Anda di halaman 1dari 27

TATA KALIMAT

TATA KALIMAT (SINTAKSIS)


Atur/susun
syntax
Tujuan Instruksional Khusus :
Mahasiswa mampu menyusun kalimat dengan
berbagai struktur yang baku; mampu menyusun
gagasan dalam kalimat yang ringkas, jelas, logis,
lugas, dan sistematis.

Kalimat
Penyapa

informasi
pesapa

Diksi/pilihan kata
Agar informasi sampai

kaidah bahasa
ilmu
Baku & efektif

Yang menyebabkan struktur kalimat salah


bila
1. terpengaruh bahasa daerah
2. terpengaruh bahasa asing
3. kalimat rancu
4. kalimat taksa
5. kalimat mubazir/berlebihan
6. kalimat tidak lengkap/nirlengkap
7. kalimat tidak logis/nirlogis

Contoh
I.

Pengaruh struktur bahasa daerah

a. Buku itu dibeli oleh saya

buku eta dipeser ku


abdi
b. Apa kamu sudah membacanya Opo kowe . . . .

c. Atas perhatian Saudara kami haturkan terima


kasih.
d. Teknologinya Jepang jauh lebih maju dari kita
e. Kita punya kemampuan terbaik.

f.Pengendara motor dilarang lewat jalan ini


kecuali yang pakai helm.
g.Permintaan para langganan belum ada
yang terpenuhi karena persediaannya
sudah pada habis.
h.Bab II yang sudah dikerjakan oleh saya.
Bagaimana kalimat yang benar?

Urutan yang salah


saya belum ketahui
kami pernah lampirkan
saya ingin ajukan
saya akan sampaikan
Saya telah/sudah sebutkan

urutan yang benar


Belum saya ketahui
Pernah kami lampirkan
Ingin saya ajukan
Akan saya sampaikan
Telah/sudah saya
sebutkan

II. Pengaruh bahasa asing


a. My name is Farah
b. He knows a restaurant where we can get a drink.
c. Aeroplanes which cross the Atlantic are jets.
d. The man to whom the letter was addressed had died months before.
e. The travelers with whom I had spoken came from distant town.

Kalimat terjemahan sebagai berikut

nama saya adalah Farah.

Dia tahu rumah makan di mana kita bisa mendapatkan


minuman.

Pesawat-pesawat yang mana mengarungi Lautan Atlantik itu


adalah jet.

Orang kepada siapa surat itu dialamatkan telah meninggal


beberapa bulan lalu.

Para pelancong dengan siapa saya telah berbicara datang dari


kota yang jauh.

1. X + y = 2

dimana X = 4

berapa y?

Where, Is, which,to whom,with whom.


dimana, Adalah, yang mana, kepada siapa,
dengan siapa

bukan kata sambung/konjungsi kalimat


tanya

Dimana Anda tinggal?


Kelompok kerja Anda yang mana?
Dengan siapa saya harus pergi ke pesta itu?
Kepada siapa saya harus mengemukakan pendapat
ini?
2. Burung itu segera terbang ke sarang di mana ia
meninggalkan anak-anaknya.
Burung itu segera terbang ke sarang tempat ia
meninggalkan . . . .
3. Acara berikutnya adalah Kuis Siapa Berani di
mana Alya Rohali menjadi pembawa acaranya.
Acara berikutnya adalah Kuis Siapa Berani dengan
Alya Rohali sebagai pembawa acaranya

4. Pemerintah akan membangun jembatan yang mana jembatan


itu dapat menghubungkan kedua daerah itu.
Pemerintah akan membangun jembatan yang dapat
menghubungkan kedua daerah itu.
5. Sekolah dimana saya menuntut ilmu.
Sekolah tempat saya menuntut ilmu
6. Rumah di mana ia tinggal sangat luas.
The house where he lives is very large
Rumah tempat ia tinggal sangat luas.
7. Sektor pariwisata yang mana merupakan tulang punggung
perekonomian negara harus senantiasa ditingkatkan.
a. The tourism sector which is the econominal back bone of the
country must always be intensified.
Sektor pariwisata yang merupakan tulang punggung
perekonomian negara harus senantiasa ditingkatkan.

