Anda di halaman 1dari 2

DINAS KESEHATAN KOTA PADANG

PUSKESMAS LUBUK BEGALUNG

STANDARD OPERASIONAL
PROSEDUR (SOP)
Alamat : Jalan Pulau
Air No. 27 D
Telp. (0751) 765514

HIPOGLIKEMI
A

BP Umum

No. Dokumen:

No. Revisi:

Tanggal Efektif:

Definisi

Hipoglikemia secara harfiah berarti kadar glukosa darah di


bawah harga normal
Ringan Simtomatik,

dapat

diatasi

sendiri,

tidak ada

gangguan aktivitas sehari-hari yang nyata


Sedang Simtomatik, dapat diatasi sendiri, menimbulkan
ganggaun aktivitas sehari-hari yang nyata
Gambaran Klinis

Berat

Sering (tidak selalu) tidak simtomatik, karena


gangguan kognitif pasien tidak mampu mengatasi
sendiri Membutuhkan pihak ketifa tetapi tidak
memerlukan terapi parenteral Membutuhkan terapi
parenteral (glukagon intramuskular atau glukosa

intravena) Disertai dengan kejang dan koma


Hipoglikemia didefinisikan berdasarkan kadar glukosa

Diagnosis

Penatalaksanaan

serum adalah sebagai berikut:


<50 mg/dL pada laki-laki
<45/dL pada wanita
<40/dL pada bayi dan anak-anak

Glukosa Oral
SSetelah diagnosa hipoglikemia ditegakkan, 10-20 g
glukosa oral harus segera diberikan. Idealnya dalam
bentuk tablet, jelly, atau 150-250 mL minuman yang
mengandung glukosa seperti jus buah segar dan
nondiet cola. Bila belum ada jadwal makan dalam 1-2
jam

maka

kompleks.

ditambahkan

10-20

karbohidrat

DINAS KESEHATAN KOTA PADANG


PUSKESMAS LUBUK BEGALUNG

STANDARD OPERASIONAL
PROSEDUR (SOP)
Alamat : Jalan Pulau
Air No. 27 D
Telp. (0751) 765514

HIPOGLIKEMI
A

BP Umum

No. Dokumen:

No. Revisi:

Tanggal Efektif:

Glukosa Intramuskular
Bila pasien telah sadar pemberian glukagon harus
diikuti dengan pemberian glukosa oral 20 g dan
dilanjutkan dengan pemberian 40 g karbohidrat
dalam

bentuk

tepung

untuk

mempertahankan

pemulihan.
Glukagon intravena
Glukagon intravena harus diberikan berhati-hati.
Pemberian glukosa intravena 50% terlalu toksik
untuk jaringan dan 75-100 ml glukosa 20% atau 150200

ml

glukosa

Ekstravasasi

10%

glukosa

dianggap

50%

dapat

lebih

aman.

menimbulkan

nekrosis yang memerlukan amputasi..


.
Unit Terkait
Sumber: Pedoman Pengobatan Dasar di Puskesmas 2007
Sumber
Dibuat Oleh:
Disetujui Oleh:
Dokter Muda
Kepala Puskesmas

Dr.Sylvia Dewi Anwar