Anda di halaman 1dari 5

RAHMAT ABDULLAH

1401358
T.P REG C 2014
PENGERTIAN MEAN,MEDIAN DAN MODUS
1. Mean (Rata-Rata)
Pengertian Mean adalah teknik penjelasan kelompok yang didasarkan atas
nilai rata-rata dari kelompok tersebut. Rata-Rata (mean) ini didapat dengan
menjumlahkan data seluruh individu dalam kelompok itu, kemudian dibagi dengan
jumlah individu yang ada pada kelompok tersebut. Istilah dari Mean adalah sebuah
rata-rata dari data yang diperoleh berupa angka. Mean adalah "Jumlah nilai-nilai
dibagi dengan jumlah individu" (Sutrisno Hadi; 1998)
Contoh Mean :
Seluruh pegawai di PT Samudra penghasilan sebulannya dalam satuan ribu
rupiah adalah sebagai berikut : 90, 120, 160, 60, 180, 190, 90, 180, 70, 160.
Untuk mencari mean atau rata-rata data tersebut tidak perlu di urutkan
nilainya seperti dalam mencari median, tetapi dapat langsung dijumlahkan, kemudian
dibagi dengan jumlah individu dalam kelompok tersebut. Berdasarkan data diatas,
maka mean dapat dihitung :
Me : (90 + 120 + 160 + 180 + 190 + 90 + 180 + 70 + 160) : 10 = 130 ribu rupiah.
Jadi penghasilan rata-rata pegawai di PT Samudra adalah Rp. 130.000.
2. Median (Nilai Tengah)
Pengertian median adalah salah satu teknik penjelasan kelompok yang
didasarkan atas nilai tengah dari kelompok data yang telah disusun urutannya dari

yang terkecil sampai yang terbesar, atau sebaliknya dari yang terbesar sampai yang
terkecil. Median juga merupakan data numerik yang terdiri atas n skor diurutkan
mulai dari yang terkecil sampai yang terbesar atau bisa disebut juga statistik urutan.
Contoh Median :
Hasil observasi umur pegawai di kantor X adalah :
20, 45, 60, 56, 45, 45, 20, 19, 57, 45, 45, 51, 35
Untuk dapat mencari mediannya maka data umur diatas harus disusun terlebih
dahulu urutannya. Setelah disusun, menjadi sebagai berikut :
19, 20, 20, 35, 45, 45, 45, 45, 45, 51, 56, 57, 60
Nilai tengah data diatas berada pada urutan ke 7 yaitu 45. Jadi mediannya
adalah 45.
Contoh Median lainnya :
Tinggi badan 10 mahasiswa adalah :
145, 147, 167, 166, 160, 164, 165, 170, 171, 180
Data diatas diurutkan (dari terkecil sampai terbesar atau sebaliknya) menjadi :
180, 171, 170, 167, 166, 165, 164, 160, 147, 145
Jumlah individu dalam kelompok tersebut adalah genap, maka nilai tengahnya
adalah dua angka yang ditengah dibagi dua, atau rata-rata dari dua angka yang
tengah. Nilai tengah dari kelompok tersebut adalah, nilai ke 5 dan ke 6. Mediannya =
166 + 165 : 2 = 165,5.
Dengan demikian dapat dijelaskan rata-rata median tinggi badan kelompok
mahasiswa itu adalah 165,5 cm.

3. Modus (Nilai Yang Paling Banyak Muncul)


Pengertian modus adalah teknik penjelasan kelompok yang didasarkan atas
nilai yang sedang populer (yang sedang menjadi mode) atau nilai yang sering muncul
dalam kelompok tersebut.
Contoh Modus Pada Data Kualitatif :
Tahun 1970 di Yogyakarta, banyak mahasiswa yang naik sepeda. Sehingga
dapat menjelaskan dengan modus, bahwa kelompok mahasiswa di Yogyakarta masih
banyak yang naik sepeda.
Contoh Modus Pada Data Kuantitatif :
Umur pegawai kantor Y adalah :
20, 45, 60, 56, 45, 45, 20, 19, 57, 45, 45, 51, 35
Dari data diatas, dapat dilihat bahwa yang paling banyak muncul adalah umur
45. Munculnya sebanyak 5 kali, jadi dapat dijelaskan bahwa kelompok pegawai
kantor Y sebagian besar berumur 45 tahun. Modus dapat dibedakan menjadi 3 jenis :
Uni Modus, Bimodus dan Multi Modus.

CARA PENGGUNAAN MEAN,MEDIAN DAN MODUS.


Mean.
Untuk penggunaan mean pada sebuah data statistika tidak perlu di urutkan
nilainya seperti dalam mencari median, tetapi dapat langsung dijumlahkan, kemudian
dibagi dengan jumlah individu dalam kelompok tersebut.

Mean.
: (90 + 120 + 160 + 180 + 190 + 90 + 180 + 70 + 160) : 10 = 130 ribu rupiah.
Jadi penghasilan rata-rata pegawai di PT Samudra adalah Rp. 130.000.
Ket :
10

: Jumlah data yang tersedia.

90 sampai 160

: Data yang tersedia.

Median.
Untuk menggunakan Median data yang di perloeh diurutkan mulai dari yang terkecil
sampai yang terbesar.
Contoh data :
Umur : 20, 45, 60, 56, 45, 45, 20, 19, 57, 45, 45, 51, 35
Untuk dapat mencari mediannya maka data umur diatas harus disusun terlebih
dahulu urutannya. Setelah disusun, menjadi sebagai berikut :
19, 20, 20, 35, 45, 45, 45, 45, 45, 51, 56, 57, 60
Nilai tengah data diatas berada pada urutan ke 7 yaitu 45. Jadi mediannya
adalah 45.
Contoh data :
145, 147, 167, 166, 160, 164, 165, 170, 171, 180
Data diatas diurutkan (dari terkecil sampai terbesar atau sebaliknya) menjadi :
180, 171, 170, 167, 166, 165, 164, 160, 147, 145

Jumlah individu dalam kelompok tersebut adalah genap, maka nilai tengahnya
adalah dua angka yang ditengah dibagi dua, atau rata-rata dari dua angka yang
tengah. Nilai tengah dari kelompok tersebut adalah, nilai ke 5 dan ke 6. Mediannya =
166 + 165 : 2 = 165,5.
Dengan demikian dapat dijelaskan rata-rata median tinggi badan kelompok
mahasiswa itu adalah 165,5 cm.
Modus.
Untuk penggunaan modus dapat dengan melihat banyaknya angka/data yang
sama yangmuncul pada data yang tersedia.
Contoh :
Umur pegawai kantor Maju Jaya Bersaudara adalah : 20, 45, 60, 56, 45, 45, 20, 19,
57, 45, 45, 51, 35
Dari data diatas, dapat dilihat bahwa yang paling banyak muncul adalah umur
45. Munculnya sebanyak 5 kali, jadi dapat dijelaskan bahwa kelompok pegawai
kantor maju jaya bersaudara sebagian besar berumur 45 tahun.