Anda di halaman 1dari 12

ANATOMI DAN

IDENTIFIKASI KAYU
Serat Kayu

FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS TANJUNGPURA
2015

Serat (Grain)
Serat berarti suatu sifat
kayu yang menunjukkan
arah umum dari sel-sel
panjang dalam kayu
terhadap sumbu batang
pohon. Arah serat adalah
arah seluruh sel-sel aksial
pada suatu lapisan
terhadap sumbu batang
pohon atau terhadap arah
sel-sel aksial dari lapisan
kayu di sebelah luar dan
sebelah dalam lapisan
kayu yang bersangkutan.

Gambar . Potongan
melintang (Cros
Section) : A, Radial : B
dan Tangensial : C

Sel Serabut & Trakeid


Sel serabut merupakan sel kayu
daun yang bentuknya panjang
dan langsing, lebih panjang dari
sel-sel yang lain, sel serabut
lebih banyak berfungsi sebagai
kekuatan daripada untuk
pengangkutan(> 60%).
Sel trakeid berfungsi ganda
sebagai kekuatan dan
pengangkutan.
Sel serabut dan Sel trakeid
secara bersama-sama disebut
serat kayu (wood fibers)

Gambar Sel-sel penyusun kayu daun


lebar

Arah Serabut Kayu


Pada dasarnya adalah arah orientasi selsel yang bentuknya panjang terhadap
sumbu panjang batang.
Pada umumnya digolongkan kedalam 2
pola umum yaitu:
Serat lurus (straight grain), yaitu jika arah selsel panjangnya sejajar dengan sumbu batang.
Serat miring (cross grain), jika sel-sel
menyimpang atau membuat suatu sudut
terhadap sumbu batang.

Serat miring terdiri atas :


Serat berpadu (interlocked grain), yaitu bila batang
kayu terdiri atas lapisan-lapisan yang mempunyai
arah serat yang berganti-ganti ke kiri dan kekanan.
Serat berombak (wavy grain), yaitu bila permukaan
kayunya menunjukkan serat-serat yang berombak
Serat terpilin (spiral grain), yaitu bila serat dan
batang membuat gambaran pilin.
Serat diagonal, yaitu serat yang terdapat pada
sepotong kayu yang arahnya membentuk sudut
dengan sumbu

Gambar. Jenis arah serat yang terdapat pada kayu

Gambar. Arah Serat Kayu

Pertanyaan Setelah Materi:


1) P: Pada jenis serat miring terdiri dari beberapa jenis,
salah salah satu nya adalah serat bergelombang.
Berikan contoh jenis pohon apakah yang arah seratnya
bergelombang?
J: Contoh: Kayu rengas, merbau, jeunjing dan lain-lain.
2) P: Berpengaruh atau tidakkah pohon jika arah
seratnya miring dengan sistem pengangkutan?
J: Tidak, karena serat hanya menunjukan arah umum
dari sel-sel panjang kayu terhadap sumbu batang
pohon, jadi walaupun pohon yang memiliki arah serat
miring tetap mengalami sistem pengangkutan yang
sama dengan arah serat yang lurus.

3) P: Manakah yang lebih kuat arah serabut


lurus atau serabut miring?
J: Untuk bahan baku industri furniture
umumnya lebih disenangi kayu yang
mempunyai serabut lurus, karena kayu
yang arah serabutnya miring umumnya
sifat kekuatannya akan tereduksi, meski
begitu untuk keperluan artistik kayu
dengan arah berpadu(jenis serat miring)
lebih banyak diminati.