Anda di halaman 1dari 10

Diagnosis

Tes labor yang banyak digunakan untuk


mengevaluasi fungsi tiroid adalah serum free T4
(FT4) dan serum TSH.
Perubahan kecil pada fungsi tiroid menyebabkan
perubahan yang signifikan pada sekresi TSH
Pada TSH 0.1-0,4 mU/L (0.4-0.5) dengan normal
FT3 dan FT4 disebut sebagai subclinical
hypertiroid.
Jika TSH kurang dari 0.03mU/L dengan
peningkatan T3 dan T4 di diagnostik sebagai
hiperthyroid.

Tiroid storm bisa di temukan pada


TSH kurang dari 0.01mU/L.
TSH 5.0 sampai 10 mU/L dengan
normal FT3 dan FT4 disebut
subclinical hypothyroid
TSH> 20mU/L dengan Penurunan
dari T3 dan T4 disebut hypothyroid

hipertiroid
Gejala dan tanda

Cemas, mudah lelah, kulit


hangat dan berkeringat,
nafsu makan meningkat,
penururnan berat badan,
mudah lelah, sulit tidur.
Pada sistem
kardiovaskular :
peningkatan kerja jantung
dengan takikardi, palpitasi,
hiperdinamik , peningkatan
kontraktilitas myocardial
dan cardiac output,
cardiomegali yang
disebabkan langsung dari
efek T3 terhadap
myocardium dan vaskular

Pengobatan
o First Line Propylthiouracil (PTU) (200 s.d 300 mg
setiap 8- 12jam per oral) atau methimazole (1020mg/12jam/oral) mengganggu sintesis
hormon tiroid dengan menghambat organifikasi
dan penggabungan T3 dan T4
o PTU juga menghambat conversi T4 menjadi T3 di
perifer
o Euthyroid dapat tercapai jika obat di berikan 6-8
minggu
o Iodida (3 tetes/8 jam/oral) menghambat
pengeluaran hormon tiroid dari gland tiroid,
menurunkan semua fase sintesis tiroid dan
mengurangi ukuran dari tiroid dan
vaskularisasinya
o

-Adrenergic antagonists (propanolol 40 -80mg


P.O)dapat mengurangi gejala hypertiroid dengan
mengganggu conversi T4 menjadi T3 di perifer dan
mengurangi metabolic rate
Pada kasus emergency digunakan propanolol 0.2-1
mg i.v bolus
Untuk bedah elektif pasien harus eutiroid dengan
obat anti tiroid selama 6-8 minggu
TSH yang rendah tidak menjadi kontraindikasi
pembedahan kerena jumlah TSH yang rendah
menekan hypertiroid pada pasien dengan T3 dan T4
normal
Pottasium iodida harus di berikan selama 7 14 hari
untuk mengurangi ukuran vaskular dan pereleasan
hormon tiroid

Untuk bedah emergency obat antitiroid (PTU


atau Methimazole) harus di berikan
Iodida di berikan 2 atau 3 jam setelah obat anti
tiroid di berikan
Glukokortikoid ( dexametasone 2 mg IV setiap 6
Jam) harus di berikan untuk mengurangi
pereleasan hormon dan mengurangi conversi
perifer T4 menjadi T3
Beta bloker intravena

Management Anesthesia
Obat Antikolinergik harus di
hindarkanPrecipitat takikardi dan perubahan
mekanisme regulasi suhu tubuh
Adequate anestesi sangat penting untuk
menghindari peningkatan respon simpatik
nervous sistem
Obat anestesi yang meningkatkan simpatik
nervous sistem harus dihindarkan ( ketamine,
pancuronium, atropine, efedrin, epinefrin)
Untuk induksi, Thiopental, menurunkan conversi
T4T3 di perifer

Succinilcholin dan obat non depolarisasi muscle


relaksan (vecuronium, rocuronium) dengan efek
hemodinamik yang terbatas dapat digunakan
secra aman untuk intubasi
Untuk maintenance anestesi, semua agen
inhalasi dapat digunakan
N2O dan opioid dapat digunakan pada pasien
hipertiroid
Untuk pengobatan hipotensi intreoperatif direct
acting vaopresor (phenyleprine) dapat digunakan.
Efedrin, epinefrin, norepinefrin dan dopamin
harus dihindarkan atau digunakan dengan dosis
yang rendah untuk mencegah hemodinamik
respon

Regional anestesi merupakan tekhnik pilihan dan


dapat lebih aman
Obat lokal anestesi yang bercampur dengan
epinefrin harus di hindarkan
Cairan dan phenylefrine dapat digunakan untuk
mengobati hipotensi akibat blokade dari simpatis