Anda di halaman 1dari 29

Unclear Terms

1.
G2P1001Ab000 32-34 minggu
Maria :
G=gravid kehamilan ke (menjelasakan
ehamilan ke berapa
P para jmlh khamilan yg diakhiri dgn
kelahiran janin
Digit 1 = jmlh bayi yg lhr ckup bulan
Digit 2 = jmlh klhrn preatur
Digit 3 = jmlh immature
Digit 4= jmlh bayi yg lhr hdp
Ab = abnormal
Digit 1 = abortus spontan
Digit 2 = jmlh abortus terapeutik
digit 3 ab elektif
kesimpulan = ibu yg sdg hmil kedua pda
trimes 3 atau usia kehamilan 32-34 mgg
dimana pd khamilan prtama melahirkan
bayi hidup dan cukup bulan, tdk prnh
melahirkan bayi prmatur atau aborsi
2.
Obgyn
Syukri
:
obstetric
dan
ginekologi
mmpelajari ttg kelahiran .. (toyib et al.,
2009)

Karina : reproduksi wanita saat hamil atau


tidak bersifat ..
Ayu yol : ttg organ kandungan wanita
3.
eritrosit urin+4
dwi ayu : eritrosi t dikeluarkan lwat urin
normal 2 .. , depkes : normal bila 0-3
(menunjukkan keadaan di atas normal dan
menandakan ..)
renindyo
:
klo
berlebihan
disebut
mikrohematuria
ditemukankrn
kebocoran glomerulus
4.
leukosit urin+2
vida : israr, 2009 disebut dgn piuria
sedimen leukosit dlm urin yg didefinisikan
oleh stamin bila ditemukan plg sedikit
8000ml/.. atau setara dgn 2-5 lapang
pandang
LO
1.
Maria :Apa saja faktor pencetus
kematian ibu dan kematian perinatal
Sylvi : kematian ibu : perdarahan, ht dlm
hamil, infeksi, partus lama atau macet dan
abortus, penyakit (tb, malaria, jantung)

Rachmi : kematian ibu saat hamil


:perdarahan (saat melahirkan, saat post
partum krn uterus gagal kontraksi),ht
preeclampsia, infeksi saat hamil krn
bakteri, sepsis, virus
Kematian bayi dlm kandungan krn
penyakit ht ibu, plasental abrupsi, asfiksi;
kemaatian neonatal :infeksi krn bakteri,
asfiksi , perdarahan
Devi : kematian ibu : riwayat persalinan
krn gangguan persalinan
Ayu yol : perinatal : premature krn
kesulitan beradaptasi, asfiksi neonatorum
(lemas, denyut jntg lemah, nafas ..)
Seftri : kematian ibu krn keterlambatan
rujukan krn akses dan ekonomi
Maria : menambahkan seftri : ANC tidak
lengkap, kelainan congenital, penghasilan
kluarga rndah
Dwi ayu : kematian ibu langsung
(gangguan obgyn) dan tdk lgsg (non
obgyn ex : penyakit yg diderita ibu). Di
indo yg paling banyak adalah perdarahan,
ht, infeksi.

Syukri : kematian perinatal juga karena


risiko dari ibu , tali pusar terlalu panjang
2.
Bagaimana PES, Faktor risk, dampak
(SS nya dijelaskan lebih detail) dicari
kenapa TD tinggi dan efeknya dijelaskan;
penyebab mual karena peningkatan
hormon pada usia berapa apakah masih
relevan
dengan
kondisi
sekarang;
metabolism pada ibu hamil yg meningkat
menurun
Perubahan metabolism pada ibu hamil
Renindyo : terjadi perubahan volume
darah meningkt 20%, plasma meningkat
50%, level lemak darah meningkat, kadar
GD
meningkat
dan
retensi
insulin
meningkat
a. Pre eklampsia + klasifikasi
Patofisiologi
Yuni : preeklmpsi terjadi .. pmbulh drh,
lumen arteri sempit shg ddarah yg
lewat hanya 1 sel drh merah shg
arteola dlm tubuh .. shg TD naik

