Anda di halaman 1dari 10

IRFA ELINA KARIM

14113469
3KA27

Soal : Buat karangan ilmiah, semi ilmiah dan non ilmiah

Karangan ilmiah : Penulisan Ilmiah

1.

1.1

PENDAHULUAN

Latar Belakang
Dewasa ini telepon selular merupakan barang yang sangat umum bagi sebagian besar

orang bahkan seakan-akan menjadi barang yang wajib untuk dimiliki, seiring dengan
pesatnya pertumbuhan penggunaan telepon selular pertumbuhan penggunaan pulsa pun
berbanding lurus. Hal ini tentu saja memberikan peluang usaha yang sangat menjanjikan
dengan prospek yang panjang.
Berdasarkan fakta tersebut banyak menjamur penjual pulsa elektrik baik dalam skala
besar ataupun skala kecil, bahkan banyak mahasiswa yang juga berjualan pulsa elektrik di
sela-sela kesibukan kuliahnya. Berdasarkan pengalaman teman yang berjualan pulsa, kendala
utama yang sering dialami adalah lupa dalam pengetikan kode dan format pengiriman SMS
ke server agen pulsa elektrik. Secara manual saat melakukan transaksi penjual akan
menanyakan berapa besar pulsa yang diinginkan dan nomor handphone pembeli. Kemudian
barulah penjual akan mengetikan SMS ke server agen pulsa elektrik sesuai format dan kode
yang telah ditetapkan oleh agen tersebut.
Bedasarkan dari kekurangan inilah penulis mencoba membuat aplikasi Penjualan
Pulsa Elektrik Berbasis Android menggunakan SDK Android yang didukung oleh Android

Virtual Device(AVD) serta Eclipse sebagai program editor. Aplikasi ini digunakan untuk
membantu mengatasi masalah diatas yaitu penjual lupa dalam pengetikan kode dan format
pengiriman SMS ke server agen pulsa elektrik saat melakukan transaksi, ke cara yang lebih
mudah dimana saat melakukan transaksinya penjual hanya perlu memilih menu-menu yang
disediakan pada aplikasi penjualan pulsa elektrik melalui handphone kemudian memasukan
nomor handphone pembeli selanjutnya mengirimkannya ke nomor server agen pulsa elektrik
yang telah ditentukan.

1.2

Batasan Masalah
Dalam penulisan ilmiah ini penulis membatasi pembahasan masalah pada pembuatan

aplikasi penjualan pulsa elektrik berdasarkan nama provider diantaranya adalah 3 (Three),
AS, Axis, Ceria, Esia, Flexi, Fren, Hepi, IM3, Mentari, Simpati, Smart, StarOne, dan XL.
Sedangkan besar nominal pulsa yang disediakan yaitu Rp 5000, Rp 10.000, Rp 20.000, Rp
25.000, Rp 50.000, Rp 100.000, Rp 150.000, Rp 200.000.

1.3

Tujuan Penelitian
Tujuan dari penulisan ini adalah membangun sebuah aplikasi penjualan pulsa elektrik

menggunakan telepon selular dengan Sistem Operasi Android. Serta memberikan kemudahan
kepada pengguna dalam hal ini penjual dalam melakukan transaksi dimana penjual tidak
harus mengetikan secara manual kode dan format SMS atau menghafal kode setiap provider
yang telah ditetapkan oleh agen pulsa elektrik.

1.4

Metode Penelitian
Guna memperoleh bahan-bahan dan informasi yang dibutuhkan dalam perancangan

aplikasi, dilakukan studi lapangan kepada penjual pulsa elektrik. Selain itu penulis juga
mencari artikel-artikel yang berhubungan dengan tema penulisan ilmiah. Untuk menunjang
penelitian, dilakukan pula kajian kepustakaan dengan mengumpulkan dan mempelajari
berbagai referensi dari buku, web site dan pemrograman Android sehingga dapat dijadikan
landasan untuk melakukan penelitian.

1.5

Eksperimen

Dalam penelitian ini dilakukan beberapa eksperimen terhadap 3 orang penjual pulsa.
Pada penjual pulsa pertama handphone dengan ukuran 5 inch, tampilan pada layar sudah
sesuai dengan aplikasi yang dibuat pada laptop. Sedangkan pada uji coba yang kedua
dilakukan dengan menggunakan handphone dengan ukuran layar 7 inch, hasil menunjukkan
bahwa ukuran gambar kurang besar dan perlu ditambah resolusi dari gambarnya. Pada
eksperimen ketiga dilakukan oleh penjual pulsa dengan ukuran layar handphone 4 inch, hasil
menunjukkan bahwa ada gambar yang terpotong.

