Anda di halaman 1dari 16

MACAM-MACAM ALAT-ALAT BERAT

20.38

Yohanor Saputera

2 comments

Sering kali kita melihat berbagai aktifitas alat berat ketika suatu proyek bangunan
dilakukan, baik itu transportasi (jalan, jembatan, bandara), bangunan air (waduk,
bendung, bendungan, pelabuhan), dan bangunan gedung bertingkat.
Alat berat didalam suatu proyek bangunan memiliki peran yang sangat penting
dalam hal keberlangsungan proyek tersebut. Tidak mungkin sekali kita manusia dapat
mengangkat batuan berton-ton, tanah berkubik-kubik, dan berbagai hal lainnya tanpa
bantuan alat berat. Bisa jadi kita tidak memerlukan alat berat ketika melakukan
pekerjaan bangunan yang berskala kecil, misalnya pembuatan saluran drainase
didepan rumah, pembangunan pos kamling, dan penggalian pondasi rumah tinggal.
Karena dengan tenaga manusia pun pekerjaan tersebut dapat dilakukan, namun ketika
proyek bangunan tersebut sudah berskala besar kita sangat membutuhkan alat berat
untuk mempercepat pekerjaan pembangunan.
Dalam pemindahan tanah secara mekanis, alat berat dibagi menjadi tiga jenis,
yaitu: Traktor, Excavator, dan alat berat selain traktor dan excavator.
1. Traktor terdiri dari: Bulldozer, Ripper, Scrapper, Motor Grader, dan Loader.
2. Excavator terdiri dari: Back Hoe, Clam Shell, Power Shovel, Dragline, Mobile
Crane.
3. Alat berat selain traktor dan excavator, terdiri dari: Dump Truck, Trailer, Alat
pemadat,Compressor, Stone Crusher, Dredger.

TRAKTOR
A. Bulldozer

Bulldozer berfungsi sebagai alat pembersih lapangan, biasanya dengan cara


menggusur material agar lapangan siap digunakan untuk proyek. Bulldozer memiliki
blade di bagian depan. Blade inilah yang dapat memotong dan menggusur materialmaterial (tanah, dll) yang dianggap mengganggu dalam pelaksanaan proyek.

bulldozer
B. Ripper
Ripper merupakan traktor dengan fungsi utama sebagai alat bajak. Ripper
memiliki batang baja berujung lancip (blade) yang dipasang di bagian belakang
bulldozer (traktor) untuk memecahkan (membajak) lapisan batuan atau material yang
keras.

ripper
C. Scrapper
Scrapper merupakan sejenis traktor dengan blade berada ditengah dan memiliki
bucket atau wadah untuk menampung material yang ingin dipindahkan dengan
kapasitas tertentu, scrapper berfungsi untuk mengelupas material tanah dan material
tersebut kemudian dimasukkan dalam bucket atau wadah di dalam scrapper tersebut
secara tertutup atau bisa dikatakan sebagai alat berat beroda ban (tire) yang biasa
dipakai memuat / mengangkut dan membuang (spreading) secara individu dengan atau
tanpa dibantu pendorong (bulldozer).

scrapper

D. Motor Grader
Motor Grader adalah salah satu jenis traktor dengan fungsi sebagai perata
bentuk permukaan tanah, biasanya digunakan dalam proyek jalan untuk membuat
kemiringan tertentu suatu ruas jalan. Dengan blade yang dapat diatur tingkat
kemiringannya.

motor grader

E. Loader
Loader memiliki bentuk yang hampir mirip dengan bulldozer namun bucket
loader dapat diangkat dengan ketinggian tertentu dan digunakan sebagai alat pemuat.
Loader dapat digunakan untuk material tanah yang telah terurai atau tidak keras.

