Anda di halaman 1dari 20

Ranggit Oktanita

20131030031

PRAKTEK DOKTER GIGI


Rencana Praktek Dokter Gigi
Sebagai Fresh Graduate saya berencana akan membuka sebuah klinik perawatan gigi,
yaitu di Kota Cilacap, dimana di tempat tersebut merupakan tempat wisata dan
merupakan kota Industri dimana di situ terdapat Pertamina dan Pabrik Semen. Daerah
tersebut ramai dikunjungi oleh orang yang berwisata. Pertimbangan pemilihan tempat
praktek adalah lokasi ini belum ada klinik khusus gigi yang melayani perawatan gigi
secara menyeluruh, adanya beberapa perumahan, sekolah, terminal bus dan Kantor negara
lainnya. Tempat praktek tersebut direncanakan terdiri dari dokter gigi, perawat gigi, dan
pegawai administrasi.
Persiapan untuk mendirikan tempat praktek antara lain :
1. Pembuatan surat izin
Surat izin terdiri dari surat izin praktek, surat izin mendirikan bangunan, surat izin
limbah. Surat izin ini dibuat melalui tahap yaitu: mulai dari ACC para tetangga, RT, RW,
kelurahan, kecamatan kemudian ke balai kota. Selain itu juga harus melaporkan ke Dinas
Kesehatan Kota dan melampirkan surat keterangan dari Puskesmas setempat yang telah
melakukan terhadap air, aliran / penampungan limbah.
2. Persiapan untuk papan nama
Melalui izin Dinas Kesehatan Kota dan Pengurus PDGI wilayah
3. Persiapan untuk design bangunan dan design ruangan
4. Persiapan alat (dental unit) & bahan

Merencanakan praktek dokter gigi :


-

Merencanakan bentuk praktek


Mengetahui management yang sesuai
Modal awal
Lokasi yang strategis
Inventarisasi alat

Ranggit Oktanita
20131030031

Marketing dan implementasi pelayanan


Gambaran rencana praktek adalah tempat praktek gigi di Cilacap berupa praktek

pelayanan berupa :
1. Pelayanan Holistik (Holistik Approach)
2. Save
3. Comfortable Clinic
Rencana Fisik Bangunan
-

Luas ruangan 10x5 m, terdiri dari ruang praktek 4x5, ruang tunggu dan administrasi

4x5, dan teras (gudang dan toilet) 2x4


Konsultasi dengan arsitek bagian praktek dokter gigi mengenai interior, saluran air
bersih, saluaran dental (udara dan pembuangan)

Alur Pasien:

25

23

20
2
4

22

19

21

1
8
17

16

15
14

26
6

Ranggit Oktanita
20131030031

13

12

11

10

9
8

5
3
6

24

Keterangan :
1. Lapangan parkir
2. gudang
3. teras
4. Tempat rekam Medis
5. Toilet pasien
6. Toilet dokter
7. pintu
8. Kursi tunggu
9. Tempat majalah/koran
10. Kursi tunggu
11. TV
12. Front Office
13. Tempat bermain anak
14. Tempat sampah medis
15. Alat sterilisasi

Ranggit Oktanita
20131030031

16. Meja tempat alat


17. Wastafel pencucian alat
18. Lemari bahan
19. Kursi dokter
20. Meja dokter
21. Dental chair
22. Dental Tools
23. Wastafel tempat pencucian tangan dokter
24. Jendela
25. Kompresor
26. Tempat sampah non medis

Four Handed Dentistry


Konsep Four Handed Dentistry telah diadopsi oleh para produser pembuatan dental
unit, sehingga saat ini seluruh dental unit yang dibuat selalu dilengkapi dengan sisi Dental
Asistant disebelah kiri pasien. Oleh karena itulah konsep Four Handed Dentistry menjadi
dasar dalam desain tata letak penempatan alat kedokteran gigi. Dalam konsep Four Handed
Dentistry dikenal konsep pembagian zona kerja disekitar Dental Unit yang disebut Clock
Concept. Bila kepala pasien dijadikan pusat dan jam 12 terletak tepat di belakang kepala
pasien, maka arah jam 11 sampai jam 2 disebut Static Zone, arah jam 2 sampai jam 4 disebut
Assistens Zone, arah jam 4 sampai jam 8 disebut Transfer Zone, kemudian dari arah jam 8
sampai jam 11 disebut Operators Zone sebagai tempat pergerakan Dokter Gigi.

