Anda di halaman 1dari 52

1

DONI REI LUDEN

INTISARI SENI PERANG SUN TZU


Seni Perang (Art of War) Sun Tzu adalah karya militerklasik
tertua dalam literatur Cina. Selain ajaran Confucius,seni perang
Sun Tzn adalah yang paling terkenal di luarCina. Asal usul dan
siapa penulisnya masih menjadi per-debatan. Tapi ahli sejarah
sependnpat karya ini ditulis sekitar400 sampai 300 tahun Sebelum
Masehi atau 100 tahuri setelahkelahiran dua filsuf terkenal Kong
Hu Cu dan Lao Tze.
Art of War diperkenalkan di Jepang sekitar tahun716 - 735
Masehi. Baru seribu tahun kemudian, naskahmonumental ini
muncul di benua Eropa, bertepatan saatbenua biru itu meletakkan
pijakan untuk mendominasiperadaban dunia. Terjemahan pertama
dalam bahasa Perancis numculdi Paris pada tahun 1782.
Kemunculannya bertepatan de-ngan gejolak sejarah yang melanda
negeri itu setelah mele-tusnya Revolusi Perancis. Karena itu tak
berlebihan bilaada yang mengatakan bahwa Art of War ini adalah
senjatarahasia Napoleon dalam menaklukkan Eropa.
Pendapat itu dapat dimaklumi. Perang-perang yangdilancarkan
Napoleon sangat mengandalkan mobilitas pasu-kan, dan strategi
Sun Tzu juga bertumpu pada aspek mobilitas tersebut. Tapi
tampaknya Napoleon hanya mengadopsistrategi penaklukan secara
parsial. Jenderal terbesar sepan-jang sejarah itu gagal menyerap
ajaran Sun Tzu secara sem-purna. Kegagalan Napoleon
menaklukkan Rusia menunjuk-kan kebenaran strategi Sun Tzu,
bahwa kita tidak bolehmenyerang di medan perang yang tidak kita
kuasai, Bukanpasukan Rusia yang mengalahkan Napoleon, tetapi
musimdingin yang mematikan di seantero Moskow.
Penerbitan Art of War dalam bahasa Inggris baru di-lakukan
pada 1905. Edisi bahasa Inggris pertama diterjemah-kan oleh P.F.
Calthrop. Terjemahan kedua diterjemahkaholeh Lionel Giles, yang
awalnya diterbitkan di Shanghai danLondon pada tahun 1910.
Buku Sim Tzu ini kini menjadibacaan vvajib bagi para petinggi
DONI REI LUDEN

militer dan bisniskarenakedahsyntarinya yang senanlinsa rolevan


walaupun sudahbenisia lcbih dari 2500 tahiin. Buku kecil ini
memiiatlOl pokok strategi perang alaSun Tzu yang paling gampang
diaplikasikan dalam kehi-dupan kita seharwhari1. Seperti
ditegaskan James Clavell (1983), kebenaran yang terdapat dabm
buku Sun Tzu bisamenunjukkan jalan menuju kcmenangan dalam
nyaris sermua hal.
Dalam konteks bisnis sehari-hari,. perdebalan dirapat dewan,
perjuangan sohari-hari untuk mempertahankanhidup, sampai
perjuangan merebut hati lawan jcnis! Dalam segala hal, kita mesti
berkompetisi unluk men-jadi lebih baik dari yang Iain- Buku ini
membuka cakrawalapemikiran kilamengenai hal-hal mendasar
yang pcrlu diper-,siapkan untuk meraih kemonangan. Buah
pemikiran SunTzu seolah merupakan mata air inspirasi yang tidak
pernahkering, dan senantiasa mcmberi pelunjuk bagaimana hams
berpikir dan bertindak. Biiku ini tak hanya layak dibaca
olchpetinggi militer, pejabat pemerintah, politisi dan praktisi bisnis yang setiap hari harns menyusun strategi
memenangkanpersaingan.
Tapi penting juga bagi pengusaha kecil, kaiya-wan, ibu
rumahtangga, remaja, mahasiswa dan pelajar. Menurut Sun Tzu,
peisiapan matang adalah separuhdari kemenangan. Untuk bisa
memenangkan pertempuran,kita harus mengetahui apa yang tidak
diketahui oleh lawankita. Membaca buku ini merupakan langkah
awal meraihkemenangan. Sebab ia memberikan Anda sesuatu yang
tidakdimiliki oleh kompetitor dalam kehidupan Anda. []
1 "Seni perang sangat penting bagi negara.Ini menyangkut
masalah hidup dan mati, satu jalan (tao) menuju keselamatan
atau kehancuran." J
2 "Kenaililah musuhmu, kenaiilah diri sendiri.Maka kau bisa
berjuang dalam 100 pertempuran tanpa risiko kalah. Kenali
Bumi, kenali Langit, dan kemenanganmu akan menjadi
lengkap."
3 "Sang jenderal adalah peLindung negara. Ketika sang
pelindung utuh, tentu negaranya kuat.Kalau sang pelindung
cacat, tentu negaranya lemah." J
DONI REI LUDEN

4 "Gunakanlah kekuatan normal untuk bertempur.Gunakan


kekuatan luar biasa untuk meraih kemenangan"L
5 "Kemungkinan menang terletak pada serangan.Mereka yang
menduduki medan pertempurannya lebih dulu dan menantikan
musuhnya, akan memperoleh kemenansan."
6 "Kecepatan adalah Inti perang. Yang dihargai dalam perang
adalah kemenangan yang cepat, bukan operasi militer
berkepanjangan.
7"Ketika sepuLuh lawan satu, kepunglah. Ketika lima lawan
satu, seranglah.Ketika dua lawan satu, bertempurlah. Ketika
seimbang, pecah belahlah. Ketika lebih sedikit, bertahanlah.
Ketika tidak memadai, hindarilah." ,
8"Mengetahui kapan seseorang dapat dan tidak dapat
bertempur adalah kemenanqan."
9"Mengetahui cara menggunakan yang banyak dan yang sedikit
adalah kemenangan."
10 "Atasan dan bawahan yang menginginkan hasrat yang sama
adalah kemenangan."|{t|
11Bersikap siap dan menunggu musuh tidak siap adalah
kemenangan."
12 "Sang jenderal yang mampu dan sang raja yang tidak
campur tangan adalah kemenangan."L_
13"Kemenangan itu dapat dikenal, tetapi tidak dapat dibuat."
15 "MHiter yang menangsudah menang lebih dulu, bam
bertempur, MiLiter yang kalah bertempur dulu, baru mencari
kemenangan."
16"Pertama, ukurlah panjangnya. Kedua, ukurlah volumenya.
Ketiga, hitunglah. Keempat, timbanglah. Kelima adaiah
kemenangan. Bumi melahirkan panjang. Panjang melahirkan
volume.
17 Volume melahirkan hitungan. Hitungan melahirkan
timbangan.Timbanean melahirkan kemenangan."
18 "Pertempurannya kacau, tetapi tidak seorang pun tidak
takluk pada kekacauan. Kekacauan lahir dari keteraturan.
Kepengecutan lahir dari keberanian. Kelemahan Lahir dari
kekuatan.Keteraturan dan kekacauan adalah soal menghitung.
Keberanian dan kepengecutan adalah soal shin.Kekuatan dan
kelemahan adalah soal bentuk."
DONI REI LUDEN

19 "Tentang sifat pepohonan dan batu-batuan- Ketika tenang,


mereka diam. Ketika marah, mereka bergerak. Ketika persegi,
mereka berhenti. Ketika bundar, mereka bergerak.Mengerahkan
orang-orang ke pertempuran adalah seperti menggelindingkan
batu-batuan bundar dari sebuah gunung setinggi seribu jen."
20 "Seseorang yang mengambil posisi lebih dulu di medan
pertempuran dan menantikan musuhnya, tenang. Seseorang
yang mengambil posisi belakangan di medan perang dan
tergesa-gesa bertempur, ia harus bekerja keras. Demikianlah
seseorangL yang terampil bertempur memanggil lawannya, dan
bukan dipanggil oleh mereka."
21"Untuk membuat musuh datang atas kemauan sendiri
tawarkan mereka keuntungan.Untuk mencegah datangnya
musuh-lukai mereka.Demikianlah seseorang dapat membuat
musuh bekerja keras sementara ia sendiri tenang,dan membuat
musuh kelaparan sementara ia sendiri kenyang."
22 "Kejarlah rancangan-rancangan strategis untuk rnembuat
musuh takjub. Maka kau bisa rnerebut kota-kota musuh dan
menggulingkan negaranya."L
23"Untuk menempuh jarak seribu 11 tanpa takut, tempuhlah
jalan yang tak berpenghuni."
24 "Untuk menyerang dan pasti merebutnya, seranglah di mana
mereka tidak bertahan."L
25 "Untuk bertahan dan pasti tetap teguh,bertahanlah di mana
mereka pasti menyerang."
26"Demikianlah kalau seseorang terampil menyerang, musuh
tidak tahu di mana ia harus bertahan. Kalau seseorang terampil
bertahan, musuh tidak tahu di mana ia harus menyerang."
27"Jenderal yang terampil akan membentuk lawannya,
sementara ia sendiri tanpa bentuk." J
28"Siapkan di bagian depan, maka yang belakang lemah.
Siapkan di bagian kiri, maka yang kanan lemah. Di mana-mana
siap, di mana-mana lemah."
29 "Tak ada yang lebih sulitdaripada menyiapkan pasukan."
30"Sebuah pasukan tanpa kereta bagasi, akan kalah. Tanpa
gandurn dan makanan, kalah. Tanpa persediaan, kalah."L
DONI REI LUDEN

31"Gesit seperti angin. Lamban seperti hutan. Menyerbu dan


menjarah seperti api. Tak bergerak seperti gunung. Sulit dikenal
seperti yin. Bergerak seperti guntur."
32"Ketika menjarah desa, bagikanlah pada orang banyak,
Ketika memperluas wiLayah, bagilah keuntungannya.
Timbanglah itu dan bertindaklah."L_
33Karena mereka tak dapat mendengar satu sama lain, mereka
membuat genderang dan lonceng. Karena mereka tak dapat
saling melihat, mereka membuat bendera serta spanduk." El
34 "Dalam pertempuran di siang hari, gunakanlah lebih banyak
bendera dan spanduk. Dalam pertempuran di maLam hari,
gunakanlah lebih banyak genderang dan lonceng.L Genderang
dan lonceng, bendera dan spanduk adalah alat seseorang
menyatukan telinga dan mata orang-orangnya."
35 "Begitu pasukan disatukan dengan erat, Yang berani tidak
berkesempatan maju sendirian,Yang pengecut tidak
berkesempatan mundur sendirian, Inilah metode menggunakan
pasukan dalam jumlah besar."
36"Bagi seorang jenderal ada lima bahaya- Bertekad mati, ia
bisa tewas. Bertekad hidup, ia bisa tertangkap. Cepat marah, ia
bisa dihasut. Murni dan jujur, ia bisa dipermalukan. Mengasihi
orang banyak, ia bisa dibuat jengkel.Kelimanya adalah bencana
dalam militer."
37 "Gunakan keteraturanuntuk menantikan kekacauan.
Gunakan ketenanganuntuk menantikan kebisingan.Inilah yang
dimaksud dengan mengatur hati dan pikiran."
40"Jangan hadapi mereka ketika mereka berada di bukityang
tinggi. Jangan melawan mereka sementara mereka
membelakangi gundukan. Jangan mengejar mereka ketika
mereka berpura-pura kalah.Berikan jalan keLuar bagi prajuritprajurit yang dikepung. Jangan menghalangi prajurit yang mau
pulang."
41 "Di tanah terbuka, janganLah berkemah. Di tanah
persimpangan, bergabunglah dengan para sekutu.Di tanah
penyeberangan, jangan berlama-lama. Di tanah tertutup,
susunlah strategi.Di tanah kematian, bertempurlah sampai mati."
43"Kalau menurut Tao pertempuran ada kemenangan yang
pasti, sementara sang raja melarang bertempur, jelas seseorang
DONI REI LUDEN

