Anda di halaman 1dari 10

Pengertian investasi di dalam sekuritas hutang dan ekuitas

Sekuritas hutang adalah bukti kepemilikan hutang perusahaan lain berupa surat
berharga yang menunjukan hak investor untuk mendapatkan bagian laba dari kekayaan
perusahaan yang menerbitkan sekuritas kepemilikan hutang perusahaan lain untuk dijaminkan ke
pasar modal dan dijadikan sebagai tambahan aktiva atau kekayaan perusahaan dimana sekuritas
hutang disajikan di neraca sebagai investasi
Sekuritas ekuitas adalah bukti surat berharga yang menunjukan hak investor untuk
mendapatkan bagian dari kekayaan perusahaan yang menerbitkan sekuritas kepemilikan modal
yang terbagi ke dalam kepemilikan saham biasa, saham preferen, atau modal saham lainnya
termasuk juga hak untuk memperoleh atau melepas kepentingan kepemilikan pada harga
kesepakatan, misalnya waran, atau opsi right dan call

Investasi dalam sekuritas hutang (obligasi)


Investasi dalam sekuritas dikelompokan menjadi tiga kategori terpisah untuk tujuan
akuntansi dan pelaporan yaitu:
a. Dimiliki sampai jatuh tempo
Sekuritas hutang yang menurut maksud dan kemampuan perusahaan akan dimiliki
sampai jatuh yempo. Perusahaan menghitung sekuritas yang dimiliki sampai jatuh tempo sebesar
biaya yang diamortisasi, bukan pada nilai wajarnya. Jika manajemen berniat memiliki sekuritas
investasi tertentu sampai jatuh tempo dan tidak mempunyai rencana untuk menjualnya, maka
nilai wajar (harga jual) tidaklah relevan untuk mengukur dan mengevaluasi arus kas yang
berkaitan dengan sekuritas ini. Terakhir, karena sekuritas yang dimiliki samapi jatuh tempo tidak
sesuai dengan nilai wajar, maka sekuritas ini tidak meningkatkan volatilitas laba yanng dilaprkan
atau modal yang dilaporkan seperti halnya sekuritas perdagangan dan sekuritas yanhg tersedia
untuk dijual. Misalnya Robinson Company membeli obligasi 8% evermaster Corporaton bernilai
pari $100.000 pada tanggal 1 januari 2006, pada diskonto dengan embayar $92.278. obligasi ini
jatuh tempo tanggal 1 januari 2011, bunga dibayar setiap tanggal 1 juli dan 1 januari. Robinon
mencatat investasi ini sebagai berikut.