Ranggit Oktanita
20131030031

1. Static Zone adalah daerah tanpa pergerakan Dokter Gigi Maupun Perawat Gigi serta tidak
terlihat oleh pasien, zona ini untuk menempatkan Meja Instrumen Bergerak (Mobile
Cabinet) yang berisi Instrumen Tangan serta peralatan yang dapat membuat takut pasien.
2. Assistants Zone adalah zona tempat pergerakan Perawat Gigi, pada Dental Unit di sisi ini
dilengkapi dengan Semprotan Air/Angin dan Penghisap Ludah, serta Light Cure Unit
pada Dental Unit yang lengkap.
3. Transfer Zone adalah daerah tempat alat dan bahan dipertukarkan antara tangan dokter
gigi dan tangan Perawat Gigi.
4. Operators Zone sebagai tempat pergerakan Dokter Gigi.
1. Analisa Internal-Eksternal
Analisis SWOT atau TOWS secara sederhana dapat diartikan sebagai suatu kajian
yang dilakukan terhadap suatu organisasi sedemikian rupa sehingga diperoleh keterangan
yang akurat tenatang berbagai faktor kekuatan, kelemahan, kesempatan, serta hambatan
yang

dimiliki

dan

atau

yang

dihadapi

suatu

organisasi. Analisis

ini

juga

mempertimbangkan faktor lingkungan eksternal oppurtinities dan threat yang dihadapi


dunia bisnis serta lingkungan internal strengh dan weakness. Analisis SWOT yang
membandingkan antara faktor eksternal dan internal kekuatan dan kelemahan sehingga
dari analisis tersebut dapat diambil suatu keputusan strategi suatu organisasi.
a. Analisa TOWS
Faktor strategi Internal :
Kekuatan / Srenght
- Lulusan dari UMY dan citra dokter islami
- Gedung dan peralatan yang bagus
- Pelayanan yang ramah
- Harga yang terjangkau
- Tempat yang nyaman
- Tempat parkir yang luas
Kelemahan / Weakness
- Kurangnya pengalaman praktek karena baru lulus
- Citra dokter gigi muda
- Belum dikenal masyarakat umum karena masih sedikit menangani pasien
- Jenis pelayanan belum lengkap
- Belum ada kerjasama dengan perusahaan manapun
Faktor Strategi Ekternal

Ranggit Oktanita
20131030031

Peluang / Opportunities
- Lokasi strategis yang merupakan kota industri dan temat wisata
- Belum ada praktek khusus dokter gigi yang menyeluruh
- Masyarakat sekitar cukup ramai, daerah tempat kelahiran (cukup banyak
-

dikenal warga)
Banyak keluhan penyakit gigi dan mulut
Jika berobat ke dokter gigi di puskesmas atau rumah sakit umum lama dan

sistem jaminan sulit


Daya beli masyarakat tinggi (ada beberapa rumah makan, supermarket di

daerah tersebut)
Ancaman / Threats
- Tukang gigi
- Perawat gigi senior
- Dokter gigi dikota lain lebih terkenal
- Perubahan teknologi dan pengetahuan

b. Perhitungan Analisis TOWS


Penilaian yang digunakan adalah:
- Mayor : 5
- Moderate : 4
- Minor : 3
Peluang atau kekuatan, jika indikator faktor paling berpengaruh, maka rating nilai

mayor
Kelemahan / ancaman, jika indikator faktor paling berpengaruh, maka rating
dengan nilai minor.
Untuk perhitungan bobot :
1 = paling tidak berpengaruh
2 = tidak berpengaruh
3 = sedang
4 = berpengaruh
5 = Paling berpengaruh
Ancaman / Threats
No
.
1.
2

Indikator

Tukang gigi
Peralatan / bahan kedokteran gigi
sukar didapat
3
Perubahan teknologi dan pengetahuan
4
Perawat gigi senior
5
Dokter gigi di kota lain lebih terkenal
TOTAL

Bobot

Rating

0,33
0,13

3
4

0,07
0,27
0,2
1

5
3
4

Rating
x Bobot
0,99
0,52
0,35
0,81
0,8
3,47

10

Ranggit Oktanita
20131030031

Peluang / Opportunities
No.

