Anda di halaman 1dari 74

FISIKA GELOMBANG

KUMPULAN SOAL DAN PEMBAHASAN

Dosen :

Dr. Dwa Desa Warnana, S.Si,M.Si

Oleh :
Aulia Rachmawati
(3513100035)

Laboratorium Geofisika Lingkungan


Program Studi Teknik Geofisika ITS
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Surabaya 60111
Ph. +6231-5953475
2015
1|Page

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL.....................................................................................................................

DAFTAR ISI.................................................................................................................................

ii

KATA PENGANTAR................................................................................................................... . iii


I.

SOAL
Osilasi Harmonis ..............................................................................................................

Osilasi Teredam.................................................................................................................

Couled Osilator..................................................................................................................

Gelombang Mekanik.........................................................................................................

Bunyi (Bunyi Dalam Medium Padat Dan Gas)................................................................. 10


Refleksi Dan Gelombang Tegak ...................................................................................... 12
Efek Doppler .................................................................................................................... 15
Gelombang Elektromagnetik............................................................................................ 17
Radiasi, Interfensi Dan Difraksi....................................................................................... 18
Optika............................................................................................................................... 20
II.

PEMBAHASAN
Osilasi Harmonis .............................................................................................................. 23
Osilasi Teredam................................................................................................................. 29
Couled Osilator.................................................................................................................. 35
Gelombang Mekanik......................................................................................................... 39
Bunyi (Bunyi Dalam Medium Padat Dan Gas) ................................................................. 43
Refleksi Dan Gelombang Tegak ...................................................................................... 47
Efek Doppler .................................................................................................................... 51
Gelombang Elektromagnetik............................................................................................ 56
Radiasi, Interfensi Dan Difraksi....................................................................................... 59
Optika............................................................................................................................... 61

2|Page

KATA PENGANTAR
Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan rahmat, karunia, serta
hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan tugas Fisika Gelombang berupa rangkuman soal serta
pembahasan. Penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1. Dr. Dwa Desa Warnana, S.Si,M.Si. selaku dosen mata kuliah Fisika Gelombang.
2. Teman-teman yang membantu dalam proses penyelesaian laporan ini.
Penulis berharap laporan ini dapat berguna dalam menambah wawasan serta pengetahuan
kita mengenai materi Fisika Gelombang. Jika terdapat kekurangan dalam penulisan laporan ini
mohon dimaafkan. Oleh sebab itu, Penulis berharap adanya kritik, saran dan usulan demi
perbaikan laporan.
Semoga laporan ini dapat dipahami bagi siapapun yang membacanya dan juga dapat
berguna bagi penulis. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan katadalam penulisan laporan ini

Suarabaya, 10 Desember 2015

Penulis.

3|Page

OSILASI HARMONIS
1. Sebuah benda bergetar hingga membentuk suatu gerak harmonis dengan persamaan
y = 0,04 sin 20 t dengan y adalah simpangan dalam satuan meter, t adalah waktu
dalam satuan sekon. Tentukan beberapa besaran dari persamaan getaran harmonis
tersebut:
a) amplitudo
b) frekuensi
c) periode
d) simpangan maksimum
e) simpangan saat t = 1/60 sekon
f) simpangan saat sudut fasenya 45
g) sudut fase saat simpangannya 0,02 meter
2. Diberikan sebuah persamaan simpangan gerak harmonik
y = 0,04 sin 100 t
Tentukan:
a) persamaan kecepatan
b) kecepatan maksimum
c) persamaan percepatan
3. Massa M = 25 gr bergetar secara gerak harmonis sederhana k = 400 dyne/cm
Data simpangan : y = 10 cm, maka V = 40 cm/det . Tentukan:
a) T , f , dan E
b) A , 0 , Vmax dan amax .
4. Sebuah beban bermassa 250 gram digantung dengan sebuah pegas yang memiliki
kontanta 100 N/m kemudian disimpangkan hingga terjadi getaran selaras. Tentukan
periode getarannya!

5. Dua buah pegas identik dengan kostanta masing-masing sebesar 200 N/m disusun seri
seperti terlihat pada gambar berikut.

1|Page

Beban m sebesar 2 kg digantungkan pada ujung bawah pegas. Tentukan periode


sistem pegas tersebut!

6. Sebuah benda yang massanya 200 gram bergetar harmonik dengan periode 0,2 sekon
dan amplitudo 2 cm. Tentukan :
a) besar energi kinetik saat simpangannya 1 cm
b) besar energi potensial saat simpangannya 1 cm
c) besar energi total
7. Sebuah balok bermassa 0,5 kg dihubungkan dengan sebuah pegas ringan dengan
konstanta 200 N/m. Kemudian sistem tersebut berosilasi harmonis. Jika diketahui
simpangan maksimumnya adalah 3 cm, maka kecepatan maksimum adalah....
A. 0,1 m/s
B. 0,6 m/s
C. 1 m/s
D. 1,5 m/s
E. 2 m/s
(Seleksi Astronomi 2012)
8. Sebuah benda bermassa 50 gram bergerak harmonis sederhana dengan amplitudo 10
cm dan periode 0,2 s. Besar gaya yang bekerja pada sistem saat simpangannya
setengah amplitudo adalah sekitar....
A. 1,0 N
B. 2,5 N
C. 4,8 N
D. 6,9 N
E. 8,4 N
2|Page

(SPMB 2005)

9. Sebuah bandul sederhana dengan panjang tali 39,2 cm dan beban 200 gram

Jika percepatan gravitasi 9,8 m/s2 tentukan periode ayunan!


10. Ayunan sederhana dengan panjang tali L = 0,4 m pada sebuah dinding seperti gambar
berikut.

Jika percepatan gravitasi bumi 10 m/s2 perkirakan periode ayunan!

3|Page

OSILASI TEREDAM
1. Jelaskan saat dimana benda mengalami getaran harmonik teredam!
2. Sebut dan jelaskan jenis-jenis dari getaran harmonik teredam!
3. Tentukan solusi umum dari persamaan OHS teredam kritis dan solusi khusus bila nilai
awal x(0) = 1 dan x(0) = -1
d2 x
dx
5 + 6 x=0
2
dt
dt
4. Jelaskan grafik osilasi teredam dibawah ini :
5. Apa yang menyebabkan
amplitudo pada getaran osilasi perlahan menurun terhadap
A

waktu?
6. Analisa Gaya yang bekerja pada pegas berikut:

7. Jika suatu bola besi yang beratnyaW=89,00nt (20 lb) meregangkan pegas sejauh 10cm
(4 inch), bagaimanakah pergerakan ini jika bola besi tersebut kita tarik kebawah
hingga bertambah 15cm (6 inch) dan mempunyai redaman sebesar
a. c=200kg/s
4|Page

b. c=100kg/s
c. c=179,8kg/s

8. Sebuah balok yang dihubungkan ke ujung sebuah pegas ketika bergerak akan
melakukan gerak harmonik sederhana. Pada t = 0, balok dilepaskan dari posisi
x = +A, periode adalah T. Jika persamaan umum simpangan adalah x = A sin (.t + .0).
Tentukan dahulu sudut fase awal=0 kemudian persamaan simpangannya.
Pada posisi dan selang waktu apakah selama siklus pertamanya kondisi berikut ini
terjadi:
(i) v = 0,5vmaks dengan vmaks adalah laju maksimum
(ii) a = 0,5amaks dengan amaks adalah besar percepatan maksimum

9. Sebuah partikel melakukan gerak harmonic sederhana dengan frekuensi 0,2 Hz. Jika
simpangan maksimum yang dapat dicapai oleh partikel tersebut adalah 10 cm,
tentukanlah simpangan partikel tersebut pada saat t = 2 sekon !
10. Sebuah pipa vertikal terpasang di dalamnya sebuah pegas dan sebuah penampang
lingkaran dari karet berjari-jari 10 cm seperti terlihat pada gambar berikut.

Suatu zat cair dengan massa jenis 800 kg/m3 kemudian dimasukkan ke dalam pipa
hingga setinggi 35 cm. Pegas tertekan ke bawah hingga posisinya setinggi h. Jika
konstanta pegas adalah 200 N/m dan percepatan gravitasi 10 m/s2 tentukan nilai h!

5|Page

OSILATOR
1. Bandul bermassa 250 gram digantungkan pada tali sepanjang 20 cm. Bandul
disimpangkan sejauh 4 cm dari titik seimbangnya, kemudian dilepaskan. Apabila
percepatan gravitasi bumi 9,8 m/s2, gaya pemulih yang bekerja pada bandul adalah...

2. Sebuah ayunan bergetar dengan periode 1,5 sekon. Apabila amplitudo ayunan sebesar
10 cm, simpangan ayunan setelah bergetar selama 4 sekon adalah...

3. Seorang anak bermain ayunan dengan tali penggantung sepanjang 2,45 m. Apabila
percepatan gravitasi bumi 9,8 m/s2, periode ayunan sebesar....

4. Sebuah benda bermassa 50 gram digetarkan dengan persamaan y = 0,1 sin 100t,
dengan y dalam meter dan t dalam sekon. Energi total yang dimiliki benda sebesar ...

