Anda di halaman 1dari 35

PERHITUNGAN DAN

PENCETAKAN TABLET
Oleh : Kelompok 4 S1 VI A
Ade Magdalena. S (1301001)
Dwi Kartika Sari
(1301025)
Agin Delthia. S (1301003) Dwi Muharrani
(1301026)
Ardani (1301006)
Fadhilatun Khoiriyah
(1301034)
Bella Ardhiyati (1301012)
Harry Muchtadi
(1301039)
Citra Amalia (1301015) Jayanti Pratiwi (1301042)
Della Aprila (1301018) Mutya Octaviani
(1301052)
Delvi Rahmayani (1301019)

YANG AKAN DIBAHAS :


Komposisi bahan
Perhitungan formulasi tablet
Cara pembuatan tablet dalam skala industri
Alat alat dalam pencetakan tablet

KOMPOSISI BAHAN
1. Metode granulasi
kering
a. Fase dalam
- Zat aktif
- Pengisi
- Pengikat
- Desintegran
- Lubrikan
- Antiadheren
b. Fase luar
- Lubrikan
- Glidan

2. Metode granulasi
basah
a. Fase dalam
- Zat aktif
- Pengisi
- Pengikat
- Desintegran
b. Fase luar
- Lubrikan
- Glidan
- Desintegran

3. Metode kempa
langsung
- Zat aktif
- Desintegran
- Lubrikan
- pengisi

Formulasi Kempa langsung


Nama Bahan

Bobot dalam

Bobot dalam 200

Satu Tablet

Tablet

Kegunaan

Vit B1

100 mg

20 g

Zat aktif

Avicel pH 102

230 mg

38,2 g

Pengisi

Mg-stearat

3 mg

0,6 g

Lubrikan

Talk

191 mg

1,2 g

Antiadheren
dan Glidan

Perhitungan Kempa Langsug


Formula tablet vitamin B1 yang akan dibuat
adalah :
Kadar zat aktif = 100 mg
Bobot satu tablet = 300 mg
Jumlah tablet
= 200 tablet
R/ Vitamin B1
= 100 mg
Talkum 2 % x 300 mg
= 6 mg
Mg Stearat1 % x 300 mg
= 3 mg +
= 109 mg
Avicel PH 102 (300 mg - 109 mg)
= 191
mg

Penimbangan bahan :
Vitamin B1

: 100 mg x 200 tab = 20.000 mg

= 20 g
Talkum
: 6 mg x 200 tab = 1.200 mg = 1,2
g
Mg stearat : 3 mg x 200 tab = 600 mg = 0,6
g
Avicel PH 102 : 191 mg x 200 tab = 38.200
mg = 38,2 g

Formulasi Granulasi Kering


Nama Bahan

Bobot dalam

Bobot dalam 200

Satu Tablet

Tablet

Kegunaan

Asetosal

250 mg

50 g

Zat aktif

Amilum kering

50 mg

10 g

Pengisi,

HPC

50 mg

10 g

Pengikat
Desintegran

Avicel pH 102

110 mg

22 g

Pengisi

Mg-stearat

2,5 mg

0,5 g

Lubrikan

Talk

5 mg

1g

Antiadheren dan
Glidan

Perhitungan Granulasi Kering


.

Formula tablet asetosal yang akan dibuat adalah :


Kadar zat aktif
= 250 mg
Bobot satu tablet
= 500 mg
Jumlah tablet = 200 tablet
R/Asetosal 250 mg
Amilum kering 10 %
HPC 10 %
fase dalam = 92 % x 500 mg = 460
mg
Avicel pH 102 qs
Mg stearat 1 %
Talkum 2%
fase luar = 8 %
Amilum kering 5 %

PERHITUNGAN
1. Fase dalam : 92%
Asetosal

= 250 mg

Amilum kering 10% x 500 mg = 50 mg


HPC

10% x 500 mg = 50 mg +

= 350 mg
Avicel PH 102

460 mg 350 mg

= 110 mg

Mg stearat 0,5% x 500 mg = 2,5 mg


Talkum 1% x 500 mg

Total fase dalam

= 5 mg
= 467,5 mg

Misalnya slug yang diperoleh 465 mg dengan kandungan zat aktif (465
mg/467,5mg) x 250 mg = 248,6 mg
2. Fase luar : 8%
Asam Stearat

0,5/96 x 465 mg

= 2,42 mg

Talk1/96 x 465 mg = 4,84 mg


Amilum kering 5/96 x 465 mg = 24,21 mg

Jumlah total massa cetak : (465 mg + 2,42 mg + 4,84 mg + 24,21 mg) =


496,47 mg

PENIMBANGAN BAHAN

Dibuat untuk 200 tablet


Fase Dalam
Asetosal
250 mg x 200 tab = 50 g
Amilum kering 50 mg x 200 tab
= 10 g
HPC 50 mg x 200 tab
= 10 g
Avicel PH 102110 mg x 200 tab = 22 g
Mg stearat
2,5 mg x 200 tab = 0,5 g
Talkum 5 mg x 200 tab = 1 g
Fase luar
Asam Stearat

