Anda di halaman 1dari 6

BAB I

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Zakat merupakan salah satu rukun Islam yang ke-empat, zakat
merupakan suatu ibadah yang paling penting kerap kali dalam Al-Quran,
Allah menerangkan zakat beriringan dengan perintah shalat dalam al-quran
maupun hadist. dan menjadi salah satu unsur pokok bagi tegaknya syariat
Islam. Oleh sebab itu hukum zakat adalah wajib (fardhu) atas setiap muslim
yang telah memenuhi syarat-syarat tertentu. Zakat termasuk dalam kategori
ibadah (seperti shalat, haji, dan puasa) yang telah diatur secara rinci
berdasarkan Al-Quran dan As Sunnah, sekaligus merupakan amal sosial
kemasyarakatan dan kemanusiaan yang dapat berkembang sesuai dengan
perkembangan umat manusia. Maka dari itu perlu untuk mengetahui definisi
dari zakat, harta-harta yang harus dizakatkan, nishab- nishab zakat, tata cara
pelaksanan zakat dan berbagai macam zakat.
B. Rumusan Masalah
1. Mengetahui definisi / pengertian zakat
2. Macam-macam dan mekanisme zakat
3. Manfaat zakat
C. Tujuan Pembahasan
Untuk mengetahui definisi, macam dan manfaat zakat.
D. Manfaat Penulisan
Penulis berharap agar makalah tentang zakat ini dapat bermanfaat bagi
penulis sendiri pada khususnya dan masyarakat pada umumnya.

BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian zakat
Zakat berasal dari bahasa arab yaitu : berkembang, suci. Ditinjau dari segi
etimologi, zakat memiliki pengertian pengembangan dan penyucian.
Zakat secara terminologi adalah : kadar harta yang tertentu, yang diberikan
kepada yang berhak menerimanya dengan berbagai syarat tertentu pula.
Dari segi terminologi agama, zakat adalah bagian tertentu dari harta benda
yang diwajibkan Allah untuk sejumlah orang yang berhak menerimanya. (shihab,
dalam syah, 1992 : 187).
Zakat adalah salah satu rukun islam yang ke-empat dari lima rukun
tersebut, zakat merupakan sendi pokok ajaran islam. Sebagai salah satu rukun
islam yang lima, zakat wajib hukumnya bagi setiap muslim yang memenuhi
syarat-syaratnya. Ia adalah salah satu rukun islam yang bercorak sosial-ekonomi.
Zakat mulai diwajibkan pada tahun kedua hijriyah. Firman Allah swt:

Dan Dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan ruku'lah beserta orangorang yang ruku.
Jika pelaksanaan shalat melambangkan baiknya hubungan seseorang
dengan Allah SWT, Pelaksanaan zakat melambangkan harmonisnya hubungan
antar sesama manusia. Seseorang yang telah memenuhi syarat-syarat menunaikan
zakat dituntut untuk melaksanakannya, bukan semata-mata atas dasar kemurahan
hati atau tekanan dari penguasa.

B. Dasar Disyariatkan Zakat


)2 : (
,

Dalam ayat-ayat di atas, perintah menunaikan zakat menjadi satu nafas


dengan perintah mendirikan shalat, selanjutnya diiringi dengan perintah lain atau
penjelasan mengenai apa sasaran yang akan diraih oleh pengamalnya (daradjat,
1993 : 11).
Di samping dasar berupa nash maupun praktik sahabat, terdapat pula dasar
berupa logika, yaitu :
a. Istikhlaf (penugasan sebagai khalifah di bumi/)
Konsekuensi dari pemilihan mutlak Allah atas harta benda adalah bahwa
manusia yang dititipi harta oleh Allah haruslah memenuhi aturan Allah
berkaitan

dengan

harta,

baik

dalam

pengembangan

maupun

dalam

penggunaannya. Antara lain harus menunaikan zakatnya demi kepentingan


masyarakat yang membutuhkan serta demi merealisasikan tugas manusia
sebagai khalifah di bumi.
b. Solidaritas sosial
Sebagai makhluk sosial, manusia tidak dapat hidup dapat bantuan orang
lain termasuk dalam bidang material(ekonomi).
c. Persaudaraan
Manusia berasal dari satu keturunan Adam dan Hawa, sehingga antar
manusia terdapat pertalian darah. Persaudaraan akan bertambah kokoh bila
diikat oleh persamaan aqidah atau agama.
C. Macam-Macam dan Mekanisme Zakat
Secara garis besar, zakat terbagi menjadi dua macam, yaitu :
a. Zakat nafs : yaitu zakat atas jiwa manusia yang dinamakan dengan zakat fitri
(zakat yang ditunaikan berkenaan dengan telah selesainya mengerjakan ibadah
puasa ramadhan). Di negara Indonesia lebih masyhur(lebih terkenal) dengan