tetap bisa bertempur.Kalau menurut Tao pertempuran tak ada


kemenangan, sementara sang raja menyuruh bertempur,
seseorang tidak boleh bertempur."
45 "Tujuan mereka hendaknya mengambilsegala yang di
kolong Langit dalam kondisi utuh lewat keunggulan strategis."
47 "Memenangkan pertempuran dan merebut lahan dan
kota,tetapi gagal mengonsolidasikan kemenangan; sama saja
dengan buang-buang waktu dan sumber daya"
48 "Ketika serangan elang meremukkan tubuh mangsanya, itu
adalah berkat waktunya (timing), Waktu adalah serupa dengan
ditariknya pelatuk"L_
50 "Komandan yang andal dalam perang meningkatkan
pengaruh moral dan patuh kepada hukum serta
peraturan.Demikianlah ia berkuasa mengendalikan sukses"
51"Adalah urusan seorang jenderal untuk tidak banyak
bicara,sehingga lebih dapat menyimak"
52 "Komandan yang baik akan mencari kebajikandan berusaha
mendisipUnkan diri sesuai dengan hukum, agar dapat
mengendalikan keberhasilannya.1
53"Sang pemenang adatah mereka yang tahu menggunakan
strategi iangsung dan strategi tidak langsung."
54 "Kegesitan itu unggul. Tunggangilah ketidakmampuan
lawan.Tempuhlah jalan yang tidak disangka-sangka. Seranglah
di mana ia tidak siap."
55"Seseorang yang terampiL menggunakan miLiter dapat
disamakan dengan shuai-jan.Shuai-jan adalah seekor uLar dari
Gunung Heng. PukuLlah kepalanya, maka ekornya tiba.
Pukullah ekornya, maka kepalanya tiba.Pukullah bagian
tengahnya, maka kepaLa maupun ekornya tiba."
56"Kalau seseorang bertindak konsisten untuk meLatih orang
banyak, maka orang banyak itu akan tunduk.Kalau seseorang
bertindak tidak konsisten untuk meLatih orang banyak, maka
orang banyak itu takkan tunduk.Seseorang yang bertindak
konsisten itu serasi dengan_ orang banyak."
57"Seorang jenderal mewakili nilai-nilai kebaikandari
kebijaksanaan, ketulusan, kemurahan hati, keberanian, dan
kedisiplinan."
DONI REI LUDEN

58 "Jenderal yang baik mengikat pasukannya. Ikatlah mereka


dengan perbuatan. Janganlah memerintah mereka dengan
perkataan. Ikatlah mereka dengan bahaya. Janganlah
memerintah mereka dengan keuntungan.j Persulitlah mereka di
tanah kepunahan, tohL_ mereka tetap selamat.
59"Jenderal yang melindungi tentaranya seperti bayi akan
mendapati mereka mengikutinya sampai ke jurang yang
dalam.Jenderal yang memperlakukan tentaranya seperti anaknya
yang dikasihi, akan mendapati mereka bersedia mati untuknya."
60 "Jenderal yang cakap membuat prajurit sepenuhnya sepakat
dengan pimpinan mereka, sehingga mereka akan mengikutinya
sepanjang hidup sampai mati,tanpa merasa takut atas hidup
mereka, dan tak gentar terhadap bahaya apa pun."
61 "Kalau sesuai dengan keuntungan, bertindaklah.KaLau tidak
sesuai dengan keuntungan, berhentilah."L
62"Kalau ada yang bertanya, Musuh yang besar jumlahnya dan
teratur akan mendekat, bagaimanakah aku menantikan dia?Akan
kujawab, Rebutlah apa yang dicintainya, maka ia akan
mendengarkanmu."
63"Seranglah pada saat lawan tidak siap.Datanglah pada saat
yang tidak diduga."
64 "JadiLah yang pertamamenempati yang tinggi dan
Yang.Amankanlah rute persediaanmu." J
65"Pasukan menyukai yang tanah tinggi dan rnembenci yang
rendah, menghargai yan$ dan mencemooh yin, memertahankan
kehidupan dan mengambil posisi yang mantap.Inilah yang
dimaksudkan pasti menang.Pasukan ini tak mengalami seratus
penindasan."
66"Janganlah maju dengan angkuh.Cukuplah mengumpulkan
kekuatan, mengamati musuh dan menyerangnya.Tetapi, kalau
seseorang tidak membuat rencana dan menganggap enteng
musuh, ia pasti tertangkap musuhnya."
67"Mengetahui pasukan dapat menggempur, tetapi tidak
mengetahui bahwa musuh tak dapat digempur. Ini hanya
separuh kemenangan.Mengetahui bahwa musuh dapat digempur,
tetapi tidak mengetahui bahwa pasukan tak dapat menggempur.
Ini hanyalah separuh kemenangan.
DONI REI LUDEN

Mengetahui bahwa musuh dapat digempur, mengetahui bahwa


pasukan dapat menggempur, tetapi tidak mengetahui bahwa
bentuk bumi tak dapat digunakan untuk bertempur. Ini juga
hanya separuh kemenangan."
68"Sang komandan tenang dan tak dapat diduga. fa
menciptakan keteraturan. la mengaburkan mata dan telinga
pejabat maupun pasukan. Mencegah mereka memilikinya. la
mengubah-ubah kegiatannya.L la mengganti-ganti strateginya.
la mencegah orang memahaminya.
la ubah perkemahannya.Membuat rutenya memutar.Mencegah
orang mendapatkan rencananya. J
69"Ketika saya meraih kernenangan, saya tidak akan
mengulangi taktik yang sama, tetapi melihat situasi dengan cara
yang tak terbatas.Strategi milker sama seperti air yang
mengalir.Seperti air membentuk alirannya mengikuti dataran
yang dilewati, pasukan meraih kemenangan tergantung pada
musuh yang dihadapi.
Oleh karena itu, siapa yang dapat memodifikasi taktik
berdasarkan keadaan musuh akan meraih kemenangan sejati."
70"Dalam pertempuran memiliki banyak tentara tidak
menjamin kemenangan.Jangan maju bertempur hanya sematamata mengandalkan kekuatan mi liter.Setiap orang yang kurang
perhitungan dan menganggap enteng musuh dengan menghina
dan meremehkan, pada akhirnya akan tertawan sendiri."
71"Semakin banyak perencanaan, semakin banyak peluang
menang.Semakin sedikit perencanaan, semakin sedikit peluang
menang.Lantas, bagaimana jika tanpa perencanaan sama
sekali?"
72"Jenderal yang cakap maju berperang tanpa mengharapkan
ketenaran, dan mundur tanpa merasa takut
dipermalukan.Jenderal yang cakap hanya berusaha melindungi
rakyatnya, melayani pemerintahnya.Lla adalah mutiara bangsa
yang sangat berharga."
73"Dapat meiihat Matahari dan Bulan bukanlah pertanda
tajamnya penglihatan.Mampu mendengar suara halilintar
bukanlah pertanda tajamnya pendengaran.Kemenangan hanya
bisa diraih dengan cara-cara yang luar biasa."
DONI REI LUDEN

10

74 BersekutuLah dengan negara tetangga di daerah


perbatasan."tern
75"Kaiau tidak menguntungkan, janganlah bertindak. Kalau tak
mungkin menang, janganlah menggunakan pasukan.Kalau tidak
dalam bahaya, janganlah bertempur."
77 "Pemerintah yang berpikiran terbukamerencanakan dengan
baik. Jenderal yang baik siap melaksanakan rencana tersebut."
78 "Tanpa keharmorrisan dalarn suatu negara,tidak akan ada
ekspedisi militer yang dapat dilakukan. Tanpa keharmonisan
dalam barisan tentara,tak ada formasi pertempuran yang dapat
dibentuk."
79"Meraih 100 kemenangan dalam 100 pertempuranbukanLah
puncak keterampilan. Menaklukkan musuh tanpa bertempurlah
kesempurnaan tertinggi"
80 "Ada lima serangan dengan api. Yang pertama, membakar
orang. Yang kedua, membakar toko.Yang ketiga, membakar
kereta bagasi. Yang keempat, membakar pabrik senjata. Yang
kelima, membakar jalur transportasi."
81 "Menggunakan api untuk menyerang adalah cerdik.
Menggunakan air untuk menyerang juga memberikekuatan lebih
hebat. Tetapi air hanya dapat membagi atau menghalangi lawan,
sedangkan api dapat menghancurkan lawan."
82 "Membunuh musuh adalah soal amarah murka.Mengambil
makanan musuh adalah keuntungan."
83"Mata-mata merupakan elemen penting dalam perang,
karena di pundak mereka bergantung kemampuan pasukan
untuk bergerak."
84"Tak ada persaudaraan lebih intim daripadapersaudaraan
seorang mata-mata.Tak ada upah lebih besar daripada upah
seorang mata-mata.Tak ada urusan lebih rahasia daripada urusan
mata-mata."
85"Tak ada yang lebih sulit daripada mengatur manuver
pasukan.Mereka yang bergerak tanpa penghalang akan
menang.Mereka yang bisa menggunakan tipu daya akan
menang." m
86"Rahasia dari tipu daya adalah mengetahuibagaimana
memanipuLasi pandangan musuh. Membuat yang jauh kelihatan
dekat, dan yang dekat kelihatan jauh."
DONI REI LUDEN

11

87 "Jenderal yang baik menghindari musuhyang semangatnya


tinggi. la menyerang musuh pada saat mereka lelah." _J
88 "Jangan mengejar gerakan mundur yang fatal. Jangan
terpancing umpan musuh."Eli
89"Ketika mengepung musuh, berikan mereka jalan keluar.
Jangan menekan musuh yang sudah tidak berdaya." _J
91 "Kunci memenangkan pertempuran adalah memahami
maksud musuh.Konsentrasikan kekuatan di satu arah.
Tempuhlah jarak seribu U, dan bunuhlah jenderalnya."
92"Raja yang dicerahkan, merenungkannya.JenderaL yang baik
menindaklanjutinya."
93"Kemenangan dapat direncanakan.Ketika saya membangun
strategi terakhir, haruslah tidak berbentuk dan tidak
kelihatan.Tidak berbentuk, sehingga tak diketahui oleh matamata paling hebat sekalipun.Tidak kelihatan, sehingga tak dapat
dikalahkan oleh penasihat terhebat.
94 "Setiap strategi meramaikan kemenangan. Dengan
menunggu titik kelemahan musuhsampai mudah diserang,
mereka pasti menang." JQJ
95"Jika kita menghormati kekuatan lawan dan dengan tekun
mempelajari gerakannya, kita akan menang.Jika kita
meremehkan lawan dan tidak memerhatikan arti gerakangerakannya, kita akan kalah."
96"Ada enam kesalahan yang bisa menyebabkan kekalahan;
yaitu pengkhianatan, ketidakpatuhan, kesia-siaan,ketergesagesaan, kekacauan, dan kekurangmampuan."
97 "Kemiliteran adalah tao penyesatan. Ketika dekat, wujudkan
seolah-olah jauh. Ketika jauh, wujudkan seolah-olah
dekat.Demikianlah ketika ia mencari keuntungan, pancinglah
ia."
98 "Seseorang yang tidak sepenuhnyamengetahui bahaya
menggunakan pasukan, Tidak mungkin sepenuhnya mengetahui
keuntungan menggunakan pasukan."
99"Tak satu pun dari lima elemen (air, api, kayu, logam,tanah)
yang lebih dominan. Tak satu pun dari keempatmusim yang
abadi. Hari-hari terkadang lebih panjang, dan terkadang lebih
pendek. Dan bulan kadang bersinar, kadang redup."
DONI REI LUDEN

12

100"Mengambil seluruh negara itu superior.Menghancurkannya


adalah memalukan."
101"KeungguLan tertinggi adalah kemampuan menembus
pertahanan musuh tanpa hams berperang.Pejuang terhebat
adalah yang mampu menekan musuh untuk menyerah tanpa
perlawanan."