Sekuritas yang dimiliki samapi jatuh tempo


Kas

92.278
92.278

Robinson menginginkan akun sekuritas yang dimiliki sampai jatuh tempo untuk
menunujukan jenis sekuritas hutang yang dibeli. Metode bunga efektif diterapkan pada investasi
obligasi dengan cara yang sama seperti yang diuraiakn untuk hutang obligasi. Suku bunga efektif
atau hasil dihitung pada saat investasi dilakukan dan dikenakan pada jumlah tercatat awalnya
(nilai buku) atas setiap periode bunga ntuk menghitung pendapatan bunga. Jumlah tercata
investasi akan bertambah dengan diskonto yang diamortisassi yang diamortisasi atau berkurang
dengan premi yang diamortisasi dalam setiap periode.
Penjualan sekuritas hutang yang dimiliki sampai jatuh tempo menjelang tanggal jatuh
temponya, dapat dianggap sebgai penjualan pada saat jatuh tempo sehingga perubahan suku
bunga tidak akan mempengaruhi nilai wajar sekuritas itu secara signifikan. Penjualan semacam
itu dapat dianggap penjualan pada saat jatuh tempo dan niat awal perusahaan untuk menhan
investasi itu sampai jatuh tempo tdak akan dipertanyakn.
b. Sekuritas yang tersedia untuk dijual
Keuntunagn dan kerugian yang belum direalisasi yang berkaitan dengan perubahan nilai
wajar sekuritas hutang yang tersedia yang dijual dicatat dalam akun keuntungan dan kerugian
kepemilikan ayng belum direalisasi. Perusahaan seperi Amazon menambahkan (mengurangkan)
jumlah ini terhadap laba konfrehensif lainnya pada periode tersebut. Laba konfrehensif lainnya
kemudia ditambahakan ke (dikrangkan dari) akumulasi laba konfrehensif lainnhya yang
ditunjukan sebagai komponen terpisah dari ekuitas pemegang saham sampai direalisasi. Jadi,
perusahaan melaporkan dalam neraca, sekuritas yang tersedia untuk dijual pada nilai wajar, tetapi
tidak melaporakan perubahan nilai wajar sebagai bagian dari laba bersih sampai sekuritas itu
dijual. Pendekatan ini emngurangi volatilitas laba bersih. Contoh, Asumsi bahwa Graft
Corporation membeli 10%, lima tahun, senilai $100.000 pada tanggal 1 januari 2006, dengan
dibayar setiap tangal 1 juli dan 1 jannuari. Obligasi itu dijual dengan ahrga $108.111, yang
emnghasilakn premi obligasi sebesar $8.111 dan suku bunga efektif 8%.
1 januari 2006
Sekuritas yang tersedia untuk dijual
Kas

108.111
108.111

Untuk jurnal pencatatan bunga pada tanggal 1 juli 2006 adalah sebagai berikut.

Kas

5.000
Sekuritas yang tersedia untuk dijual

676

Pendapatan bunga

4.324

Pada tanggal 31 desember 2006 ayat jurnal untuk mengakui pendapatan bunga
Piutang bunga

5.000

Sekurittas yang tersedia untuk dijual

703

Pendapatan bunga

4.297

c. Sekuritas Perdagangan
Sekuritas perdagangan dimiliki dengan maksud akan dijual dalam periode waku ayng
singkat. Perdagangan dalam konteks ini berarti pembelian dan penjualan sering dilakuakn, dan
sekurtias perdagangan digunakan untuk menghasilkan laba dari selisih harga jangka pendek.
Periode kepemilikan atas sekuritas ini biasanya kurang dari 3 bulan dan mungkin lebih sering
diukur dalam hitungan hari atau jam.
Sekuritas ini dilporkan pada nilai wajar, dengan keuntungan dan kerugian kepemilikan
yang belum direalisasi dilaporkan sebagi bagian dari laba bersih. Keuntungan atau kerugian
kepemilkan adalah perubahan bersih dalam nilai wajar sekuritas dari satu periode ke periode
lainnya tidak termasuk pendapatan dividen atau bungan ayng telah diakui tetapi belum diterima.
Singkatnya FASB memutuskan u ntuk menyesuaikan sekuritas perdagangan dan nilai wajar pada
setiap tanggal pelaporan. Selain itu, perubahan nilai juga dilaporkan sebagai bagian dari laba
bersih, bukan laba konfrehensif lainyya. Contohnya, asumsikan bahwa pada tanggal 31 desember
2007 Western Publising Corporation menetapkan portofolio sekurtoias perdaganganya
sebagimana ditunjukan dalam ilustrsi berikut:
Portofolio Sekuritas Hutang Perdagangan
31 Deember 2007
Investasi

Biaya

Nilai Wajar

Keuntungan (kerugian)
yg belum direalisasi

Obligasi 10% Burlington Northern

$ 48.860

$ 51.500

Obligasi 11% Gm Corporation

184.230

175.200

(9.030)

