Anda di halaman 1dari 4

APLIKASI PROSES EVAPORASI PADA BEBERAPA ALAT PENGOLAHAN

Penguapan atau evaporasi adalah proses perubahan molekul di dalam keadaan cair
(contohnya air) dengan spontan menjadi gas (contohnya uap air). Proses ini adalah kebalikan
dari kondensasi. Umumnya penguapan dapat dilihat dari lenyapnya cairan secara berangsurangsur ketika terpapar pada gas dengan volume signifikan. Berikut adalah beberapa alat
pengolahan pangan yang menerapkan proses evaporasi.

A. EVAPORATED MILK (SUSU EVAPORASI)


Pada proses, evaporasi susu melewati tabung uap panas di bawah kondisi vakum.
Pemanasan berlangsung antara 65-70oC. kandungan bahan kering pada susu meningkat
ketika proses pemanasan. Konsentrasi padatan telah sesuai ketika densitas mencapai nilai
1,07. Pada tingkatan ini, 1 kg unsweetened milk dengan lemak 8% dan padatan non lemak
18% diproduksi dari 2,1 kg bahan baku susu yang memiliki kandungan lemak 3,8% dan
padatan non lemak 8,55%.

Gambar 1. Peralatan evaporasi evaporated milk

B. SWEETENED CONDENSED MILK (SUSU KENTAL MANIS)


Pada proses evaporasi, setelah dimasukkan gula ke dalam evaporator kemudian dicampur
dengan susu. Evaporasi dilanjutkan hingga kandungan bahan kering yang dikehendaki
tercapai. Kandungan bahan kering diperiksa secara tidak langsung dengan menentukan
densitas dari konsentrat. Yaitu sekitar 1,3 untuk sweetened wholemilkn dan 1,35 untuk
sweetened skimmilk. Pada tahapan ini 1 kg susu kental manis dengan kandungan 8%, 45%
gula, dan 27% air akan dihasilkan dari 2,5 kg dari 3,2% susu full krim dicampur dengan 0,44
kg gula.

Gambar 2. Peralatan untuk proses pengolahan sweetened condensed milk


C. INSTAN COFFEE (KOPI INSTAN)
Proses pemekatan dan pengeringan yang menggunakan panas (evaporasi vakum dan
pengeringan semprot) juga berpotensi menyebabkan hilangnya komponen aroma dan citarasa
yang volatil karena mereka ikut menguap bersama air yang dikeluarkan sehingga
menghasilkan produk kopi instan dengan aroma dan citarasa yang lebih ringan dibandingkan
dengan proses beku (pemekatan beku dan pengeringan beku). Didalam unit ini, komponen
volatil dikeluarkan dari ekstrak kopi, sebelum ekstrak masuk ke evaporator. Seperti halnya
pada proses perstripping, proses stripping juga dilakukan dengan melewatkan ekstrak pada
steam (flash evaporation), sehingga komponen aroma yang volatil akan diambil oleh steam.
Steam yang telah mengandung komponen aroma volatil lalu dikondensasi dan dilakukan
pemisahan komponen volatil dan air dengan teknik destilasi. Selain dengan teknik stripping,
pengambilan komponen volatil juga bisa dilakukan dengan teknik kondensasi parsial. Pada
proses ini, pengambilan komponen aroma volatil dilakukan pada saat berlangsungnya proses
evaporasi. Karena tidak dilakukan stripping komponen volatil sebelum proses evaporasi,
maka air yang menguap selama proses evaporasi juga mengandung komponen volatil.
Komponen volatil ini lalu dipisahkan dari uap air dengan proses kondensasi parsial.

Gambar 3. Peralatan evaporasi instan coffee


D. GRANULATED SUGAR (GULA PASIR)
Dipabrik gula penguapan dilakukan dengan menggunakan beberapa evaporator dengan
sistem multiple effect yang disusun secara interchangeable agar dapat dibersihkan
bergantian. Evaporator bisanya terdiri dari 4-5 bejana yang bekerja dari satu bejana sebagai
uap pemanas bejana berikutnya. Total luas bidang pemanas 5990m2 vo.
Dalam bejana Nomor 1 nira diuapkan dengan menggunakan bahan pemanas uap bekas
secara tidak langsung. Uap bekas ini terdapat dalam sisi ruang uap dan nira yang diuapkan
terdapat dalam pipa-pipa nira dari tombol uap. Dari sini, uap bekas yang mengembun
dikeluarkan dengan kondespot. dalam bejana nomor 2, nira dari bejana nomor 1 diuapkan
dengan menggunakan uap nira dari bejana penguapan nomor 1. Kemudian uap nira yang
mengembun dikeluarkan dengan Michaelispot. Di dalam bejana nomor 3, nira yang berasal
dari bejana nomor 2 diuapkan dengan menggunakan uap nira dari bejana nomor 2.
Demikian seterusnya, sampai pada bejana terakhir merupakan nira kental yang berwarna
gelap dengan kepekatan sekitar 60 brik. Nira kental ini diberi gas SO2 sebagai belancing dan
siap dikristalkan. Sedangkan uap yang dihasilkan dibuang ke kondensor sentral dengan
perantara pompa vakum.

Gambar 4. Alat evaporasi pengolahan granulated sugar

E. CONCENTRATED FRUIT AND VEGETABLE JUICE


Proses evaporasi pada pengolahan concentarated fruit and vegetable juicemenggunakan alat
penguap vakum (vacuum evaporator). Alat ini sangat baik digunakan untuk menguapkan
bahan-bahan yang peka terhadap suhu tinggi seperti santan, susu, dalam industri pembuatan
pasta tomat maupun industri minuman juice. Alat ini dipakai bila menginginkan penguapan
secara tepat dan tekanan pada bahan tetap dipertahankan lebih rendah dari 1 atmosfer.
Bahan pangan ditempatkan pada sebuah container yang dipanaskan. Uap yang dihasilkan
dengan mudah akan menguap ke udara Pada proses evaporasi ini komponen volatile sari buah
atau sayuran diusahakan tidak ikut terbawa atau hilang.

Gambar 5. Evaporator vakum dan peralatan evaporasi concentrated fruit and vegetables
juice