Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN RESUME ASUHAN KEPERAWATAN ANAK PADA AN LM

DENGAN DIAGNOSA MEDIS ATRESIA ANI DI RUANG POLI BEDAH


ANAK RSUD KOTA MATARAM
A. Masalah Utama
Perubahan pola eliminasirtumbuhan dangan
B. Tinjauan teoritis
- Terlampir
C. Asuhan keperawatan
I. Pengkajian
a. Identitas klien
Nama
Jenis kelamin
Umur
Anak ke
Agama
Suku/Bangsa
No. RM
Sumber informasi
Dx. Medis
Alamat
b. Penanggung jawab
Nama Ayah
Nama Ibu
Pendidikan ayah
Pendidikan Ibu
Pekerjaan ayah
Pekerjaan Ibu
Agama
Suku Bangsa
Alamat

:
:
:
:
:
:
:
:
:
:

An LMAn R
Perempuan uan
5 bulan
1 I (pertama)
Islam
Sumbawa / Indonesiabbbnesia
16 80 36 011044
Ibu Klienibu klien
ATRESIA ANIl palsi
SumbawaK

:
:
:
:
:
:
:
:
:

TnA
NyWNy J
SMA
Wiraswata ruh
Wiraswata T
Islamslam
SumbawaSasak-Indonesia
Sumbawa

mada

c. Riwayat Penyakit Sekarang


1) Keluhan utama
Ibu klien mengatakan
lubang

anus

dan

klien
BAB

tidak
melalui

mempunyai
kantong

Colostomy..tidak bisa kkk


rdiri apalagi berjalakurus,gmakan.
d. Riwayat Penyakit Dahulu
Ibu klien mengatakan anaknya tidak mempunyai
lubang anus dan diketahui 2 hari setelah lahir.
e. Riwayat Kesehatan Keluarga

Ibu klien mengatakan klien anak pertama atau


anak

tunggal,

tidak

ada

keluarga

yang

mengalami

penyakit seperti klien sebelumnya.


f. Riwayat Kehamilan
a) Pre Natal
Ibu klien mengatakan tidak memiliki kelainan
khusus selama hamil, klien lahir cukup bulan (9
bulan),

tidak

mengalami

selama

kehamilan

ibu

sakit
klien

selama

hamil,

memeriksakan

kehamilannya di puskesmas sebanyak 4 kali yaitu


pada

trimester

pertama

kali,

pada

trimester

kedua 1 kali dan pada trimester ketiga 2 kali.


b) Natal
Ibu klien mengatakan klien dilahirkan secara
normai pada tanggal 11 juli 2015, jenis kelamin
anak perempuan, persalinan dibantu oleh bidan di
Puskesmas.
c) Post Natal
Ibu klien mengatakan kondisi bayi saat lahir
sehat dan langsung menangis,

BAB tidak keluar

1x24 jam setelah lahir, klien lahir dengan BBL


2900 gram (N= 2500 s/d 4000 gram) dan PB 51 cm.
Klien langsung diberikan Asi sesaat setelah lahir
sampai sekarang.

g. Data Biopsikososial Spiritual


1) Data Biologis
a) Makan dan minum
Sebelum sakit:
Ibu klien mengatakan klien kuat minum Asi dan
di tambah susu formula sedikitnya 5 botol isi
120 cc/ hari
Saat Sakit:
Ibu
klien
mengatakan

klien

masih

tetap

mengkonsumsi Asi dan susu formula dengan porsi


yang sama.
b) Eliminasi
Sebelum sakit:

Ibu

klien

mengatakan

tidak

bisa

BAB

karena

tidak mempunyai lubang anus.


