Anda di halaman 1dari 36

SOAL LATIHAN PPh PASAL 21

WIDIYANTY NOVITA WILDAM


A KARYAWAN TETAP
1 Bpk Hadori bekerja pada perusahaan PT Yaman dengan memperoleh gaji sebulan
Rp. 6.500.000,- pada
tahun 2015 dan membayar pensiun sebesar Rp.
250.000,-/bulan. Tuan Hadori status sudah beristri dan belum mempunyai anak.
Rumus:

PPh 21 = ((Penghasilan Bruto - Biaya Jabatan - Iuran Pensiun) - PTKP) x Ta


Perhitungan

Gaji

Penghasilan Bruto
Dikurangi:
Biaya jabatan (5% atau maks 500.000)
Iuran pensiun
..
..
Penghasilan Neto
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP):
TK
36,000,000.00
K/0
39,000,000.00
K/1
42,000,000.00
K/2
45,000,000.00
K/3
48,000,000.00
Penghasilan Kena Pajak (PKP)
Tarif:
5%
s.d. 50.000.000
15% di atas 50000000 - 250.000.000
25% di atas250.000.000 - 500.000.000
30% di atas 500.000.000
Pajak terutang

Per Tahun

Per Bulan
6,500,000.00

6,500,000.00
325,000.00
250,000.00

71,100,000.00

5,925,000.00

39,000,000.00

32,100,000.00
1,605,000.00

1,605,000.00

Kesimpulan: PPh 21 terutang adalah sebesar Rp.

133,750.00
133,750.00

ensiun) - PTKP) x Tarif Pasal 17


Pada saat pengakuan gaji.
Beban Gaji
6,500,000.00
Utang PPh 21
Utang Gaji

133,750.00
6,366,250.00

Pada saat dibayar


Utang Gaji
Kas

6,366,250.00

6,366,250.00

Pada saat PPh 21 disetor ke Kas Negara (SSP)


Utang PPh 21
133,750.00
Kas
133,750.00

SOAL LATIHAN PPh PASAL 21


WIDIYANTY NOVITA WILDAM
A KARYAWAN TETAP
2 Bpk Akhmad telah menikah mempunyai anak 3, bekerja pada perusahaan PT
Bandung Permai sebagai pegawai tetap sejak 1 Februari 2015. Gaji sebulan Rp.
2.500.000,- dan iuran pensiun yang dibayar tiap bulan sebesar Rp. 25.000,-

PPh 21 = ((Penghasilan Bruto - Biaya Jabatan - Iuran Pensiun) - PTKP) x Tarif Pasal 1
Perhitungan

Per Tahun

Gaji

Penghasilan Bruto
Dikurangi:
Biaya jabatan (5% atau maks 500.000)
Iuran pensiun
..
..
Penghasilan Neto
25,850,000.00
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP):
TK
36,000,000.00
K/0
39,000,000.00
K/1
42,000,000.00
K/2
45,000,000.00
K/3
48,000,000.00
48,000,000.00
Penghasilan Kena Pajak (PKP)
Nihil
Tarif:
5%
s.d. 50.000.000
15% di atas 50000000 - 250.000.000
25% di atas250.000.000 - 500.000.000
30% di atas 500.000.000
Pajak terutang
Kesimpulan : Pajak Terutang adalah NIHIL, dikarenakan penghasilan neto
lebih kecil dibandingkan PTKP

ja pada perusahaan PT
2015. Gaji sebulan Rp.
ar Rp. 25.000,-

ensiun) - PTKP) x Tarif Pasal 17


Per Bulan
2,500,000.00

Pada saat pengakuan gaji.


Beban Gaji
2,500,000.00
Utang PPh 21
Utang Gaji

2,500,000.00
125,000.00
25,000.00

2,350,000.00

nakan penghasilan neto

Pada saat dibayar


Utang Gaji
Kas

2,500,000.00

Pada saat PPh 21 disetor ke Kas Negara (SSP)


Utang PPh 21
Kas

2,500,000.00

2,500,000.00

e Kas Negara (SSP)