Loader

EXAVATOR
A. Back Hoe
Back Hoe yaitu sejenis excavator dengan fungsi sebagai pengeduk dengan arah
kebelakang. Alat berat ini merupakan Alat berat yang paling dikenal oleh masyarakat,
karena di setiap kegiatan pemindahan tanah mekanis selalu ada alat seperti ini.

backhoe
B. Clam Shell
Clam Shell merupakan excavator dengan fungsi sebagai pengeduk jepit. Yang
membedakan dengan Back Hoe adalah pada bucketnya, bentuk bucket pada Clam
Shell seperti penjepit sepertihalnya capit kepiting.

clamshell

D. Dragline
Dragline sering kita jumpai dalam pekerjaan pengerukan dasar atau bagian tepi sungai.
Dragline merupakan jenis excavator dengan sistem pengeduk tarik, jadi terdapat tali
baja penarik bucketnya.

dragline
E. Mobile Crane
Mobile Crane, sejenis excavator yang digunakan untuk mengangkat material bangunan,
sepertihalnya besi tulangan, batu bata, dan material-material bangunan lainnya. Mobile

crane berbeda dengan Tower Crane, Mobile Crane bersifat moving (dapat berpindah
tempat) sedangkan Tower Crane bersifat tetap.

mobile crane

SELAIN TRAKTOR DAN EXCAVATOR


A. Dump Truck
Dump Truck berfunsi sebagai alat angkut material-material bangunan (tanah, besi
tulanagn, semen, batu bata, dll)

dump truck
B. Trailer
Trailer berfungsi juga sebagai alat angkut, namun dengan kapasitas dan berat diatas
Dump Truck. Misalnya, sebagai alat angkut alat berat.

trailer 9939 OA
C. Alat Pemadat
Jika pada suatu lahan dilakukan penimbunan maka pada lahan tersebut perlu
dilakukan pemadatan. Pemadatan juga dilakukan untuk pembuatan jalan, baik untuk
jalan tanah dan jalan dengan perkerasan lentur maupun perkerasan kaku. Alat Pemadat
ada berbagai jenis, diantaranya; Three Wheel Roller, Tandem roller, Pneumatic Tired
Roller, dan Sheep Foot Roller. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda-beda,
namun pada intinya sama yaitu sebagai alat pemadat.
v Tridum Roller
Tridum Roller adalah Penggilas beroda tiga, depan satu dan di ikuti dua roda dibagian
belakangnya. Three Wheel Roller ini sering juga disebut Macadam Roller, karena jenis
ini sering digunakan dalam usaha-usaha pemadatan material yang berbutir kasar.
Untuk menambah bobot dari three wheel roller ini, maka roda silinder yang kosong diisi
dengan zat cair (minyak atau air) atau kadang-kadang juga diisi dengan pasir. Pada
umumnya berat compactor ini berkisar antara 6-12 ton. Penambahan bobot akibat
pengisian zat cair pada roda silinder dapat meningkatkan beratnya 15% - 35%.

tridum roller
v Double Drum Roller
Double Drum Roller terdiri atas berporos 2 (two axle) dan berporos 3 (three axle
tandem rollers). Penggunaan dari penggilas ini umumnya untuk mendapatkan
permukaan yang agak halus, misalnya pada penggilasan aspal beton dan lain-lain.

Tandem roller ini memberikan lintasan yang sama pada masing-masing rodanya,
beratnya antara 8-14 ton, penambahan berat yang diakibatkan oleh pengisian zat cair
(ballasting) berkisar antara 25% - 60% dari berat penggilas. Untuk mendapatkan
penambahan kepadatan pada pekerjaan penggilasan biasanya digunakan three axle
tandem roller. Sebaiknya tandem roller jangan digunakan untuk menggilas batu-batuan
yang keras dan tajam karena akan merusak roda-roda penggilasnya.

