Anda di halaman 1dari 15

Ringkasan Materi dan Contoh Soal

Mendeskrip

Menjelaska
dalam jagad raya

Menentuka

Menganalisis sejarah pembentukan


bumi, tata surya, dan jagad raya.

Mendeskripsikan sejarah pe

Mengidentifikasi karakteristik lapisan bumi

Menjelaskan

A.

Menganalisis teori tektonik lempeng


persebaran gunung api dan gempa bumi

PERKEMBANGAN PEMBENTUKAN BUMI

2
.

Teori

Menjelaska

Menjelaska

Mengklasif

Menjelaska

Menjelaska

Teori Apungan Benua (Continental Drift Theory)


Teori Apungan Benua dikemukakan oleh Alfred Wagner
tahun 1912 dalam bukunya Origin of the Continentals
and
Oceans.
Wagner
mengemukakan
bahwa
pembentukan
muka
bumi
disebabkan
adanya
pergeseran
benua. Menurut
Wagner,
di
permukaan bumi
pada
awalnya
hanya terdiri satu
benua (Pangea)
dan
datu
samudera
(Panthalassa). Benua tersebut kemudian bergeser
secara perlahan ke arah ekuator dan barat hingga
mencapai posisi seperti saat ini.
Gerakan benua disebabkan oleh adanya rotasi bumi
yang menghasilkan gaya sentrifugal sehingga gerakan
cenderung kearah ekuator, sedangkan adanya gaya tarik
menarik antara bumi dan bulan menghasilkan gerak ke
arah barat.
Teori apungan benua diperkuat dengan adanya
kesamaan garis pantai antara Amerika Selatan dengan
Afrika, serta kesamaan perlapisan batuan dan fosil-fosil
pada lapisan di kedua daerah tersebut.

4
.

Teori Konveksi
Teori konveksi menjelaskan bahwa terjadi aliran konveksi
ke arah vertikal di dalam lapisan astenosfer yang agak
kental. Aliran tersebut berpengaruh sampai ke kerak bumi
yang ada diatasnya. Aliran konveksi yang merambat ke
dalam kerak bumi menyebabkan batuan kerak bumi

Teori Kontraksi
Teori kontraksi dikemukakan oleh James Dana (1847)
dan Elie de Baumant (1852), teori ini menyatakan bahwa
kerak bumi mengalami pengerutan karena terjadinya
pendinginan di bagian dalam bumi akibat konduksi
panas. Pengerutan menyebabkan permukaan bumi tidak
rata.
Teori ini banyak mendapat kritikan dari beberapa ahli lain
dimana mereka berpendapat bahwa bumi tidak akan
mengalami penurunan suhu yang sangat drastis
sehingga menyebabkan terbentuknya pegunungan dan
lembah-lembah. Di dalam bumi terdapat banyak unsur
radioaktif yang selalu memancarkan panasnya sehingga
ada tambahan panas bumi.Selain itu, reaksi-reaksi kimia
antar mineral di dalam bumi dan pergeseran kerak bumi
akan menimbulkan panas.

3
.

A. TEORI PEMBENTUKAN MUKA BUMI


1
.

Menjelaska
Menjelaska

Laurasia-Gondwana
Teori Laurasia-Gondwana dikemukakan oleh Eduard
Zuess dan Frank Taylor, teori ini menyatakan bahwa
pada mula terdapat dua benua di kedua kutub bumi yaitu
benua Laurasia dan Gondwana (Amerika Selatan, Afrika,
dan Australia). Kedua benua tersebut kemudian bergerak
secara perlahan menuju ekuator dan mengalami
perpecahan seperti yang terbentuk saat ini.

SEJARAH PERKEMBANGAN MUKA BUMI

Menurut Alfred Lother Wegener (1910) dalam teorinya


The Contionental Drift (Teori Apungan Benua) Permukaan bumi
pada akhir Periode Karbon (kira-kira 200 Juta tahun lalu) pada
Era Palaezoikum hanya satu benua yaitu Pangea dan satu
samudra yaitu Panthalasa. Dalam perkembangannya Pangea
berpisah pada Periode Yura dan Kapur (195 Juta tahun lalu) di
Era Mesozoikum menjadi dua yaitu Laurasia di Utara dan
Gondwana di Selatan (seperti pendapat AL Du Toit) yang
keduanya dipisahkan oleh Laut Thetys. Sementara E.Suess dan
F.B.Taylor mengatakan pada awalnya terdapat dua benua
seperti tersebut di atas. Kemudian kedua benua tersebut
perlahan-lahan bergerak kearah equator dan terpecah-pecah
seperti yang ada sekarang ini).
Sebagai bukti pergerakan benua, Wegener menyebutkan :
1. Adanya persamaan garis kontur Pantai Timur Amerika dengan
garis kontur Pantai Barat Eropa dan Afrika. Berarti daerah
tersebut dahulu adalah berhimpitan.
2. Ditemukan persaman formasi geologi pada kedua daerah
tersebut.
3. Greenland menjauhi Eropa dengan kecepatan 36 mm/tahun.
4. Madagaskar menjauhi Afrika dengan kecepatan 9 mm/tahun.
5. Amerika Utara (kiri) menjauh dari Eurasia (kanan) rata-rata
2,5cm/tahun sehingga Samudra Pasifik meluas dalam jarak yg
sama
6. Anak Benua India semula agak panjang, kini mulai menyempit
dan makin mendekat ke Eurasia dengan kecepatan rata-rata
25 mm/tahun.

menjadi lunak, sehingga gerak aliran dari dalam


mengakibatkan permukaan bumi tidak rata.
Harry H. Hess (1962) dalam bukunya History of the
Ocean Basin, mengemukakan bahwa aliran
konveksi yang sampai ke permukaan bumi
membentuk punggung tengah laut (mid ocean
ridge). Pada puncak punggung lava terus mengalir
dan menyebar di kedua sisi dan membeku
membentuk kerak bumi.
5
.

Teori Pergeseran Dasar Laut


Penyelidikan umur sediment dasar laut mendukung teori
tersebut,yaitu makin jauh dari punggung dasar laut
umurnya makin tua.Hal itu berarti ada gerakan yang
arahnya dari punggung dasar laut.

Berikut akan dijelaskan secara terperinci mengenai pergerakan


lempeng dan konsekuensi dari pergerakan tersebut.
1. Pergerakan Lempeng
Berdasarkan arah pergerakannya, perbatasan antara lempeng
tektonik yang satu dengan lainnya (plate boundaries) terbagi
dalam 3 jenis, yaitu divergen, konvergen, dan transform. Selain
itu ada jenis lain yang cukup kompleks namun jarang, yaitu
pertemuan simpang tiga (triple junction) dimana tiga lempeng
kerak bertemu.
1.

7. Teori Lempeng Tektonik


Teori lempeng tektonik dikemukakan oleh McKenzie dan
Robert Parker, teori lempeng tektonik ini merupakan teori
penyempurnaan dari teori-teori yang terdahulu.
Pergeseran benua, pergeseran dasar laut dan teori
konveksi sebagai satu kesatuan konsep.

Batas Divergen
Terjadi pada dua lempeng tektonik yang bergerak saling
memberai (break apart). Ketika sebuah lempeng tektonik
pecah, lapisan litosfer menipis dan terbelah, membentuk
batas divergen.
Pada lempeng samudra, proses ini menyebabkan
pemekaran dasar laut (seafloor spreading). Sedangkan
pada lempeng benua, proses ini menyebabkan
terbentuknya lembah retakan (rift valley) akibat adanya
celah antara kedua lempeng yang saling menjauh
tersebut.
Pematang Tengah-Atlantik (MidAtlantic Ridge) adalah salah satu
contoh divergensi yang paling
terkenal, membujur dari utara ke
selatan di sepanjang Samudra
Atlantik, membatasi Benua Eropa
dan Afrika dengan Benua
Amerika.

2.

Kerak bumi dan litosfer mengapung di atas astenosfer


dianggap sebagai satu lempeng yang saling
berhubungan. Aliran konveksi yang keluar melalui
punggung laut menyebar ke kedua sisi dan dibagian lain
akan masuk kembali ke lapisan dalam dan bercampur
kembali dengan materi di lapisan itu. Daerah tempat
masuknya materi tersebut disebut dengan patahan
(transform fault) yang ditandai dengan palung laut dan
pulai vulkanis.
Pada daerah transform fault merupakan daerah aktif
karena pergeseran kerak bumi bergerak secara terus
menerus, daerah ini merupakan juga daerah aktif gempa
bumi. Akibat adanya pergerakan lempeng yang tersu
menerus maka kerak bumi menjadi terpecah-pecah dan
karena lempeng berada diatas lapisan yang panas, cair
dan plastis maka lempeng bergerak perlahan dan tak
beraturan. Pergerakan lempeng dapat saling menjauh,
saling bertambarkan, dan mennyusup.
7. Tim Peneliti Amerika
Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan teori Wegener.
Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Kutub Selatan 200
juta tahun yang lalu terletak didekat khatulistiwa, seharusnya
pada zaman tersebut di Kutub Selatan terdapat hewan dan
tumbuhan. Lalu didaerah tersebut dapat ditemukan fosil
tulang rahang dari hewan Amfibia air tawar purba tepatnya di
AmSel dan Utara. Hal tersebut membuktikan bahwa teori
pengapungn benua mendekati kebenaran.

Batas Konvergen
Terjadi apabila dua lempeng tektonik tertelan
(consumed) ke arah kerak bumi, yang mengakibatkan
keduanya bergerak saling menumpu satu sama lain
(one slip beneath another).
Wilayah dimana suatu lempeng
samudra terdorong ke bawah
lempeng benua atau lempeng
samudra lain disebut dengan zona
tunjaman (subduction zones). Di
zona tunjaman inilah sering terjadi
gempa. Pematang gunung-api
(volcanic ridges) dan parit samudra (oceanic trenches)
juga terbentuk di wilayah ini.

3.

Batas Transform
Terjadi bila dua lempeng tektonik
bergerak saling menggelangsar
(slide each other), yaitu bergerak
sejajar namun berlawanan arah.
Keduanya tidak saling memberai
maupun saling menumpu. Batas
transform ini juga dikenal sebagai sesar ubahan-bentuk
(transform fault).

2. Batas Konvergen
Batas konvergen ada 3 macam, yaitu :1) antara lempeng
benua dengan lempeng samudra, 2) antara dua lempeng
samudra, dan 3) antara dua lempeng benua.

1.

Lempeng benua dengan lempeng samudra


Ketika suatu lempeng samudra menunjam ke bawah
lempeng benua, lempeng ini masuk ke lapisan
astenosfer yang suhunya lebih tinggi, kemudian meleleh.
Pada lapisan
litosfer tepat
di atasnya,
terbentuklah
deretan
gunung
berapi
(volcanic
mountain
range).
Sementara di
dasar
laut
tepat
di
bagian terjadi
penunjaman, terbentuklah parit samudra (oceanic
trench).
Pegunungan Andes di Amerika Selatan adalah salah
satu pegunungan yang terbentuk dari proses ini.
Pegunungan ini terbentuk dari konvergensi antara
Lempeng Nazka dan Lempeng Amerika Selatan.

Pegunungan ini terbentuk dari konvergensi antara


Lempeng India dan Lempeng Eurasia.
3. Lempeng Tektonik Dunia
Bumi saat ini terbagi menjadi enam lempeng tektonik utama,
yaitu :
1.

Eurasia

Meliputi Eropa,Asia (temasuk Indonesia)

2.

Amerika

Meliputi Amerika Utara, Amerika Selatan, dan


setengah bagian barat lautan Antlantik.

3.

Afrika

Meliputi Afrika, bagian timur lautan Antlantik,


dan bagian barat lautan Hindia.

4.

Pasifik

Meliputi lautan Pasifik

5.

India-Australia

Lautan Hindia serta subkontinen India dan


Australia bagian barat.

