Anda di halaman 1dari 6

UJIAN MINOR DM BEDAH

1.
A.
B.
C.
D.
E.

Pada luka kotor jenis benang terbaik yang dapat dipergunakan adalah:
Absorbable, monofilament
Absorbable, multifilament
Non absorbable, monofilament
Non absorbable, multifilament
Non absorbable, baik yang mono maupun multifilament

A.
B.
C.
D.
E.

Jahitan pada luka sebaiknya dipertahankan selama:


Semakin lama semakin baik
Lebih cepat dicabut lebih baik
Hanya dipertahankan sampai luka kuat menahan kekuatan tarikan
Dicabut segera setelah tanda-tanda radang menghilang
Dipertahankan sampai pasien tidak lagi merasa nyeri pada luka

A.
B.
C.
D.
E.

Waktu pencabutan benang yang benar berdasarkan lokasi luka adalah:


Wajah: 5 hari, Abdomen: 10 hari, Kaki: 14 hari
Wajah: 10 hari, Abdomen: 14 hari, Kaki: 21 hari
Wajah: 10 hari, Abdomen: 14 hari, Kaki: 14 hari
Wajah: 10 hari, Abdomen: 10 hari, Kaki: 14 hari
Wajah: 3 hari, Abdomen: 14 hari, Kaki: 21 hari

A.
B.
C.
D.
E.

Jenis benang yang memberikan bekas luka yang paling baik adalah:
Monofilament absorbable
Monofilament nonabsorbable
Multifilament absorbable
Multifilament nonabsorbable
Multi atau monofilament asalkan absorbable

2.

3.

4.

5.

Berdasarkan bentuk penampangnya, jarum untuk penjahitan luka


dibedakan atas:
A. Taper, cutting, tapercut, reverse cutting, blunt
B. Taper, sharp, blunt, cutting, tapercut
C. Taper, reverse taper, tapercut, blunt, sharp
D. Sharp, blunt, medium, tapercut
E. Cutting, reverse cutting, medium, taper, tapercut

6.
A.
B.
C.
D.
E.

Faktor-faktor yang mempengaruhi penyembuhan luka meliputi:


Usia, jenis kelamin, status gizi, pemakaian steroid
Usia, jenis kelamin, ras, jenis benang yang dipakai
Usia, jenis kelamin, penyakit metabolik, status gizi, pemakaian
sitostatika
Usia, status gizi, penyakit metabolik, vaskularisasi
Usia, jenis kelamin, penyakit metabolik, status gizi

7.

Jika luka bersih dengan riwayat immunisasi tetanus yang tidak diketahui,
maka diberikan:
A.
Tetanus toxoid dan antitetanus serum
B.
Tetanus toxoid saja
C.
Antitetanus serum saja
D.
Tetanus toxoid, antitetanus dan antibiotik
E.
Tidak perlu diberikan profilaksis tetanus

8.
A.
B.
C.
D.
E.
9.

Luka pada kulit yang disertai dengan kontaminasi berat sebaiknya dijahit
dengan teknik jahitan:
A.
Burried intradermal
B.
Simple interrupted
C.
Matras horizontal
D.
Simple continuoss
E.
Subcuticular running suture

10.
A.
B.
C.
D.
E.
11.

Luka yang beresiko tinggi terhadap tetanus meliputi, kecuali:


Luka operasi di telapak kaki
Luka dengan benda asing
Fraktur terbuka
Luka tusuk kotor
Luka bakar dengan banyak jaringan nekrotik

Yang merupakan tindakan antisepsis dalam bedah:


Memakai sarung tangan steril
Memakai drape
Menutup hidung dan mulut dengan masker
Memakai instrumen operasi steril
Membersihkan luka dengan povidone iodine 10%

Konsentrasi yang tepat dari alkohol dan povidone iodine untuk pembersihan
luka masing-masing adalah:
A.
96% dan 15%
B.
10% dan 70%
C.
70% dan 10%
D.
96% dan 3%
E.
70% dan 3%

12.

E.