1.6

Kesimpulan
Dari hasil uji coba program yang telah dilakukan baik pada emulator maupun pada

beberapa perangkat selular (mobile device) dapat disimpulkan bahwa program dapat berjalan
dengan baik. Aplikasi penjualan pulsa elektrik untuk perangkat selular menggunakan Android
yang penulis buat merupakan aplikasi yang dapat digunakan pada perangkat selular yang
mengimplementasikan teknologi berbasis Android versi 2.2 froyo. Aplikasi ini dapat di
jalankan dengan baik pada versi android 2.2 froyo dan versi android 2.3 gingerbread,
sedangkan pada android versi sebelumnya akan mengalami error saat proses install aplikasi.
Diharapkan aplikasi yang penulis buat dapat membantu mempermudah para penjual
pulsa elektrik dalam melakukan transaksi, karena penjual hanya perlu memilih menu-menu
yang disediakan sehingga tidak perlu lagi mengetik secara manual kode format SMS atau
menghafal kode setiap provider.

Semi Ilmiah : Artikel tentang eksistensi Bahasa Indonesia di


era Globalisasi
Sebelum kita membahas tentang pengertian dari eksistensi Bahasa Indonsia di era
Globalisasi alangkah baiknya kita mengetahui sedikit tentang Globalisasi.

Globalisasi

berkaitan dengan ketergantungan antara bangsa dan antar manusia diseluruh dunia melalui
perdagangan, investasi, perjalanan, budaya popular, dan bentuk - bentuk interasi yang lain
sehingga batas-batas Negara menjadi semakin sempit.

Perlu kita ketahui juga apa sebenarnya fungsi dari bahasa itu sendiri. Diantaranya adalah
bahasa sebai alat ekspresi diri, maksudnya adalah bahasa bisa menggambarkan maksud atau
ekspresi dari dri seeorang. Bahasa sebagai alat komunikasi, yang berarti bahasa sangat
diperukan pada kehidupan manusi sehari - hari. Tanpa adanya komunikasi bahasa maka
manusia akan kesulitan dalam berinteraksi kepada seseorang. Bahasa sebagai alat integrasi
dan adaptasi sosial, bisa kita bayangkan apabila seseorang tidak melakukaadapasi terhadap
orang lain. Maka seseorang tersebut bisa dikatakan tidak bisa berdaptasi social terhadap
masyarakat. Katrena itulah saying penting bahasa sebagai alat integrasi dan komunikasi
social dalam masyarakat. Yang terakhir adalah bahasa sebagai alat kontrol, yang
dimaksudkan disini alat control adalah sebagai kendali dari seseorang. Dengan adanya bahasa
maka seserang dapat mengendalikan sesuatu atau perkataan. Tanpa adanya kendali dalam
bahasa maka seseorang akan kesulitan dalam mengontrol atau mengendalikan dirinya.
Eksistensi Bahasa Indonesia di era globalisasi saat ini merupakan jati diri bahasa
Indonesia yang perlu dibina dan dimasyarakatkan oleh setiap warga Negara Indonesia
pastinya. Hal ini diperlukan agar bangsa Indonesia tidak terbawa arus oleh pengaruh dari
berbagai budaya negara asing yang tidak sesuai dengan bahasa dan budaya Indonesia selama
ini. Karena tanpa adanya binaan dari setiap warga Negara Indonesia maka bahasa
Indonesiayang dipakai selama in akan terbawa arus oleh pengaruh dari berbagai budaya
asing. Pengaruh alat komunikasi yang canggih juga perlu dihadapi dengan mempertahankan
jati diri bangsa Indonesia. Termasuk jati diri bangsa Indonesia ini. Ini semua menyangkut
tentang kedisiplinan bahasa nasional. Pemakai bahasa Indonesia yang disiplin adalah
pemakakai bahasa Indonesia yang patuh terhadap semua kaidah atau aturan pemakaian
Bahasa Indonesia yang sesuai dengan situasi dan kondisi. Disiplin bahasa Indonesia akan
membantu

