Anda di halaman 1dari 6

Overdosis Narkotika

Suatu hari seorang Guru dari Siswa kelas XI MIA SMA Negeri X di hubungi
oleh wali murid untuk memberi kabar bahwa anaknya tidak dapat mengikuti
pembelajaran selama beberapa pekan, dikarenakan ia harus melaksanakan
perawatan dirumah sakit. Kemudian sang Guru mendatangi kediaman Siswa
tersebut dan bertemu dengan orang tuanya, bertemu lah si Guru dengan Ibu si
anak

tersebut.

Setelah

menanyakan

kabar

dari

keluarga

Siswa,

Guru

menanyakan apa yang terjadi dengan si Siswa.


Lalu, si Ibu menjelaskan sore itu, ia di bawa ke bagian gawat darurat
rumah sakit dalam keadaan koma dan mengalami kesulitan pernafasan. Tak lama
dokter memberi kabar bahwa pasien mengalami overdosis narkotik. Sampel
darah arteri pasien memperlihatkan pH 7,22

dengan total CO 2 26,3 mmol/L.

Dokter menjelaskan bahwa terlihat jelas pH darah kurang dari harga pH normal
tubuh yaitu 7,4, dan terjadi asidosis tak berkompensasi. Riwayat pasien
memperlihatkan bahwa hal ini mungkin asidosis respiratorik tak terkendali,
karena overdosis narkotik menyulitkan pernafasan, menyebabkan tertahannya
CO2 dalam darah. Bukti yang mendukung perkiraan ini adalah adanya kenaikan
pCO2, yang dihitung setelah menentukan total CO 2 sebesar 61 mm Hg. Harga
pCO2 yang melebihi normal ini menghasilkan [HCO3-] dalam tubuh tersebut
sebesar 24,5 mmol/L.
Harga [HCO3-] normal dan pCO2 tinggi karena terjadinya hipoventilasi
yang diinduksi narkotika. Karena tanggapan ginjal terhadap kenaikan [HCO 3-]
yang diperlukan untuk mengoreksi perbandingan [garam]/[asam] menjadi sekitar
20 sangat lambat, maka untuk mengoreksi pH darah, penanganan yang lebih
cepat dapat diusahakan dengan bantuan perawatan respirator, yang akan
mengurangi kenaikan pCO2 (Montgomery, et al. 1993). Ujar dokter saat
mengajak si Ibu masuk kedalam ruangannya. Setelah mendapatkan hasil yang
dijabarkan oleh dokter, kemudian Siswa langsung dibawa kedalam ruang
respirator untuk ditangani lebih lanjut.
Setelah mendapatkan penjalasan dari wali murid, sang Guru sangat
tersayat hatinya, ternyata anak didiknya mengalami penyakit yang disebabkan
oleh narkotika. Si Siswa adalah anak yang sangat pendiam, sangat jarang ia
bergaul dengan temannya saat jam istirahat ataupun saat pulang sekolah. Ia

selalu pulang lebih awal dibanding Siswa-Siswa yang lain, dan ia j sering datang
ke sekolah dengan telat. Setalah di usut Siswa tersebut sering kumpul dengan
temannya diluar sekolah dan menjadi berkeliaran dengan para pemuda now
days. Bahkan hampir sering ia pulang larut malam, hingga pagi dalam keadaan
badan sempoyongan.
Setelah pertemuan Guru dengan wali murid, pihak sekolah pun membuat
keputusan status kepada Siswa. Dengan pertimbangan dan diskusi yang cukup
lama dari seluruh Guru yang pernah mengajar Siswa, keputusan itupun tiba dari
kepala sekolah bahwasanya Siswa tersebut di drop out dari sekolah karena
dengan sanksi Undang Undangan Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Dan dengan berat hati si Guru segera mengabarkan keputusan pihak sekolah
terkait status anaknya di sekolah.