6.

Antartika

Meliputi kontinen Antartika dan lautan


Antartika.

aa
(a)
(a) Enam
Enam lempeng
lempeng tektonik
tektonik dunia,
dunia,

2.

3.

Antara dua lempeng samudra


Salah satu lempeng samudra menunjam ke bawah
lempeng samudra lainnya, menyebabkan terbentuknya
parit di dasar laut, dan deretan gunung berapi yang
pararel terhadap
parit tersebut,
juga di dasar
laut.
Puncak
sebagian
gunung berapi
ini ada yang
timbul sampai ke
permukaan, membentuk gugusan pulau vulkanik
(volcanic island chain).
Pulau Aleutian di Alaska adalah salah satu contoh pulau
vulkanik dari proses ini. Pulau ini terbentuk dari
konvergensi antara Lempeng Pasifik dan Lempeng
Amerika Utara.
Antara dua lempeng benua.
Salah
satu
lempeng
benua
menunjam ke
bawah
lempeng
benua
lainnya.
Karena
keduanya adalah lempeng benua, materialnya tidak
terlalu padat dan tidak cukup berat untuk tenggelam
masuk ke astenosfer dan meleleh. Wilayah di bagian
yang bertumbukan mengeras dan menebal, membentuk
deretan pegunungan non vulkanik (mountain range).
Pegunungan Himalaya dan Plato Tibet adalah salah satu
contoh pegunungan yang terbentuk dari proses ini.

(b)
(b) Tiga
Tiga lempeng
lempeng tektonik
tektonik Indonesia
Indonesia

B. KARAKTERISTIK PERLAPISAN BUMI


Besarnya ukuran bumi menyebabkan manusia kesulitan untuk
mengatahui struktur lapisan bumi. Akan tatapi para ahli geologi
memperoleh gambaran tentang susunan bagian dalam bumi
melalui pengamatan seismologi (hantaran pada gelomnbang
gempa bumi). Hal ini karena arah, kecepatan dan bentuk
gelombang gempa ditentukan oleh komposiis dan kerapatan
bagian dalam bumi.
Secara struktur lapisan bumi dibagi menjadi 3 lapisan utama,
yaitu kerak bumi (kerak benua dan kerak samudra), selubung
bumi (mantle atas, tengah dan bawah), dan inti bumi (inti luar
dan inti dalam). Struktur lapisan bumi yang seperti itu mirip
dengan tekur, yaitu cangkangnya ibarat kerak, putih telur ibarat
selubung dan kuning telur sebagai inti. Karakteristik perlapisan
bumi lebih terperinci dpat dijelaskan seperti berikut :
LAPI
SAN

PEMBA
GIAN

Kerak
Bumi /
Lithos
fer

KARAKTERISTIK / CIRI / SIFAT

Kerak
Benua
(Continen
tal Crust)

Kerak
Samudra
(Oceanic
Crust)

Berat Jenis ( BJ) = 2,7.


Suhu 200 1.100 0C
Menutupi 35% permukaan bumi
Kedalaman 48 km, dibawah
pegunungan tinggi kedalaman
mencapai 70 km.
Tempat hidup dan sumber kehidupan,
seluruh barang tambang berada pada
lapisan ini
Unsur utama : Alumunium, potasium,
sodium terkoombinasi dengan oksigen
dan silisium, membentuk batuan granit
yang berbentuk kristal (padat), rapuh.
Istilah Sial = Silisium dan Alumunium.
Bersifat Asam.
BJ = 3,0. Bersifat Plastis (padat liat)
Menutupi 65 % permukaan bumi yaitu
dasar samudra yang disebut Abysal

bb

Mantel Atas
(Astenosfer)
Zona
Mohorovic
Discontinuity

Selub
ung
Bumi

Mantel
Tengah

Mantel
Bawah
(Mesosfer)

Inti Luar
(Outer
Core)
Zona
Guttenberg
Barisf Diskontinuity
er/
Centr
osfer/
Inti
Bumi/
Nife

Inti Dalam
(Inner
Core)

Floor.
Ketebalan 5 10 km
Keseluruhan Lithosfer hanya 0,75
% massa bumi
Unsur utama : Oksigen, Silisium yang
terisi oleh Magnesium, Besi, dan
Kalsium. Istilah Sima = Silisium dan
Magnesium. Bersifat Basa.
BJ = 3,8 . Bersifat Basa.
Suhu antara 1300 C - 1.500 0C
Meliputi 67,8 % massa bumi.
Ketebalan 70 300 km, disebut juga
Zona Moho Discontinuity, karena
perambatan gelombang gempa tibatiba melemah, sehingga gelombang
Sekunder (S) tidak terdeteksi. Setelah
melewati Moho, kecepatan gelombang
gempa bertambah.
Dianggap sebagai zona pembatas
antara lithosfer dan mantel.
Terdiri dari bahan padat dan cair
pekat, sehingga mudah bergerak oleh
tekanan lapisan diatasnya. Aliran ini
berputar-putar ke atas ke bawah
yang disebut arus konveksi. Arus ini
merupakan sumber gerakan (tektonik)
pada kerak bumi yang disebut tenaga
endogen.
Unsur utama : Oksida silisium,
magnesium dan besi. Merupakan
unsur batuan peridotit.
BJ= 5. Kedalaman antara 300700km
Terdiri-dari bahan-bahan yang benarbenar cair.
Unsur-unsurnya sama dengan mantel
atas.
BJ 8.
Suhu antara 1.500 C 3.000 0C
Kedalaman antara 700 2.900 km.
Bersifat liat hampir padat seperti
aspal.
Unsur utama : Magnesium, besi, nikel.
Zona Guttenberg Discontinuity
merupakan lapisan pemisah antara
Mesosfer dan Core, dengan
kedalaman 2.900 km.

BJ = 8 9.

Suhu antara
2.200 - 3.900 0C

Kedalaman
antara 2.900 5.100 km, makin
kedalam makin padat.

Dibawah
mantel yang padat dijumpai lapisan
yang benar-benar cair, sebagai
pembatas antara mantel dan core.

Zona
Guttenberg Disc. Merupakan bagian
atas dari inti luar. Keadaan cair,
karena ketinggian suhu lebih
dominan dari ketinggian tekanan.

Unsur utama :
Besi, Nikel, dan magnesium.
BJ > 10.
Suhu antara 4.000 5.000 0C
Jari-jari tengah 2.500 km
Keadaan sangat padat, bahkan
gelombanga S yanga hanya dapat
melalui benda padat memantul, dan
gelombang P yang paling kuat
terbiaskan.
Keseluruhan Inti Bumi meliputi 31,5
% massa bumi.

D.TEORI LEMPENG TEKTONIK DAN KAITANNYA


DENGAN PEMBENTUKAN & PERSEBARAN GEMPA
BUMI DAN GUNUNG API
Teori ini menyatakan bahwa permukaan bumi/lithosfer
terdiri dari beberapa lempeng tektonik yang selalu bergerak di
atas massa pijar cair pekat (plastis) Astenosfer pada lapisan
selubung bumi, dengan kecepatan rata-rata 10 cm / tahun atau
100 km / 10 juta tahun. Kekuatan yang memicu gerakan ini
berasal dari panas yang sangat hebat di dalam inti bumi. Panas
ini menyebabkan batuan-batuan yang ada di lapisan astenosfer
seluibung bumi mencair dan menjadi batuan lebur yang disebut
magma. Ketika magma panas, maka magma mengembang,
naik dan mendorong lempeng yang satu menjauhi dari lempeng
yang lain. Ketika magma mendingin, maka magma mengerut
dan menyebabkan lempeng saling mendekat. Lempeng
tersebut masing-masing mempunyai gerakan pergeseran yang
tidak sama, sehingga terjadi tiga hal pada tepi-tepi lempeng,
yaitu dua lempeng saling bertumbukan (konvergen), dua
lempeng saling menjauh (divergen) dan dua lempeng saling
berpapasan.
1. Akibat dari dua lempeng yang saling menjauh adalah
a. terjadinya perenggangan
lempeng yang disertai
dengan pertumbukan kedua lempeng tersebut
b. terbentuknya tanggul dasar samudra (mid oceanic
ridge) disepanjang perenggangan lempeng tersebut
c. terjadinya aktivitas vulkanisme laut dalam yang
menghasilkan lava basa dan
d. terjadinya aktivitas gempa bumi
2. Akibat dari dua lempeng yang saling bertumbukan adlh:
a. lempeng dasar samudra menunjam ke bawah
lempeng benua,
b. terbentuknya palung laut ditempat tumbukan tersebut
c. terdapat aktivitas vulkanisme, instrusi dan ekstrusi,
d. daerah hiposentra gempa yang dangkal dan dalam,
e. terjadinya timbunan sedimen campuran yang disebut
batuan bancuh atau melange
f. pembengkakan tepi lempeng benua yang berupa
deretan pegunungan
3. Akibat dua lempeng yang pergeseran/sesar mendatar,
a. terjadinya aktivitas vulkanisme lemah dan
b. gempa bumi lemah

E.HUBUNGAN TEORI TEKTONIK LEMPENG DENGAN


PEMBENTUKAN DAN PERSEBARAN GUNUNG API
Teori tektonik lempeng mengatakan bahwa permukaan bumi
terdiri dari beberapa lempeng yang terus menerus bergerak.
Pergerakan ini merupakan awal proses terbentuknya magma,
tatkala tepi lempeng kerak benua bertabrakan dengan lempeng
dasar samudra, sehingga
pinggir lempeng yang satu
menunjam jauh kedalam bumi dibawah lempeng yang lain.
Akibat pergesekan menimbulkan suhu yang sangat tinggi pada
mantel atas (astenosfer), yang dapat melelehkan pinggiran
lempeng, sehingga menghasilkan magma (batuan lebur dari
dalam kerak bumi, yang mengalir keluar melalui retakan ke
permukaan bumi).
Proses pembentukan magma yang lain dapat terjadi ketika dua
lempeng bertemu, lalu keduanya bertolak. Sepanjang
perenggangan lempeng terbentuk tanggul dasar samudra,
sehingga menimbulkan aktivitas vulkanisme laut dalam yang
menghasilkan lava basa berstruktur bantal dan hamparan
leleran lava yang encer.

F.HUBUNGAN TEORI PERGERAKAN LEMPENG


DENGAN PERSEBARAN&PEMBENTUKAN SEISMIC.
Gempa bumi terjadi karena getaran/sentakan asli pada kulit
bumi sebagai gejala pengiring yang disebabkan oleh kekuatan-

kekuatan yang bekerja dari dalam bumi, yang sumbernya dapat


berasal dari :
a. Peristiwa
runtuhannya
gua/terowongan
didaerah
pertambang atau runtuhan batuan kapur,
b. Peristiwa vulkanisme yang terjadi karena letusan gunung
api, atau
c. Peristiwa tektonik yang merupakan akibat dari gerak
orogenesa yang menyebabkan terjadinya retakan, terban
atau pergeseran/perpindahan tanah, sehingga bumi bergetar
dan tempat kita berada mengalami guncangan baik
kesamping maupun ke atas.
Persebarannya dapat di temukan pada :
1. Pertemuan dua lempeng yang saling bertumbukan, seperti :
disepanjang jalur pegunungan lipatan muda Sirkum Pasifi,
dan Sirkum Mediterania, dan pertemuan Lempeng IndoAustralia dan Lempeng Eurasia (Gempa dan vulkanisme)
2. Pertemuan dua lempeng yang saling menjauh seperti ;
Pertemuan lempeng Nazka dengan Lempeng Pasifik dan
Lempeng Antartika,
Lempeng Indo-Australia dengan
Lempeng Afrika,
Lempeng Amerika Selatan dengan
Lempeng Afrika, Lempeng Afrika dengan Lempeng Karibia.
Disepanjang tepi lempeng tersebut merupakan konsentrasi
dari gempa bumi.
3. Pertemuan dua lempeng yang saling Berpapasan, seperti :
Pertemuan antara Lempeng Pasifik dengan Lempeng Nazka
dan Lempeng Amerika Utara. Pada kawasan tersebut
membentuk Patahan/Retakan San Andreas (California) dan
kemudian muncul lagi di perairan Kanada sampai Alaska.

