Anda di halaman 1dari 9

EKONOMI PENCEMARAN

DISUSUN OLEH
KEL : VIII
Nama / Nim
Anugrah Amanda 1440200003
Ilham Faslah

1440200023

Siti Fatimah

1440200040

Siti Holija 1440200041

PENCEMARAN AIR
Pencemaran air adalah suatu perubahan keadaan di suatu tempat
penampungan air seperti danau, sungai, lautan dan air tanah akibat
aktivitas manusia. Danau, sungai, lautan dan air tanah adalah bagian
penting dalam siklus kehidupan manusia dan merupakan salah satu
bagian dari siklus hidrologi. Selain mengalirkan air juga mengalirkan
sedimen dan polutan. Ada beberapa penyebab dari pencemaran air
diantaranya:

Sampah organik seperti air comberan (sewage) menyebabkan


peningkatan kebutuhan oksigen pada air yang menerimanya yang
mengarah pada berkurangnya oksigen yang dapat berdampak parah
terhadap seluruh ekosistem.
Industri membuang berbagai macam polutan ke dalam air limbahnya
seperti logam berat, minyak, nutrien dan padatan. Air limbah tersebut
memiliki efek termal, terutama yang dikeluarkan olehpembangkit
listrik, yang dapat juga mengurangi oksigen dalam air.
Seperti limbah pabrik yg mengalir ke sungai

Industri umumnya langsung membuang limbah cair


ke badan air, seperti: laut, sungai, atau danau. Limbah
cair industri merupakan penyebab utama terjadinya
pencemaran air. Setiap industry yang menghasilkan
limbah cair wajib melakukan pengolahan air limbah
agar memenuhi baku mutu yang ditetapkan pemerintah
sehingga dapat langsung dibuang tanpa mencemari
lingkungan. Limbah yang dibuang tanpa diolah terlebih
dahulu akan menghasilkan limbah yang berbahaya bagi
lingkungan. Beberapa alasan pengusaha membuang
limbah tanpa diolah terlebih dulu antara lain mahalnya
biaya pembuatan Instalasi Pengolahan Air Limbah
(IPAL), biaya operasional, dan perawatan IPAL yang
rumit dan kompleks.

Lingkungan mempunyai daya tampung limbah yang


terbatas. Ketika limbah yang dibuang tidak melebihi
ambang batas, lingkungan masih dapat menguraikannya
sehingga tidak menimbulkan pencemaran. Namun jika
ambang batas tersebut terlampaui, maka lingkungan
tidak dapat menetralisir semua limbah yang ada
sehingga timbul masalah pencemaran dan degradasi
kondisi lingkungan. Perkembangan kondisi dan kualitas
lingkungan di Indonesia sudah sangat memprihatikan
karena kerusakan lingkungan semakin parah diikuti
dengan pembuangan limbah secara terus menerus
sehingga menimbulkan pencemaran dan akhirnya akan
menurunkan kualitas lingkungan yang berdampak
langsung terhadap kesehatan masyarakat.

DAMPAK PENCEMARAM AIR


Pencemaran air dapat berdampak sangat luas, misalnya
dapat meracuni air minum, meracuni makana hewan, menjadi
penyebab ketidak seimbangan ekosistem sungai dan danau,
pengrusakan hutan akibat hujan asam.
Di badan air, sungai dan danau, nitrogen dan fosfat dari
kegiatan pertanian telah menyebabkan pertumbuhan tanaman
air yang luar kendali yang disebut eutrofikasi (eutrofication).
Ledakan pertumbuhan tersebut menyebabkan oksigen yang
seharusnya digunakan bersama oleh seluruh hewan/tumbuhan
air, menjadi berkurang. Ketika tanaman air tersebut mati,
dekomposisinya menyedot lebih banyak oksigen. Akibatnya ikan
akan mati dan aktivasi bakteri akan menurun.
1. Dampak
2. Dampak
3. Dampak
4. Dampak

terhadap
terhadap
terhadap
terhadap

kehidupan biota air.


kualitas air tanah.
kesehatan.
estetika lingkungan.

Sebenarnya penanggulangan pencemaran air


dapat dimulai dari diri kita sendiri. Dalam
keseharian, kita dapat mengurangi pencemaran air
dengan cara mengurangi produksi sampah
(minimize) yang kita hasilkan setiap hari. Selain
itu, kita dapat pula mendaur ulang (recycle) dan
mendaur pakai (reuse) sampah tersebut. Kitapun
perlu memperhatikan bahan kimia yang kita buang
dari rumah kita. Karena saat ini kita telah menjadi
masyarakat kimia, yang menggunakan ratusan jenis
zat kimia dalam keseharian kita, seperti mencuci,
memasak,
membersihkan
rumah,
memupuk
tanaman, dan sebagainya.

PENANGGULANGAN PENCEMARAN

AIR

Penanggulangan pencemaran air di Indonesia telah diatur melalui peraturan


Pemerintah Nomor 82 tahun 2001 tentang pengeloloaan kualitas dan pengendalian
pencemaran air. Secara umum hal ini meliputi pencemaran air baik oleh instansi
ataupun non-instansi. Salah satu upaya serius yang telah dilakukan pemerintah dalam
pengendalian pencemaran air adalah meliputi Program Kali Bersih (PROKASI).
Program ini merupakan upaya untuk menurunkan beban limbah cair khususnya yang
berasal dari kegiatan usaha skala menengah dan besar, serta dilakukan secara
bertahap untuk mengendalikan beban pencemaran dari sumber-sumber lainnya.
Program ini juga berusaha untuk menata pemukiman di antara sungai dengan
melibatkan masyarakat setempat (KLH 2004).
Pada prinsipnya ada 2 (dua) usaha untuk menanggulangi pencemaran, yaitu
penanggulangan secara non-teknis dan secara teknis. Penanggulangan sacara nonteknis yaitu suatu usaha untuk mengurangi usaha pencemaran lingkungan dengan
cara menciptakan peraturan perundangan yang dapat merencanakan, mengatur dan
mengawasi segala macam bentuk kegiatan industri dan teknologi sehingga tidak
terjadi pencemaran. Peraturan perundangan ini kendaknya dapat memberikan
gambaran secara jelas tentang kegiatan industri yang akan dilaksanakan, misalnya
meliputi AMDAL. Pengaturan dan pengawasan kegiatan dan menanamkan perilaku
disiplin, misalnya dengan mengubah proses, mengelola limbah atau menambah alat
bantu yang dapat mengurangi pencemaran.

TERIMAKASIH