Maria : pembuluh darah menyempit


aliran
darah
menurun
shg
prostaglandin menurun trj iskemia
uterus shg rnin di uterus terlepas dan
terjadi
angeitensinogen

td
meningkat
Rachmi : krn imun, gen, dan faktor2
lain
yg
menyebabkan
plasenta
terhamat pertumbuhnannya kmudian
muncl
mediator
inflamasi
dan
menimbulkan komplikasi2 lainnya
Seftri : peningkatan TD trjadi sbg
upaya utk mencukupi O2 dari jaringan
Etiologi
Syukri : iskemia plasenta
Renindyo : iskemik uterus krn
penurunan aliran darah pada uterus,
genetic bila ibu dari anak tsb
mengalami maka anak yg dilahirkan
akan berisiko preeklampsi def vit d
Devi
:
inadekuat
plasenta
mnyybbkan disfungsi endotel, td

proteinuria akan diperburuk dgn


adanya stress oksidatif
Maria
:
disfungsi
sel
endotel
menyabbakan peyembuhn luka ..,
reaksi antigen dan antibody shg
trjadi
maladaptasi
imunologi
mnybbkan trjadi pelepasan enzim,
ketidakseimbangan
antara
protasiklin (menurun) dan trombosan
yg menyebabkan ht
Karina : genetic HLA risk lebih tinggi
dan menghambat ..
Signs symptoms
Maulidya : Tanda gejala yg ringan
Vida : penglihatan kabur, mual
muntah, nyeri di epigastrium
Syukri : secara umum hipertensi,
hasil lab derajat proteinuria, edema
Sylvi : ht, edema, proteinuria, sakit
kepala, penglihatan kapal, sakit ulu
hati, nyeri epigastrum
Dwi ayu : ht dan proteinuria. Ht
meningkat krn adanya resistensi
aram dan air, proteinura krn

arteola perubahan gloerulus shg


protein lolos ke urin
Maria : adanya hellp sindrom krn
angiotensin
meningkat

vasokonstriksi gang multi organ


kmdian menyerang liver
Renindyo : gang penglihatan krn
edema
..,
gang
pernafasan
mengakibatkan sianosis
Devi : edema tdk bisa digunakan
sbg patokan preeklampsi , trjdi
risiko
preeklampsi
klo
ada
penambahan bb 1kg
Ayu yol : proteinuria >0,3 g/L/24
jam, atau 1-2
Seftri : edema tdk bisa berdiri
sendiri
Yuni : edema penambhana 0,5 kg
per minggu masih normal,
Maulidya : keadaan mual muntah ..
Vida : hormone progesterone dan
estrogen
utk
mempertahankan
keadaan miometrium berpengaruh
pada
GIT,
menyebbkan
pengosongan lambng memanjang

shg menyebabkan mual muntah


pada bumil (secara umum pada
trimester awal)
Faktor risiko
Sylvi : genetic ibu hamil akan risiko
meningkat
bila
ada
saudara
perempuan ada garis keturunan ibu
ada preeclampsia; imunologis ;
graviditas pda kehamilan pertama
berisiko lebih tinggi; umur <20 thn
>35 thn berisiko; usia gestasi pada
trimester kedua; IMT wanita obes
berisk 3,5x lbh tinggi dr normal;
kehamilan kembar; ras hitam; rwayat
penyakit spt ht, dm, preeklampsi
sebelumnya; lingkungan pekerjaan di
luar rumah lbh berisiko, pendidikan
rendah
Karina : pertama lebih berisiko krn
ada interaksi antibody dan antigen,
pembentukan
antibody
belum
sempurna

Rachmi : rendahnya vit D akan


menyebabkan peningkatan respon
inflamasi
Renindyo : base obgyn history
Dampak
Yuni : ibu pendarahan otak, edema
paru, janin kelahirna premature dan
hipoksia
Vida : janin premature, pertumbuhan
terhambat, bblr krn timbulnya SS yg
tadi asupan rendah nyeri mual
muntah
Dwi
ayu
:
preeclampsia
dpt
berkembang mnjadi eklampsia
Cara mengetahui eklampsia
Renindyo : eklampsia : kejang2
Syukri : ditambahi dgn tanda2
preeklamp berat
Seftri : koma
Klasifikasi
Karina : ringan = ht pd pemeriksaan
6 jam menunjukkan .. ; proteinuria
>300mg/24jam atau +1; edema
generalisata di tangan perut atau
muka. Berat : TD > 160/110 mmHg ,