5. Seutas kawat berdiameter 2 cm digunakan untuk menggantungkan lampu 31,4 kg


pada langit-langit kamar. Tegangan (stress) yang dialami kawat sekitar (g=10 m/s2)

6. Dua buah osilator bergetar dengan fase sama pada t=0. Frekuensi getaran 10 Hz dan
40 Hz. Setelah 5/4 sekon, kedua getaran itu berselisih sudut fase

7. Diketahui modulus Young tembaga 1,1 x 1011 N/m2,. Hitunglah berat badan maksimum
yang boleh digantungkan pada seutas kawat tembaga yang berdiameter 10 mm, jika
regangan yang terjadi tidak boleh lebih dari 0,001.
8. Kawat baja memiliki modulus Young 2 x 1011 N/m2. Tentukanlah berat badan
maksimum yang dapat digantungkan pada kawat tembaga yang berdiameter 10 mm,
jika regangannya tidak boleh lebih dari 1%!

9. Suatu benda bergerak harmonik sederhana dengan amplitudo 4 cm dan frekuensi 1,5
Hz. Berapakah simpangan benda ketika kecepatannya kali kecepatan
6|Page

maksimumnya?
10. Sebuah ayunan sederhana, panjang tali 100 cm, massa 100 gram, percepatan gravitasi
10 m/s2. Kedudukan tertinggi adalah 20 cm dari titik terendah. Maka kecepatan
berayunnya dari titik terendah adalah...

7|Page

GELOMBANG MEKANIK

1. Sebut dan Jelaskan sifat-sifat umum gelombang !

2. Sebuah gelombang pada permukaan air dihasilkan dari suatu getaran yang
frekuensinya 30 Hz. Jika jarak antara puncak dan lembah gelombang yang berturutan
adalah

50

cm,

hitunglah

cepat

rambat

gelombang

tersebut!

3. Sebuah pemancar radio bekerja pada gelombang 1,5m. Jika cepat rambat gelombang
radio 3 x 108 m/s, pada frekuensi berapakah stasiun radio tersebut bekerja?

4. Sebuah sumber getar menghasilkan 36 gelombang setiap 6 detik.


a. hitunglah frekuensi gelombang tsb.
b. Jika panjang gelombang 0,02 m, tentukanlah cepat rambat gelombangnya!
5. Sebuah tali yang salah satu ujungnya terikat pada tiang digetarkan. Panjang tali itu 4
m. jika dalam perambatannya terdapat 8 bukit dan 8 lembah, tentukan panjang
gelombang dan cepat rambatnya. Diketahui juga untuk mencapai tiang, gelombang
memerlukan waktu 4 sekon .

6. Gelombang berjalan mempunyai persmaan y = 0,2 sin (100 t 2 x), dimana y dan x
dalam meter dan t dalam sekon. Tentukan amplitudo, periode, frekuensi, panjang
gelombang, dan cepat rambat gelombang tersebut !

7. Suatu tali dihubungkan melalui katrol dan ujungnya diberi beban 0,2 kg kemudian
digetarkan. Jika panjang tali 3 m dari massa tali 60 gram, tentukan laju gelombang
pada tali! (g = 10 m/s2)

8. Dua buah gelombang transversal masing-masing memiliki persamaan y1 = 0,2 sin 4


8|Page

x
x
(t- 4 ), dan y2 = 0,2 sin 4 (t+ 4 ), x dan y dalam meter serta t dalam sekon,
merambat berlawanan arah satu sama lain pada seutas tali dengan ujung bebas.
Tentukanlah jarak antara perut kedua dan simpul ketiga!

9. Widya bermain dengan tali plastik yang biasa digunakan untuk menjemur pakaian. Ia
melepaskan salah satu ujung tali dan memegangnya sehingga tali membentuk garis
lurus mendatar. Selanjutnya, ia menggerakkannya ke atas dan ke bawah secara
sinusoidal dengan frekuensi 2 Hz dan amplitudo 0,5 m. Laju gelombang pada tali
adalah

v 12

m/s. Ketika

t0

ujung tali memiliki pergeseran nol dan bergerak ke

arah sumbu-y positif.


a. Hitunglah amplitudo, frekuensi sudut, periode, panjang gelombang, dan
bilangan gelombang dari gelombang yang terbentuk pada tali.
b. Tulislah fungsi gelombangnya.
c. Tulislah fungsi gelombang dari sebuah titik yang terletak pada tali yang
dipegang Widya.
d. Tulislah fungsi gelombang dari sebuah titik yang berjarak 3 m dari ujung tali
yang dipegang Widya.

10. Fungsi gelombang transversal yang merambat sepanjang dawai diberikan oleh
y ( x, t ) 3 sin (t 4 x ),
persamaan

dengan x dan y dalam cm dan t dalam sekon.

a. Tentukan panjang gelombang dan periode gelombang transversal ini.


b. Tentukan kecepatan transversal dan percepatan transversal pada saat t.
c. Hitunglah kecepatan transversal dan percepatan transversal pada titik
x 0,25 cm
ketika

t 0.

9|Page

d. Hitunglah kecepatan transversal dan percepatan transversal maksimumnya.

10 | P a g e

BUNYI (BUNYI DALAM MEDIUM PADAT DAN GAS)

1. Hitunglah laju gelombang bunyi di udara pada suhu

20 o C.

M 28,8 10 3
(Massa molar rerata udara adalah

1,40,
kg/mol,

tetapan gas

R 8,315
umum

2. Taraf intensitas bunyi pesawat jet yang terbang pada ketinggian 20 m adalah 140 dB.
Berapakah taraf intensitasnya pada ketinggian 200 m?

3. Gelombang bunyi dengan frekuensi 5 kHz merambat diudara yang bersuhu 30C. Jika
cepat rambat bunyi di udara pada suhu 0C adalah 330 m/s, tentukan:
a) cepat rambat bunyi
b) panjang gelombang bunyi

4. Ledakan petasan terdengar 4 sekon setelah terlihat percikan api akibat ledakan itu.
Berapakah kelajuan rambat bunyi di udara saat itu, jika jarak antara petasan dengan
pengamat 1,2 km? (Laju rambat cahaya di udara diabaikan).

5. Gambar berikut menunjukkan dua pengeras suara A dan B yang dijalankan oleh
penguat suara yang sama sehingga keduanya mampu memancarkan gelombang
sinusoidal sefase. Laju perambatan bunyi di udara 350 m/s. Pada frekuensi berapakah
supaya di P terjadi interferensi (a) konstruktif dan (b) destruktif?

11 | P a g e

6. Gambar berikut menunjukkan dua pengeras suara yang dijalankan oleh penguat suara
yang sama sehingga masing-masing pengeras suara mampu memancarkan gelombang
sinusoidal dengan frekuensi 2.000 Hz. Dua pengeras suara itu terpisah sejauh 3 m satu
sama lain. Seorang pendengar mula-mula di O dan berada pada jarak 8 m, seperti
ditunjukkan pada diagram. Titik C merupakan titik tengah di antara dua pengeras
suara, dengan CO tegak lurus OP. Laju perambatan bunyi di udara pada saat itu
adalah 330 m/s. Berapa jauhkah pendengar itu harus berjalan sepanjang garis OP
supaya ia mendengar interferensi destruktif yang pertama?
P
3m

O
r

7. Suara paling lemah yang masih dapat ditangkap oleh telinga manusia pada frekuensi

1.000 Hz bersesuaian dengan intensitas bunyi

10 12 W/m 2

(ambang pendengaran).

Sebaliknya, suara paling keras yang masih dalam batas toleransi pendengaran

manusia bersesuaian dengan intensitas bunyi

1 W/m 2

1,20 kg/m 3
jenis udara

(ambang rasa sakit). Jika massa

344 m/s,
dan laju gelombang bunyi

berapakah

a. amplitudo tekanan dan


b. amplitudo pergeseran yang bersesuaian dengan batas-batas intensitas ini?

8. Suatu gas ideal memiliki tekanan 7,4 x 10 N/mdan rapat massanya 1,5 kg/m. jika
di ketahui tetapan Laplace untuk gas tersebut adalah 1,4. Tentukan kecepatan
perambatan gelombang bunyi dalam gas tersebut.

9. Saat cuaca mendung seorang anak mendengar bunyi guntur 1,5 detik setelah terlihat
kilat. Jika cepat rambat bunyi di udara adalah 320 m/s, tentukan jarak sumber petir
dari anak tersebut!
12 | P a g e

10. Seorang tukang ketik mengetik begitu kencang menyebabkan, tingkat suara rata-rata
adalah 60 dB. Berapakah tingkatan decibel bila 3 orang tukang ketik yang gaduh
bekerja?

13 | P a g e

REFLEKSI DAN GELOMBANG TEGAK


1. Persamaan gelombang pada ujung terikat y=0,2 sin 5 cos 2 t , dengan x dan y
dalam cm dan t dalam sekon. Tentukan:
a. Periode gelombang
b. Cepat rambat gelombang

2. Seutas tali panjangnya 5 m dengan ujung ikatannya dapat bergerak dan ujung lainnya
digetarkan dengan frekuensi 8 Hz sehingga gelombang merambat dengan kelajuan 3
ms-1. Jika diketahui amplitude gelombang 10 cm, tentukanlah: Persamaan simpangan
superposisi gelombang di titik P yang berjarak 1 meter dari ujung
pemantulan.Amplitude superposisi gelombang di titik P; dan Letak perut gelombang
diukur dari ujung pemantulan.

3. Dua gelombang merambat berlawanan arah sepanjang dawai sehingga menghasilkan


gelombang berdiri. Gelombang-gelombang itu berturut-turut dinyatakan dengan

persamaan

y1 ( x, t ) 4 sin( 3x 2t )

y
dalam cm dan

cm dan

y 2 ( x, t ) 4 sin( 3 x 2t )

cm, dengan

dan

dalam sekon. (a) Hitunglah pergeseran maksimum gerakan

x 2,3 cm.
gelombang berdiri itu pada

(b) Tentukan posisi perut dan simpul.

