Anda di halaman 1dari 2

MAHASISWA UINSA MENJADI RELAWAN MAHASISWA PENGGERAK LITERASI

DI KOTA SURABAYA

Program Mahasiswa Penggerak Literasi yang mana bekerjasama dengan Badan Arsip dan
Perpustakaan Kota Surabaya merupakan kegiatan yang sejalan dengan program pemerintah kota
Surabaya yang mana Surabaya merupakan kota Literasi. Untuk itu, UIN Sunan Ampel ingin ikut
ambil bagian di dalamnya dengan mendorong
mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
untuk
relawan
program
Mahasiswa
Penggerak Literasi. Tidak semua mahasiswa
dapat berpartisipasi, hanya mahasiswa pilihan
yang memenuhi kriteria mulai dari
kepribadian,
kemampuan
kerja,
dan
pengetahuan pedagogisnya. Proses seleksi
mahasiswa yang akan mengikuti program ini
diselenggarakan pada tanggal 23 Desember
2015 di Gedung B lantai 3 Fakultas Tarbiyah Dekan FTK Memberikan pengarahan kepada peserta seleksi literasi
dan Keguruan, diikuti oleh 215 mahasiswa dari prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidikan
Bahasa Arab, Pendidikan Matematika, Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Guru Madrasah
Ibtidaiyah, Manajemen Pendidikan Islam. Sebelum seleksi dimulai para peserta diberi arahan
oleh Kepala Badan Arsip dan Perpustakaan Kota Surabaya Arini Pakistyaningsih, S.H, MM serta
Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Prof. Dr. Ali Mudlofir, M.Ag. Keduanya menegaskan
kembali kepada para peserta bahwa program ini merupakan program kerjasama antara UIN
Sunan Ampel Surabaya dan Badan arsip dan Perpustakaan kota Surabaya yang bertujuan untuk
menaikkan minat baca siswa-siswa madrasah dan ponpes di kota Surabaya. Dari hasil tes
terseleksi 160 mahasiswa yang akan ditempatkan di beberapa madrasah dan pondok pesantren di
sekitar kota Surabaya.

Tim dari Barpusda Memberikan Pelatihan pada Mahasiswa

Sebelum mahasiswa peggerak literasi


bertugas di madrasah dan pondok pesantren yang
telah ditentukan, mereka mendapatkan pelatihan
selama 3 hari dari Barpus kota Surabaya mengenai
Kebijakan pemerintah kota Surabaya di bidang
perpustakaan, keperpustakaan, dan berbagai
teknik menaikkan minat baca siswa pada tanggal
5-7 Januari 2016 di Gedung B lantai 3 Fakultas
Tarbiyah dan Keguruan. Selama pelatihan
mahasiswa terlihat antusias dan semangat
mengikuti rangkaian materi yang diberikan.

Pada tanggal 20 Januari 2016


mahasiswa mulai bertugas di 80 madrasah dan
pondok pesantren di sekitar kota Surabaya
yang telah ditentukan oleh Barpus kota
Surabaya. Acara pemberangkatan mahasiswa
penggerak literasi dilaksanakan di kantor
Badan arsip dan perpustakaan kota Surabaya
Jl. Rungkut Asri Tengah No.5-7 Surabaya
dihadiri Kepala Barpus kota Surabaya dan
perwakilan dosen pembimbing lapangan dari Kepala Barpus Surabaya memberikan pengarahan pada mahasiswa
UIN Sunan Ampel Surabaya. Setiap madrasah/pondok pesantren didampingi 2-3 orang relawan
mahasiswa penggerak literasi yang mana setiap madrasah/ponpes didampingi oleh seorang dosen
pembimbing lapangan dari UINSA dan koordinator wilayah dari Barpus. Mahasiswa penggerak
literasi akan bertugas selama 2 bulan, yaitu dimulai 20 Januari 2016 20 Maret 2016.
Selama
mahasiswa
bertugas
dil
madrasah/pondok
pesantren,
mereka
akan
berkonsentrasi membantu madrasah/pondok dalam
hal pengelolaan perpustakaan dan mengadakan
berbagai program yang ditujukan untuk membuat para
siswa mencintai buku, gemar membaca, dan
mencintai perpustakaan. Berbagai kendala dan
permasalahan yang dihadapi mahasiswa di lapangan
dapat
dikonsultasikan
dengan
kepala
madrasah/pengasuh pondok, dosen pembimbing
Mahasiswa dan santri membenahi perpustakaan
lapangan (DPL) dan koordinator kecamatan dari Barpus. Harapannya keberadaan mahasiswa
penggerak literasi di madrasah/pondok pesantren dapat memberikan kontribusi positif terhadap
kemajuan pendidikan di madrasah dan pondok pesantren khususnya di kota Surabaya dan
program ini dapat terus berlanjut sampai tahun-tahun berikutnya.