proteinuria >5g/24 jam atau +3,


edema di paru dan sianosis, oliguria
<400ml/24 jam
Syukri : berat dibagi menjadi 2 dgn
eklampsia
(nyeri kepala, nyeri
epigastrum,.. )dan tidak
Seftri : berat trjadi trombositopenia ,
sindoma hellp juga terjadi
b. Anemia pada kehamilan
Patofisiologi
Devi : secara alami trjd peningkatan
volume darah dan puncaknya 34
minggu, tapi peningkatannya tidak
diikuti peningkatan plasma darah
dan dapat smkin parah bila asupan
zat gizinya kurang
Ayu yol : penurunan protein. Pd
trimester 2-3 janin bergerak aktif shg
kebutuhan zat bbesi meningkat tapi
tidak terpenuhi
Dwi ayu : perubahan hematologi
brhubungan
dgn
sirkulasi
yg
meningkat
pada
plasenta
dan
pertumbuhan payudara, massa RBC
meningkat dan plasma volume

meningkat.
Bumil
fisiologisnya
kebutuhan Fe meningkat padahal
untuk
mencukupi
perubahan
hematologi 300 tapi asupannya
kurang shg terjadi anemia
Etiologi
seftri : meningktanya zat besi saat
hamil, adanya zat2 yg menghambat
zat besi,..
devi
:
zat
yg
menghambat
penyerapan itu teh dan kopi, pada
trimester 3 menyerap semua zat
ggizi ibu untuk mengkompensasi
kebutuhan pada trimester awal
syukri : gangguan GIT dan absorbsi
Signs symptoms
Risky
:
pusing,
berkunang2,
perubahan
jaringan
epitel
kuku,lemah,
lesu,
disfagia,
pembesaran limfa
Hasmah
:
jantung
berdebar2,
permukaan wajah dan kulit pucat,
sesak nafas saat beraktivitas, mual
muntah

Seftri : nafsu makan menurun, nafas


pendek, konsentrasi berkurang
Faktor risiko
Vida : bumil usia saat hamil <20 th
atau >35th atau umur kehamilan
pada trimester 2 dan 3 kebutuhan Fe
meningkat, jarak kehamilan terlalu
dekat
Hasmah : penyakit infeksi dpt
menyebabkan hematolisis
Dampak
Renindyo : bumil rentan infeksi,
mengalami gagal jantung, keguguran
Yuni
:
aborsi,
premature,
pendarahan, masa nifas : stress ,
produksi asi berkurang
Maria : plasenta previa (peningkatan
sekresi aldosteron), ketuban pecah
dini,...
Syukri
:
kekurangan
Fe
mengakibatkan
penurunan
daya
tahan; pada janin dpt premature krn
perubahan metabolism tubuh

Karina : perdarahan hebat, pada byi


dpt terhambat pertumbuhan selnya,
anak anemia juga
Hasmah
:
anemia
dapat
mengakibatkan memperparah dan
menyebabkan anemia
Syukri : anemia dapat memperparah
kejadian pendarahan (perdarahan
masuk ke faktor risiko)
3.
Bagaimana hubungan Pre eklamp dan
anemia dengan status gizi
Rachmi : wanitaa dgn anemi berat
menyebabkan risiko preeclampsia lbh
tinggi; anemia pada trimester 1 punya
risko 3x kena preeclampsia krn def
mikronut shg turunnya serum Ca, Mg, Zn;
obesitas saat hamil meningkatkan risiko
preeclampsia. Anemia def mikronut
penurunan
serum2
mikronut

berkembang preeklamp
Devi : wanita yg mengalami obes berisiko
preeklamp, pertambahan bb berlebih juga
berisiko preeklam, kek juga berisiko
anemia

Vida : obes dpt berisiko preeclampsia


karena lemak dpt berlebih pula shg
menghasilkan sitokin inflamsi yg berlebih
pula, IL 6 untuk inflamasi; CRP dibuat di
jaringan adipose dan meningkat pada
awal
kehamilan

oksidatf
stress
meningkat
disfungsi
endotel
yg
mengakibatkan ketidakseimbangan zat
gizi hipertensi preeclampsia
Karina : anemia memicu penyempitan
vaskuler

ht

kebocoran
sel
endotel
memicu
penimbunan permeabilitas protein dan dpt
mengakibatkan preeclampsia
Ayu
yol
:
anemia
komplikasinya
preeclampsia
Maria : preeclampsia dan anemia terjadi
hampir bersamaan yg dampaknya kayak
dijelaskan
rachmi
(dampak
ke
preeclampsia) dan karina
4.
Bagaimana pertambahan BB yg normal
dan apakah pertambahan untuk Ny. S
sudah tepat?
Pertambahan BB
Maulidya : status gizi dgn jumlah