DONI REI LUDEN

13

36 Strategi Perang dan Asal Usulnya


36 Strategi (San Shi Liu Ji []) merupakan salah satu
maha karya yang berasal dari daratan China yang membahas
tentang strategi-strategi kemiliteran. Karya 36 Strategi Perang ini
sangat terkenal dan telah banyak diterjemahkan ke berbagai bahasa
termasuk bahasa Inggris dan bahasa Indonesia serta banyak
diterapkan oleh para pebisnis untuk memenangi persaingan dalam
dunia bisnis.
Istilah 36 Strategi pertama kali muncul pada buku Nan Qi Shu [
] di Dinasti Song (tahun 960 1279) yang menceritakan
tentang strategi perang yang dipergunakan oleh seorang Jenderal
terkenal bernama Tn Do J []. Saat itu, Jenderal Tn Do
J mengalami kesulitan dalam menyerang Negara Wi, Makanan
dibakar oleh lawan sehingga Tentara Dinasti Song kekurangan
Makanan. Kemudian Jenderal Tn Do J memerintahkan untuk
mundur dengan menggunakan beberapa strategi mundur untuk
mengelabui lawannya.
Tidak ada yang bisa memastikan apakah karya yang berisikan 36
Strategi ini sudah ada semenjak Dinasti Song. Tetapi yang bisa
dipastikan adalah istilah 36 Strategi ini pernah muncul dalam
buku Nan Qi Shu dan pada Dinasti Song juga kalimat Dalam 36
Stategi, mundur merupakan pilihan terbaik karya Hui Hong
dengan bukunya yang berjudul Leng Zhai Ye Hua.
36 Strategi ini sering juga dikaitkan dengan Seni Perang Hasil
Karya Sun Tzu yang mungkin tidak terlalu benar, karena Sun Tzu
hidup pada periode musin semi dan gugur (Periode Chun Qiu [
]) sedangkan buku ungkapan-ungkapan (Cheng Yu) yang
dipergunakan oleh buku 36 Strategi kebanyakan munculnya
setelah periode musim semi dan gugur

DONI REI LUDEN

14

Pada umumnya, banyak yang beranggapan bahwa karya 36


Strategi Perang ini merupakan kumpulan dari 36 ungkapan bahasa
(cheng yu) sekitar tahun 1600 pada masa-masa Dinasti Ming dan
Dinasti Qing.
Kisah-kisah dalam Karya 36 Strategi ini diambil dari sejarah pada
zaman musim semi dan gugur (zaman Chun Qiu []) sekitar
tahun 770 ~ 476 SM dan zaman Negara-negara berperang (zaman
Zhan Guo []) sekitar tahun 475 ~ 221 SM, Dinasti Qin sekitar
tahun 221 ~ 207 SM, Dinasti Han sekitar tahun 206 SM ~ 24
hingga akhirnya Dinasti Han pada periode Tiga Kerajaan (San
Guo) sekitar tahun 220 ~ 316.

Mengapa 36?
Menurut Yi Ching [] (kitab suci kuno china), 6 dan 8
merupakan angka Yin atau angka gelap (hitam). 36 merupakan
hasil dari 6 kali 6 sehingga sangat cocok jika digunakan sebagai
siasat, taktik ataupun strategi dalam peperangan.
Buku 36 Strategi ini dibagi menjadi 6 kelompok yang masingmasing kelompok terdiri dari 6 Strategi.
Strategi yang terdapat dalam karya 36 Strategi ini bukan saja
dipakai dalam peperangan, tetapi pada zaman sekarang ini, 36
Strategi sering dipakai untuk memenangi persaingan di dunia
bisnis. Para Pebisnis mempelajarinya dan melakukan penyusunan
strategi sesuai dengan kondisi bisnis yang dihadapinya untuk
bersaing dengan lawan bisnisnya sehingga mereka selalu berada di
depan lawan bisnisnya.
Berikut ini 36 Strategi yang di klasifikasikan menjadi 6 Kelompok
Strategi :

Kelompok I Strategi Pemenangan Perang


(Sheng Zhan Ji)
DONI REI LUDEN

15

Kelompok Strategi Pemenangan ini dipakai jika kita memiliki


kekuatan yang lebih besar dibanding dengan kekuatan lawan serta
adanya perhitungan dan perencanaan yang matang untuk
mendapatkan kesempatan menang yang besar.
1. , Mn tin gu hi (Mengarungi Laut dengan
Muslihat)
2. , Wi Wi ji Zho (Mengepung Negara Wei
untuk menolong Negara Zhao)
3. , Ji do sh rn (Membunuh orang dengan pisau
pinjaman)
4. , Y y di lo (Menunggu kelelahan Musuh
dengan kesabaran)
5. , Chn hu d ji (Merampok ketika terjadi
Kebakaran)
6. , Shng dng j x (Membuat keributan di Barat
untuk menyerang Timur)

Kelompok II Strategi berhadapan dengan Musuh


(Di Zhan Ji)
Strategi ini dipakai saat berhadapan langsung dengan musuh.
Untuk memenangi peperangan dalam kondisi ini, harus
meningkatkan kekuatan pasukan dan berusaha untuk mengurangi
kekuatan lawan.
1. , W zhng shng yu (Meciptakan sesuatu dari
sesuatu yang sebenarnya tidak ada)
2. , n d chn cng (Diam-diam melewati jalur
tersembunyi Chen Cang)
DONI REI LUDEN

16

3. , G n gun hu (Memperhatikan Kebakaran dari


seberang sungai)
4. , Xio l cng do (Pisau yang tersembunyi dalam
senyuman)
5. , L di to jing (Menggantikan buah plum
dengan buah persik)
6. , Shn shu qin yang (sambil lalu menuntun
kambing)

Kelompok III Strategi Penyerangan (Gong


Zhan Ji)
Inti dari Strategi Penyerangan adalah menyerang hati.
Menyerang Hati merupakan prioritas utama, menyerang Kota
adalah prioritas terakhir. Perperangan Hati merupakan yang utama,
perperangan dengan kekuatan pasukan adalah prioritas terakhir.
1. , D co jng sh (memukul rumput untuk
menakutkan ular)
2. , Ji sh hun hn (meminjam mayat orang lain
untuk lahir kembali)
3. , Dio h l shn (Memancing harimau untuk
pergi dari gunungnya)
4. , Y qn g zng (Melepaskan musuh untuk
ditangkap kembali)
5. , Po zhun yn y (Melemparkan batu bata untuk
menggoda kedatangan batu giok)
6. , Qn zi qn wng (Untuk menangkap kumpulan
penjahat, tangkap dulu pemimpinnya)
DONI REI LUDEN

17

Kelompok IV Strategi Membingungkan Lawan


(Hun Zhan Ji)
Kelompok Strategi ini ini digunakan untuk membingungkan lawan
supaya lawan tidak mengetahui apa yang sebenarnya akan
dilakukan oleh kita.
1. , F d chu xn (Mengambil kayu bakar dari
bawah kuali masak)
2. , Hn shu m y (Menangkap ikan dalam air
yang keruh)
3. , Jn chn tu qio (Meloloskan diri bagaikan ulat
sutera yang lepas dari kulitnya)
4. , Gun mn zhu zi (Menutup pintu untuk
menangkap pencuri)
5. , Yun jio jn gng (Bersahabat dengan yang
Jauh dan menyerang yang dekat)
6. , Ji do f Gu (Pura-pura meminjam jalan untuk
menyerang Guo)

Kelompok V Strategi Persamaan Kekuatan


(Bing Zhan Ji)
Kelompok Strategi ini digunakan pada saat kekuatan kita sama
dengan kekuatan musuh. Tak ada satupun pihak yang saling
mengungguli.
1. , Zh sng m hui (Menunjuk Pohon Murbei dan
memarahi Pohon Pagoda)
2. , Tu ling hun zh (Mengganti balok dengan
kayu yang kualitas rendah)
DONI REI LUDEN

18

3. , Ji ch b din (Berpura-pura bodoh tetapi


sebenarnya tidak)
4. , Shng w chu t (Memindahkan tangga setelah
musuh memanjat)
5. , Sh shng ki hu (Meletakkan bunga palsu di
atas pohon)
6. , Fn k wi zh (Merubah posisi tamu menjadi
tuan rumah)

Kelompok VI Strategi Kekalahan Perang (Bai


Zhan Ji)
Kelompok Strategi ini dipergunakan saat Kekuatan Lawan jauh
lebih besar dari kita dan boleh dikatakan kekalahan sudah didepan
mata serta banyak kemungkinan-kemungkinan yang tidak
memihak ke kita yang akan terjadi. Tetapi Namanya perperangan
maupun persaingan, kalah dan menang merupakan hal yang biasa,
oleh karena itu, kita harus tetap bersemangat dan tidak menyerah
diri begitu saja. Diharapkan suatu hari kita akan kembali dan
memenangi perperangan ataupun persaingain ini.
1. , Mi rn j (Siasat memanfaatkan kecantikan
wanita)
2. , Kng chng j (Siasat Kota kosong)
3. , Fn jin j (Siasat adu domba dengan
menggunakan mata-mata musuh)
4. , K ru j (Siasat melukai diri sendiri)
5. , Lin hun j (Siasat menggabungkan serangkaian
strategi)
DONI REI LUDEN

19

6. Zu wi shng j (Ketika mundur merupakan


pilihan terbaik)

Bab XXIV : Seni Perang Sun Tzu


Di laboratorium milik Dr. Erwin tidak seperti biasa. Kini ada tamu
di lab itu, ada Rudy, Gino, Haris dan tidak ketinggalan laki-laki tua
yang masih segar bugar, Soma. Mereka duduk bersama dalam
sebuah meja yang saling berhadapan. Seperti dalam sebuah rapat
mereka tampak serius untuk menyusun strategi melawan
musuhnya.
Kebetulan alat-alat yang kalian butuhkan sudah kubuat. Untuk
melumpuhkan musuh, kita harus punya strategi penyerangan yang
bagus. Sudah kalian rencanakan belum? tanya Dr. Erwin.
Dengan alat-alat yang kita punya, rasanya kita punya modal untuk
melawan mereka. Setelah kita tahu tempat mereka berada kan
gampang tinggal kita datangi dan serang lalu cari orang yang akan
DONI REI LUDEN

20

kita selamatkan. Sudah simple kan! jawab Gino.


