Anda di halaman 1dari 17

Pertemuan 2

Bahasa Ragam Ilmiah

Pengertian Bahasa Ragam


Ilmiah

Bahasa merupakan alat komunikasi antar


anggota masyarakat. Sebagai alat komunikasi
bahasa digunakan dalam berbagai lingkungan,
tingkatan, dan kepentingan yang beraneka
ragam.
Sehingga berakibat munculnya berbagai ragam
bahasa misalnya : ragam bahasa sastra, ragam
bahasa berita, ragam bahasa resmi yang
mempunyai kaidah berbeda-beda.

Salah

satu ragam yang terdepan dalam


bahasa adalah ragam bahasa ilmiah.
Ragam bahasa ilmiah digunakan dalam
penulisan karya ilmiah sehingga harus
mengikuti kaidah tata bahasa yang bersifat
baku atau yang biasa disebut Bahasa
Baku. Selain itu, ragam bahasa ilmiah harus
singkat, padat, jelas dan logis
Hal ini ditujukan karena bahasa ragam
ilmiah sebagai sarana mengungkapkan pola
pikir atau gagasan yang ditujukan untuk
orang lain, atau pembaca dengan benar.

Dengan

demikian bahasa Indonesia


ragam ilmiah adalah saran verbal yang
digunakan
untuk
mgkomunikasikan
proses kegiatan dan hasil penalaran
yang bersifat sesuai dengan kaidah tata
bahasa Indonesia (EYD)

Ranah Penggunaan Bahasa


Ragam Ilmiah

Bahasa ragam Ilmiah digunakan dalam penulisan yang


mencakup segala kegiatan yang bersifat ilmiah.
Dengan demikian, ranah penggunaan bahasa Indonesia
ragam ilmiah mencakup penulisan sebagai berikut :

1)

Laporan yang berbentuk naskah, seperti artikel, makalah,


laporan, hasil penelitian, dan laporan yang berbentuk suratsurat resmi.
Skripsi, TA, Tesis dan Desertasi.
Laporan pekerjaan yang berbentuk naskah.
Laporan pertanggung jawaban seperti laporan kegiatan,
laporan keuangan, dan laporan pemegan saham.

2)
3)
4)

Ciri-ciri Bahasa Ragam Ilmiah

Ciri-ciri ragam ilmiah pada dasarnya ada dua, yaitu ciri


umum dan ciri khusus.
Ciri-ciri umum adalah bahasa yang digunakan harus
bersifat ilmiah, artinya sesuai dengan kaidah tata
bahasa baku,
Ciri-ciri khususnya adalah Cendia, lugas dan logis,
jelas, ringkas, dan padat, formal dan objektif, gagasan
pangkal tolak, penggunaan istilah teknis, dan
konsisten.

Ciri-ciri Khusus Bahasa Ragam


Ilmiah
Cendia : ciri ini merupakan bahasa yang digunakan dalam
penulisan karya ilmiah mampu mengungkapkan hasil berpikir
logis secara tepat. Hal ini diwujudkan dalam penyusunan atau
pengorganisasian bahasa secara sistematis, artinya teratur dan
runtut sehingga menunjukan kelogisan berpikir seorang penulis.
contohnya.

a)

Lugas dan logis : yang dimaksud dari ciri ini adalah bahasa
yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus bermakna
harafiah dan tidak bermakna ganda, sedangkan ciri logis adalah
bahasa yang digunakan dalam penulisa karya ilmiah sesuai
dengan logika atau dapat diterima orang lain.
contohnya

b)

c)

Jelas : ciri ini dimaksudkan agar bahasa yang digunakan


dalam penulisan karya ilmiah memiliki struktur kalimat dan
makna yang jelas.

Contohnya
d)

Padat dan ringkas : ciri ini dimaksudkan agar gagasan atau


pola pikir yang akan diungkapkan tidak tercampur unsur-unsur
lain yang tidak ada hubungannya atau tidak dipelukan.

Contohnya

e)

Formal dan objektif : yang dimaksud dengan objektif adalah


mengacu pada pandangan bahwa komunikasi ilmiah melalui
tulisan ilmiah bersifat resmi sehingga bahasa yang digunakan
harus bahasa yang formal. Sedangkan, untuk ciri objektif
adalah dapat diukur kebenaranya secara terbuka oleh umum.