Saat Sakit:
Ibu klien mengatakan klien sering BAB melalui
kantong

Colostomy

dengan

konsistensi

cair

berwarna kuning kecoklatan.


c) Personal hygiene
Sebelum sakit :
Ibu
klien
mengatakan

ibu

klien

selalu

memandikan anaknya 2 kali sehari pagi dan sore


hari.
Saat sakit:
Ibu klien mengatakan
badannya

2x

sehari

klien
dan

hanya

di

lap

membersihkan

luka

Colostomy setiap BAB dn membersihkan luka di


anus setiap klien BAK.
2) Data Psikologis
Ibu klien mengatakan anaknya terlihat lemas dan
3)

tidak bersemangat.
Data Sosial
Ibu klien mengatakan yang mengasuh klien adalah
orang

tua

klien,

bersosialisasi
saat

sakit

Sebelum

dengan

anak

lingkungan

hanya

rumah.
h. Riwayat Imunisasi
Ibu klien

sakit

dapat

mengatakan

klien

mampu

sekitar

tapi

beristirahat

anaknya

di

telah

mendapatkan imunisasi lengkap sesuai umurnya (BCG,


Polio, DPT dan

HB).

NO
1
2
3
4

Umur
0-7 hari
1 Bulan
2 Bulan
3 Bulan

Jenis Antigen
HB0
BCG, Polio 1
DPT/ HB1, Polio 2
DPT/ HB2, Polio 3

Keterangan
Diberikan
Diberikan
Diberikan
Diberikan

4 Bulan

DPT/ HB3, Polio 4

Diberikan

i. Pemeriksaan Fisik
1) Keadaan umum

: Klien tampak lemah dan tampak

kurus da
: T: 36,70 C
RR: 30x/Menit
3) Kesadaran
: Compos Mentis
- Berat Badan
: 6,4 Kg 65kg,
- Panjang Badan : tidak terkaji90 cm
- Lingkar Kepala : tidak terkaji 44cm,
- Lingkar lengan : tidak terkaji.
4) Kepala
- Inspeksi: Bentuk
kepala
bulat
dan
2) Vital sign

tidak

terdapat luka atau benjolan.


- Palpasi : teraba hangat
5) Mata
- Inspeksi : mata simetris, konjungtiva merah
muda, dan sklera putih
6) Hidung
- Inspeksi

: Bentuk simetris, terdapat dua


lubang hidung, terdapat sekret
warna putih.

7) Mulut
- Inspeksi

: bibir simetris, tidak

ada luka,

mukosa bibir kering. ekan


8) Telinga
- Inspeksi
9) Leher
- Inspeksi

: Bentuk simetris,

bersih dan tidak

tampak adanya serumen


:

tidak

tampak

pembesaran

vena

jugularis
10)

Abdomen
- Inspeksi

: Tampak ada luka Colostomy pada


perut

sebelah

Colostomy

11)

kiri,

tampak

bersih

luka
dan

masih agak basah.


- Auskultasi : Terdengar bising usus.
Ekstremitas
- Atas
:Bentuk normal,
jumlah jari normal,
kedua tangan normal tidak ada luka
atau benjolan..
Kekuatan otot: 5

- Bawah

:Bentuk normal,
kedua

kaki

jumlah jari normal,

normal

tidak

ada

luka

atau benjolan.
Kekuatan otot:
5

ANALISA DATA
No Data
1.
S :
Ibu

klien

mengatakan

klien

belum bisa BAB melalui anus


dan klien BAB melalui kantong
colostomy..tidak bisa kkkkb
O :

Kemungkinan Penyebab Masalah


Atresia Ani
Perubahan
pola
Feses tidak keluar

eliminasi

Feses menumpuk di
abdomen

Tampak ada luka colostomy pada


perut sebelah kiri.

Tindakan operasi
colostomy
Perubahan

S :
Ibu

klien

membersihkan

mengatakan
luka

colostomy

dan anus pd saat BAB dan BAK

pola

eliminasi
Atresia Ani

Resiko
terjadinya

Tindakan operasi

infeksi

colostomy

saja tidak bisa kkkkb


O :
Tampak

Trauma jaringan
luka

colostomy

dan

anus bersih dan masih agak


basah.