4. Seutas tali yang panjangnya 250 m direntangkan horizontal . salah satu ujungnya
digetarkan dengan frekuensi 2 Hz dan amplitude 10 cm, sedang ujung lainnya terikat .
Getaran tersebut merambat pada tali dengan kecepatan 40 cm/s. tentukan :
a. Amplitudo gelombang stasioner di titik yang berjarak 132,5 cm dari titik asal
getaran
b. Simpangan gelombang pada titik tersebut setelah digetarkan selama 5 s dan
12s
c. Letak simpul keenam dan perut kelima dari titik asal getaran
14 | P a g e

5. Sebuah gelombang lurus datang


pada bidang batas antara dua
medium dengan sudut datang 30o.
Jika indeks bias medium 2 relatif
terhadap medium 1 adalah 2.
Tentukan sudut biasnya, lukislah
sinar dan muka gelombang datang, demikian pula sinar dan gelombang bias !

6. Sepotong dawai yang panjangnya 80 cm dan massanya 8 gram dijepit kedua ujungnya
dan terentang tegang dengan tegangan 800 N. Maka frekwensi nada atas pertama
adalah !
7. Seutas tali yang ditegangkan dengan gaya 5 N dan salah satu ujungnya digetarkan
dengan frekuensi 40 Hz terbentuk gelombang dengan panjang gelombang 50 cm. Jika
panjang tali 4 m, hitunglah:
a.cepat rambat gelombang pada tali tersebut !
b. massa tali tersebut !
8. Sebuah tali panjangnya 200cm di rentangkan horizontal. Salah satu ujungnya di
getarkan dengan frekuensi 2Hz dan amplitude 10 cm, serta ujung lainnya bergerak
bebas. Apabila pada tali tersebut terbentuk 8 gelombang berdiri. Tentukanlah:
a.

panjang gelombang dan cepat rambat gelombang

b.

persamaan glombang berdiri

c.

letak titik simpul ke 2 dan perut ke 3 dari ujungnya bebasmnya

d.

amplitude pada jarak 150 cm dari sumber getar.

9. Seutas kawat yang panjangnya 100 cm direntangkan horizontal. Salah satu ujungnya
digetarkan harmonik naik-turun dengan frekuensi 1/8 Hz dan amplitudo 16 cm,
sedangkan ujung lain terikat. Getaran harmonik tersebut merambat ke kanan
sepanjang kawat dengan cepat rambat 4,5 cm/s. Tentukan letak simpul ke-4 dan perut
ke-3 dari titik asal getaran!
15 | P a g e

10. Cahaya datang dari udara menuju medium yang berindeks bias 3/2. Tentukan
kecepatan cahaya dalam medium tersebut!

16 | P a g e

EFEK DOPPLER
1. Jelaskan prinsip dan elemen dalam Efek Doppler..!

2. Efek Doppler menyatakan perbedaan frekuensi sumber bunyi dengan frekuensi yang
diterima pendengar akibat gerak relatif pendengar tehrhadap sumber bunyi.
Pernyataan berikut yang benar tentang frekuensi bunyi dalam kajian efek Doppler
adalah....
A. frekuensi yang diterima pendengar lebih kecil dari frekuensi sumber jika
sumber mendekati pendenga
B. frekuensi yang diterima pendengar lebih besar dari frekuensi sumber jika
sumber mendekati pendengar
C. frekuensi yang diterima pendengar lebih besar dari frekuensi sumber jika jika
pendengar menjauhi sumber
D. frekuensi yang diterima pendengar lebih kecil dari frekuensi sumber jika
pendengar dan sumber bergerak dengan kecepatan sama

3. Analisis rumus Efek Dopler jika ada pengaruh kecepatan angin

4. Apa yang terjadi bila bunyi sirine mendekati pengamat bergerak/diam ?

5. Bagaimana cara menentukan tanda positif dan negatif pada persamaan efek dopler?
6. Ani berdiri di tepi jalan. Dari kejauhan datang sebuah mobil ambulan bergerak
mendekati Ani, kemudian lewat di depannya, lalu menjauhinya dengan kecepatan
17 | P a g e

tetap 20 ms-1. Jika frekuensi sirine yang dipancarkan mobil ambulan 8.640 Hz, dan
kecepatan gelombang bunyi di udara 340ms-1.
Tentukanlah frekuensi sirine yang didengarkan Ani pada saat :
(a) Mobil ambulance mendekati Ani ; dan
(b) Mobil ambulan menjauhi Ani.
7. Deretan gerbong kereta api yang ditarik oleh sebuah lokomotif bergerak
meninggalkan stasiun dengan kelajuan 36 km/jam. Ketika itu, seorang petugas di
stasiun meniup peluit dengan frekuensi 1.700 Hz. Jika kecepatan perambatan
gelombang bunyi di udara 340 ms-1, tentukanlah frekuensi bunyi peluit yang didengar
oleh seorang pengamat di dalam kereta api.
8. Sebuah kereta api yang mendekati sebuah bukit dengan kelajuan 40 km/jam
membunyikan peluit dengan frekuensi 580 Hz ketika kereta berjarak 1 km dari bukit.
Angin dengan kelajuan 4 km/jam gertiup searah dengan kereta.
a) Tentukan frekuensi yang didengar oleh seorang pengamat di atas bukit. Cepat
rambat bunyi di udara adalah 1200 km /jam.
b) Jarak dari bukit di mana gema dari bukit didengar oleh masinis kereta. Berapa
frekuensi bunyi yang didengar oleh masinis ini?
9. Sebutkan pemanfaatan efek doppler dalam kehidupan sehari-hari..!
10. Pada suatu jalan bebas hambatan, kecepatan maksimum kendaraan yang
diperkenanlan 100 km/jam. Polisi mencurigai sebuah kendaraan yang memiliki
kecepatan melampui batas kecepatan maksimum yang diperkenankan pada jalan
bebas hambatan tersebut. Diketahui mobil polisi dalam keadaan diam vp = 0,
kecepatan bunyi di udara v=340 m/s, frekuensi sumber bunyi fs = 2,2 kHz, dan
frekuensi pantulan bunyi yang terdeteksi oleh polisi fp = 2,4 kHz. Apakah polisi
tersebut berhak memberikan peringatan kepada sopir kendaraan tersebut?

18 | P a g e

GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
1. Apakah yang dimaksud dengan gelombang AM dan gelombang FM?
2. Tuliskanlah sifat-sifat dari gelombang elektromagnetik.
3. Mengapa cahaya dapat merambat melalui vakum sedangkan bunyi tidak?

4. Jelaskanlah apa pentingnya ionosfer dalam komunikasi radio dan tuliskanlah jenis
gelombang radio yang diteruskan, diserap, dan dipantulkan oleh ionosfer.

5. Gelombang elektromagnetik dalam suatu medium memiliki kelajuan 2,8 108 m/s.
Jika permitivitas medium 12,76 107 Wb/Am, tentukanlah permeabilitas
maksimumnya.
6. Tentukan rentang panjang gelombang (dalam vakum) untuk cahaya tampak yang
memiliki rentang frekuensi antara 4,0 1014 Hz (cahaya merah) dan 7,9 1014 Hz
(cahaya ungu). Nyatakan jawaban Anda dalam nanometer.

7. Suatu gelombang radar dipancarkan ke arah pesawat terbang di angkasa. Gelombang


pantulannya diterima kembali setelah selang waktu 0,4 milisekon. Tentukan jarak
pesawat tersebut.

8. Radiasi elektromagnetik dengan panjang gelombang 12 m adalah radiasi infra


merah. Tentukanlah frekuensinya.

9. Berkas sinar-X yang dihasilkan dalam suatu mesin sinar-X memiliki panjang
gelombang 2,1 nm. Berapakah frekuensi sinar-X ini?

10. Kedalaman laut diukur dengan mengirim gelombang mikro sampai ke dasar laut.
Ternyata pulsa pantul muncul setelah 4,0s. Tentukan kedalaman laut tersebut.

19 | P a g e

RADIASI, INTERFENSI DAN DIFRAKSI


1. Diketahui jarak dua celah ke layar 1,5 m dan panjang gelombang yang digunakan 4
107 m. Jarak antara terang pusat dan terang ketiga 0,6 cm. Jarak antara kedua celah
adalah ....
2. Perhatikan gambar percobaan kisi difraksi berikut!

Jika panjang gelombang cahaya yang digunakan 800 nm, konstanta kisinya adalah ....
3. Perhatikan diagram difraksi celah ganda (kisi) dengan data berikut ini.

Jika panjang gelombang berkas cahaya 6.000 dan jarak antar kisi 0,6 mm, maka
jarak antara terang pusat dengan gelap pertama pada layar adalah ....
4. Cahaya monokromatik dari sumber cahaya datang pada sebuah celah ganda yang
lebar antar celahnya 0,8 mm dan jarak pusat terang ke terang kedua adalah 1,80 mm
dan panjang gelombang cahaya 4800 A maka jarak celah ke layar adalah .
5. Seberkas sinar monokromatis jatuh tegak lurus pada kisi yang terdiri atas 5.000
goresan setiap cm. Panjang gelombang sinar sebesar 500 nm. Besar sudut deviasi
pada orde kedua adalah ....
6. Seberkas cahaya monokromatik dengan panjang gelombang 500 nm tegak lurus pada
kisi difraksi. Jika kisi memiliki 400 garis tiap cm dan sudut deviasi sinar 30, maka
banyaknya garis terang yang terjadi pada layar adalah ....
20 | P a g e

7. Pada percobaan Young digunakan dua celah sempit yang berjarak 0,3 mm satu dengan
lainnya. Jika jarak layar dengan celah 1 m dan jarak garis terang pertama dari terang
pusat 1,5 mm, maka panjang gelombang cahaya adalah ....
8. Sebuah kisi memiliki 12.500 garis per cm. Seberkas sinar monokromatis datang tegak
lurus pada kisi. Bila spektrum orde pertama membuat sudut 30 dengan garis normal
10

pada kisi, maka panjang gelombang sinar tersebut (1 = 10

m) adalah ....