86.360

91.500

5.140

Obligasi 8% Time Warner

$ 7.640

Total Portofolio

$ 316.450

$ 318.200

3.750

Saldo penyesuaian nilai wajar


sekuritas sebelumnya

Penyesuaian nilai wajar sekuritas

$ 3.750

Pada tanggal akuisis, sekuritas perdagangan ini dicatat pada biaya atau harga pokok,
termasuk komisi pialang dan pajak, dalam akun yang berjudul sekuritas perdagangan. Total
portofolio perdagangan western adalah $314.450. keuntungan kotor yang belum direalisasi
adalah $12.780 ($7.640 + $5.140) dan kerugian kotor yang belum direalisasi adalah $9.030, yang
menghasilakn keutungan bersih yang belum direalisasi sebesar $3.750. nilai wajar sekuritas
perdagangan ini adlah $3750 lebih tinggi dari pada harga pokonya.
Pada tanggal 31 desember, dibuat ayat jurnal penyesuaian ke uatu penyisihan penilaian,
yang disebut dengan penyesuaian nilai wajar sekuritas (perdagangan) mencatyat kenaikan nilai
tersebut dan untuk mencata keuantugan kepemilikan yang belum terealisasi:
31 desember 2007
Penyesuaian nilai wajar sekuritas (perdagangan)

3750

Keuntunagn/kerugian kepemilikan yang belum direalisasi-laba

3750

Karena saldo akun penyesuaian nilai wajar sekuritas suatu debet maka

saldo itu

ditambahkan ke biaya akuan sekuritas perdagangan untuk mendapatkan nilai wajar perdagangan
sekuritas tersebut. Nilai wajar sekurtias adalah jumlah yang dilaporkan di neraca.

Investasi dalam Sekuritas Ekuitas (saham)


Sekuritas ekuitas digambarklan sebagai sekuritas yang menunjukan bagian kepemilikan
seperti saham biasa, saham preferen atau modal saham lainnya. Sekuritas ekuitas juga mencakup
hak untuk memperoleh atau melepaskan bagian kepemilikan denagn harga yang sudah disepakati
atau yang dapat ditentukan seperti warran , hak, serat opsi beli atau opsi jual. Sekuritas hutang
konvertibel dan saham preferen yang dapat ditebus tidaj diperlukan sebagai sekuritas ekuitas.
Pada saat sekuritas ekluitas dibeli, harga pokoknya mencakup harga beli sekuritas tersebut
ditambah komisi pialang dan ongkos lainnya. Yang berkitang dengan pembelian itu.

Sampai dimana satu perusahaan (onvestor) memperolrh bagian atas saham biasa
perusahaan lain (investe) niasanya menengtukan perlakuan akuntansi untyuk investasi tersebut
sesudah akuisisi. Investasi oleh suatu perusahaanh dalam saham nbaisa perusahaan dapat
diklasifikasikan menurut peresentasi saham dengan hak suara investe yang dimiliki investor
yaitu:
a. Kepemilikan kurang dari 20% (metode nilai wjar)
Apabila seorang investoir memiliki hak kurang dari 20%, maka diasumsikan bahwa
investor itu mempunyai pengaruh yang kecil atau tidak mempunyai pengaruh terhadap investe.
Dalam hal ini, jika harga pasar tersedia, maka investee itu dinilai dan dilaporkan setelah akuisisi
dengan menggunakan metode nilai wajar. Metode nilai wajar mengharuskan perusahaan
mengklasifikasikan sekurita sekuitas pada saat akuisisi sebagai sekuritas yang tersedia untuk
dijual atau sekuritas perdagangan karaena sekuritas ekuitas tidak mempunyai tanggal jatuh
tempo, maka sekuritas ini toidak dapat diklasifikasikan sebagai sekuritas yang dimiliki sampai
jatuh tempo.
Sekuritas yang tersedia untuk dijual pada saat diperoleh dicatat pada biaya atau harga
pokonya. Untuk menggambarkannya, asumsikan bahwa pada tanggal 3 november 2007, republik
corporation membeli saham biasa 3 perusahaan, dan setiap investasi menunjukan hak kurang dari
20%:
Biaya
Northwest Industries, Inc.