-

SOAL LATIHAN PPh PASAL 21


WIDIYANTY NOVITA WILDAM
A KARYAWAN TETAP
3 Bpk Eman bekerja sebagai pegawai tetap pada suatu perusahaan swasta di Solo
telah menikah dan dikaruniai 3 orang anak. Pada awal bulan Mei 2015 Tuan Eman
meninggal dunia. Selama tahun 2015 Tuan Eman menerima gaji per bulan Rp.
6.000.000,-.
Rumus:

PPh 21 = ((Penghasilan Bruto - Biaya Jabatan - Iuran Pensiun) - PTKP) x Tarif


Perhitungan

Gaji

Penghasilan Bruto
Dikurangi:
Biaya jabatan (5% atau maks 500.000)
Iuran pensiun
..
..
Penghasilan Neto
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP):
TK
36,000,000.00
K/0
39,000,000.00
K/1
42,000,000.00
K/2
45,000,000.00
K/3
48,000,000.00
Penghasilan Kena Pajak (PKP)
Tarif:
5%
s.d. 50.000.000
15% di atas 50000000 - 250.000.000
25% di atas250.000.000 - 500.000.000
30% di atas 500.000.000
Pajak terutang
Kesimpulan: PPh 21 terutang adalah sebesar

Per Tahun

Per Bulan
6,000,000.00

6,000,000.00
300,000.00
-

22,800,000.00

5,700,000.00

12,000,000.00
10,800,000.00
540,000.00

540,000.00

45,000.00
45,000.00

ensiun) - PTKP) x Tarif Pasal 17


Pada saat pengakuan gaji.
Beban Gaji
6,000,000.00
Utang PPh 21
Utang Gaji

45,000.00
5,955,000.00

Pada saat dibayar


Utang Gaji
Kas

5,955,000.00

5,955,000.00

Pada saat PPh 21 disetor ke Kas Negara (SSP)


Utang PPh 21
45,000.00
Kas
45,000.00

SOAL LATIHAN PPh PASAL 21


WIDIYANTY NOVITA WILDAM
A KARYAWAN TETAP
4 Tuan Tatang status kawin mempunyai tiga orang anak, bekerja pada PT Madani dengan
memperoleh gaji sebulan Rp.3.500.000,- PPh ditanggung oleh pemberi kerja. Tiap bulan
ia membayar iuran pensiun ke dana pensiun yang pendiriannya telah disahkan Menteri
Keuangan sebesar Rp. 40.000
Rumus:

PPh 21 = ((Penghasilan Bruto - Biaya Jabatan - Iuran Pensiun) - PTKP) x Tarif

Perhitungan
Per Tahun
Gaji

Penghasilan Bruto
Dikurangi:
Biaya jabatan (5% atau maks 500.000)
Iuran pensiun
..
..
Penghasilan Neto
39,420,000.00
Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP):
TK
36,000,000.00
K/0
39,000,000.00
39,000,000.00
K/1
42,000,000.00
K/2
45,000,000.00
K/3
48,000,000.00
Penghasilan Kena Pajak (PKP)
420,000.00
Tarif:
5%
s.d. 50.000.000
21,000.00
15%
di atas 50000000 - 250.000.000
25%
di atas250.000.000 - 500.000.000
30%
di atas 500.000.000
Pajak terutang
21,000.00
Kesimpulan: PPh 21 terutang adalah sebesar Rp.

pada PT Madani dengan


pemberi kerja. Tiap bulan
a telah disahkan Menteri

uran Pensiun) - PTKP) x Tarif Pasal 17


Per Bulan
3,500,000.00

Pada saat pengakuan gaji.


Beban Gaji
3,500,000.00
Utang PPh 21
Utang Gaji

1,750.00
3,498,250.00

Pada saat dibayar


Utang Gaji
Kas

3,498,250.00

3,500,000.00
175,000.00
40,000.00

3,285,000.00

1,750.00
1,750.00

3,498,250.00

Pada saat PPh 21 disetor ke Kas Negara (SSP)


Utang PPh 21
1,750.00
Kas

1,750.00

Gaji Sebulan
Pengurangan:
Biaya Jabatan
5% x 3.500.000
Iuran Pensiun

3,500,000.00

175,000.00
40,000.00
215,000.00
3,285,000.00

Penghasilan Neto Sebulan


Penghasilan Neto Setahun
12 x 3.285.000

39,420,000.00

PTKP (K/3)
Penghasilan Kena Pajak

48,000,000.00
(8,580,000.00)

Tidak kena pajak, karena penghasilan setahun masih dibawah PTKP setahun
Dan jika ada PPh21 akan ditanggung dan dibayar oleh pemberi kerja.