Tidak semudah itu, tiap yang kita lakukan harus berdasarkan
perhitungan dan perencanaan yang matang, sergah Dr. Dhava
membantah pendapat Gino.
Lalu sebaiknya bagaimana? tanya Rudy serentak dengan Haris.
Di dunia bisnis ada istilah Suentze Phing Hoa, atau Seni Perang
Tsun Tzu, karya Sun Tzu sekitar 500 tahun Sebelum Masehi.
Karena hebatnya karya ini banyak diadapsi menjadi seni strategi
bisnis, manajemen keluarga, dan ilmu-ilmu lainnya. Siasat perang
ini jika kita gunakan strategi dalam melawan musuh pasti sangat
beguna, jelas Dr. Dhava.
Tapi kan ilmu itu sudah kuno coba sudah 25 abad yang lalu!?
kata Gino meragukan usul Dr. Dhava.
Tunggu dulu, sampai saat ini inilah strategi yang paling jitu untuk
berperang. Teori perang ini dipakai oleh Soviet bahkan dipakai
sebagai buku wajib, di akademi militer Amerika juga mewajibkan
mengunakan buku Sun Tzu The Art of War sebagai buku wajib. Di
Jerman dan di Jepang pun sama. Jadi intinya hampir seluruh negara
menjadikan seni perang Sun Zhu ini sebagai pedoman dalam
menyusun strategi militer. Gimana hebatkan strategi dan seni
perang ini sampai sekarang masih digunakan dan dijadikan
pedoman! sahut Dhava meyakinkan Gino tentang pendapatnya.
Lalu apa yang dapat kita aplikasikan dalam situasi ini? tanya
Soma penasaran.
Ya tentu ada banyak hal yang akan kita aplikasikan. Pertama, kita
menilai situasi, kekuatan kita dibandingan dengan musuh, kita
analisa kekuatan dan kelemahan pada diri kita, kelemahan yang ada
dalam diri kita, tutupi dengan kekuatan yang lain, dari perhitungan
ini, berapakah faktor keberhasilan yang dapat kita capai.
Selanjutnya, kita rumuskan sasaran dan strategi penyerangan.
Ssasaran apa yang harus diprioritaskan, kemudian dalam strategi
kita pilih medan tempur dan jadikan tempat tersebut sebagai
pendukung bagi kita. Terus pemusatan kekuatan kita kerahkan
dimana.
Dari beberapa butir dari seni perang ini yang bisa aplikasikan,
seperti, bila mampu menyerang harus nampak tidak mampu
menyerang; pasang umpan untuk menarik perhatian musuh; bila
lawan kuat hindari; berpura-puralah supaya untuk kelihatan lemah
DONI REI LUDEN

21

agar kawan lalai; serang saat lawan tidak siap di tempat tak
terduga; posisi di tempat tinggi lebih baik dari pada posisi si bawah
saat menyerang; dan masih banyak sih yang lainnya. Yang jelas
segala situasi dan kondisi kita maksimalkan untuk kemenangan
kita.
Kenalilah orang lain dan kenalilah diri sendiri, maka kemenangan
takkan terlewatkan; Kenalilah datarannya, kenalilah kondisi
alamnya, maka kemenangan akan mutlak.
Menurut analisismu lawan kita ini bagaimana? tanya Dr. Dhava
kepada Rudy.
Tempat yang akan kita tuju telah ditutup tahanan gaib sehingga
pandangan claivoyanceku tidak bisa menembusnya. Namun
sedikitnya aku merasakan energi yang sangat besar yang selama ini
terus kuamati. Disana ada anak Kenbo dan seorang anak buahnya
yang menculik Astri, seorang wanita yang membunuh ibuku, ada
lagi seorang laki-laki yang dulu mengeroyok ayahku, terus ada
banyak mungkin sekitar ratusan Cyborg yang siap diaktifkan. Dan
beberapa penjaga tapi aku tak jelas! kata Rudy menggambarkan
situasi yang di perkirakan melalui kemampuan clairvoyancenya,
sambil memejamkan matanya.
Ratusan Cyborg?! Bukankah mengalahkan Cyborg itu sangat
sulit. Kulit mereka dari titanium !!! sehebat apapun rencana kita,
bila perbandingan kekuatannya sangat jauh kita tidak bisa apaapa! kata Gino pesimis.
Berarti kamu belum mengenal musuh kita dengan baik. Bila yang
kita kuatirkan cuma Cyborg. Aku tahu solusinya!! kata Haris
dengan tersenyum.
Ayo kita atur lagi strateginya untuk menyerang musuh kita!
Karena menyerang lebih baik dari pada menunggu diserang!! kata
Soma dengan semangat.
Di Jakarta, tepatnya di Distrik 13, ada sebuah gedung yang sangat
megah, namun gedung ini terpencil jauh dari jangkauan bisingnya
kota. Di sekitar bangunan ini hanya tanah luas yang tak
berpenghuni dan dipenuhi pohon-pohon yang lebat. Gedung
dengan benteng yang tinggi dijaga dengan sangat ketat. Tidak ada
seorangpun yang bisa melewati gedung ini tanpa izin pemilik
gedung.
DONI REI LUDEN

22

Dengan tinggi lima lantai dan memiliki ruangan yang sangat luas
gedung ini beroperasi sudah sejak lama. Halaman yang sangat luas
yang terdiri dari beberapa kompleks. Gedung ini jarang sekali
tersentuh oleh publik karena sangat terpencilnya tempat itu dan
keamanan yang ekstra ketat. Gedung itu dikelilingi benteng
setinggi lima meter yang memberikan kesan angker dan
menyeramkan. Semua itu karena pemiliknya adalah Kenbo yang
memiliki akses ke pemerintahan karena itu tidak ada seorangpun
yang berani mengganggu tempat itu.
Di sebelah utara sebagai pusat produksi obat-obatan terlarang.
Terutama Floven, Psikotropika golongan terbaru yang sangat
berbahaya. Selain itu, di sebelah selatan itu pula tempat percetakan
uang palsu, yang kemudian dicuci di meja judi di kasino milik
Kenbo di Jakarta Pusat. Di sebelah barat gudang penyimpanan
berbagai senjata. Dan sebelah timur adalah gerbang masuk yang
selalu dijaga ketat.
Astri dan kedua orang tuanya disekap di lantai empat, sedangkan
Vincent sedang berada di lantai satu. Sementara itu pasukan
Cyborg yang belum diaktifkan di lantai dua di sebelah barat.
Hypno, bila kuperhatikan anak si Prof itu cantik juga ya? Aku jadi
suka sama dia, mungkin wanita yang seperti itu yang pantas
dijadikan pendamping hidupku. Hypno cepat bawa gadis itu
kesini! kata Vincent sambil membayangkan dalam pikirannya
tentang masa depan yang bisa ia jalani bersama gadis yang ia
sekap.
Baik bos! kata Hypno mengiyakan sambil pergi ke ruang atas
untuk membawa gadis itu.
Beberapa saat kemudian Hypno membawa seorang gadis cantik
dengan paksa, terlihat dari genggaman eratnya di tangan gadis yang
mungil dan halus itu. Hypno menyeret gadis itu walau kadang
gadis itu meronta.
Ini tuan!!
Harusnya jangan kamu sakiti gadis ini, apa pengaruh ilmumu
sudah habis? Sampai-sampai kamu harus menyeretnya dengan
paksa! tanya Vincent sambil memegang tangan gadis itu
mengajaknya mendekat dengan lambaian tangannya.
Iya tuan, ilmu gendam yang aku miliki sifatnya temporer dan
DONI REI LUDEN

23

tidak bertahan lama, namun kalau ilmu hipnotis efeknya bisa


sangat lama, jawab Hypno sambil pergi menjauh dari hadapan
Vincent dan gadis itu.
Namamu Astri bukan! Kamu gadis yang sangat cantik, aku baru
melihat gadis secantik kamu, sahut Vincent merayu Astri dengan
tatapan binalnya yang mencoba menyisir tiap lekuk tubuh Astri.
Kamu siapa? Mengapa kamu menculik aku dan keluargaku?
tanya Astri yang ketakutan dan berusaha menjauh dan mencari
celah-celah untuk bisa kabur dari tempat itu.
Aku aku adalah bos ayahmu. Ada pekerjaan yang harus
dituntaskan oleh ayahmu. Setelah aku melihatmu rasanya aku telah
menemukan wanita yang aku cari. Maukah kamu menjadi isteriku
? Vincent langsung tanpa basa basi menanyakan hal yang tak
mungkin bisa diiyakan oleh Astri.
Aku tak mungkin bisa menikahimu! Kamu adalah penjahat!
Lepaskan aku!!! Biarkan kami pergi ku mohon! kata Astri
dengan bentakan yang selanjutnya ia memohon dengan iba disertai
tangisan dan cucuran air mata. Namun semua itu tidak merubah
sikap Vincent yang semakin menjadi-jadi. Bahkan ia seolah ingin
menerkam dan menjilati seluruh tubuh gadis itu dengan birahinya
yang kian tak terkontrol.
Beberapa kali Vincent dengan nafsu birahinya mencoba memeluk
Astri. Namun gadis itu berkelak dan berhasil melepaskan diri dari
terkaman tubuh besar Vincent.
Mendekatlah manis aku sudah tak sabar ingin memelukmu, ayo
kemari
Astri yang ketakutan mencoba berkelak dari pelukan laki-laki itu,
dilihatnya sebilah pisau yang berada di atas buah-buahan. Ia
dengan cepat mengambil pisau itu, ia arahkan ke perutnya seolah
akan mengambil ancang-ancang untuk menghunuskan pisau itu ke
perutnya.
Pergi dari hadapanku !!! Cepat !!! Atau aku akan bunuh diri
!!! teriaknya sambil mengancam untuk bunuh diri.
Melihat hal itu Vincent langsung menarik diri, ia mencoba
menenangkan gadis itu.
Manis jangan nekad kamu tidak akan ku apa-apakan, akan
kuberikan kenikmatan yang mungkin belum pernah kau rasakan
sebelumnya..! Simpan pisau itu ayo
DONI REI LUDEN

24

Pergi !!! Aku tak sudi tidur bersamamu lebih baik aku mati
cepat pergi!
Baiklah Lalu lelaki itu pergi dengan pelan-pelan dari kamar,
meninggalkan Astri sendiri di kamar yang menangis tersedu-sedu.
Kepada Hypno ia memerintahkan untuk merubah gadis itu,
Hypno! Coba gunakan ilmumu, agar cewek itu bisa tertarik
padaku dan terpedaya olehku. Buat agar dia benar-benar tergilagila padaku! Kalau perlu, pake cara yang instant aku sudah nggak
sabar nih!
Beres bos, tunggu aja he .. he.. he.
Laki-laki itu melangkah masuk. Sementara itu Vincent duduk
dikursi, menunggu di luar kamar dengan sabar.
Tiba-tiba terdengar suara ledakan di depan gerbang. Gerbang yang
sangat kokoh tumbang dengan api yang terpercik kesana-sini
karena hantaman sebuah roket yang ditembakan dari sebuah mobil
truk besar. Mobil truk besar itu melaju dengan cepat menghantam
pintu depan. Semua penjaga yang berjaga di pintu tak bisa
menahan laju truk itu. Hujaman peluru dengan deras menghujani
truk itu, tapi banyaknya lubang akibat peluru panas yang bersarang
tidak menghentikan laju mobil itu. Laju mobil tak tertahan, melaju
dengan cepat. Laju itu hanya bisa ditahan oleh dinding gedung
yang membuat gedung itu jebol.
Teriak dan deru tembakan memecah keheningan. Suara alarm yang
berbunyi memekakan telinga. Semua pasukan bersiap.
Pak gawat gerbang depan sudah jebol, dihantam truk. Apa yang
harus kita lakukan Pak?! kata sorang penjaga melapor dengan
suara terengah-engah kepada Vincent.
Dasar goblok perketat penjagaan! Kerahkan semua penjaga untuk
menghancurkan mobil itu. Seret orang yang mengendarai mobil
itu! Ambil semua persenjataan dari gudang belakang! Cepat
nunggu apa lagi!! Mungkin sekarang saatnya untuk mengaktifkan
semua Cyborg!! perintah Vincent sambil melangkah ke ruang
control untuk mengaktifkan semua Cyborg dengan memasukan
kode akses.
Semua penjaga berlari ke arah gudang belakang untuk mengambil
senjata dan amunisi. Namun ketika puluhan penjaga akan
membuka pintu gudang amunisi, gudang itu tiba-tiba meledak
dengan dahsyat. Semua penjaga yang berada di dekat gudang itu
DONI REI LUDEN