6. Kedudukan Indonesai terhadap Lempeng Tektonik


Negeri kita tercinta berada di dekat batas lempeng tektonik
Eurasia dan Indo-Australia. Jenis batas antara kedua lempeng
ini adalah konvergen. Lempeng Indo-Australia adalah lempeng
yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia. Selain itu di bagian
timur, bertemu 3 lempeng tektonik sekaligus, yaitu lempeng
Philipina, Pasifik, dan Indo-Australia.
Peta Tektonik dan Gunung Berapi di Indonesia. Garis biru
melambangkan batas antar lempeng tektonik, dan segitiga
merah melambangkan kumpulan gunung berapi.
Seperti telah dijelaskan sebelumnya, subduksi antara dua
lempeng menyebabkan terbentuknya deretan gunung berapi dan
parit samudra. Demikian pula subduksi antara Lempeng IndoAustralia dan Lempeng Eurasia menyebabkan terbentuknya
deretan gunung berapi yang tak lain adalah Bukit Barisan di
Pulau Sumatra dan deretan gunung berapi di sepanjang Pulau
Jawa, Bali dan Lombok, serta parit samudra yang tak lain adalah
Parit Jawa (Sunda).
Lempeng tektonik terus bergerak. Suatu saat gerakannya
mengalami gesekan atau benturan yang cukup keras. Bila ini
terjadi, timbullah gempa dan tsunami, dan meningkatnya

kenaikan magma ke permukaan. Jadi, tidak heran bila terjadi


gempa yang bersumber dari dasar Samudra Hindia, yang
seringkali diikuti dengan tsunami, aktivitas gunung berapi di
sepanjang pulau Sumatra dan Jawa juga turut meningkat.
E. TEORI PENGUKURAN UMUR BUMI
1. Teori Sedimen.
Pengukuran usia bumi didasarkan atas perhitungan
tebalnya lapisan sedimenyang membentuk batuan. Dengan
mengetahui ketebalan lapisan sedimenrata-rata yang terbentuk
tiap tahun dan membandingkannya dengan tebalbatuan
sedimen yang terdapat di bumi sekarang ini maka dapat
dihitung umurlapisan tertua kerak bumi. Berdasarkan
perhitungan semacam ini, diperkirakanbumi terbentuk 500 juta
tahun yang lalu.
2. Teori Kadar Garam.
Pengukuran usia bumi berdasarkan perhitungan kadar
garam di laut. Diduga bahwa mula-mula laut itu berair tawar.
Akibat sirkulasi air dalam alam inimaka air yang mengalir dari
darat melaui sungai ke laut, membawa garam-garam. Keadaan
semacam itu berlangsung terus-menerus sepanjang
abad.Dengan mengetahui kenaikan kadar garam tiap tahun,
dan jika dibandingkandengan kadar garam pada saat ini, yakni
sebesar kurang lebih 340 makadihasilkan perhitungan bahwa
bumi telah terbentuk 1.000 juta tahun yang lalu.
3. Teori Termal.
Teori ini mengukur usia bumi berdasarkan perhitungan
suhu bumi. Diduga,mula-mula bumi merupakan batuan yang
sangat panas, yang lama kelamaanmendingin. Dengan
mengetahui massa dan suhu bumi saat ini maka ahli
fisikaInggris, Elfin memperkirakan perubahan bumi dari batuan
yang sangat panasmenjadi batuan yang dingin seperti
ini memerlukan waktu 20.000 juta tahun.
4. Teori Radioaktivitas.
Dalam perhitungan ini diperlukan pengetahuan tentang
waktu paruh unsur-unsur radioaktif. Di antara isotop radioaltif
yang dapat digunakan adalah Uranium. Prinsip dari test ini
adalah perubahan uranium menjadi timah. Uranium berubah
menjadi atom thorium saat memancarkan radiasinya. Thorium
adalah sebuah elemen radioaktif, berubah menjadi protactinium
setelah beberapa waktu tertentu. Setelah tiga belas perubahan
tambahan, uranium pada akhirnya berubah menjadi timah yang
merupakan elemen stabil.

Contoh Soal
1.Antara Laurasia dan Gondwana, terdapat laut thetys. Wilayah
thetys Sekarang meliputi ..
a. Africa utara, eropa selatan, iran, himalaya, burma dan
asia tenggara
b. Amerika selatan, amerika tengah, amerika utara,
kamsyatka dan ryukyu
c. Eropa selatan, frica utara, kongo, dan pantai gading
d. Eropa utara, iran, mediterania, rusia, himalaya dan
asia tenggara
e. Asia tenggara, himalaya, iran, mesir dan eropa utara.

1
2

4
6
5
7

2. Perpecahan dari daratan induk Gondwana pada


gambar di atas ditujukan oleh nomor ..........
a. 1, 2, 4 dan 5
d. 1, 3, 5 dan 7
b. 2, 3, 4 dan 7
e. 2, 3, 5 dan 6
c. 3, 4, 6 dan 7
3. Permukaan bumi pada awalnya hanya terdapat sebuah
benua besar yang disebut pangea dan sebuah samudra
bernama panthalasa. Benua tersebut bergeser secara
perlahan kearah equator dan barat sehingga mencapai
posisi seperti sekarang. Hal ini merupakan inti dari teori
a. Shrinking Earth of Theory
b. Contraction Theory
c. Lauratia Gondwana Theory
d. Continental Drift Theory
e. Tektonic Lempeng Theory

4.

Desakan lempeng pasifik barat yang menunjam ke bawah


lempeng Eurasia merupakan bukti adanya subduction,
sehingga membentuk
a. pegunungan andes
d. kepulauan indonesia
b. pegunungan himalaya e. kepulauan jepang
c. kepulauan hawai

5. Teori lempeng tektonik mengatakan bahwa permukaan bumi


terdiri dari beberapa lempeng yang terus berge rak dan
pergerakannya masih berlangsung sampai sekarang.
Gerakan ini dapat dibuktikan dengan ........
a.makin melebarnya kawasan kutub utara dan selatan
b.pergeseran magma yang keluar lewat gunung api
c.makin melebarnyya materi yang terdapat di alur-alur dasar
samudra
d.makin dalamnya dasar samudra
e.adanya gerakan tanah dan ekshalasi magma
6. Gempa bumi di Aceh, Nias, Padang, Yogyakarta dan gempa
dahsyat lainnya di Indonesia pada dasarnya terjadi karena ...
a. desakan lempeng Australia dengan Indonesia
b. desakan lempeng India-Australia dengan Eurasia
c. pertemuan lempeng indo-Australia dengan Pasifik
d. desakan lempeng India-Australia dengan Antartik
e. pertumbukan lempeng Australia dengan Atlantik
7. Pada daerah pertemuan dua lempeng tektonik, terjadi
beberapa kejadian seperti berikut, kecuali
a. aktivitas vulkanisme
b. lempeng yang satu menujam di bawah lempeng yang
lain
c. penghancuran lempeng karena gesekan dan suhu
tinggi
d. menjadi daerah pusat gempa
e. tanahnya subur dan stabil

8. Lempeng batas konvergen pada peta di atas adalah


disepanjang pertemuan dua lempeng yang ditujukan oleh
nomor ...
a. 1 dan 2
d. 3 dan 4
b. 1 dan 5
e. 5 dan 6
c. 2 dan 3
9.

Sebetulnya pelebaran alaur-alur dasar samudera, gerakangerakan benua dan pola kegiatan vulkanik di sebabkan
karena
a. tenaga endogen yang tidak pernah berhenti
b. tenaga eksogen yang merusak permukaan bumi
c. desakan energi dari pusat bumi
d. desakan tarik menarik energi atas dan energi bawah
e. struktur permukaan bumi yang lemah

10. Benua Asia terdiri dari beberapa Lempeng Benua besar


antara lain
a. India, Thailand, Indonesia
b. Eurasia, Pasifik dan India
c. India, Indonesia, Atlantik
d. Pasifik, Atlantik dan India
e. India, Thailand dan Irian

b.
c.
d.
e.

pergeseran magma yang keluar lewat gunung


api
makin lebarnya materi yang terdapat di alur-alur
dalam samudra
makin dalamnya dasar samudra
adanya gerakan tanah dan ekshalasi magma

13. Teori Alfred Lothar Wegener telah di coba di buktikan


oleh Tim Penelitian Amerika Serikat para peneliti
mengadakan pengamatan di Kutub Selatan dengan
pusat Perhatian di
a. trans antartik tengah
d. trans antartik barat
b. trans antartik selatan
e. trans antartik utara
c. trans antartik timur
14. Teori Laurasia Gondwana di cetuskan oleh..
a. A.L Wegener
d. Descartes
b. Preston E.James
e. Edwar Suess
c. Mc.Kenzie dan Robert Parker
15. Daratan benua-benua di dunia pada masa jutaan tahun
yang silam merupakan daratan tunggal yang di
namakan Gondwana. Teori ini dikembangkan oleh
a. A.L Wegener
d. Edwar Suess
b. Ohio State University
e. Descartes
c. Peneliti dari Amerika
16. Sekitar 200 juta tahun yang lalu dibumi ini terdapat satu
benua yang sangat besar yang belum terpecah-pecah.
Benua tersebut adalah
a. Benua Artik
d. Benua Pangea
b. Benua Atlantis
e. Benua Gondwana
c. Benua Antartika
17. Teori Lempeng Tektonik dikemukakan oleh .....
a. A.L Wegener
d. Descartes
b. Edwar Suess
e. Mc.Kenzie dan Robert Parker
c. Ohio State University
18. Gambar berikut yang menunjukkan daratan besar yang
akan menjadi benua Amerika ditunjukkan angka .

a. 1

b. 2

c. 3

d. 4

e. 5

19. Diantara buikti-bukti adanya pergerakan kerak bumi


sampai sekarang adalah ................
a. Greenland semakin menjauhi benua Amerika
b. Madagaskar semakin dekat dengan Afrika
c. Amerika Utara semakin dekat dengan Eurasia
d. Anak benua India semakin mendekat Eurasia
e. Samudra Pasifik meluas rata-rata 2,5 cm/tahun
20. Pergerakan lempeng divergen antara lempeng Afrika
dan lempeng Amerika bagian selatan
menghasilkan bentukan yang berupa.....
a. palung laut Atlantik
b. lubuk laut Utara
c. jalur pegunungan Himalaya
d. sesar mendatar dasar samudera Pasifik
e. pematang tengah dasar samudera Atlantik
21. Menurut teori lempeng tektonik, litosfer mengapung di
atas ...
a. mesosfer
d. Barisfer
b. stratosfer
e. Troposfer
c. astenosfer

11. Suatu lempengan yang terus menerus bergerak, menggeser


ke arah barat laut pasifik dan utara India adalah
Lempengan
a. Pasifik dan India
d. Peru dan Pasifik
b. Pasifik dan Atlantik
e. Australia dan India
c. Afrika dan India

22. Teori lempeng tektonik dikemukakan oleh ...


a. Pierre Simon de Laplace
b. Sir James Jeans dan Harold Jeffreys
c. Chamberlin dan Moulton
d. Mc. Kenzie dan Robeert Parker
e. Carl von Weisaecker

12. Benua-benua sekarang masih banyak bergerak terus,


gerakan ini dapat dibuktikan dengan
a. makin lebarnya kawasan kutub utara dan selatan