istilah zakat fitrah. Barang yang digunakan untuk membayar zakat fitrah adalah
makanan pokok dari masyarakat setempat, seperti : beras, gandum dll. Kadar
minimal yang harus ditunaikan adalah 2,5 kg atau 3,5 liter sesuai dengan jenis
makanan pokok yang dikonsumsi sehari-hari. Waktu pembayaran zakat fitrah
dimulai pada tanggal 1 ramadhan sampai dengan sebelum menjalankan ibadah
shalat iedul fitri.
b. Zakat mal (zakat harta) yang meliputi :
1. Barang kekayaan, seperti : emas, perak, permata.
2. Tijarah / perniagaan.
3. Peternakan.
4. Tumbuh-tumbuhan (hasil pertanian dan perkebunan).
5. Barang tambang dan temuan.
6. Sebagian pendapat memasukkan pula hasil profesi, seperti : konsultan,
dokter dan sebagainya.
Untuk melaksanakan zakat mal atau dalam mekanisme pelaksanaan zakat
perlu memperhatikan persyaratan tentang nisab dan haul. Nisab adalah batas nilai
kekayaan yang dikenakan wajib zakat sedangkan haul adalah masa pemilikan
harta untuk menghitung atau mengeluarkan zakat.
Macam-macam

zakat Nisab

Haul

Kadar zakat

mal
Emas

94 gram

Satu tahun

2,5%

Perak

672 gram

Satu tahun

2,5%

Permata

Senilai 94 gram Satu tahun

2,5%

emas
Barang

Rumah dan tanah

kekayaan

Senilai 94 gram Satu tahun

2,5%

emas
Kendaraan

Senilai 94gram Satu tahun

2,5%

emas
Uang simpanan

Senilai 94 gram Satu tahun


emas

2,5%

Tijarah

perniagaan

Senilai 94 gram Satu tahun

2,5%

emas

Binatang

Kambing,

ternak

domba

biri-biri, 40 ekor

Satu tahun

a. 40-120 ekor = 1
ekor
b. 151-200

ekor=

ekor
c. 201-300

ekor=3

ekor
d. Setiap

bertambah

100 ekor bertambah


1

ekor

kadar

zakatnya
Sapi, kuda, kerbau

30 ekor

Satu tahun

a. 30-39 ekor= 1 ekor


umur 1 tahun
b. 40-49 ekor= 2 ekor
umur 2 tahun
c. 60-69 ekor= 3 ekor
umur 1 tahun
d. Setiap tambah 10
ekor tambah 1 ekor
umur 2 tahun

Binatang

ternak Senilai 94 gram Satu tahun

lainnya
Tumbuh-

Hasil

tumbuhan

perkebunan

2,5 %

emas
pertanian, Senilai 759 kg Setiap
beras

atau panen

1.350 kg gabah.
Rikaz

Barang

(temuan)

perang, harta karun

5% jika pengairan sulit,


10%
mudah.

rampasan Senilai 94 gram Pada saat 20 %


emas

ditemukan

jika

pengairan

Hasil

PNS,

dokter,

profesi

pengusaha dll.

polisi, Senilai 94 gram Satu tahun

2,5%

emas

Adapun orang-orang yang berhak menerima zakat mal terdapat delapan


kelompok ( ) :
1. Faqir
2. Miskin
3. amil
4. Muallaf
5. Budak (hamba sahaya)
6. Orang yang terjerat hutang
7. Jihad fi sabilillah
8. Musafir yang kehabisan bekal
D. Pengaruh Zakat bagi Kehidupan Individu dan Sosial
1. Dapat mengikis sifat-sifat kikir seseorang yang mengamalkannya, serta
melatih untuk bersikap dermawan dan pandai bersyukur atas nikmat Allah
SWT.
2. Dapat menciptakan ketenangan dan ketentraman hidup, baik bagi
penerima maupun pemberinya.
3. Dapat mengembangkan harta benda.
4. Dapat

membantu

masyarakat.

mewujudkan

keadilan

sosial

ditengah-tengah