Anda di halaman 1dari 72

REVIEW ANATOMY

KLINIS
Dr. HITAPUTRA A.W.,SpB FINACS

ANAT0MI
EXTREMITAS ATAS

Bagian tulang yang dapat dipalpasi :


Clavicula dapat dipalpasi sepanjang tulang &
N. Supraclavicularis menyebranginya.
Processus acromialis scapulae
Processus coracoideus scapulae
Caput humeri dapat dipalpasi di axilla
dengan abduksi bahu
Processus olecranon, epicondylus lateralis
dan medialis humeri => membentuk
triangular
Processus styloideus radii dan ulna

Anterior aspect of the wrist.

Denyut nadi arteria radialis teraba di sisi


radial dari tendo flexor carpi radialis
Denyut nadi arteria ulnaris teraba di sisi
radial dari tendo flexor carpi ulnaris
N. Medianus terletak di sisi ulnar dari
tendo flexor carpi radialis
N. Ulnaris terletak di sisi radial dari tendo
flexor carpi ulnaris

Posterior aspect of the right wrist.

Schematic section immediately


above the wrist joint

Pembuluh darah
Pembuluh vena pada extremitas atas :
Vena dalam comitantes mengikuti jalannya
arteria utama
Vena superfisial yaitu v. Basilica, v.
Cephalica dan v. Mediana cubiti
Vena Superfisial dalam klinis penting, misal
untuk :
venepuncture and transfusion
AV shunt (a. Radialis dan v. Cephalica)

Pembuluh Syaraf
Nervus yang dapat dipalpasi :
N. supraclavicularis melewati di atas
clavicula
Corda dari plexus brachial pada caput
humeri (pada lengan abduksi)
N. Medianus pada pertengahan lengan
menyilang di atas a. Brachialis
N. Ulnaris pada lekuk epicondylus medialis
N. Radialis superfisialis melewati diatas
tendon extensor pollicis longus pada wrist.

TULANG DAN SENDI


PADA
EXTREMITAS ATAS

Pada fraktur clavicula akan terjadi :


Fragment lateral turun dan tertarik ke
medial oleh otot-2 adduktor (t.u. teres
major, latissimus dorsi dan pectoralis
major)
Fragmen medial sedikit elevasi oleh karena
tarikan musculus sternocleidomastoideus.

Fraktur collum hemeri atau dislokasi


bahu dapat mencederai n. Axilaris =>
parestesi pada deltoid
Fraktur shaft humeri => mencederai
n. Radialis => drophand / wristdrop
Fraktur supracondylar => mencederai
n. Ulnaris => clawhand

Jika terjadi fraktur radius 1/3 proximal maka :


Fragmen proksimal disupinasikan oleh musculus bisep,
fragmen distal dipronasikan oleh musculus pronator
teres
Jadi setelah reduksi fraktur diimmobilisasi pada posisi
supinasi
Jika terjadi fraktur pada 1/3 tengah (di distal insersi
pronator teres) maka :
Aksi bisep dan pronator teres seimbang
Jadi setelah reduksi fraktur diimmobilisasi pada posisi
netral

Jika terjadi fraktur olecranon maka :


Oleh karena Olecranon tempat
insersio musculus triceps
Fragmen tertarik oleh aksi triseps
sehingga menjadi tidak stabil =>
operasi

Carpal Tunnel

Carpal Tunnel
Atap :retinaculum flexorum
Dasar & dinding : concavitas carpalia
Isi :
tendo flexor digitorum superfisialis
dan profundus
Tendo flexor pollicis longus
N. medianus

Perhatian !
Jika terjadi fraktur pada carpalia
atau inflamasi => mengurangi ukuran
compartemen => peningkatan tekanan
intracompartemen => menekan n.
Medianus => parestesia, matirasa dan
kelemahan otot yang disarafinya.