9. Sudut elevasi spektrum orde kedua pada kisi oleh cahaya monokromatik sebesar 30.
Kisi yang digunakan setiap cm ada 2.000 goresan, maka panjang gelombang yang
digunakan sebesar ....
10. Suatu berkas cahaya tak berpolaritasi merambat pada arah sumbu X menuju ke sebuah
polarisator yang mampu memisahkan berkas datang menjadi dua berkas, yaitu berkas
A hanya terpolarisasi searah sumbu Z dan berkas B yang terpolarisasi pada arah
sumbu Y. Berkas cahaya kemudian dilewatkan lagi ke polarisator kedua dengan
orientasi yang sama dengan polarisator pertama. Berapa persen perubahan intensitas
berkas B setelah lewar polarisator kedua?

21 | P a g e

OPTIKA
1. Cahaya matahari jatuh permukaan air yang indeks biasnya 4/3 sehingga menghasilkan
cahaya pantul terpolarisasi linear. Hitunglah:
a. Sudut polarisasi
b. Sudut bias

2. Jarak lampu sebuah mobil 122 cm. Panjang gelombang rata-rata cahaya yang
dipancarkan kedua lampu mobil itu 500 nm. Jika nyala kedua lampu itu diamati oleh
seseorang yang diameter pupil matanya 2 mm, maka jarak maksimum mobil dengan
orang tersebut supaya nyala kedua lampu masih tampak terpisah adalah...

3. Suatu layar monitor komputer dirancang sedemikian rupa sehingga pemakai dengan
jarak lihat 120 cm dapat melihat tampilan gambar dengan pada monitor dengan
kualitas gambar yang bagus. Jika diameter pupil mata 2 mm, indeks bias mata 1,33
dan panjang gelombang cahaya tampak 6000 angtrong, maka jarak titik titik penyusun
gambar haruslah...

4. Sudut kritis cahaya suatu zat adalah 37 (sin 37 = 0,6) maka sudut polarisasi untuk zat
tersebut adalah...

5. Seberkas cahaya alamiah dilewatkan pada dua keping kaca polaroid yang arah
polarisasi satu sama lain membentuk sudut 60. Jika intensitas cahaya alamiahnya 100
Wcm-2,tentukanlah intensitas cahaya yang telah melewati cahaya polaroid itu.
6. Tentukanlah daya urai sebuah celah dengan diameter 1 mm dan jarak celah ke layar
2m,dengan menggunakan cahaya yang panjang gelombangnya 580 nm.
7. Cahaya mempunyai panjang gelombang 540 nm didifraksikan oleh kisi yang
mempunyai 2400 garis/cm. Tentukan sudut difraksi orde kedua!
8. Sebuah kisi difraksi mempunyai 4000 garis setiap 1 cm dipasangi pada jarak 1 meter
dari celah yang diterangi. Hitung panjang gelombang cahaya apabila bayangan
22 | P a g e

maksimum orde pertama berjarak 30 cm dari celah.


9. Seberkas cahaya jatuh tegak lurus pada kisi yang terdiri dari 5.000 goresan tiap cm.
Sudut deviasi orde kedua adalah 30o. Panjang gelombang cahaya yang digunakan
adalah......
10. Seberkas cahaya monokromatik dengan panjang gelombang 500 nm tegak lurus pada
kisi difraksi. Jika kisi memiliki 400 garis tiap cm dan sudut deviasi sinar 30o maka
banyaknya garis terang yang terjadi pada layar adalah...

23 | P a g e

24 | P a g e

PEMBAHAS
AN

22 | P a g e

OSILASI HARMONIS
1. Pola persamaan simpangan gerak harmonik diatas adalah
y = A sin t
= 2 f
atau
2
= _____
T
a) amplitudo atau A
y = 0,04 sin 20 t A = 0,04 meter
b) frekuensi atau f
y = 0,04 sin 20 t = 20
2f = 20
f = 10 Hz
c) periode atau T
T = 1/f
T = 1/10 = 0,1 s
d) simpangan maksimum atau ymaks
y = A sin t
y = ymaks sin t

y = 0,04 sin 20 t
y = ymaks sin t ymaks = 0,04 m
(Simpangan maksimum tidak lain adalah amplitudo)
e) simpangan saat t = 1/60 sekon
y = 0,04 sin 20 t
y = 0,04 sin 20 (1/60)
23 | P a g e

y = 0,04 sin 1/3


y = 0,04 sin 60 = 0,04 1/23 = 0,02 3 m
f) simpangan saat sudut fasenya 45
y = A sin t
y = A sin

dimana adalah sudut fase, = t


y = 0,04 sin
y = 0,04 sin 45 = 0,04 (0,52) = 0,022 m
g) sudut fase saat simpangannya 0,02 meter
y = 0,04 sin 20 t
y = 0,04 sin
0,02 = 0,04 sin
sin = 1/2
= 30
2. a) persamaan kecepatan
Berikut berurutan rumus simpangan, kecepatan dan percepatan:
y = A sin t
= A cos t
a = 2 A sin t
Ket:
y = simpangan (m)
= kecepatan (m/s)
a = percepatan (m/s2)
Dari y = 0,04 sin 100 t
= 100 rad/s
A = 0,04 m
sehingga:
= A cos t
= (100)(0,04) cos 100 t
= 4 cos 100 t
24 | P a g e

b) kecepatan maksimum
= A cos t
= maks cos t
maks = A
= 4 cos 100 t maks = 4 m/s
c) persamaan percepatan
a = 2 A sin t
a = (100)2 (0,04) sin 100 t
a = 400 sin 100 t

2 m

25 gr
400dyne

3. a. T=

T = 2

= 1,57 sekon

f = 1/T = 0.638 Hz ; = 2 f = 4 rad/det.


E

1
1
mV 2 ky 2
2
2

1
1
x 25 gr x (40cm / det) 2 x 400dyne / cm x (10 cm) 2 40000 erg
2
2

b. Y = A = (2E/k) = (2 x 40000 erg/(400 dyne))


Y = 10 2 cm
y = Y sin ( t + 0 ) sin 0 = yt=0 / Y 0 = arcsin (10/102)
= (/4)rad
Vmax 2 E

Vmax 40 2 cm / det

4. Data:
k = 100 N/m
25 | P a g e

m = 250 g = 0,25 kg
T = .....
Dari rumus periode getaran sistem pegas:

Sehingga:

5. Gabungkan konstanta kedua pegas dengan susunan seri:

6.

Data dari soal:


m = 200 g = 0,2 kg
T = 0,2 s f = 5 Hz
A = 2 cm = 0,02 m = 2 x 10-2 m
a) besar energi kinetik saat simpangannya 1 cm
26 | P a g e

y = 1 cm = 0,01 m = 10-2 m
Ek = ....

b) besar energi potensial saat simpangannya 1 cm

c) besar energi total

7. Data :
m = 0,5 kg
k = 200 N/m
ymaks = A = 3 cm = 0,03 m
vmaks = ......
Periode getaran pegas :
T = 2 (m/k)
T = 2 (0,5/200) = 2(1/400) = 2 (1/20) = 0,1 sekon
vmaks = A

vmaks=

2
A
T

27 | P a g e

2
0 , 03=0 , 6
m/s
0 ,1

vmaks =

8. Data soal:
m = 50 gram = 50 103 kg
A = 10 cm = 0,1 m = 101 m
T = 0,2 s
y = 0,5 A
F = ......
Gaya pada gerak harmonis
F = m2y
dengan:
= 2/T = 2 / 0,2 = 10 rad/s
y = 0,5 A = 0,5(0,1) = 5 102
Sehingga:
F = (50 103)(10)2(5 102) = 2,5 N
9. Periode getaran pada bandul sederhana, ayunan sederhana:

Dimana
T= periode getaran (s)
l = panjang tali (m)
g = percepatan gravitasi (m/s2)
Sehingga

28 | P a g e

10. Periode ayunan adalah setengah dari periode saat panjang tali sebesar L ditambah
dengan setengah periode ayunan saat panjang tali sebesar 1/2 L
Sehingga

29 | P a g e

OSILASI TEREDAM
1. Benda yang bergerak secara periodik dapat dikatakan mengalami getaran harmonik
teredam adalah pada saat ampiltudo mengalami pelemahan di suatu titik tertentu, yang
akhirnya menjadi nol.

2. jenis-jenis dari getaran harmonik teredam


o Keadaan teredam kuat (D > 0)
Pada keadaan ini, gerak teredam mempunyai dua akar persamaan karakteristik
= 1 2 bernilai riil dan berbeda, dan disebut sebagai keadaan teredam
kuat. Solusi umum persamaan ini adalah:
xt=Aea1t + Bea2t
o Keadaan teredam kritis (D = 0)
Keadaan ini memiliki banyak manfaat untuk aplikasi dan rekayasa, contohnya
untuk kepentingan perancangan komponen peredam (shock absorber) pada
kendaraan bermotor.

Saat b bernilai terlampau kecil, akan menimbulkan ayunan yang lama


tanpa menimbulkan pengurangan yang berarti pada amplitudo.