25

hancur terbakar, tubuh mereka terlempar bercerai berai oleh


ledakan itu, tak satupun yang selamat dari jilatan api ledakan itu.
Sementara itu di gedung lantai dua semua Cyborg telah diaktifkan
oleh Vincent dengan kode aksesnya di ruang pengontrol. Semua
Cyborg segera keluar dari lantai dua, mereka segera menyebar ke
berbagai tempat membentuk formasi keamanaan yang telah bisa di
programkan kepada para Cyborg. Sebagian besar berhamburan
keluar memeriksa mobil truk yang sangat mencurigakan tanpa
mereka tahu apa dan siapa yang ada dalam truk tadi.
Mobil truk itu segera dikerumuni para Cyborg, seolah mereka akan
melumat mobil truk itu menjadi kepingan-kepingan besi tua.
Namun tidak mereka duga mobil yang dikerumuni para Cyborg
tadi tiba-tiba meledak, ledakan ini bukan ledakan biasa namun ada
sesuatu pancaran energi listrik dengan radiasi yang sangat luas,
beberapa ratus meter, sehingga radiasi ledakan listrik itu menyebar
menutupi semua area itu.
Ledakan listrik atau dikenal EMP singkatan dari Eletromagnetic
Pulse, telah mengakibatkan peralatan elektronik dan lisrik di
tempat itu mati dan tidak dapat digunakan. Begitupun yang terjadi
dengan semua Cyborg, yang terdiri dari elemen-elemen listrik,
sebuah robot yang terdiri dari jaringan eletromagnetik dan
biosistetis pasti terkena dampaknya. Cyborg-Cyborg itu seketika
seolah-olah kejang-kejang kemudian terkulai dan mati dengan
tubuh yang mengeluarkan asap dan percikan listrik.
Ternyata semua kejadian itu ditimbulkan oleh aksi keempat orang
yang dari tadi sudah berada di tempat itu. Haris dan Gino yang
bersembunyi di gudang sebelah utara. Setelah mereka masuk ke
komplek itu dengan melompati benteng tinggi tanpa diketahui oleh
penjaga tempat itu. Mereka mengendalikan mobil truk dengan
remote control, dan meledakan gerbang dengan roket yang
terpasang di mobil itu. Selain dari itu mereka juga meledakan
kejutan listrik atau EMP yang membuat rusaknya semua peralatan
listrik setelah semua Cyborg diaktifkan.
Sementara itu Rudy dan Soma bersembunyi di gudang sebelah
selatan. Dimana mereka sebelumnya meletakan bom di gudang
penyimpanan senjata, dan meledakannya ketika penjaga akan
mengambil senjata dan amunisi.
DONI REI LUDEN

26

Serangan yang tepat sasaran, mengejutkan semua orang yang


berada di tempat itu. Keadaan menjadi tak terkendali. Kepanikan
menyergap. Bahkan Vincent dibuat kelabakan dengan situasi itu.
Strategi jitu untuk melumpuhkan lawan. Mereka mengaplikasikan
semua strategi yang mereka rencanakan di rumah Dr. Erwin atas
petunjuk Dr. Dhava dengan metode perang Sun Zhu-nya. Selain itu
data tiap bangunan mereka dapatkan dari penyadapan jaringan
network dan penyadapan terhadap satelit oleh Dr. Erwin, sehingga
pemetaan gedung yang ada di tempat itu dapat diketahui untuk
menyusun strategi.
Serangan yang tak terduga dan melumpuhkan lawan yang
jumlahnya ratusan dengan memanfaatkan kelemahan lawannya.
Cyborg adalah sebuah robot yang terdiri dari jaringan
eletriomagnetik dan biosintetis. Dapat dengan mudah dihancurkan
dengan mengunakan EMP atau ledakan eletromagnetik. Ledakan
ini biasa digunakan dalam bom nuklir. Dalam bom nuklir, pemicu
EMP terletak di hulu ledaknya. Ledakan ini sering tidak
diperhitungkan karena sering tertutup oleh ledakan besar yang
ditimbulkan dari reaksi berantai dari sebuah bom nuklir. Dan dalam
kasus ini, EMP inilah yang dimanfaatkan oleh Haris yang dibantu
oleh Dr. Erwin untuk melenyapkan semua Cyborg yang ada di
tempat itu.

36 Strategi Perang Ala Sun Tzu

Bab 1. Strategi untuk Menang


Strategi 1
Perdaya Langit untuk melewati Samudera.
Bergerak di kegelapan dan bayang-bayang, menggunakan tempattempat tersembunyi, atau bersembunyi di belakang layar hanya
DONI REI LUDEN

27

akan menarik kecurigaan. Untuk memperlemah pertahanan musuh


anda harus bertindak di tempat terbuka menyembunyikan maksud
tersembunyi anda dengan aktivitas biasa sehari-hari.
Strategi 2
Kepung Wei untuk menyelamatkan Zhao.
Ketika musuh terlalu kuat untuk diserang, seranglah sesuatu yang
berharga yang dimilikinya. Ketahui bahwa musuh tidak selalu kuat
di semua hal. Entah dimana, pasti ada celah di antara senjatanya,
kelemahan pasti dapat diserang. Dengan kata lain, anda dapat
menyerang sesuatu yang berhubungan atau dianggap berharga oleh
musuh untuk melemahkannya secara psikologis.
Strategi 3
Pinjam tangan seseorang untuk membunuh. (Bunuh dengan pisau
pinjaman.)
Serang dengan menggunakan kekuatan pihak lain (karena kekuatan
yang minim atau tidak ingin menggunakan kekuatan sendiri).
Perdaya sekutu untuk menyerang musuh, sogok aparat musuh
untuk menjadi pengkhianat, atau gunakan kekuatan musuh untuk
melawan dirinya sendiri.
Strategi 4
Buat musuh kelelahan sambil menghemat tenaga.
Adalah sebuah keuntungan, merencanakan waktu dan tempat
pertempuran. Dengan cara ini, anda akan tahu kapan dan di mana
pertempuran akan berlangsung, sementara musuh anda tidak.
Dorong musuh anda untuk menggunakan tenaga secara sia-sia
sambil anda mengumpulkan/menghemat tenaga. Saat ia lelah dan
bingung, anda dapat menyerangnya.
Strategi 5
Gunakan kesempatan saat terjadi kebakaran untuk merampok
lainnya. (Merampok sebuah rumah yang terbakar.)
Saat sebuah negara mengalami konflik internal, ketika terjangkit
penyakit dan kelaparan, ketika korupsi dan kejahatan merajalela,
maka ia tidak akan bisa menghadapi ancaman dari luar. Inilah
waktunya untuk menyerang.
DONI REI LUDEN

28

Strategi 6
Berpura-pura menyerang dari timur dan menyeranglah dari barat.
Pada tiap pertempuran, elemen dari sebuah kejutan dapat
menghasilkan keuntungan ganda. Bahkan ketika berhadapan
langsung dengan musuh, kejutan masih dapat digunakan dengan
melakukan penyerangan saat mereka lengah. Untuk melakukannya,
anda harus membuat perkiraan akan apa yang ada dalam benak
musuh melalui sebuah tipu daya.

Bab 2. Strategi Berhadapan dengan Musuh


Strategi 7
Buatlah sesuatu untuk hal kosong.
Anda menggunakan tipu daya yang sama dua kali. Setelah breaksi
terhadap tipuan pertama dan biasanya- kedua, musuh akan raguragu untuk bereaksi pada tipuan yang ketiga. OLeh karenanya,
tipuan ketiga adalah serangan sebenarnya untuk menangkap musuh
saat pertahanannya lemah.
Strategi 8
DONI REI LUDEN

29

Secara rahasia pergunakan lintasan Chen Chang. (Perbaiki jalan


utama untuk mengambil jalan lain.)
Serang musuh dengan dua kekuatan konvergen. Yang pertama
adalah serangan langsung, sesuatu yang sangat jelas dan membuat
musuh mempersiapkan pertahanannya. Yang kedua secara tidak
langsung, sebuah serangan yang menakutkan, musuh tidak mengira
dan membagi kekuatannya sehingga pada saat-saat terakhir
mengalami kebingungan dan kemalangan.
Strategi 9
Pantau api yang terbakar sepanjang sungai.
Tunda untuk memasuki wilayah pertempuran sampai seluruh pihak
yang bertikai mengalami kelelahan akibat pertempuran yang terjadi
antar mereka. Kemudian serang dengan kekuatan penuh dan
habiskan.
Strategi 10
Pisau tersarung dalam senyum.
Puji dan jilat musuh anda. Ketika anda mendapat kepercayaan
darinya, anda bergerak melawannya secara rahasia.
Strategi 11
Pohon prem berkorban untuk pohon persik. (Mengorbankan perak
untuk mempertahankan emas.)
Ada suatu keadaan dimana anda harus mengorbankan tujuan
jangka pendek untuk mendapatkan tujuan jangka panjang. Ini
adalah strategi kambing hitam dimana seseorang akan dikorbankan
untuk menyelamatkan yang lain.
Strategi 12
Mencuri kambing sepanjang perjalanan (Ambil kesempatan untuk
mencuri kambing.)
Sementara tetap berpegang pada rencana, anda harus cukup
fleksibel untuk mengambil keuntungan dari tiap kesempatan yang
ada sekecil apapun.

DONI REI LUDEN

30

Bab 3. Strategi Penyerangan


Strategi 13
Kagetkan ular dengan memukul rumput di sekitarnya.
Ketika anda tidak mengetahui rencana lawan secara jelas, serang
dan pelajari reaksi lawan. Perilakunya akan membongkar
strateginya.
Strategi 14
Pinjam mayat orang lain untuk menghidupkan kembali jiwanya.
(Menghidupkan kembali orang mati.)
Ambil sebuah lembaga, teknologi, atau sebuah metode yang telah
dilupakan atau tidak digunakan lagi dan gunakan untuk
kepentingan diri sendiri. Hidupkan kembali sesuatu dari masa lalu
dengan memberinya tujuan baru atau terjemahkan kembali, dan
bawa ide-ide lama, kebiasaan, dan tradisi ke kehidupan sehari-hari.
Strategi 15
Giring macan untuk meninggalkan sarangnya.
Jangan pernah menyerang secara langsung musuh yang memiliki
keunggulan akibat posisinya yang baik. Giring mereka untuk
meninggalkan sarangnya sehingga mereka akan terjauh dari
sumber kekuatannya.