Contohnya

f)

Gagasan pangkal tolak : yang dimaksud dari ciri ini adalah bahasa

yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus


berorientasi pada gagasan atau pola pikir, bukan pada penulis.
Contohnya

g)

Penggunaan istilah teknis : ciri penggunaan istilah teknis adalah

bahasa yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah harus


berfungsi sebagai wacana teknis, artinya sesuai dengan
bidang keilmuanya yang dilengkapi dengan peristilahan teknis
yang meliputi angka, lambang, dan istilah sesuai dengan
bidang ilmu lainya.
Contohnya

h)

Konsisten : ciri konsisten yang dimaksud adala bahasa yang


digunakan adalam penulisan karya ilmiah muali tataran terkecil
sampai degan tataran terbesar dan terluas (keseluruhan
struktur bahasa) harus ajeg. Artinya taat asas selalu
menggunakan bentuk-bentuk atau unsur tersebut dari awal
sampai akhir.

Contohnya

Contoh Bahasa Ragam Ilmiah


Cendia
1)

Kemajuan Informasi pada era globalisasi ini


dikhawatirkan akan terjadi pergeseran nilai-nilai
moral bangsa Indonesia terutama pengaruh
budaya barat yang masuk ke Negara Indonesia
yang dimungkinkan tidak sesuai dengan nilai-nilai
dan moral bangsa Indonesia.

Bandingkan ;
Pergeseran nilai-nilai bangsa terjadi karena
masuknya pengaruh budaya barat ke Indonesia


1)

Lugas dan logis


Kalau pada zaman Sunan Kalijaga dalam kesenian wayang
termasuk ceritanya digunakan sebagai media penyebaran
agama. Maka di masa sekarang lebih tepat apa bila
pemahaman budi pekerti dalam cerita wayang mulai
pengejaran apresiasi.

Bandingkan ;
Pada zaman Kalijaga, kesenian wayang, termasuk ceritanya,
digunakan sebagai media penyebaran agama; sekarang,
kesenian wayang digunakan sebagai media penanaman budi
pekerti mulai apresiasi
2)

Saat terjadi kekacauan di pasar, pencuri berhasil ditangkap


sama polisi

Bandingkan ;
Saat terjadi kakacauan di pasar, polisi berhasil menangkap
pencuri


1)

Jelas
Untuk mengetahui apakah baik dan buruknya pribadi
seseorang dari tingkah lakunya dalam sehari-hari.

Bandingkan ;
Baik buruknya pribadi seseorang dapat dilihat dari
tingkah lakunya sehari-hari.
2)

Perkara yang diajukan ke meja hijau berjumlah lima


puluh satu. Sedangkan perkara yang disidangkan
berjumlah dua puluh satu.

Bandingkan ;
Perkara yang diajukan ke meja hijau berjumlah 51 buah,
sedangkan perkara yang telah disidangkan berjumlah 21
buah.

Padat ringkas
Pendidikan
agama
di
sekolah
dasar
bagaimanapun tidak akan terlaksana dengan
baik tanpa adanya dukungan yang baik pula
dari orang tua murid dalam keluarga

Bandingkan ;
Pendidikan agama di SD tidak akan terlaksana
dengan baik tanpa dukungan orang tua.

Formal
1)

dan Objektif
Menurut Moeliono mengatakan bahwa
bahasa ilmiah itu lugas, eksak, dan
menghindari kesamaran dan ketaksaan
dalam pengungkapan (1989)

Bandingkan ;
Menurut Moeliono (1989), bahasa ilmiah
itu lugas, eksak, dan menghindari
kesamaran
dan
ketaksaan
dalam
pengungkapan.

Gagasan
1)

sebagai Pangkal Tolak


Kita semua tahu bahwa pendidikan
pancasila itu di lingkungan keluarga
sangat penting dalam menanamkan
moral Pancasila.

Bandingkan ;
Perlu diketuhui bahwa pendidikan di
lingkungan keluarga sangat penting
dalam menanamkan moral Pancasila

Penguaan Istilah Teknis


Hazard Analysis Critical Control Point/HACCP adalah sistem penjamin
keamanan pangang internasinal Codex Alimentatius Commission atau
CAC untuk diterapkan di industri pangan

Bandingkan ;
Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP) adalah sistem penjamin
keamanan pangang internasinal Codex Alimentatius Commission (CAC)
untuk diterapkan di industri pangan

Konsisten
Pelucutan senjata di wiliyah Bosnia itu tidak penting bagi muslim
Bosnia. Untuk mereka yang penting adalah pencabutan embargo
senjata.

Bandingkan ;
Pelucutan senjata di wilayah Bosnia itu tidak penting bagi muslim. Bagi
mereka yang terpenting adalah pencabutan embargo senjata

SEKIAN