Yang salah mengenai obat anestesi lokal:


Dosis maksimum lidocaine adalah 4 mg/KgBB
Obat anestesi lokal dengan vasokonstriktor cocok digunakan untuk tindakan
pada jari atau sirkumsisi
Penambahan vasokonstriktor dapat memperpanjang kerja obat anestesi
local
Penambahan vasokonstriktor dapat memperkecil resiko toksisitas sistemik
obat anestesi lokal
Teknik field block cocok digunakan untuk luka yang terkontaminasi

A.
B.
C.
D.
E.

Lidocaine 1% memiliki konsentrasi bahan aktif sebesar:


10 mg/ml
1 mg/ml
0,1 mg/ml
0,01 mg/ml
0,001 mg/ml

A.
B.
C.
D.

13.

14.

Reaksi anafilaktik dapat terjadi setelah pemberian antitetanus serum.


Terjadinya reaksi ini harus diwaspadai jika setelah mendapatkan injeksi pasien
mengalami:
A.
Syncope
B.
Mual
C.
Pucat dan berkeringat dingin
D.
Berdebar-debar
E.
Semua yang disebut di atas

15.
A.
B.
C.
D.
E.
16.

Tindakan biopsi dengan mengambil sebagian massa tumor disebut:


Biopsi eksisional
Biopsi parsial
Biopsi inkomplit
Biopsi insisional
Biopsi marginal

Insisi pada lesi di bawah ini dibuat tegak lurus terhadap arah kelengkungan
garis kulit:
A.
Melanoma maligna
B.
Veruka vulgaris
C.
Absces
D.
Kista atheroma
E.
Lipoma

17.
A.
B.
C.
D.
E.
18.

Kista dermoid kulit ditandai dengan ciri-ciri:


Umumnya multiple
Terletak di daerah yang mudah mengalami benturan
Sering mencapai ukuran yang sangat besar
Terdapat puncta di puncaknya
Sering berlokasi di garis tengah tubuh

B.
C.
D.
E.

Yang membedakan keloid dengan hyperthropic scar adalah:


Keloid hanya muncul pada usia dewasa, hyperthropic scar dapat
muncul pada segala usia.
Keloid umumnya akan menghilang dengan sendirinya
Keloid lebih sering timbul di telapak kaki dan tangan
Hyperthropic scar tidak pernah tumbuh melewati batas luka
Hyperthropic scar hanya muncul bila luka terinfeksi

A.
B.
C.
D.
E.

Ganglion merupakan kelainan yang berasal dari:


Selaput sinovial
Sarung tendon
Ligamentum
Tendon
A dan B

A.
B.
C.
D.
E.

Drain dipasang pada luka jika:


Terdapat potensi pengumpulan darah atau eksudat di dalam luka
Terdapat rongga kosong di dalam luka
Perdarahan tidak dapat dihentikan secara sempurna
Pus tidak dapat dikeluarkan seluruhnya
Semua yang disebut di atas

A.

19.

20.

21. Untuk mencapai keadaan asepsis :


1. Memakai sarung tangan
2. Memakai tutup kepala
3. Memakai masker
4. Memakai sepatu
22. Tehnik anestesi secara infiltrasi subkutan dapat dilakukan untuk maksud:
1. Pengangkatan suatu tumor kecil bawah kulit
2. Insisi abses yang dindingnya relatif tebal
3. Memberi anestesi secara field block
4. Membebaskan rasa sakit pada seluruh bagian distalnya

23. Pada operasi kecil dengan anestesi lokal, yang penting ditanyakan, yang
mungkin berhubungan dengan life threatening adalah :
1. Riwayat DM
2. Riwayat Alergi
3. Riwayat Penyakit Jantung
4. Riwayat Perdarahan
24. Campuran Adrenalin dengan anestesi lokal tak baik atau tak perlu pada :
1. Daerah akral
2. Insisi abses
3. Penyakit jantung
4. Sirkumsisi
25. Pada suatu Papilloma (tumor jinak bertangkai) di kulit, maka dilakukan :
A. Anestesi infiltrasi
B. Insisi garis lurus diatas tumor
C. Insisi berupa garis elips sekeliling tumor
D. A & C
E. Anestesi dan insisinya tergantung kepada besarnya tumor.

Kunci Jawaban:
1. C
2. C
3. A
4. B
5. A
6. D
7. B
8. A
9. B
10. E
11. C
12. B
13. A
14. E
15. D
16. C
17. E
18. D
19. E
20. E
21. E
22. B
23. E
24. E
25. D