Indikator

1.
2

Lokasi strategis
Belum ada praktek khusus dokter gigi
yang menyeluruh
3
Masyarakat sekitar cukup ramai, daerah
tempat kelahiran (cukup banyak dikenal
warga)
4
Belum ada praktek khusus dokter gigi
yang menyeluruh
5
Daya beli masyarakat tinggi (ada
beberapa rumah makan, supermarket di
daerah tersebut
TOTAL

Bobot

Rating

0,27
0,33

5
4

Rating
x Bobot
1,35
1,32

0,2

0,6

0,13

0,52

0,07

0,21

Kelemahan / Weakness
No
.
1.

Indikator

Kurangnya pengalaman praktek karena


baru lulus
2
Jenis pelayanan belum lengkap
3
Belum ada kerjasama dengan perusahaan
manapun
4
Citra dokter gigi muda
5
Belum dikenal masyarakat umum karena
masih sedikit menangani pasien
TOTAL

Bobot

Rating

0,33

Rating
x Bobot
0,99

0,13
0,07

4
5

0,52
0,35

0,27
0,2

3
3

0,81
0,6

3,27

Kekuatan / Srenght
No.
1
2

Indikator

Bobot

Pelayanan yang ramah


0,27
Lulusan dari UMY dan citra dokter 0,33
islami
3
Harga yang terjangkau
0,2
4
Tempat yang nyaman
0,13
5
Tempat parkir yang luas
0,07
TOTAL
1

Rating
5
4
3
4
3

Rating
x Bobot
1,35
1,32
0,6
0,52
0,21
4

11

Ranggit Oktanita
20131030031

Hasil
1.
2.
3.
4.

Analisis TOWS Ancaman didapatkan 3,47


Analisis TOWS Peluang didapatkan 4
Analisis TOWS Kelemahan didapatkan 3,27
Analisis TOWS Kekuatan didapatkan 4

Diagram untuk analisis TOWS :


1. Sumbu X
Hasil pengurangan antara KEKUATAN dan KELEMAHAN : 4 3,27 = 0,73
2. Sumbu Y
Hasil pengurangan antara PELUANG dan ANCAMAN : 4 3,47 = 0,53

Gambar. Aplikasi analisis TOWS pada perhitungan Kuadran


Peluang

Mendukung strategi Turn Around

mendukung strategi agresif

III

Kelemahan

0,73

Kekuatan
0,53

IV
mendukung strategi defensif

II
mendukung strategi diversifikasi

12

Ranggit Oktanita
20131030031

Ancaman

Dari analisis TOWS, hasil analisis terletak pada kuadran I, yaitu merupakan situasi
yang menguntungkan karena tempat praktek memiliki peluang peluang dan kekuatan
sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang harus diterapkan dalam
kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif. Kondisi ini adalah
strategi

yang

berorientasi

pertumbuhan

untuk

mengeksploitasi

perpaduan

yang

menguntungkan (Growth oriented strategy, pertumbuhan ekspansif/agresif).

Matrik TOWS : ( STRENGHT OPPORTUNITIES )


1.
2.
3.
2.

Memberikan pelayanan yang ramah


Tempat yang nyaman dan parkir yang luas daripada jauh ke kota
Harga yang terjangkau dan islami
Logistik
Kebutuhan peralatan, bahan dan alat pendukung lainnya yang dibutuhkan dan disesuaikan
dengan rencana praktek.
Kebutuhan peralatan :
1. Perawatan gedung
2. Kursi tunggu pasien
3. Meja dan kursi front office
4. Dental Chair
5. Compresor
6. Selang kompresor
7. Sterilisator
8. Lampu ruangan
9. Emergency lamp
10. Meja kursi dokter
11. Lemari tempat alat dan bahan
12. Lemari Rekem medis
13. Telepon
13

Ranggit Oktanita
20131030031

14. TV
15. Komputer
16. Mainan anak-anak

Peralatan dan bahan dokter gigi :


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Diagnostik set
Exo set
Endo set
Konservasi set
Perio scaling manual dan USS
Ortho set
Cetak set
Emergency set

Peralatan dan bahan pendukung :


Alat sterilisasi
3. Princing dan Marketing
Princing
Contoh kasus : Harga Cabut gigi
1 hari 4 pasien :
1 minggu 6 hari kerja 6 x 4 = 24
1 bulan 24 x 4
= 96
1 tahun 96 x 12 = 1.152
a. Fixed Cost
No
.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12

Keterangan
Sewa gedung
Perawatan gedung
Pasang telepon
Pasang listrik
Kursi tunggu pasien
Meja dan kursi front office
Dental Chair
Compresor
Selang kompresor
Sterilisator
Lampu ruangan
Emergency lamp