23. Menurut penelitian geologis, bumi diperkirakan terbentuk


sekitar .....
a. 4,4 miliar tahun lalu
d. 4,7 miliar tahun lalu

b. 4,5 miliar tahun lalu


c. 4,6 miliar tahun lalu

e. 4,8 miliar tahun lalu

2. TATA SURYA DAN JAGAD RAYA


RESOLUSI 5A (IAU, 14-26 Agustus 2006) Sekitar 2500 astronom
dari 75 negara yang tergabung dalam International Astronomical
Union (IAU) mengadakan pertemuan di Praha, Ceko telah
menetapkan bahwa "planets" dan benda lainnya di dalam Tata
Surya didefinisikan dalam tiga katagori berikut :
1. Planet adalah benda langit yang :
a) mempunyai cukup massa sehingga gaya gravitasinya
mampu mempertahankan bentuknya mendekati bundar dan
ada dalam keseimbangan hidrostatik
b) Bebas dari tetangga disekitar orbitnya.
c) mengorbit disekeliling Matahari, tidak memotong orbit planet
yang lain
2. Planet kerdil adalah benda langit dengan sifat
a) lintasannya mengelilingi Matahari
b) mempunyai cukup massa, sehingga mempunyai gravitasi
sendiri, dalam keseimbangan hidrostatik bentuknya bundar
c) tidak mempunyai tetangga disekitar orbitnya dan
d) ia bukan suatu satelit
3.Seluruh objek kecuali satelit yang bergerak mengelilingi
Matahari disebut Benda Kecil Sistim Tata Surya
Serta menghasilkan kesepakatan bahwa :

a. Pada awalnya Pluto merupakan salah satu planet terluar


(Jupiter, Saturnus, Uranus, neptunus) yang bercirikan
susunannya yang berupa gas, namun Pluto tersusun atas
batuan dan gas.
b. Orbit Pluto sangat lonjong jika dibanding dengan orbit planet
lain. Jika dibanding dengan bidang eliptika, kemiringan Pluto
sekitar 17 yang mirip dengan orbit komet. Sementara itu,
kemiringan planet terhadap bidang eliptika hanya 0,8 -7 .
c. Ukuran Charon sebagai satelit Pluto berukuran setengah
kali planet Pluto, sehingga sebagian astronom menyebutnya
sebagai bintang kembar.
d. Pluto ternyata bukanlah planet terjauh, namun merupakan
asteroid no 134340
HIPOTESA PEMBENTUKAN TATA SURYA
Ada beberapa Hiopotesa yang menjelaskan proses terjadinya
bumi, yaitu :
1) Hipotesa Kabut (Nebula)
o Immanuel kant (1755)
Yang menyatakan bahwa tata surya terbentuk oleh
gumpalan kabut (Nebula)yang terdiri atas bermacam
macam gas.Gas-gas yang berukuran besar menarik gas-gas
yang berukuran kecil sehingga membentuk gumpalan gas
yang mirip dengan cakram.Ketika cakram tersebut
memepat,sebagian besar gas berada di pusat cakram.Pusat
cakram membentuk gumpalan kabut bermassa besar yang
kemudian menjadi matahari.Gas-gas di bagian tepi
mengalami penurunan suhu dan menyusut dan membentuk
planet-planet yang mengelilingi matahari.
o

Piere Simon de Laplace (1796)


Ia mengatakan bahwa tata surya berasal dari kabut panas
yang berpilin. Karena kabut selalu memancarkan panas di
alam semesta yang dingin. Kabut tersebut mengalami
penyusutan
dan
membenduk
bola
gas
makin
cepat.Akibatnya terjadi pemepatan di kedua kutupnya dan
melebar dibagian ekuator menyerupai gelang gelang
karena penumpukan gas.

Hipotesa Planetesimal
Teori ini adalah salah satu teori yang menerangkan tentang
proses pembuatan tata surya kita ini. Teori ini dicetuskan oleh
seorang Astronom Forest Ray Moulton dan seorang ahli Geologi
yang bernama T.C. Chamberlain dari Universitas Chicago, yang
kemudian mengemukakan teori baru mereka ini dengan nama
Teori Planetesimal. Teori ini menyatakan bahwa suatu ketika
sebuah bintang melintasi ruang angkasa dengan cepat dan
berada dekat sekali dengan matahari. Daya tarik bintang ini
sangat besar sehingga menyebabkan pasang di bagian gas
matahari. Akibatnya, massa gas terlempar dari matahari dan
mulai mengorbit. Karena daya tarik matahari, massa gas itu

tertahan dan bergerak mengelilingi matahari. Ketika massa gas


menjadi dingin, bentuknya kemudian berubah menjadi cairan
kemudian memadat. Akhirnya, massa gas itu menjadi planet
yang ada sekarang, termasuk Bumi kita.
3)

Hipotesa Pasang Surut


Pertama kali disampaikan oleh Buffon yang menyatakan
bahwa tata surya berasal dari gumpalan kabut yang berbentuk
spiral . Di dalam kabut tersebut terdapat material-meterial padat
yang disebut planetesimal.
4)

Hipotesa Awan Debu (Proto Planet)


Dikemukakan oleh ahli astronomi Jerman, Carl von
Weizaecker tahun 1940, disempurnakan oleh Gerard P. Kurper
pada tahun 1950. Teori ini menyatakan bahwa tata surya
terbentuk oleh gumpalan awan gas dan debu yang jumlahnya
sangat banyak.
5) Hipotesa Bintang Kembar
Dikemukakan oleh ahli Astronomi Inggris, R.A. Lyttleton tahun
1930-an, yang menyatakan bahwa matahari memiliki bintang
kembarannya yang kemudian meledak. Hasil ledakan tersebut
kemudian menjadi planet dan anggota tata suya lainnya.
Beberapa Teori Asal Mula Jagad Raya
a.

Teori Ledakan Hebat


Einstein adalah ahli kosmologi modern pertama. Tahun
1915 ia menyempurnakan teori umumnya tentang relativitas,
yang kemudian diterapkan pada pendistibusian zat di ruang
angkasa. Pada tahun 1917 ditemukan bahwa ada massa bahan
yang hamper seragam dimana keseimbangannya tak tentu
antara kekuatan gaya gravitasi dan kekuatan dorong kosmis lain
yang tak dikenal.Ia juga mengatakan bahwa kekuatan tidak
berperan,bahkan jagat raya terus meluas dan seluruh partikel
bergerak saling menjauh dengan kecepatan tinggi.Sebab dengan
kekuatan tarik gravitasi, perluasanitu semakin melambat.Pada
tahun 1929 Edwin Hubble, ahli astronomi dan Observatorium
Mount Wilson, mengemukakan bahwa berbagai galaksi yang
telah diamatinya sebenarnya menjahui kita, dengan kecepatan
beberapa ribu kilo meter per detik.
b.Teori Keadaan Tetap
Ahli astronomi Inggris Fred Hoyle dan beberapa ahli
astofisika Inggrs mengajukan teori yang lain teori keadaan tetap
yang menerangka bahwa jagat raya tidak hanya sama dalam
ruang angkasaasa kosmologi tetapi tidak berubah dalam waktu
asas kosmologi yang sempurna. Teori keadaan tetap berlawanan
sekali dengan teori ledakan hebat. Dalam teori, Ledakan hebat,
ruang angkasa berkembang menjadi lebih kosong sewaktu
berbagai galaksi saling menjauh. Dalam teori keadaan tetap,
harus diterima anggapan bahwa zat baru selalu di ciptakan
dalam ruang angkasa di antara berbagai galaksi.
Sejalan dengan dua teori tentang terjadinya jagat raya ini,
muncullah beberapa anggapan mengenai jagat raya dan alam
semesta.
1). Anggapan antroposentris
2). Anggapan geosentirs
3). Anggapan heliosentris
4). Anggapan Galaktocentris

Benda-Benda Angkasa

2)

Uraian diatas telah menjelaskan kepada kita bahwa jagad raya


berisi berjuta-juta benda angkasa, berjuta-juta benda angkasa
tersebut membentuk keteraturan dan membentuk suatu polapola tertentu. Perhatikan pengertian dari istilah-itilah berikut ini
untuk memahami tentang jagad raya lebih lanjut.
1.

Tata Surya

Sekelompok benda angkasa yang


stabil mengelilingi matahari karena
gaya tarik matahari sehingga

2.

Bintang

3.

4.

Rasi
bintang
Satelit

5.

Galaksi

6.

Komet

7.

Asteroid

Meteor

a
(a).
(a).Bintang,
Bintang,

membentuk satu kesatuan.


Benda langit langit yang mengeluarkan
cahaya.
Beberapa bintang yang berkelompok
membentuk pola tertentu.
Benda langit yang berukuran relatif
lebih kecil mengelilingi benda langit
yang langit.
Bintang atau materi antarbintang yang
jumlahnya mencapai ribuan juta lebih.
Benda langit berukuran relatif kecil
yang terdiri dari kepala dan ekor dan
bergerak mengitari matahari dalam
orbit elips.
Planet berukuran kecil yang berjumlah
ribuan dan mengorbit diantara Mars
dan Yupiter membentuk suatu sabuk
atau sering disebut juga sebagai
asteroid belt.
Benda angkasa yang bergerak
memasuki atmosfer karena gaya tarik
bumi.

b
(b).
(b). Komet
Komet

c
(c).
(c).Meteor
Meteor

Menurut Edwin Hubble (1926), galaksi-galaksi di jagad raya


dapat dikelompokkan menjadi empat bentuk yaitu :
1. Bentuk Spiral
Galaksi yang berbentuk seperti huruf S dan terdiri dari
tiga bagian yaitu titik pusat, lingkaran bintang dan
tumpukan bintang yang selalu berbputar mengelilimgi titik
pusat.
Sebagian besar (70%) dari galaksi yang adal di jagad
raya berbentuk spiral.
2. Bentuk Ellips
Galaksi yang berbentuk seperti bola lonjong, galaksi
yangberbentuk seperti ini kurang lebih 17 %.
3. Bentuk Spiral Berbatang
Galaksi yangberbentuk seperti spiral tetapi tengahnya
berbentuk seperti batang, dari kedua ujung batang keluar
lingkaran spiral.
4. Bentuk Tak Beraturan
Galaksi yang berbentuk tidak jelasbentuknya atau
organisasinya, berjumlah sekitar 2-3 % dari total galaksi
yang diketahui.
Diantara ribuan galaksi yang ada di jagad raya, maka kita perlu
mengetahui lebih lanjut terhadap Galaksi Bimasakti (Milky
Way).Galaksi Bimasakti merupakan galaksi dimana tata surya
kita berada. Galaksi Bimasakti merupakan tatanan bintang yang
berbentuk piringan dan beranggotakan 100 miliar bintang.
Namun, matahari sebagai pusat tata surya kita tidak terletak di
pusat galaksi. Matahari berjarak 30.000 tahun cahaya dari pusat
galaksi Bimasakti. Matahari dan bintang-bintang disekitarnya
mengelilingi pusat galaksi dengan kecepatan 262 km/jam dan
memerlukan waktu 225 juta tahun cahay untuk sekali berputar.