Strategi 16
Pada saat menangkap, lepaslah satu orang.
Mangsa yang tersudut biasanya akan menyerang secara membabi
buta. Untuk mencegah hal ini, biarkan musuh percaya bahwa masih
ada kesempatan untuk bebas. Hasrat mereka untuk menyerang akan
teredam dengan keinginan untuk melarikan diri. Ketika pada
akhirnya kebebasan yang mereka inginkan tersebut tak terbukti,
moral musuh akan jatuh dan mereka akan menyerah tanpa
perlawanan.
Strategi 17
Melempar Batu Bata untuk mendapatkan Giok.
DONI REI LUDEN

31

Persiapkan sebuah jebakan dan perdaya musuh anda dengan


umpan. Dalam perang, umpan adalah ilusi atas sebuah kesempatan
untuk memperoleh hasil. Dalam keseharian, umpan adalah ilusi
atas kekayaan, kekuasaan, dan sex.
Strategi 18
Kalahkan musuh dengan menangkap pemimpinnya.
Jika tentara musuh kuat tetapi dipimpin oleh komandan yang
mengandalkan uang dan ancaman, maka ambil pemimpinnya. Jika
komandan mati atau tertangkap maka sisa pasukannya akan
terpecah belah atau akan lari ke pihak anda. Akan tetapi jika
pasukan terikat atas sebuah loyalitas terhadap pimpinannya, maka
berhati-hatilah, pasukan akan dapat melanjutkan perlawanan
dengan motivasi balas dendam.
Bab 4. Strategi Chaos/Kekacauan
Strategi 19
Jauhkan kayu bakar dari tungku masak. (Lepaskan pegangan kayu
dari kapaknya.)
Ketika berhadapan dengan musuh yang sangat kuat untuk
menghadapinya secara langsung anda harus melemahkannya
dengan meruntuhkan pondasinya dan menyerang sumberdayanya.
Strategi 20
Memancing di air keruh.
Sebelum menghadapi pasukan musuh, buatlah sebuah kekacauan
untuk memperlemah persepsi dan pertimbangan mereka. Buatlah
sesuatu yang tidak biasa, aneh, dan tak terpikirkan sehingga
menimbulkan kecurigaan musuh dan mengacaukan pikirannya.
Musuh yang bingung akan lebih mudah untuk diserang.
Strategi 21
Lepaskan kulit serangga. (Penampakan yang salah menipu musuh.)
Ketika anda dalam keadaan tersudut, dan anda hanya memiliki
kesempatan untuk melarikan diri dan harus mengonsolidasi
kelompok, buatlah sebuah ilusi. Sementara perhatian musuh
DONI REI LUDEN

32

terfokus atas muslihat yang anda lakukan, pindahkan pasukan anda


secara rahasia di belakang muka anda yang terlihat.
Strategi 22
Tutup pintu untuk menangkap pencuri.
Jika anda memiliki kesempatan untuk menangkap seluruh musuh
maka lakukanlah, sehingga dengan demikian pertempuran akan
segera berakhir. Membiarkan musuh untuk lepas akan menanam
bibit dari konflik baru. Akan tetapi jika mereka berhasil melarikan
diri, berhati-hatilah dalam melakukan pengejaran.
Strategi 23
Berteman dengan negara jauh dan serang negara tetangga.
Jamak diketahui bahwa negara yang berbatasan satu sama lain
menjadi musuh sementara negara yang terpisah jauh merupakan
sekutu yang baik. Ketika anda adalah yang terkuat di sebuah
wilayah, ancaman terbesar adalah dari terkuat kedua di wilayah
tersebut, bukan dari yang terkuat di wilayah lain.
Strategi 24
Cari lintasan aman untuk menjajah Kerajaan Guo.
Pinjam sumberdaya sekutu untuk menyerang musuh bersama.
Sesudah musuh dikalahkan, gunakan sumberdaya tersebut untuk
menempatkan sekutu anda pada posisi pertama untuk diserang-.
Bab 5 <>
Strategy 25
Gantikan balok dengan kayu jelek.
Kacaukan formasi musuh, ganggu metode operasinya, ubah aturanaturan yang digunakannya, buatlah sebuah hal yang berlawanan
dengan latihan standarnya. Dengan cara ini anda telah
meruntuhkan tiang-tiang pendukung yang dibutuhkan oleh musuh
dalam membangun pasukan yang efektif.
Strategi 26
Lihat pada pohon murbei dan ganggu ulatnya.
Untuk mendisiplinkan, mengontrol, dan mengingatkan suatu pihak
yang status atau posisinya di luar konfrontasi langsung; gunakan
DONI REI LUDEN

33

analogi atau sindiran. Tanpa langsung menyebut nama, pihak yang


tertuduh tidak akan dapat memukul balik tanpa keberpihakan yang
jelas.
Strategi 27
Pura-pura menjadi seekor babi untuk memakan macan. (Bergaya
bodoh.)
Sembunyi di balik topeng ketololan, mabuk, atau gila untuk
menciptakan kebingungan atas tujuan dan motivasi anda. Giring
lawan anda ke dalam sikap meremehkan kemampuan anda sampai
pada akhirnya terlalu yakin akan diri sendiri sehingga menurunkan
level pertahanannya. Pada situasi ini anda dapat menyerangnya.
Strategi 28
Jauhkan tangga ketika musuh telah sampai di atas (Seberangi
sungai dan hancurkan jembatan.)
Dengan umpan dan tipu muslihat giring musuh anda ke dalam
daerah berbahaya. Kemudian putus jalur komunikasi dan jalan
untuk melarikan diri. Untuk menyelamatkan dirinya, dia harus
bertarung dengan kekuatan anda dan sekaligus elemen alam.
Strategi 29
Hias pohon dengan bunga palsu.
Menempelkan kembang sutera di atas pohon memberikan sebuah
ilusi bahwa pohon tersebut sehat. Dengan menggunakan muslihat
dan penyamaran akan membuat sesuatu yang tak berarti tampak
berharga; tak mengancam kelihatan berbahaya; bukan apa-apa
kelihatan berguna.
Strategi 30
Buat tuan rumah dan tamu bertukar tempat.
Kalahkan musuh dari dalam dengan menyusup ke dalam benteng
lawan di bawah muslihat kerjasama, penyerahan diri, atau
perjanjian damai. Dengan cara ini anda akan menemukan
kelemahan dan kemudian saat pasukan musuh sedang beristirahat,
serang secara langsung ke jantung pertahanannya.
DONI REI LUDEN

34

Bab 6 Strategi Kalah


Strategi 31
Jebakan indah. (jebakan bujuk rayu, gunakan seorang perempuan
untuk menjebak seorang laki-laki.)
Kirim musuh anda perempuan-perempuan cantik yang akan
menyebabkan perselisihan di basis pertahanannya. Strategi ini
dapat bekerja pada tiga tingkatan. Pertama, penguasa akan
terpesona oleh kecantikannya sehingga akan melalaikan tugasnya
dan tingkat kewaspadaannya akan menurun. Kedua, para laki-laki
akan menunjukkan sikap agresifnya yang akan menyulut
perselisihan kecil di antara mereka, menyebabkan lemahnya
kerjasama dan jatuhnya semangat. Ketiga, para perempuan akan
termotivasi oleh rasa cemburu dan iri, sehingga akan membuat
intrik yang pada gilirannya akan semakin memperburuk situasi.
Strategi 32
Kosongkan benteng. (Jebakan psikologis, benteng yang kosong
akan membuat musuh berpikir bahwa benteng tersebut penuh
dengan jebakan.)
Ketika musuh kuat dalam segi jumlah dan situasinya tidak
menuntungkan bagi diri anda, maka tanggalkan seluruh muslihat
militer dan bertindaklah seperti biasa. Jika musuh tidak mengetahui
secara pasti situasi anda, tindakan yang tidak biasanya ini akan
meningkatkan kewaspadaan. Dengan sebuah keberuntungan,
musuh akan mengendorkan serangan.
Strategi 33
Biarkan mata-mata musuh menyebarkan konflik di wilayah
pertahanannya. (Gunakan mata-mata musuh untuk menyebarkan
informasi palsu.)
Perlemah kemampuan tempur musuh anda dengan secara diamdiam membuat konflik antara musuh dan teman, sekutu, penasihat,
komandan, prajurit, dan rakyatnya. Sementara ia sibuk untuk
menyelesaikan konflik internalnya, kemampuan tempur dan
bertahannya akan melemah.
DONI REI LUDEN

35

Strategi 34
Lukai diri sendiri untuk mendapatkan kepercayaan musuh. (Masuk
pada jebakan; jadilah umpan.)
Berpura-pura terluka akan mengakibatkan dua kemungkinan.
Kemungkinan pertama, musuh akan bersantai sejenak oleh karena
dia tidak melihat anda sebagai sebuah ancaman serius. Yang kedua
adalah jalan untuk menjilat musuh anda dengan berpura-pura luka
oleh sebab musuh merasa aman.
Strategi 35
Ikat seluruh kapal musuh secara bersamaan (Jangan pernah
bergantung pada satu strategi.)
Dalam hal-hal penting, seseorang harus menggunakan beberapa
strategi yang dijalankan secara simultan. Tetap berpegang pada
rencana berbeda-beda yang dijalankan pada sebuah skema besar;
dengan cara ini, jika satu strategi gagal, anda masih memiliki
beberapa strategi untuk tetap maju.
Strategi 36
Selain dari semua hal di atas, salah satu yang paling dikenal adalah
strategi ke 36: lari untuk bertempur di lain waktu. Hal ini
diabadikan dalam bentuk peribahasa Cina:
Jika seluruhnya gagal, mundur
Jika keadaannya jelas bahwa seluruh rencana aksi anda akan
mengalami kegagalan, mundurlah dan konsolidasi pasukan. Ketika
pihak anda mengalami kekalahan hanya ada tiga pilihan:
menyerah, kompromi, atau melarikan diri. Menyerah adalah
kekalahan total, kompromi adalah setengah kalah, tapi melarikan
diri bukanlah sebuah kekalahan. Selama anda tidak kalah, anda
masih memiliki sebuah kesempatan untuk menang!

DONI REI LUDEN

36

Pernah mendengar nama Sun Tzu, atau sebuah cerita yang


dibukukan dengan judul Art of war Sun Tzu, Art of War
yang artinya seni berperang. Pada artikel ini kita tidak
spesifik menyinggung siapa itu Sun Tzu, Tetapi
menyinggung apa yang diwariskan oleh Sun Tzu. Warisan
Sun Tzu adalah sebuah karya sastra klasik yang berjudul
Art of War (Seni berperang). Seni berperang yang dimaksud
di sini bukan berperang dalam artian fisik, tetapi bagaimana
Art of War Sun Tzu Diterapkan di dunia bisnis. Hubungan
antara karya satra klasik ini memandang cara menyusun
strategi di dunia bisnis kurang lebih sama dengan cara
menyusun strategi di dunia perang yang sesungguhnya.
Karya Sun Tzu akan mencoba membeberkan sifat dari
DONI REI LUDEN

37

perbandingan antara perang dan bisnis dengan mencoba


untuk mempelajari secara sistematis sampai di mana praktik
bisnis mampu dijelaskan dan dimengerti dalam bahasa
perang serta akibat yang timbul. Garis besar strategi perang
di dunia bisnis ala Sun Tzu adalah;
1. Menilai Sesuatu
Langkah pertama yang harus dilakukan dalam Art of War
Sun tzu adalah menilai situasi. Proses mengambil keputusan
strategi dimulai dengan memeprkirakan layak tidaknya ikut
dalam pertempuran. Di sinilah letak dari pusat penilaian
situasi, di mana hal tersebut mencakup pemahaman
mendalam dari prinsip perencanaan strategi.
2. Perumusan Tujuan dan Strategi
Langkah selanjutnya adalah bagaimana perumusan tujuan
dan strategi. Apa hal-hal yang harus diprioritaskan, di sini
pilihan dan pengembangan suatu strategi harus sesuai
dengan sasaran yang sudah dirumuskan dan sesuai dengan
suatu situasi tertentu. Begitu pula seharusnya gambaran
dalam dunia bisnis, harus ada perumusan tujuan dan strategi
yang jelas.
3. Pengkajian Strategi
Dalam tahap ini ahli startegi harus mengevaluasi efektifitas
dari strategi yang diterapkan atau dipakai. Dalam tahap ini
strategi dikaji apakah sudah layak atau tidak, kalau tidak
layak maka ahli stategi harus menyusun startegi alternative
yang kemungkinan efektifitasnya lebih besar. Ketika
tahapan ini dikaitkan dengan dunia usaha, maka kita akan
menemukan adanya rivalitas. Setiap pengusaha pasti
memilki strategi khusus untuk mencapai tujuan.
4. Pelaksanaan Strategi
DONI REI LUDEN

38

Tahap di mana strategi dijalankan. Selama tahap ini, segi


taktis dan operasional untuk pelaksaan efektif harus
dipertimbangkan. Pelaksanaan strategi membutuhkan
adanya ketenangan, strategi harus betul-betul berjalan
sesuai dengan skenario yang disusun. Bagaiamana
memanfaatkan sarana yang ada, kecepatan dalam
pelaksanaan, memperkirakan reaksi musuh dan perubahan
dalam lingkungan. Gambaran seperti ini kurang lebih juga
akan kita temukan dalam dunia bisnis.
5. Pengendalian Strategi
Untuk menjamin tercapainya tujuan, harus ada
pengendalian di mana di butuhkan tata cara tertentu seperti
adanya umpan balik, metode untuk pertukaran informasi
harus ada. Umpan balik ini bertindak sebagai masukan
tahapan proses perencanaan sebelumnya. Selamat
berstrategi!