$529.700

Cambell Soup Co

317.500

St. Regis Pulp Co

141.350

Total biaya

$718.550

Investasi ini akan dicatat republik sebagi berikut:


3 November 2007
Sekuritas yang tersedia untuk dijual
718.550
Kas
718.550
Pada tanggal 6 desember 2007 republik menerima dividen tunai sebesar $4.200 atas
investasinya dalam saham biasa Camppbel Soup Co. Dividen tunai ini dicatat sebagi berikut:
6 Desember 2007
Kas
4.200
Pendapatan diividen
4.200

Ketika perusahaan investee melaporkan laba bersih untuk tahun berjalan, tetapi hanya
Cammpbl soup yang memngumumkan dan membayar dividen kepada republik. Namun, seperti
ditujukan sebelumnnya jika seorang investor memiliki kurang dari 20% saham biasa perusahaan
lain, maka dianggap perusahaan itu memiliki pengaruh yang relatif kecil terhadap investee.
Akibatnya, laba bersih yang dihasilkan investee tidak dianggap sebgai dasar yang tepat untuk
mengakui laba dari investasi oleh investor.

b. Kepemilikan antar 20% dan 50%


Perusahaan investor dapat memiliki hak kurang dari 50% dalam perusahaan investee dan
karenanya tidak memiliki kedandali hukum, akan tetapi, investasi dalam saham yang hak suara
kurang dari 50% masih dapat memberi investor kemampuan untuk menerapkan pengaruh yang
signifikan terhadap kebijakan operasi dan keuangan pembatalannya (investee). Pengaruh yang
signifikan dapat ditunjukan dalam beberapa cara contohnya adalah perwakilan dalam dewan
direksi, partisipasi dalam proses pembuatan kebijakan, transaksi antar perusahaan yang materiil,
pertukaran personil manajerial, atau ketergantungan teknologi.
Pertimbangan penting lainnya adalah besarnya kepemilikan investor bila dikaitkan
dengan pemusatan kepemilikan sajham lainnya. Untuk mecapai tingkat keseragaman yang layak
dalam penerapan kriteria pengaruh yang signifikan, profesi akuntan menyimpulkan bahwa
investasi (langsung atau tidak langsiung) sebsar 20% atau lebih dalam saham dengan hak suara
investee harus mengarah pada anggapan bahwa bila tidak ada bukti yang menunjukan sebaliknya
maka investor memiliki kemampuan untuk menjalankan pengaruh yang signifikan terhadap
investee. Dalam hal terdapat pengaruh yang signifikan investor diharuskan untuk menghitungkan
investasi itu dengan metode ekuitas. Dalam metode ekuitas diketahui adanya hubungan ekonomi
yang nyata anatara investor dan investee. Investasi pada awalnya dicata pada biaya saham yang
diperoleh tetapi kemudian disesuaikan pada setiap periode untuk memperhitungkan perbahan
aktiva bersih investee. Yaitu, jumlah tercatat investee secara periodik ditambah(dikurangi)
dengan bagian proporsional investor atas laba (rugi) investee dan dikurangi dengan semua
dividen yang diterima investor dari investee. Metode ekuitas mengakui bahwa laba investee akan

menambah aktiva bersih investee, dan bahkan kerugian serta dividen investee mengurangi aktiva
bersih tersebut.

c. Kepemilikan lebih daari 50%


Jika satu perusahaan memperoleh hak suara lebih dari 50% yaitu hak mengendalikan
dalam perusahaan lain, maka perusahaan investor disebut sebagi perusahaan induk. Dan
perusahaan investee disebut sebagai perusahaan anak. Investasi dalam saham biasa perusahaan
anak disajikan sebagai investasi jangka panjang dalam lapran keuangan tersendiri yang dibuat
oleh perusahaan induk.
Apabila perusahaan induk memperlakukan perusahaan anak sebagai suatu investasi,
maka yang biasanya dibuat adalah laporan keuangan konsolidasi. Laporan keuangan konsolidasi
memperlakuakn perusahaan induk dan anak sebagai suatu entitas ekonomi.