Shoulder joint
(articulasio glenohumeralis)
ball-and-socket joint
Sendi sinovial
Stabilitas sendi tergantung pada otot-2
disekitarnya, dikelompokan sbb :
- rotator cuff
- caput longum biseps
- otot-2 panjang lainnya (deltoid, caput
longum triceps, pectoralis major, latasimus
dorsi, teres major,

Rotator cuff : sarung tendo otot-2 pendek


pada bahu yang mennyelimuti bahu dengan
yang lainnya terkecuali aspek inferior.
Otot yang termasuk dalam rotator cuff :
supraspinatus, infraspinatus dan teres
minor, yang insersinya di tuberculum mayus
humeri
subscapularis, yang insersinya di
tuberculum minus
Semua otot rotator cuff berorigo pada
scapula

Karena aspek inferior articulasio glenohumeralis tidak terproteksi lengkap oleh


otot sehingga gaya pada gerakan abduksi
dapat menyebabkan caput humeri slip dari
glenoid menuju regio subglenoid dan bahkan
terletak pada sisi anterior dalam posisi
subcoracoid => dislokasi bahu
Ingat n. Axillaris terletak pada collum
surgicum humeri yang dapat ruptur pada
cedera seperti ini.

Articulasio cubiti

Articulasio cubiti
Satu cavum sinovial
Dibentuk oleh 3 sendi:
Art. Humeroulnaris (sendi engsel)
Art. Humeroradialis (sendi ball and
socket)
Art. Radioulnaris superior (sendi
sumbu)

Articulasio cubiti
Terdapat 2 gerakan yaitu :
Flexi dan extensi pada art. humeroulnaris dan art. humeroradialis
Pronasidan supinasi pada art. radioulnaris proximal bersama dengan art.
radio-ulnaris distal

Sendi pergelangan tangan

Sendi pergelangan tangan


Merupakan sendi condyloid sebab
memungkinkan gerakan flexi, extensi,
abduksi, adduksi dan circumdusi

The tendons of a finger. (a) Lateral view.


(b) Posterior view.

LOWER LIMB
(Extremitas Inferior)

Anatomi Permukaan &


Penanda

SIAS
Trochanter mayor
Patella
Condylus femur dan tibia
Caput fibulae
Tuberositas tibia
Malleolus medial tibia
Malleolus lateral fibulae
Calcaneal

Pengukuran tungkai

Apparent length => apparent


shortening

True/real length => real shortening

Penyebab pemendekan :
Gangguan pertumbuhan, ex. Poliomyelitis
Deformitas , ex. malunion fraktur, kontraktur
Fraktur femur, collum femur
Ankilosing hip

Palpasi pembuluh darah


Arteria femoralis : pulsasi dapat
dirasakan pada mid-inguinal point,
pertengahan antara SIAS dan
symphysis pubis.
A. Femoralis terletak di lateral vena
femoralis => VAN
A. Poplitea sering kali sukar dideteksi,
terletak di fossa poplitea

Palpasi pembuluh darah


Pulsasi a. Dorsalis pedis teraba antara
tendo extensor hallucis longus dan
extensor digitorum pada dorsum
pedis
Pulsasi A. Tibialis posterior teraba
infero-posterior malleolus medialis.

Perhatikan :
Otot / tendo pada aspek dorsal
pedis
Arteria dorsalis pedis dan arteria
tibialis posterior

Penting untuk pemesangan infus

Kalau terjadi trauma pada sisi lateral lutut atau


pada fraktur fibula proximal, waspadai adanya
cedera nervus peroneous communis => drop foot

1
2

Vascularisasi caput femur dari :


1. Sinovial dan kapsul sendi
2. Cavitas medullary melalui diaphysis
3. Ligamentum teres capitis
Pada orang tua pembuluh darah di lig. teres capitis
mengalami obliterasi.
Pada orang tua dengan fraktur caput/collum
femur akan terjadi nekrosis avascular

(a) A pertrochanteric fracture does not damage the


retinacular blood supplyaseptic bone necrosis
does not occur.
(b) A subcapital fracture cuts off most of the
retinacular supply to the headaseptic bone
necrosis is common. Note that the blood supply via
the ligamentum teres is negligable in adult life.

Gambar (a) dan (b). Pada


fraktur femur 1/3
tengah. Perhatikan aksi
dari otot yang
menyebabkan shortening
(pemendekan).
Gambar (c), pada fraktur
femur distal, perhatikan
kemungkinan terjadi
cedera arteria poplitea
oleh fragmen distal
akibat tarikan dari
musculus gastrognemius.