2,42 mg x 200 tab = 0,484 g


Talk 4,84 mg x 200 tab = 0,968 g
Amilum kering 24,21 mg x 200 tab = 4,848 g

Formulasi Granulasi Basah


Nama Bahan

Bobot dalam

Bobot dalam 100

Satu Tablet

Tablet

Kegunaan

Paracetamol

500 mg

50 gram

Zat aktif

Laktosa

92 mg

9,2 gram

Pengisi

Amprotab

75 mg

7,5 gram

Disintegran,

Amilum MA

230 mg

23 gram

pengikat
Pengikat

Mg-stearat

7,525 mg

0,745 g

Lubrikan

Talk

15,04 mg

1,489 g

Antiadheren

3,722 g

dan Glidan
Disintegran,

Amprotab

37,59 mg

pengikat

Perhitungan Granulasi Basah


Formula tablet aminofilin yang akan dibuat adalah :
Kadar zat aktif= 250 mg
Bobot satu tablet
= 500 mg
Jumlah tablet = 200 tablet
Fase dalam (92% x 500 mg = 460 mg)
Aminofillin = 250 mg
Amprotab = (10%) x 500 mg = 50 mg
Mucilago amili = (10%) x 500 mg = 50 mg +
350 mg
Laktosa = (460 mg-350 mg) = 110 mg
Fase Luar
Mg Stearat= 1 % x 500 mg
= 5 mg
Talk = 2 % x 500 mg
=10 mg
Amprotab = 5% x 500mg
=25 mg

Dibuat formula untuk 100 tablet


R/ Parasetamol 500 mg
Amprotab
10%
Fase Dalam (FD):
Mucilago Amili10%
1/3 FD 92% x 750 mg
= 690 mg
Laktosa
qs
Mg-stearat
1%
Fase Luar (FL):
Talk
2%
8%
Amprotab
5%

Fase dalam dan muchilago amilum (MA)


Fase Dalam : 92% x 750 = 690 mg
MA : 10% 1/3FD = 1/3x 690 = 230 mg
Amilum yang ditimbang atau digunakan untuk
muchilago:
10% x 230 = 23 mg
Misal, granul yang diperoleh dari praktek
adalah 68,5 g.
Fase Luar 8%
Mg stearat 1/92 x 68,5g = 0,745 g
Talk 2/92 x 68,5g = 1,489 g
Amprotab 5/92 x 68,5g = 3,722 g

PENAMBAHAN PENGISI
Fase dalam : 690 mg x 100 tablet = 69 gram
Parasetamol :
500 mg
Amprotab 10% x 750 : 75 mg
598 mg
Amilum untuk MA : 10/100 x 230 mg = 23 mg
Laktosa (690 mg - 500 mg + 75 mg + 23)

= 92 mg +
690 mg

PENIMBANGAN BAHAN
Parasetamol 500 mg x 100
= 50,000 mg
= 50 gr
Amprotab 75 mg x 100
= 7,500 mg =
7,5 gr
Amilum untuk MA 230 mg x 100 = 23,000
mg = 23 gr
Laktosa 92 mg x 100
= 9200 mg = 9,2
gr
Total
= 89,7 gr

CARA PEMBUATAN TABLET


PERSIAPAN AWAL
Siapkan kondisi ruang produksi pada grey area/kelas III.
Siapkan peralatan. Alat sudah dibersihkan dengan aqua,
typol 0,1%, etanol 75% dan terakhir aqua kembali. Beri label
telah dibersihkan. Beri label siap digunakan.
Karyawan harus sehat dan tidak berpenyakit menular. Di
ruang ganti pakaian, karyawan harus melepas sepatu,
mencuci tangan dengan menggunakan cairan anti septik
khusus, keringkan lalu mengganti pakaian rumah dengan
pakaian khusus produksi, kenakan tutup kepala, sarung
tangan dan masker. Karyawan masuk ke ruang produksi
melalui air lock dengan menggunakan sepatu khusus
Bahan pengemas primer diambil dari gudang dalam
kemasan sesuai master formula/cpb produk yang akan
diproduksi. Kirim ke ruang produksi melalui air lock khusus
bahan kemasan primer.
Bahan baku diambil dari gudang bahan baku. Kirim ke ruang

CARA PEMBUATAN TABLET


1. METODE KEMPA LANGSUNG
Zat aktif + pengikat + pengisi + fase luar, mixing dalam diosna
machine, 1500 rpm selama 30 menit.
Pindahkan ke storage tank, beri label Quarantine dan lakukan
IPC :
Homogenitas
Granulatory
Kecepatan alir
Kelembaban
Bobot jenis
Setelah lulus uji release
Pindahkan ke ruang cetak, masukkan dalam corong mesin
cetak tablet JCMCO yang dilengkapi dengan 23 punch dan 2
hoppler dengan kapasitas 50 ribu tablet/jam. Cetak dengan
tekanan 4 ton/inch linear dengan permukaan punch rata
ukuran 5/8 inch.

