Anda di halaman 1dari 1

Ada sebuah permata di hati orang ber Iman

Yang saat ia merasakan kelezatannya


Segalanya terasa begitu indah.

Permata itu adalah " Iman ".


Saat Iman meraja, tak ada lagi duka dan derita.

Ini bukan karena tak ada luka perih dan kepedihan


Memang Luka dan duka itu ada

Namun luka tiada lagi terasakan


karena terselimuti kesadaran

Akan kenikmatan yang akan diperoleh kelak


Sebagai hadiah yang tak tak ternilai dari sang Maha Pencipta