Yuni : penambahan trimester 1 ( status


gizi normal)
Status
Jumla
gizi
h
KEK
Normal
Overwei
7-11,5
ght
Obes
6-10
Tahun 2009
Pertambahan untuk Ny.S
Karina : imt sebelum hamil obesitas 6-10
kg (imt=25,9)
Bb skrg dgn bb koreksi = 63 kg
Penambahan bb = 6 kg (penambahan
masih sesuai rekomendasi)
5.
Syukri : bagaimana NCP untuk Ny. S?
a. Assessment
Antropometri : koreksi edema
untuk bb actual, persentase lila
menurut umur untuk status gizi
%deviasi standar dgn nilai normal
27.5
%deviasi standar dgn nilai normal
26.5

LILA apakah bisa digunakan untuk


ibu hamil? Atau LILA spesifik untuk
status gizi tertentu
Sementara pakai IMT sebelum hamil
= obesitas
Biokimia
Indicator&nilai Nilai lab
normal
WBC (6-17 10 renindyo
pgk 9
RBC
3,5-5,9
10 pgkt 6

Hb 11 mg/dl
HCT 33%

Interpretasi
Meningkat
adanya
neoplasia
Menurun
adanya def sel
darah
mera,
anemia,
hemolisis,
ggk, ..,
Rendah,
anemia
Menurun,
adanya def as
folat,
Fe,
anemia,
pendarahan,

MCH 27-31

MCHC 32-36

MCV

Albumin urin

Hasmah

Leukosit urin
+2 maria
Eritrosit
urin Maulidya
0-3

Protein urin

+1 maria

overhidrasi
Menurun
adanya
def
zat besi dan
anemia
Menurun
adanya
def
besi
dan
talasemia
Menurun def
zat besi dan
tembaga
Proteinuria
atau disfungsi
ginjal
Inflamasi
Meningkat
,
hematuria,
diabetic
nefropati
Proteinuria,
preeclampsia
ringan

Clinical : jelaskan juga lama


kembalinya daerah yg ditekan untuk
mengetahui kondisi edema
Yuni : mual , pusing, edema pada
kaki,
TD
meningkat
indikasi
preeclampsia dan anemia
Sylvi : nafsu makan menurun
Maria : RR nafas cepat atau takipnea
mengindikasikan preeclampsia
Hasmah
:
anemia
dapat
menyebabkan mual muntah
Karina : mual pusing nyeri perut
nafsu makan menurun merupakan
gejala anemia
Syukri : mual pada bumil karena
aspek luar dari makanan pedas dan
berminyak, peningkatan ..
Rachmi
:
tanda
dan
gejala
preeclampsia
merupakan
mual
muntah
Dwi ayu :
<2mm edema +1 adanya sedikit
cekungan cepat kembali
2-4mm edema +2 cekungan lebih
dalam, hilang dalam 10-15 detik

4-6mm edema +3 cekungan Nampak


lebih
dalam
hlang
1
menit,
membengkak dan membesar
6-8mm edema +4 cekungan terlihat
dalam hilang 2-5 menit
Dietary : asupan diidentifikasi ulang
yg berhubungan dengan problem
Seftri : makan 2-3x/ hari; konsumsi
roti dan biscuit sambil minum teh di
pagi hari (teh manis mengandung
kafein..
dan
fenol
pada
teh
mengganggu penyerapan Fe) , tidak
suka konsumsi daging sapi dan ayam
yg mengandung Fe (Fe rendah)
Riwayat saat ini menandakan defisit
berat
Renindyo
:
proses
pengolahan
digoreng dan disantan (tinggi lemak
memperparah kondisi mual dan
muntah)
Ekologi
Rizky : usia 20 tahun, diagnose
penyakit preeklamp ringan dan
anemia pada kondisi kehamilan GPA,