T
h
1
5
10
5
2
5
7
5
5
7
1
3

Jumlah (Rp)
5.000.000
4.000.000
1.500.000
1.500.000
500.000
500.000
50.000.000
3.000.000
150.000
4.000.000
250.000
300.000

Satuan (Rp)
4340,28
694,44
130.21
260.42
217,01
86,96
6200,40
520,83
26,04
496,03
217,01
86,81

14

Ranggit Oktanita
20131030031

13
14
15
16
17
18
19

Meja kursi dokter


Lemari tempat alat dan bahan
Lemari Rekam medis
TV
Komputer
Continuing Education
Mainan anak-anak

5
5
5
5
5
1
1

500.000
500.000
300.000
1.200.000
2.500.000
5.000.000
300.000

86,81
86,81
52,08
208,33
434,03
4340,28
260,42
18354,57

b. Variabel Cost
No
.
1
2
3
4
5
6
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17

Nama barang
Sarung tangan
Masker
Kapas
Sabun cuci tangan
Alkohol
Istrumen diagnostik
Iod gliserin
Tissue
Satu set Tang dewasa dan
anak
Spuit
Pehacain
Bein
Citoject
Cryer
Alvogyl
Spongostan

Jumlah pasien

Harga

Per-pasien

50
100
300
300
120
1000
150
100
4000

23.000
25.000
20.000
14.000
12,500
500.000
10.000
15.000
4.000.000

460
250
66,6
46,6
104,2
500
66,6
150
1000

100
20
500
2000
2000
100
50

115.000
40.000
100.000
1.500.000
300.000
280.000
150.000

1150
2000
200
750
150
1500
2000
10394

c. Semi Variabel Cost


No
1
2
3
4
5
6
7

Keterangan
ATK
Listrik
Air
Telepon
Gaji perawat
Gaji front office
koran dan majalah

Tahun
3 bulan
1 bulan
1 bulan
I bulan
1 bulan
1 bulan
1 bulan

Jumlah
Satuan
200.000
694,44
400.000
4166,6
60.000
625
250.000
2604,17
600.000
6250
250.000
2604,16
30.000
312,5

15

Ranggit Oktanita
20131030031
17256,87

4. Perhitungan Tarif
Drg Ranggit mengambil jasa sebesar 25% dari total biaya pencabutan dengan dikurangi
zakat sebesar 2,5% dan PPH 7,5%. Maka jasa medik bersih yang diterima adalah sebagai
berikut;
Totan biaya

: FC + VC + SVC
: 46005,44
Total Biaya Pencabutan : Total biaya + jasa medik (25%)
TB
: 46.005,44 + TB X 4
4TB
: 184.021,76 + TB
4TB TB : 184.021,76
TB
: 184.021,76 :3
TB
: 61.340,587
Jasa Medik : 25% TB
: 25/100 X 61.340,587
: 15.335,147
Jadi Total Biaya yang harus dibayar pasien untuk pencabutan gigi adalah:
Total Biaya + Jasa Medik = 61.340,587 + 15.335,147 = 76.675,734
Jasa Medik Bersih : 15.335,147 (2,5% zakat + 7,5% PPH dari jasa medik kotor)
: 15.335,147 (10% X 15.335,147)
: 13.801,632
Dari perhitungan diatas dapat dibuat pelaporan keuangan sebagai berikut :
No.

Jenis
tindakan

Total Biaya
(Unit Cost)

Jasa
Medik

Share Jasa Medik


2,5%
7,5%
zakat

1.

Pencabuta
n

61.340,58

gigi 7

15.335,14

383,375

PPH
1.150,125

Total
Pemasuka
n
76.675,734

Dewasa
Strategi Marketing
1. Ekternal Marketing
a. Sistem promosi DOMINO yaitu dari mulut ke mulut
b. Mengisi artikel di koran atau majalah
c. Mengadakan baksos dan seminar
d. Mengadakan penyuluhan di TK, SD, Perkumpulan ibu-ibu spt PKK, pengajian dll
e. Memasang papan nama sesuai ketentuan

