menjalin

kerjasama

antar

daerah

dalam

pelaksanaan

pembangunan daerah;
2. Menjalin

kerjasama

dengan

Lembaga

Penelitian

dan

Pengembangan untuk mendukung pembangunan daerah;


3. Menjalin kerjasama dengan masyarakat dan swasta stakeholder
pembangunan.

Stategi untuk mencapai tujuan 7 (Mewujudkan penataan ruang


yang memperhatikan keberlanjutan sumber daya wilayah).
1. Melaksanakan koordinasi dalam perizinan penggunaan ruang.

Sedangkan Kebijakan yang akan ditempuh adalah :


1. Pengawasan melekat administrasi keuangan secara berkala;
2. Pengawasan melekat administrasi kepegawaian secara berkala;
3. Pengawasan melekat administrasi aset secara berkala;

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

71

4. Koordinasi

dan

pengawasan

melekat

pada

penyusunan

perencanaan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan program dan


kegiatan;
5. Mengirimkan aparatur perencana sesuai dengan tugas, pokok,
dan fungsi;
6. Melaksanakan penyusunan dokumen perencanaan sesuai dengan
tahapan, tatacara penyusunan dengan menggunakan data dan
kajian ilmiah;
7. Koordinasi dan pengawasan melekat pada penyusunan laporan
hasil monitoring pelaksanaan pembangunan;
8. Koordinasi dan pengawasan melekat pada penyusunan laporan
evaluasi pelaksanaan pembangunan daerah;
9. Penyusunan data dan indikator makro daerah;
10. Pengoperasian, pemeliharaan, updating sistem dan data;
11. Kerjasama pembangunan antar daerah, lembaga, perguruan
tinggi, masyarakat dan swasta;
12. Koordinasi dan pengawasan melekat pada perizinan penggunaan
ruang.

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

72

BAB V
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN, INDIKATOR KINERJA,
KELOMPOK SASARAN, DAN PENDANAAN INDIKATIF

Untuk

mencapai

tujuan

dan

mewujudkan visi dan misi Badan

sasaran

dalam

rangka

Perencanaan Pembangunan

Daerah, maka disusun rencana program dan indikator kinerja yang


akan dilaksanakan dalam kurun waktu 5 (lima) tahun yang terdiri
dari 13 program, yang meliputi urusan perencanaan pembangunan,
urusan penataan ruang, urusan statistik dan urusan penanaman
modal. 13 program yang direncanakan meliputi:
1. Program Pelayanan Administrasi Perkantoran;
2. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur;
3. Program

Koordinasi

Penyusunan

Masterplan

Prasarana

Perhubungan Daerah;
4. Program Pengembangan Data/Informasi;
5. Program Perencanaan Pengembangan Kota-Kota Menengah dan
Besar;
6. Program

Peningkatan

Kapasitas

Kelembagaan

Perencanaan

Pembangunan Daerah;
7. Program Perencanaan Pembangunan Daerah;
8. Program Kerjasama Pembangunan;
9. Program Perencanaan Pembangunan Ekonomi;
10. Program Perencanaan Sosial Budaya;
11. Program Perencanaan Prasarana Wilayah dan Sumber Daya Alam;
12. Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi;
13. Program Perencanaan Tata Ruang.
Rincian rencana program dan kegiatan, disertai indikator
kinerja dan kelompok sasaran, serta pendanaan indikatif dijabarkan
dalam tabel di bawah ini:

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

73

Tabel 5.1.
Rencana Program dan Kegiatan, Indikator Kinerja, Kelompok Sasaran, dan Pendanaan Indikatif
No

Rencana Program dan Kegiatan

Sasaran

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran

Pendanaan Indikatif

2013

2014

2015

2016

2012

2013

2014

2015

Tersedianya administrasi keuangan, kepegawaian


dan asset yang tertib dan akuntabel

514.628.000

517.556.000

520.509.750

2016
9

523.488.700

526.493.000

Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor

Terlaksananya perencanaan, evaluasi dan


pelaporan pelaksanaan program dan kegiatan
Tersedianya listrik, air, telepon, dan internet