Pertanyaan :
1. bagaimana perasaan kamu bila Siswa yang mengalami hal tersebut adalah
salah satu dari keluargamu?
2. berdasarkan cerita tersebut apa yang menyebabkan siswa mengalamai
kesulitan pernafasan?
3. apa yang akan kamu lakukan agar hal yang terjadi oleh Siswa tersebut tidak
terjadi oleh teman/sahabat/adik/kaka/keluargamu atau seluruh anak bangsa
Indonesia?

Sumber :
Montgomery, R., Dryer, R.L, Conway, T.W, Spector, A.A. 1993. Biokimia Satuan
Pendekatan Berorientasi Kasus jilid 1. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press

ANGKET AHLI STORY


LEMBAR
KUESIONER AHLI

CERIT A :
Indikator: Menjelaskan penggunaan konsep pH dalam kehidupan sehari-hari
Nama

Jenis Kelamin

: L/P

Tanggal Pengisian

Petunjuk:
1. Penilaian diberikan dengan rentangan mulai dari sangat tidak
setuju sampai dengan sangat setuju dengan simbol sebagai
berikut:
a. 1 = tidak setuju
b. 2 = kurang setuju
c. 3 = setuju
d. 4 = sangat setuju
2. Mohon beri tanda check list () pada kolom 1, 2, 3 atau 4 sesuai pendapat
Bapak/Ibu
secara objektif.
3. Mohon tuliskan komentar atau
saran Bapak/Ibu pada kolo
yang disediakan.
4. Kolom keterangan diisi dengan jelas, baik penilaian yang bersifat negatif
atau positif

No
.

Penilaian

catatan

indikator
1

1.

Isi keseluruhan cerita


sesuai dengan indikator

2.

Cerita terkait dengan


kehidupan sehari-hari

3.

Cerita dilema terkait


dengan konsep kimia

5.

Cerita dapat menggugah


emosional Siswa

Cerita yang disajikan


dapat mengembangkan
kemampuan
menyelesaikan masalah

Bahasa yang
digunakan jelas

10

Alur cerita yang


digunakan jelas

11

Isi cerita menarik

12

Secara keseluruhan
cerita dapat digunakan
dalam pembelajaran
kimia

1. menurut Bapak/Ibu hal apa saja yang harus dilaukan untuk memperbaiki
cerita ini?

Terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu

ANGKET AHLI STORY


LEMBAR
KUESIONER AHLI

CERIT A :
Indikator: Menyelidiki reaksi asam basa secara teori
Nama

Jenis Kelamin

: L/P

Tanggal Pengisian

Petunjuk:
1. Penilaian diberikan dengan rentangan mulai dari sangat tidak
setuju sampai dengan sangat setuju dengan simbol sebagai
berikut:
a. 1 = tidak setuju
b. 2 = kurang setuju
c. 3 = setuju
d. 4 = sangat setuju
2. Mohon beri tanda check list () pada kolom 1, 2, 3 atau 4 sesuai pendapat
Bapak/Ibu
secara objektif.
3. Mohon tuliskan komentar atau
saran Bapak/Ibu pada kolo
yang disediakan.
4. Kolom keterangan diisi dengan jelas, baik penilaian yang bersifat negatif
atau positif

No
.

Penilaian

catatan

indikator
1

1.

Isi keseluruhan cerita


sesuai dengan indikator

2.

Cerita terkait dengan


kehidupan sehari-hari

3.

Cerita dilema terkait


dengan konsep kimia

5.

Cerita dapat menggugah


emosional Siswa

Cerita yang disajikan


dapat mengembangkan
kemampuan
menyelesaikan masalah

Bahasa yang
digunakan jelas

10

Alur cerita yang


digunakan jelas

11

Isi cerita menarik

12

Secara keseluruhan
cerita dapat digunakan
dalam pembelajaran
kimia

1. menurut Bapak/Ibu hal apa saja yang harus dilaukan untuk memperbaiki
cerita ini?

Terima kasih atas kesediaan Bapak/Ibu