Perawatan luka
tidak adekuat
resiko masuknya
mikroorganise
sekunder terhadap
luka colostomy

S :

Tingkat pendidikan

Kurang

Ibu

klien

mengatakan

rendah

pengetahuan

membersihkan luka colostomy


dan anus pada saat BAB dan
BAK saja
-

ibu

klien

belum

begitu

mengatakan
faham

cara

merawat luka yang benar.


.tidak bisa kkkkb
O :
-

Tampak

luka

bersih

masih agak basah.


Tampak ibu kien

dan

masih

belum mampu merawat luka


anaknya.

II.

DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. Perubahan

pola

eliminasi

berhubungan

dengan

colostomy.
2. Resiko

infeksi

berhubungan

dengan

masuknya

mikrooorganisme sekunder terhadap luka colostomy.


3. Kurang pengetahuan berhubungan dengan perawatan
dirumah.

III. PERENCANAAN KEPERAWATAN


Hari/
Tgl/
Jam

Diagnosa Keperawatan

Kurang

1
pengetahuan

berhubungan

dengan

perawatan di rumah.

Tujuan

Rencana tindakan

2
Setelah dilakukan tindakan

Rasional

a. Ajarkan

perawatan

keperawatan

klien

menunjukkan

kemampuan

partisipasi

merawat

colostomy

perawatan sampai mereka

pasien

luka

dibuktikan

dengan

kriteria:
-

Mampu

colostomy

dan
dalam

dapat

melakukan

perawatan.
b. Ajarkan tanda-tanda dan
gejala

cara perawatan luka

dilaporkan perawat.

yang

c. Ajarkan

perlu

pengamanan

pada bayi dan melakukan


pada

anal

secara tepat.
d. Ajarkan

perawatan, ibu klien dapat


melakukannya

cara

sendiri

di

rumah.
b. Untuk

mendapatkan
mungkin

bantuan
apabila

ada tanda-tnda dan gejala


infeksi.
c. Keluarga

bagaimana

memberikan

dilatasi

mengajarkan

sesegera

mendemonstrasikan

yang baik dan benar.

a. Dengan

melakukannya

lebih

mudah

sendiri

di

rumah.
d. luka dengan perawatan yang
tepat

dapat

lebih

cepat

kering dan bersih sehingga


perawatan

luka yang tepat.

mengurangi resiko infeksi.

IV. IMPLEMENTASI DAN RESPON HASIL


No
1
1

Tgl
Implementasi
Jam
2
3
02/11 1. Membina hubungan

RESPON HASIL
4
klien

saling 1. Ibu

/2015

percaya antara pemeriksa

keluarga

/09.4

dengan klien dengan cara

kooperatif

5
WITA

proses
a. Memperkenalkan diri

Paraf
5
dan

tampak
saat

keperawatan.

b. Menjelaskan tujuan
c. Meminta partisipasi
ibu

klien

selama

pemeriksaan

2. Mengajarkan
02/11
/2015
/
10.00
WITA

perawatan

colostomy

dan

partisipasi
perawatan

dalam

sampai

mereka

2. Ibu klien tampak


mau

mencoba

melakukan
perawatan
colostomy.

melakukan 3. Ibu klien tampak


mengerti
apa

dapat
perawatan.
3. Mengajarkan

untuk

saja

tanda-tanda

mengenal tanda-tanda dan

dan

gejala

perlu

yang

perlu

gejala

mampu
4. Mengajarkan

memberikan

pengamanan pada bayi dan


dilatasi

anal

yang tepat.

dilapokan

memberikan

pengamanan
bayi

dan

dilatasi pada
5. Ibu klien tampak
melakukan

perawatan
perawatan
tepat.

cara
luka

yang

pada

melakukan

mampu
5. Mengajarkan

yang

perawat.
4. Ibu klien tampak

dilaporkan perawat.

melakukan

luka

yang tepat.

luka