Kata Kata Bijak : Strategi


Perang dalam Hidup ala Sun
Tzu (1)
DONI REI LUDEN

39

Posted by fikathiana on Jun 28, 2012 in Kata Kata Bijak & Kata
Kata Mutiara | 6 comments

Pernahkah anda mendengar tentang Strategi perang Sun Tzu?


Kata kata bijak yang ada dalam strategi perang Sun Tzu sangat
bagus untuk diaplikasikan ke berbagai hal dalam kehidupan and,
untuk bisnis, berkompetisi, mempertahankan hidup, dan segala
bentuk perang dalam perjuangan hidup untuk meraih kemenangan.
Kumpulan Kata Kata Bijak yang menjadi Strategi Perang
dalam Hidup ala Sun Tzu ini dapat anda jadikan sumber
inspirasi dan motivasiyang ampuh. Seperti apa isinya strategi
berperang menurut Sun Tzu yang anda jadikan pedoman perang
dalam kehidupan anda?
Seni Perang (Art of War) Sun Tzu adalah karya militer klasik
tertua dalam literatur Cina. Selain ajaran Confucius, seni perang
Sun Tzu adalah yang paling terkenal di luar Cina.
Di jaman sekarang, ternyata strategi perang Sun Tzu sangat bisa
di andalkan. Kita seringkali dihadapkan kepada berkompetisi
dalam berbagai hal. Kata kata bijak dalam intisari strategi perang
ala Sun Tzu menuntun kita untuk mengenal hal-hal mendasar yang
bisa menjadi pedoman kita untuk menjadi pemenang dalam
kompetisi di kehidupan anda.

Kumpulan Kata kata bijak Seni Perang


Sun Tzu:
1. Seni perang sangat penting bagi negara. Ini menyangkut
masalah hidup dan mati, satu jalan (tao) menuju keselamatan atau
kehancuran.

DONI REI LUDEN

40

2. Kenalilah musuhmu, kenalilah diri sendiri. Maka kau bisa


berjuang dalam 100 pertempuran tanpa resiko kalah. Kenali Bumi,
kenali Langit, dan kemenanganmu akan menjadi lengkap.

3. Sang jenderal adalah pelindung negara. Ketika sang pelindung


utuh, tentu negaranya kuat. Kalau sang pelindung cacat, tentu
negaranya lemah.

4. Gunakanlah kekuatan normal untuk bertempur. Gunakanlah


kekuatan luar biasa untuk meraih kemenangan.

5. Kemungkinan menang terletak pada serangan. Mereka yang


menduduki medan pertempurannya lebih dulu dan menantikan
musuhnya, akan memperoleh kemenangan.

6. Kecepatan adalah inti perang. Yang dihargai dalam perang


adalah kemenangan yang cepat, bukan operasi militer
berkepanjangan.

7. Ketika sepuluh lawan satu, kepunglah. Ketika lima lawan satu,


seranglah. Ketik dua lawan satu, bertempurlah. Ketika seimbang
pecah belahlah. Ketika lebih sedikit, bertahanlah. Ketika memadai,
hindarilah.

8. Mengetahui kapan seseorang dapat dan tidak dapat bertempur


adalah kemenangan.
DONI REI LUDEN

41

9. Mengetahui cara menggunakan yang banyak dan yang sedikit


adalah kemenangan.

10. Atasan dan bawahan yang menginginkan hasrat yang sama


adalah kemenangan.

11. Bersikap siap dan menunggu musuh tidak siap adalah


kemenangan.

12. Sang jenderal yang mampu dan sang raja yang tidak campur
tangan adalah kemenangan.

13. Kemenangan itu dapat dikenal, tetapi tidak dapat dibuat.

14. Kondisi tak terkalahkan terdapat pada diri sendiri. Kondisi


dapat ditaklukkan terdapat pada musuh. Demikianlah yang terampil
dapat menjadikan diri mereka tak terkalahkan. Mereka tidak bisa
menjadikan musuh dapat ditaklukkan.

15. Militer yang menang sudah menang lebih dulu, baru


bertempur. Militer yang kalah bertempur dulu, baru mencari
kemenangan.

DONI REI LUDEN

42

16. Pertama, ukurlah panjangnya. Kedua, ukurlah volumenya.


Ketiga, hitunglah. Keempat, timbanglah. Kelima adalah
kemenangan.

Bumi melahirkan panjang. Panjang melahirkan volume. Volume


melahirkan hitungan. Hitungan melahirkan timbangan. Timbangan
melahirkan kemenangan.

17. Melawan yang banyak sama seperti melawan yang sedikit. Itu
hanya soal bentuk dan nama.

18. Pertempurannya kacau, tetapi tidak seorang pun tidak takluk


pada kekacauan. Kekacauan lahir dari keteraturan. Kepengecutan
lahir dari keberanian. Kelemahan lahir dari kekuatan. Keteraturan
dan kekacauan adalah soal menghitung. Keberanian dan
kepengecutan adalah soal shih. Kekuatan dan kelemahan adalah
soal bentuk.

19. Tentang sifat pepohonan dan batu-batuan


Ketika tenang, mereka diam. Ketika marah, mereka bergerak.
Ketika persegi, mereka berhenti. Ketika bundar, mereka bergerak.
Mengerahkan orang-orang ke pertempuran adalah seperti
menggelindingkan batu-batuan bundar dari sebuah gunung setinggi
seribu jen.

20. Seseorang yang mengambil posisi lebih dulu di medan


pertempuran dan menantikan musuhnya, tenang. Seseorang yang
mengambil posisi belakangan di medan perang dan tergesa-gesa
DONI REI LUDEN

43

bertempur, ia harus bekerja keras. Demikianlah seseorang yang


terampil dalam bertempur memanggil lawannya, dan bukan
dipanggil oleh mereka.

Itulah beberapa Kata kata bijak Sun Tzu (banyak menyebut tentang
kemenangan, untuk anda meraih kesuksesan. Masih banyak lagi
kata-kata bijak yang terkandung dalam seni perang Sun Tzu.
Nantikan strategi seni perang Sun Tzu berikutnya di artikel
berikutnya. Semoga bermanfaat.
Sumber: http://infodari.com/kata-kata-bijak-strategi-perang-dalamhidup-ala-sun-tzu-1/#ixzz2V2X6UWFK

DONI REI LUDEN

44

Seni Perang Sun-Tzu dalam


Manajemen Strategis
Maret 30, 2011 oleh akusukamenulis
Bagi penyuka film perang kolosal, tentu tidak akan melewatkan
untuk menonton Red-Cliff. Film yang disutradarai oleh John
Woo ini berlatar belakang Tiga Kerajaan Cina pada tahun 208 M,
di zaman dinasti Han. Memakan biaya sekitar US$ 80 juta dollar,
film ini menyajikan banyak adegan menarik utamanya tentang
semangat pantang menyerah pasukan Liu Pei dan Wu dalam
menghadapi pasukan Cao-cao yang jumlahnya berkali lipat lebih
banyak dan strategi serta formasi perang Cina di zaman Zhu Ge
Liang.
Maka saya pun kembali teringat pada film Red Cliff ketika
mendapatkan mata kuliah Strategic Management di semester 7 ini.
Kajian manajemen strategis didasari oleh warisan militer yang
kuat. Ketika selama ini mahasiswa akuntansi kerap disuguhi
dengan analisis perhitungan angka-angka eksak, maka dalam
kuliah manajemen strategis ini mahasiswa justru diajak
bertualang menggunakan intuisi dalam perencanaan strategi
bisnis.
Istilah-istilah seperti tujuan, misi, kekuatan, dan kelemahan pun
pertama kali dirumuskan untuk menghadapi berbagai persoalan di
medan tempur. Kata strategi berasal dari bahasa Yunani strategos,
yang merujuk pada jenderal militer. Strategos menyatukan stratos
(pasukan) dan ago (memimpin). Menurut Websters New World
Dictionary, strategi adalah ilmu perencanaan dan pengarahan
operasi militer berskala besar, ilmu bagaimana memanuver
kekuatan ke dalam posisi yang paling menguntungkan sebelum
benar-benar berhadapan dengan musuh.
Dalam banyak hal, strategi bisnis memang mirip dengan strategi
militer. Tujuan utama dari strategi bisnis maupun militer adalah
DONI REI LUDEN

45

memperoleh keunggulan kompetitif. Baik organisasi bisnis


maupun militer berusaha memanfaatkan kekuatan mereka untuk
mengeksploitasi kelemahan lawan. Jika strategi suatu perusahaan
salah (tidak efektif), semua efisiensi di dunia ini tidak akan cukup
untuk menghantarnya pada kesuksesan. Keberhasilan bisnis atau
militer biasanya bukan merupakan hasil yang baik dari strategi
yang kebetulan.
Baik organisasi bisnis maupun militer mesti beradaptasi pada
perubahan dan terus-menerus memperbaiki diri agar sukses. Tak
jarang,perusahaan tidka mau mengubah strategi mereka ketika
kondisi lingkungan dan persaingan membutuhkan adanya
perubahan. Gluck menawarkan sebuah contoh militer klasik dari
hal tersebut :
Ketika Napoleon menang, hal itu dikarenakan lawanlawannya terpaku pada strategi, taktik, dan organisasi
perangdari masa sebelumnya. Ketika ia kalah -melawan
Wellington, Rusia, dan Spanyol- itu karena ia menggunakan
strategi yang telah paten melawan musuh-musuh yang
punya pikiran segar, yang mengembangkan strategi bukan
dari perang sebelumnya, namun perang yang selanjutnya.
Alih-alih, keberhasilan adalah produk dari kepekaan terus menerus
pada kondisi eksternal dan internal yang terus berubah serta
perumusan dan penerapan adaptasi yang cerdas atas berbagai
kondisi yang ada. Elemen kejutan memberikan keunggulan
kompetitif yang besar, baik dalam strategi militer maupun bisnis.
Sistem informasi yang menyediakan data mengenai strategi dan
sumber daya lawan atau pesaing juga sama pentingnya.
Satu perbedaan mendasar antara strategi militer dan bisnis adalah
bahwa strategi bisnis dirumuskan, diterapkan, dan dinilai dengan
asumsi kompetisi, sementara strategi militer didasarkan atas asumsi
konflik. Namun demikian, konflik militer dan persaingan bisnis
sangat mirip, sehingga banyak teknik manajemen strategis dapat
diterapkan untuk keduanya.
DONI REI LUDEN

46

Para penyusun strategi bisnis memiliki akses ke wawasan-wawasan


berharga para pemikir militer yang telah diolah selama kurun
waktu yang panjang. Perumusan dan penerapan strategi yang
unggul dapat mengalahkan keunggulan lawan dalam hal jumlah
dan sumber daya.
Hasil belajar para penyusun strategi militer selama berabad-abad
ini pun memberi keuntungan bagi para penyusun strategi bisnis
dewasa ini. Salah satu strategi perang yang kerap digunakan dalam
strategi perencanaan bisnis adalah seni perang Sun Tzu.
Gantilah kata perang atau pertempuran dengan strategi atau
perencanaan strategis maka petikan-petikan naratif dari Sun Tzu
berikut ini dapat diberlakukan untuk strategi bisnis pada
perusahaan dewasa ini dimana berkompetisi secara agresif
diperlukan untuk mampu bertahan dan tumbuh.