Penggunaan Makna Jamak Ganda


1. Sejumlah desa-desa yang dilalui Sungai Citarum dilanda
banjir.
2. Dalam pembangunan jembatan Pasupati, banyak persoalanpersoalan ekstern yang muncul.
Kata yang menyatakan makna jamak adalah
Semua
banyak
sebagian besar
berbagai
segenap
seluruh
segala
beberapa
para
3. Bersama surat ini saya lampirkan daftar nama-nama calon anggota
DPR.
Bersama surat ini saya lampirkan daftar nama calon anggota himpunan.
Bersama surat ini saya lampirkan nama-nama calon anggota himpunan.

III. Kalimat Rancu


Sebuah kalimat menjadi salah disebabkan
rancu/kontaminasi/kacau/hiperkorek yakni kekacauan
penggabungan (dua bentuk yang benar disatukan)
a. diperlebarkan
dilebarkan/diperlebar
b. Seringkali
sering-sering/ berkali-kali
c. dan lain sebagainya dan lain-lain/dan sebagainya
d. Kadangkala
kadang-kadang/Adakala
e. zaman dahulu kala
zaman/kala

f. Dalam seminar itu membicarakan . . . .


Dalam seminar itu dibicarakan . . . .
Seminar itu membicarakan . . . . (X)
Pemakalah seminar itu membicarakan . . . .
g. Permasalahan negara dapat diatasi dengan cepat tergantung
dari pemimpinnya.
Pada dinding itu tergantung lukisan.
Permasalahan negara dapat diatasi dengan cepat bergantung
pada pimpinannya.
h. Walaupun minat baca mahasiswa tinggi, tetapi harga buku
masih mahal.
i. Hasil penelitian itu terbukti hipotesis itu benar.
Kalimat (i.) berasal dari penggabungan kalimat di bawah ini
Hasil penelitian itu membuktikan hipotesis itu benar.
Dari hasil penelitian itu, terbukti hipotesis itu benar.

Penggunaan Ungkapan Berpasangan


i. Walaupun minat baca mahasiswa tinggi, tetapi harga
buku masih mahal.
j. Karena kekurangan air, maka tanaman itu menjadi
layu.
Karena kekurangan air, tanaman itu menjadi layu.
Tanaman itu menjadi layu karena kekurangan air.
*Maka tanaman itu menjadi layu kekurangan air.
walaupuntetapi.
karenamaka.

K. Pemimpin proyek tidak menyetujui lokasi itu karena sering


dilanda banjir.
Karena sering dilanda banjir, pemimpin proyek tidak
menyetujui lokasi itu.
Dalam kalimat majemuk bertingkat, bila S pada anak kalimat dan
induk kalimat sama, S pada anak kalimat tidak perlu
dimunculkan agar kalimat tersebut efektif.
*Pemimpin proyek tidak menyetujui lokasi itu karena
pemimpin proyek sering dilanda banjir.
*karena pemimpin proyek sering dilanda banjir, Pemimpin
proyek tidak menyetujui lokasi itu.
Pemimpin proyek tidak menyetujui lokasi itu karena lokasi itu
sering dilanda banjir.
Karena lokasi itu sering dilanda banjir, pemimpin proyek tidak
menyetujuinya.

Bila S akan dibuat sama,


Lokasi itu tidak disetujui pemimpin proyek karena
(lokasi itu) sering dilanda banjir.
Karena sering dilanda banjir, lokasi itu tidak disetujui
pemimpin proyek.
IV. Kalimat Taksa (takesa/tidak tunggal makna)
a. Lukisan Jamilah dipajang juga dalam pameran itu.
b. Garasi mobil yang mewah itu selalu terpelihara.
c. Ibu Indra sakit

d. Tahun ini SPP mahasiswa baru dinaikkan


Tahun ini SPP mahasiswa-baru dinaikkan
baru menerangkan mahasiswa
SPP mahasiswa tahun ini baru dinaikkan.
baru menerangkan dinaikkan
e. Rumah sang jutawan yang aneh itu akan
dijual.
Rumah aneh milik sang jutawan itu akan
dijual. rumah
Rumah sang jutawan aneh itu akan dijual.
sang jutawan

V. Kalimat Nirlengkap (tidak lengkap/


kalimat rumpang)
kalimat lengkap harus mempunyai :S & P;
berintonasi selesai
a. Jika tidak ada dukungan masyarakat, tidak
akan terwujud.
b. Film produksi dalam negeri yang kurang
bermutu yang tidak mampu bersaing di
pasaran.
c. Dua orang mahasiswa jurusan Mesin yang
sedang mengadakan penelitian ke Bontang.