Tiap 15 menit lakukan kembali IPC

Keseragaman ukuran
Keseragaman bobot
Keseragaman kandungan
Tiap 30 menit lakukan kembali uji IPC
Uji kekerasan tablet
Friabilitas
Pada akhir pencetakan, karantina lakukan uji :
Estetika
Keseragaman bobot
Disolusi tablet
Waktu hancur

Bila lulus uji release, produk ruahan dibawa ke

ruang stripping (kemasan primer) dengan


menggunakan stripping chuan shiang machine.
Ruangan bersuhu 240C dan kelembaban 60-70%.
Tiap 15 menit lakukan IPC
Uji kebocoran
Uji estetika
Stabilitas sediaan
Pengambilan produk untuk retain sample
Bila lulus uji, produk yang tersusun pada rak
khusus dikirim ke packing skunder. Strip
dimasukkan ke inner box, lalu masukkan ke outer
box. Beri no register, batch dan ED pada outer
box. Checking akhir.
Kirim ke gudang produk jadi. Lakukan serah
terima dari bagian produksi ke bagian logistik

Alat alat pada metode kempa langsung


1. Diosna machine

2. Storage tank

JCMCO

3. Mesin cetak tablet

2. METODE GRANULASI KERING


Zat aktif + pengikat + pengisi + fase luar,
mixing dalam diosna machine, 1500 rpm selama
30 menit
Lakukan slugging dengan menggunakan
chilsonator dengan penekanan 10 ton sehingga
didapat granul 60 mesh. Pecahkan slug dan
dilewatkan pada oscilating granulatory hingga
didapat granul dengan ukuran 60(8) mesh
Lakukan slugging dan pecahkan berulang hingga
didapatkan granul dengan flowbility,
kompresibilitas dan anti adheren yang baik.

Pindahkan ke storage tank, beri label Quarantine dan

lakukan IPC :
Homogenitas
Granulatory
Kecepatan alir
Kelembaban
Bobot jenis
Setelah lulus uji release, lakukan campur kering, granul
ditambah fase luar, mix di drum roller barrel 150 rpm
30 menit.
Pindahkan ke ruang cetak, masukkan dalam corong
mesin cetak tablet JCMCO yang dilengkapi dengan 23
punch dan 2 hopper dengan kapasitas 50 ribu
tablet/jam. Cetak dengan tekanan 4 ton/inch linear
dengan permukaan punch rata ukuran 5/8 inch.
Tiap 15 menit lakukan kembali IPC

Alat alat pada metode granulasi kering


1. Diosna machine

2. chilsonator

3. Oscilating granulatory4. Drum roller

barrel

5. JCMCO

3. METODE GRANULASI BASAH


Zat aktif + pengikat + penghancur dalam + pengisi,
mixing dalam litterfold lodige machine 1500 rpm
selama 30 menit.
Alcohol sebagai pembasah disemprot melalui
mikropiston ke dalam mesin sehingga di dapat
masa lembab seperti butiran salju.
Masa dimasukkan ke dalam oscilating granulatory
dan dilewatkan hingga didapat granul dengan
ukuran 40 mesh.
Granul basah dihisap melalui pompa vakum masuk
ke fluid bed dryer selama 30 menit, temperature
600C, tekanan 30-50 psig
Granul kering yang didapat, dihisap melalui vakum,
dilewatkan oscilating granulatory hingga didapat
granul dengan ukuran 60 mesh.

Pindahkan ke storage tank, beri label Quarantine dan

lakukan IPC :
Homogenitas
Granulatory
Kecepatan alir
Kelembaban
Bobot jenis
Setelah lulus uji release, lakukan campur kering, granul
ditambah penghancur luar + pelincir, mix di drum roller
barrel 150 rpm 30 menit.
Pindahkan ke ruang cetak, masukkan dalam corong
mesin cetak tablet JCMCO yang dilengkapi dengan 23
punch dan 2 hoppler dengan kapasitas 50 ribu
tablet/jam. Cetak dengan tekanan 4 ton/inch linear
dengan permukaan punch rata ukuran 5/8 inch.
Tiap 15 menit lakukan kembali IPC

Alat alat pada metode granulasi basah


1. Litterfold lodige machine 2. Oscilating
granulatory

3. Fluid bed dryer

4. Drum roller barrel

5. JCMCO

THANK YOU ^^
Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang
Menciptakan, Dia telah menciptakan manusia
dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah
yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia)
dengan perantaran kalam, Dia mengajar kepada
manusia apa yang tidak diketahuinya.
(Al-Quran surat Al Alaq ayat 1-5)