Anda di halaman 1dari 3

1. Apakah pengertian valid dan reliabel?

Jawab :
Menurut Azwar (1986) Validitas berasal dari kata validity yang mempunyai arti
sejauh mana ketepatan dan kecermatan suatu alat ukur dalam melakukan fungsi
ukurnya.
Reliabilitas, atau keandalan, adalah konsistensi dari serangkaian pengukuran
atau serangkaian alat ukur. Hal tersebut bisa berupa pengukuran dari alat ukur
yang sama (tes dengan tes ulang) akan memberikan hasil yang sama, atau untuk
pengukuran yang lebih subjektif, apakah dua orang penilai memberikan skor
yang mirip (reliabilitas antar penilai). Reliabilitas tidak sama dengan validitas.
Artinya pengukuran yang dapat diandalkan akan mengukur secara konsisten,
tapi belum tentu mengukur apa yang seharusnya diukur.
Menurut Masri Singarimbun, realibilitas adalah indeks yang menunjukkan
sejauh mana suatu alat ukur dapat dipercaya atau dapat diandalkan. Bila suatu
alat pengukur dipakai dua kali untuk mengukur gejala yang sama dan hasil
pengukuran yang diperoleh relative konsisten, maka alat pengukur tersebut
reliable. Dengan kata lain, realibitas menunjukkan konsistensi suatu alat
pengukur di dalam pengukur gejala yang sama.
Menurut Sumadi Suryabrata (2004: 28) reliabilitas menunjukkan sejauhmana
hasil pengukuran dengan alat tersebut dapat dipercaya. Hasil pengukuran harus
reliabel dalam artian harus memiliki tingkat konsistensi dan kemantapan.
2. Perbedaan penelitian valid dan reliabel ?
Reliabilitas tidak sama dengan validitas. Artinya pengukuran yang dapat
diandalkan akan mengukur secara konsisten, tapi belum tentu mengukur apa
yang seharusnya diukur.
Dalam penelitian, reliabilitas adalah sejauh mana pengukuran dari suatu tes tetap
konsisten setelah dilakukan berulang-ulang terhadap subjek dan dalam kondisi
yang sama. Penelitian dianggap dapat diandalkan bila memberikan hasil yang
konsisten untuk pengukuran yang sama. Tidak bisa diandalkan bila pengukuran
yang berulang itu memberikan hasil yang berbeda-beda.
3. Jenis jenis validitas
Ebel (dalam Nazirz 1988) membagi validitas menjadi:
Concurrent Validity
adalah validitas yang berkenaan dengan hubungan antara skor dengan
kinerja.
Construct Validity

adalah validitas yang berkenaan dengan kualitas aspek psikologis apa


yang diukur oleh suatu pengukuran serta terdapat evaluasi bahwa suatu
konstruk tertentu dapat menyebabkan kinerja yang baik dalam
pengukuran.
Face Validity
adalah validitas yang berhubungan apa yang nampak dalam mengukur
sesuatu dan bukan terhadap apa yang seharusnya hendak diukur.
Factorial Validity
dari sebuah alat ukur adalah korelasi antara alat ukur dengan faktorfaktor yang bersamaan dalam suatu kelompok atau ukuran-ukuran
perilaku lainnya, di mana validitas ini diperoleh dengan menggunakan
teknik analisis faktor.
Empirical Validity
adalah validitas yang berkenaan dengan hubungan antara skor dengan
suatu kriteria. Kriteria tersebut adalah ukuran yang bebas dan langsung
dengan apa yang ingin diramalkan oleh pengukuran.
Intrinsic Validity
adalah validitas yang berkenaan dengan penggunaan teknik uji coba
untuk memperoleh bukti kuantitatif dan objektif untuk mendukung bhwa
suatu alat ukur benar-benar mengukur apa yang seharusny diukur.
Predictive Validity
adalah validitas yang berkenaan dengan hubungan antara skor suatu alat
ukur dengan kinerj seorang di msa mendatang.
Content Validity
adalah validitas yang berkenaan dengan baik buruknya sampling dari
suatu populasi.
Curricular Validity
adalah validitas yang ditentukan dengan cara menilik isi dari pengukuran
dan menilai seberapa jauh pungukuran tersebut merupakan alat ukur
yang benar-benar mengukur aspek-aspek sesuai dengan tujuan
instruksional.
Validitas Permukaan (face validity) sangat sederhana (dimensi dan item
tunggal)
Validitas Kriteria (criterion validity) apakah sudah mencakup semua aspek
Validitas Isi (content validity) sejauh mana isi alat ukur telah mewakili semua
aspek suatu konsep.

Validitas konstruk (construct validity) konsep yang paling abstrak


Validitas prediktif (predictive validity)
Validitas eksternal
4. Bagaimana mengukur validitas dan reliabel instrumen ?
Cara mengukur validitas
mendefinisikan secara operasional konsep yang akan diukur
sampai tersusun alat ukur atau kuesioner.
Uji coba
Tabulasi
Uji statistik dengan korelasi Product Moment

Anda mungkin juga menyukai