Penyajian dan penurunan nilai investasi


Penyajian nilai investasi
Perusahaan harus menyajikan akun individual untuk tiga kategori investasi, baik pada
neraca atau pada catatan terpisah.
Untuk sekuritas yang diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual dan secara terpisah untuk
sekuritas yang digolongkan sebagai dimiliki hingga jatuh tempo perusahaan harus menjelaskan :
1.

Nilai wajar agregat, keuntungan kepemilikan bruto yang belum direalisasi, kerugian bruto yang
belum di realisasi, dan basis biaya yang diamortisasi oleh jenis sekuritas utama (hutang dan
sekuritas).

2.

Informasi

mengenai

jatuh

tempo

kontraktual

sekuritas

hutang.

Perusahaan

dapat

mengelompokkan informasi jatuh tempo, misalnya (a) dalam satu tahun, (b) setelah satu tahun
hingga lima tahun, (c) setelah lima tahun hingga sepuluh tahun, dan (d) setelah sepuluh tahun.
Kategori Investasi
Sekuritas perdagangan
(hutang dan ekuitas)

Penilaian
Nilai wajar

Klasifikasi
Aktiva lancar

Dimiliki hingga jatuh tempo

Biaya amortisasi

Lancar atau tidak lancar

(hutang)

bergantung pada tanggal jatuh

Hutang yang tersedia untuk

tempo sekuritas individual


Bergantung pada situasi lancar

Nilai wajar

dijual

atau tidak lancar bergantung


pada jatuh tempo serta
ekspektasi penjualan dan
penebusan pada tahun

Ekuitas yang tersedia untuk

Nilai wajar

dijual

berikutnya
Bergantung pada situasi
Lancar atau tidak lancar
bergantung pada ekspektasi
penjualan pada rahun
berikutnya

Dalam mengklasifikasikan investasi , bukti-bukti harus mendukung maksud yang diungkapkan


manajemen , seperti sejarah aktivitas investasi perusahaan, berbagai kejadian yang terjadi setelah
tanggal neraca, dan sifat dan tujuan investasi.
Penurunan nilai
Setiap investasi harus dievaluasi pada setiap tanggal pelaporan untuk menentukan apakah
investasi itu mengalami penurunan nilai. Jika penurunan nilai itu dianggap tidak temporer,maka
dasar biaya dari setiap sekuritas diturunkan sampai kedasar biaya yang baru. Jumlah penurunan
itu diperhitungkan sebagai kerugian yang direalisasi dan karenannya dimasukkan dalm laba
bersih.
Untuk sekuritas hutang pengujian penurunan nilai ditujukan untuk menentukan apakah
kemungkinan besar bahwa investor tidak akan bisa menagih seluruh jumlah yang terutang
menurut persyaratan kontraktual.Untuk sekuritas ekuitas setiap kali nilai yang dapat direaliasi
jumlahnya lebih rendah dari pada jumlah tercatat investasi maka harus dipertimbangakan bahwa
telah terjadi penurunan nilai.
Ayat jurnal untuk mencatat penurunan nilai:
Kerugian atas penurunan nilai

xxx

Penyesuaian nilai wajar sekuritas tersedia untuk dijual


Keuntungan atau kerugian kepemilikan yang belum direalisasi-ekuitas

xxx
xxx

Sekuritas tersedia untuk dijual

xxx

Kenaikan dan penurunan nilai wajar sesudahnya atas sekuritas yang tersedia untuk dijual
yang sudah melkemah nilainya ini akan dicantumkan sebagai laba komperhensif lainya.

DAFTAR PUSTAKA
Kieso. Donald E. Dkk. Akuntansi Intermediate. 2002. Jakarta; Erlangga.

http://rahmatsuharjana.blogspot.co.id/2013/06/definisi-sekuritas-hutang-dan-ekuitas.html