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

92.500.000

93.000.000

93.500.000

94.000.000

94.500.000

Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor

Tersedianya alat kebersihan kantor

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

17.500.000

18.025.000

18.565.750

19.122.700

19.696.000

Penyediaan bahan logistik kantor

Tersedianya gas, surat kabar, peralatan listrik dan


terfasilitasinya perjalanan dinas
Terbayarnya honor PTT

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

380.628.000

382.531.000

384.444.000

386.366.000

388.297.000

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

24.000.000

24.000.000

24.000.000

24.000.000

24.000.000

255.000.000

375.500.000

266.693.000

278.626.000

291.348.000

80.000.000

Penyediaan jasa administrasi perkantoran (PTT)


2

Indikator Kinerja
2012

Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Aparatur

Tersedianya administrasi keuangan, kepegawaian


dan asset yang tertib dan akuntabel

Pengadaan perlengkapan gedung kantor

Tersedianya perlengkapan gedung kantor

1 keg

1 keg

1 keg

1 keg

1 keg

90.000.000

200.000.000

80.000.000

80.000.000

Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor

Terpeliharanya kondisi gedung kantor

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

35.000.000

36.400.000

37.856.000

39.370.000

40.945.000

Pemeliharaan rutin/berkala perlengkapan gedung kantor

Terpeliharanya kondisi perlengkapan gedung


kantor
Tersusunnya dokumen perencanaan prasarana
perhubungan daerah
Tersusunnnya dokumen perencanaan bidang
prasarana perhubungan
Tersedianya laporan hasil monitoring pelaksanaan
pembangunan
Tersedianya data perencanaan pembangunan
daerah
Teroptimalkannya pemanfaatan Sistem Informasi
Manajemen
Data ekonomi makro, data Kemiskinan, BDA,
Pencapaian target kinerja pembangunan daerah

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

130.000.000

139.100.000

148.837.000

159.256.000

170.403.000

300.000.000

300.000.000

520.000.000

537.700.000

556.411.000

576.199.000

597.135.000

Program Koordinasi Penyusunan Masterplan Prasarana


Perhubungan Daerah
Penyusunan dokumen perencanaan bidang prasarana
perhubungan
4 Program Pengembangan data/informasi
3

Penyusunan Analisa Ekonomi Makro Kab. Banjarnegara

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

130.000.000

133.900.000

137.917.000

142.054.000

146.315.000

Penyusunan profile daerah (Bantuan Prov)

Tersusunnnya dokumen profil daerah

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

50.000.000

52.500.000

55.125.000

57.881.000

60.775.000

Monitoring kegiatan-kegiatan sektoral dan DAK

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

60.000.000

61.800.000

63.654.000

65.564.000

67.531.000

Penyusunan buku BDA dan PDRB

Laporan hasil monev Pelaksanaan kegiatan


Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan DAK
Tersusunnya BDA dan PDRB

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

100.000.000

108.000.000

116.640.000

125.971.000

136.049.000

Pengembangan Kreasi dan Inovasi Teknologi Tepat Guna


(KREANOVA) Produk Kreatif
Pendamping Penyusunan profile daerah

Terfasilitasinya inventarisasi kreasi dan inovasi


masyarakat
Tersusunnnya dokumen profil daerah

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

50.000.000

50.000.000

50.000.000

50.000.000

50.000.000

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

30.000.000

31.500.000

33.075.000

34.729.000

36.465.000

Pengembangan SIM & SIG

Optimalnya pemanfaatan SIM

2 SIM

2 SIM

2 SIM

2 SIM

2 SIM

100.000.000

100.000.000

100.000.000

100.000.000

100.000.000

Program perencanaan pengembangan kota-kota menengah dan


besar
Penunjang kegiatan Pamsimas

Tersusunya dokumen perencanaan pembangunan


wilayah perkotaan

20.000.000

21.000.000

22.050.000

23.152.500

24.310.000

Program peningkatan kapasitas kelembagaan perencanaan


pembangunan daerah
Peningkatan kemampuan teknis aparat perencana

Terlaksananya peningkatan kapasitas aparatur


perencana
Penyelenggaraan dan Pengiriman diklat, bintek,
workshop, lokakarya sosialisasi, dan seminar