Namun, jika b terlampau besar, keadaan berubah seolah dalam keadaan


terhimpit dan memerlukan waktu yang lama sebelum dapat kembali
menggerakkan massa m.

Keadaan teredam kritis mempunyai nilai akar persamaan sama yaitu


a=a1=a2

sehingga solusinya adalah:

x(t)= eat (A+Bt)


o Keadaan teredam lemah (D < 0)
Akar persamaan karakteristik berbentuk kompleks dengan bagian realnya
diberikan oleh b/2m. Adapun bentuk imaginernya dapat kita peroleh dengan
menulis kembali b2-4mk berbentuk :
(1 ) ( 4 mkb2 ) i (4 mkb 2)

Sehingga dapat menulis ekspresi untuk berbentuk

30 | P a g e

b
k
b2

2m
m 4 m2
3. Nilai awal x(0) = 1 dan x(0) = -1
a25 x +6=0
Persamaan karakteristiknya :

a12=

b b2 4 ac
2m

a12=

5+1
=3
2

51
=2
2

b 254 (1)(6)
2(1)

x ( t )= Ae3 t + Be2 t

4. Gambar tersebut menunjukkan posisi sebagai fungsi waktu untuk sebuah objek
berosilasi dengan adanya gaya perlambatan. Ketika gaya perlambatan kecil, karakter
osilator gerak tersebut dipertahankan tapi amplitudo berkurang secara eksponensial
dalam waktu, dengan hasil bahwa gerak akhirnya menjadi tidak terdeteksi. Setiap
sistem yang berperilaku dengan cara ini dikenal sebagai osilator teredam. Garis
hitam putus-putus menentukan sampul dari kurva osilasi. Sampul ini menunjukkan
bahwa amplitudo meluruh secara eksponensial terhadap waktu. Untuk gerak pegas
dengan massa konstan dan objek yang diberikan, osilasi meredam lebih cepat untuk
nilai yang lebih besar dari gaya perlambatan.
5. Amplitudo pada getaran osilasi perlahan menurun terhadap waktu karena pengaruh
gaya gesek .Dalam keadaan nyata, osilasi lama kelamaan akan melemah menjadi
diam (teredam). Pengaruh gaya gesek dengan lingkungan inilah yang disebut dengan
gaya non konservatif. Gaya gesek akan menyebabkan amplitudo benda yang
31 | P a g e

-kx

mg

berosilasi secara perlahan menurun terhadap waktu sehingga benda tidak berosilasi
lagi (diam). Dengan kata lain bahwa gaya gesek menyebabkan benda tersebut kembali
setimbang.
6. Gaya yang bekerja pada pegas:
kx=m

F=m

dx
d t2

dx
dt2
dx
+kx =0
2
dt

d x k
+ x=0
d t2 m

Sehingga

k
m

2
k
=
T
m
T =2

m
k

7. Diketahui:
W=89nt,s=10cm=0,1meter,g=9,8m2/s
Ditanya:
y(t) jika
a) c=200kg/s
b) c=100kg/s
c) c=179,kg/s
m = W/g = 89/9,8 = 9,082,
k

= W/s = 89/0,1 = 890

0 =(km) = (890/9,082) = 9,899


F

= 0/2 = 9,899/2 =1,576Hz=94,5getaran/menit


32 | P a g e

y(0) =0,15meter
Penyelesaian:
a) my + cy + ky = 0
9,082y + 200y + 890y = 0
9,0822 + 200 + 890 = 0
1,2

= -c/2m 1/2m(c2-4mk)
= -200/18,164 1/2m(2002-4(9,082)890)
= -11,01 4,822

= -6,190 dan 2= -15,83

y(t)

= c1e - 6,190t + c2e - 15,83t

Karena
y(0)

= 0,15,maka c1+ c2= 0,15

y(0) = -6,190c115,83c2 = 0
Setelah disubtitusi, c1= 0,2463 danc2= -0,0963

Jadi, penyelesaiannya adalah


y(t)= 0,2463e - 6,190t 0,0963e - 15,83t

Nilainya akan mendekati 0 jika t, dan pada saat nilai mendekati 0,


benda berhenti bergerak.

b) my + cy + ky = 0
9,082y + 100 y + 890y = 0
9,0822 + 100 + 890 = 0
1,2

= -c/2m 1/2m(c2-4mk)
= -100/18,164 1/(2(9,082))(1002-4(9,082)890)
= -5,506 i8,227

= -5,506+ i8,227 dan 2= -5,506-i8,227

y(t)

= e-5,506t(c1cos8,227t+ c2sin8,227t)

Karena
y(0)

= 0,15,maka c1= 0,15

y(0) = -5,506c1+ 8,227c2 = 0


Setelah disubtitusi, c1= 0,15 danc2= 0,1004

Jadi, penyelesaiannya adalah


y(t)= e-5,506t(0,15cos8,227t+ 0,1004sin8,227t)

c) my+cy+ky = 0
33 | P a g e

9,082y+179,8y+890y = 0
9,0822+179,8+890 = 0
1,2

= -c/2m 1/2m(c2-4mk)
= -179,8/18,164 1/(2(9,082))(179,82-4(9,082)890)
= -9,899

1,2

= -9,899

y(t)

=e-9,899t(c1 + c2t)

Karena
y(0)

= 0,15, maka c1= 0,15

y(0) = -9,899c1 + c2 = 0
Setelah disubtitusi, c1= 0,15 danc2= 1,485

Jadi, penyelesaiannya adalah


y(t)= e-9,899t(0,15+ 1,485t)

Nilainya akan mendekati 0 jika t secara cepat dan monoton.

8. Kecepatan untuk berbagai simpangan


Persamaan tersebut dikuadratkan :
Y2 = A2 sin2t .
Maka,
Y2 = A2 (1 cos2t) Y2= A2 A2 cos2 t
Dari persamaan :
V = A cos t
Persamaan (1) dan persamaan (2) dikalikan,sehingga didapatkan:
V2 = (A Y2)
Keterangan:
V = kecepatan benda pada simpangan tertentu
w = kecepatan sudut
A = amplitudo
Y = simpangan
Percepatan gerak harmonik sederhana
Dari persamaan kecepatan,maka
= dv / dt
= d /dt
34 | P a g e

= - A 2 sin t
percepatan maksimum jika atau = 900
maks = -A 2 sin /2 maks = -A2
9. f = 0,2 Hz
A = 10 cm = 0,1 m
t = 2 sekon
y = A sin 2f.t
= 0,1 . sin 2 (0,2).2
= 0,1. Sin 0,8
= 0,1 . 0,59
= 0,059 m
= 5,9 cm
10. w = g hA.
Gaya dari pegas = Gaya dari zat cair

Dengan demikian h = 50 cm 44 cm = 6 cm

35 | P a g e

OSILATOR
1. Diketahui
m = 250 g = 0,25 kg
L = 20 cm = 0,2 m
A = 4 cm = 0,04 mg = 9,8 m/s2
Ditanya: F?
Jawab :
Untuk menghitung gaya pemulih pada bandul gunakan
F = m . g . sin
F = 0,25 kg . 9,8 m/s2 . (A / L)
F = 2,45 N . (0,04 m / 0,2 m) = 0,49 N
2. Diketahui
T = 1,5 s
A = 10 cm
t=4s
Ditanya: y = ....
Jawab:
y = A sin t
y = A sin (2/T) . t
y = 10 sin (2/1,5) . 4
y = 10 sin (16/3) = 0,1 sin (16/3) . 180o
y = 10 sin 960o
y = 10 . 1/2 3 cm = 53 cm
3. T = 2 (L/g) = 2 (2,45 m/ 9,8 m/s2) = 2 . 0,5 s = s
4. Enegi total
E = 1/2 m . 2 . A2 = 1/2 . 0,05 . 1002 . 0,12 = 2,5 joule
konstanta pegas k
k = F/x = m . g / x = (0,4 kg . 9,8 m/s2) / 0,0245 m = 160 N/m
Menghitung frekuensi pegas
f = 1/2 . (k/m) = 1/2 . (160/0,4) = 1/2 . 20 = 10/ Hz
5. Diketahui : d = 2 cm = 2 x 10-2 m
r = 1 cm = 1 x 10-2 m
m = 31,4 kg
g = 10 m/s2
Ditanyakan : Tegangan ()
36 | P a g e

Jawab :
F=m.g
F = 31,4 . 10
F = 314 N
A = .r2
A= 3,14 . (1 X 10-2)2
A= 3,14 . 10-4

6. Diketahui : t = 5/4 s
f2 = 40 Hz
f1 = 40 Hz
Ditanyakan :
Jawab :
= 2 1
=

2 2-2 1

=2 (2- 1)
=2 (f2t-f1t)
=2 [40(5/4) - 10(5/4)]
= 2 (50 12,5)
=2 (37,5)
= 75
= 180
7. Diketahui : E = 1,1 x 1011 N/m2
d = 10 mm = 0,01 m
e 0,001 N/m2
Ditanyakan : m
Jawab :
37 | P a g e

8. Diketahui : E = 2 x 1011 N/m2


d = 10 mm = 0,01 m
e 0,01 N/m2
Jawab :

9. Diketahui : A = 4 cm = 0,04 m
f = 1,5 Hz
v = vMAKS
Ditanyakan : y
Y = A sin t
v = vMAKS
A cos t = A
cos t =
wt = 60
Y = A sin tY = 0,04 sin 60
Y = 0,04 . 1/22
Y = 0,02 2 m
38 | P a g e

10. Menghitung kecepatan bandul dititik terendah menggunakan persamaan glbb.


v = 2 . g . h = (2 . 10 m/s2 . 0,2 m) = 2 m/s

39 | P a g e

GELOMBANG MEKANIK
1. Di alam ini semua jenis gelombang mempunyai sifat-sifat umum yaitu dapat
mengalami:
o pemantulan (refleksi)
Didalam perambatannya bila gelombang datang mengenai penghalang, maka
gelombang akan mengalami pemantulan.
o pembiasan (refraksi)
Bila dalam perambatannya sebuah gelombang melewati bidang batas dua
medium, maka arah gelombang dating akan mengalami pembelokan
gelombang.
o lenturan (difraksi)
Peristiwa pembelokan gelombang karena melalui celah yang sempit.
o terserap sebagian arah getarnya (polarisasi gelombang)
Hilangnya sebagian arah getar cahaya karena peristiwa absorbsi(penyerapan)
oleh dua bidang batas zat optic.
2. Diketahui : f = 30 Hz , = 50 cm , = 100 cm = 1 m
Ditanya : v = ..?
Jawab : v = .f = 1 x 30 = 30 m/s

3. Diketahui : = 1,5 m, v = 3 x 108 m/s


Ditanya : f = ..?
Jawab : f = 2 x 108 Hz = 200 MHz

4. Diketahui:

jumlah gelombang = 36 gelombang


Waktu (t) = 6 detik
= 0,02 m

Ditanya:

a. f ? , b . v?