Klasifikasi Planet
Planet-planet di dalam tata surya di klasifikasikan atas :
1) Berdasarkan kedudukannya terhadap planet bumi, planetplanet dikelompokan menjadi planet inferior dan planat
superior.Planet inferior adalah planet-planet yang terletak di
antara matahari dan orbit bumi. Planet-planet nya terdiri
atas Markurius dan Venus.Adapun planet superior adalah
planet-planet yang terletak di luar orbit bumi.planetnya
adalah Mars,yupiter,saturnu,Uranus dan Neptunus
2) Berdasarkan kedudukanya terhadap asteroid, planet-planet
di kelompokan menjadi planet dalam (inner planet) dan
planet luar (outer planet). Planet dalam adalah planetplanet
yang
terletak
di
antara
matahari
dan
asteroid.Planetnya yaitu Markurius, Venus, Bumi dan Mars.
Adapun planet luar adalah planet-planet yang terletak di
luar asteroid. Planetnya yaitu Yupiter, Saturnus, Uranus dan
Neptunus.
3) Berdasarkan sifat dan ukuranya, planet-planet di kelompokkan menjadi planet kebumian (terrestrial) dan planet
jovian (planet raksasa).
- Planet kebumian terdiri atas Markurius,Venus dan
Bumi. Planet kebumian mempunyai cirri-ciri:
a) Massanya kecil, tetapi kerapatan massanya
sebesar (3.800kg/m - 5.500 kg/m)
b) Permukaan planet terdiri atas batuan keras
dan terdapat kawah, lembah, dan gunung api.
c) Jumlah atom hydrogen dan helium sedikit.
- Planet jovian terdiri atas Yupiter, Saturnus, Uranus dan
Neptunus. Planet jovian mempunyai ciri-ciri:
a) Massanya besar tetapi kerapatan massanya
kecil (700 kg/m - 2.200 kg/m)
b) Diselimuti oleh atmosfer yang tebal.Hidrogen
dan helium merupakan unsur terbanyak.
4) Planet
Kerdil
=
Planet
yang
berukuran
kecil
dan
terdiri
atas
es
dan
bebatuan
Yaitu : Pluto
Berdasarkan jumlah satelit Planet Non Satelit = Planet
planet yang tidak memiliki satelit Yaitu : Merkurius ,
Venus
Planet Satelit = Planet planet yang memiliki satu atau
beberapa satelit Yaitu : Bumi , Mars , Pluto
Planet Multi Satelit = Planet - planet yang memiliki
banyak satelit Yaitu : Yupiter , Saturnus , Uranus ,
Neptunus
Berdasarkan arah rotasinya Planet berotasi searah
jarum jam = Maksudnya planet yang berotasi dari
barat ke timur Yaitu : Merkurius, bumi, mars, Jupiter,
Saturnus, Neptunus, Pluto
Planet berotasi berlawanan arah jarum jam =
Maksudnya planet yang berotasi dari timur ke barat
Yaitu : Venus Sedangkan Uranus tidak dimasukkan
kedalam golongan tersebut karena uranus berputar
berbaring dari utara ke selatan.
Berdasarkan dapat tidaknya kita lihat Planet yang dapat
dilihat dari bumi dengan mata telanjang Yaitu :
Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus
Planet yang tidak dapat dilihat denganmata telanjang
Yaitu : Uranus, Neptunus, Pluto

B. Tata Surya

Sebelum lebih lanjut kita membahas tetang planet-planet


anggota tata surya, maka kita harus memahami terlebih dahulu
tentang mataharikarena matahari merupakan pusat dari tata
surya kita.

1. Matahari
1.
2.
3.
4.

Diameter
Massa
Grafitasi
Suhu

:
:
:
:

1,4 juta Km
1,99 x 10 20 Kg (332.946 x mass bumi)
28 x lebih kuat dari pada grafitasi bumi
14.000.000 C (bagian inti)
6.000 C (bagian permukaan).

Matahari merupakan
salah satu bintang di
jagad raya, sebagai
pusat dari tata surya
matahari memiliki
ukuran gais tengah
100 kali lebih besar
dari bumi, dan 332.946 kali massa bumi. Jika matahari
diibaratkan sebagai wadah kosong, maka matahari mampu
menampung lebih dari 1 juta bumi.
Matahari merupakan gas yang terdiri dari hidrogen dan helium
yang terdiri dari 3 bagian,yaitu :
1. Bagian Inti
Bagian inti matahari terbagi menjadi 3 bagian yaitu :
a. Zona inti
Diameter zona inti 500.000 km, suhu 14 juta C.
Pada zona ini terjadi reaksi fusi antara atom-atom
Hidrogen menjadi Helium sehingga menghasilkan
radiasi dan konveksi panas/cahaya.
b.

c.

Zona Radioaktif
Suhu pada zona ini berkisar antara 2,5 juta C,
proses yang terjadi adalah aliran energi berupa
pancaran (radiasi).
Zona Konveksi
Suhu pada zona ini berkisar antara 1,1 juta C.
Pada daerah konveksi terdapat gas-gas yang tidak
tembus cahaya (transparan) sehingga energi
matahari tidak bisa dilewatkan secara radiasi
(pancaran) tetapi yang terjadi adalah energi inti
matahari terperangkap dan terjadi pengadukan
hebat (konveksi / turbulensi).

aa

(a)
(a) Bagian
Bagian Inti
IntiMatahari,
Matahari,

2.

(b)
(b) Prominance,
Prominance,

bb

(c)
(c) Korona
Korona

Bagian Permukaan Matahari


Tebal : 320 km
Suhu : 8.000 C km
Karakteristik bagian permukaan matahari antara lain :
a. Bagian permukaan matahari tampak seperti bola
putih yang berpijar disebut juga fotosfer atau cakram
matahari, ketebalan 320 km dan suhunya 8.000 C
b. Bagian permukaan matahar terdapat sunspot atau
noda-noda hitam yang bersuhu 4.000 C.
Sunspot terdiri dari dua daerah yaitu (1) daerah
bayang-bayang yang gelap disebut dengan umbra,
(2) daerah hampir bayang-bayang dan berwarna
lebih terang disbut dengan penumbra.
c. Sunspot merupakan medan magnet yang sangat
kuat, satu pasang terdiri dari dari satu noda positif

3.

(U) dan negatif (S). Gaya magnet ini menyebabkan


aliran konveksi terhalang sehingga suhu sunspot
lebih rendah dibanding dengan daerah sekitarnya
dan berwarna gelap.
d. Sunspot merupakan pusat keaktifan matahari, pada
sunspot terdapat kolom gas yang menjulang dan
melengkung disebut dengan prominance, serta
letupan cahaya yang menyemburkan aliran partikelpartikel bermuatan listrik daro fotosfer yang disebut
dengan flare.
e. Terdapat obor kecil atau disebut fakula .
f. Terdapat granulasi fotosfer yang disebut juga
sebagai granula merupakan semburan api yang
menggumpal pada lapisan fotosfer kadang-kadang
besar dan dahsyat.
Bagian Atmosfer Matahari
Atmosfer matahari merupakan lapisan matahari paling
luar, atmosfer matahari terdiri dari dua lapisan yaitu :
a. Lapisan luar/mahkota (korona)
Korona tersebar meluas ke angkasa dalam bentuk
angin matahari (solar wind) dan mencapai orbit
bumi. Aliran angin ini diyakini berasal dari lubanglubang korona (coronal holes)
b. Lapisan dalam/bawah (kromosfer/bola warna).
Kromosfer dan korona dapat dilihat pada saat
gerhana matahari total dengan alat koronagraf

2. Planet-Planet Tata Surya


Setelah Anda memahami tentang matahari sebagai pusat tata
surya, perhatikan uraian tentang karakteristik dari anggotaanggota tata surya berikut ini :
1. Merkurius
: Merupakan planet terkecil dalam
tata surya dan mempunyai jarak
paling dekat dengan matahari
sehingga waktu yang diperlukan
untuk mengelilingi matahari lebih
cepat dibanding planet lain.
Merkurius mengililingi matahari
satu putaran selama 88 hari bumi
dan masa rotasinya adalah 58,6
hari bumi. Merkurius tidak
mempunyai atmosfer, pada siang
hari suhu sangat tinggi yaitu 430
C dan pada malam hari suhu
sangat rendah yaitu -180 C.
2. Venus
: Venus merupakan planet kedua
yang terdekat dengan matahari,
venus sering disebut juga sebagai
cc
bintang timur karena venus
bersinar paling terang diantara
planet-planet tata surya yang lain.
Venus muncul pada saat fajar
(3jam sebelum matahri muncul)
dab 3 jam sebelum matahari
tenggelam. Saat pagi hari Venus
dijuluki sebagai bintang fajar/
phosporus, dan saat senja Venus
dijuluki sebagai bintang senja /
hesperus.
Venus diselubungi atmosfer yang
tebal yang terdiri dari CO2, sedikit
N, H dan uap air, dan tidak
terdapat air.
Venus mengelilingi matahari satu

putaran selama 224,7 hari bumi


dan massa rotasi 243,2 hari bumi.
3.

4.

5.

Bumi

Mars

Yupiter

Bumi merupakan satu-satunya


planet yang dapat dihuni oleh
berbagai
mahluk
hidup.
Permukaan bumi terdiri dari
daratan dan lautan, bumi
diselubungi atmosfer dengan
ketebalan mencapai 120 km yang
terdiri dari uap air dan gas.
Revolusi
bumi
mengelilingi
matahari adalah 365,25 hari dan
masa rotasi selama 23 jam 56
menit. Bumi memiliki satu satelit
yaitu bulan.
Mars dikenal juga sebagai planet
merah, karena sebagian besar
berupa padang pasir yang
berwarna
merah. Sepertiga
permukaanya terdiri atas daerahdaerah curam yang diebut
sebagai lautan walaupun tidak
berair.
Mars hanya mempunyai sedikit
air,sedangkan atmosfernya terdiri
dari CO2, sedikit uap air, N, dan
Argon.
Mars mengelilingi matahari dalam
satu putaran memerlukan 687 hari
bumi dan masa rotasi 24 jam 37
menit. Mars mempunyai dua
satelit yaitu Phobos dan Demos.

Yupiter merupakan planet kelima


yang dekat dengan matahari.
Ukuran Yupiter merupakan planet
terbesar dalam tata surya. Massa
Yupiter 318 massa bumi.
Bagian
permukaan
Yupiter
terdapat noda yang sering disebut
sebagai Bintik Merah Besar
(Great Red Spot ) merupakan
sabuk awan besar berbentuk
lonjong yang selalu menyelimuti
bagian permukaan. Noda Great
Red Spot terjadi diperkirakan
akibat adanya gangguan atmosfer
Yupiter.
Permukaan Yupiter tersusun atas
Hodrogen dan Helium dalam
bentuk cair atau gas sehingga
Yupiter tampak seperti bola gas
raksasa. Oleh karena itu, planet
ini memantulkan lebih dari 70 %
cahaya matahri yang diterimanya.
Yupiter memerlukan waktu 11, 86
tahun bumi, sedangkan massa
rotasinya adalah 9 jam 55 menit.
Yupiter mempunyai 16 satelit,
yaitu : Metis, Andraster, Almathea,
Thebe, Io, Europa, Ganymede,

Calisto, Leda, Himalia, Lysithea,


Elara, Ananke, Carme, Pasiphea
dan Sinopea.
6.

Saturnus

Saturnus merupakan planet


tebesar kedua setelah Yupiter.
Saturnus dicirikan oleh adanya 3
cincin yang mengelilinginya, cincin
tersebut miring dengan sudut
kemiringan seperti khaltulistiwa.
Pada saat beredar mengelilingi
matahri, cincin-cincinya juga
miring tetapi selalu segaris
dengan khatulistiwa. Saturnus
terselubungi oelh atmosfer yang
sangat pekat yang terdiri dari
Hidrogen dan sedikit Metana dan
kristal amoniak beku.
Saturnus memerlukan waktu 29,5
tahun bumi dan masa rotasi 10
jam 40 menit.
Saturnus
mempunyai 17 satelit yaitu : Titan,
Rhea, Lapetus, Diane, Tethys,
Mimas, Encaledus, Hyperion,
Poebe, Janus, Epimetheus, Atlas,
Prometheus, Pandora, Telestro,
Caypso dan Helena.

7.

Uranus

8.

