P. 1
Ekoper penyuluhan pertanian

Ekoper penyuluhan pertanian

|Views: 254|Likes:
Dipublikasikan oleh mosok
Ekoper penyuluhan pertanian
Ekoper penyuluhan pertanian

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: mosok on May 03, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/07/2013

pdf

text

original

Ekonomi Pertanian

Penyuluhan Pertanian

Pengertian
Penyuluhan, Penyuluhan, merupakan pendidikan diluar sekolah untuk keluarga tani dipedesaan, dgn cara belajar sambil bekerja untuk menjadi tahu, mau dan dapat menyelesaikan sendiri masalahmasalah-masalah yang dihadapi secara baik, menguntungkan dan memuaskan.

Tujuan
Untuk menambah kesanggupan petani dalam usahataninya Menumbuhkan perubahan sikap petani yang lebih terarah dalam keg UT ( Perubahan; Pengetahuan; Kecakapan; Sikap dan Motif tindakan petani)

Tugas / Fungsi
Menafsirkan setiap kebijakan pemerintah yang menyangkut kepentingan petani
Membantu petani agar senantiasa meningkatkan efisiensi UT (biaya serendah- rendahnya, harga serendahproduksi setinggi-tingginya penerimaan tinggi) setinggiPendidikan diluar sekolah untuk keluarga petani dipedasaan ( belajar sambil bekerja) Fungsi : untuk memperkenalkan hal- hal halbaru/teknologi baru kepeda petani Membuat kebun percobaan ditempat petani (sebagai praktek pertanian), sbg jembatan/ perantara antara lembaga penelitian dan petani.

Prinsip Dasar
Sukarela (tidak ada paksaan), petani mendengar, melihat, mencoba, melaksanakan sendiri (Soejianto,2001) Partisipatif (kerjasama), demokrasi, keterbukaan, kebersamaan. Belajar sambil bekerja.

Falsafah Penyul Pertanian
Mudjiyo, 1989 Idealisme, Realisme dan Pragmatisme. Ki Hajar Dewantoro Ing ngarso sung tulodo Ing madyo mangun karso Tut wuri handayani Di Amerika Serikat Teach, Truth and Trust Kelsey & Hearney Helping people to help themselves

Tiga Dasar Penyuluhan Pertanian 1. ASih (Simpati)
Mempunyai rasa cinta terhadap petani Menaruh simpati kepada petani Menhindari sikap memerintah atau memaksa Dapat dipercaya oleh petani dan keluarga KecakapanKecakapan- kacakapan yang harus dimiliki Penyuluh: Penyuluh: 1. Mengerti tingkah laku petani 2. Dapat menyelami jiwa petani 3. Pandai bergaul dan berkomonikasi 4. Pandai/dapat menghargai orang lain 5. Dapat menjadi sahabat petani 6. Kecakapan mawas diri dan minta maaf untuk kelalaian dan kekhilafan

2. Asah (Meningkatkan Ketrampilan dan Pengetahuan)
Kecakapan yang harus dimiliki Penyuluh Cakap berorganisasi Cakap menghidupkan semangat Cakap bekerjasama dengan organisasiorganisasiorganisasi masy tani. Cakap melatih, mengajar, dan mendidik Cakap berbicara dihadapan orang banyak Cakap mengenal kebutuhan sasaran, kesukaran,dan masalah masy tani Cakap bekerja secara harmonis dgn kebud masy tani Cakap bekerjasama dengan semua agama

3.Asuh (memberi bimbingan dan pendidikan secara berkelanjutan)
Sebagai suatu pendidikan non formal, penyuluhan sudah mencakup: mengasuh, atau mendidik. Metode yg diberikan harus memenuhi metode mengajar yg dilakukan oleh guru baik yaitu : 1.Mudah dipahami 2.Dapat memberi dorongan kepada petani 3.Komunikasi dua arah (two way traffic (two of communication)

Aspek Kelembagaan
Aspek kelembagaan dapat berupa kelembagaan Pemerintah maupun non- Pemerintah. nonMosher, Mosher, mengidentifikasikan bahwa aspek kelembagaan merupakan syarat pokok yang diperlukan agar struktur pembangunan pedesaan dapat maju. Ada 3 diantara 5 syarat pokok yang harus ada sbg aspek kelembagaan dalam ³Struktur ³Struktur Pedesaan Maju´, yaitu : 1.Adanya Pasar 2.Adanya pelayanan penyuluhan 3.Adanya lembaga perkreditan

Wilayah Unit Desa (WILUD)
Dalam WILUD dilengkapi dengan kelembagaan ygdapat melayani petani, yaitu :(³Catur :(³Catur Sarana Usaha Pertanian´) 1. Adanya Penyuluhan (Petugasnya dikenal dgn Penyluluhan Pertanian Lapangan (PPL); apakah itu PPL monovalent (khusus mendalami masalah satu komoditi tertentu) atau PPL polivalent ( lebih dari satu komoditi) 2. Adanya Bank (sbg tempat menabung juga untuk memperoleh kredit petani) 3. Adanya lembaga penyaluran sarana produksi (KUD) 4. Adanya lembaga yang mampu membeli hasil pertanian yang diproduksi petani.

Peranan BUUD dan KUD dalam Pembinaan WILUD
Sebagai organisasi rakyat ( mempersatukan dan menggerakkan usaha rakyat) Dalam pembagunan sektoral ( ikut menggali potensi yg ada dan mengembangkan, agar bermanfaat bg kesejahteraan rakyat). Memperbaiki kehidupan rakyat ( mengumpulkan dan memasarkan dan membeli sapra dan alatalatalat pertanian, barang- barang konsumsi barangkebutuhan sehari- hari. sehariSebagai alat pendidikan bagi anggota dan masy, mengenai masalah-masalah pengetahuan dan masalahmanajemen usaha.

Kelembagaan Non Formal
MasingMasing-masing daerah memiliki bentuk dan fungsi yang beragam, antara lain : Jawa Timur ada´bagi hasil´ ; ³Ijon´ Jawa Tengah ada´sakapan´ Jawa Barat ³ceblokan´

Program Intensifikasi
Pengertian : Intensifikasi adalah usaha peningkatan produksi pertanian dengan cara menambahkan satu satuan faktor produksi pada luasan lahan yang sudah ada Di Indonesia, dikenal istilah: BIMAS (Bimbingan Masal), INMAS (Intensifikasi Masal), INSUS (Intensifikasi Khusus), ISKARA (Intensifikasi Serat Karung Rakyat) INTAM (Intesifikasi Tambak) SUPRA INSUS BULOG (Badan Urusan Logistik), BPP (Balai Penyuluh Pertanian) KUD (Koperasi Unit Desa) dll.

TERIMAKASIH

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->