PTKP setahun

Teflano Aditya
Soal Nomor 5
Penghasilan Bruto
Tambahan Penghasilan
Penghasilan Bruto Setahun
Bijab
Iurang Pensiun
Penghasilan Neto
PTKP
PKP
PPh terutang
PPh terutang sebulan

2,000,000
5,000,000
29,000,000
1,450,000
720,000
26,830,000
TK
36,000,000
-

Andi Asriani
Soal 6
Penghasilan Bruto
Penghasilan Bruto Setahun
Biaya Pensiun
Penghasilan Neto
PTKP
PKP
PPh terutang
PPh terutang sebulan

5,500,000
66,000,000
2,400,000

K/2

63,600,000
45,000,000
18,600,000
930,000
77,500

PPh 21 = (Penghasilan Bruto-Biaya Pensiun)-PTKP) x Tari

siun)-PTKP) x Tarif pasal 17

Ika Nur Azisah

7. Aminuddin adalah seorang penceramah, memberikan ceramah pada suatu lokakarya sehari yang d
suatu yayasan, dengan menerima honorarium sebesar Rp. 30.000.000,-

Jawab :
Asumsi, Aminuddin telah memiliki NPWP
DPP
=
PPh terutang
=

30,000,000.00
750,000.00

Asumsi, Aminuddin telah memiliki NPWP


Asumsi, Penerima penghasilan yang tidak berkesinambungan
DPP
=
30,000,000.00
PPh terutang
=
1,500,000.00

Asumsi, Aminuddin telah memiliki NPWP


Asumsi, PNS Golongan IV
DPP
=
30,000,000.00
PPh terutang
=
4,500,000.00

mah pada suatu lokakarya sehari yang diadakan oleh


000.000,-

29,250,000.00

Rumus : Penghasilan Bruto x Tasrif Pasal 17


28,500,000.00

25,500,000.00

Muh
Fajrin
Nurfa
8.
Tuan
Hardi
adalah seorang komisaris PT Makmur, yang bukan sebagai pegawai tetap. Dalam
bulan Desember 2015 komisaris Tuan hardi menerima honorarium sebesar Rp. 80.000.000,-.
Jawab :
Asumsi Tuan Hardi telah ber NPWP
Penghasilan bulan Desember
80,000,000.00
PPh terutang
7,000,000.00

gawai tetap. Dalam


Rp. 80.000.000,-.

Imam Syafei
Gaji Bulan Maret
PTKP
Tarif Pasal 17

20,000,000

0-50 Jt
50 jt-250 Jt

Pajak Terhutang Bulan Maret

12

5%
15%

240,000,000
36,000,000
204,000,000
2,500,000
23,100,000
25,600,000
2,133,333

Muh Sholich
Gaji Bruto
PTKP
Pajak Terutang

###
###
Nihil

(asumsi anak tanggungan Suami)

k tanggungan Suami)

Nama:

Andre Sabam P. Munthe


11
Endy Mulyo Prastyo
12
Soal Nomor 11
11. Tuan Hariman pemilik toko L merupakan agen tunggal dari hasil produksi PT BG
Dalam bulan februari 2015 Tuan hariman menerima komisi sebesar Rp. 60.000.000,-.
Jawaban:
Pph Pasal 21 yang terutang adalah:
5% x
Rp 50,000,000.00 Rp 2,500,000.00
15% x
Rp 10,000,000.00 Rp 1,500,000.00
Pph Pasal 21 yang harus dipotong
Rp 4,000,000.00
Catatan:
Apabila dalam tahun kalender yang bersangkutan, dibayarkan penghasilan kepada
yang bersangkutan lebih dari 1 kali, maka PPh pasal 21 yang bersangkutan yang
berikutnya dihitung dengan menrapkan tarif pasal 17 (1) huruf a UU PPh atas jumlah
penghasilan bruto kumulatid yang diterima dengan memperhitungkan penghasilan
yang diterima sebelumnya

l produksi PT BG
Rp. 60.000.000,-.

hasilan kepada
ngkutan yang
PPh atas jumlah
an penghasilan

SOAL NOMOR 12

Adiguna seorang pemain tenis nasional Indonesia, menjadi juara pertama dalam suatu Turnamen Tenis
Terbuka yang diselenggarakan oleh panitia penyelenggaraan turnamen dan menerima hadiah berupa u
sebesar Rp.500.000.000,- Atas uang hadiah hasil perlombaan tersebut, panitia penyelenggara turname
memotong Pajak Penghasilan 21 yang bersifat final.