Neptunus

Uranus merupakan planet ketujuh


dari matahari dengan ciri yang
menonjol adalah warnanya yang
hijau dan mempunyai poros
kemiringan 98 terhadap tegak
lurus. Uranus memerlukan waktu
84 tahun bumi dan masa rotasi 17
jam 14 menit.
Saturnus mempunyai 15 satelit
yaitu : Ariel, Umbriel, Titania,
Oberon,
Miranda,
Cordelia,
Ophelia,
Bianca,
Cressida,
Desdemona,
Juliet,
Portia,
Rolsalind, Belinda dan Puck.
Neptunus merupakan planet
kedelapan dari matahari. Planet
ini mempunyai cahaya yang
sangat lemah, dan atmosfernya
tersusun dari Hidrogen dan
Helium berwarna biru menyolok
serta awan tebal dari gas metana.
Neptunus mempunyai masa
revolusi 164,79 tahun bumi dan
masa rotasi selama 16 jam 7
menit. Neptunus mempunyai 8
satelit yaitu : Triton, Nereid,
Proteus, Larissa, Despoina,
Galatea, Thalassa dan Naiad.

ROTASI DAN REVOLUSI


Matahari-Bumi dan Bulan, ketiganya mempunyai arah rotasi
yang sama, yaitu dari barat ke timur, demikian juga arah revolusi
bumi mengelilingi Matahari dan Bulan mengelilingi Bumi. Jika
dalam pergerakannya ketiga benda langit suatu saat terbentuk
konfigurasi garis lurus, maka dikenal :
1. kedudukan Oposisi (elongasi 1800) apabila konfigurasinya
adalah :
Planet LuarBumiMatahari / Bumi-Planet dalam-Matahari

2.

Kedudukan Konjungsi (elongasi 00) bila konfigurasinya


adalah : Bumi Matahari planet dalam planet luar

Rotasi bumi adalah perputaran bumi pada porosnya. Waktu yang


diperlukan bumi untuk melakukan satu kali rotasi adalah 23 jam
56 menit 4,09 detik/satu hari atau dibulatkan menjadi 24 jam.
Perputaran bumi trnyata perlahan-lahan terus melambat karena
pengaruh gravitas bulan. Hal ini dapat diketahui
dari
melambatnya satu hari pada masa kini sebesar 1.7 milidetik
dibanding seabad lalu.
Berikut ini adalah percobaan yang diadakan untuk membuktikan
bahwa bumi kita berputar pada porosnya (berotasi)
a. Percbaan Benzenberg dan Reich (1802)
Pada tahun 1802, Benzenberg mangadakan percobaan
dengan jalan menjatuhkan sebuah peluru logam dari puncak
menara. Ternyata peluru tersebut tidak jatuh persisi
dibawahya, tetapi agak melenceng ke arah timur. Hal ini
terjadi karena kecepatan rotasi makin jauh dari pusat bumi,
makin cepat. Ketika peluru logam dipantulkan dari puncak
menara akan lebih dahulu ke tmur daripada ke permkaan
bumi. Hal itulah yang menyebabkan peluru tidak jatuh persis
di bawahnya, akan tetapi agak melenceng ke arah timur.
Pada tahun 1831, Reich melakukan percobaan yang sama
pada sebuah lobang pertambangan. Hasilnya hampir sama
dengan Benzenberg. Oleh karena itu, percobaan mereka
disebut percobaan Benzenberg dan Reich.
b. Ayunan Foucault
Pada tahun 1851, Foulcault mengadakan percobaan dengan
bandul (pandulum) yang diiat dengan sebuah kawat yang
panjang dan digantungkan pada kubah pantheon (bangunan
tinggi). Agar arah gerakan dapat dikontrol, banduk itu
diayunkan dengan arah yang tetap, yaitu ke bidang Spica
(bintang tetap). Setelah 6 jam, arah bandul telah berubah,
walau mengayunkannya masih tetap ke bintang Spica. Enam
jam setelah itu, arh ayunan telah berubah lagi. Demikian
berkali-kali setiap 6 jam diamati, ternyata arahnya berubah
dan kembali pada arah ayunan pertama setelah 24 jam.
Akibat rotasi bumi adalah :
1.Terjadinya perubahan arah angin
2.Terjadinya perbedaan ketebalan atmosfer
3.Terjadinya perbedaan percepatan gravitasi
4.Terjadinya pergantian siang dan malam
5.Bentuk bumi menjadi bulat spheroid
6.Terjadinya gerak semu harian matahari dan benda benda
langit lainnya
7.Terjadinya gaya coriolis
8.Dapat berfungsinya satelit
9.Terjadi perubahan arah bandul ( efek faucault )
10.Adanya Jetlag Bila kita naik pesawat
11.Terjadinya Perbedaan waktu

Gambar : Pembelokan arah angin akibat efek Coriolis

13. Pembelokan arus laut


Arus laut pada umumnya di sebabkan oleh angin yang bertiup
dipermukaannya. Seperti halnya arah angin, arah arus laut juga
disimpangkan oleh adanya rotasi bumi. Arus laut dipaksa
membelok ketika sampi di belahan bumi utara dan belahan bumi
selatan

Revolusi Bumi
Revolusi bumi merupakan gerakan bumi mengelilingi
matahari.Gerakan ini juga terjadi pada planet-planet lain anggota
tata surya. Bumi berevolusi dari barat ke timur dengan sudut
kemiringan 66,50 terhadap sumbu rotasi bumi. Bidang yang
dibentuk bumi selama berevolusi dinamakan bidang ekliptika.
Jika bidang ekliptika bumi dijadikann acuan, planet-planet pada
saat berputar mengelilingi matahari mempunyai iklinasi dan
eksentrisitas yang berbeda-beda. Inklinasi adalah sudut
kemiringan terhadap ekliptika bumi. Eksentrisitas adalah
kelonjongan atau kepipihan suatu ellips. Planet yang memiliki
eksentrisitas besar semakin pipih jika dibanding dengan planet
yang mempunyai eksentrisitas kecil.
Waktu yang diperlukan oleh bumi untuk sekali mengelilingi
matahari adalah 365 hari 5 jam 48 menit 46 detik / satu tahun.
Akibat revolusi bumi adalah :
1. Gerak semu tahunan matahari
Matahari yang terbit setiap pagi tidak selalu muncul ditempat
yang sama, tetapi bergesar sedikit demi sedikit mulai dari atas
katulistiwa sampai garis balik utara dan garis balik selatan. Garis
edar matahari. Pergeseran titik terbit matahari mengikuti garis
edar matahari, yaitu mulai dari katulistiwa ke garis balik utara
kemudian ke garis balik selatan dan kembali lagi ke katulistiwa.
Pergeseran ini berlangsung selama satu tahun

Pada 22 Desember, ke dudukan bumi mencapai jarak terdekat


dengan matahari (perihelion). Pada kedudukan seperti itu sinar
matahari tepat di atas garis 23,5LS (Tropic of Capricorn) yang
di sebut winter solstice.

Peta : Pembagian Waktu Dunia

12. Pembelokan arah angin


Angin bertiup dari daerah bertekanan tinggi ke daerah
bertekanan rendah. Meskipun demikian arah angin tidak sama
persis dengan arah gradien tekanan, hal ini disebabkan adanya
efek gaya Coriolis pada angin. Gaya Coriolis adalah gaya semu
yang timbul akibat efek dua gerakan yaitu gerak rotasi bumi dan
gerak benda relatif terhadap bumi. Pembelokan arah angin
akibat efek Coriolis

Pada 21 Maret, kedudukan matahari tepat di atas garis khatulistiwa yang di sebut spring atau vernal equinox.
Pada 21 Juni kedudukan bumi mencapai jarak terjauh dari
matahari (aphelion). Pada saat itu, belahan bimi utara menjauhi
arah matahari dan belahan bumi selatan selalu condong
matahari. Pada kedudukan seperti itu, sinar matahari tepat di
atas 23,5LU (Tropic of Cancer) yang di sebut summer solstice.
Pada 23 September, kedudukan matahari tapat di atas garis
khatulistiwa yang di sebut autumnal equinox.
2. Perubahan lamanya siang dan malam
Pergeseran garis edar matahari akan mengakibatkan perubahan
perbedaan lamanya siang dan malam. Pada saat-saat tertentu
disuatu tempat akan mengalami malam yang lebih panjang
dibanding siang demikian sebalik nya saat yang lain siang lebih
lama dari malam. Di kutub Utara malam hari dapat berlangsung
selama 24 jam sebaliknya pada saat yang sama di kutub selatan
siang hari berlangsung selama 24 jam demikian pula sebaliknya.

21 Maret-21
Juni
BBU
mengalami
musim semi
BBS
mengalami
musim gugur

21 Juni-23
Sept
BBU
mengalami
musim panas
BBS
mengalami
musim dingin

23 Sept-22
Des
BBU
mengalami
musim gugur
BBS
mengalami
musim semi

22 Des-21 Maret
BBU
mengalami
musim dingin
BBS
mengalami
musim panas

3. Pergantian musim
Selain mengakibatkan perbedaan lamanya siang dan malam,
pergeseran garis edar matahari juga mengakibatkan perubahan
musim. Didaerah tropis secara garis besar dapat dibedakan
menjadi 2 musim, yaitu musim kemarau yang kering dan musim
penghujan yang basah. Sedang didaerah sub tropis dapat
dibedakan menjadi 4 musim, yaitu musim semi, musim hujan,
musim panas dan musim gugur. Musim-musim tersebut baik di
daerah tropis maupun sub tropis berulang dalam satu tahun

Gambar : Pergantian musim di Indonesia


4.Adanya perubahan rasi bintang dari bulan ke bulan
Coba kamu lihat langit malam pada bulan yang berbeda-beda.
Pasti bentuknya berbeda-beda kan ? Pada bulan ini di langit ada
rasi bintang waluku, pada bulan berikutnya ada rasi bintang
scorpio, dan seterusnya. Nah hal ini disebabkan oleh revolusi
bumi juga.

Periode sideris Bumi = 365,25 hari. Periode sideris Venus =


224,7 hari
Periode sideris Mars =687 hari. Periode sideris Bulan = 27,32
hari
Jadi Periode sinodis Venus = 583,93 hari
Periode sinodis Bulan=29,53 hari
Periode sinodis Mars=779,88 hari= 780 hari
Gaya pasang surut Air Laut
Pasang surut laut merupakan suatu fenomena pergerakan naik
turunnya permukaan air laut secara berkala yang diakibatkan
oleh kombinasi gaya gravitasi dan gaya tarik menarik dari bendabenda astronomi terutama oleh matahari, bumi dan bulan. Pe
ngaruh benda angkasa lainnya dapat diabaikan karena jaraknya
lebih jauh atau ukurannya lebih kecil. Faktor non astronomi yang
mempengaruhi pasut terutama di perairan semi tertutup seperti
teluk adalah bentuk garis pantai dan topografi dasar perairan.
Puncak gelombang disebut pasang tinggi dan lembah
gelombang disebut pasang rendah.
Perbedaan vertikal antara pasang tinggi dan pasang rendah
disebut rentang pasang surut (tidal range).
Periode pasang surut adalah waktu antara puncak atau lembah
gelombang ke puncak atau lembah gelombang
berikutnya. Harga periode pasang surut bervariasi antara
12 jam 25 menit hingga 24 jam 50 menit.
Pasang surut air laut disebabakan oleh adanya gaya gravitasi
bulan dan matahari. namun gaya gravitasi bulan
mempengaruhi lebih besar. Pasang air laut dapat di
bedakan menjadi 2, yaitu :

Pasang purnama (spring tide), yaitu pasang air laut


tertinggi. Pasang purnama terjadi ketika matahari, bumi
dan bulan terletak pada garis lurus dan terjadi pada saat
bulan purnama.
Pasang Perbani (neap tide), yaitu pasang air laut
terendah, terjadi ketika matahari, bumi, dan bulan
membentuk sudut 900. Pasang surut perbani ini terjadi
pasa saat bulan 1/4 dan 3/4.