mempertahankan dirinya dari pengaruh negartif asing atas kepribadian diri

sendiri.
Bahasa Indonesia memegang peranan - peranan penting dalam membangun manusia
Indonesia seutuhnya dan penggunaan sumber daya manusia yang relevan dengan
perkembangan zaman. Karena itu peningkatan pendidikan bahasa Indonesia disekolah
sekolah perlu dilakukan peningkatan kemampuan akademik para pengajarnya. Dan juga perlu

juga ditingkatkan secara menyeluruh. Dengan demikian maka penggunaan bahasa Indonesia
akan menjadi lebih baik dan lebih disiplin dari sebelumnya.
Bahasa dan sastra Indonesia adalah sebagai sarana pengembangan penalaran. Pembelajaran
bahasa itu selain untuk meningkatkan ketrampilan berbahasa, juga untuk meningkatan
kemampuan berpikir, bernalar, dan kemampuan memperluas penalaran. Pengaruh fungsi
bahasa Indonesia sebagai sarana keilmuan perlu terus dilakukan sejalan dengan perkembngan
ilmu pengetahuan dan teknologi. Jika kita melihat kenyataan dilapangan secara jujur harus
diakui bahasa Indonesia belum difungsikan secara baik dan benar. Globalisasi memang tidak
dapat dihindari, namun karena bahasa Indonesia merupakan bahasa nasional maka harus
disikapi bersama termasuk dalam pengajarannya. Bahasa Indonesia yang berfungsi sebagai
alat komunikasi mempunyai peran sebagai penyampai informasi. Kebenaran berbahasa akan
berpengaruh terhadap kebenaran informsi yang disampaikan. Berbagai fenomena yang
berdampak buruk pada kebenaran berbahasa yang disesuaikan dengan kaidahnya. Dengan hal
ini berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.

Non Ilmiah : Cerpen


Berjudul : Dia yang Selalu Ada Untukku
Pagi ini aku harus buru buru berangat kesekolah, bukan karena ada pr yang harus
aku kerjakan disekolah. Tetapi karena aku harus mengambil buku yang ada di tukang
fotopian samping sekolah yang sengaja aku tinggalkan kemarin. Sebenarnya aku bisa saja
mengambilnya semalam, tapi mamahku tidak mengizikan ku keluar malam malam sendiri.
Terpaksa pagi pagi harus aku ambil karena untuk presentasi jam pertama disekolah.
Mah, aku berangkat ya. Suaraku membuat mamah kaget saat menyiapkan sarapan.
Tumben kamu din pagi

- pagi udah berangkat, sarapan dulu. Mamah yang sibuk

menyiapkan sarapan untukku, papah, dan adikku.


Aku mencium tangan mamahku dan sambil sesekali melihat jam tangan yang aku pakai dan
bergegas keluar rumah .

Ngga sempet mah, Dinda harus ambil fotocopian yang kemarin disamping sekolah. Yaudah
ya Dinda berangkat dulu, Asalamualaikum.
iya, walaikumsalam. Hati hati ya sayang.
oke mah.
Setelah aku turun dari angkot, dan sudah sampai di depan fotokopian samping sekolah. Aku
langsung membayar angkot yang aku naiki dan langsung bergegas lari menuju fotokopian
mengambil fotokopian yang aku titipkan kemarin. Untung saja fotokopian samping
sekolahku sudah buka dari jam 6 pagi. Jadi aku tidak perlu repot-repot menunggu.
Bisa langsung kesekolah, kataku sambil menuju kearah sekolah yang hanya berjarak 30
meter dari fotokopian.
Tanpa melihat kedepan ternyata ada sebuah motor yang melintas didepanku.
Tiiiiiiiiiinnnnnn!!!!. Sontak saja suara klakso yang dibunyikan oleh seseorang membuaku
kaget dan hampir tersrempet motor yang mempunyai ukurang yang cukup besar itu.
Eh kalo jalan liat depan dong. Ngga liat ada motor segede ini lewat. Seorang lelaki
membuka kaca helm nya dan marah marah kepadaku.
Maaf Maaf, kataku.
Karena jam menunjukka pukul 6.55 maka aku bergegas masuk kesekolah tanpa berpikir
panjang. Aku berlalu meningalkan lelaki tadi. Aku sempat mendengar dia berbicara
kepadaku, sepertinya dia kesal padaku. Tapi tidak aku fikirkan. Karena difikiranku hanyalah
pelajaran pertama tidak boleh telat. Bu Ningsih, guru yang tidak toleran terhadap
keterlambatan siswanya. Dan selalu ada hukuman apabila siswanya terlambat. Aku tidak mau
bernasib sama seperti Nian, teman sebangku ku yang telat karena kesiangan saat ke sekolah.
Bu Ningsih pun tak segan segan menyuruhnya berdiri di luar kelas sampai jam
pelajarannya selesai. Hal yang sangat tidak aku inginkan.
Selamat saja, bu Ningsih belum masuk ke kelasku.
5 menit kemudian bu Ningsih sudah masuk kekelasku.