Dijawab:

40 | P a g e

jml gelombang
36

6 Hz
waktu
6
b. v f 0,02 6 0,12 m / s
a. f

5. Diketahui : panjang tali 4 m


Dijawab: terdapat 8 bukit dan 8 lembah berarti = 4/8 = 0,5 m
Waktu yang diperlukan merambat 4 sekon berarti periodenya T = 4/8 sekon =0,5
detik.
Maka v = m/s
6. Diketahui : y = 0,2 sin (100 t 2 x)
Ditanya : A = ?, T = ?, f = ..?, = ..?, v = ..?
Jawab :
y = 0,2 sin (100 t 2 x) ( 1 )
y = A sin (2ft kx)..( 2 )
Dari persamaan (1) dan (2), maka dapat diambil kesimpulan bahwa :

Amplitudonya adalah : A = 0,2 m

Frekuensi : 100 t = 2 ft f = 100/2 Hz = 50 Hz

Periode T = 1/f = 1/50 =0,02 Hz

Panjang gelombang

cepat rambat gelombangnya v = .f = 50.1 = 50 m/s

2 x = 2/.x, = 1 m

41 | P a g e

7. Diketahui:
mb = 0,2 kg
l=3m
mt = 60 gram
g = 10 m/s
Ditanyakan: v = . . .?
Jawab:
F = mg = 0,2 . 10 = 2 N

m
0,06 kg
=
l
3m

v=

F
=

= 0,02 kg/m

2
0,02 = 10 m/s

8. Diketahui:
x
x
y1 = 0,2 sin 4 (t- 4 ), dan y2 = 0,2 sin 4 (t+ 4 ),

Ditanyakan: jarak perut kedua dan simpul ketiga = . . . ?


Jawab:

Dengan menggunakan persamaan ys = 2A cos kx sin t


y = 0,4 cos x sin 4 t

=
k=2
, sehingga = 0,5 m

Kedudukan perut kedua

42 | P a g e


x = (n-1) 2

x = (2-1)

0,5
2

= 0,25

Kedudukan simpul ketiga

X= x = (2n-1) 4

5
= =0,5 m=1,25 m
x = (2.3-1) 4 4

Jadi, jarak antara perut kedua dan simpul ketiga adalah 1 meter.

9. Penyelesaian
(a) Amplitudo gelombang sama dengan amplitudo gerakan tali. Jadi,
A 0,5 m.
o amplitudo

2f (2 rad )( 2 Hz) 4 rad/s

o Frekuensi sudut
1
1
T
0,5 s.
f 2 Hz
o Periode
v 12 m/s

6 m.
f
2 Hz
o Panjang gelombang
o Bilangan gelombang k
k

2 2 rad

rad/m

6m
3

atau

4 rad

rad/m.
v 12 m/s 3

(b) Diandaikan ujung tali yang dipegang Widya adalah

x0

dan gelombang

merambat sepanjang tali ke arah sumbu-x positif.


x
t
t x
(0,5 m)sin(2 )

T
0,5 s 6 m
(0,5 m)sin 4 rad/s t ( / 3 rad/m) x

y ( x, t ) A sin 2

(c) Fungsi gelombang dari sebuah titik yang terletak pada tali yang dipegang
Widya, artinya x = 0, dapat diperoleh dengan substitusi x = 0 ke dalam jawaban
(b)

43 | P a g e

y ( x, t ) (0,5 m)sin 4 rad/s t ( / 3 rad/m) (0) (0,5 m)sin(4 rad/s) t.

(d) Fungsi gelombang dari sebuah titik yang berjarak 3 m dari ujung tali yang
dipegang Widya dapat diperoleh dengan substitusi x = 3 m ke dalam jawaban
(b).
y ( x, t ) (0,5 m)sin 4 rad/s t ( / 3 rad/m) (3 m)
(0,5 m)sin 4 rad/s t rad .

10. Penyelesaian
y ( x, t ) 3 sin (t 4 x)
(a) Jika fungsi gelombang

dibandingkan dengan Persamaan


2t 2 x
,

T

y ( x, t ) A sin t kx A sin

panjang gelombang:
1

periode:

2
,
T T 2

2
,
0,5

diperoleh

cm,

sekon.

vy

y ( x, t )
3 cos t 4 x .
t

ay

2 y ( x, t )
3 2 sin t 4 x .
2
t

(b) Kecepatan transversal:

Percepatan transversal

x 0,25
(c) Kecepatan transversal dan percepatan transversal pada

cm ketika

t0

x 0,25
dapat dihitung dengan substitusi
v y 3 cos( ) 3

cm dan t = 0 ke dalam jawaban (b):


a y 3 2 sin( ) 0.

cm/s,
v y , maks 3

(d) Kecepatan transversal maksimum,

cm/s.
a y , maks 3 2

Percepatan transversal maksimum,

cm/s2.
44 | P a g e

BUNYI (BUNYI DALAM MEDIUM PADAT DAN GAS)


1. Diket :
M 28,8 10 3

1,40,
kg/mol,

R 8,315

J/mol.K dan
T 20 C 293 K.
o

Dit : v?
Jawab :
RT
v
,
M

v 344

2. Intensitas

10 log

I1

m/s.

pada ketinggian

r1 20 m

I
,
I0

140 10 log

10

12

I1
,
W/m 2

I 1 100 W/m 2 .

Intensitas

I2

pada ketinggian r2 200 m


2

r
20 m
2
2
I 2 1 I 1
(100 W/m ) 1 W/m .
200 m
r2
Dengan demikian, taraf intensitas bunyi pada ketinggian r2 200 m adalah

I2
1 W/m 2
10 log 10 log 12
120 dB.
I0
10 W/m 2

3. Perbedaan cepat rambat bunyi akibat perbedaan / perubahan suhu udara:


= 0 + 0,6 t
= 330 + (0,6 x 30)
= 348 m/s
45 | P a g e

4. v = s/t = 1200 m/ 4 s = 300 m/s

5. Sifat interferensi di P bergantung pada beda lintasan dari titik A dan B ke titik P. Jarak
dari pengeras suara A dan B ke titik P berturut-turut adalah

x AP (2,00 m) 2 ( 4,00 m) 2 4,47 m


x BP (1,00 m) 2 (4,00 m) 2 4,12 m.
Dengan demikian, beda lintasan itu adalah
d x AP x BP 4,47 m 4,12 m 0,35 m.

d 0, , 2 , ....
(a) Interferensi konstruktif terjadi apabila beda lintasan

v/ f
tetapi,

Akan

d 0, v / f , 2v / f , ... nv / f .
sehingga

Jadi, frekuensi yang

mungkin supaya di P terjadi interferensi konstruktif adalah


fn

nv
350 m/s
n
d
0,35 m

(n 1, 2, 3, ...)

f n 1.000 Hz, 2.000 Hz, 3.000 Hz, ...


d / 2, 3 / 2, 5/2, ....
(b) Interferensi destruktif terjadi jika beda lintasan

v/ f
tetapi,

Akan

d v / 2 f , 3v / 2 f , 5v / 2 f , ...
sehingga

Jadi, frekuensi yang

mungkin supaya di P terjadi interferensi destruktif adalah


fn

nv
350 m/s
n
2d
2(0,35 m)

( n 1, 3, 5, ...)

f n 500 Hz, 1.500 Hz, 2.500 Hz, ...

6. Laju perambatan bunyi di udara adalah

v 330 m/s

dan frekuensi yang dipancarkan


46 | P a g e

f 2.000 Hz,
oleh pengeras suara adalah

sehingga panjang gelombangnya adalah

v
330 m/s

0,165 m.
f 2.000 Hz

Interferensi destruktif yang pertama terjadi ketika beda lintasan kedua gelombang

r r2 r1 12 .
bunyi,

Jadi,

r r2 r1 12 12 (0,165 m) 0,0825 m.

Berdasarkan Gambar 2.5 untuk sudut

kecil, dua sudut

pada diagram sama besar.

Dengan demikian, untuk segitiga siku-siku kecil berlaku


sin

r 0,0825 m

0,0275
3m
3m

1,58 o.
atau

tan y / 8
Untuk segitiga besar berlaku

, sehingga

y (8 m)tan 1,58 o 0,22 m.