Perang adalah sesuatu yang sangat penting bagi


sebuah negara : persoalan hidup atau mati, jalan
menuju kemenangan atau kehancuran. Karenanya,
tak bisa tidak, perang mesti dipelajari secara cermat.

Secara umum, di dalam perang kebijakan yang


terbaik adalah merebut sebuah negara dalam
keadaan utuh; menghancurkannya masih kalah baik
dengan kebijakan yang ini. Menangkap seluruh
pasukan musuh lebih baik daripada
menghancurkannya; merebut sebuah resimen,
sebuah perkumpulan, atau sebuah kelompok lebih
baik daripada meremukkannya. Sebab,
memenangkan seratus perang dalam seratus
pertempuran bukanlah puncak tertinggi dari
keterampilan. Menaklukkan musuh tanpa
bertempur adalah hal yang sempurna. Mereka yang
terampil dalam perang mengalahkan musuh tanpa
perlu bertempur.

DONI REI LUDEN

47

Seni menggunakan pasukan adalah seperti berikut :


Ketika sepuluh pasukan kita berhadapan dengan
satu pasukan musuh, kepung dia. Ketika kekuatan
kita lima kali lipat, serang mereka. Jika kekuatan
kita dua kali lipat, pecah-belah mereka.
Jikaseimbang, Anda bisa melawannya dengan
perencanaan yang baik. Jika lebih lemah, siapkan
cara untuk menarik diri. Dan, jika dalam segalanya
Anda kalah, carilah jalan untuk menghindarinya.

Kenalilah musuh Anda dan diri Anda sendiri, maka


dalam seratus pertempuran Anda tidak akan pernah
terkalahkan. Bila Anda tidak tahu tentang musuh
Anda, tetapi mengenal diri Anda sendiri, peluang
Anda untuk menang atau kalah seimbang. Jika
Anda tidak mengenal musuh Anda dan diri Anda
sendiri, bisa dipastikan Anda akan kalah dalam
setiap pertempuran.

Jika Anda memutuskan untuk terjun ke medan


pertempuran, jangan umumkan niat atau rencana
Anda. Lakukan segalanya seperti alamiah.

Kompetisi adalah sebuah sunatullah dalam hidup. Tapi bagaimana


strategi dan etika kompetisi yang selama ini kita usung hendaknya
harus dipertimbangkan dengan baik. Maka ketika Anda
memutuskan untuk menantang perusahaan (atau lawan) lain, maka
kalkulasi, estimasi, analisis, dan pemosisian yang banyak akan
membawa kemenangan. Sebaliknya, sedikit perhitungan
mengakibatkan kekalahan.
Nah, perencanaan strategi seperti apa yang Anda hendak usung
dalam kompetisi hidup ini? (blog.akusukamenulis)

DONI REI LUDEN

48

Seni Perang Sun Tzu untuk Pelaku Bisnis Modern


Oleh; H.Asrul Hoesein

Kutipan Pernyataan Sun Tzu; Dalam ratusan pertempuran, bila


Anda mengenal diri Anda dan musuh Anda, Anda tidak akan
pernah takut terhadap hasilnya pernyataan itu bila diaktualisasikan
dengan kalimat berikut ini Daalam ratusan kesempatan, bila Anda
mengenal diri Anda dan orang yang sedang Anda hadapi, Anda
tidak akan pernah merisaukan hasilnya.
Pengantar tulisan;
Dalam tulisan ini nantinya akan membahas secara khusus
penerapan strategi Sun Tzu dalam Pemasaran dan Penjualan.
Karena tulisan ini akan dituangkan secara berlanjut (bersambung),
maka kami dahului dengan penjelasan singkat mengenai strategi
Seni Perang Sun Tzu. Bila teman-teman berminat Silakan copy
atau bisa copy paste di Blog teman-teman dengan nama sumbernya
H.Asrul Hoesein di blog pribadi saya ini. Serta jangan lupa sedikit
tinggalkan komentar demi menjalin silaturrahim sesama blogger/
pembaca/pengguna strategi ini.Terima kasih.
Sedikit Ilustrasi Tentang Sun Tzu > Seni Perang (The Art of War),
yang dihimpun dan disusun oleh filsuf pejuang misterius Cina
DONI REI LUDEN

49

yang hidup lebih dari 2500 tahun silam, atau 500 tahun sebelum
kelahiran Kristus dan menjadi buku yang paling laris di zaman
modern ? Mengapa pelatih, professor, dan eksekutif bisnis
membaca The Art of War karangan Sun Tzu? Karena tampaknya
masih dianggap sebuah sebagai strategi yang paling bergensi dan
berpengaruh di dunia hingga dewasa ini. Banyak dipelajari
kalangan politikus, pengusaha sampai dengan eksekutif modern
Asia, juga pemimpin militer,industri serta pakar strategi selama
lebih dari dua millennium terakhir ini.
Jepang misalnya, yang mengalami perubahan dari sebuah budaya
feudal menjadi budaya korporat dalam tempo relative singkat,
kelompok pembelajar kontemporer Seni Perang telah menerapkan
strategi kalsik kuno ini dalam pelbagi kegiatan politik dan bisnis
modern. Tentu saja banyak yang melihat kesuksesan Jepang pascaperang ini sebagai sebuah illustrasi dari dictum Sun Tzu, Menang
tanpa bertempur adalah yang terbaik (To win without fighting is
best)
Sebagai sebuah study tentang anatomi berbagai organisasi yang
sedang mengalami konflik disetiap tataran, mulai dari hubungan
antarpribadi, bisnis hingga internasional. Tujuannya adalah menjadi
yang tak terkalahkan, meraih kemenangan tanpa pertempuran, dan
menjadi kekuatan yang tidak bias diserang melalui upaya
pemahaman asfek fisik, politik, dan psikologi konflik.
Apa aplikasi marketing-pemasaran dari kebijaksanaan abadi yang
ditemukan dalam karya klasik ini ? The Art of War diakui sebagai
inti yang dikonsentrasikan dari strategi untuk memenangkan
perang. Dalam prinsip Sun Tzu dijumpai pondasi untuk memahami
prinsip strategis dari marketing-pemasaran modern. The Art of War
merupakan batu landasan bagi strategi militer dan strategi bisnis di
dunia timur. Dewasa ini lebih selusin terjemahan karya kuno ini
dalam bahasa Inggris begitu pula The Art of War dapat dijumpai
dalam hamper setiap bahasa, termasuk bahasa Indonesia.
Dalam tulisan selanjutnya (akan kami buat tulisan ini secara
berlanjut) perihal aplikasi Seni Perang Sun Tzu dalam penerapan :
1. Prinsip Memenangkan Pemasaran; Apa yang dapat diajarkan
oleh genius militer kuno bangsa China kepada pelaku bisnis
modern mengenai prinsip untuk memenangkan perang pemasaran?
DONI REI LUDEN

50

Setiap prinsip strategi Sun Tsu akan diilustrasikan dengan aplikasi


strategi dan taktis. Cakupan prinsip tersebut adalah
- Mengatur Inteligensi: Kenali pasar Anda dan kenali diri Anda
sendiri.
- Posisi yang aman: Kuasai posisi yang tidak dengan mudah direbut
oleh pesaing Anda.
- Kejutan: Peroleh dominasi psikologis dan mementahkan inisiatif
lawan Anda.
- Kekuatan Ekonomi: Nilai secara akurat dimana Anda
menyebarkan sumber daya Anda.
- Struktur Komando: Manajemen yang baik melepaskan ikatan
kekuatan sumber daya manusia.
- Kesederhanaan: Bahkan rencana yang paling sederhana pun sulit
dilaksanakan.
2. Strategi Penjualan; Dalam strategi penjualan Seni Perang Sun
Tzu, ahli pemasaran terkemukan dunia dalam menginterpretasikan
strategi ini yang abadi untuk kalangan bisnis modern akan
menunjukkan kepada Anda bagaimana strategi klasik buah pikiran
Jenderal Bangsa China dari zaman kuno dapat membimbing Anda
menuju sukses di medan pertempuran Penjualan Strategi
penjualan ini akan ditulis beberapa topic antara lain sebagai
berikut:
- Berpikir secara positif; - Menempati Posisi yang tinggi.
- Kesediaan untuk kalah - mengambil resiko.
- Bersikap fleksibel Mengubah taktik Anda sesuai dengan
perubahan keadaan.
- Memegang Inisiatif Mengalahkan pesaing Anda dengan
memukul lebih dahulu.
- Menang Tanpa Bertempur Mengembangkan strategi yang
superior
- Menjual Solusi Mengkonsolidasikan hasil yang Anda capai.
Gerald A.Michaelson, Pejabat di Procter Gamble dan Sara Lee,
meniti karir sebagai seorang eksekutif, di perusahaan yang masuk
Fortune 100, yang pernah memegang berbagai jabatan dibidang
pemasaran dan penjualan baik di lapangan maupun di kantor pusat
perusahaannya. Dia dikenal sebagai ahli mengenai buah karya Sun
DONI REI LUDEN

51

Tzu yang terkemukan di dunia. Sekarang bukunya telah


diterjemahkan dalam tujuh bahasa, ini sementara Anda baca
sekarang salah satu analisanya dilanjutkan beberapa judul
berikutnya, demi memberi kesan santai tapi serius oleh Anda dalam
memahami prinsip hidup Sun Tzu tersebut.
Dalam tulisan yang akan dituangkan ke blog ini sekitar dua belas
sub judul dari masing-masing rinsip Pemasaran dan Penjualan, dan
akan kami tambahkan beberapa pengalaman menarik para
eksekutif enterpreneursip dunia yang menerapkan prinsip atau cara
pandang Sun Tzu ini. Tulisan di Blog ini akan dikemas dengan
pemahaman cemerlang yang akan membantu Anda (kita semua)
membina hubungan jangka panjang dengan klien Anda dan
mengalahkan pesaing yang manapun.
Pustaka;
1. Thomas Cleary, Seni Perang Sun Tzu, Jakarta 2002. Penerbit
Erlangga.
2. Khoo Kheng Hor, Applying Sun Tzus Art of War in Marketing,
Sun Tzu dalam Pemasaran, Jakarta 2002, Penerbit Bhuana Ilmu
Polpuler.
3. Gerald A.Michaelson dan Steven W.Michaelson, Sun Tzu
Strategi Untuk Pemasaran, Sun Tzu Strategies for Marketing,
Batam Centre, Riau, 2004, Penerbit Karisma Publishing Group.
4. Gerald A.Michaelson dan Steven W.Michaelson, Sun Tzu
Strategi Untuk Penjualan, Sun Tzu Strategies for Selling, Batam
Centre, Riau, 2004, Penerbit Karisma Publishing Group.
Terima kasih pula kepada Penerbit Karisma Publishing Group
Batam Centre, Riau. Penerbit Erlangga Jakarta, Penerbit Bhuana
Ilmu Populer (Kelompok Gramedia) Jakarta yang telah
menerbitkan buku-buku Sun Tzu terjemahan bahasa Indonesia.
Pula kepada Penulis buku-buku Sun Tzu antara lain; Mr. Thomas
Cleary, Kho Kheng Hor, Gerald A.Michaelson dan Steven
W.Michaelson serta Alih bahasa Drs. Alexander Sindoro beserta
editornya Dr. Lyndon Saputra, yang telah bersusah payah dalam
penerbitan buku-buku Sun Tzu tersebut, sehingga sampai di tangan
penulis blog ini.
D
DONI REI LUDEN

52

DONI REI LUDEN