PPh Pasal 21 yang terutang atas hadiah turnamen Tenis Indonesia Terbuka adalah berdasarkan tarif Pasal 17 a
5% x
15% x
25% x
30% x

50,000,000
200,000,000
250,000,000
PPh 21 yang terutang

=
=
=
=

2,500,000
30,000,000
62,500,000
95,000,000

alam suatu Turnamen Tenis Indonesia


menerima hadiah berupa uang tunai
itia penyelenggara turnamen wajib

h berdasarkan tarif Pasal 17 ayat 1 UU PPh

SOAL:
Tuan Cakra bekerja pada PT Nusa. Pada tanggal 1 Januari 2015 Tuan Cakra telah berhenti bekerja
karena pensiun. Pada bulan Maret 2015 Tuan Cakra menerima jasa produksi tahun 2015 dari PT Nu
tersebut sebesar Rp. 30.000.000,JAWAB:
Jasa Produksi Bruto
Tarif PPh pasal 17
PPh 21 Terutang
Yoseph Caesario

= Rp 30,000,000.00
=
5%
= Rp
1,500,000.00

akra telah berhenti bekerja


duksi tahun 2015 dari PT Nusa

SOAL:
Tuan Johar seorang arsitek ternama, pada bulan April 2015 menerima honorarium sebesar Rp. 50.0
dari PT HK sebagai imbalan atas pemberian jasa teknik yang dilakukannya.
JAWAB:
Honorarium Tenaga Ahli
DPP (50% x Honor)
Tarif PPh pasal 17
PPh 21 Terutang

Danar Sutopo Sidiq

= Rp 50,000,000.00
= Rp 25,000,000.00
=
5%
= Rp
1,250,000.00

arium sebesar Rp. 50.000.000,-

Bustanul Arifin

15. Bpk Budi dalam bulan April 2015 menerima uang tebusan pensiun dari Dana Pensiun Purna Jarya
Perhitungan PPh 21
Dana Pensiun
Penghasilan Kena pajak

Rp
Rp

75,000,000
75,000,000

PPH 21 atas dana pensiun

Rp

2,500,000

Rp
Rp

3,750,000
6,250,000

na Pensiun Purna Jarya sebesar Rp. 75.000.000,-.

Reza Yandripano

Bpk Amin seorang pegawai pada suatu instansi pemerintah pada bulan Mei 2015 menerima honorarium sebesar Rp. 1
Honorarium
Tarif Pajak
Pajak Terhutang

1,000,000
5%
50,000

erima honorarium sebesar Rp. 1.000.000,- .Bpk Amin Gol IIIb

Gilang Andika
Perhitungan PPh 21 Gaji
Gaji sebulan
Gaji setahun

8,000,000
96,000,000

Bonus
Penghasilan bruto setahun
Pengurang :

20,000,000
116,000,000

Biaya jabatan setahun


Penghasilan netto setahun
PTKP K3
PKP
PPh pasal 21 setahun
50.000.000 x 5%
12.200.000 x 15%
PPh 21 setahun
PPh 21 sebulan

5,800,000
110,200,000
48,000,000
62,200,000
2,500,000
1,830,000
4,330,000
360,833

Salman Al Farisi
Arif Setiawan Kasri
Soal 18
Gaji sebulan
Biaya Jabatan
Penghasilan netto sebulan
Penghasilan netto setahun
PTKP (K/1)
WP
Kawin
Anaka

28,000,000
500,000
27,500,000
330,000,000

36,000,000
3,000,000
3,000,000

PKP setahun
PPh 21 disetahunkan
5%
15%
25%

PPh 21 bulan Maret

42,000,000
288,000,000

50,000,000
200,000,000
38,000,000

2,500,000
30,000,000
9,500,000
42,000,000
3,500,000

Anda mungkin juga menyukai