Oleh karena itu, pendengar akan mendengar interferensi destruktif yang pertama pada
y 0,22 m.
posisi

7. Kita akan membahas intensitas

I 10 12 W/m 2 .

p maks 2 vI (2)(1,20 kg/m 3 )(344 m/s)(10 12 W/m 2 ) 2,9 10 5 N/m 2 .


a.
v

B v 2

B/

b. Dengan mengingat

atau

k / v 2f / v,
dan

Persamaan

diatas dapat ditulis menjadi


p maks BkA v 2 (2f / v) A 2fvA,

47 | P a g e

p maks
.
2fv

Dengan demikian, untuk frekuensi 1.000 Hz memberikan amplitudo


pergeseran sebesar

p maks
2,9 10 5 N/m 2

1,1 10 11 m.
3
2fv 2 (1.000 Hz)(1,20 kg/m )(344 m/s)

8. = 7,4 x 10 N/m
p= 1,5 kg/m
y =1,4
Jawab
v = P/p
= (1,4) (7,4 x 10^5 Nm2)/(1,4 kg/m3
=860,23 m/s

9. Menentukan jarak dua tempat tanpa pantulan bunyi:


S=xt
S = 320 x 1,5
S = 480 m

10. Diketahui : TI1 : 60 dB


n:3
Ditanyakan : TI3 ?
Jawab : TIn = TI1 + 10 log n
TI3 = 60 + 10 log 3
TI3 = 60 + 4,8
TI3 = 64,8 dB

48 | P a g e

49 | P a g e

REFLEKSI DAN GELOMBANG TEGAK


1. y = 0,2 sin 5 cos 2t
y = 2A sin kx cos t
k = 5 m^-1
= 2 rad/s
a] periode
= 2f = 2/T
2 = 2/T
T = 1 s..<-- jawaban
b] cepat rambat
v = /k = 2 / 5 = 0,4 cm/s
2. Penyelesaian:
Diketahui :
l =5m

v = 3 ms

= v/ (f) = 3 / (8) m

f = 8 Hz

A =10 cm = 0,1 m

T = 1/f =1/8 s

a) Persamaan simpangan di titik P, satu meter dari ujung pemantula


y = 2 A cos 2 (x/) sin 2 (t/T-l/)
= 2(0,1) cos 2 (1/(3/8)) sin2( t/(1/8)- 5/(3/8))
= 0,2 cos16/3 sin (16 t-80/3) meter
b) Amplitudo superposisi gelombang di titik P ( x = 1m)
As = 2 A cos 2 (x/) = 2 (0,1) cos2(1/(3/8))
= 0,2cos (16/3) = 0,2 cos(4 4/3 )
= 0,2cos(4/3 )
= 0,2 cos 2400 = 0,2 (-1/2) = -0.1 m
tanda ()menunjukkan di titik P simpangannya ke bawah.
c) Letak perut gelombang dari ujung pemantulan.
x = (2n) 1/4 , dengan n = 0,1,2,3
x = 3/32 m, x = 3/16 m, x = 3/8m,
3. Penyelesaian
a

Jika dua gelombang itu dijumlahkan, diperoleh gelombang berdiri dengan


A4

cm,

k 3

rad/s, dan

rad/s:

y ( x, t ) (2 A sin kx) cos t (8 sin 3 x) cos 2t


cm.

50 | P a g e

x 2,3 cm
Dengan demikian, pergeseran maksimum pada

adalah

y maks 8 sin 3 x x 2,3 cm 8 sin( 6,9 rad) 4,63 cm.

Dengan mengingat

k 3

rad/s, diperoleh

2
2 rad
2

cm.
k
3 rad/cm
3

Posisi simpul
x 0,

2 3

2
3
,
,
, .... 0, cm,
cm,
cm, ...
2 2 2
3
3
3

Posisi perut
x 0,

3 5

3
5
,
,
, .... cm,
cm,
cm, ...
4 4 4
6
6
6

4.
a. titik asal getaran yaitu = 250 132,5 = 117,5 cm ,
A = 2A sin (2 x/) = 2.10 sin (360. 117,5/20) = 20 sin 315 = -102
Nilai ampitudo diambil nilai positifnya yaitu 102
b. t = 250 + 117,5/40 = 9,2 sekon
ys = 2A sin kx cos t
ys = As cos t = (-102) cos 2. 12/0,5 = (-102.cos 48) = 102cm
c. simpul keenam = 50 cm dai ujung pantul
Perut kelima = 45 cm dari ujung pantul

5. i =300, n = 2,

51 | P a g e

sin r =
r = 14, 480
6.

7. Diketahui : l = 4 m, F = 5 N, f = 40 Hz, = 50 cm = 0,5 m


Ditanya : a. v = ..?
b. m = ..?
Jawab :
a. v = .f = 0,5.40 = 20 m/s
b. m = 0,05 kg
8. Di ketahui :
= 200 cm
= 2 Hz
= 10 cm
n= 8
Ditanyakan :
a.

dan v

b.

c.

x = 8x =..

d.

Jawab
a.

= 1/N = 2m/8 = 0,25


v = = 0,25.2 = 0,5 m
52 | P a g e

b.

y = 2a cos kx sin t
= 2. 0,08 cos x sin t
= 0,16 cos (8x) sin (4t)

c.

titik simpul ke 2
x = (2n + 1) /4
= (2.1 + 1) /4
= 0,75
Titik perut ke 3
x = n/2
= 2 /4 = 0,75

d.

x = 2m 1,5m = 0,5m
A = 0,16 cos (8x) = 0,16 cos (4) = 0,16 m

9. L = 100 cm ; f = 1/8 Hz ;
A = 16 cm ; v = 4,5 cm/s;
= v/f = 4,5/1/8 = 36 cm
(n + 1) = 4, n = 3 Simpul ke 4 Xn+1 = (2n)( /4), x4 = (2)(3) (36/4) = 54 cm
Letak simpul ke 4 dari titik asal = L x4 = 100 54 = 46 cm
n + 1 = 3, n = 2 Perut ke 3
Xn+1 = (2n+1)( /4), x3 = (5)(36/4) = 45 cm
Letak perut ke 3 dari titik asal = 100 45 = 55 cm
10. gelombang cahaya di udara (atau di vakum) adalah 3 x 10 8 m/s,
n1 v1 = n2 v2
n1 v1 = n2 v2
(1)(3 x 108) = (3/2) v2
v2 = 2 x 108

53 | P a g e

EFEK DOPPLER
1. Berdasarkan prinsip Efek Doppler, frekuensi bunyi yang terdengar oleh pendengar
akan lebih besar dari frekuensi sumber bunyi apabila sumber bunyi itu bergerak
mendekati pendengar. Konsep Resonansi Bunyi Layangan Efek Doppler
memperlihatkan hubungan antara frekuensi bunyi yang didengar oleh pendengar dan
frekuensi bunyi yang berasal dari sumber bunyi tertentu. Besarnya frekuensi bunyi

yang didengar oleh pendengar bergantung kepada beberapa hal yaitu :


Frekuensi sumber bunyi
Cepat rambat bunyi di udara
Kecepatan pendengar
Kecepatan sumber bunyi
Kecepatan angin

2. Dari asas doppler:


fs = frekuensi sumber bunyi (Hz)
fp = frekuensi yang kita dengar / frekuensi pendengar (Hz)
= kelajuan bunyi di udara (m/s)
s = kelajuan sumber bunyi (m/s)
p = kelajuan pendengar (m/s)
B. frekuensi yang diterima pendengar lebih besar dari frekuensi sumber jika sumber
mendekati pendengar
3.

fp
fs

v va vp
= v va vs

Dengan : va = kecepatan angin (m/s)


4. Bunyi yang terdengar semakin keras/kuat karena kedudukan sumber bunyi berubah
terhadap pengamat
= sumber- perpindahan
= Panjang gelombang yang diterima pengamat

'

v vs (v vs)

fs fs
fs

5. Tanda plus dan minus dapat diperoleh dengan mengingat bahwa frekuensi bertambah
54 | P a g e

jika sumber dan penerima bergerak saling mendekat dan sebaliknya frekuensi
berkurang ketika keduanya bergerak saling menjauh.
6. v=340 ms-1; vs= 20 ms-1; dan fs = 8.640 Hz
a. Pada saat mobil ambulan mendekati Ani.

= 9.180 Hz
b. Pada saat mobil ambulan menjauhi Ani.

= 8.160 Hz
Pada saat mobil ambulan mendekati Ani, frekuensi sirine yang terdengar 9.180 Hz.
Pada saat mobil ambulan menjauhi Ani mendengar frekuensi sirine sebesar 8.160 Hz.
7. vp= 36 Km/jam = 10ms-1 ; vs=340 ms-1; fs=1.700 Hz

=1.650Hz
Jadi, frekuensi peluit yang terdengar oleh pengamat dalam kereta api sebesar
1.650Hz.

8. Cepat rambat di udara v= 1200 km/jam.


55 | P a g e

a.

b.
Misalkan masinis mendengar bunyi peluit kereta oleh dinding bukit ketika berjarak x
km dari bukit. Waktu tempuh dari A ke B adalah

..........

................................(*)

Waktu bunyi merambat dari A ke C kemudian dipantulkan ke B adalah


56 | P a g e

........

..............................(**)

Samakan (**) dan (*) diperoleh,


1 + x = 30 (1 x)

31x

= 29

Untuk gema dari bukit ke masinis, frekuensi yang didengar oleh pengamat di
bukit sekarang berfungsi sebagai sumber bunyi dengan fs' = 599 Hz. Masinis sebagai
pendengar bergerak menuju ke bukit dengan kecepatan 40 km/jam. Masalahnya
sekarang ditunjukkan pada gambar berikut.