pekerjaan suami.. pendapatan.., ibu


rumah tangga pendidikan smp
b. Diagnosis
Ayu yol = NI-2.1. inadekuat oral intake
disebabkan nafsu makan menurun
ditandai recall deficit berat
NI-5.1. peningkatan kebutuhan zat gizi
Fe disebabkan kondisi hamil dan anemia
ditandai intake Fe rendah
NI-5.1. peningkatan kebutuhan protein
disebabkan preeclampsia ringan ditandai
protein urin +1
Karina NB-1.5. kebiasaan makan yg
salah ditandai konsumsi rendah protein
dan Fe serta proses pemasakan yg tinggi
lemak
Renindyo NC-2.2. perubahan nilai lab
terkait
gizi
disebabkan
karena
preeclampsia dan anemia ditandai nilai
lab
c.Intervensi
Renindyo ND-1 Meal and snack
preskripsi diet
Tujuan,

- Mencapai
dan
mempertahankan
status gizi optimal
- Mencapai dan mempertahankan Td
normal
- Menjaga pennambahan bb tidak
melebihi
- Mencegah timbulnya faktor
risiko
atau penyakit baru pada saat
kehamilan
- Seftri : mencegah retensi garam dan
air
- Mencapai keseimbangan nitrogen
Prinsip,
- Tinggi protein tinggi energy
- DASH diet
Syarat termasuk zat gizi khusus yg
perlu diperhatikan dan kaitannya dg
kondisi Ny S dan zat gizi khusus dalam
bentuk apa? Makanan / suplemen +
dilengkapi jumlahnya
- Energy = yuni pakai academic nut
dengan BB sebelum hamil , hasilnya
1895,08
dengan
trimester
3
ditambah 452kkal.

Pakai BB sebelum hamil dengan BB


adjusted ( kg)
1870,37 kkal + 452 = 2322 kkal
KH 50-60% 60%
Protein 15-20% atau 1,5-2g/kgBB
20%
Lemak 20-25% disarankan MUFA dan
PUFA 20%
Serat diberikan 28gram/hari untuk
mencegah konstipasi
Sylvi = asam folat 600mcg utk
mencegah
NTD,
suplementasi
400mcg sisanya makanan
Vit B6 = 1.9 mcg per hari utk
mengatasi mual dan muntah bumil
Kolin 450 mg per hari utk perbaikan
saraf dan otak
Renindyo
=
Mg
350mg
utk
menurunkan TD dan sbg vasodilator
shg pembuluh darah tdk mengalami
vasokontriksi
Potassium
Ca 1500mg utk menurunkan TD

Vit b12 2.6mcg per hari utk


memproduksi sel darah merah dan
pembentukan sel saraf
Vit D 10mcg utk metabolism kalsium
dan fosfat pembentukan tlg dan gigi
Vit C 85mg utk mmbntu penyerapan
Fe
Kafein kurang dari 200mg krn bila
berlebih
dpt
menyebabkan
keguguran
- Karina = Zn 11 mg utk pertubuhan
janin, antioks, iodine mencegah
penurunan fungsi reproduksi, zat
besi
27mg
per
hari
utk
perkembangan janin dan mencegah
anemia serta pembentukan Hb
- Ayu yol : vit D diberikan dari mkanan,
vit C bila dikombinasi dgn vit E tdk
direkomendasika; cairan disesuaikan
dengan urin yg keluar; bentuk
makanan,
bentuk
makanan
disesuaikan dengan kemampuan
- Devi Dha sebanyak 200mg per hari
dari ikan dan seafood, 8-12ons
makanan laut untuk memenuhi DHA

- Syukri : Fe pada trimester ke dua dan


3 diberikan suplementasi 30mg/hari
- Seftri : porsi kecil sering, tidak
menggunakan bumbu merangsang,
pemberian jahe utk mengurangi
mual dan muntah dalam bentuk
kapsul
NE-1 edukasi terkait konsumsi
makanan sehari-hari dan aktivitas
fisik yang sesuai dengan kondisi
pasien
Tujuan
- meningkatkan pengetahuan
- membantu pasien dalam pemilihan
bahan makanan
sasaran,
- Ny.S dan keluarga Ny.S
materi :
BM dianjurkan
- Diberikan biscuit atau roti panggang
kering utk mngurangi mual
- Daging, unggas, kentang, ikan, dan
sereal, produk susu tanpa atau
rendah lemak