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

1 thn

1
1
1
1
1
bintek bintek bintek bintek bintek
&3
&3
&3
&3
&3
penyert penyert penyert penyert penyert
aan
aan
aan
aan
aan

20.000.000

21.000.000

22.050.000

23.152.500

24.310.000

110.000.000

115.500.000

121.275.000

127.339.000

133.706.000

110.000.000

115.500.000

121.275.000

127.339.000

133.706.000

74

No
7

Rencana Program dan Kegiatan


Program Perencanaan Pembangunan Daerah

Indikator Kinerja
2012

2013

2014

2015

Pendanaan Indikatif
2016

2012
1.275.000.000

2013
371.000.000

2014
383.100.000

2015
396.410.000

2016
686.051.000

125.000.000

Penyusunan dan evaluasi RKPD

Tersedianya dokumen rencana pembangunan


daerah jangka menengah, tahunan, kebijakan
umum Anggaran dan PPAS
Meningkatnya kualitas perencanaan, pengendalian,
dan evaluasi pelaksanaan program, kegiatan, dan
anggaran SKPD
Tersedianya laporan evaluasi pelaksanaan
pembangunan daerah
Tersusunnya RKPD

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

130.000.000

126.000.000

125.000.000

125.000.000

Sinergi Pemberdayaan Masyarakat (SIBERMAS)

Terlaksananya SIBERMAS

1 keg

1 keg

1 keg

1 keg

1 keg

255.000.000

50.000.000

50.000.000

56.410.000

50.000.000

Penyusunan KUA dan PPAS

Tersusunnya dokumen KUA dan PPAS

4 dok

4 dok

4 dok

4 dok

4 dok

150.000.000

125.000.000

130.600.000

130.000.000

130.000.000

Perencanaan umum

Terintegrasinya perencanaan pembangunan

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

100.000.000

50.000.000

55.000.000

60.000.000

60.000.000

Koordinasi penanganan DT Dieng dan DAS

Terkoordinasinya penanganan DT Dieng dan DAS

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

120.000.000

20.000.000

22.500.000

25.000.000

27.500.000

Penyusunan Perda RPJP dan RPJMD

Tersusunnya Perda RPJPD dan RPJMD

1 dok

270.000.000

Sosialisasi RPJMD 2011-2016 Kabupaten Banjarnegara

Tersosialisasikannya RPJMD 2011-2016

1 keg

250.000.000

Penyusunan RPJMD Kabupaten Banjarnegara

Tersusunnya RPJMD 2016-2021

293.551.000

Program Kerjasama Pembangunan

Terjalinnya koordinasi dan kerjasama


pembangunan daerah
Kerjasama pembangunan antar daerah, lembaga,
Perguruan Tinggi, masyarakat dan swasta

180.000.000

240.000.000

250.000.000

260.000.000

270.000.000

180.000.000

240.000.000

250.000.000

260.000.000

270.000.000

Kerjasama Perguruan Tinggi

Sasaran

Program perencanaan pembangunan ekonomi

Koordinasi dan Fasilitasi Perencanaan bidang ekonomi

Tersedianya dokumen perencanaan bidang


ekonomi dan investasi
Tersusunnya dokumen bidang ekonomi dan
investasi
Terkoordinasinya perencanaan bidang ekonomi

Forum pengembangan FEDEP

Berkembangnya UMKM

Pendamping FEDEP

Berkembangnya UMKM

Penyusunan dokumen perencanaan bidang ekonomi dan investasi

10 Program perencanaan sosial budaya


Koordinasi dan Fasilitasi Perencanaan Pembangunan Bidang
Pemsosbud
Penyusunan dokumen perencanaan bidang Pemsosbud

