Anda di halaman 1dari 3

PERLINDUNGAN KEBUTUHAN PRIVASI

PASIEN
RUMAH SAKIT
GRIAY HUSADA MADIUN

SPO

No. Dokumen

Tanggal Terbit

HAK PASIEN DAN


KELUARGA

No. Revisi
NO. REVISI

Halaman
1/4

Ditetapkan
Direktur

dr.AHMAD THAMRIN, SP. JP


KH. 00.00.01

PENGERTIAN
Guna mengetahui kebutuhan pasien akan privasinya
TUJUAN

selama dalam rumah sakit sebagai bentuk kepedulian


rumah sakit yang diterapkan untuk melindungi hak asasi
pasien.

KEBIJAKAN
PROSEDUR

Untuk Rawat Inap


1. Perawat menerima pasien baru dan melakukan identifikasi
pasien, meliputi nama pasien, alamat, tanggal lahir/umur,
serta melakukan anamnesa riwayat sakit pasien
Privasi identitas pasien:
jaga identitas pasien/informasi tentang kesehatan
pasien agar tidak dapat dilihat/dibaca oleh khalayak
umum.
Identitas pasien tidak dicantumkan di nurse station
2. Perawat memberikan informasi pada pasien dengan
menunjukkan
Privasi Ruang Keperawatan:
Untuk kamar perawatan yang memuat lebih dari
satu pasien agar menempatkan pasien dalam satu
kamar, tidak dicampur antara pasien laki-laki dan

perempuan, serta terpasang sekat atau korden


Apabila pada poin diatas tidak memungkinkan
memisahkan antara pasien laki-laki dan perempuan
maka pastikan terpasang skat/korden pada setiap

tempat tidur.
Pastikan satu orang dokter yang bertanggung jawab

terhadap pasien (DPJP)


Peliputan yang dilakukan oleh media masa baik
berupa wawancara maupun pengambilan gambar
harus mendapat ijin dari bagian humas, dokter yang

PERLINDUNGAN KEBUTUHAN PRIVASI


PASIEN
RUMAH SAKIT
GRIAY HUSADA MADIUN

No. Dokumen

No. Revisi
NO. REVISI

Halaman
1/4

merawat pasien, serta pasien/keluarga pasien itu

sendiri.
Lakukan wawancara terkait kesehatan, survey

akreditasi, penelitian harus seijin pasien.


3. Perawat melakukan koordinasi dengan pihak terkait sesuai
dengan kebutuhan pasien guna menjaga privasi selama
dalam perawatan, seperti ;
a. Menutup akses masuk pengunjung (baik keluarga
maupun kerabat)
b. Menempatkan tanda/peringatan pada pintu masuk
kamar pasien
c. Memestikan privasi pasien untuk gendere atau jenis
kelamin petugas yang diberi izin masuk atau
petugas yang diizinkan untuk melakukan tindakan
4. Pada semua tindakan atau pemeriksaan yang dilakukan
oleh dokter atau perawat dikamar perawatan pastikan
privasi pasien terlindungi dengan pintu dan tirai kamar
tertutup.
Privasi Ruang Tindakan/pemeriksaan:
Tempatkan pasien dalam ruangan pemeriksaan satu

kamar satu pasien


Tutup korden atau tirai, pintu pada saat melakukan

pemeriksaan.
Pasang selimut pada saat melakukan pemeriksaan.
Beritahukan pasien/keluarga pasien akan dilakukan
pemeriksaan dan member kesempatan ijin keluarga
pasien untuk melihat jalannya pemeriksaan seijin
dari pasien.

Privasi Melakukan Tindakan:


Tutup pintu dan menganjurkan keluarga pasien

menunggu diluar ruangan.


Kalau perlu Memberikan pakaian khusus pasa

pasien.
Buka pakaian yang akan dilakukan intervensi
5. Untuk pasien yang akan transfer antar unit, karena akan
dilakukan

atau

pindah

privasi

pasien

terlindungi.
Privasi transfortasi:
Tutup tubuh pasien dengan selimut.
Pastikan bahwa semua bagian tubuh

pasien

rawat/kamar,

pemeriksaan
pastikan

penunjang
saat

transfer

PERLINDUNGAN KEBUTUHAN PRIVASI


PASIEN
RUMAH SAKIT
GRIAY HUSADA MADIUN

No. Dokumen

No. Revisi
NO. REVISI

Halaman
1/4

tertutup kecuali muka pasien.


Naikkan pengaman brancard/bed.
6. Pastikan dokumen /file pasien tersimpan aman pada
tempatnya.
Privasi Rekam Medik:
Pastikan penempatan

Rekam

Medis

pasien

ditempat yang aman, terlindungi dari resiko rusak,


tidak dapat diakses atau dipergunakan oleh pihak

yang tidak berwenang.


Rekam medis hanya boleh dibawa oleh petugas

rekam medis
Tidak dibenarkan Rekam medis pasien dibaca oleh
semua orang kecuali dokter/perawat yang merawat
pasien tersebut atau tenaga kesehatan yang

berkepentingen dengan kesembuhan pasien.


Semua status pasien pulang dilihat kelengkapan,
pencatatan, kerapian dan didokumentasikan untuk

dikembalikan ke Rekam Medis.


Rekam medis pasien pulang disimpan dan segera

dikembalikan ke petugas Rekam Medis.


7. Memastikan seluruh staff rumah sakit tidak membicarakan
hal-hal yang menyangkut pasien di area umum.
Untuk Rawat jalan
1. Pada semua tindakan atau pemeriksaan yang dilakukan
oleh

dokter

atau

perawat

di

ruangan

konsultasi/pemeriksaan pastikan privasi pasien terlindungi


dengan pintu dan tirai ruangan konsultasi tetutup.
2. Memastikan seluruh staff rumah sakit tidak membicarakan
hal-hal yang menyangkut pasien di area umum.

UNIT TERKAIT