- Bahan makanan tinggi Fe : daging,


buncis, ikan
- Dwi ayu : makanan tinggi omega 3
dan 6 pada ikan laut dan minyak ikan
- Risky : semua buah dan sayur yang
berwarna warni dan segar
BM Dibatasi
- Renindyo : ikan yg berminyak spt
makarel, sarden 2 porsi/ minggu
@porsi 140 g karena tinggi merkuri
bila berlebih dapat menyebabkan
kelahiran anak autis
- Ayu yol : tinggi natrium seperti
bahan makanan yg dikalengkan,
makanan
bergas,
dan
sumber
makanan tannin
- Rachmi teh max 2 gelas/hari dgn
kafein @70mg
BM Dihindari
- Syukri
Makanan
mentah
atau
setengah
matang
krn
dapat
menyebabkan toxoplasma spt salad,
ayam yg krg matang, ikan kalengan
- Seftri : menghindari alcohol, dan
sayuran yg tidak dicuci secara bersih

- Renindyo : mengandung salmonella


karena dpt menyebabkan . Spt
telur mentah atau setengah matang
Bagaimana cara pengolahan bm yg
tepat
- Risky : Ditumis, direbus, dikukus,
digoreng dan bersantan dikurangi
- Renindyo : Hindari bumbu tajam dan
merangsang,
hindari
makanan
terlalu manias karena meningkatkan
mual muntah
AF
- Devi = disarankan tirah baring
- Risky = tidak ada pembatasan tetapi
memperbanyak istirahat 4jam/hari.
Sama kayak bumil lainnya yg sesuai
kemampuan 30 menit/hari dengan
AF ringan
- Hasmah = pada trimester 3 dilarang
AF
krn
meningkatkan
risiko
premature atau keguguran
- Devi = Pada trimester 2 boleh
renang, jalan kaki dgn frekuensi
- Sylvi = pada awal trimester bisa
senam hamil tapi kalau trimester 3

tidak boleh olahraga dan aktifitas


fisik tidak boleh yang berat karena
dapat memperberat kerja jantung
- Dwi ayu = tidak boleh tidur dengan
bantal
- Kesimpulannya : lgsg ke Ny S
Pada trimester 3 meminimalisir AF
karena dapat memperparah kondisi
preeclampsia dan istirahat ditambah
4jam/hari
RC-1 Kolaborasi dengan tenaga
kesehatan
terkait
pemberian
suplementasi
dan
data
laboratorium serta pemeriksaan
fisik klinis
d. Monev
Dwi ayu FI-2.1. asupan oral adekuat 80%
diukur recall dan sisa makanan dilihat
setiap hari
Ayu yol S-2.8.1. riwayat Hb.. target
mendekati normal atau menjadi normal
disesuaikan dengan jadwal tes lab
Risky S-3 hasil pemeriksaan fisik mual
pusing odema RR selama seminggu
dilihat dari pengamatan dan wawancara

TD target normal atau mendekati diukur


2x dalam jarak 6 jam
Vida BE-1.3. peningkatan pengetahuan
ttg makanan dan gizi dari materi yg
sudah disampaikan dgn cara melakukan
Tanya jawab yg dilakukan saat edukasi
target 80% paham menjawab dan
mengulang materi yg disampaikan
Devi AD-1.1.2. penambahan berat badan
sesuai dengan anjuran penambahan
berat badan pada ibu hamil dengan
kondisi obesitas frekuensi seminggu
sekali
FAKTOR RISIKO YG POIN-POIN JUGA
DIJELASKAN ALASANNYA, ISTILAH YG
TIDAK DIKETAHUI JUGA DIJELASKAN
SEPERTI PLASENTA PREVIA, LILA APAKAH
BISA
UNTUK
BUMIL,
ZAT
GIZI
DIJELASKAN MANA YG DARI MAKANAN
MANA YG DARI SUPLEMEN
SKILL LAB
MEMBUAT
MODIFIKASI
DIET
MENU
SEHARI YG APLIKATIF UNTUK PASIEN

PREEKLAMPSIA, MUAL, ANEMIA, UNTUK


DI RUMAH
ZAT
GIZI,
MENU,
PERSENTASE
KEBUTUHAN, RESEP MENU SEHARI