13 Program Perencanaan Tata Ruang

2 keg

2 keg

2 keg

2 keg

2 keg

810.000.000

850.000.000

900.000.000

930.000.000

950.000.000

2 dok

2 dok

2 dok

2 dok

2 dok

650.000.000

650.000.000

670.000.000

700.000.000

720.000.000

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

50.000.000

85.000.000

95.000.000

95.000.000

95.000.000

4
klaster
4
klaster

4
klaster
4
klaster

4
klaster
4
klaster

4
klaster
4
klaster

4
klaster
4
klaster

70.000.000

70.000.000

85.000.000

85.000.000

85.000.000

Tersedianya dokumen perencanaan bidang


pemsosbud
Terkoordinasinya perencanaan bidang pemsosbud

100%

100%

100%

100%

Tersusunnya dokumen bidang Pemsosbud

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

11 Program perencanaan prasarana wilayah dan sumber daya alam Tersedianya dokumen perencanaan bidang
prasarana wilayah
Fasilitasi Perencanaan Prasarana dan Pengembangan wilayah
Terkoordinasinya perencanaan bidang Prasarana
dan Pengembangan wilayah
Penyusunan dokumen perencanaan bidang Prasarana dan
Tersusunnya dokumen bidang Prasarana dan
Pengembangan wilayah
Pengembangan wilayah
12 Program Peningkatan Promosi dan Kerjasama Investasi
Terlaksananya kegiatan promosi dan kerjasama
investasi
Memfasilitasi dan koordinasi kerjasama di bidang investasi
Terlaksananya koordinasi di bidang investasi
Penyusunan Draft Raperda Penanaman Modal

1 dok

Tersusunnya draft raperda penanaman modal

40.000.000

45.000.000

50.000.000

50.000.000

50.000.000

580.000.000

620.000.000

630.000.000

650.000.000

700.000.000

100%

480.000.000

490.000.000

490.000.000

520.000.000

550.000.000

1 dok

100.000.000

130.000.000

140.000.000

130.000.000

150.000.000

185.000.000

200.000.000

300.000.000

310.000.000

310.000.000

100%

100%

100%

100%

100%

85.000.000

90.000.000

100.000.000

110.000.000

110.000.000

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

100.000.000

110.000.000

200.000.000

200.000.000

200.000.000

175.000.000

75.000.000

75.000.000

75.000.000

75.000.000

75.000.000

75.000.000

75.000.000

75.000.000

75.000.000

100.000.000

12 bln
1 dok

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

Terwujudnya tata ruang yang sinergis dan


berwawasan lingkunganDokumen tata ruang

Sosialisasi Perda RTRW

100%

TOTAL

50.000.000
9.384.628.000

7.328.956.000

7.529.567.750

7.776.941.700

8.601.593.000

75

BAB VI
INDIKATOR KINERJA
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
YANG MENGACU PADA TUJUAN DAN SASARAN RPJMD

Dengan

memperhatikan

tujuan

dan

sasaran

RPJMD

Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016, maka indikator kinerja


Bappeda Kabupaten Banjarnegara untuk periode tahun 2011-2016
dirumuskan sebagai berikut:
Tabel 6.1.
Indikator Kinerja yang Mengacu pada Tujuan dan Sasaran RPJMD
Aspek/Fokus/Bidang
Urusan/Indikator
Kinerja Pembangunan
Daerah
Aspek Kesejahteraan
Masyarakat
Fokus Kesejahteraan dan
Pemerataan Ekonomi
Otonomi Daerah,
I
Pemerintahan Umum,
Administrasi Keuangan
Daerah, Perangkat
Daerah, Kepegawaian
dan Persandian
1 Pertumbuhan PDRB (%)
N
o

Laju inflasi kabupaten


(%)
3 PDRB per kapita
(Rp 000)
4 Indeks ketimpangan
Williamson (Indeks
Ketimpangan Regional)
5 Persentase penduduk di
atas garis kemiskinan
(%)
Aspek Layanan Umum
2