Perhatian !
Sisi anterior tibia
adalah subcutaneous ,
tidat diproteksi oleh
otot, terutama pada 1/3
bawah tipis
Trauma berakibat:
Fraktur kommunitif
Fraktur terbuka
Mudah osteomyelitis

STABILITAS SENDI
Tiga faktor struktural yang bertanggung jawab
untuk memberikan stabilitas sendi :
1. Kontur permukaan sendi yang saling
berlawanan
2. Integritas dari kapsul fibrosa dan
ligamentum
3. Kekuatan protektif otot yang menggerakkan
sendi

Adanya defek faktor struktural di atas


=> gangguan stabilitas sendi

Stabilitas patella

The patella : tulang


sesamoid , permukaan
anterior dalam ekspansi
tendo quadriceps yang
berlanjut dari apex patella
sebagai ligamentum patellae.
Permukaan posterior patella
diliputi cartilago dan
berartikulasi dengan dua
condylus femur terutama
terbesar pada sisi lateral.
Sisi medial ditahan oleh
vastus medialis

Stabilitas sendi coxae


1. Kontur sendi (ball and soccet)
2. Ligamentum :
a) Lig. Illiofemoral (Y-shaped)
b) Lig. Pubofemoral
c) Lig. Ischiofemoral
3. Musculus :
a) Adduktor
b) Abduktor
c) Flexor
d) Extensor
Pelajari otot apa saja yang termasuk
diatas!

Pergerakan (movement) sendi coxae


Articulatio coxae mampu bergerak dengan range yang
lebar.

The principal muscles acting on the joint are:


Flexors iliacus and psoas major assisted by rectus
femoris, sartorius, pectineus;
Extensorsgluteus maximus, the hamstrings;
Adductors adductor longus, brevis and magnus
assisted by gracilis and pectineus;
Abductorsgluteus medius and minimus, tensor fasciae
latae;
Lateral rotators principally gluteus maximus assisted
by the obturators, gemelli and quadratus femoris;
Medial rotators tensor fasciae latae and anterior
fibres of gluteus medius and minimus.

Dislocation of the hip.


If the hip is forced into
posterior dislocation while
adducted (a), there is no
associated fracture of the
posterior acetabular lip (b).
Dislocation in the abducted
position (c) can only occur with
a concomitant acetabular
fracture (d)

Articulasio Genu
Dalam stabilitas sendi tergantung pada
kekuatan otot dan ligamentum
Gerakan sendi yang mungkin adalah fleksi,
ekstensi
The principal muscles acting on the knee are:
1.extensorquadriceps femoris;
2.flexorshamstrings assisted by gracilis,
gastrocnemius and sartorius;
3.medial rotatorpopliteus

Tes stabilitas lutut


Vagus stress (+) => ruptur lig. Collateral
medial
Varus stress (+) => ruptur lig. Collateral
lateral
Drower anterior (+) => ruptur lig.
Cruciatum anterior
Drower posterior (+) => ruptur lig.
Cruciatum posterior

The ankle is a hinge joint between a mortice


formed by the malleoli and lower end of the tibia
and the body of the talus.

Articulasio talocruralis
(Ankle joint)

Pergerakan articulasio talo-cruralis :


Fleksi => plantar fleksi
Ekstensi => dorso fleksi
The principal muscles acting on the ankle are:
1.Dorsiflexors : tibialis anterior assisted by
extensor digitorum longus, extensor hallucis
longus and peroneus tertius
2.Plantarflexors :gastrocnemius and soleus
assisted by tibialis posterior, flexor hallucis
longus and flexor digitorum longus.

Regio pedis dextra

Tulang-2 membentuk 2 lengkung membujur


yaitu :
1.Arcus medialis
2.Arcus lateralis
Arcus medialis disusun oleh calcaneus, talus,
navicular,
3 cuneiformis and metatarsal
I-III, serta apex arcus adalah talus.
Arcus lateral disusun oleh calcaneus, cuboid
dan metatarsal IV-V.

Pedis berfungsi ganda :


1.Sebagai pendukung yang rigid terhadap
berat badan saat berdiri
2.Sebagai papan loncatan yang gesit (mobile
springboard ) selama berjalan dan berlari.

Arcus ini dipertahankan oleh :


1.Bentuk interlocking bone
2.Ligamentum
3.Kerja otot

Three important zones of


the
lower limb :
1.the femoral triangle,
2.adductor canal and
3.popliteal fossa

The femoral triangle and its contents.

The femoral canal and its surrounds.