double drum roller


v Pneumatic Tired Roller
Pneumatic Tired Roller Roda-roda penggilas jenis ini terdiri atas roda-roda ban karet
yang dipompa (pneumatic). Susunan dari roda muka dan roda belakang selang-seling
sehingga bagian yang tidak tergilas oleh roda bagian depan akan digilas oleh roda
bagian belakang. Roda-roda ini menghasilkan "kneading action" (tekanan) terhadap
tanah sehingga membantu konsolidasi tanah. Tekanan yang diberikan oleh roda
terhadap permukaan tanah dapat diatur dengan cara mengubah tekanan ban. Makin
besar tekanan ban, makin besar pula tekanan yang terjadi pada tanah. Sumbu dari roda
dapat "bergoyang" mengikuti perubahan permukaan tanah, hal ini dapat memperbesar
"kneading action" tadi.
Pneumatic tired roller sangat cocok digunakan pada pekerjaan penggilasan
bahangranular, juga baik digunakan pada penggilasan lapisan hot mix sebagai
"penggilas antara". Sebaiknya tidak digunakan untuk menggilas lapisan yang berbatu
dan tajam karena akan mempercepat kerusakan pada roda-rodanya. Bobotnya dapat
ditingkatkan dengan mengisi zat cair atau pasir pada dinding-dinding mesin. Jumlah
roda biasanya 9 sampai 19 buah, dengan konfigurasi 9 buah (4 roda depan dan 5 roda
belakang), 11 buah (5 roda depan dan 6 roda belakang), 13 buah (6 roda depan dan 7
roda belakang), 15 buah (7 roda depan dan 8 roda belakang).

pneumatic tired roller


v Sheep Foot Roller
Sheep Foot Roller termasuk penggilas tipe kaki kambing, prinsip dari sheep foot roller
adalah sebuah silinder yang di bagian luarnya dipasang kaki-kaki. Pada kaki-kaki ini
terjadi tekanan yang tinggi, sehingga kaki-kaki ini masuk ke dalam tanah dan
memberikan efek "pemadatan dari bawah". Sheep foot roller ini baik digunakan untuk
tanah berpasir dengan sedikit mengandung lempung, juga untuk tanah yang plastis dan
kohesif. Sangat efektif digunakan untuk memadatkan material lepas dengan tebal
lapisan antara 15-25 cm. Selain sheep foot roller dengan tarikan (towed) juga terdapat
sheep foot roller yang bermesin yang dapat bergerak sendiri dengan kecepatan
mencapai sekitar 32 km/jam. Untuk sheep foot roller yang ditarik, jika tenaga traktor
penariknya cukup besar, biasanya ditarik beberapa jauh, berjajar ke samping, satu garis
atau kombinasi keduanya. Ukuran sheep foot roller ini antara 3 - 5 ton , namun ada juga
yang 12-30 ton.

sheep foot roller


v Vibro Roller: Hampir sama kaya Sheep Foot Roller, cuma beda shoenya saja...

vibro roller
D. Compressor
Compressor merupakan alat berat yang berfungsi sebagai pemampat udara yang
digunakan dalam pembersihan area pekerjaan dari debu maupun sampah ringan
lainnya, sebelum dilakukan pengecoran atau kegiatan yang membutuhkan kebersihan
area.

compressor
E. Stone Crusher
Stone Crusher merupakan alat berat yang digunakan untuk memecah batuan menjadi
ukuran yang direncanakan. Untuk selanjutnya digunakan sebagai material bahan
bangunan.

stone crusher
F. Dredger
Dredger disebut juga kapal keruk, fungsinya adalah memperdalam kolam pelabuhan,
alur pelayaran, sungai dan lain-lainnya dan juga menyediakan tanah untuk reklamasi
rawa-rawa (untuk perluasan daerah menjadi daratan).

amphibious watermaster dredger

diamond dredger

G. Asphalt Finisher
Asphalt finisher adalah alat untuk menghamparkan campuran aspal yang dihasilkan
dari alat produksi aspal. Terdapat dua jenis asphalt finisher yaitu jenis crawler yang
menggunakan roda kelabang dan jenis roda karet. Kelebihan dari asphalt finisher roda
kelabang adalah dalam hal daya ambang (flotation), traksi, dan penghamparannya lebih
halus serta lebih datar dibandingkan asphalt finisher yang menggunakan roda karet
dengan ukuran yang sama. Kelebihan dari asphalt finisher roda karet adalah dalam hal
manuver yang lebih cepat.