5) Ditetapkannya kalender masehi


Coba saja kalau bumi tidak berevolusi. Pasti tidak ada kalender
masehi kan?
6) Perbedaan Paralaks Bintang

Waktu sideris
Terdapat suatu titik di langit (vernal equinox) yang posisinya
relatif tetap, bumi memerlukan waktu 23 jam, 56 menit dan 4,09
detik untuk melakukan putaran 360 derajat atau satu hari sideris.
Rentang waktu ini sedikit lebih pendek daripada satu hari yang
biasa kita kenal: 24 jam.
Satu hari sideris adalah waktu yang diperlukan bumi berotasi
satu putar atau dapat juga dikatan sebagai waktu yang diper
lukan bintang melewati meridian di suatu tempat ke meridian
yang sama lagi. Berbeda dengan satu hari yang biasa diguna
kan, satu hari matahari, yang menyatakan rentang waktu gerak
harian matahari rata-rata satu putar relatif terhadap pengamat di
bumi. Dalam satu tahun bumi berotasi 366,2422 kali namun bagi
pengamat di muka bumi yang tetap akan melihat matahari
melintas 365,2422 kali. Dengan perbandingan itu dan karena
satu hari matahari adalah 24 jam maka panjang satu hari sideris
adalah 86164,09 detik, atau 23 jam, 56 menit dan 4,09 detik.

Hukum Pergerakan Planet


1. Hukum Pertama Kepler
"Setiap planet bergerak dengan lintasan elips, matahari berada
di salah satu fokusnya." Hukum ini menguatkan teori Copernicus
tentang anggapan Heliocentris. Jarak terdekat planet ke matahari
(147.000.000km) disebut perihelium/hipotema, sedangkan titik
terjauh (152.600.000km) disebut apheliun/apotema.

Periode Bulan
Bulan berbentuk bulat dengan garis tengah 3.476 km.jarak
terdekat antara bumi dan bulan 356.400 km,sedangkan jarak
terjauh 406.700 km. Orbit bulan dalam mengelilingi bumi
berbentuk elips.sumbu rotasi bulan 6,5 terhadap bidang orbit
bulan mengelilingi bumi, sedangkan bidang orbit bulan mempunyai kemiringan 5,2 terhadap bidang ekliptika. saat mengelilingi
bumi lintasan terjauh dari bumi di sebut apoge, sedangkan
lintasan terdekat dengan bumi di sebut perige.
Priode Sideris: Tempo yang diperlukan oleh sebuah planet dalam
orbitnya untuk kembali ke posisi semula relatif terhadap bintang
latar belakang
Priode Sinodis: Tempo yang diperlukan oleh sebuah planet
dalam orbitnya untuk kembali ke phase semula. Misal dari
oposisi ke oposisi, konjungsi ke konjungsi, bulan baru ke bulan
baru dst

2. Hukum Kedua
"Luas daerah yang disapu pada selang waktu yang sama akan
selalu sama." Hukum ini didasarkan pada data pengamatan dan
perhitungan garis edar Mars yang berbentuk elips dan tunduk
pada hulum luas.

3. Hukum Ketiga
Planet yang terletak jauh dari matahari memiliki perioda
orbit yang lebih panjang dari planet yang dekat letaknya.
Hukum Kepelr ketiga menjabarkan hal tersebut secara
kuantitativ.
"Perioda kuadrat suatu planet berbanding dengan
pangkat tiga jarak rata-ratanya dari matahari." Atau
Jaraka rata-rata planet ke Matahari pangkat tiga dibagi
periode sideris kuadrat merupakan bilangan konstan
4. Hukum Gravitasi Newton
Hukum ini dikemukakan oleh ilmuan Inggris, Sir Issac Newton
tahun 1686. Hukum gravitasi Newton menyatakan bahwa Setiap
partikel di alam semesta selalu menarik partikel lain dengan gaya
yang besarnya berbanding lurus dengan massa partikel itu dan
berbanding terballik dengan kuadrat jaraknya. Newton
merumuskan tetapan gravitasi umum yaitu 6,673 x 10-11Nm2/kg2.
Dengan menggunakan tetapan tersebut dapat ditentukan
besarnya gaya tarik menarik antara dua benda. Planet-planet
akan tetap pada lintasan orbitnya jika gaya tarik menarikantara
planet dan matahari sama dengan gaya sentripetalnya.

Kala Geologi dan Sejarah Kehidupan


Dalam geologi, kala adalah skala waktu geoogi digunakan oleh
para ahli geologi dan ilmuan untuk menejalskan waktu dan
hubungan antarperistiwa yang terjadi sepanjang sejarah Bumi.
Hasil penelitian ahli geologi menunjukkan bahwa bumi berumur
sekitar 4.570 juta tahun (4,6 miliar tahun).
1.Masa Arkeozoikum (4,5 2,5 milyar tahun lalu)
Arkeozoikum artinya Masa Kehidupan purba
Masa Arkeozoikum
(Arkean) merupakan masa awal
pembentukan batuan kerak bumi yang kemudian berkembang
menjadi protokontinen. Batuan masa ini ditemukan di beberapa
bagian dunia yang lazim disebut kraton/perisai benua. Batuan
tertua tercatat berumur kira-kira 3.800.000.000 tahun. Masa ini
juga merupakan awal terbentuknya Indrorfer dan Atmosfer serta
awal muncul kehidupan primitif di dalam samudera berupa mikroorganisma (bakteri dan ganggang). Fosil tertua yang telah
ditemukan adalah fosil Stromatolit dan Cyanobacteria dengan
umur kira-kira 3.500.000.000 tahun
2. Masa Proterozoikum (2,5 milyar 290 juta tahun lalu)
Proterozoikum
artinya
masa
kehidupan
awal.
Masa
Proterozoikum merupakan awal terbentuknya hidrosfer dan
atmosfer. Pada masa ini kehidupan mulai berkembang dari
organisme bersel tunggal menjadi bersel banyak (enkaryotes dan
prokaryotes). Menjelang akhir masa ini organisme lebih
kompleks, jenis invertebrata bertubuh lunak seperti ubur-ubur,
cacing dan koral mulai muncul di laut-laut dangkal, yang buktibuktinya dijumpai sebagai fosil sejati pertama. Masa
Arkeozoikum dan Proterozoikum bersama-sama dikenal sebagai
masa Pra-kambrium.
3. Masa Palaezoikum (590-250 Juta Tahun Lalu)
a.Zaman Kambrium (590-500 juta tahun lalu)
Kambrium berasal dari kata Cambria nama latin untuk daerah
Wales, dimana batuan berumur kambrium pertama kali dipelajari.
Banyak hewan invertebrata mulai muncul pada zaman
Kambrium. Hampir seluruh kehidupan berada di lautan. Hewan
zaman ini mempunyai kerangka luar dan cangkang sebagai
pelindung. Fosil yang umum dijumpai dan penyebarannya luas
adalah, Alga, Cacing, Sepon, Koral, Moluska, Ekinodermata,
Brakiopoda dan Artropoda (Trilobit) Sebuah daratan yang disebut
Gondwana (sebelumnya pannotia) merupakan cikal bakal
Antartika, Afrika, India, Australia, sebagian Asia dan Amerika
Selatan. Sedangkan Eropa, Amerika Utara, dan Tanah Hijau
masih berupa benua-benua kecil yang terpisah.
b. Jaman Ordovisium (500 440 juta tahun lalu)
Zaman Ordovisium dicirikan oleh munculnya ikan tanpa rahang
(hewan bertulang belakang paling tua) dan beberapa hewan
bertulang belakang yang muncul pertama kali seperti Tetrakoral,
Graptolit, Ekinoid (Landak Laut), Asteroid (Bintang Laut), Krinoid
(Lili Laut) dan Bryozona. Koral dan Alaga berkembang
membentuk karang, dimana trilobit dan Brakiopoda mencari
mangsa. Graptolit dan Trilobit melimpah, sedangkan
Ekinodermata dan Brakiopoda mulai menyebar. Meluapnya
Samudra dari Zaman Es merupakan bagian peristiwa dari zaman

ini. Gondwana dan benua-benua lainnya mulai menutup celah


samudera yang berada di antaranya.
c.Jaman Silur (440 410 juta tahun lalu)
Zaman silur merupakan waktu peralihan kehidupan dari air ke
darat. Tumbuhan darat mulai muncul pertama kalinya termasuk
Pteridofita(tumbuhan paku). Sedangkan Kalajengking raksasa
(Eurypterid) hidup berburu di dalam laut. Ikan berahang mulai
muncul pada zaman ini dan banyak ikan mempunyai perisai
tulang sebagai pelindung. Selama zaman Silur, deretan
pegunungan mulai terbentuk melintasi Skandinavia, Skotlandia
dan Pantai Amerika Utara
d.Jaman Devon (410-360 juta tahun lalu)
Zaman Devon merupakan zaman perkembangan besar-besaran
jenis ikan dan tumbuhan darat. Ikan berahang dan ikan hiu
semakin aktif sebagai pemangsa di dalam lautan. Serbuan ke
daratan masih terus berlanjut selama zaman ini. Hewan Amfibi
berkembang dan beranjak menuju daratan. Tumbuhan darat
semakin umum dan muncul serangga untuk pertama kalinya.
Samudera menyempit sementara, benua Gondwana menutupi
Eropa, Amerika Utara dan Tanah Hijau.
e.Jaman Karbon (360 290 juta tahun lalu)
Reptilia muncul pertama kalinya dan dapat meletakkan telurnya
di luar air. Serangga raksasa muncul dan ampibi meningkat
dalam jumlahnya. Pohon pertama muncul, jamur Klab, tumbuhan
ferm dan paku ekor kuda tumbuh di rawa-rawa pembentuk
batubara. Pada zaman ini benua-benua di muka bumi menyatu
membentuk satu masa daratan yang disebut Pangea, mengalami
perubahan lingkungan untuk berbagai bentuk kehidupan. Di
belahan bumi utara, iklim tropis menghasilkan secara besarbesaran, rawa-rawa yang berisi dan sekarang tersimpan sebagai
batubara.
f.Jaman Perm (290 -250 juta tahun lalu)
Perm adalah nama sebuah propinsi tua di dekat pegunungan
Ural, Rusia. Reptilia meningkat dan serangga modern muncul,
begitu juga tumbuhan konifer dan Grikgo primitif. Hewan Ampibi
menjadi kurang begitu berperan. Zaman perm diakhiri dengan
kepunahan micsa dalam skala besar, Tribolit, banyak koral dan
ikan menjadi punah. Benua Pangea bergabung bersama dan
bergerak sebagai satu massa daratan, Lapisan es menutup
Amerika Selatan, Antartika, Australia dan Afrika, membendung air
dan menurunkan muka air laut. Iklim yang kering dengan kondisi
gurun pasir mulai terbentuk di bagian utara bumi.
4.Masa Mesozoium (250-65 juta tahun lalu)
a. Jaman Trias (250-210 juta tahun lalu)
Gastropoda dan Bivalvia meningkat jumlahnya, sementara
amonit menjadi umum. Dinosaurus dan reptilia laut berukuran
besar mulai muncul pertama kalinya selama zaman ini. Reptilia
menyerupai mamalia pemakan daging yang disebut Cynodont
mulai berkembang. Mamalia pertamapun mulai muncul saat ini.
Dan ada banyak jenis reptilia yang hidup di air, termasuk penyu
dan kura-kura. Tumbuhan sikada mirip palem berkembang dan
Konifer menyebar. Benua Pangea bergerak ke utara dan gurun
terbentuk. Lembaran es di bagian selatan mencair dan celahcelah mulai terbentuk di Pangea.
b.Jaman Jura (210-140 juta tahun lalu)
Pada zaman ini, Amonit dan Belemnit sangat umum. Reptilia
meningkat jumlahnya. Dinosaurus menguasai daratan,
Ichtiyosaurus berburu di dalam lautan dan Pterosaurus merajai
angkasa. Banyak dinosaurus tumbuh dalam ukuran yang luar
biasa. Burung sejati pertama (Archeopterya) berevolusi dan
banyak jenis buaya berkembang. Tumbuhan Konifer menjadi
umum, sementara Bennefit dan Sequola melimpah pada waktu
ini. Pangea terpecah dimana Amerika Utara memisahkan diri dari
Afrika sedangkan Amerika Selatan melepaskan diri dari Antartika
dan Australia.
c.Jaman Kapur (140-65 juta tahun lalu)
Banyak dinosaurus raksasa dan reptilia terbang hidup pada
zaman ini. Mamalia berari-ari muncul pertama kalinya. Pada
akhir zaman ini Dinosaurus, Ichtiyosaurus, Pterosaurus,
Plesiosaurus, Amonit dan Belemnit punah. Mamalia dan
tumbuhan berbunga mulai berkembang menjadi banyak bentuk
yang berlainan. Iklim sedang mulai muncul. India terlepas jauh
dari Afrika menuju Asia.
5. Masa Kenozoikum (65-01.01 Juta Tahun Lalu)

a.Zaman Tersier (65 1,7 juta tahun lalu).