Selamat pagi anak anak


Selamat pagi buuuuuuu.teriak anak-anak dikelasku.
Baiklah, sebelum ibu mulai pelajaran hari ini ibu akan memperkenalkan kepada kalian bahwa
ada murid baru.
Kelas seketika ramai. Mungkin karena mereka penasaran dengan kedaangan siswa baru yang
akan masuk kekelasku.
Sudah sudah, semuanya diam. Ayo masuk. Sekarang perkenalkan dirimu. Bu ningsih pun
menyuruhnya masuk.
Seorang lelaki, dia berbadan tinggi. Menurutku dia seorang atlet basket, atau mungkin atlet
volley. Sepertinya dia selalu berolahraga sehingga mempunya bentuk tubuh yang begitu deal.
Dia mempunyai wajah yang menurutku tampan. Seperti Hafiz Fatur. Yang super cool.
Kenalin, nama saya Dimas, saya pindah kesekolah ini karena orang tua saya pindah tempat
tugas di kota ini. Semoga kita bisa menjadi teman yang baik.
Cukup itu sajakah??. Tanya Bu Ningsih dengan wajah yang datar.
Iya bu.
Kamu duduk saja di bangku nomor 2 dari depn bersama Arif.
Lelaki itupun duduk dibelakangku.
Baiklah kita lanjutkan pelajaran yang kemarin ya
2 jam kemudia pelajaran telah selesai . Teettt tettttt teeeeeeettttttt!!!. Jam istirahat pun sudah
berbunyi. Seperti biasa, aku ke kantin untuk beli baso. Setelah memesan tiba-tiba ada seorang
lelaki yang duduk didepanku. Ya, dia anak baru yang duduk dibelakangku tadi.
Eh kamu yang di depan fotokopian tadi kan, yang jalan ngga liat-liat. Yang mau kesrempet
motor

Dalam hatiku bertanya, dari mana dia tau jika aku tadi dari fotokopian. Dan aku hampir saja
tersrempet motor.
Kamu tau dari mana tanyaku keheranan.
Aku yang tadi naik motor, gara-gara kamu aku jadi ngerem mendadak
Ohh maaf aku tadi buru-buru, soalnya kalau pelajaran bu Ningsih ngga boleh telat
Jadi gitu, yaudah deh ngga papa. Kamu ada yang luka engga, kayanya tadi ban motor aku
hampir ngenain kaki kamu.
Ngga ko ngga papa, sekali lagi aku minta maaf ya, gara-gara aku kamu jadi ngerem
mendadak.
Dia hanya tersenyum padaku.
Kaya nya kita belum kenalan deh. Diapun mengulurkan tangannya.Dimas
Aku Dinda, tadi kan dikelas udah kenalan. Sambil membalas uluran tangannya.
Tapi kan aku belum kenal sama kamu sahutnya.
Pak Samin pun mengantarkan baso yang telah aku pesan. Namun Pak Samin membawakanku
dua mangkuk baso. Aku pun masih ingat kalo aku cuma memesan satu mangkuk baso. Bukan
dua. Mana mungkin aku amnesia mendadak.
Saya pesenya cuma satu ko pak.
Satunya buat masnya. Ujar pak Samin.
Kamu suka baso juga ya, wah kita sama ternyata.
Hehe iya
Hampir seluruh waktu istirahat kami habisnya dikantin. Setelah perkenalan itu, entah kenapa
kita menjadi akrab. Hari-hari ku lewati bersama Dimas. Sepertinya kita telah menjadi teman
dekat. Setelah kejadin itu kami sering makan baso bareng dikantin. Setiap hari dia juga

menjemput ku untuk bersama berangkat kesekolah dan mengantarkan ku pulang kerumah.


Dia selalu ada saat aku butuhin. Dia, lelaki yang selalu ada untukku. Aku ingin selamnya
seperti ini.

Sumber :
http://marendadp.blogspot.co.id/2014/01/penulisan-ilmiah-android.html
http://fredypurbayadhyfha.wordpress.com/2012.html