16

Ranggit Oktanita
20131030031

f. Segmentasi pasar (berhubungan dengan biaya)


g. Menarik perhatian, tempat praktek harus terlihat terang, orang sering berwisata,
ramai
h. Menjadi dentist figure, menjadi dokter gigi sekolah, narasumber talkshow radio,
dokter gigi asuransi / perusahaan, dll.
2. Internal Marketing
a. Memberikan pasien rasa nyaman
b. Bersikap ramah pada pasien
c. Mendengarkan keluhan pasien dan Memberikan penjelasan yang menyeluruh pada
d.
e.
f.
g.
h.

pasien
Sterilisasi terjamin
Menarik biaya perawatan yang tidak terlalu mahal
Skill yang baik, diagnosa yang tepat
Membuat pasien merasa aman dan nyaman ketika ditangani
Memberikan perawatan yang halus tanpa rasa sakit (setelah mencabut gigi pasien
disuruh minum obat ditempat praktek supaya sesampainya dirumah, diharapkan
bekas pencabutan tidak terlalu sakit).

Promosi Marketing
Perlu ide ide kreatif untuk melakukan promosi misalnya :
a Melakukan kegiatan bakti sosial
b Membuat pernik gigi seperti gantungan kunci, kalender.
c Membentuk karakter dokter gigi yang menyenangkan bagi pasien
d Berikan program diskon, hadiah, perawatan gratis kepada pasien yang bersedia
menunggu lama, baru di wisuda, anak-anak yang berani diperiksa, pasien yang
ulang tahun dan teman serta keluarga
e Bekerjasama dengan pihak lain terutama dalam bidang ndustri dan pariwisata

17

Ranggit Oktanita
20131030031

Marketing
Pertimbangan elemen marketing adalah sebagai berikut :
1. Segmentasi
-

Memahami karakter dan perilaku pasien

Pada dasarnya semua orang adalah pelanggan

Keterbasan drg : waktu, tempat, dan tenanga yang dimilki

Intinya membagi dalam kelompok dalam satu karakter

Tiga pokok Segmentasi :


a. Pasien berorientasi harga, yaitu pasien yang berorientasi pada harga murah, dan
bisa sembuh
b. Pasien berorientasi nilai, pasien berorientasi pada sembuh dengan layanan baik,
akan tetapi masih memperhatikan harga
c. Pasien berorientasi kualitas, best of the best, yaitu orientasi pada pelayanan
yang kesembuhan nomor satu dan sudah tidak melihat harga
2. Targeting
Setelah memlih segmen, maka memperhatikan :
a. Sumber daya fisik

18

Ranggit Oktanita
20131030031

Lokasi praktek

Bentuk bangunan

Peralatan yang diperlukan

b. Sumber daya non fisik


-

Pengetahuan, skill dan kompetensi

Bentuk pelayanan

3. Positioning
Bagaimana kita mampu secara tepat memposisikan diri kita di benak
pelanggan, dalam hal ini praktek penulis adalah praktek yang mengedepankan
pelayanan dengan pain management, yakni perawatan yang tidak menyakiti dan
mampu membuat pasien pulang tanpa membawa masalah gigi ke rumah.
Pelayanan praktek dokter gigi hendaknya :
1) Reliability: dapat dipercaya/diandalkan.
2) Assurance : terjamin.
3) Tangibles: nyata/bisa dirasakan-skill, gedung.
4) Empathy: dapat merasakan apa yg dirasakan orang
5) Responsiveness: tanggap dengan perkembangan
Selain itu juga menanamkan personal image di benak pasien (kesan diri), seperti :

19

Ranggit Oktanita
20131030031

Drg tepat waktu, janjian dengan pasien, terlambat tanpa kejelasan

Drg yang komunikatif

4. Differensisasi
Yaitu memberikan sesuatu yang berbeda, penerjemahan dari positioning, agar
mudah dan cepat dikenali.
Model diferensiasi :
a

Konten (isi) memberikan pelayanan kesehatan gigi secara total care, informatif
dan teknologi yang up to date dengan menitikberatkan pada kuratif dengan intra
oral kamera agar dapat memberikan gambaran pada pasien mengenai giginya
yang bermasalah, selain itu juga memberikan penghargaan kepada pasien anak
yang kooperatif.

Konteks (kemasan) yang mengedepankan pelayanan yang cepat dengan


memiliki sistem booking by phone untuk meminimalkan pasien mengantri lama
serta pemberian pelayanan dengan harga terjangkau.