roda karet

crawler
JENIS DAN FUNGSI ALAT BERAT
Alat berat dapat dikategorikan ke dalam beberapa klasifikasi. Klasifikasi tersebut adalah
klasifikasi fungsional alat berat dan klasifikasi operasional alat Berat.
1. Klasifikasi Fungsional Alat Berat
Yang dimaksud dengan klasifikasi fungsional alat adalah pembagian alat tersebut
berdasarkan fungsi-fungsi utama alat. Berdasarkan fungsinya alat berat dapat dibagi
atas berikut ini.

a. Alat Pengolah Lahan


Kondisi lahan proyek kadang-kadang masih merupakan lahan asli yang harus
dipersiapkan sebelum lahan tersebut mulai diolah. Jika pada lahan masih terdapat
semak atau pepohonan maka pembukaan lahan dapat dilakukan dengan menggunakan
dozer. Untuk pengangkatan lapisan tanah paling atas dapat digunakan scraper.
Sedangkan untuk pembentukan permukaan supaya rata selain dozer dapat digunakan
juga motor grader.
b. Alat Penggali
Jenis alat ini dikenal juga dengan istilah excavator. Beberapa alat berat digunakan
untuk menggali tanah dan batuan. Yang termasuk didalam kategori ini adalah front
shovel, backhoe, dragline, dan clamshell.
c. Alat Pengangkut Material
Crane termasuk di dalam kategori alat pengangkut material karena alat ini dapat
mengangkut material secara vertical dan kemudian memindahkannya secara horizontal
pada jarak jangkau yang relative kecil. Untuk pengangkutan material lepas (loose
material) dengan jarak tempuh yang relative jauh, alat yang digunakan dapat berupa
belt, truck dan wagon. Alat-alat ini memerlukan alat lain yang membantu memuat
material ke dalamnya.
d. Alat Pemindahan Material
Yang termasuk dalam kategori ini adalah alat yang biasanya tidak digunakan sebagai
alat transportasi tetapi digunakan untuk memindahkan material dari satu alat ke alat
yang lain. Loader dan dozer adalah alat pemindahan material.
e. Alat Pemadat
Jika pada suatu lahan dilakukan pembunan maka pada lahan tersebut perlu dilakukan
pemadatan. Pemadatan juga dilakukan untuk pembuatan jalan, baik untuk jalan tanah
dan jalan dengan perkerasan lentur maupun perkerasan kaku. Yang termasuk sebagai
alat pemadat adalah tamping roller, pneumatic-tired roller, compactor, dan lain-lain.
f. Alat Pemroses Material
Alat ini dipakai untuk mengubah batuan dan mineral alam menjadi suatu bentuk dan
ukuran yang diinginkan. Hasil dari alat ini misalnya adalah batuan bergradasi, semen,
beton, dan aspal. Yang termasuk didalam alat ini adalah crusher dan concrete mixer
truck. Alat yang dapat mencampur material-material di atas juga dikategorikan ke dalam
alat pemroses material seperti concrete batch plant dan asphalt mixing plant.

concrete mixer truck

g. Alat Penempatan Akhir Material


Alat digolongkan pada kategori ini karena fungsinya yaitu untuk menempatkan material
pada tempat yang telah ditentukan. Ditempat atau lokasi ini material disebarkan secara
merata dan dipadatkan sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan. Yang termasuk
di dalam kategori ini adalah concrete spreader, asphalt paver, motor grader, dan alat
pemadat.
2. Klasifikasi operasional Alat Berat
Alat-alat berat dalam pengoperasiannya dapat dipindahkan dari satu tempat ke tempat
lain atau tidak dapat digerakan atau statis. Jadi klasifikasi alat berdasarkan
pergerakannya dapat dibagi atas berikut ini.
a. Alat dengan Penggerak
Alat penggerak merupakan bagian dari alat berat yang menerjemahkan hasil dari mesin
menjadi kerja. Bentuk dari alat penggerak adalah crawler atau roda kelabang dan ban
karet. Sedangkan belt merupakan alat penggerak pada conveyor belt.

crawlercrane

b. Alat Statis
Yang termasuk dalam kategori ini adalah towercrane, batching plant, baik untuk beton
maupun untuk aspal serta crusher plant.