Anda di halaman 1dari 30

PENGENDALIAN SERANGGA HAMA

Oleh:
Dr. Wiwik Ekyastuti

Teknik Pengendalian Serangga Hama

1) Pengendalian scr silvikultur

2) Pengendalian scr fisik mekanik

3) Pengendalian hayati

Pengendali Hayati
1. Tidak terjadi peristiwa ketahanan
2. Tidak menimbulkan pencemaran lingkungan
3. Terjaga keseimbangan biologi
4. Satu kali aplikasi bila berhasil akan mempunyai
efek pengendalian yang lama
(Cook dan Baker, 1989)

Pengendali Hayati
Patogen
virulensi
rendah

Mikroorganisme
yang antagonis

Budidaya
tanaman inang
yang lebih tahan

Pengendali hayati
Organisme yang digunakan harus bersifat:

Predator

Parasit

Patogen

Predator

Parasit

Predator

Predator

Parasit

Patogen

4) Pengendalian scr genetik

5) Pengendalian scr kimiawi

Jenis-jenis pestisida:
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.
k.
l.

fungisida : pengendali cendawan


insektisida : pengendali serangga
herbisida : pengendali gulma
nematisida : pengendali nematoda
akarisida : pengendali tungau
ovarisida : pengendali telur serangga dan telur tungau
bakterisida : pengendali bakteri
larvasida : pengendali larva
rodentisida : pengendali tikus
avisida : pengedali burung
mollussida : pengendali bekicot
sterillant : pemandul.

Alat utk aplikasi penyemprot:

Alat untuk aplikasi pengabutan:

Alat untuk aplikasi pengabutan:

Pestisida organik
bentuk pengendalian lainnya adalah menggunakan

pestisida organik
Pestisida Organik: adalah pengendali hama yang dibuat
dengan memanfaatkan zat racun dari gadung dan
tembakau. Karena bahan-bahan ini mudah didapat,
maka pestisida organik dapat dibuat sendiri untuk
menekan biaya produksi dan akrab dengan lingkungan.
Cara pembuatan pestisida organik: ekstraksi bahan
Contoh produk:

6) Pengendalian hama terpadu (PHT)

Sebab Munculnya Hama


Tingkat keragaman ekosistem yg kurang
Pengelolaan tanaman yang tidak sesuai
Varietas unggul modern yang rentan
Menanam satu varietas/klon tertentu secara terus-

menerus tanpa pola (monoklonal)


Musim tanam yang salah
Terlalu mengandalkan pestisida

Teknik pengendalian scr PHT dg


mengkombinasikan:
Mengusahakan pertumbuhan tanaman sehat
Pengendalian hayati (musuh alami)

Pengendalian secara fisik & mekanik


Senyawa-senyawa kimia/pestisida
Penggunaan varietas tahan/resisten

PENGENDALAIAN
OPT

IMUNISASI

GENETIK RESISTEN

PROFILAKSIS

KHEMOTHERAPI

PROTEKSI

ERADIKSI

PERATURAN

PROFILAKSIS KIMIAWI

ROTASI TANAMAN

KARANTINA

MANIPULASI LINGKUNGAN

SANITASI

MONITORING

Imunisasi
menyerang
Profilaksis

MENGURANGI TANAMAN INANG

: Usaha untuk mengurangi kerentanan tanaman/membuat


tanaman menjadi imun terhadap patogen yang
ERADIKSI BAHAN KIMIA
: Usaha untuk melindungi
tumbuhan terhadap

Lingkungan dan biodiversitas


Perlu ditingkatkan/diantisipasi dengan berbagai cara:
peningkatan keragaman genetik,
penyediaan kawasan konservasi dan penyangga dan
penataan spasial materi genetik yang ditanam:
campuran (mixture)
penataan blok (blocking)
mozaik (mozaic)

Perkembangan PHT

PHT merupakan pendekatan yang saat ini


telah diterima semua pihak untuk
menghadapi permasalahan hama dan
(penyakit)

PHT cukup murah dan aman

maupun manusia

baik lingkungan