Pada zaman tersier terjadi perkembangan jenis kehidupan
seperti munculnya primata dan burung tak bergigi berukuran
besar yang menyerupai burung unta, sedangkan fauna laut
sepert ikan, moluska dan echinodermata sangat mirip dengan
fauna laut yang hidup sekarang. Tumbuhan berbunga pada
zaman Tersier terus berevolusi menghasilkan banyak variasi
tumbuhan, seperti semak belukar, tumbuhan merambat dan
rumput. Pada zaman Tersier Kuarter, pemunculan dan
kepunahan hewan dan tumbuhan saling berganti seiring dengan
perubahan cuaca secara global
b.Zaman Kuarter (1,7 juta tahun lalu sekarang)
Zaman Kuarter terdiri dari kala Plistosen dan Kala Holosen. Kala
Plistosen mulai sekitar 1,8 juta tahun yang lalu dan ber-akhir

pada 10.000 tahun yang lalu. Kemudian diikuti oleh Kala Holosen
yang berlangsung sampai sekarang. Pada Kala Pleis-tosen
paling sedikit terjadi 5 kali jaman es (jaman glasial). Pada jaman
glasial sebagian besar Eropa, Amerika utara dan Asia ba-gian
utara ditutupi es, begitu pula Pegunungan Alpen, Pegunu-ngan
Cherpatia dan Pegunungan Himalaya. Di antara 4 jaman es ini
terdapat jaman Intra Glasial, dimana iklim bumi lebih hangat.
Manusia purba jawa (Homo erectus yang dulu disebut
Pithecanthropus erectus) muncul pada Kala Plistosen. Manusia
Modern yang mempunyai peradaban baru muncul pada Kala
Holosen. Flora dan fauna yang hidup pada Kala Plistosen sangat
mirip dengan flora dan fauna yang hidup sekarang.

Kelayakan planet Bumi untuk Kehidupan


1.
Keseimbangan yang memungkinkan kehidupan
Ahli astronomi telah membuat daftar tentang faktor
yang menentukan bagi kehidupan, antara lain :
a.
Gravitasi permukaan bumi
b.
Jarak dengan bintang induk
c.
Ketebalan kerak bumi
d.
Periode rotasi dan kecepatannya yang sesuai
e.
Interaksi gravitasi dengan Bulan
f.
Medan magnet
g.
Albedo yang seimbang
h.
Kadar karbon dioksida dan uapair di dalam
atmosfer
i.
Kadar ozon di dalam atmosfer
j.
Penghalang pergerakan angin erskala besar
k.
Masa yang tepat
l.
Perisai pelindung
m.
Susunan atmosfer yang sempurna
n.
Aktivitas gempa

2.

Bumi merupakan planet yang istimewa dengan


karakteristiknya :
a.
Luasnya +- 510.101.000 km2
b.
Diameter khatulistiwa 12.575 km, sedangkan
jarak antara KU dan KS adalah 12.714 km
c.
Jaraknya dengan matahari yang seimbang
d.
Planet bumi terdapat banyak air dan oksigen
e.
Bumi mempunyai atmosfer
f.
Lokasi planet berada pada zona kehidupan
g.
Suhu yang seimbang antara siang dan malam
h.
Adanya sumber energi
i.
Keseimbangan yang memungkinkan kehidupan
j.
Disebut sebagai planet biru, karen
permukaannnya terdiri atas +-71% perairan dan
+- 21 % daratan

CONTOH SOAL
3.

Susunan dari matahari yang dikelilingi oleh planet, meteor,


komet dan bulan di sebut
c. galaksi
c. alam semesta
d. tata surya
d. rasi perbintangan
e. jagat raya
2. Galaksi yang paling dekat dengan galaksi di mana bumi
termasuk di dalamnya yaitu galaksi
a. Magellan
d. Ursa Mayor
b. Bimasakti
e. Pinwheel
c. Andromeda
3. Di bawah ini adalah bermacam-macam bentuk galaksi,
kecuali...
a. spiral
d. elips
b. spiral berpalang
e. eklips
c. tak beraturan

4.

5.

6.

Waktu yang di perlukan matahari untuk menyelesaikan satu


kali putaran rovolusi di namakan
a. tahun cahaya
d. astronomical unit
b. tahun bintang
e. tahun matahari
c. tahun kosmis
Teori yang menyatakan bahwa pada masa lalu galaksigalaksi pernah berdekatan dan kini ber hamburan di jagat
raya di kenal dengan nama...
a. Teori jagat raya mengembang
b. teori keadaan tetap d. teori antroposentris
c. teori steady state
e. teori ledakan besar
Anggapan yang menyatakan bahwa matahari menjadi pusat
jagat raya di kenal dengan heliosentris. Anggapan ini
dikemukakan oleh
a. Socrates
d. Anaximander

b. Ptolomeus
e. Plato
c. Copernicus
7. Susunan benda angkasa yang membentuk suatu sistem
dengan satu matahari sebagai pusatnya dinamakan
a. tata surya
d. bintang berekor
b. galaksi
e. planet dalam
c. komet
8. Ekor komet selalu menjauhi matahari karena......
a. ekor komet dan matahari yang saling menjauhi
b. gerakan komet yanselalu mejaugi matahari
c. angin matahari yang menuju ke matahari
d. angin matahari ang menjauhi matahari
e. lintasan komet yang ellips
9. Hipotesa Halimun/kabut menyatakan bahwa
a. tata surya berasal dari gumpalan kabut yang
berbentuk spiral atau pilin
b. tata surya terbentuk oleh gumpalan awan gas, debu
dan kabut yang jumlahnya sangat banyak kemudian
mengalami pemampatan dan menarik partikel-partikel
debu membentuk gumpalan bola
c. proses letusan kabut gas pijar yang kemudian
mendingin
d. tata surya terbentuk oleh gumpalan kabut yg terdiri
atas bermacam-macam gas yang ber pilin lambat
sehingga membentuk cakram gas
e. tata surya terbentuk karena proses peleburan
10. Berikut ini adalah bukan merupakan akibat dari rotasi
bumi.
a. terjadinya pasang dan surut air laut
b. terjadinya pembelokan arah angin
c. terjadinya perubahan siang dan malam
d. terjadinya pemampatan pada daerah kutub
e. matahari selalu terbit dari arah timur

11. Berdasarkan gambar, garis hubung planet-matahari akan


menyapu daerah yang sama luasnya dalam selang waktu
yang sama, sesuai dengan hukum...
a. Gravitasi newton
d. III Kepler
b. I Kepler
e. Gravitasi
c. II Kepler
12. Ciri-ciri fisik matahari bagian permukaan antara lain..
a. noda matahari, fakula, prominence dan ketebalan 320 km
b. sunspot, ketebalan 320 km, suhu 8.0000C, dan zona
radiatif
c. umbra, penumbra, zona konveksi,berdiameter
500.000km
d. terdapat unsur helium, sunspot, zona radiatif
e. suhunya 14 juta 0C, noda matahari, dan fakula.
13. Planet yang mempunyai satelit phobos dan deimos, sedikit
air yang atmosfernya terdiri atas karbon dioksida, nitrogen,
argon dan sedikit uap air dengan jarak 230 juta km dari
matahari dan berdiameter 6.790 km, adalah
planet ........
a. Mercurius
c. Bumi
e. Yupiter
b. Venus
d. Mars
14. Berikut ini yang termasuk planet inferior yaitu ...
a. Uranus
d. Venus
b. Neptunus
e. Pluto
c. Yupiter
15. Berikut ini yang bukan merupakan akibat dari rotasi bumi
a. terjadinya pasang dan surut air laut
b. terjadinya pembelokan arah angin
c. terjadinya perubahan siang dan malam
d. terjadinya pemampatan pada daerah kutub
e. matahari selalu terbit dari arah timur
16. Yang dimaksud dengan satu bulan sideris adalah..

a.

waktu yang diperlukan bulan mengelilingi matahari


satu kali putaran
b. waktu yang diperlukan bulan mengelilingi bumi satu
putaran
c. waktu yang diperlukan bulan dan bumi dalam
mengelilingi matahari satu putaran
d. waktu yang diperlukan bulan dalam perubahan
bentuk secara berkala selama 29,5 hari dalam satu
putaran
e. waktu yang diperlukan untuk merubah wujud dari
keadaan bulan baru sampai kembali da lam
keadaan bulan baru/satu bln qamariah
17. Gerhana Matahari terjadi ketika ..............
a. Matahari , bulan dan bumi berada pada satu garis lurus
yang membentuk sudut 1800
b. Matahari, bumi dan bulan berada pada satu garis lurus
c. Matahari, bulan dan bumi membentuk sudut 900
d. Bulan, Matahari dan bumi membentuk sudut 900
e. Bulan, matahari dan bumi berada pada satu garis lurus
18. Pada tanggal 22 Desember adalah saat perihelium, dimana
sinar matahari di atas garis 23,50LS yang disebut .............
a. winter soltice
d. vernal aquinox
b. tropic of cancer
e. summer soltice
c. autumnal equinox
19. Bintang dan materi antarbintang yang jumlahnya milyaran
dengan ukuran 1.000 tahun cahaya sampai 10 juta tahun
cahaya disebut ...........
a. bintang
d. rasi bintang
b. galaksi
e. Tata surya
20. Penyebab utama terjadinya proses pasang dan surut air laut
adalah ...........
a. gerhana matahari
b. gerhana bulan
c. gravitasi bumi
d. garvitasi bulan dan matahari
e. reaksi fusi sebagai penyebab pelepasan energi
potensial gravitasi
21. Di ruang angkasa banyak terdapat benda kecil dan padat
yang bertebaran tak beraturan di dalam ruang antar planet,
benda itu disebut ....
a. meteor
d. meteorit
b. meteoroid
e. galaksi
c. planetoid
22. Benda langit yang berada diantara orbit Mars dan Yupiter
adalah .............
a. bumi
d. meteor
b. komet
e. saturnus
c. asteroid
23. Salah satu ciri planet terestrial (kebumian) adalah .......
a. massanya besar
b. kerapatan massanya kecil
c. diselimuti oleh atmosfer yang tebal
d. jumlah atom hidrogen dan helium banyak
e. massanya kecil
24. Penyebab utama terjadinya proses pasang dan surut air laut
yaitu ....
a. gerhana bulan
d. gravitasi bumi
b. gerhana matahari
e. gravitasi bulan
c. gravitasi matahari dan bulan
25. Gerhana matahari total terjadi karena .....
a. jarak bumi-matahari lebih jauh dar pada jarak bumibulan
b. jarak bumi-matahari lebih pendek daripada jarak
bumi-bulan
c. bagian permukaan bumi masuk ke dalam umbra
bulan
d. bagian permukaan bumi masuk ke dalam penumbra
bulan
e. ukuran matahari lebih besar daripada bulan