KALIMAT NIRLENGKAP
Kalimat nirlengkap tidak adanya salah satu
jabatan yang diperlukan, hadir dalam kalimat.
Contoh :
a. Pengamatan yang dilakukan dengan cara
menyebarkan angket yang berisi soal-soal
matematika tentang penjumlahan dan pengurangan
serta penulisan angka-angka yang diketahui anak
dengan waktu yang telah ditentukan (nirlengkap)

b. Pengamatan dilakukan dengan cara


menyebarkan angket yang berisi soal-soal
matematika tentang penjumlahan dan
pengurangan serta penulisan angka-angka
yang diketahui anak dengan waktu yang
telah ditentukan (lengkap)
c. Pengamatan yang dilakukan dengan cara
menyebarkan angket yang berisi soal-soal
matematika tentang penjumlahan dan
pengurangan serta penulisan angka-angka
yang diketahui anak dengan waktu yang
telah ditentukan berhasil baik. (lengkap)

d. Dari hasil penelitian laboratorium kriminal


membuktikan bahwa pelaku tindak kejahatan itu
seorang wanita.
Hasil penelitian laboratorium kriminal membuktikan
bahwa pelaku tindak kejahatan itu seorang wanita.
Dari hasil penelitian laboratorium kriminal terbukti
bahwa pelaku tindak kejahatan itu seorang wanita.
e. Kepada warga masyarakat kami harap tetap tenang
dan waspada.
Warga masyarakat kami harap
tetap tenang dan
waspada
Kepada warga masyarakat kami berharap tetap
tenang dan waspada

f. Pada bab simpulan ini tidak memuat ikhtisar atau


rangkuman,tetapi mengemukakan hasil analisis.
1. Bab simpulan ini tidak memuat ikhtisar atau
rangkuman, tetapi mengemukakan hasil analisis.
2. Pada bab simpulan ini tidak dimuat ikhtisar atau
rangkuman, tetapi dikemukakan hasil analisis.
g. Meskipun perusahaan itu belum terkenal, tetapi
produksinya banyak dibutuhkan orang.
1. Meskipun perusahaan itu belum terkenal, produksinya
banyak dibutuhkan orang.
2. Perusahaan itu belum terkenal, tetapi produksinya
banyak dibutuhkan orang.

h. Untuk penyusunan laporan yang lengkap ini


memerlukan waktu yang cukup lama.
1. Penyusunan laporan yang lengkap ini memerlukan
waktu yang lama.
2. Untuk penyusunan laporan yang lengkap ini
diperlukan waktu yang cukup lama.
3. Waktu yang cukup lama diperlukan untuk
penyusunan laporan yang lengkap ini.
i. Jika tidak ada dukungan masyarakat, tidak akan
terwujud.
j. Film produksi dalam negeri yang kurang bermutu
yang tidak mampu bersaing di pasaran.

VI. Kalimat nirlogis tidak logis/tidak masuk akal


ketidakcermatan pemakaian diksi (pilihan kata)
Contoh :
a. Yang kencing harus disiram orangnya yang
disiram
b. Dilarang keras membuang sampah ke sungai
c. Kepada yang tidak berkepentingan dilarang masuk
Siapa yang tidak berkepentingan? Kepada
d. Daerah bebas parkir berarti boleh parkir di mana
saja.

e. Waktu dan tempat kami persilakan.


f. Bapak/Ibu/Saudara , kami persilakan.
g. Mereka tidak paham dan mengerti masalah
politik.
VII. Kalimat Mubazir/Pleonasme
Jika kalimat tersebut menggunakan kata/kelompok kata
yang maknanya berlebihan.
Adalah merupakan
Mulai sejak
Ulang kembali
Naik ke atas
Turun ke bawah
Amat sangat sekali

Catatan
Suatu rincian yang sudah didahului seperti, misalnya,
contohnya, umpamanya, dan antara lain tidak perlu diakhiri
dengan ungkapan dan lain-lain, dan sebagainya, atau dan
seterusnya karena sebenarnya keempat kata di atas sudah
membatasi rincian.
j. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas, perak, timah, dan
lain-lain.
Jenis-jenis logam itu misalnya emas, perak, timah.
Jenis-jenis logam itu adalah emas, perak, timah, dan lain-lain.
k. Tanpa dengan bantuan rakyat, uasaha pemerintah tidak akan
berhasil baik.
Tanpa bantuan rakyat, usaha pemerintah tidak akan berhasil
baik.
tanpa bersinonim dengan tidak dengan.