Frekuensi yang akan didengar oleh masinis, fs', adalah

9. Aplikasi Efek Doppler n dalam kehidupan sehari-hari, daintaranya adalah :


o

Radar
57 | P a g e

10.

Spectroscopy

Medical Imaging

Underwater Acoustic and Flow Measurenment

Sonic Boom

= 30,9 m/s = 112 km/jam


Jadi, polisi berhak memberikan peringatan kepada sopir kendaraan tersebut karena
kecepatannya melampui batas kecepatan yang diperkenankan.

58 | P a g e

GELOMBANG ELEKTROMAGNETIK
1. Jika yang diproses dalam modulator (alat untuk mengubah amplitude,frekuensi, dan
sebagainya) adalah amplitudo dari getaran-getaran pembawa dan getaran listrik suara,
maka gelombang yang dihasilkan adalah gelombang AM. Sedangkan papabila yang
diproses dalam modulator adalah frekuensi dari getaran-getaran pembawa dan getaran
listrik suara, maka gelombang radio yang dihasilkan adalah gelombang FM.
2. sifat-sifat dari gelombang elektromagnetik
a) Perubahan medan listrik dan medan magnetik terjadi pada saat yang bersamaan,
sehingga kedua medan memiliki harga maksimum dan minimum pada saat yang
sama dan pada tempat yang sama
b) Arah medan listrik dan medan magnetic saling tegak lurus dan keduanya tegak
lurus terhadap arah rambat gelombang
c) Seperti apa yang dikemukakan pada poin (b), maka gelombang elektromagnetik
termasuk gelombang transversal
d) Seperti halnya gelombang pada umumnya, gelombang elektromagnetik
mengalami peristiwa pemantulan, pembiasan, interferensi, dan difraksi, juga
dapat mengalami polarisasi karena termasuk gelombang transversal
e) Besar medan listrik dan medan magnetik berbanding lurus satu sama lain
(hubungannya adalah E = c B)
f) Cepat rambat gelombang elektromagnetik hanya bergantung pada sifat-sifat
listrik dan magnetik medium yang ditempuhnya. Cepat rambat gelombang
elektromagnetik dalam vakum merupakan suatu tetapan umum(universal) dan
nilainya adalah 3,0 108 m/s
g) Tidak disimpangkan dalam medan listrik maupun medan magnetik karena
gelombang elektromagnetik tidak memiliki muatan listrik.
3. Karena cahaya termasuk dalam gelombang elektromagnetik yang dapat merambat
dalam vakum sedangkan bunyi termasuk dalam gelombang mekanik yaitu gelombang
yang memerlukan medium agar dapat merambat.
4. Lapisan ionosfer dapat memantulkan gelombang radio MF (Medium Frequency) dan
HF (High Frequency), sehingga kedua gelombang radio ini dapat mencapai tempat
yang jauh dari pemancarnya.Dengan demikian, gelombang radio MF dan LF dapat
digunakan untuk komunikasi jarak jauh.
Gelombang VHF dan UHF adalah gelombang yang diteruskan , LF diserap, adapun
hanya jenis gelombang MF dan HF yang dipantulkan oleh ionosfer.
59 | P a g e

5. Diketahui:

c = 2,8 108 m/s

= 12,76 107 Wb/Am.


Maka, dengan menggunakan persamaan sebelumnya dapat ditemukan bahwa

6. c = f maka =

c
8
f dengan c = 3,0 10 m/
14

Untuk f1= 4,0 10 Hz 1 =

3,0 108
4,0 1014

=7,5 10-7 m = 750 nm


8
3,0 10
Untuk f2= 7,9 1014 Hz 2 = 7,9 10 14
= 3,8 10-7 m = 380 nm
Jadi, rentang panjang gelombang adalah 380 nm sampai dengan 750 nm.
7. Dik:

s=

= 0,4 ms = 4,0 10-4 s

c = 3,0 108 m/s


ct
2
8

(3,0 10 )( 4,0 10 )
2

1,2 10
2

= 6 104 m

8.

Dik: = 12m = 12 10-6


f=

60 | P a g e

3,0 10
= 12 106
= 2,5 1013 Hz
9. Panjang gelombang = 2,1 10-9 m
c = 3,0 108 m/s
f=

10. Dik: t

3,0 108
9 = 1,4 1017 Hz.
2,1 10

= 4,0 s = 4,0 10-6 s

c = 3,0 108 m/s


(3,0 108 )( 4,0 106 )
s=
2
= 600 m

61 | P a g e

RADIASI, INTERFENSI DAN DIFRAKSI


1. Terang pusat ke terang ketiga = 3
dp
m L 3 4 107 1,5
=m d =
=
=30 105=3 104 m
2
L
p
0,6 10
2. =

1
n Jarak antar terang/gelap = 1

dp
mL
p
1
1
=m d =
n=
= =0,25
250 garis/mm
L
p
m L = 1 8 5 4

3. Terang pusat ke gelap pertama = 0,5


dp
mL
5 6 8
=m
p=
=40 0,4 mm

=
L
d
6
4. Pusat terang ke terang kedua = 2
dp
dp 8 18
=m L=
=
=1,5 1,5 m
L
m 2 48

5. =

1
n

Orde kedua = 2.

sin = sin =

m
d

sin = m n =

2 500 10 5.000
=5 101 = 30
2
10

6. sin =

sin
sin
=
n = = n

5
=25
4 5

7. Terang pusat ke terang pertama = 1


dp
dp 3 104 1,5 103
=m L=
=
=4,5 107 m
L
m
1 1

8. =

1
n

Orde pertama = 1

62 | P a g e

sin 10
=m
sin =
n
2

9. =

sin 10
0,5 10
5 10
=
=
=4 107 m=4 103
nm
12.500 1 1,25 4
1
n

Orde kedua = 2.

2
sin
sin 10
sin = n = = =
nm

0,5 102 5 103


= 2000 2 = 4 103 =1,25

106 m

10. Polarisator pertama menyerap berkas A, kemudian diketahui polarisator kedua


memiliki sumbu transmisi sama dengan polarisator awal. Maka q=00 sehingga
menghasilkan I2=I1 .
Karena I2=I1 =1/2 I0 maka intensitas berkas B setelah lewat berkas kedua tidak
berubah sehingga besarnya 0%

63 | P a g e

OPTIKA
1. Diketahui:
n2 = 4/3
n1 = 1
Ditanya: Ip dan r
Jawab:
Menghitung Ip
tan Ip = n2/n1 = 4/3 / 1 = 4/3 = 1,33
Ip = arc tan 1,33 = 53
Menghitung sudut bias
n1 sin Ip = n2 cos r
1 sin 53 = 1,33 cos r
0,8 = 4/3 cos r
cos r = 0,067
r = arc cos 0,067

2. Diketahui:
dm = 122 cm = 1,22 m
= 500 nm = 500 . 10-9 m
D = 2 mm = 0,002 m
Ditanya: L = ...
Jawab :
dm = 1,22 L/D
L = dm . D / 1,22
L = 1,22 . 0,002 / 1,22 . 500 . 10-9 m
L = 4000 m
3. Diketahui:
L = 120 cm = 1,2 m
D = 2 mm = 0,002 m
nm = 1,33
= 6000 A = 6 . 10-7 m
Ditanya: dm = ...
64 | P a g e

Jawab:
Hitung terlebih dahulu panjang gelombang cahaya didalam mata:
n1 . 1 = n2 . 2
2 = 1 . 6 . 10-7 m / 1,33 = 4,5 . 10-7 m
Menghitung dm
dm = 1,22 L / D
dm = 1,22 . 4,5 . 10-7 m . 1,2 m / 0,002 m
dm = 0,33 m

4. Diketahui:
Sin Ik = 0,6 = 6 / 10
Ditanya: Ip = ....
Jawab:
tan Ip = n2 / n1 = 10 / 6 = 1,67
Ip = 59

5. Dengan menggunakan persamaan diperoleh


1
1
1 2
I 2 = I cos2 = ( 100 W cm2 ) (cos 600)2 =50
=12,5 W cm2
2 0
2
2

()

2
Jadi, intensitas cahaya yang dilewatkan 12,5W cm

6. Diketahui:
D= 1mm, l =2m= 2103mm; =580nm = 5,8 10-4mm
Ditanya : dm= .?
Jawab:
dm= 1,22 l/D = 1,22(5,8 10-4mm) (2103mm)/1mm =1,4 mm.
Jadi, daya urai celah tersebut 1,4 mm
7. Diketahui :
Panjang gelombang = 540 nm = 540 x 10-9 m = 5,40 x 10-7 m
d = 1 / (2400 garis/cm) = 0,0004 cm = 4 x 10-4 cm = 4 x 10-6 m
n = 2 (orde kedua)
Ditanya : sudut difraksi orde kedua (n = 2)
65 | P a g e

Jawab :

8. Diketahui :
d = 1 / (4000 garis / cm) = 0,00025 cm = 2,5 x 10-4 cm = 2,5 x 10-6 m
l=1m
y = 30 cm = 0,3 m
Ditanya : panjang gelombang (lambda)
Jawab :
Sudut sangat kecil sehingga sin teta mendekati tangen teta

66 | P a g e

9. Diketahui:
N = 5.000 goresan/cm
n=2
= 30
Ditanya: = ...

10. Diketahui:
= 500 nm = 500 . 10-9 m
N = 400 goresan/cm
= 300
1. Ditanya: n
Jawab:

67 | P a g e

68 | P a g e

Anda mungkin juga menyukai