Fokus Layanan Urusan


Wajib
Perencanaan
VI
Pembangunan
1 Tersedianya dokumen
perencanaan RPJPD
yang telah ditetapkan
dengan PERDA
2 Tersedianya Dokumen
Perencanaan : RPJMD
yang telah ditetapkan
dengan PERDA/
PERKADA
3 Tersedianya Dokumen
Perencanaan: RKPD
yang telah ditetapkan
dgn PERKADA

Kondisi Kinerja
Awal Tahun
2010

2011

Target Kinerja
Tahun
2012

2013

2014

2015

2016

Kondisi
Kinerja
Akhir

4,89

5,39

5,60

6,09

6,45

6,89

6,89

7,13

4,30

7,23

7,32

7,42

7,51

7,61

7,61

7.214,07

8.011,94

8.898,06

9.882,19

10.975,16

0,53

0,50

0,49

0,48

0,47

0,46

0,46

80,83

84,23

86,90

89,57

90,77

91,97

91,97

1 dok

1
dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1
dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

12.189,01 12.189,01

76

N
o
4

X
X

1
2
X
XI
II

Aspek/Fokus/Bidang
Urusan/Indikator
Kinerja Pembangunan
Daerah
Penjabaran Program
RPJMD ke dalam RKPD
(%)
Otonomi Daerah,
Pemerintahan Umum,
Administrasi Keuangan
Daerah, Perangkat
Daerah, Kepegawaian
dan Persandian
Pertumbuhan Ekonomi
(%)
Kemiskinan (%)

Kondisi Kinerja
Awal Tahun
2010

2011

Target Kinerja
Tahun
2012

2013

2014

2015

2016

Kondisi
Kinerja
Akhir

100

100

100

100

100

100

100

100

4,89

5,39

5,56

5,73

5,90

6,07

6,07

19,17

14,77

13,10

10,43

9,23

8,03

8,03

1 dok

1
dok
1
dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

1 dok

Statistik

Buku Kabupaten
dalam Angka
2
Buku PDRB
kabupaten
Aspek Daya Saing Daerah
Fokus Fasilitas
Wilayah/Infrastuktur
II
Penataan Ruang
1 a. Tersedianya
informasi mengenai
Rencana Tata
Ruang (RTR)
wilayah Kabupaten
Beserta rencana
rinci melalui peta
analog (%)
b. Tersedianya
informasi mengenai
Rencana Tata
Ruang (RTR)
wilayah Kabupaten
beserta rencana
rinci melalui peta
digital (%)
2 Terlaksananya
penjaringan aspirasi
masyarakat melalui
forum konsultasi
publik yang memenuhi
syarat inklusif dalam
proses penyusunan
RTR dan program
pemanfaatan ruang
minimal 2 (dua) kali
setiap disusunnya RTR
dan program
pemanfaatan ruang (%)
3 Tersedianya luasan
RTH Publik sebesar
20% dari luas wilayah
kota/kawasan
perkotaan (%)

1 dok

33,3

66,6

100

33,3

66,6

100

100

33,3

66,6

100

100

33,3

66,6

100

100

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

100

77

BAB VII
PENUTUP

Rencana Strategis Satuan Kerja Perangkat Daerah (Renstra


SKPD)

Badan

Banjarnegara

Perencanaan
Tahun

Pembangunan

2011-2016

Daerah

merupakan

Kabupaten

penjabaran

dari

Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) Daerah Kabupaten


Banjarnegara Tahun 2011-2016 yang disusun secara simultan.
Dokumen

Renstra

SKPD

selanjutnya

digunakan

sebagai

pedoman dalam penyusunan Rencana Kerja (Renja) SKPD. Selain hal


tersebut, Renstra SKPD juga menjadi acuan bagi seluruh stake
holders untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan renstra SKPD, serta
menjadi dasar dalam pelaksanaan evaluasi untuk mengetahui
pencapaian prioritas dan sasaran yang telah ditetapkan.

KEPALA BAPPEDA
KABUPATEN BANJARNEGARA

Drs. SETIAWAN, M.Hum


Pembina Utama Muda
NIP. 19560104 198503 1 005

Rencana Strategis Badan Perencanaan Pembangunan Daerah


Kabupaten Banjarnegara Tahun 2011-2016

78