5. Marketing MIX
4 P dalam Marketing :
-

Product (konsultasi dan terap medis)

Price (Biaya jasa)

Place (bangunan)

20

Ranggit Oktanita
20131030031

Promotion (testimoni pasien-papan nama)

6. Selling
Fungsi drg dalam proses penjulan :
a. Sebagai technical
Pengobatan pada pasien berdasarkan pengetahuan medis, semakin luas
pengetahuan semakin baik, karena pasien akan lebih yakin
b. Sebagai relationship manager
-

Membangun relasi

Pasien tertarik kita apabila ada referensi dari keluarga, tetangga, teman
atau orang lain

7. Brand
Personal brand tiap orang berbeda-beda, padahal layanan sama, nama drg adalah
aset, brand dapat dibangun dalam sekejap, namun dapat dipercepat yaitu dengan :
-

Co Brand (kerjasama dengan drg lain yang terkenal)

Bekerja di RS atau Klinik terkenal

8. Service
Bagaimana kita memperlakukan pasien sebaik mungkin sehingga pasien merasa
nyaman berada di ruang praktek.

21

Ranggit Oktanita
20131030031

1) Petugas Front Office yang bersikap ramah dan informatif, ruang tunggu yang
nyaman dengan warna yang menyegarkan dan menenangkan.
2) Dalam klinik dokter gigi bersikap komunikatif, ramah dan baik, ruang tindakan
yang bersih, alat yang digunakan steril, membuat pasien merasa nyaman ketika
berada di klinik, waktu kerja dokter gigi yang tepat waktu (misal : pasien tidak
menunggu terlalu lama), memberikan penjelasan yang menyeluruh tentang
rencana terapi, fasilitas / lingkungan praktek yang up to date, menarik biaya
perawatan yang tidak terlalu mahal, memberikan perawatan yang halus tanpa
rasa sakit (misal : suntikan yang tidak sakit).
3) Follow up patient by phone, memberi ucapan selamat ulang tahun atau hari
raya via SMS atau jejaring sosial.
9. Proses
Yang perlu diperhatikan adalah 3 hal, yaitu ;
1

Kualitas
Jangan tunjukan ketidaktahuan di depan pasien

Biaya
Efisiensi

Pemberian layanan pada pasien (delivery)


-

layanan harus bersifat terbuka

proses menunggu perlu diperhitungkan, jika tidak dapat terhindari buat


tdak membosankan.
22

Ranggit Oktanita
20131030031

3. Administrasi dan Finansial


Proses administrasi dan financial diatur dalam suatu sistem informasi manajemen
yang meliputi rekam medik (berisikan data identitas pasien, pemeriksaan diagnosa,
catatan tindakan perawatan yang dilakukan), catatan tindakan perawatan dan harga setiap
harinya, catatan pemasukan dan pengeluaran uang atau laporan keuangan yang terdiri dari
tabel masing-masing biaya (jasa medik, fixed cost, variable cost, semivariable cost dan
biaya tak terduga).
Alur Pembayaran dan Keuangan :

lesai perawatan pasien membayar ke FO setelahPasien


diberi nota
perawatan
membuat nota rangkap tiga
membayar
biaya Petugas
perawatan

Setiapdihari
petugas
menyerahkan
Nota
uang
cap setiap
lunas,
beserta
1
lembar
laporanuntuk
keuangan
pasien,
dan1 nota
untuk
pembayaran
arsip dokter,
ter gigi menyimpan
brankas
danFO
ditabungkan
kedibank
minggu

awan, jasa medik, listrik, air, telepon, pajak setiap bulan dan pembelian alat dan bahan.

No

Hari/Tanggal

No.RM

Nama Pasien

Diagnosa

Perawatan

Harga

23

Ranggit Oktanita
20131030031

Tabel Administrasi meliputi data jumlah kunjungan pasien, baik pasien baru maupun pasien
lama. Dari tabel administrasi dapat diketahui total kunjungan , data 10 besar penyakit dan
perawatan, serta sebagai bahan evaluasi.
Contoh Tabel Cash Flow per-hari
No

Hari/Tgl

Jumlah

Perawatan

Pasien

Variabel

Fixed Cost

Cost

Semi

Jasa

Total

Variabel

Medik

Pendapatan

per-hari

Cost

Contoh Tabel Cash Flow per-minggu


No

Total Pendapatan per-minggu


Senin

Selasa

Rabu

Kamis

Total
Jumat

Sabtu

Contents
PRAKTEK DOKTER GIGI........................................................................................... 5
Rencana Praktek Dokter Gigi.............................................................................. 5
Merencanakan praktek dokter gigi :...................................................................5

24